cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Suska Journal of Mathematics Education
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 164 Documents
Lembar Kerja Siswa Berbasis Problem Based Learning untuk Materi Segiempat Anggraini Putri Utami; Zuhdiyah Zuhdiyah; Retni Paradesa
Suska Journal of mathematics Education Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v6i1.9149

Abstract

LKS  berbasis Problem Based Learning untuk materi segiempat dihasilkan oleh peneliti melalui sebuah penelitian dan pengembangan. Peneliti menggunakan prosedur formative research, yakni preliminary  dan  formative evaluation. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Bina Jaya Palembang. Kritik dan saran yang diperoleh melalui tahap formative evaluation dianalisis guna memperbaiki LKS. Tahap expert and one to one  menyatakan LKS valid sedangkan pada tahap small grup dinyatakan LKS praktis. Jadi, LKS berbasis PBL valid, praktis dan layak digunakan dalam proses pembelajaran untuk materi segiempat.
Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Pemecahan Masalah Berbentuk Cerita pada Materi Segitiga dan Segiempat Siti Nur Aliah; Martin Bernard
Suska Journal of mathematics Education Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v6i2.9325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan siswa dalam mengerjakan soal pemecahan masalah berbentuk cerita pada materi segitiga dan segiempat. Metode penelitian yang dipilih ialah desktiptif kualitatif, bertujan untuk mendeskripsikan secara jelas dan mendalam informasi yang diperoleh.  Subjek penelitian ini adalah 30 siswa kelas VIII MTs Negeri di kota Cimahi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis jawaban siswa diketahui bahwa siswa mengalami kesulitan yang tergolong tinggi. Kesulitan terbesar yang dialami siswa berada pada tahap melakukan prosedur matematika. Hal ini dapat dilihat pada langkah menentukan strategi penyelsaian masalah yang kurang lengkap, keliru menentukan rencana penyelesaian masalah bahkan beberapa siswa tidak tepat dalam menentukan strategi penyelesaian masalah. Beberapa siswa kesulitan dalam menerjemahkan masalah ke dalam model matematika dan siswa kesulitan memahami masalah.
Pengembangan Lirik Lagu sebagai Media Pembelajaran Matematika pada Materi Bentuk Aljabar Eka Suraningsih; Nur Izzati
Suska Journal of mathematics Education Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v6i1.9191

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengembangkan lirik lagu tentang  pelajaran matematika pada materi bentuk aljabar di kelas VII. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R and D) dengan model pengembangan 4D yang terdiri dari empat langkah yaitu: Define, Design, Development, Disseminate. Subjek  penelitian terdiri dari 30 orang peserta didik kelas VII.3 MTs Negeri Tanjungpinang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah validasi ahli, dan angket yang dilakukan oleh validator dan subjek uji coba peserta didik. Instrumen penelitian berupa lembar validasi dan angket respon siswa. Teknik analisis data menggunakan Method  of Summated Ratings (MSR), kemudian dihitung persentase perolehannya untuk mendapatkan katagori kevalidan dan kepraktisan.  Hasil penelitian berdasarkan penilaian dari dua orang validator, dimana dari validator pertama diperoleh persentase 82,05% dan validator kedua memperoleh persentase 86,63 %. Secara keseluruhan diperoleh rata-rata persentase skor 85,82% yaitu berada pada katagori sangat valid. Selain itu berdasarkan hasil respon peserta didik memperoleh persentase skor 83,56% dengan katagori praktis. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa lirik lagu sebagai media pembelajaran berada dalam kriteria sangat valid dan praktis sehingga layak digunakan dalam pembelajaran khususnya pada materi bentuk aljabar.
Pembelajaran Matematika Materi SPLDV Menggunakan Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) Devi Anggraini; Gusmelia Testiana; Ambarsari Kusuma Wardani
Suska Journal of mathematics Education Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v6i2.9124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran matematika materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel menggunakan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS). Deskriptif kualitatif merupakan jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti. Peneliti memilih kelas VIII.1 SMP K Palembang yang berjumlah 28 orang untuk dijadikan subjek. Data diperoleh melalui observasi. Lalu di analisis melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Setelah diterapkannya model pembelajaran CPS dapat disimpulkan bahwa, siswa telah memahami pembelajaran SPLDV menggunakan langkah-langkah model pembelajaran CPS melalui observasi sebanyak 2 kali pertemuan, dengan persentase pertama sebesar 87,5% dan persentase kedua sebesar 100%.
Pengembangan LKS Berbasis Model Pembelajaran REACT Terintegrasi Nilai Keislaman untuk Siswa MTs Kabupaten Kampar Depi Fitraini; Lies Andriani
Suska Journal of mathematics Education Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v6i2.10654

