cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Suska Journal of Mathematics Education
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 168 Documents
Validitas dan Praktikalitas Lembar Kerja Berbasis Strategi Small Group Discussion untuk Memfasilitasi Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Rama Andika; Irma Fitri
Suska Journal of mathematics Education Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v7i2.13084

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan suatu LKS berbasis strategi small group discussion yang valid dan praktis dan untuk memfasilitasi kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi SPLDV. Penelitian ini termasuk penelitian dan pengembangan (research and development) dengan mengikuti langkah-langkah model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation). Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 2 Rumbio Jaya dan yang menjadi subjek penelitian ini adalah para ahli materi pembelajaran dan ahli teknologi pendidikan yang berasal dari dosen & guru dan siswa SMP Negeri 2 Rumbio Jaya tahun pelajaran 2020/2021. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik angket dan tes dengan istrumen berupa angket dan soal tes kemampuan komunikasi matematis. Berdasarkan data dari angket yang diberikan menunjukkan bahwa LKS yang dikembangkan telah valid dan praktis, tetapi pada praktikalitas kelompok terbatas dan efektivitas tidak dapat dilakukan karena sekolah ditutup akibat wabah covid-19 sehingga peneliti tidak bisa menerapkan LKS ke dalam kelas. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa LKS berbasis strategi small group discussion ini layak digunakan dalam pembelajaran pada materi SPLDV
Bahan Ajar Matematika Terintegrasi Islam untuk Meningkatkan Religiusitas dan Hasil Belajar Siswa Syahratulnisa Syamsuar; Sri Sulasteri; Suharti Suharti; Fitriani Nur
Suska Journal of mathematics Education Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v7i1.10827

Abstract

Religiusitas merupakan aspek penting yang harus diperhatikan dalam proses belajar mengajar. Aspek ini telah dimuat dalam kurikulum 2013 begitupun dengan peningkatan hasil belajar. Proses belajar mengajar harus direncanakan dengan membuat bahan ajar yang dapat meningkatkan religiusitas dan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa RPP dan modul matematika terintegrasi islam untuk meningkatkan religiusitas dan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 3 Sungguminasa yang valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangan valid, praktis dan efektif. Guru dan siswa memberikan respon positif ketika menggunakan bahan ajar. Tes hasil belajar dan religiusitas siswa berada pada kategori tinggi. Ketuntasan belajar siswa lebih dari 60% atau berada pada kategori baik. Bahan ajar terintegrasi islam ini dapat digunakan untuk meningkatkan sikap religious dan hasil belajar siswa.
Penggunaan Teknologi Digital Pada Perkuliahan Matematika Dasar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa Eyus Sudihartinih; Mimi Nur Hajizah; Marzuki Marzuki
Suska Journal of mathematics Education Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v7i1.11723

Abstract

Tujuan artikel ini adalah untuk mempresentasikan kegiatan pembelajaran mahasiswa berbantuan teknologi digital untuk memahami konsep dan mampu menyelesaikan masalah dalam perkuliahan matematika dasar. Penelitian ini adalah pre-eksperimental yang melibatkan 90 mahasiswa dalam satu kelas di salah satu STIKES di Jawa Barat. Teknologi digital yang digunakan adalah video online, game online, dan simulasi konsep matematika online. Instrumen yang digunakan adalah tes uraian singkat dan angket. Selanjutnya data dianalisis menggunakan model Rasch berbantuan software Winstep. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata peningkatan hasil belajar matematika adalah kategori sedang dan lebih dari setengah jumlah mahasiswa memiliki sikap yang positif terhadap pembelajaran matematika. Oleh karena itu perlunya penelitian lebih lanjut tentang kompetensi peserta didik melalui pembelajaran digital.
Profil Critical Thinking Skill Siswa pada Pembelajaran Matematika Ditinjau dari Perbedaan Gaya Kognitif dan Gender Fitri Fadilah; Widodo Winarso
Suska Journal of mathematics Education Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v7i2.13996

