cover
Contact Name
Arif Widiyanto
Contact Email
-
Phone
+628132716766
Journal Mail Official
buletinkeslingmas@poltekkes-smg.ac.id
Editorial Address
Jl Raya Baturaden Km. 12 Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Buletin Keslingmas
ISSN : 0215742X     EISSN : 26558033     DOI : http://dx.doi.org/10.31983/keslingmas
Core Subject : Health, Social,
Buletin Keslingmas mencakup bidang penelitian bidang sanitasi /penyehatan air, penyehatan udara, penyehatan makanan, penyehatan tanah/ pengelolaan sampah, pengendalian vektor, penyehatan sarana fasilitas, Kesehatan dan Keselamat Kerja, Epidemiologi Kesehatan Lingkungan.
Articles 516 Documents
STUDI KANDUNGAN FLUORIDA PADA AIR PENAMPUNGAN AIR HUJAN Ayu Novinda Nurul Putri; Sugeng Abdullah
Buletin Keslingmas Vol 38, No 3 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 3 TAHUN 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.263 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v38i3.5395

Abstract

Fluorida (F) dalam jumlah kecil (0,5 mg/L air) dibutuhkan sebagai pencegahan terhadap penyakit karies gigi yang paling efektif. Umumnya, air hujan tidak mengandung fluorida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahan bidang penangkap air hujan, unit pengolah air hujan, bahan bak penampung air hujan, kandungan fluorida air di penampungan air hujan, suhu, pH dan kekeruhan. Jenis penelitian termasuk penelitian deskriptif dengan cara observasi dan wawancara, pemeriksaan kualitas air dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahan bidang penangkap air hujan adalah seng galvalum, unit pengolah air hujan adalah saringan kain, bahan bak penampung air hujan adalah ferrosemen berlapis plastik polyethylene, jerican dan drum HDPE, dan tangki air polyethylene. Kandungan fluorida air hujan 0,0002 mg/l – 0,0004 mg/l. Parameter suhu 20oC - 21oC, pH 8,1 – 8,4 dan kekeruhan 5 NTU, sudah memenuhi syarat kesehatan. Kuantitas air sudah memenuhi standar kebutuhan air bersih. Kesimpulan penelitian ini adalah komponen penampungan dan proses pengolahan air hujan belum memenuhi syarat. Kualitas fisik air (pH, suhu, kekeruhan) memenuhi syarat, terdapat kandungan fluorida yang diduga berasal dari migrasi bahan bak penampungan. Saran penulis adalah perlu dilakukan proses fluoridasi dan penelitian lebih lanjut mengenai migrasi senyawa fluorida dari bahan bak penampungan air hujan.
HUBUNGAN JARAK DAN PERMEABILITAS TANAH TERHADAP KADAR TIMBAL (Pb) DAN KADMIUM (Cd) AIR SUMUR WARGA DI SEKITAR TPA KALIORI KECAMATAN KALIBAGOR KABUPATEN BANYUMAS Sulis Aminatul Khoiroh; Mela Firdasut; Zaeni Budiono
Buletin Keslingmas Vol 39, No 1 (2020): BULETIN KESLINGMAS VOL.39 NO.1 TAHUN 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.122 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v39i1.4696

