cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
abied76@gmail.com
Editorial Address
Street Pramuka 156. Po. Box. 116 Ponorogo 63471, East Jawa, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
MUSLIM HERITAGE: JURNAL DIALOG ISLAM DENGAN REALITAS
ISSN : 2502535X     EISSN : 25025341     DOI : 10.21154/muslimheritage
Core Subject : Humanities, Art,
Muslim Heritage: Jurnal Dialog Islam dengan Realitas, is a double-blind peer-reviewed academic journal published by the Postgraduate of State Islamic Institute (IAIN) Ponorogo. The journal is a semi-annual publication publishing two issues (June and December) each year. It strives to strengthen transdisciplinary studies on issues related to Islam and Muslim societies. Its principal concern includes Islamic education, Islamic law, and Islamic economic. The journal reserves as a knowledge exchange platform for researchers, scholars, and authors who dedicate their scholarly interests to expand the horizon of education, law,and economic.
Arjuna Subject : -
Articles 211 Documents
K.H. IMAM ZARKASYI DAN TRANSFORMASI PESANTREN MODERN DI INDONESIA Nurhijjah, Fatia; Hariyanto, Wahid
MUSLIM HERITAGE Vol 9 No 1 (2024): Muslim Heritage: Jurnal Dialog Islam dengan Realitas
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/muslimheritage.v9i1.8854

Abstract

AbstractThe current low quality of education is caused by several factors, namely leadership, teachers, students, curriculum, and cooperative networks. Of the existing factors, the one most closely related to the low and advanced quality of education, especially in Islamic boarding schools, is the leader or better known as the kiai. This study aims to analyze the leadership of K.H. Imam Zarkasyi in pioneering modern islamic boarding schools namely To find out the educational leadership strategy of K.H. Imam Zarkasyi and his educational leadership style. This study uses a qualitative approach with the method of library research. The data analysis technique used the content analysis method. This research found the leadership strategy implemented by K.H. Imam Zarkasyi in pioneering modern islamic boarding schools, by benchmarking four world-renowned educational institutions. Then K.H. Imam Zarkasyi reformed his madrasah education system, the pesantren education system, and the institutional system. The leadership style used by K.H. Imam Zarkasyi is by combining 3 styles namely democratic, charismatic, and transformational styles. AbstrakRendahnya mutu pendidikan saat ini disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu kepemimpinan, guru, siswa, kurikulum, dan jaringan kerja sama. Dari faktorfaktor yang ada, yang paling berkaitan erat dengan rendah dan majunya mutu pendidikan terutama di pondok pesantren yaitu pimpinan atau yang lebih dikenal dengan sebutan kiai. Studi ini bertujuan menganalisis kepemimpinan K.H. Imam Zarkasyi dalam merintis pesantren modern yang meliputi strategi dan gaya kepemimpinan K.H. Imam Zarkasyi. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan (library research). Adapun teknik analisis datanya menggunakan metode analisis isi. Studi ini menghasilkan temuan strategi kepemimpinan yang diterapkan oleh K.H. Imam Zarkasyi dalam merintis pesantren modern yaitu dengan melakukan benchmarking dari empat lembaga pendidikan terkenal dunia yang ditindaklanjuti dengan melakukan pembaruan sistem pendidikan madrasah, sistem pendidikan pesantren, dan sistem kelembagaan. Sedangkan gaya kepemimpinan yang digunakan oleh K.H. Imam Zarkasyi yaitu menggabungkan 3 gaya: gaya demokratis, karismatik, dan transformasional.
