cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Suska Journal of Mathematics Education
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 164 Documents
Pengembangan Lembar Kerja Berbasis Pendekatan Penemuan Terbimbing untuk Memfasilitasi Kemampuan Representasi Matematis Mahasiswa Erdawati Nurdin
Suska Journal of mathematics Education Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v5i2.7304

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan suatu lembar kerja mahasiswa berbasis penemuan terbimbing yang valid, praktis dan efektif memfasilitasi kemampuan representasi matematis mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (research and development). Penelitian ini mengikuti langkah-langkah model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Developmnet, Implementation dan Evaluation). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik angket dan teknik tes, dengan instrumen berupa angket dan soal tes kemampuan representasi matematis. Data dari angket yang diberikan menunjukkan bahwa LKM yang dikembangkan telah valid dan praktis digunakan. Hasil analisis menggunakan uji U-Mann Withney menunjukkan bahwa LKM efektif memfasilitasi kemampuan representasi matematis mahasiswa. LKM berbasis penemuan terbimbing ini layak digunakan dalam pembelajaran Geometri Analitik, terutama materi Parabola dan Elips.
Desain Didaktis Materi Trigonometri dalam Upaya Meminimalisir Hambatan Belajar Siswa Ena Sakinah; Darwan Darwan; Arif Abdul Haqq
Suska Journal of mathematics Education Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v5i2.7421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah desain didaktis pada materi trigonometri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah design didactical research yang dikembangkan oleh Suryadi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu: tes, wawancara, observasi, dokumentasi, dan angket. Penelitian ini dilakukan pada kelas XI IIK sebagai kelas yang telah menerima materi trigonometri untuk mengetahui hambatan belajar yang dialami siswa pada materi trigonometri. Setelah ditemukannya hambatan belajar yang dialami siswa, peneliti menyusun desain didaktis hipotesis yang disesuaikan dengan hambatan belajar siswa dan alur pembelajaran siswa. Desain didaktis hipotesis ini diimplementasikan kepada kelas X IIK 2 sebagai kelas implementasi yang belum pernah mendapatkan materi trigonometri. Dari hasil analisis uji hambatan belajar preimplentasi dan pascaimplementasi terdapat penurunan hambatan belajar sehingga hambatan belajar dapat terminimalisir dengan dibuatnya desain didaktis hipotesis.
Eksplorasi Etnomatematika Konsep Operasi Hitung dalam Permainan Tradisional Kempreng Elly Susanti
Suska Journal of mathematics Education Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v6i1.10025

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi konsep-konsep matematika yang terdapat dalam permainan tradisional Kempreng. Permainan tradisional Kempreng dimainkan oleh anak-anak berusia 6 hingga 15 tahun. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Permainan tradisional Kempreng (Kempyeng, dalam bahasa jawa) adalah permainan tradisional yang menggunakan tutup botol minuman yang terbuat dari besi sebagai alat permainan. Terdapat 3 tahapan yang harus dilalui oleh pemain, dalam memaminkan permainan ini. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa lembar observasi, lembar catatan lapangan, dan alat dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pada tahapan kedua terdapat suatu konsep matematika berupa empat prinsip penghitungan dasar penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Pembelajaran dalam menanamkan konsep operasi hitung dasar pada bilangan melalui permainan tradisional kempreng ini dapat memunculkan rasa kepekaan sosial, keterampilan dan kreativitas siswa untuk dapat memenangkan permainan ini. Sehingga guru dapat merancang desain pembelajaran konsep penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian melalui permainan tradisional kempreng.
Kecemasan dan Kebiasaan Belajar Matematika Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Muhammad Rifqi Al Fifari; Widodo Winarso
Suska Journal of mathematics Education Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v6i1.9457