Abstract

Logam berat yang dihasilkan oleh lindian TPA dapat menjadi salah satu penyebab pencemaran air tanah. Lindian meresap ke dalam tanah dengan mekanisme permeabilitas tanah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan jarak dan permeabilitas tanah terhadap kadar timbal (Pb) dan kadmium (Cd) air sumur gali warga di sekitar TPA Kaliori. Jenis penelitian ini observasional dengan pendekatan crossectional. Besar sampel sebanyak 15 sumur gali.Hasil penelitian menunjukkan  rerata kadar Pb pada air sumur gali adalah 0 mg/ l dan rerata kadar Cd air sumur gali 0.000432 mg/ l, hasil tersebut berada di bawah nilai ambang batas berdasarkan Permenkes RI Nomor 32 Tahun 2017. Rerata hasil pengukuran jarak sumur gali dengan TPA Kaliori 227,2 meter. Nilai permeabilitas tanah di sekitar kolam lindian 0,123. Nilai permeabilitas tebesar tanah di sekitar sumur gali 14,554 dan terkecil 0,005. Hasil statistik dengan menggunakan analisis Regresi Linier Ganda menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara jarak dan permeabilitas tanah terhadap kadar timbal (Pb) dan Kadmium (Cd) air sumur gali di sekitar TPA Kaliori (p value = 0,052). Penelitian disimpulkan tidak ada hubungan antara jarak dan permeabilitas tanah terhadap kadar timbal (Pb) dan kadmium (Cd) air sumur gali di sekitar TPA Kaliori. Sebaiknya warga Desa Kaliori menggunakan air PDAM sebagai alternatif sumber air bersih selain sumur gali.
EVALUASI SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI RSUD MOH.ANWAR SUMENEP Laylatul Hasanah
Buletin Keslingmas Vol 38, No 4 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 4 TAHUN 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1154.639 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v38i4.5495

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja memiliki filosofi sebagai suatu pokok upaya untuk menjamin kebaikan baik secara fisik atau non fisik karyawan serta budaya menuju masyarakat yang sejahtera. Menurut ilmunya yakni merupakan pengetahuan dan penerapan dalam suatu bentuk usaha agar tidak terjadi kecelakaan serta penyakit yang diakibatkan oleh pekerjaan. Kesehatan dan keselamatan kerja memang tidak dapat dipisahkan dari proses produksi serta jasa maupun di industri. (Abdul Rohman, 2017).Pelaksanaan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja sudah mulai menjadi hal yang dirasa penting baik bagi pasien, keluarga pasien, tamu yang berkunjung, atau pelanggan yang berasal dari internal serta steakholder dari rumah sakit lainnya. Manajemen keselamatan dan kesehatan kerja mulai dikembangkan keberadaannya dalam rangka untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja dirumah sakit. (Kun, 2017)Tujuan penelitian untuk mengetahui penerapan dalam system manajemen keselamatan dan kesehatan kerja. Metode penelitian bersifat deskriptif bersifat observasional karena melakukan pengamatan di lapangan. Ditinjau dari tempat penelitian termasuk penelitian lapangan karena mendapatkan data primer dari pengukuran, wawancara dan observasi di tempat kerjaBerdasarkan waktudigunakan penelitian ini merupakan penelitian cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan dengan pengetahuan komitmen dan kebijakan kurang 68,75%, perencanaan kurang 43,75%, penerapan kurang 43,75%, pengukuran dan evaluasi 50%,tinjauan ulang manajemen 56,25%. Kesimpulan pengetahuan tentang penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di rumah sakit Moh.Anwar kurang.
PERILAKU SANITASI SEBAGAI PENENTU KEJADIAN DIARE PADA ANAK DI INDONESIA Sari Arlinda
Buletin Keslingmas Vol 38, No 4 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 4 TAHUN 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.386 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v38i4.5500

Abstract

Diare masih menjadi masalah kesehatan yang belum teratasi, dimana delapan persen kematian pada anak disebabkan karena diare. Salah satu penyebab diare adalah sanitasi dan perilaku saniter. Penelitian ini bertujuan untuk menilai perilaku sanitasi sesuai dengan lima pilar sanitasi total berbasis masyarakat (STBM); buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, mengelola air minum dengan aman, mengelola limbah dengan aman dan mengelola sampah dengan benar dan pengaruhnya terhadap kejadian diare anak. Method: penelitian ini menggunakan desain studi potong lintang (crosssectional) dengan menggunakan data survei riset kesehatan dasar (Riskesdas) tahun 2013. Sampel penelitian ini adalah ibu yang mempunyai balita. Regresi logistik digunakan untuk mengetahui nilai rasio odds kejadian diare berdasarkan perilaku sanitasi. Results: hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian diare rendah pada ibu yang berperilaku saniter. Conclusion: Pengelolaan air minum dan pengelolaan limbah rumah tangga merupakan pilar yang menentukan dalam kejadian diare anak. Ibu sebagai penentu kondisi kesehatan anak perlu meningkatkan pengetahuan agar hidup lebih higienis dan saniter agar anak tercegah dari kejadian diare.
PENGARUH VARIASI BERAT ARANG SEKAM PADI SEBAGAI MEDIA ADSORBEN DALAM MENURUNKAN KADAR BESI (Fe) PADA AIR DI BANYUMAS Syarifatul Nur Aini; Budi Triyantoro; Sugeng Abdullah
Buletin Keslingmas Vol 39, No 1 (2020): BULETIN KESLINGMAS VOL.39 NO.1 TAHUN 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.827 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v39i1.4619

