cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Riset Gizi
ISSN : 2338154X     EISSN : 26571145     DOI : http://dx.doi.org/10.31983/jrg
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 466 Documents
Pengaruh Pemberian Edukasi Gizi Diet DASH dengan Media Audiovisual Terhadap Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Gizi pada Pasien Hipertensi Istiwa Ahlul Kafi; Setyo Prihatin; Mohammad Jaelani
JURNAL RISET GIZI Vol 11, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v11i1.10772

Abstract

Latar Belakang: Edukasi memberikan dampak positif dalam menurunkan tekanan darah, serta meningkatkan pengetahuan dan sikap pasien hipertensi. Diet DASH merupakan salah satu upaya pengendalian hipertensi. Penggunaan media pendidikan mempengaruhi hasil yang ingin diperoleh. Media audiovisual efektif meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku ke arah positif pada penderita hipertensi.Tujuan: Mengetahui pengaruh pendidikan gizi diet DASH dengan media audiovisual terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku gizi pasien hipertensi.Metode: Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Jumlah responden pada masing-masing kelompok berjumlah 11 orang. Waktu penelitian selama 4 minggu. Data yang dikumpulkan adalah pengetahuan, sikap, dan perilaku gizi. Data pengetahuan dan sikap diperoleh dari bentuk pengetahuan dan sikap gizi. Sedangkan data perilaku gizi menggunakan bentuk FFQ Semi Kualitatif. Analisis statistik menggunakan uji Paired sample t-test dan Mann-Whitney Test.Hasil : Terdapat pengaruh pendidikan gizi diet DASH dengan media audiovisual terhadap pengetahuan gizi (p = 0,000). Terdapat pengaruh pendidikan gizi dengan media audiovisual terhadap sikap gizi (p=0,000). Tidak terdapat pengaruh pendidikan gizi diet DASH dengan media audiovisual terhadap perilaku gizi (p 0,05).Kesimpulan : Edukasi gizi pada diet DASH dengan media audiovisual meningkatkan pengetahuan dan sikap gizi pada pasien hipertensi. Namun hal tersebut tidak dapat memperbaiki perilaku gizi pada pasien hipertensi.
Faktor Penyebab Kejadian Stunting Pada Anak Usia 24-59 Bulan Radifatun Nafi’ah; Aripin Ahmad
JURNAL RISET GIZI Vol 10, No 2 (2022): November (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v10i2.10695

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi stunting di Indonesia dari tahun 2007 hingga tahun 2018 belum menunjukkan penurunan yang signifikan. Aceh merupakan provinsi dengan prevalensi stunting yang cukup tinggi. Salah satu kabupaten yang mempunyai prevalensi stunting cukup tinggi adalah Kabupaten Aceh Barat Daya yang mempunyai prevalensi sebesar 42,53%. Beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab stunting adalah karakteristik, sosial ekonomi, pemberian ASI eksklusif, inisiasi menyusui, pola konsumsi, dan penyakit menular.Tujuan: Mengukur faktor-faktor yang berhubungan dengan penyebab stunting pada anak usia 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya.Metode: Penelitian deskriptif analitik dengan desain case control, telah dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Blangpidie pada tahun 2021. Sampel sebanyak 37 kasus dan 37 kontrol diambil secara acak.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempunyai hubungan dengan kejadian stunting pada anak usia 24-59 bulan adalah berat badan lahir rendah (p=0,025), riwayat penyakit menular (p=0,011), pendapatan keluarga (p=0,000 ), dan pola makan (p = 0,000). Sedangkan faktor yang dominan adalah pola makan (p=0.002; OR=8.1) yaitu sekitar 8.1 kali dapat menyebabkan stunting dibandingkan dengan pola makan yang cukup setelah dilakukan pengendalian variabel BBLR, penyakit menular, pendapatan keluarga.Kesimpulan: Faktor penyebab terjadinya stunting pada anak usia 24-59 bulan di Blangpidie adalah berat badan lahir rendah, pernah mengalami penyakit menular, pendapatan keluarga rendah dan pola makan yang buruk. Faktor penyebab stunting yang paling dominan adalah pola makan anak yang buruk.
Peran ASI Eksklusif Dalam Mendukung Status Gizi Bayi Usia 6 -12 Bulan Ani Mulyani; Nunung Mulyani; Siti Patimah
JURNAL RISET GIZI Vol 12, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v12i1.11000

