cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
JKP (Jurnal Konseling dan Psikoedukasi)
Published by Universitas Tadulako
ISSN : -     EISSN : 25024000     DOI : -
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi dengan e-ISSN: 2502-4000 merupakan jurnal elektronik dan media komunikasi ilmiah yang berisi ringkasan hasil-hasil penelitian dalam bidang bimbingan dan konseling serta kajian psikologi dalam terapan ilmu pendidikan yang diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu setiap bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 70 Documents
PENGARUH LAYANAN INFORMASI PROSPEK KARIER TERHADAP MINAT MEMILIH PROFESI GURU SISWA KELAS XI IPA 1 SMA NEGERI MODEL TERPADU MADANI Hardiana, Ema; Thalib, Mansyur; Arifyadi, Azam
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi Volume 4, Number 1, June 2019
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jkp.v4i1.12940

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh layanan informasi prospek karier terhadap minat memilih profesi guru pada siswa. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan pengaruh layanan informasi prospek karier terhadap minat memilih profesi guru. Subjek penelitian ini berjumlah 24 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian ini adalah angket minat memilih profesi guru. Data yang terkumpul selanjutnya diolah dan dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan teknik statistik yaitu uji-t (satu ekor) pada taraf kepercayaan 95%. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa minat memilih profesi guru sebelum diberikan layanan informasi prospek karier ada 29,17% siswa memiliki minat yang rendah untuk memilih profesi guru dan 70,83% siswa memiliki minat yang sangat rendah untuk memilih profesi guru. Sesudah diberikan layanan informasi prospek karier, ada 12,50% siswa memiliki minat yang sangat tinggi untuk memilih profesi guru, 8,33% siswa memiliki minat yang tinggi untuk memilih profesi guru, 58,33% siswa memiliki minat yang rendah untuk memilih profesi guru, dan 20,83% siswa memiliki minat yang sangat rendah untuk memilih profesi guru. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa ada pengaruh layanan informasi prospek karier terhadap minat memilih profesi guru siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri Model Terpadu Madani. Kata Kunci: Prospek Karier, Profesi Guru
EFEKTIVITAS LAYANAN INFORMASI KETERAMPILAN BELAJAR MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BELAJAR SISWA KELAS VIII APEL SMPN 4 PALU N.Dumo, Nurrahma; Syahran, Ridwan; Munifah, Munifah
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi Volume 4, Number 1, June 2019
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jkp.v4i1.12950

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh positif pemberian layanan informasi keterampilan belajar melalui media audio visual untuk meningkatkan keterampilan belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi adanya pengaruh positif layanan informasi keterampilan belajar melalui media audio visual untuk meningkatkan keterampilan belajar siswa. Subjek Penelitian ini berjumlah 20 siswa. Instrumen yang digunakan adalah angket. Data diolah dan dianalisis secara deskriptif, inferensial dan analisis menggunakan SPSS (Statistical Product and Service Solutios). Analisis inferensial menggunakan teknik statistik yaitu uji t (satu ekor) pada taraf signifikan 95%. Hasil Analisis deskriptif menunjukkan bahwa keterampilan belajar sebelum mengikuti layanan informasi terdiri dari 4 atau 20%  siswa memiliki keterampilan belajar yang tinggi, 14 atau 70%  siswa yang memiliki keterampilan belajar yang rendah, dan 2 atau 10% siswa memiliki keterampilan belajar yang sangat rendah. Sedangkan sesudah mengikuti layanan informasi mengalami peningkatan  yaitu ada 3 atau 15% siswa yang memiliki keterampilan belajar yang sangat tinggi, 8 atau 40% siswa memiliki keterampilan belajar yang tinggi , 9 atau 45% siswa memiliki keterampilan belajar yang rendah. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa ada pengaruh positif layanan informasi keterampilan belajar melalui media audio visual untuk meningkatkan keterampilan belajar siswa. Kata Kunci : Layanan Informasi, Audio Visual, Keterampilan Belajar
PENGARUH LAYANAN INFORMASI PENYALAHGUNAAN NARKOBA MELALUI MEDIA BROSUR TERHADAP PENINGKATAN SIKAP MENOLAK NARKOBA SISWA KELAS VIII CENDRAWASIH SMP NEGERI 14 PALU Ningsi, Listia; Syahran, Ridwan; Munifah, Munifah
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi Volume 4, Number 1, June 2019
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jkp.v4i1.12941