Abstract

   Aktivitas manusia dalam memenuhi kebutuhan hidup pasti menghasilkan dampak terhadap lingkungannya. Salah satunya aktivitas di industri yang menghasilkan limbah. Air limbah industri yang mengandung logam berat merupakan toksikan yang mempunyai daya racun yang tinggi. Menurut Sugiarto (1987) air limbah yang mengandung besi (Fe) berasal dari kegiatan industri, terutama pada industri penyepuhan logam. Kadar besi dalam air dapat diturunkan dengan menggunakan karbon aktif sebagai media adsorben. Karbon aktif dapat diperoleh dari arang, salah satunya arang sekam padi. Tujuan penelitian adalah untuk membuat mengetahui pengaruh variasi berat arang sekam padi untuk menurunkan kadar besi (Fe) pada air.Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan metode pre and post design. Variabel yang diteliti yaitu kadar besi (Fe). Terdapat 3 replikasi dan 3 perlakuan. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 9 sampel. Uji statistic yang digunakan yaitu Kruskal Wallis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi berat arang sekam padi tidak berpengaruh dengan penurunan kadar besi (Fe) pada air, dengan hasil siginifikan 0,109. Tetapi, variasi berat arang sekam padi yang paling berpengaruh yaitu variasi berat 2 kg dengan signifikan 0,05.Simpulan dari hasil penelitian bahwa secara statistik tidak ada perbedaan bermakna pada penggunaan arang sekam padi dalam menurunkan kadar besi (Fe) pada air. Disarakan sebaiknya perlu memperhatikan kembali kualitas arang sekam padi yang digunakan, serta bahan untuk pembuatan besi (Fe). 
STUDI PENGELOLAAN SAMPAH PADA KELOMPOK SWADAYA MASYARAKAT “ADIPATI MERSI” KABUPATEN BANYUMAS Irfan Septia Kurniawan; Nur Hilal; Tri Cahyono
Buletin Keslingmas Vol 38, No 4 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 4 TAHUN 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.759 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v38i4.5496

Abstract

Masalah sampah di Indonesia merupakan masalah yang rumit karena kurangnya pengertian masyarakat terhadap akibat-akibat yang dapat ditimbulkan oleh sampah. Faktor yang menyebabkan permasalahan sampah di Indonesia semakin rumit adalah meningkatnya taraf hidup masyarakat yang tidak disertai dengan keselarasan pengetahuan tentang persampahan dan juga partisipasi masyarakat yang kurang untuk memelihara kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya .Metode yang digunakan peneliti yaitu observasi dan pengukuran. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara dimana penulis ingin mendapatkan informasi mengenai pengelolaan sampah p ada Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Adipati Mersi di Kelurahan Mersi Kecamatan Purwokerto Timur Kabupaten Banyumas.Hasil penelitian diperoleh bahwa pengelolaan sampah di KSM Adipati Mersi Kelurahan Mersi pada variabel penimbulan sampah skor 56 %, variabel pewadahan mendapat skor 84%, pengumpulan sampah mendapat skor 57,1%, pengangkutansampah  dengan skor total 100%, pengolahan dan pemanfaatan sampah dengan skor  100%, dan variabel pembuangan akhir sampah mendapat skor 85,7%.Kesimpulan dan saran yang dapat penulis berikan tentang studi pengelolaan sampah di KSM Adipati Kelurahan Mersi Purwokerto Timur Kabupaten Banyumas tahun 2018 mendapat kriteria baik. Saran kepada KSM Adipati Kelurahan Mersi adalah hendaknya  sarana dan prasarana serta penerapan peraturan tentang pengelolaan sampah  yang tegas sangat diperlukan.
PENGARUH SUMBER AIR BERSIH, JAMBAN, DAN POLA ASUH TERHADAP STUNTING PADA BALITA DENGAN DIARE SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Al Ihsan; Muchsin Riviwanto; Darwel Darwel
Buletin Keslingmas Vol 39, No 1 (2020): BULETIN KESLINGMAS VOL.39 NO.1 TAHUN 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (814.716 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v39i1.5619

