cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding SENDI_U
Published by Universitas Stikubank
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,228 Documents
PERANCANGAN MESIN BOR MAGNET PENDEKATAN ERGONOMI UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS PRODUKSI Purnama, Jaka; Setyono, Bambang; Amrullah, Hanif
Proceeding SENDI_U 2015: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.857 KB)

Abstract

Pada industri mesin perkakas penggunaaan mesin bor sangat dominan digunakan, sehingga kecepatan danketepatan menjadi pertimbangan penting dalam kegiatan produksi. Mesin bor magnet merupakan mesin bor ulirtangan , tetapi dilengkapi dengan magnet sebagai perekat di sisi besi/material. Mesin ini sangat sesuai digunakanuntuk melubangi material yang tempatnya sulit dikerjakan dengan mesin bor biasa. Alat bantu ini lebih mudahmengerjakan dan dipindahkan, memperingan pekerjaan dan menghilangkan berbagai kecelakaan kerja.Perancangan ukuran mesin bor magnet yang ergonomi akan memberikan dampak sangat baik untuk operatorterhadap kenyamanan kerja. Perancangan mesin supaya optimal, maka menggunakan ukuran sampel darioperator di industri mesin perkakas, maka dihasilkan ukuran : panjang pegangan 11,2 cm, diameter 2,6 cm,tinggi penyangga 70,5 cm, jarak kursi dengan mesin 73,5 cm, tinggi kursi 29,9 cm, lebar kursi 39,4 cm dantinggi lampu 51,1cm. Hasil analisa sesudah menggunakan mesin baru/redesain memberikan dampak lebihnyaman, kerja lebih cepat, dan kecelakaan dapat dihindari. Rata-rata selisih waktu kerja dengan mesin barulebih cepat : waktu mengebor 3,4%, waktu pemosisian mata bor 20,4%, waktu setup 9,5% dan waktuperpindahan 8,5%. Tercapainya efisiensi dan efektifitas kerja, maka berdampak terhadap keuntunganperusahaan akan menjadi lebih banyak.Kata Kunci : Mesin, Bor, Magnet, Ergonomi, Efisien
APLIKASI RANTAI PASOK: PENGADAAN MATERIAL KONSTRUKSI ANTAR PULAU Nur Sholeh, Moh; Wibowo, M. Agung
Proceeding SENDI_U 2015: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.23 KB)

Abstract

Luas wilayah laut Indonesia yang mencapai 80% daripada daratan membuat kesulitan dalam haldistribusi material untuk industri konstruksi antar pulau. Sebagian besar pemasok materialkonstruksi berada di Pulau Jawa sedangkan pembangunan harus merata di seluruh wilayahIndonesia. Diperlukan strategi rantai pasok dari setiap pembangunan di seluruh Indonesia agardapat mengelola pengadaan material dengan baik. Rantai pasok merupakan jaringan perusahaanyang secara bersama-sama bekerja untuk menciptakan dan menghantarkan suatu produk kepemakai. Seperti diketahui bahwa terjadi perbedaan harga material konstruksi yang cukupsignifikan antara satu pulau dengan pulau lain. Misalnya material semen, harga semen di PulauJawa lebih murah jika dibandingkan dengan Pulau Papua. Hal ini dikarenakan biaya angkutnyayang mahal. Oleh karena itu konsep rantai pasok dengan mengoptimalkan pelabuhan harusdiaplikasikan untuk mereduksi harga yang terlalu tinggi tersebut. Hasil aplikasi rantai pasok iniadalah efektifitas waktu pengadaan material, mutu material, dan biaya yang lebih murah.Kata kunci : rantai pasok, pengadaan material, semen, antar pulau
REKAYASA PERANGKAT LUNAK ABSENSI SISWA DENGAN PERMODELAN SISTEM TERDISTRIBUSI Setiawan, R. Rhoedy; Latifah, Noor; Khotimah, Tutik
Proceeding SENDI_U 2015: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.046 KB)