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh positif layanan informasi penyalahgunaan narkoba melalui media brosur terhadap peningkatan sikap menolak narkoba siswa kelas VIII Cendrawasih. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh layanan informasi penyalahgunaan narkoba melalui media brosur terhadap peningkatan sikap menolak narkoba siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah 28 orang siswa. Instrument utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket sikap menolak narkoba. Data penelitian selanjutnya dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Analisis inferensial menggunakan tehnik statistik yaitu uji-t (satu ekor) pada taraf signifikan 95%. Hasil analisis deskriptif menjelaskan bahwa sikap menolak narkoba sebelum mengikuti layanan informasi penyalahgunaan narkoba melalui media brosur ada 82% siswa yang memiliki sikap menolak narkoba rendah dan ada 18% siswa yang memiliki sikap menolak narkoba sangat rendah. Sesudah mengikuti layanan informasi penyalahgunaan narkoba melalui media brosur ada 57% siswa yang memiliki sikap menolak narkoba tinggi, dan ada 43% siswa yang memiliki sikap menolak narkoba rendah, hasil ini menunjukan bahwa peningkatan sikap menolak narkoba siswa di sekolah mengalami peningkatan 64%. Hasil analisis inferensial diperoleh kesimpulan peningkatan sikap menolak narkoba sesudah mengikuti pemberian layanan informasi penyalahgunaan narkoba ada pengaruh positif dibandingkan dengan sebelum mengikuti layanan informasi penyalahgunaan narkoba. Penelitian ini membuktikan bahwa pemberian layanan informasi penyalahgunaan narkoba melalui media brosur berpengaruh positif terhadap peningkatan sikap menolak narkoba. Kata Kunci : Informasi Penyalahgunaan Narkoba, Sikap Menolak Narkoba Siswa, Media Brosur
EFEKTIVITAS LAYANAN INFORMASI NILAI NOSARARA PADA ETNIK KAILI UNTUK MENINGKATKAN SIKAP PERSAUDARAAN ANTARA REMAJA (STUDI KASUS DI SMP NEGERI 12 SIGI) Salsabillah, Putri; Thalib, Mansyur; Munifah, Munifah
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi Volume 4, Number 1, June 2019
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jkp.v4i1.12951

Abstract

Sikap persaudaraan yang menurun dikalangan remaja saat ini bukanlah hal yang dapat dipandang sebelah mata. Sebagai pelajar tentunya harus terbangun rasa persaudaraan dilingkungan sekolah, namun pada faktanya masih sering terjadi yang namanya perkelahian, tidak hormat terahadap guru, tidak memiliki sikap kebersamaan, mengadu domba, dan menjadi pemicu perselisihan. Oleh karena itu, peneliti memilih formulasi layanan informasi nilai nosarara pada etnik kaili untuk meningkatkan sikap persaudaraan antara remaja tersebut. Maka permasalahan  yang harus diatasi dalam penelitian ini adalah apakah pemberian layanan informasi nilai nosarara pada etnik Kaili efektif untuk meningkatkan sikap persaudaraan antara remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan efektivitas layanan informasi nilai nosarara pada etnik Kaili untuk meningkatkan sikap persaudaraan antara remaja. Subjek penelitian ini berjumlah 20 siswa. Instrumen pengumpulan data adalah angket sikap persaudaraan. Setelah data diperoleh, kemudian diolah dan dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Teknik analisis inferensial yaitu uji t (satu ekor) pada taraf signifikan 95%. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa sikap persaudaraan sebelum mengikuti layanan informasi nilai nosarara pada etnik Kaili yaitu: 20% siswa memiliki sikap sikap persaudaraan positif, 75% siswa memiliki sikap persaudaraan negative dan 5% siswa memiliki sikap persaudaraan sangat negatif. Sedangkan sesudah mengikuti layanan informasi nilai nosarara pada etnik Kaili, maka terjadi peningkatan sikap persaudaraan siswa yaitu: 30% siswa memiliki sikap persaudaraan sangat positif, 60% siswa memiliki sikap persaudaraan positif dan 10% siswa memiliki sikap persaudaraan negatif. Kesimpulan dari hasil penelitian ini membuktikan bahwa pemberian layanan informasi nilai nosarara pada etnik Kaili efektif untuk meningkatkan sikap persaudaraan antara remaja.Kata Kunci : Nilai Nosarara, Etnik Kaili, Sikap Persaudaraan.
PEMANFAATAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM LAYANAN INFORMASI DAMPAK PELANGGARAN DISIPLIN UNTUK MENGEMBANGKAN PERILAKU DISIPLIN SISWA SMP NEGERI 3 PALU Akmal, Muhammad; Thalib, Mansyur; Arifyadi, Azam
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi Volume 4, Number 1, June 2019
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jkp.v4i1.12942