Abstract

Salah satu permasalahan kesehatan di Indonesia adalah kematian anak usia bawah lima tahun (balita). Status gizi pada balita dapat menimbulkan pengaruh yang sangat dapat menghambat pertumbuhan fisik, mental maupun kemampuan berpikir. Balita hidup penderita gizi buruk dapat mengalami penurunan kecerdasan (IQ) hingga 10%. Keadaan ini menunjukkan bahwa pada hakikatnya gizi yang buruk atau kurang dapat berdampak pada penurunan kualitas sumber daya manusia. Dampak paling buruk yang diterima adalah kematian pada umur yang sangat dini.1
Efektifitas Program Anakku Sehat dan Cerdas Terhadap Keragaman Makanan dan Status Gizi anak PAUD Heni Hendriyani; Susi Tursilowati; Istiwa Ahlul Kafi
JURNAL RISET GIZI Vol 11, No 2 (2023): November (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v11i2.9533

Abstract

Background: Indonesia still facing child nutrition problems even though the government has made maximum efforts, but the prevalence of stunting in children under five years (toddlers) remains high at 30.8% in 2018. Based on 2018 Riskesdas data, the prevalence of children aged 0-23 months who were stunting in districts Brebes is much higher than the prevalence of Central Java Province, namely 27.31% and 13.87%, respectively. Objectives: to determine the effect of the My Healthy and Smart Child Program intervention on food diversity and the nutritional status of PAUD children in Kluwut village. Methods: Quasi-experimental research design with one group post test only. Respondents were mothers of PAUD children and the sample were PAUD children selected by purposive sampling. Data collected on respondent characteristics such as gender, child's age, mother's age, father's age, mother's education, father's education, family income, and number of families, food diversity, food intake, and children's nutritional status. Data was collected by questionnaire, food recall form, FFQ form, and anthropometry. The number of samples were 65. Data analysis included univariate and bivariate analysis (dependent t test). Result: The data shows that there is no diversity difference on nutrition intake diet and the nutritional status before and after the intervention. However, there was a difference in the respondents' fat intake after the intervention (p0.05). Conclusion: The intervention period was relatively short therefore the effect of the intervention had not manifested on intake and nutritional status. In addition, the intervention material provided should focus more on improving nutritional intake
Efektifitas Edukasi Gizi Dengan Media Instagram Terhadap Pengetahuan, Sikap, Dan Pola Makan Untuk Pencegahan Obesitas Pada Siswa SMA Eka Arga Nugraha; Susi Tursilowati; Astidio Noviardi; Kun Aristiati Susiloretni; Sri Noor Mintarsih
JURNAL RISET GIZI Vol 11, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v11i1.10783

Abstract

Latar belakang : Obesitas pada usia remaja adalah faktor risiko penyebab penyakit kronis yang berhubungan dengan peningkatan risiko obesitas pada usia dewasa. Prevalensi overweight dan obesitas antara anak-anak serta remaja dengan usia 5-19 tahun mengalami peningkatan cukup tinggi dari 4% pada tahun 1975 menjadi lebih dari 18% pada tahun 2016.Tujuan : Mengetahui efektifitas edukasi gizi dengan media Instagram terhadap pengetahuan, sikap, dan pola makan pada siswa sebagai upaya pencegahan obesitasMetode : Penelitian berjenis True Experimen dan rancangan pretest-posttest control group design. Masing-masing kelompok memiliki jumlah responden sebanyak 18 siswa. Waktu penelitian selama 17 hari. Data yang dikumpulkan yaitu pengetahuan, sikap dan pola makan yang diperoleh melalui pengisian kuesioner secara langsung. Formulir pengetahuan dan sikap masing-masing terdiri dari 15 pertanyaan. Pola makan menggunakan formulir Food Frequency Questionairre (FFQ). Analisis statistik menggunakan Independent T-test dan Mann-Whitney Test.Hasil : Terdapat pengaruh signifikan edukasi gizi dengan media Instagram terhadap pengetahuan (p = 0,03) dan sikap (p = 0,00). Namun, tidak terdapat pengaruh signifikan terhadap pola makan (p 0,05).Kesimpulan : Terdapat pengaruh signifikan edukasi gizi dengan media Instagram terhadap pengetahuan dan sikap (p 0,05). Namun, tidak terdapat pengaruh signifikan terhadap pola makan (p 0,05).
Efektifitas Edukasi Gizi Dengan Media E-Booklet Pencegahan Obesitas Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Sikap Serta Penurunan Berat Badan Pada Remaja Mohamad Reza Assidhiq; Setyo Prihatin; Kun Aristiati Susiloretni
JURNAL RISET GIZI Vol 10, No 2 (2022): November (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v10i2.10743