Abstract

Penelitian ini mengembangkan suatu bahan ajar berupa Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis model pembelajaran REACT (Relating, Experiencing, Aplying, Cooperating, and Transferring)  yang diintegrasikan dengan nilai keislaman pada materi relasi dan fungsi. Adapun hal yang melatarbelakangi penelitian ini adalah karena belum tersedianya bahan ajar matematika yang menanamkan nilai-nilai keislaman yang dapat membentuk karakter manusia agamis yang mampu menyeimbangkan antara nilai akidah, nilai syari’ah dan nilai akhlak. Pengembangan LKS berbasis model pembelajaran REACT terintegrasi nilai keislaman ini bertujuan untuk memperoleh LKS yang valid dan praktis. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan (research and development/R&D) dengan model ADDIE. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs Muhajirin Tapung dan MTs Assalam Naga Beralih Kabupaten Kampar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik non tes dengan instrumen berupa angket validasi dan praktikalitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif untuk mengolah data hasil review pakar dan teknik analisis deskriptif kuantitatif yang mendeskripsikan hasil uji angket validasi dan praktikalitas. Hasil penelitian menujukan bahwa LKS berbasis model pembelajaran REACT terintegrasi nilai keislaman valid dan praktis digunakan dalam proses pembelajaran matematika.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Think Pair Share Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Leni Agustina Daulay; Asnawi Asnawi; Risna Letisa
Suska Journal of mathematics Education Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v6i2.9648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Think Pair Share (TPS) terhadap kemampuan komunikasi matematis. Jenis penelitian yang dilakukan adalah eksperimen semu, dengan desain pretes postes tak ekivalen. Populasi penelitian ialah siswa kelas VII SMP Negeri 5 Takengon. Sampel dipilih secara purposif, yaitu kelas VII.1  dan VII.2. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi dan tes.  Instrumen penelitian berupa soal tes kemampuan komunikasi matematis dan lembar observasi siswa dan guru. Analisis data menggunakan uji t membuktikan bahwa pembelajaran PBL dan TPS dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Untuk pembelajaran materi bilangan, PBL mampu meningkatkan kemampuan komuniasi matematis lebih baik dibanding TPS. Kedua model pembelajran ini dapat menjadi alternatif pembelajaran untuk memfasilitasi kemampuan matematis siswa.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis : Studi Kasus pada Siswa MTs Negeri 4 Tangerang Isma Syaftiani Syafruddin; Heni Pujiastuti
Suska Journal of mathematics Education Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal materi aritmatika sosial. Penelitian ini dilakukan di kelas VII-A MTs Negeri 4 Tangerang. Kemampuan berpikir kritis adalah kemampuan yang mengharuskan siswa untuk dapat mengidentifikasi, mengumpulkan, mengolah informasi yang didapat dan menarik kesimpulan. Kemampuan berpikir kritis dapat diasah agar lebih tajam dengan cara dilatih dalam  mengerjakan soal secara rutin. Penelitian ini difokuskan pada kemampuan berpikir kritis dalam menyelesaikan permasalahan soal aritmatika sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa tes, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan soal tes, pedoman wawancara, dan bukti dokumentasi keterlaksanaan penelitian. Berpikir kritis disini tidak melihat hasil akhir melainkan bagaimana proses yang dilakukan oleh siswa, cara mengidentifikasi apa saja yang ada didalam permasalahan yang diberikan hingga simpulan yang didapat. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis menurut Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang didapat bahwa kemampuan berpikir kritis matematis siswa sangat tinggi yaitu 62,2 %; tinggi 24,3 %; sedang 5,4 %; rendah 8,1 % dan sangat rendah 0%. Kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII-A MTs Negeri 4 Tangerang terhadap 4 indikator baik. Pada konsep klasifikasi siswa masih ada yang hanya menuliskan kembali soal, pada konsep asesmen siswa sudah mampu memberikan jawaban dan alasan yang baik, kosep inferensi cukup baik namun masih ada siswa yang kurang teliti, dan konsep strategi dan taktik siswa sudah cukup bervariatif dalam menjawab soal.
Pengembangan Lembar Kerja Siswa Matematika Berbasis Saintifik Terintegrasi Nilai Keislaman untuk SMP/MTs di Provinsi Riau Arnida Sari; Rena Revita; Suhandri Suhandri
Suska Journal of mathematics Education Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v6i2.11309