Abstract

Keterampilan berpikir kritis diperlukan dalam kegiatan pembelajaran matematika diera abad 21. Profil keterampilan berpikir kritis siswa bergantung pada gaya kognitif yang terdiri dari Field Dependent (FD) dan Field Independent (FI). Selain itu perbedaan gender juga memberikan ragam profil keterampilan berpikir kritis siswa. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan profil keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran matematika yang ditinjau dari perbedaan gaya kognitif dan gender. Penelitian deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus digunakan pada penelitian ini. Simple random sampling dan stratified sampling digunakan dalam penentuan subjek penelitian pada siswa MTs Salafiyah Bode. Teknik pengumpulan data terdiri dari angket GEFT, tes kemampuan berpikir kritis, dan wawancara. Hasil menunjukan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa dengan gaya kognitif field independent lebih unggul jika dibandingkan dengan kemampuan berpikir kritis siswa dengan gaya kognitif field dependent. Pada setiap kelompok gaya kognitifnya, keterampilan berpikir kritis siswa perempuan lebih unggul jika dibandingkan dengan keterampilan berpikir siswa laki-laki.
Studi Etnomatematika: Eksplorasi Konsep Matematika pada Permainan Tradisional Provinsi Lampung Pika Merliza
Suska Journal of mathematics Education Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v7i1.12537

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengeksplorasi konsep matematia yang terdapat pada permainan tradisional masyarakat Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara dan studi pustaka. Permainan tradisional yang dieksplorasi ialah ketekhan, bedil betung, bedil locok, arul, min sundung khulah, bledukan dan taplak. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada permainan tradisional masyarakat Lampung ditemukan konsep-konsep matematika diantaranya konsep bilangan, bangun datar, bangun ruang, peluang, jarak dan kecepatan. Permainan tradisional tidak hanya memberikan kesempatan peserta didik untuk bermain dengan bebas dan gembira, juga dapat dijadikan konteks pembelajaran sebagai jembatan pemahaman mengenai konsep matematika
Analisis Kesalahan Konseptual, Prosedural, dan Teknis Siswa pada Materi Aritmatika Sosial Jefrizal Jefrizal; Kartini Kartini; Noviarni Noviarni
Suska Journal of mathematics Education Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v7i2.13593

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kesalahan kemampuan matematis yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal matematika pada materi Aritmatika Sosial. Subjek penelitian yang digunakan adalah 10 siswa kelas VII pada semester genap tahun 2020/2021 sekolah pada SMP Negeri 4 Siak Hulu . Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes yang berbentuk tes tertulis yang disusun dalam bentuk uraian sebanyak 5 butir soal. Teknik analisis data yang digunakan adalah:     1) mengoreksi hasil jawaban siswa; 2) mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menganalisis jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menjawab pertanyaan; 3) menghitung persentase kesalahan; 4) menganalisis secara deskriptif data hasil perhitungan; dan  5) membuat kesimpulan. Dari hasil analisis data kesalahan siswa, diketahui persentase kesalahan yang dilakukan siswa adalah: 1) kesalahan konsep sebesar 66,9% dengan tingkat kesalahan berada pada kriteria “Tinggi”; 2) kesalahan prosedur sebesar 11,1% dengan tingkat kesalahan berada pada kriteria “Sangat Rendah”; 3) kesalahan teknis sebesar 22,0% dengan tingkat kesalahan berada pada kriteria “Rendah”.
Efektivitas Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbasis Model Creative Problem Solving untuk Memfasilitasi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Putri Rahmadani; Zubaidah Amir MZ
Suska Journal of mathematics Education Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v7i2.14025

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMA/SMK. Studi ini dilakukan merujuk pada model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lembar kerja siswa (LKS) matematika berbasis pembelajaran creative problem solving yang valid, praktis dan menguji efektivitasnya terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian dilakukan di SMK Negeri 1 Perhentian Raja. Sampel penelitian adalah kelas XI TKJ 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI TKJ 2 sebagai kelas kontrol. Objek pada penelitian ini adalah LKS matematika dengan model pembelajaran creative problem solving. Instrumen pengumpulan data berupa angket dan soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas LKS matematika berbasis pembelajaran creative problem solving yang dikembangkan tergolong dalam kategori sangat valid (89,19%) dan sangat praktis (90,33%). Uji efektivitas LKS menyimpulkan bahwa LKS yang dikembangkan efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa LKS berbasis pembelajaran creative problem solving ini dapat digunakan sebagai bahan ajar matematika
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa di MTs Ahliyah 1 Palembang Heri Setiawan; Tutut Handayani; Muslimahayati Muslimahayati
Suska Journal of mathematics Education Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v7i1.9231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini merupakan  true experimental, dengan desain postest-only control. Teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas IXA yang berjumlah 26 siswa sebagai kelompok eksperimen yang diberikan model pembelajaran berbasis masalah, dan kelas IXB sebagai kelompo kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional sebanyak 26 siswa. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes. Instrumen penelitian terdiri dari 4 soal tes kemampuan pemecahan maslaah matematis dalam bentuk uraian. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t dengan tingkat kesalahan 5 %. Hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di MTs Ahliyah 1 Palembang. Model pembelajaran berbasis masalah dapat menjadi pilihan guru sebagai pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis MOODLE terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SMP Kelas VIII Dwhy Dinda Sari; Rahmy Zulmaulida
Suska Journal of mathematics Education Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v7i2.14674