Abstract

This study aims to examine the anxiety and study habits of mathematics on students' critical thinking skills. This research approach is a quantitative approach to the type of ex post facto research. The population in this study were students of MA Tarbiyatul Muta’alimin Kabupaten Cirebon. The sampling technique in this study uses purposive sampling. As for the research sample of 40 students. Data collection techniques used were closed questionnaires and mathematical tests. The data analysis technique uses inferential statistical techniques consisting of normality test, linearity test, multicollinearity test and hypothesis testing using linear regression analysis. Based on the results of data analysis, mathematical anxiety shows a moderate criterion of 60%, an average of 44.3 and a standard deviation of 8.05; mathematics learning habits show moderate criteria at 45%, an average of 92.9, and a standard deviation of 140.96; Critical thinking skills of students showed moderate criteria at 55%, an average of 5.45, and a standard deviation of 1.218. In addition, the results of data analysis show that there is an influence of anxiety and study habits of mathematics together on students' critical thinking skills. The amount of influence that is equal to 15.60% with the contribution of the influence of mathematics anxiety of 13.20% and learning habits of mathematics by 5.90%. Then the multiple linear regression equation, i.e.  = 16,998 – 0,042.X1 – 0,014.X2.
Students’ Mathematical Reasoning in Learning of Transformation Geometry Rosa Amalia Adiafidah; Abd Qohar
Suska Journal of mathematics Education Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v6i1.9211

Abstract

Mathematical reasoning is component that must be built by students.  Mathematical reasoning plays an important role in solving problems and delivering ideas in learning mathematics.  Students learn that reasoning is not just how to convince themselves and friends but also to convince the wider community of a class.  Furthermore, reasoning can be a vehicle for shaping mathematical knowledge that can be developed, and accessed by members of the community in the class.  Geometry transformation material is one material that is very close to everyday life. This research is a qualitative descriptive study that aims to describe the mathematical reasoning of students in learning the transformation geometry.  The subjects in this study were students of class XI MIPA 5 in MAN Batu, Malang, East Java.  Through the process of mathematical reasoning, students are able to fulfill basic competencies, namely analyzing and comparing transformation and composition of transformations using matrix.
Pengaruh Kemampuan Memahami Bukti Matematis terhadap Kemampuan Mengonstruksi Bukti Matematis pada Topik Trigonometri Herizal Herizal; Suhendra Suhendra; Elah Nurlaelah
Suska Journal of mathematics Education Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v6i1.8115

Abstract

Kemampuan pembuktian matematis merupakan bagian dari kemampuan penalaran matematis. Salah satu tujuan pembelajaran matematika di Indonesia adalah untuk meningkatkan kemampuan tersebut karena berfungsi untuk melatih kemampuan berpikir matematis tingkat tinggi. Kemampuan pembuktian matematis terdiri dari dua sub-kemampuan, yaitu kemampuan memahami bukti matematis dan kemampuan mengonstruksi bukti matematis. Salah satu topik matematika SMA yang sarat dengan pembuktian matematis adalah trigonometri. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah kemampuan memahami bukti matematis berpengaruh terhadap kemampuan mengonstruksi bukti matematis. Sebuah tes yang terdiri dari 4 soal kemampuan memahami bukti matematis dan 3 soal kemampuan mengonstruksi matematis diberikan kepada 30 siswa kelas X di salah satu SMA Kota Bandung. Skor siswa dianalisis secara statistik. Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam memahami bukti matematis berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan mengonstruksi bukti matematis. Hasil tersebut mengisyaratkan bahwa guru selama proses pembelajaran matematika seharusnya tidak hanya fokus untuk meningkatkan kemampuan mengonstruksi bukti matematis tetapi juga harus fokus dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami bukti matematis.
Lembar Kerja Siswa Berbasis Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia untuk Materi Penjumlahan Bentuk Aljabar Septi Eka Trisnawati; Hartatiana Hartatiana; Ambarsari Kusuma Wardani
Suska Journal of mathematics Education Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v6i1.9063

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan lembar kerja siswa berbasis pendekatanpendidikan realistik matematik yang valid untuk materi penjumlahan bentuk aljabar. Model pengembangan yang digunakan adalah 3 dari 10 langkah pada model pengembangan Borg & Gall. Yakni Research and Information Collection (Riset dan Pengumpulan Informasi) yang terdiri dari pengukuran kebutuhan, studi literatur dan studi lapangan, Planning (Perencanaan), Develop Preliminary Form of Product (Pengembangan Bentuk Awal Produk.) Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII di salah satu SMP Muhammadiyah Palembang dengan jumlah 30 siswa yang berada di kota Palembang dengan total 30 siswa. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa LKS yang dikembangkan dinyatakan valid dari aspek konten, konstruk, dan bahasa. LKS ini dapat menjadi alternatif bahan ajar untuk membantu pemahaman siswa terhadap konsep penjumlahan bentuk aljabar
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Ditinjau dari Self Concept Siswa SMA/MA Nur Asuro; Irma Fitri
Suska Journal of mathematics Education Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v6i1.10031