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah dalam mengembangkan LKS berbasis saintifik terintegrasi nilai keislaman untuk SMP/MTs di Provinsi Riau. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap. Untuk tahap pertama yaitu tahap awal penelitian dilakukan analisis kinerja dan kebutuhan siswa, lalu berdasarkan analisis tersebut dirancang sebuah bahan ajar LKS yang kemudian dikembangkan dan diimplementasikan lalu terakhir diujikan. Berdasarkan hasil analisis maka diperoleh kesimpulan bahwa untuk dapat mengasah kemampuan siswa yang berkarakter sesuai dengan kurikulum 2013, guru membutuhkan perangkat pembelajaran yang dapat membantu memfasilitasi siswa untuk menumbuh dan mengembangkan kemampuan pemecahan masalah matematisnya sekaligus menumbuhkan karakter positif yang islami. Melalui LKS yang dilandaskan atau didasarkan atas salah satu strategi atau pendekatan yang telah terbukti untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah yaitu saintifik yang terintegrasi nilai keislaman, maka diharapkan dapat membantu siswa meningkatkan kemampuan pemecahan masalahnya. 
Pengaruh Scaffolding terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Berdasarkan Kemadirian Belajar Siswa Depi Fitraini; Ira Maisyah Lubis; Annisah Kurniati
Suska Journal of mathematics Education Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v7i1.12353

Abstract

Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan proses pembelajaran, salah satunya adalah model pembelajaran yang diterapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi mengenai terdapat atau tidaknya perbedaan kemampuan komunikasi matematis pada siswa MTsN 1 Pekanbaru yang belajar menggunakan model scaffolding dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran langsung, serta untuk memperoleh informasi terdapat atau tidaknya pengaruh interaksi antara model pembelajaran terhadap kemampuan komunikasi matematis berdasarkan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain faktorial. Populasi dalam penelitian yaitu siswa pada kelas VIII putri dan sampelnya adalah siswa pada kelas VIII.1 putri dan VIII.3 putri. Kelas VIII.1 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VIII.3 sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah cluster random sampling. Instrumen yang digunakan adalah soal posttest yang memuat indikator kemampuan komunikasi matematis dan angket kemadirian belajar siswa. Teknik analisis data menggunakan uji anova dua arah. Pengujian analisis data memberikan hasil bahwa terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis antara siswa yang menggunakan model scaffolding dengan siswa yang menggunakan pembelajaran langsung dan tidak terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dengan kemandirian belajar siswa terhadap kemampuan komunikasi matematis. Guru dapat menjadikan model scaffolding sebagai salah satu alternatif dalam pembelajaran untuk memfasilitasi kemampuan komunikasi matematis. Guru juga perlu meningkatkan kemandirian belajar siswa.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Treffinger terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Berdasarkan Self Efficacy Siswa Mts Al-Muttaqin Pekanbaru Annisah Kurniati; Diny Marliny; Depriwana Rahmi
Suska Journal of mathematics Education Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v7i1.12893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa MTs Al-Muttaqin Pekanbaru yang belajar menggunakan model pembelajaran Treffinger dengan belajar menggunakan pembelajaran langsung, apakah terdapat kontribusi self efficacy terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa MTs Al-Muttaqin Pekanbaru, dan apakah terdapat interaksi antara model pembelajaran Treffinger terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa berdasarkan self efficacy. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimen dan desain yang digunakan adalah Posttest only control grup design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII putri MTs Al-Muttaqin Pekanbaru tahun ajaran 2019/2020. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII.B sebagai kelas kontrol dan kelas VII.C sebagai kelas eksperimen. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, tes, angket, dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas guru dan siswa, soal posttest kemampuan pemahaman konsep matematis, angket self efficacy, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji-t, Pearson Product Moment dan anova dua arah. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang mengikuti model pembelajaran treffinger dengan siswa yang mengikuti pembelajaran langsung, 2) Terdapat kontribusi self efficacy sebesar 4,9027% yang artinya self efficacy memiliki kontribusi yang lemah, dan 3) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran Treffinger dengan self efficacy terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa.

Page 9 of 17 | Total Record : 164