Abstract

Penggunaan teknologi saat ini menjadi kebutuhan utama terutama pada dunia pendidikan, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran. Pemanfaatan media berbasis MOODLE memiliki berbagai dampak diantaranya akan mempengaruhi hasil belajar matematika siswa. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan signifikan antara media pembelajaran MOODLE dan media konvensional terhadap hasil belajar matematika dan untuk melihat seberapa besar pengaruh media pembelajaran berbasis MOODLE terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dan metode penelitian yang digunakan yaitu kuasi eksperimen dengan desain penelitian one group pretest-posttest only design, yaitu kegiatan penelitian yang memberikan tes awal (pretest) sebelum diberikan perlakuan, setelah diberikan perlakuan barulah memberikan tes akhir (posttest). Sampel yang digunakan sebanyak 57 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes hasil belajar dengan instumen soal tes berbentuk pilihan berganda. Hasil perhitungan hipotesis pertama yaitu uji t didapati t hitung > t tabel (3,92 > 2,07), sehingga dapat disimpulkan hasil belajar matematika siswa setelah dibelajarkan menggunakan media pembelajaran berbasis MOODLE lebih tinggi secara signifikan daripada hasil belajar matematika siswa sebelum dibelajarkan menggunakan media pembelajaran berbasis MOODLE. Pengujian hipotesis kedua dengan menghitung koefisien biserial dan koefisien determinasi untuk mengetahui seberapa besar pengaruh media pembelajaran berbasis MOODLE terhadap hasil belajar matematika siswa. Hasil perhitungan koefisien korelasi biserial dan koefisien determinasi dari data diperoleh untuk koefisien korelasi sebesar 0,63 dan koefisien determinasi sebesar 67,34%. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa pengaruh media pembelajaran berbasis MOODLE terhadap hasil belajar matematika siswa cukup besar yaitu 67,34%.
Analisis Kemampuan Penalaran Deduktif Siswa pada Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) Edy Saputra; Rahmy Zulmaulida
Suska Journal of mathematics Education Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v7i2.14788

Abstract

Pembelajaran tentang simbol, konsep-konsep abstrak dan berbagai pola sudah dipelajari dari dulu dalam ilmu matematika. Berbagai konsep yang dipelajari dalam matematika menjadi titik ukur dalam membantu pemahaman dan perkembangan kemampuan berpikir, salah satunya yaitu kemampuan penalaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kemampuan penalaran deduktif siswa pada pembelajaran Creative Problem Solving (CPS). Pendekatan kualitatif dalam penelitian ini dimaksudkan untuk melihat gambaran-gambaran tentang kemampuan penalaran deduktif siswa secara terstruktur, terukur, yang akurat dan kebaruan yang berhubungan dengan paparan masalah yang diteliti. Sampel pada penelitian ini dipilih dengan teknik purposive sampling dari total 25 orang subjek penelitan yaitu siswa SMP kelas VIII yang dibagi menjadi tiga kategori dan dipilih satu orang setiap kategori untuk dianalisis. Tes kemampuan penalaran deduktif dan wawancara dengan subjek penelitian menjadi teknik yang dipilih dalam pengumpulan data. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik triangulasi sumber yaitu menyesuaikan data hasil tes dengan data yang diperoleh dari wawancara. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan penalaran deduktif siswa pada pembelajaran CPS dibedakan pada tiga tingkatan yaitu 16% siswa pada tingkat penalaran tinggi dengan pencapaian maksimal pada semua indikator kemampuan penlaran deduktif, 52% siswa pada tingkat penalaran sedang dengan pencapaian pada empat indikator krmampuan penalaran deduktif, dan 32% siswa pada tingkat penalaran rendah dengan pencapaian dua indikator kemampuan penalaran deduktif.

Page 10 of 17 | Total Record : 168