Abstract

Stunting is one of the main challenges that is currently faced by the health sector in the world and in developing countries, including Indonesia. Stunting is caused by a direct factors consisting of the amount of nutrient intake and a history of infectious diseases, and indirect factors such as availability and patterns of home consumption, inadequate parenting, and inadequate clean water and sanitation. The highest prevalence of stunting toddlers in the city of Padang based on the 2017 nutritional status monitoring report (PSG) is in the working area of Air Dingin Health Center, where Balai Gadang Village has the highest prevalence of stunting toddlers at 22.2%. This study aims to determine the environmental factors that have a direct and indirect effect on stunting in toddlers in Balai Gadang Village. This study is an analytical research design. The subjects of the study were families with stunting toddlers and inadequate sanitation facilities with a sample of 38 families. Data collection was conducted from January to June 2019 by reviewing the annual report of Air Dingin’s Health Center, observing sanitation facilities, interviewing, and laboratory tests on clean water. The statistical test that has been applied is path analysis method with multiple regression test. The results of the path analysis showed that there was a direct effect of variable diarrhea duration, E. coli levels in clean water sources, and the application of unhygienic and non-sanitary parenting to stunting. Indirect effects through diarrhea duration variables, ie E. coli levels in clean water sources  and non-sanitary family toilet quality on stunting
PENGARUH KEMASAN DAUN PISANG SEBAGAI PEMBUNGKUS TERHADAP CEMARAN BAKTERI COLIFORM DAN SALMONELLA PADA TEMPE INDUSTRI RUMAH TANGGA Ayu Palupi Nugraheni; Djamaluddin Ramlan; Khomsatun Khomsatun
Buletin Keslingmas Vol 39, No 2 (2020): BULETIN KESLINGMAS VOL.39 NO.2 TAHUN 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.206 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v39i2.4649

Abstract

Tempe sangat akrab di kalangan masyarakat Indonesia. Meningkatnya penjualan tempe sebagai lauk favorit masyarakat Indonesia membuat pengrajin tempe menggunakan berbagai bungkus. Standar tempe yang baik harus memiliki karakteristik yang baik dan tidak mengandung kontaminan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kemasan daun pisang sebagai pembungkus terhadap cemaran bakteri coliform dan salmonella sp pada tempe. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperiment dengan desain Single Time Series Design. Analisis statistik yang digunakan Kruskal Wallis dan Cochran. Metode penelitian daun sebelum digunakan sebagai pembungkus dan tempe sampai hari-4 diperiksa cemaran bakteri coliform dan salmonella sp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis statistik dengan menggunakan Kruskal Wallis diperoleh nilai signifikan (nilai p) 0,224. Nilai sig menunjukkan bahwa sig (nilai p) α 0,05 sehingga tidak ada perbedaan yang signifikan dan hasil analisis statistik dengan menggunakan Chochranch diperoleh nilai signifikan (nilai p) 0, 406 nilai sig menunjukkan bahwa sig (nilai p) α 0,05 sehingga tidak ada perbedaan yang signifikan. Kondisi kuman terlihat di setiap titik stabil, kondisi tidak berubah didukung oleh suhu rata-rata 26oC dan 86% kelembaban dan kondisi awal telah terkontaminasi dari daun pisang. Saran bahwa pemilik menyediakan peralatan pelindung lengkap, pemeriksaan kesehatan rutin, mengikuti pelatihan hygiene sanitasi untuk mendapatkan sertifikat hygiene sanitasi makanan.
SURVEILANS PENGAWASAN AIR BERSIH DAN LIMBAH CAIR RUMAH SAKIT UMUM HIDAYAH PURWOKERTO Ersa Maya Asanti; Tri Cahyono; Hari Rudijanto IW
Buletin Keslingmas Vol 39, No 2 (2020): BULETIN KESLINGMAS VOL.39 NO.2 TAHUN 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.67 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v39i2.4597