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan siswa yang sering melakukan pelanggaran disiplin disekolah. Tujuan penelitian ini untuk medeskripsikan pelanggaran disiplin  siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan informasi dampak pelanggaran disiplin dengan memanfaatkan media audio visual serta menjelaskan perkembangan perilaku disiplin siswa melalui layanan informasi dampak pelanggaran disiplin dengan memanfaatkan media audio visual. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 15 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data  adalah pedoman wawancara. Data yang diperoleh selanjutnya diolah dan dianalisis secara deskriptif dan infrensial. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan teknik statistik yaitu uji t (satu ekor) pada taraf signifikan 95%. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa perilaku disiplin siswa sebelum diberikan layanan informasi dampak pelanggaran disiplin dengan mamanfaatkan media audio visual yaitu terdiri dari  6,67% siswa yang memiliki perilaku disiplin tinggi, dan   86,66% siswa yang memiliki perilaku disiplin sedang, dan 6,67% siswa yang memiliki perilaku disiplin rendah, sedangkan perilaku disiplin siswa sesudah diberikan layanan informasi dampak pelanggaran disiplin dengan memanfaatkan media audio visual terdiri dari 6,67% siswa yang memiliki perilaku disiplin sangat tinggi, 60% siswa yang memiliki perilaku disiplin tinggi, dan  33,33% siswa yang memiliki perilaku disiplin sedang. Dari hasil analisis infrensial menunjukkan bahwa nilai t hitung > nilai t tabel atau 5,31 > 1,76. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian layanan informasi dampak pelanggaran disiplin dengan memanfaatkan media audio visual berpengaruh positif terhadap pengembangan perilaku disiplin siswa. Kata Kunci : Dampak  Pelanggaran Displin, Media Audio Visual, Perilaku Disiplin
EFEKTIVITAS LAYANAN INFORMASI CARA BERSIKAP SOPAN SANTUN DI SEKOLAH DISERTAI MEDIA AUDIO VISUAL DALAM MENINGKATKAN PERILAKU SOPAN SANTUN SISWA KELAS XI IPS 5 SMA NEGERI 4 PALU Bahri, Samsul; Thalib, Mansyur
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi Volume 4, Number 1, June 2019
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jkp.v4i1.12952