Abstract

Absen di sekolah adalah hal yang hal yang pokok dalam pendataan absen siswa, tentu saja ini memerlukanwaktu yang lebih bagi yang mempunyai kelas besar dan mempunyai banyak guru. Ini merupakan kendala pulapada setiap jam mata pelajaran oleh guru mata pelajaran yang bersangkutan. Untuk melakukan hal tersebut danmemonitor keberlangsungan peserta didik mengikuti mata pelajaran secara disiplin setiap hari. Untukmempermudah pencatatan tersebut, perlu sebuah sistem yang dapat digunakan untuk mengelola absensi siswaoleh guru mata pelajaran. Mengingat banyaknya ruang kelas pada setiap sekolah, dan aktivitas belajar-mengajarterjadi di masing-masing ruangan setiap hari, maka model sistem terdistribusi dapat diterapkan dalam sistemabsensi ini. Harapan sistem absensi siswa dengan model sistem terdistribusi, guru mata pelajaran maupun bagianbimbingan konseling dapat mencatat siswa yang tidak hadir pada jam mata pelajaran pada komputer yangdisediakan di masing-masing ruangan. Komputer ruangan apabila terhubung dengan komputer server sekolah,akan mengirimkan data absensi yang telah disimpan dalam komputer ruangan.Kata kunci: sistem terdistribusi, absen
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ANALISIS DAYA SAING INDUSTRI BATIK BERBASIS DIAMOND PORTER MODELLING ., Suhartini; Yuliawati, Evi
Proceeding SENDI_U 2015: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.614 KB)

Abstract

Kondisi perekonomian di Indonesia salah satunya ditopang oleh perekonomian Industri Kecil dan Menengah.Pengembangan Industri Kecil dan Menengah merupakan program pengembangan industri dan perdaganganprovinsi Jawa Timur. Komoditi perekonomian Jawa Timur menurut Disperindag salah satunya adalah industrikecil batik, yaitu kabupaten Magelang, Pacitan, Trenggalek dan Pamekasan. Menurut Disperindag Pamekasanmerupakan industri batik yang terbesar karena tersebar di 11 kecamatan dari 13 kecamatan. Permasalahan yangterjadi adalah dari beberapa sentra industri batik di Pamekasan hanya ada empat sentra saja yang menunjukkanperkembangan dan pertumbuhan yang sangat baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktorfaktoryang paling mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan sentra industri batik di Pamekasan. ModelDiamond Porter sebagai kerangka pikir untuk menganalisis pertumbuhan sentra industri batik. Hasil analisistersebut diharapkan dapat menganalisa daya saing dengan melalui faktor kondisi, faktor permintaan, faktorindustri terkait dan dukungan, faktor strategi perusahaan dan persaingan, faktor pemerintah dan faktor peluangyang paling berpengaruh terhadap perkembangan dan pertumbuhan pada sentra industri batik Pamekasan.
PENGENDALI WAKTU PENYIRAMAN PADA TANAMANHIDROPONIK MENGGUNAKAN IC 555 Watiningsih, Tri; ., Kholistianingsih; Wahjudi, Dodi
Proceeding SENDI_U 2015: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (893.817 KB)

Abstract

Ketersediaan lahan tanaman menjadi alasan kenapa mereka tidak mau menanam tanaman terutama buah-buahanseperti jambu, kedondong dan lain-lain, sebagai akademisi berkeinginan untuk menerapkan dan mengenalkantanaman Tabulapot sehingga kebutuhan akan buah-buahan yang higinis dapat terwujud. Sejalan dengan dimaksud,maka perlu peningkatan partisipasi masyarakat untuk pengenalan dalam pemenuhan kebutuhan akan buah-buahandilahan sendiri yang lebih higinis melalui Penelitian Dosen Pemula “Pengendali Waktu Penyiraman Pada TanamanHidroponok“ dan memanfaatkan bekas kaleng atau ember bekas sebagai media tanamnya sehingga dapatmenerapkan prinsip 3R dalam menangani sampah dikehidupan keseharian di lingkup terkecil, yakni: Reduce (mengurangi):Meminimalisasi barang/ material yang digunakan. Reuse (memakaikembali):Hindari pemakaian barang sekali pakai (disposable) Recycle (mendaur ulang) : Sebisa mungkin, mendaur ulang barang yang tidak berguna lagi dan beralih fungsimenjadi barang lainTeknologi adalah salah satu terobosan yang semakin banyak dikembangkan oleh paraperancang alat otomatis sebagai pengganti bekerjanya sistem manual ke sistem otomatis, semua pekerjaanakan bekerja secara otomatis dengan tingkat kesalahan yang dapat ditekan sekecil mungkin. Disampingitu teknologi alat otomatis diharapkan dapat memggantikan fungsi manusia sebagai obyek atau pelakupada setiap mesin. Diperumahan rata-rata berusaha memanfaatkan lahan yang sempit dihalamanrumahnya untuk ditanami tumbuhan yang bermanfaat, diantaranya tanaman Tabulapot, untuk mengatasimasalah lahan yang sempit dan pemberian air, yang pada prinsip kerja dari air bak dipompa ke pottanaman secara otomatis dengan menggunakan IC 555, dengan adanya penyiram tanaman tabulapototomatis diharapkan mampu mengatasi masalah diatas dari penyiraman manual menjadi otomatis.Kata kunci: kolam, tabulapot, pompa air, ic 555, sevensegmen,
SMARTPHONE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA MANDARIN ., Darmanto; Hari, Yulius; Hermawan, Budi
Proceeding SENDI_U 2015: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.394 KB)

