Articles
168 Documents
Peningkatan Keaktifan dan Kemandirian Belajar Matematika Siswa dalam Jaringan Synchronous Menggunakan Media Crossword Puzzle
Iwan Setiadi
Suska Journal of mathematics Education Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/sjme.v7i1.11938
Keaktifan dan kemandirian belajar adalah hal penting yang harus dimiliki siswa selama masa pembelajaran jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah media crossword puzzle dapat meningkatkan keaktifan dan kemandirian belajar matematika pada materi Matriks melalui pembelajaran dalam jaringan synchronous. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Kriteria keberhasilan tindakan adalah rerata peningkatan keaktifan dan kemandirian belajar siswa sampai pada kategori baik atau di atas 60%. Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2020/2021 di kelas XI-MIA. Media crossword puzzle dibuat menggunakan bantuan aplikasi Puzzlemaker. Data keaktifan dan kemandirian belajar diperoleh melalui pengamatan menggunakan lembar pengamatan dan wawancara menggunakan google form. Hasil penelitian diperoleh sebagai berikut: 1) Siklus pertama, keaktifan dan kemandirian belajar matematika siswa dalam jaringan synchronous menggunakan media crossword puzzle masuk dalam kategori cukup, dengan rerata masing-masing 56,55% dan 44,76%. 2) Siklus kedua, untuk keaktifan belajar siswa dalam jaringan synchronous menggunakan media crossword puzzle mengalami peningkatan rerata menjadi 69,64% dan masuk kategori baik. Sedangkan kemandirian belajar siswa dalam jaringan synchronous menggunakan media crossword puzzle, meningkat dengan rerata 58,57% tetapi masih tergolong dalam kategori cukup. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pembelajaran matematika dalam jaringan synchronous pada materi Matriks dengan menggunakan media crossword puzzle dapat meningkatkan keaktifan dan kemandirian belajar siswa.
Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Peluang Ditinjau dari Koneksi Matematis
M Zainudin;
Anita Dewi Utami;
Sa’in Noviana
Suska Journal of mathematics Education Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/sjme.v7i1.12382
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal peluang yang diperoleh dari siswa kelas XI MAN 1 Bojonegoro. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 2 siswa kelas XI MAN 1 Bojonegoro. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan wawancara. Hasil data menunjukan bahwa kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam mengerjakan soal materi peluang ialah: (1) kesalahan yang berhubungan dengan konsep kombinasi diantaranya kesalahan dalam menggunakan dan menerapkan rumus, penyebabnya adalah siswa tidak teliti dan tidak dapat memahami maksud soal, (2) kesalahan dalam menentukan nilai kombinasi, penyebabnya adalah karena siswa tidak paham dan lupa konsep kombinasi karena kemiripan konsep permutasi dan kombinasi, (3) kesalahan dalam menghitung. Guru perlu meningkatkan upayanya dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai materi peluang.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Adversity Quotient (AQ) Siswa SMA
Depriwana Rahmi;
Muhammad Alde Putra;
Annisah Kurniati
Suska Journal of mathematics Education Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/sjme.v7i2.13306
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis yang dimiliki siswa berdasarkan Adversity Quotient (AQ) pada materi barisan dan deret. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 20 siswa kelas XI MIPA 4 SMAN 5 Pekanbaru yang dipilih menggunakan purposive sampling. Adapun instrumen yang digunakan dalam penelitiian ini terdiri dari angket Adversity Quotient, soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis, dan pedoman wawancara. Pengolahan dan analisis data menggunakan teknik Miles dan Huberman yang terdiri dari 3 tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase rata-rata kelompok siswa dengan Adversity Qutient tinggi sebesar 75,69% pada kategori baik, kelompok siswa dengan Adversity Qutient sedang memiliki persentase rata-rata sebesar 66,66% pada kategori cukup, kelompok siswa dengan Adversity Qutient rendah memiliki persentase rata-rata sebesar 55,21% pada kategori kurang
Keterampilan Berkomunikasi Mahasiswa Calon Pendidik Matematika pada Mata Kuliah Micro Teaching
Agus Suharman;
Nur Izzati
Suska Journal of mathematics Education Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/sjme.v7i2.13734
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat keterampilan berkomunikasi mahasiswa pendidikan matematika Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) pada mata kuliah Micro Teaching. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa prodi Pendidikan Matematika UMRAH angkatan 2017 yang mengambil mata kuliah Micro Teaching pada rombel 6A1 dan 6B2 yang berjumlah 26 orang. Adapun yang menjadi subjek penilaian adalah video pembelajaran yang dibuat oleh mahasiswa. Ada 2 tipe video pembelajaran yang dibuat, yaitu: pembelajaran daring menggunakan aplikasi Zoom, dan pembelajaran tatap muka secara langsung. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan observasi terhadap video pembelajaran mahasiswa tersebut. Setelah data hasil observasi didapatkan, selanjutnya data tersebut diolah untuk melihat persentase yang didapatkan oleh mahasiswa di setiap indikatornya. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi keterampilan berkomunikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 8 mahasiswa memperoleh kriteria baik, 5 mahasiswa memperoleh kriteria cukup dan 3 mahasiswa memperoleh kriteria kurang.