Abstract

Latar Belakang : Obesitas pada masa remaja merupakan faktor risiko penyebab penyakit kronis yang akan berhubungan dengan peningkatan risiko obesitas saat usia dewasa. Data hasil penjaringan kesehatan peserta didik Dinas Kesehatan Kota Semarang tahun 2018 menunjukkan prevalensi gizi lebih pada remaja di kota semarang sebesar 5,36%. Tujuan: Untuk mengetahui efektifitas edukasi gizi dengan media e-booklet tentang upaya pencegahan obesitas terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap serta penurunan berat badan pada remaja. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian gizi masyarakat dengan jenis penelitian True experiment dan rancangan randomized pre end post test control group design. Jumlah responden sebanyak 15 perlakuan dan 15 kontrol. Data yang dikumpulkan yaitu  pengetahuan, sikap, dan berat badan. Analisis statistik menggunakan Independent t-test, Mann-Whitney Test dan Regresi Linier. Hasil : Ada pengaruh pemberian edukasi gizi dengan media e-booklet terhadap pengetahuan (p=0.000), sikap (p=0.001), dan berat badan (p=0.000). Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian edukasi gizi dengan e-booklet efektif meningkatkan pengetahuan (22,67%), rata-rata sikap (0.26) dan menurunkan berat badan (1,45 kg).
Daya Terima Mix Kefir Buah dan Kefir Susu Buah Wiwik Wijaningsih; Sunarto Sunarto; Desi Wulandari
JURNAL RISET GIZI Vol 12, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v12i1.11414

Abstract

Latar belakang: Kefir adalah produk yang berbahan baku susu yang difermentasi dengan penambahan kefir grains yang merupakan hasil dari simbiosis dari bakteri asam laktat (BAL) dengan khamir. Kefir digolongkan sebagai pangan fungsional karena memiliki efek baik terhadap kesehatan, dan digolongkan makanan prebiotik karena pada kefir terdapat kandungan bakteri baik yang bermanfaat memperbaiki sistem mikroflora usus dan menghambat pertumbuhan patogen dalam usus. Tujuan: untuk mengetahui daya terima kefir buah pada mix kefir buah dan kefir susu buah. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah eksperimental dengan rancangan percobaan yang digunakan merupakan  rancangan  acak  lengkap  (RAL).  Pembuatan produk kefir buah pada mix kefir buah dan kefir susu buah. Hasil: Terdapat perbedaan kesukaan aroma dari dua belas jenis kefir buah (p0.05). Skor kesukaan aroma terendah adalah Kefir susu naga 50 dan yang tertinggi adalah Kefir mangga 50. Selain itu, terdapat perbedaan Skor kesukaan viskositas (p0.05), skor kesukaan viskositas terendah kefir susu melon 30 dan tertinggi kefir mangga 50. Terdapat perbedaan Skor kesukaan rasa (p0.05), skor terendah kefir susu pisang 30 dan tertinggi kefir nanas 50. Ada perbedaan Skor kesukaan warna (p0.05). Skor kesukaan warna terendah kefir susu pisang 30 dan yang tertinggi kefir naga 50. Ada perbedaan Skor kesukaan secara umum (p0.05). Skor kesukaan terendah kefir susu pisang 30 dan yang tertinggi Kefir mangga 50. Kesimpulan: Ada perbedaan Skor kesukaan secara umum (p0.05). Skor kesukaan secara umum  bervariasi mulai dari 3.3-4.4, skor kesukaan secara umum terendah adalah Kefir susu pisang 30 dan yang paling tinggi Kefir mangga 50
Perbedaan Perubahan Berat Badan Anak Gizi Kurang pada Siswa Sekolah Dasar yang Mendapatkan Clarhiz Cookies dengan Original Cookies Marcella Juliantri; Afriyana Siregar; Sartono Sartono; Imelda Telisa; Yuli Hartati
JURNAL RISET GIZI Vol 11, No 2 (2023): November (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v11i2.9003