Abstract

Rumah sakit sebagai sarana kesehatan tempat berkumpulnya orang sakit maupun orang sehat dan dapat menjadi tempat penularan penyakit serta memungkinkan terjadinya pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan. Kegiatan kesehatan lingkungan rumah sakit agar terpantau secara continue maka diperlukan salah satu kegiatan yaitu surveilans. tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui surveilans pengawasan air bersih dan limbah cair di Rumah Sakit Umum Hidayah Purwokerto. Metode penelitian iniadalah observasional dengan analisis deskriptif dengan subyek pengelolaan air bersih dan limbah cair rumah sakit. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, obseravsional dan dokumen. Penyajian dilakukan dengan cara mendeskripsikan data dalam bentuk tabel, grafik dan narasi. Hasil penelitian menunjukkan tenaga pengelola air bersih dan limbah cair dari tahun 2014 sampai 2018 sudah sesuai peraturan yaitu minimal D3 Kesehatan Lingkungan, pembiayaan yang di keluarkan untuk kegiatan pengelolaan air bersih dan limbah cair belum ada pencatatan dan pelaporan yang terstruktur kepada direktur per tahunnya,pemeriksaan kualitas air bersih dan limbah cair di rumah sakit belum dilakukuan secara rutin (6 bulan) dan hasil pemeriksaan kualitasnya mengalami naik turun namun berdasarkan pemeriksaan terakhir tahun 2018 untuk parameter kimia dan fisik sudah memenuhi standar sedangkan mikrobiologi masih melebihi standar, kegiatan identifikasi, evaluasi dan publikasi belum dilaksanakan secara rutin, Skor dari formulir inspeksi kesehatan lingkungan (IKL) rumah sakit diperoleh hasil untuk air bersih adalah sebesar 87,5% dengan kategori baik sedangkan untuk limbah cair sebesar 50% dengan kategorikurang baik, Kegiatan surveilans pengawasan air bersih dan limbah cair di Rumah Sakit Umum Hidayah Purwokerto diperoleh skor 7 yang memiliki arti masuk dalam kategori baik. Simpulan dari penelitian ini adalah kegiatan surveilans pengawasan air bersih dan limbah cair di Rumah Sakit Umum Hidayah Purwokerto termasuk dalam kategori baik, penilaian diambil dari hasil ceklist penilaian kegiatan surveilans kesehatan lingkungan rumah sakit. Saran sebaiknya rumah sakit lebih rutin melakukan kegiatan identifikasi, intrepetasi dan publikasi pengelolaan air bersih dan limbah cair serta membuat pencatatan dan pelaporan oleh sanitarian rumah sakit sebagai mekanisme pelaporan kepada direktur.
PENGGUNAAN ALAT REKAYASA PEMBERSIH SAMPAH PLASTIK DALAM MENUNJANG PROSES PENGOLAHAN SAMPAH DI KAMPUS 7 POLTEKKES KEMENKES SEMARANG Suparmin Suparmin; Sugeng Abdullah
Buletin Keslingmas Vol 39, No 2 (2020): BULETIN KESLINGMAS VOL.39 NO.2 TAHUN 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.965 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v39i2.5893