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan siswa yang sering berperilaku kurang sopan santun kepada guru maupun kepada teman sebayanya disekolah. Tujuan utama penelitian ini untuk menjelaskan efektifitas pemberian layanan informasi cara bersikap sopan santun di sekolah disertai media audio visual dalam meningkatkan perilaku sopan santun siswa. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 25 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data  adalah angket perilaku sopan santun. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan teknik statistik yaitu uji t (satu ekor) pada taraf signifikan 95%. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa kualitas perilaku sopan santun siswa sebelum diberikan layanan informasi cara bersikap sopan santun di sekolah disertai media audio visual yaitu 12% siswa memiliki kualitas perilaku yang sopan, 60% siswa memiliki kualitas perilaku yang kurang sopan, 24% siswa memiliki kualitas perilaku yang tidak sopan, dan 4% siswa memiliki kualitas perilaku yang sangat tidak sopan. Sedangkan kualitas perilaku sopan santun siswa sesudah diberikan layanan informasi cara bersikap sopan santun di sekolah disertai media audio visual yaitu 8% siswa memiliki kualitas perilaku yang sangat sopan, 52% siswa memiliki kualitas perilaku yang sopan, 36% siswa memiliki kualitas perilaku yang kurang sopan, dan 4% siswa memiliki kualitas perilaku yang sangat tidak sopan. Dari hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa pemberian layanan informasi cara bersikap sopan santun di sekolah disertai media audio visual efektif dalam meningkatkan perilaku sopan santun siswa.Kata Kunci : Cara Bersikap Sopan Santun, Perilaku Sopan Santun Siswa
PENGARUH LAYANAN INFORMASI IKLIM KELAS YANG KONDUSIF TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS KELAS VIIID DI SMP NEGERI 7 PALU Yunita, Rahma; Munir, Abd.; Syahran, Ridwan
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi Volume 4, Number 1, June 2019
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jkp.v4i1.12948

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana motivasi belajar siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan informasi iklim kelas yang kondusif, serta apakah motivasi belajar siswa sesudah diberikan layanan informasi iklim kelas yang kondusif lebih tinggi dibanding dengan sebelum diberikan layanan informasi iklim kelas yang kondusif. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan serta menjelaskan peningkatan motivasi belajar siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan informasi iklim kelas yang kondusif. Subjek penelitian ini berjumlah 24 siswa. instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket motivasi belajar siswa. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis secara deskriptif dan inferensial dengan menggunakan rumus uji-t (satu ekor) pada taraf kepercayaan 95%. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa sebelum diberikan layanan informasi iklim kelas yang kondusif yaitu 12,5% siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi, 70,8% siswa yang memiliki motivasi belajar rendah dan 16,6% siswa yang memiliki motivasi belajar sangat rendah. Sedangkan sesudah diberikan layanan informasi iklim kelas yang kondusif maka terjadi peningkatan motivasi belajar yaitu 12,5%  siswa yang memiliki motivasi belajar sangat tinggi, 33,3% siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi dan 54,1% siswa yang memiliki motivasi belajar rendah. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa sesudah diberikan layanan informasi iklim kelas yang kondusif lebih tinggi dibanding dengan sebelum diberikan layanan informasi iklim kelas yang kondusif. Kata Kunci: Iklim Kelas yang Kondusif, Motivasi Belajar
PENGARUH LAYANAN INFORMASI MAKNA SIMBOLIK BUDAYA MODULU-DULU TERHADAP ..PENINGKATAN SIKAP SOLIDARITAS SISWA KELAS XA DISEKOLAH DI SMA NEGERI 1 LORE SELATAN Berese, Nuryan; Thalib, Mansyur; Syahran, Ridwan
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi Volume 4, Number 1, June 2019
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jkp.v4i1.12953