Transaksi Non Tunai terhadap Volalitas Uang Serta Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Ditinjau dari Fiqih Muamalah Bagraff, Halida Achmad; Riyanto, Achmad Room
MUSLIM HERITAGE Vol 9 No 2 (2024): Muslim Heritage: Jurnal Dialog Islam dengan Realitas
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This research investigates the impact of non-cash transactions before, during, and after the COVID-19 pandemic on the money supply and economic growth Indonesia, utilizing a literature review approach and Islamic economic theory. The results indicate that non-cash transactions, such as debit card, credit card, and electronic money usage, have become the primary choice for Indonesian society, particularly during the COVID-19 pandemic due to concerns about virus transmission through cash. Bank Indonesia has supported this transition by encouraging the adoption of non-cash transactions through policies such as the QR Code Indonesia Standard (QRIS) and the Cashback Attack program. The impact of non-cash transactions on the money supply is highly positive, accelerating the circulation of money in society and enhancing financial inclusion. Although research findings regarding the impact of non-cash transactions on economic growth are inconsistent, non-cash transactions overall provide a positive contribution to Indonesia's economic growth. From the perspectives of Fiqh Muamalat and Islamic Economic Theory, non-cash transactions adhere to Sharia principles, support economic efficiency and transparency, and help maintain Indonesia's economic stability. This research emphasizes the importance of cashless transactions in the modern economy and suggests further research to understand the complex dynamics that influence the impact of cash payments on Indonesia's economic growth in greater depth.   Abstrak Penelitian ini menginvestigasi dampak transaksi non-tunai sebelum, selama, dan setelah pandemi COVID-19 terhadap jumlah uang beredar dan pertumbuhan ekonomi Indonesia, dengan menggunakan pendekatan tinjauan literatur dan teori ekonomi Islam. Hasilnya menunjukkan bahwa transaksi non-tunai, seperti kartu debit, kartu kredit, dan penggunaan uang elektronik, telah menjadi pilihan utama bagi masyarakat Indonesia, terutama selama pandemi COVID-19 karena adanya kekhawatiran akan penularan virus melalui uang tunai. Bank Indonesia telah mendukung transisi ini dengan mendorong adopsi transaksi non-tunai melalui kebijakan seperti QR Code Indonesia Standard (QRIS) dan program Cashback Attack. Dampak transaksi non-tunai terhadap jumlah uang beredar sangat positif, mempercepat peredaran uang di masyarakat dan meningkatkan inklusi keuangan. Meskipun hasil penelitian dampak transaksi non-tunai terhadap pertumbuhan ekonomi belum konsisten, namun secara keseluruhan transaksi non-tunai memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dari perspektif Fiqh Muamalat dan Teori Ekonomi Islam, transaksi non-tunai sesuai dengan prinsip-prinsip Syariah, mendukung efisiensi dan transparansi ekonomi, serta membantu menjaga stabilitas ekonomi Indonesia. Penelitian ini menekankan pentingnya transaksi non-tunai dalam perekonomian modern dan menyarankan penelitian lebih lanjut untuk memahami dinamika kompleks yang mempengaruhi dampak pembayaran secara tunai bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan lebih mendalam. Keywords: Covid-19; Money; Non-Cash; Economy; Fiqh Muamalah.
Mewujudkan Mediasi Peradilan yang Bermartabat di Pengadilan Agama Banjarbaru Lisnawati
MUSLIM HERITAGE Vol 9 No 2 (2024): Muslim Heritage: Jurnal Dialog Islam dengan Realitas
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The success of mediation at the Banjarbaru Religious Court in 2021 is the highest success compared to other religious courts, this data continues to increase until the latest data is in 2023. The aim of this research is to analyze the success of mediation at the Banjarbaru Religious Court. This research is empirical legal research with a case approach. The results of this research show that strategies for successful mediation at the Banjarbaru Religious Court include resolving disputes through mediation using various approaches such as psychological approaches, spiritual approaches, utilizing communication skills and momentum, then using caucus techniques, and seeking partial mediation success. So, when the point of the petitum cannot be reached for peace then, at least other things related to the problem such as the consequences of divorce can be agreed on regarding child custody, idah maintenance, provision of mut’ah, or other agreements, so that success can be achieved. mediation at the Banjarbaru Religious Court since 2021 has had a much greater percentage of success compared to previous years.     