Analisis Kemampuan Abstraksi Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama Ditinjau Dari Gaya Belajar Tipe Kolb
Edimuslim Edimuslim
Suska Journal of mathematics Education Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/sjme.v8i1.16831
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan level kemampuan abstraksi matematis pada materi geometri (kubus dan balok) ditinjau dari gaya belajar tipe Kolb yang dimiliki siswa, menelaah keterkaitan antara level kemampuan abstraksi matematis dengan gaya belajar tipe Kolb dan mengetahui kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal tes kemampuan abstraksi matematis berdasarkan kriteria Newman Error. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini diperoleh dengan melaksanakan tes gaya belajar menggunakan instrumen KLSI (Kolb Learning Style Inventory) dan soal tes kemampuan abstraksi matematis yang disusun berdasarkan level dan indicator abstraksi matematis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1). Persentase keberadaan tipe gaya belajar Assimilator, Diverger, Accomodator dan Converger berturut-turut adalah 53,3%, 20%, 13,3% dan 13,3%. 2). Siswa dengan gaya belajar assimilator, diverger dan accommodator lebih banyak berada pada level 1 dan level 2 dengan kriteria transisi. Sedangkan siswa dengan gaya belajar converger mampu mencapai level 1, level 2 dan level 3 dengan kriteria lengkap. 3). terdapat keterkaitan antara level abstraksi matematis dengan gaya belajar tipe converger. 4). Jenis kesalahan yang ditemui Ketika siswa menyelesaikan soal abstraksi matematis diantaranya kategori Encoding error, transformation error dan process skill error.
Model Pembelajaran Problem Posing Tipe Post Solution Posing terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika
Yuyun Sapriandi;
M. Win Afgani;
Liana Septy
Suska Journal of mathematics Education Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/sjme.v8i1.12810
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh model pembelajaran problem posing tipe post solution posing terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Jenis penelitian pada penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Babat Toman. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi dan tes. Data dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis menunjukkan tidak adanya pengaruh yang signifikan model pembelajaran problem posingtipe post solution posing terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Kemampuan berpikir matematis dan kemampuan pengajuan masalah yang baik diperlukan dalam penerapan pembelajran problem posing agar dapat menunjang kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian yang lebih lanjut diperlukan
Pengembangan Modul Matematika Berbasis Model Pembelajaran Problem Based Learning pada Materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel Kelas VIII SMP/MTs
Novita Yuliazmar Lestari;
Rena Revita;
Ade Irma
Suska Journal of mathematics Education Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/sjme.v7i2.13955
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan modul pembelajaran matematika berbasis model problem based learning pada materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel yang memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development). Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes, angket, observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan uji validitas, modul matematika berbasis model problem based learning dinyatakan sangat valid dengan persentase tingkat kevalidan 91,80%. Hasil uji kepraktisan kelompok kecil dengan jumlah responden 10 orang siswa diperoleh bahwa modul matematika berbasis model problem based learning sangat praktis dengan persentase tingkat kepraktisan 85,85%.
Pengaruh Pemahaman Konsep dengan Mempertimbangkan Level Berpikir Terhadap Hasil Belajar Geometri Siswa SMP
Zamzaili Zamzaili;
Baki Swita
Suska Journal of mathematics Education Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/sjme.v8i1.16928
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan besarnya pengaruh langsung maupun tidak langsung dari model rekursif antara pemahaman konsep dengan hasil belajar geometri dengan mempertimbangkan level berpikir geometri. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling dengan besar sampel sejumlah 128 orang siswa. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data penelitian berupa soal tes pemahaman konsep geometri, soal tes level berpikir dan soal tes hasil belajar geometri. Ketiga instrumen ini dikumpulkan menggunakan teknik tes. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan statistik analisis jalur (path analisys). Hasil temuan penelitian diperoleh; (1) pengaruh langsung pemahaman konsep terhadap hasil belajar geometri sebesar 0,196, (2) pengaruh tidak langsung pemahaman konsep terhadap hasil belajar geometri dengan mempertimbangkan level berpikir sebesar 0,253, (3) pengaruh langsung level berpikir terhadap hasil belajar geometri sebesar 0,449, serta (4) pengaruh spurius level berpikir terhadap hasil belajar geometri sebesar 0,105. Berdasarkan hasil penelitian dikatakan bahwa pemahaman konsep dengan mempertimbangkan level berpikir akan memberikan pengaruh yang lebih besar terhadap peningkatan hasil belajar geometri.