Abstract

Kampus 7 sebagai institusi pendidikan yang didalamnya terdapat Jurusan Kesehatan Lingkungan dan memiliki sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni dalam bidang pengolahan sampah telah merintis unit percontohan komposter dengan metode run way yang bersusun dalam 10 bak. Upaya menangai sampah organik telah terwujud dalam hasil produk pengolahan berupa kompos organik. Seiring berjalannya kegiatan pengomposan, dilakukan kegiatan evaluasi kegiatan. Hasil evaluasi terdapat catatan penting pada proses pengomposan yang dilakukan, seperti proses pembalikan sampah yang terlalu banyak, pemindahan sampah pada bak pengomposan yang banyak, keluhan bau yang menyengat dan risiko tertusuk dari sampah kaleng/ kaca. Semua kondisi tersebut disebabkan karena kegiatan masih dilakukan secara manual oleh tenaga kebersihan.Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan rancangan penelitian Post Test Only Design. Penelitian ini dilakukan di lokasi pengolahan sampah (komposter) di Kampus 7 Poltekkes Kemenkes Semarang. Dalam penelitian ini populasi yang dimaksud oleh peneliti adalah seluruh warga kampus 7 dan seluruh timbulan sampah. Sampel penelitian ini adalah sampah yang terdapat pada bak penimbulan, hasil timbulan sampah plastik dengan rata-rata volume sebesar 0,3 m3/ minggu. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis tabel dan nilai rata-rata hitung dari hasil sampah plastik yang telah dicuci terbebas dari bahan pengotor lainya. Desain alat pembersih sampah plastik telah memenuhi kebutuhan dalam mendukung proses pengolahan sampah plastik pada tingkatan awal. Kapasitas pembersihan sekitar 10 kg/9,5 menit = 63 Kg/jam (10 kg paslik = 5 karung sampah plastic). Maka mesin tersebut mampu membersihkan plastic sekitar 0,0656 m3/jam. Jadi untuk membersihkan sampah plastik kampus 7 sekitar 0,3 m3/mg dibutuhkan waktu sekitar 4,5 jam. Diperlukannya alat untuk mempercepat memasukan sampah kotor ke lubang alat pembersih. Disediakan keranjang penangkapan sampah bersih. Pemeriksaan berkala ulir pembersih