Abstract

Permasalahan  dalam penelitian ini adalah bagaimana sikap solidaritas siswa kelas XA SMA Negeri 1 Lore Selatan serta apakah ada pengaruh positif  layanan informasi makna simbolik budaya modulu-dulu terhadap sikap solidaritas siswa disekolah kelas XA SMA Negeri 1 Lore Selatan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana sikap solidaritas siswa disekolah kelas XA SMA Negeri Lore Selatan sebelum dan sesudah diberikan layanan informasi makna simbolik budaya modulu-dulu serta untuk mengetahui apakah ada pengaruh positif  layanan  informasi makna simbolik budaya modulu-dulu. Subjek penelitian berjumlah 29 siswa. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian ini adalah angket sikap solidaritas. Data yang diperoleh selanjutnya diolah dan dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskiptif menunjukkan bahwa sikap solidaritas siswa sebelum dilaksanakan layanan informasi makna simbolik budaya modulu-dulu dari 29 siswa yang menjadi responden  yaitu : 13,79% siswa memiliki sikap solidaritas yang positif, 44,83% siswa memiliki sikap solidaritas yang negatif, dan 41,38% siswa memiliki sikap solidaritas yang sangat negatif. Sedangkan sesudah dilaksanakan layanan informasi makna simbolik budaya modulu-dulu terjadi peningkatan yaitu: 13,79% siswa memiliki sikap solidaritas yang sangat positif, 51,73% siswa memiliki sikap solidaritas yang positif, dan 34,48% siswa memiliki sikap solidaritas yang negatif. Hasil analisis inferensial diperoleh kesimpulan bahwa ada pengaruh positif  pemberian  layanan informasi makna simbolik budaya modulu-duu terhadap peningkatan  sikap solidaritas siswa  di sekolah kelas XA SMA Negeri 1 Lore Selatan.Kata Kunci : Makna Simbolik Budaya Modulu-dulu, Sikap Solidaritas  
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA SMA NEGERI 2 DAMPELAS Wahyuni, Sri; Thalib, Mansyur; Syahran, Ridwan
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi Volume 4, Number 1, June 2019
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jkp.v4i1.12949

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah ada hubungan yang negatif antara dukungan sosial teman sebaya dengan prokrastinasi akademik soswa. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dan prokrastinasi akademik siswa. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 317 orang siswa, sampel yang diambil sebanyak 100 orang siswa yang diambil secara Stratified cluser purposive sampling. Instrument  yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian ini adalah angket dukungan sosial teman sebaya dan prokrastinasi akademik. Pengujian hipotesis penelitian dilakukan menggunakan teknik kolerasi product moment pada signifikan 95% (α=0,05). Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa 3% siswa yang memiliki dukungan sosial yang sangat baik, 53% siswa yang memiliki dukungan sosial yang baik, 37% siswa yang memiliki dukungan sosial yang kurang baik, 7% siswa yang memiliki dukungan sosial yang tidak baik. Selanjutnya 2% siswa yang memiliki prokrastinasi akademik yang sangat tinggi, 26% siswa yang memiliki prokrastinasi akademik yang tinggi, 56% siswa memiliki prokrastinasi akademik yang rendah, 16% siswa memiliki prokrastinasi akademik yang sangat rendah. Hasil analisis infrensial menunjukan bahwa ada hubungan negatif antara dukungan sosial teman sebaya dengan prokrastinasi akademik siswa. Kata Kunci: Dukungan Sosial Teman Sebaya, Prokrastinasi Akademik
HUBUNGAN ANTARA KEAKTIFAN MENGIKUTI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DENGAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA SMP NEGERI 7 PALU Soleman, Israwati; Munir, Abd.; Syahran, Ridwan
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi Volume 4, Number 1, June 2019
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jkp.v4i1.12954

Abstract

Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah apakah ada hubungan positif antara Keaktifan megikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka dengan keterampilan sosial siswa. Tujuan penelitian yaitu untuk menjelaskan keaktifan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka dengan keterampilan sosial siswa. Populasi penelitian ini adalah siswa yang terdaftar dalam kegiatan ekstrakurikuler pramuka berjumlah 40 orang dan sampel yang digunakan ialah sampel populasi atau sampel total. Pengumpulan data menggunakan angket yaitu angket keaktifan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka dan angket keterampilan sosial. Data yang terkumpul selanjutnya diolah dan dianalisis dengan menggunakan teknik persentase, untuk menguji hipotesis digunakan teknik korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa 32,5% siswa yang sangat aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka, 47,5% siswa yang aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka, 12,5% siswa yang kurang aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka, 7,5% siswa yang tidak aktif mangikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka. Selanjutnya 25%  siswa yang memiliki keterampilan sosial yang sangat baik, 57,5% siswa memiliki keterampilan sosial yang baik, 17,5% siswa yang memiliki keterampilan sosial yang kurang baik. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa ada hubungan yang positif antara keaktifan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka dengan keterampilan sosial siswa SMP Negeri 7 Palu.Kata Kunci: Ekstrakurikuler Pramuka, Keterampilan sosial