Abstract

Latar Belakang : Gizi kurang merupakan salah satu penyakit tidak menular. Keadaan gizi kurang pada anak dapat dilihat jika nilai z-score yang diperoleh adalah -3 s/d -2 SD. Keadaan gizi kurang pada anak-anak akan berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Sebab itu, anak gizi kurang memiliki keterbatasan untuk belajar dan bekerja serta bersikap dibanding dengan anak normal. Prevalensi wasting pada anak usia 5-12 tahun berdasarkan Indeks IMT/U di Provinsi Sumatera Selatan sebesar 10,8 % terdiri dari 4,4 % sangat kurus dan 6,4 % kurus.Tujuan :Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perubahan berat badan anak gizi kurang pada siswa sekolah dasar yang mendapatkan clarhiz cookies dengan original cookies.Metode : Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment (eksperimen semu) dengan desain penelitian pretest posttest with two group. Sampel berjumah 60 anak gizi kurang yang dibagi dua kelompok yaitu perlakuan yang mendapatkan clarhiz cookies dan kelompok pembanding yang mendapatkan original cookies dengan menggunakan metode proporsional strarified quota sampling.Hasil : Hasil analisis data menggunakan paired sample t-test dengan selisih rata-rata kenaikan berat badan kelompok perlakuan 0,62 kg (p-value =0,000) dan kelompok pembanding 0,18 kg (p-value =0,000). Sedangkan hasil independent sample t-test adalah p-value =0,000.Kesimpulan : ada perbedaan pemberian clarhiz cookies dengan original cookies terhadap perubahan berat badan anak gizi kurang pada siswa sekolah dasar.
Edukasi Stunting Melalui Audiovisual Dan Leaflet Meningkatkan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Dina Ikhya Unnisa; Ratnawati Ratnawati; Jamil Anshory; Nina Mardiana
JURNAL RISET GIZI Vol 11, No 2 (2023): November (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v11i2.10382

Abstract

Background : Stunting can be caused by a lack of proper understanding and attitudes related to nutrition and health during pregnancy. Therefore, an educational program is needed to improve the understanding and attitudes of pregnant mothers, such as through audiovisual media.Purpose : to determine the effect of stunting education using audiovisual media on the knowledge and attitudes of pregnant women in the Mangkupalas Health Center Working Area.Methods : This quasi-experimental study used a pre-post test design with a control group. A total of 34 participants were selected through purposive sampling, with 16 in the intervention group and 18 in the control group. The research was conducted at Mangkupalas Health Center from April 26 to May 31, 2023. Data were collected through questionnaires, and the intervention group received education through audiovisual media for 8 minutes, while the control group received material in the form of leaflets. Data analysis was conducted using the Wilcoxon test and the Mann Whitney test.Result : The results of the study indicate that stunting education using audiovisual media successfully increased the knowledge of pregnant women (p = 0.013) but had no impact on their attitudes (p = 0.083). Difference analysis showed no significant difference in knowledge improvement after receiving education through audiovisual media compared to leaflets (p = 0.687).Conclusion: Stunting education through audiovisual media influences the knowledge of pregnant women but does not significantly impact their attitudes
Efektivitas Pemberian Edukasi Gizi Melalui Media E-Booklet Gizi Seimbang terhadap Pengetahuan dan Sikap pada Siswa Overweight di Batang Tama Putri Amalia; Enik Sulistyowati; Sri Noor Mintarsih
JURNAL RISET GIZI Vol 11, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v11i1.10779