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 44 No. 3 (2025): BULETIN KESLINGMAS: VOL. 44 NO. 3 TAHUN 2025 Vol 44, No 3 (2025): BULETIN KESLINGMAS VOL. 44 NO. 3 TAHUN 2025 Vol 44, No 2 (2025): BULETIN KESLINGMAS VOL. 44 NO. 2 TAHUN 2025 Vol. 44 No. 2 (2025): BULETIN KESLINGMAS: VOL. 44 NO. 2 TAHUN 2025 Vol. 44 No. 1 (2025): BULETIN KESLINGMAS: VOL. 44 NO. 1 TAHUN 2025 Vol 44, No 1 (2025): BULETIN KESLINGMAS VOL. 44 NO. 1 TAHUN 2025 Vol 43, No 4 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO.4 TAHUN 2024 Vol. 43 No. 4 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO.4 TAHUN 2024 Vol 43, No 3 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO.3 TAHUN 2024 Vol. 43 No. 3 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO.3 TAHUN 2024 Vol. 43 No. 2 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO. 2 TAHUN 2024 Vol 43, No 2 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO. 2 TAHUN 2024 Vol 43, No 1 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO. 1 TAHUN 2024 Vol. 43 No. 1 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO. 1 TAHUN 2024 Vol 42, No 4 (2023): BULETIN KESLINGMAS VOL.42 NO.4 TAHUN 2023 Vol. 42 No. 4 (2023): BULETIN KESLINGMAS VOL.42 NO.4 TAHUN 2023 Vol 42, No 3 (2023): BULETIN KESLINGMAS VOL.42 NO.3 TAHUN 2023 Vol 42, No 2 (2023): BULETIN KESLINGMAS VOL.42 NO.2 TAHUN 2023 Vol 42, No 1 (2023): BULETIN KESLINGMAS VOL.42 NO.1 TAHUN 2023 Vol 41, No 4 (2022): BULETIN KESLINGMAS VOL.41 NO.4 TAHUN 2022 Vol 41, No 3 (2022): BULETIN KESLINGMAS VOL.41 NO.3 TAHUN 2022 Vol 41, No 2 (2022): BULETIN KESLINGMAS VOL.41 NO.2 TAHUN 2022 Vol 41, No 1 (2022): BULETIN KESLINGMAS VOL.41 NO.1 TAHUN 2022 Vol 40, No 4 (2021): BULETIN KESLINGMAS VOL.40 NO.4 TAHUN 2021 Vol 40, No 3 (2021): BULETIN KESLINGMAS VOL.40 NO.3 TAHUN 2021 Vol 40, No 2 (2021): BULETIN KESLINGMAS VOL.40 NO.2 TAHUN 2021 Vol 40, No 1 (2021): BULETIN KESLINGMAS VOL.40 NO.1 TAHUN 2021 Vol. 40 No. 1 (2021): BULETIN KESLINGMAS VOL.40 NO.1 TAHUN 2021 Vol 39, No 3 (2020): BULETIN KESLINGMAS VOL.39 NO.3 TAHUN 2020 Vol 39, No 2 (2020): BULETIN KESLINGMAS VOL.39 NO.2 TAHUN 2020 Vol 39, No 1 (2020): BULETIN KESLINGMAS VOL.39 NO.1 TAHUN 2020 Vol 39, No 4 (2020): Edisi Spesial Seminar Internasional Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Keme Vol 38, No 4 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 4 TAHUN 2019 Vol. 38 No. 4 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 4 TAHUN 2019 Vol 38, No 3 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 3 TAHUN 2019 Vol 38, No 2 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 2 TAHUN 2019 Vol 38, No 1 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 1 TAHUN 2019 Vol 37, No 4 (2018): BULETIN KESLINGMAS VOL 37 NO 4 TAHUN 2018 Vol 37, No 3 (2018): BULETIN KESLINGMAS VOL 37 NO 3 TAHUN 2018 Vol 37, No 2 (2018): BULETIN KESLINGMAS VOL 37 NO 2 TAHUN 2018 Vol 37, No 1 (2018): Buletin Keslingmas Vol 37 No1 Tahun 2018 Vol 37, No 1 (2018): Buletin Keslingmas Vol 37 No1 Tahun 2018 Vol 36, No 4 (2017): Bulletin Keslingmas Vol 36 No 4 Tahun 2017 Vol 36, No 3 (2017): Bulletin Keslingmas Vol 36 No 3 Tahun 2017 Vol 36, No 3 (2017): Bulletin Keslingmas Vol 36 No 3 Tahun 2017 Vol 36, No 2 (2017): Bulletin Keslingmas Vol 36 No 2 Tahun 2017 Vol 36, No 1 (2017): Bulletin Keslingmas Vol 36 No 1 Tahun 2017 Vol 35, No 4 (2016): Bulletin Keslingmas Volume 35 Nomor 4 Tahun 2016 Vol 35, No 2 (2016): Bulletin Keslingmas Volume 35 Nomor 2 Tahun 2016 Vol 35, No 1 (2016): Bulletin Keslingmas Volume 35 Nomor 1 Tahun 2016 Vol 34, No 4 (2015): Bulletin Keslingmas Vol 34 No 4 Tahun 2015 Vol 34, No 4 (2015): Bulletin Keslingmas Vol 34 No 4 Tahun 2015 Vol 34, No 3 (2015): Bulletin Keslingmas Vol 34 No 3 Tahun 2015 Vol 34, No 2 (2015): Bulletin Keslingmas Vol 34 No 2 Tahun 2015 Vol 34, No 1 (2015): Bulletin Keslingmas Vol 34 No 1 Tahun 2015 Vol 33, No 124 (2014): Bulletin Keslingmas Vol 33 No 124 Tahun 2014 Vol 33, No 123 (2014): Bulletin Keslingmas Vol 33 No 123 Tahun 2014 Vol 33, No 122 (2014): Bulletin Keslingmas Vol 33 No 122 Tahun 2014 Vol 33, No 121 (2014): Bulletin Keslingmas Vol 33 No 121 Tahun 2014 More Issue