Abstrak Keberhasilan mediasi di Pengadilan Agama Banjarbaru pada tahun 2021 merupakan keberhasilan yang tertinggi dibandingkan pengadilan agama yang lain, data ini terus meningkat hinga data terakhir di tahun 2023. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis keberhasilan mediasi di Pengadilan Agama Banjarbaru. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi keberhasilan mediasi di Pengadilan Agama Banjarbaru di antaranya menyelesaikan sengketa melalui mediasi dengan menggunakan berbagai pendekatan seperti pendekatan psikologis, pendekatan spiritual, memanfaatkan kemampuan komunikasi dan momentum, kemudian menggunakan teknik kaukus, dan mengupayakan keberhasilan mediasi sebagian. Jadi, ketika pokok petitumnya tidak dapat diupayakan perdamaian maka, setidaknya hal-hal lain yang berhubungan dengan masalah tersebut seperti akibat-akibat perceraian yang dapat disepakati tentang hak asuh anak, nafkah idah, pemberian mut’ah, ataupun kesepakatan-kesepakatan lainnya, sehingga keberhasilan mediasi di Pengadilan Agama Banjarbaru sejak tahun 2021 memiliki persentase keberhasilan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.   Keywords: Mediation; Peace; Alternative Dispute Resolution
Comparative Analysis of The Influence of Sharia and Conventional Monetary Instruments on The Real Sector: An Empirical Study of Indonesia's IPI Ahmad Suminto; Ahmad Agus Hidayat; Risma Nada Azkiya; Rumasukun, Muhammad Alfan; Purnama, Rizki Ari
MUSLIM HERITAGE Vol 9 No 2 (2024): Muslim Heritage: Jurnal Dialog Islam dengan Realitas
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/muslimheritage.v9i2.8892

Abstract

Abstract Indonesia implements a dual monetary policy system, namely conventional and sharia systems that run side by side. The conventional system is a system of interest, while the Sharia system is a system of profit-sharing. The role of the monetary sector in Indonesia's economic growth is very important by minimizing transaction costs or information in financial markets. To ensure the smooth flow of economic activities and enhance the productivity of individuals in the production of goods and services in the real sector. The purpose of this study is to determine the influence of Islamic and conventional monetary instruments on the real sector. This study uses quantitative methods with an Autoregressive Distributed Lag (ARDL) estimation model with the Industrial Production Index (IPI) as the dependent variable. Bank Indonesia Sharia Certificates (SBIS), Sharia Interbank Money Market (PUAS) and financing as independent variables of Islamic monetary instruments, while Bank Indonesia Certificates (SBI), Interbank Money Market (PUAB) and credit as independent variables of conventional monetary instruments. The results of this study show that Islamic and conventional monetary instruments as a whole affect the Industrial Production Index (IPI) as a real sector with an influence of 77% on Islamic monetary instruments and 45% on conventional monetary instruments. In this study, the variables that affect IPI are SBIS, PUAS, financing and interbank while SBI and credit variables do not affect IPI. Abstrak Indonesia menerapkan sistem kebijakan moneter ganda yaitu sistem konvensional dan syariah yang berjalan berdampingan. Penerapan pada sistem konvensional dengan sistem bunga sedangkan pada sistem syariah menganut sistem bagi hasil. Peran sektor moneter pada pertumbuhan ekonomi Indonesia sangatlah penting dengan meminimalisir biaya transaksi ataupun informasi di pasar keuangan. Sehingga kegiatan ekonomi berjalan lancar dan dapat meningkatkan produktifitas masyarakat dalam menghasilkan barang dan jasa di sektor riil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari instrumen moneter syariah dan konvensional terhadap sektor riil. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan model estimasi Autoregressive Distributed Lag (ARDL) dengan Indeks Produksi Industri (IPI) sebagai variabel dependen. Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS), Pasar Uang Antar Bank Syariah (PUAS) dan pembiayaan sebagai variabel independen dari instrumen moneter syariah, sedangkan Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Pasar Uang Antar Bank (PUAB) dan kredit sebagai variabel independen dari instrumen moneter konvensional. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa instrumen moneter syariah dan konvensional secara keseluruhan berpengaruh terhadap Indeks Produksi Industri (IPI) sebagai sektor riil dengan pengaruh sebesar 77% pada instrumen moneter syariah dan 45% pada instrumen moneter konvensional. Dalam penelitian ini, variabel yang berpengaruh terhadap IPI adalah SBIS, PUAS, pembiayaan dan PUAB sedangkan variabel SBI dan kredit tidak berpengaruh terhadap IPI. Keywords: Sharia Monetary; Conventional Monetary; Real Sector and Industrial Production Inde
Inflation Control Through The National Zakat Amil Agency (Baznas) Bangka Belitung Islands Province Sugianto, Efendi
MUSLIM HERITAGE Vol 9 No 2 (2024): Muslim Heritage: Jurnal Dialog Islam dengan Realitas
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The economic development of a country, including Indonesia, of course cannot be separated from monetary and fiscal policies, especially in dealing with inflation. The Bangka Belitung Islands Province is the third highest in Indonesia to experience inflation, so the Regional Government of the Bangka Belitung Islands Province immediately takes a policy to control inflation, so stakeholders take policy in controlling inflation, especially through the National Amil Zakat Agency or BAZNAS which has a program that can slow down the rate of inflation. This writing uses a qualitative approach to gain a comprehensive understanding of the implementation of inflation control through the National Zakat Amil Agency so that economic prosperity can be felt immediately by the community. The data sources used in this writing come from secondary data. Secondary data is collected from scientific literature, journals, and data from the Provincial Amil Zakat Agency which can be trusted and Baznas has a joint commitment with the government to suppress inflation. One way to do this is by launching economic empowerment. for small communities, as well as direct assistance both for basic food needs and through scholarships, as well as efforts to stabilize people's income, especially people who live below the poverty line, through productive programs to ensure adequate availability of basic food items for the community. Abstrak Perkembangan ekonomi suatu negara termasuk Indonesia tentunya tidak terlepas dari kebijakan moneter dan fiskal terutama dalam menghadapi terjadinya inflasi. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tertinggi ketiga di Indonesia yang mengalami Inflasi, sehingga Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung segera mengambil kebijakan untuk mengendalikan inflasi, maka stakeholder mengambil kebijakan dalam pengendalian Inflasi terutama melalui Badan Amil Zakat Nasional atau BAZNAS yang memiliki program yang dapat menghambat lajunya Inflasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif mengenai penerapan pelaksanaan pengendalian inflasi melalui Badan Amil Zakat Nasional sehingga dapat segera dirasakan kesejahteraan ekonomi oleh masyarakat. Sumber Data yang digunakan dalam penulisan ini berasal dari data sekunder yang dikumpulkan dari literatur ilmiah, jurnal, dan data Badan Amil Zakat Provinsi yang dapat dipercaya dan memiliki komitmen bersama pemerintah untuk menekan inflasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menghadapi terjadinya inflasi adalah dengan meluncurkan pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil, serta bantuan langsung, baik untuk kebutuhan bahan pokok maupun melalui program beasiswa, serta menstabilkan pendapatan masyarakat, terutama masyarakat yang hidup dibawah garis kemiskinan, melalui program produktif untuk memastikan ketersediaan bahan pokok pangan tercukupi bagi masyarakat. Keywords: Control; Inflation; Baznas
I Implementation of Multi-Contract IB Hijrah Rencana Savings Product at Bank Muamalat Triyatno, Ghazy; Novianti, Irohdatul; Munir, Misbahul; Khasanah, Umrotul
MUSLIM HERITAGE Vol 9 No 2 (2024): Muslim Heritage: Jurnal Dialog Islam dengan Realitas