Abstract

Latar Belakang : Overweight dan obesitas pada remaja merupakan salah satu faktor pemicu timbulnya penyakit tidak menular dan kemungkinan akan meningkatkan potensi kejadian obesitas di masa dewasa sebesar 50%-80. Hasil Riskesdas 2018 mengungkapkan bahwa prevalensi nasional remaja usia 13-15 tahun mengalami kenaikan sejak tahun 2013.Tujuan :Mengetahui efektivitas pemberian edukasi gizi melalui media e-booklet gizi seimbang terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap pada siswa SMA.Metode : Jenis penelitian adalah quasi experiment dengan rancangan pretest posttest group design. Jumlah responden masing masing kelompok sebanyak 22 responden. Waktu penelitian selama 4 minggu. Data penelitian yang dikumpulkan yaitu pengetahuan dan sikap siswa mengenai gizi seimbang melalui pengisian google form secara online. Analisis statistik menggunakan uji Paired t test dan Wilcoxon.Hasil : Peningkatan rerata skor pengetahuan kelompok kontrol sebesar 2,95 ± 0,758, sedangkan pada kelompok perlakuan sebesar 15,68 ± 3,022. Peningkatan rerata skor sikap pada kelompok kontrol mengalami penurunan sebesar -0,77 ± 0,1121, sedangkan pada kelompok perlakuan mengalami peningkatan sebesar 0,209 ± 0,0401.Terdapat pengaruh edukasi gizi seimbang melalui media e-booklet terhadap pengetahuan gizi p = 0,000 (p 0,05) dan terdapat pengaruh edukasi gizi seimbang melalui media e-booklet terhadap sikap gizi p = 0,001 (p 0,05)Kesimpulan : E-booklet efektif sebagai media edukasi gizi seimbang dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap gizi.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): November 2025 Vol. 13 No. 1 (2025): Mei 2025 Vol 13, No 1 (2025): Mei 2025 Vol 12, No 2 (2024): November 2024 Vol. 12 No. 2 (2024): November 2024 Vol 12, No 1 (2024): Mei 2024 Vol. 12 No. 1 (2024): Mei 2024 Vol. 11 No. 2 (2023): November (2023) Vol 11, No 2 (2023): November (2023) Vol 11, No 1 (2023): Mei 2023 Vol. 11 No. 1 (2023): Mei 2023 Vol 10, No 2 (2022): November (2022) Vol. 10 No. 2 (2022): November (2022) Vol 10, No 1 (2022): Mei (2022) Vol. 10 No. 1 (2022): Mei (2022) Vol. 9 No. 2 (2021): November (2021) Vol 9, No 2 (2021): November (2021) Vol. 9 No. 1 (2021): Mei (2021) Vol 9, No 1 (2021): Mei (2021) Vol 8, No 2 (2020): November (2020) Vol 8, No 1 (2020): Mei (2020) Vol 7, No 2 (2019): November (2019) Vol 7, No 1 (2019): Mei (2019) Vol 6, No 2 (2018): November (2018) Vol 6, No 1 (2018): Mei (2018) Vol 5, No 2 (2017): November (2017) Vol 5, No 1 (2017): Mei (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): Mei (2017) Vol 5, No 1 (2017): Mei (2017) Vol 4, No 2 (2016): November 2016 Vol 4, No 2 (2016): November 2016 Vol. 4 No. 2 (2016): November 2016 Vol 4, No 1 (2016): Mei (2016) Vol. 4 No. 1 (2016): Mei (2016) Vol. 3 No. 2 (2015): November(2015) Vol 3, No 2 (2015): November(2015) Vol 3, No 1 (2015): Mei (2015) Vol. 3 No. 1 (2015): Mei (2015) Vol. 2 No. 2 (2014): November 2014 Vol 2, No 2 (2014): November 2014 Vol 2, No 2 (2014): November 2014 Vol 2, No 1 (2014): Mei 2014 Vol 2, No 1 (2014): Mei 2014 Vol. 2 No. 1 (2014): Mei 2014 Vol. 1 No. 2 (2013): November 2013 Vol 1, No 2 (2013): Desember 2013 Vol 1, No 2 (2013): November 2013 Vol. 1 No. 1 (2013): Mei 2013 Vol 1, No 1 (2013): Mei 2013 More Issue