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis berdasarkan self concept siswa pada materi program linear. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Kampar pada semester genap tahun ajaran 2019/2020. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 9 orang siswa kelas XI MIPA 2 SMA Negeri 1 Kampar yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan teknik tes, teknik angket, dan wawancara. Adapun instrumen yang digunakan adalah soal tes kemampuan komunikasi matematis pada materi program linear berupa 4 butir soal berbentuk uraian, angket self concept dan pedoman wawancara. Pengolahan dan analisis data menggunakan teknik Miles dan Huberman yang meliputi 3 tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa secara keseluruhan, kemampuan komunikasi matematis siswa SMA Negeri 1 Kampar tergolong kategori sedang.  Subjek dengan self concept tinggi mampu memenuhi semua indikator KKM. Adapun subjek dengan self concept sedang hanya mampu memenuhi beberapa indikator dimana subjek lebih banyak menguasai indikator drawing dan mathematical expression daripada indikator written text. Pada subjek self concept sedang terdapat 3 siswa dan untuk indikator yang belum terpenuhi dikarenakan siswa memberikan jawaban yang tidak sesuai dengan pertanyaan. Kemudian, subjek dengan self concept rendah hampir semua indikator belum terpenuhi dimana dalam memberikan jawaban belum lengkap.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Soal Pytagoras Berdasarkan Langkah-Langkah Polya Ziadatul Raudho; Tutut Handayani; Syutaridho Syutaridho
Suska Journal of mathematics Education Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v6i2.9061

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah siswa dengan langkah-langkah Polya dalam menyelesaiakan soal Pytahgoras. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu tes dan wawancara yang dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek  penelitian ini 34 siswa kelas IX.5 di salah satu SMP Negeri Kabupaten Ogan Ilir, kemudian karena tujuan pada penelitian kualitatif untuk menjelaskan fenomena dengan sedalam-dalamnya dan objek penelitian pada kualitatif lebih sedikit dibandingkan kuantitatif maka diambil 6 siswa untuk diwawancarai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) siswa yang kemampuannya tinggi untuk memahami masalah, membuat rencana penyelesaian, melaksanakan penyelesaian, dan memeriksa kembali telah melaksanakan dengan baik, namun ada satu siswa yang berkemampuan tinggi dapat memecahkan masalah tetapi tidak membuat langkah memahami masalah; (2) siswa yang kemampuan sedang, bisa melaksanakan langkah Polya memahami masalah, merencanakan penyelesaian. Namun untuk langkah melaksanakan penyelesaian, siswa sering mengalami kesalahan perhitungan dan untuk langkah memeriksa kembali kurang diperhatikan oleh siswa, karena siswa sudah meyakini jawabannya benar; (3) siswa kemampuan rendah mengalami kesulitan menggunakan langkah Polya dikarenakan siswa kurang memahami makna dari permasalahan yang ada. Jadi, dalam memecahkan masalah dalam penyelesaiannya tidak harus menyelesaikan dengan langkah-langakah Polya. Kata kunci: Kemampaun Pemecahan Masalah, Langkah-Langkah Polya, Pytahgoras.
Pengaruh Tingkat Kecemasan terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa: Studi Kasus pada Siswa SMPN 2 Balaraja Fauziyyah Kristanti Monica Dewi; Heni Pujiastuti
Suska Journal of mathematics Education Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v6i2.9440

Abstract

Salah satu keberhasilan dari tujuan pembelajaran dapat dilihat dari hasil belajar. Terdapat dua faktor yang dapat mempengaruhi hasil belajar siswa yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Kecemasan merupakan salah satu bagian dari faktor internal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan besarnya pengaruh tingkat kecemasan terhadap hasil belajar matematika siswa SMPN 2 Balaraja. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 403 siswa dengan jumlah sampel sebanyak 38 siswa. Penelitian ini menggunakan metode ex-post-facto serta angket dan dokumentasi sebagai instrument penelitian. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh tingkat kecemasan dapat mempengaruhi hasil belajar matematika siswa SMPN 2 Balaraja sebesar 0.135 atau 13.5% dan semakin rendah tingkat kecemasan maka hasil belajar siswa pada pelajaran matematika akan semakin meningkat begitupun sebaliknya semakin tinggi tingkat kecemasan maka hasil belajar siswa pada pelajaran matematika akan semakin menurun.

Page 8 of 17 | Total Record : 164