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study explains the contract process applied to the iB Hijrah Rencana Savings product offered by Bank Muamalat. This product adheres to Islamic economic principles, is free from riba, and aims to help customers plan their finances according to Sharia law. The objective of this research is to examine how the multi-contract system is implemented in the iB Hijrah Rencana Savings product at Bank Muamalat and to analyze the application of profit-sharing ratios in the product from an Islamic economic perspective. The methodology used in this study is descriptive qualitative, which systematically describes the research subject about the core issues. The study shows that two contracts are applied to the iB Hijrah Rencana Savings product: Mudharabah Muthlaqoh (investment contract) and Tabarru’ (Islamic insurance). The implementation of the profit-sharing ratio is based on a system that refers to the net result of fund management, by Islamic economic principles. This is based on the DSN-MUI Fatwa No. 02/DSN-MUI/IV/2000, ensuring that this product helps society achieve its plans without the concern of funds being mixed with riba. Abstrak Penelitian ini menjelaskan proses akad yang diterapkan pada produk Tabungan iB Hijrah Rencana yang ditawarkan oleh Bank Muamalat. Produk ini menggunakan prinsip-prinsip ekonomi islam yang bebas dari riba dan bertujuan untuk membantu nasabah dalam merencanakan keuangan secara syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan multi akad pada produk Tabungan iB Hijrah Rencana di Bank Muamalat & Menganalisis penerapan nisbah bagi hasil dalam produk tersebut dari perspektif ekonomi Islam. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yang menggambarkan subjek penelitian secara sistematis dengan pokok permasalahan. Penelitian menunjukkan bahwa terdapat duua akad yang ditetapkan pada Tabungan iB Hijrah Rencana, yaitu Mudharabah Muthlaqoh (akad investasi) & Tabarru’ (asuransi syariah). Implementasi nisbah bagi hasil dilakukan berdasarkan sistem bagi hasil yang mengacu pada hasil bersih pengelolaan dana, sesuai dengan perspektif ekonomi islam. Hal ini berpedoman pada Fatwa DSN-MUI No. 02/DSN-MUI/IV/2000, sehingga produk ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mewujudkan rencana tanpa kekhawatiran dana tercampur dengan riba. Keywords: Profit-sharing; Mudharabah Muthlaqah; Islamic Banking
Nilai-Nilai Kemanusiaan Perspektif Wahbah Zuhaili dalam Tafsir Al-Munir terhadap Pengembangan Pendidikan Indonesia Hasibuan, Akmal Rizki Gunawan Hasibuan; syafa, Almas; Resky, Muhammad
MUSLIM HERITAGE Vol 9 No 2 (2024): Muslim Heritage: Jurnal Dialog Islam dengan Realitas
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/muslimheritage.v9i2.9604

Abstract

Abstract   Indonesia often experiences conflicts between groups due to differences in ethnicity, religion, and political interests. This conflict adversely affected the unity of the country. The problem needs to get a concrete solution by improving the quality of Islamic education in Indonesia. This study aims to outline the human values according to Wahbah Zuhaili in Tafsir al-Munir in order to be a solution to humanitarian issues that occur in Indonesia, including poverty, economic inequality, access to education, ethnic, religious, and political conflicts, human rights protection, corruption, and injustice. As well as a guide for the development of Islamic education in Indonesia. The method used is descriptive qualitative method, the type of literature review (library research), as well as studying the Book of Tafsir Al-Munir. The urgency of Wahbah Zuhaili's thinking on humanitarian issues is very relevant for the development of Islamic education in Indonesia. The results of this study indicate that human values in Tafsir al-Munir according to Wahbah Zuhaili include justice, compassion, equality, virtue, respect for Human Rights, generosity, and social solidarity. Human values outlined by Wahbah Zuhaili and implemented, Islamic education in Indonesia can be more targeted and inclusive. With this will produce a generation that not only excels in knowledge and skills, but also has a strong moral character, which is ready to face global challenges and contribute positively in society.   Abstrak Indonesia sering mengalami konflik antar kelompok karena perbedaan etnis, agama, dan kepentingan politik. Konflik ini berdampak buruk pada kesatuan negara. Problematika tersebut perlu mendapatkan solusi yang konkret yaitu dengan meningkatkan kualitas pendidikan Islam di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan nilai-nilai kemanusiaan menurut Wahbah Zuhaili pada Tafsir Al-Munir guna menjadi solusi isu-isu kemanusiaan yang terjadi di Indonesia meliputi kemiskinan, ketimpangan ekonomi, akses pendidikan, konflik etnis, agama, dan politik, perlindungan hak asasi manusia, korupsi, dan ketidakadilan. Serta menjadi panduan bagi pengembangan pendidikan Islam di Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, jenis kajian pustaka (library research), serta menelaah kitab Tafsir Al-Munir. Urgensi pemikiran Wahbah Zuhaili mengenai isu-isu kemanusiaan sangat relevan bagi pengembangan pendidikan Islam di Indonesia. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai kemanusiaan dalam Tafsir Al-Munir menurut Wahbah Zuhaili meliputi keadilan, kasih sayang, persamaan, kebajikan, penghormatan terhadap hak asasi manusia, kedermawanan, dan solidaritas sosial. Nilai-nilai kemanusiaan yang diuraikan oleh Wahbah Zuhaili serta di implementasikan, pendidikan Islam di Indonesia dapat menjadi lebih terarah dan inklusif. Dengan ini akan menghasilkan generasi yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memiliki karakter moral yang kuat, yang siap menghadapi tantangan global dan berkontribusi positif dalam masyarakat. Keywords: Human Values; Wahbah Zuhaili; Education
Benda Budaya Pra-Islam di Kota Kudus: Identifikasi dan Pemaknaan dalam Konteks Sejarah Rosyid, Moh; Kushidayati, Lina
MUSLIM HERITAGE Vol 9 No 2 (2024): Muslim Heritage: Jurnal Dialog Islam dengan Realitas
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This paper identivication the Kuna Hindu in Kudus pra-Islam the Minaret. Data were qualitative-description by interview, observation, and literature. Result, condition minaret reserve relic Hindu in Kudus Old City (1) renovation colonial era at years of 1880, 1913, 1933 and BPCB Central Java 0f 1980, 2911, 2013, 2014. The condition now don’t original although the shape is still intact. The minaret is damaged because get rained on, weather, vibration due to the car, (2) two gate (kori) in the masque al-Aqsha good condition and intact, (3) Makala/kalla in ablution place. To preserve holy government Kudus need to schedule the city heritage.   Abstrak Naskah ini ditulis untuk mengidentifikasi jejak Hindu Kuno pra-Islam di Kawasan Kota Lama  Kudus, Jawa Tengah. Metode riset ini deskriptif kualitatif dengan mendedahkan dan menganalisis data berupa bangunan kuno berupa Menara, kala/makara, dan gapura kembar (kori) di Masjid al-Aqsha. Riset ini data dari observasi dan kajian pustaka. Hasilnya, benda cagar budaya yang serupa peninggalan Hindu pra-Islam di Kudus (1) Menara direnovasi masa kolonial (1880, 1913, 1933) dan oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah pada 1980, 2011, 2013, dan 2014. Kondisi Menara tidak lagi genuine bahannya karena direnov dan bentuknya utuh, 80 % hasil renovasi BPCB Jateng. Perenovasian akibat terpaan angin, hujan, panas, dan getaran kendaraan yang melaju di depan Menara, (2) dua gapura (kori) di serambi dan di dalam Masjid kondisinya baik dan utuh, dan (3) kala/makara posisinya ada di tempat wudlu pun utuh. Untuk merawat Kawasan Kota Lama agar lestari, Pemda Kudus perlu merawat dan pencanangan Kota Pusaka. Keywords: pre-Islam; culture heritage; and city heritage
Analyzing The Implementation of Neuro Linguistic Programming on Islamic Religious Education: A Philosophical Perspective Ahsin, Nurul; Thoriquttyas, Titis
MUSLIM HERITAGE Vol 9 No 2 (2024): Muslim Heritage: Jurnal Dialog Islam dengan Realitas
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This research aims to analyze the implementation of the Neuro Linguistic Program (NLP) in Islamic Religious Education (IRE) learning through two educational philosophy perspectives, namely Islamic Educational Philosophy (IEP) and Educational Philosophy (EP). This research focuses on the description and elaboration of the philosophical schools contained in the implementation of NLP to IRE. The formulation of the problem proposed in this study is how to analyze the implementation of NLP in IRE learning from the perspective of educational philosophy and Islamic education philosophy? This study uses a qualitative method, where researchers optimize the literature review approach. Researchers collected articles and research results with the keywords, "NLP", "Islamic Religious Education" and "Philosophy of Education” and “Philosophy of Islamic Education". The process of data processing, data reduction and data analysis are carried out based on literature study by paying attention to the novelty of the input articles. Regarding research findings, this study reveals that there are three schools of educational philosophy, namely progressivism, essentialism, and reconstructionism. Meanwhile, according to the philosophy of Islamic education, there is a religious-rational school (al-Diniy al-'Aqlaniy) and pragmatism. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Neuro Linguistic Program (NLP) pada pembelajaran PAI melalui dua perspektif filsafat pendidikan, yaitu filsafat pendidikan dan filsafat pendidikan Islam. Penelitian ini berfokus pada uraian dan elaborasi aliran-aliran filsafat yang terdapat dalam penerapan NLP pada PAI. Rumusan masalah yang diajukan pada penelitian ini adalah bagaimana analisa implementasi NLP dalam pembelajaran PAI dari perspektif filsafat pendidikan dan filsafat pendidikan Islam?. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dimana peneliti mengoptimalkan pendekatan literatur review. Peneliti menghimpun artikel dan hasil penelitian dengan kata kunci, “NLP”, “Pendidikan Agama Islam” dan “Filsafat Pendidikan dan Filsafat Pendidikan Islam”. Proses pengolahan data, reduksi data dan analisis data dilakukan berbasis studi kepustakaan dengan memperhatikan novelti artikel masukan. Terkait temuan penelitian, penelitian ini mengungkapkan terdapat tiga aliran filsafat pendidikan, yaitu progressivisme, essentialisme, and rekonstruksionisme. Sedangkan, menurut filsafat pendidikan Islam, terdapat aliran religius-rasional (al-Diniy al-‘Aqlaniy) and pragmatisme. Keywords: Neuro Linguistic Programming; Educational Philosophy; Islamic Educational Philosophy; Islamic education
Strategi Pengendalian Deflasi di Indonesia: Pendekatan Ekonomi Islam dalam Menjawab Tantangan Ekonomi Kontemporer Wahyudi, Amin; Aysiyah, Erinda
MUSLIM HERITAGE Vol 9 No 2 (2024): Muslim Heritage: Jurnal Dialog Islam dengan Realitas
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Deflation is a general decline in the prices of goods and services. It can reduce the purchasing power of the public and affect economic stability, as experienced in Indonesia. Controlling deflation requires an approach that not only relies on monetary and fiscal policies but also considers the principles of social justice. This study aims to explore the Islamic economic approach to controlling deflation in Indonesia, emphasizing wealth redistribution and the management of Islamic economic instruments such as zakat, waqf, and charity. The research employs a qualitative method using a literature review and descriptive analysis approach. Data is collected through a review of relevant literature on Islamic economics, deflation, and Indonesian economic policies. The findings indicate that the implementation of Islamic economics, focusing on equitable wealth distribution and the management of social instruments, can improve public purchasing power and create inclusive economic stability. Additionally, productive zakat and waqf play a significant role in reducing economic inequality and supporting the recovery of sectors affected by deflation. Thus, Islamic economic solutions can serve as an effective alternative in addressing deflation in Indonesia.   Abstrak Deflasi merupakan penurunan harga barang dan jasa secara umum. Deflasi dapat menurunkan daya beli masyarakat dan mempengaruhi kestabilan perekonomian, seperti yang terjadi di Indonesia. Pengendalian deflasi memerlukan pendekatan yang tidak hanya berbasis pada kebijakan moneter dan fiskal, tetapi juga harus memperhatikan prinsip keadilan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pendekatan ekonomi Islam dalam mengendalikan deflasi di Indonesia dengan menekankan pada redistribusi kekayaan dan pengelolaan instrumen ekonomi Islam seperti zakat, wakaf, dan sedekah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan analisis deskriptif. Data primer diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang memberikan informasi tentang Indeks Harga Konsumen (IHK) dan tren deflasi di Indonesia pada periode tertentu. Sedangkan data sekunder dikumpulkan dari buku, artikel, dan jurnal yang membahas prinsip-prinsip ekonomi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ekonomi Islam melalui redistribusi kekayaan yang adil dan pengelolaan instrumen sosial, seperti zakat produktif dan wakaf dapat memperbaiki daya beli masyarakat serta menciptakan kestabilan ekonomi yang inklusif. Dengan demikian, pendekatan ini menawarkan solusi yang relevan dalam mengatasi deflasi di Indonesia dengan mempertimbangkan keadilan sosial dan kesejahteraan bersama. Keywords: Deflasi; Indonesia; Ekonomi Islam