Abstract

Pelafalan bahasa Mandarin memperhatikan unsur tinggi nada, intensitas nada, panjang nada danwarna nada. Setiap nada dalam bahasa Mandarin mempunyai arti tersendiri, sehingga perbedaanpengucapannya dapat menyebabkan salah makna. Kompetensi bahasa Mandarin mencakuppenguasaan kemampuan mendengar, berbicara, membaca dan menulis aksara Mandarin. Untukmencapai kompetensi yang diharapkan dibutuhkan media bantu dalam proses belajar bahasaMandarin, baik berupa media cetak atau elektronik. Sementara itu, teknologi mobile saat iniseperti smartphone sangat menunjang untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Mobile learning(mlearning) merupakan teknologi mobile yang memberikan keleluasaaan untuk mengaksesinformasi yang dapat mendukung dalam pembelajaran bahasa mandarin. Mlearning mampumenyajikan materi seacara interaktif baik berupa teks, gambar, suara, animasi dan simulasi.Aplikasi mlearning pembelajaran bahasa mandarin yang dikembangkan dengan pendekatan SDLCdapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi siswa berbahasamandarin. Aplikasi ini mendukung peningkatan ketrampilan siswa untuk memahami bahasa lisandan bahasa tulis, melalui modul materi, audio/video, latihan serta penulisan (handwriting) hurufhanzi Mandarin.Kata kunci: Smartphone, Mobile learning, Bahasa Mandarin
SENGGEGER ”PELET”: BUDAYA TURUN-TEMURUN MASYARAKAT SASAK LOMBOK SERTA PERGESERANNYA Nasrulloh, Lalu
Proceeding SENDI_U 2015: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.982 KB)

Abstract

Senggeger or familiar language is "pelet" is something so sacred to the people of Lombok. Senggeger is one of thehighly conserved Lombok culture until now. Supernatural powers contained in the senggeger science makescommunities preserve it for generations. Granting hereditary considered more efficacious than is obtained fromothers. The reason that makes people Sasak made senggeger as conquerors weapon womans heart. It is undeniable:why not enough people Sasak Lombok married one or two? Besides the Sasak Lombok has become a tradition fromancient times (divorce), strong beliefs against senggeger also be the cause of the Sasak Lombok happy married(many wives). Most people Sasak Lombok overall even have knowledge of the loving-compassion. Not to say theSasak Lombok, if you do not have Senggeger. Because it is hereditary it can be ensured everyone Sasak have it. Butit can not be denied, cultural or indigenous communities Sasak Lombok already began shifting, and of course thatbecame the cause is the development of technology. With the shift as it will lead to positive and negative influences,so it will affect the development of Sasak people of Lombok.Keywords: Culture Sasak Lombok, senggeger, and shift.
IMPLEMENTASI METODE TEMATIK INTEGRATIF PADA PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG Diner, Lispridona
Proceeding SENDI_U 2015: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.693 KB)