Model Missouri Mathematics Project (MMP) Bernuansa Keislaman dalam Perangkat Pembelajaran
Rezi Ariawan;
Rizki Tika Ayuni
Suska Journal of mathematics Education Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/sjme.v8i1.13951
Matematika tidak cukup hanya disampaikan dengan memberikan catatan materi dan contoh saja, tetapi harus disertai dengan kegiatan berupa pemberian latihan dari materi yang telah diajarkan. Selanjutnya pembelajaran matematika diharapkan bukan hanya mengembangkan kemampuan berpikir saja, tetapi penanaman konsep keislaman haruslah menjadi fokus utama. Selain itu peningkatan pemahaman belajar siswa dapat dilakukan dengan salah satu cara yaitu tersedianya perangkat pembelajaran yang dipadukan dengan model pembelajaran yang dapat mengefektifkan penggunaan latihan – latihan dalam pembelajaran yaitu Missouri Mathematics Project (MMP). Tujuan penelitin ini dilakukan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran dengan model Missouri Mathematics Project (MMP) yang bernuasa keislaman yang teruji kelayakannya. Penelitian dilakukan pada semester ganjil 2020/2021. Penelitian dan pengembangan merupakan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dengan langkah – langkah pengembangan tingkatan 1 yang peneliti modifikasi menjadi dua tahapan yaitu: (1) tahap studi pendahuluan yang terdiri dari analisis kebutuhan, analisis lapangan dan studi literature; (2) tahap pengembangan yang terdiri dari perancangan produk, uji validitas produk, revisi produk. Instrumen pengumpulan data penelitian adalah lembar validasi RPP dan lembar validasi LKPD. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik non tes yaitu pada tahapan studi pendahuluan peneliti menggunakan teknis analisis data secara deskriptif kualitatif, sedangkan pada tahapan pengembangan peneliti menggunakan teknik analisis data berupa statistic deskriptif. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil kevalidan untuk RPP sebesar 94,16% dengan tingkat validasi sangat valid, sedangkan kevalidan untuk LKPD sebesar 90,70 % dengan tingkat validasi sangat valid.
Efektifkah Pembelajaran Matematika di Kelas IX SMPIT Cahaya Hati pada Era New Normal ?
Rahmad Saleh;
Aniswita Aniswita;
Wedra Aprison;
Haida Fitri
Suska Journal of mathematics Education Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/sjme.v8i1.17111
Penelitian ini dilatarbelakangi hasil wawancara dan observasi yang dilaksanakan di kelas IX SMPIT Cahaya Hati tentang proses pembelajaran matematika pada era new normal. Proses Pembelajaran dilakukan dengan tatap muka, namun taat protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19. Waktu setiap pertemuan pembelajaran matematika disetiap pertemuan berkurang jadi 60 menit. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektif atau tidak pembelajaran matematika kelas IX SMPIT Cahaya Hati pada era new normal TA 2021/2022. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian ialah seluruh peserta didik dan guru mata pelajaran matematika kelas lX SMPIT Cahaya Hati. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi, kuesioner dan dokumentasi. Lembaran observasi digunakan untuk mengetahui proses pengelolaan pelaksanaan pembelajaran dan proses pembelajaran komunikatif matematika. Kuesioner digunakan untuk mengetahui bagaimana respon dan aktivitas peserta didik pada pembelajaran matematika. Teknik pengumpulan data melalui dokumentasi untuk hasil belajar peserta didik. Penelitian ini memakai lima indikator, pembelajaran disebut efektif apabila seluruh indikator minimal berkriteria baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pelaksanaan pembelajaran dan proses pembelajaran komunikatif terlaksana dengan sangat baik, respon dan aktivitas peserta didik tergolong baik, namun hasil belajar peserta didik masih rendah. Hal ini menunjukan jika pembelajaran matematika era new normal di kelas IX SMPIT Cahaya Hati belum efektif.