Abstract

Dalam belajar bahasa diperlukan empat kemampuan berbahasa yaitu membaca (yomuryoku), mendengarkan(kikuryoku), berbicara (hanasuryoku) dan menulis (kakuryoku). Empat kemampuan tersebut saling berhubungansatu dengan yang lain. Sedangkan, pada Perguruan Tinggi pembelajaran bahasa Jepang antara kemampuan satudengan kemampuan yang lain terpisah pengajarannya dalam bentuk Mata Kuliah (MK). Oleh karena itu untukmengintegrasikan antara kemampuan berbahasa yang satu dengan kemampuan bahasa yang lain makaditerapkan metode integratif pada mahasiswa prodi pendidikan bahasa Jepang.Tujuan Penelitian ini adalahuntuk mendeskripsikan penggunaan metode tematik integratif untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar.Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi pendidikan bahasa Jepang semester 4 (angkatan 2013)Universitas Negeri Semarang. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun 2015. Data penelitiandikumpulkan dengan menggunakan instrumen kuesioner dan hasil belajar, kemudian dianalisis dengan caraanalisis deskriptif kualitatif. Pembelajaran menggunakan metode tematik integratif dapat dijadikan salah satumetode alternatif ketika dalam bahasa khususnya bahasa Jepang, melalui metode tersebut diantaranya; dapatmenjadikan mahasiswa aktif, mahasiswa dapat menggunakan bahasa Jepang secara kontekstual, mahasiswadapat berpikir kritis dan dapat memudahkan mahasiswa dalam memperoleh materi yang diberikan.Kata kunci: Metode tematik integratif, bahasa Jepang
EJAAN LATIN BAHASA JAWA MEMPRIHATINKAN, MANA JATI DIRI ORANG JAWA? Purwanto, Sugeng
Proceeding SENDI_U 2015: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.361 KB)

Abstract

Keberadaan Bahasa Jawa sebagai jati diri suku Jawa sudah mulai terasa kabur,dengan digalakkanya penggunaan Bahasa Indonesia sebgai Bahasa Pemersatu disamping penggunaan Bahasa Asing yang sangat gencar dipromosikan demimenyikapi MEA. Apakah hal ini akan kita biarkan? Penelitian ini bersifat eksploratifyang bertujuan untuk mengungkap betapa memprihatinkan Ejaan BahasaJawa.Padahal aturan ejaan Bahasa Jawa sudah dibakukan bersamaan dengandibakukannya ejaan Bahasa Indonesia yang disempurnaakan (EYD). Kwesionerdibagikan secara acak pada sekelompok orang yang peneliti asumsikan sebagai orangJawa dengan kisaran usia 20-50 tahun. Sedangkan pengambilan data dilakukan di 3supermarket (mall), yakni Sri Ratu, Pemuda, Java Mall dan Ada Majapahit. Hasilpenelitiaan menunjukkan ketidak pahaman subyek penelitian yang notabene bersukuJawa terhadap Bahasa Jawa dari segi sistem ejaan.Sebagaian besar subyek penelitianmemilih jawaban yang salah pada kata-kata yang ditulis dengan ejaan yang benardan yang salah. Sedangkan sebagian kecil lainnyaberhasil memilih jawaban yangbenar dan ada yang mengatakan tidak tahu dengan memilih pilihan jawaban “tidaktahu”. Hasil penelitian memberikan kontribusi baik secara teoritis maupun praktis.Secara teoritis ejaan Bahasa Jawa perlu lebih menamkan nilai-nilai linguistis,terutama pada para mahasiswa program studi Sastra Jawa. Sedangkan secara praktis,otoritas daerah segera revisi semua slogan-slogan, pengumuman, petunjuk jalan,nama gedung dlsb yang masih menggunakan ejaan yang salah.Apa bila gejala initidak segera ditindak lanjuti secara sistematis dan terstruktur, maka tidak menutupkemungkinan bahwa yang salah akan menjadi benar dan yang benar akan menjadilucu.Kata Kunci : ejaan latin, EYD, sastra Jawa,
LAUTAN SEBAGAI RUMAH: MAKNA SEMIOTIK PUISI SUFI SEASHELL VOICE KARYA TIEL AISHA ANSARI ., Taufiqurrohman
Proceeding SENDI_U 2015: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.735 KB)

Abstract

This study of Tiel Aisha Ansari’s Sufi poem entitled Seashell Voice is aimed at knowing themeaning of “ocean” / ”sea” expressed. It is also to know the uniqueness of using the term in aSufi poem. The writer of this essay uses Riffaterre semiotic theory to analyse the meaning of thepoem. This is due to the totality of this theory in interpreting a poem starts at analyzing surfacemeaning to core meaning. The result of analysis on the poem Seashell Voice shows that this poemuses the main signifier “sea” / ”ocean” and “seashell”. The “sea” actually becomes the symbolfor home that is longed so much by the “seashell”. Then the second meaning has been got is thatseashell symbolizes man / human himself. The man is always eager to be with his God that hasbeen symbolized as sea. The conclusion can be got from the study of Seashell Voice poem is thatsea symbolizes God Himself as been written in many Sufi poems. Man that is symbolized withseashell felt far from his God. That’s why he longs very much to go back to his original home,namely God.Keywords : sea, Sufi poem, symbol, God

Page 11 of 123 | Total Record : 1228