cover
Contact Name
-
Contact Email
biospecies@unja.ac.id
Phone
+6282234478333
Journal Mail Official
biospecies@unja.ac.id
Editorial Address
Biology Education Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Jambi, Jl. Jambi-Ma.Bulian Km 15 Mendalo Darat, Jambi, Indonesia
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Biospecies
Published by Universitas Jambi
ISSN : 19790902     EISSN : 25030426     DOI : 10.22437
The journal specializes in tropical biology research with a multidisciplinary scope encompassing zoology, botany, microbiology, ecology, environmental science, biotechnology, bioinformatics, and evolutionary biology. Distinct from conventional biology journals, BIOSPECIES emphasizes the integration of biodiversity research with indigenous knowledge systems and innovative approaches rooted in tropical ecosystems.
Articles 250 Documents
LAJU FILTRASI KERANG HIJAU (Perna viridisLinn. 1758) YANG BERBEDA UKURAN PADA BERBAGAI TINGKAT SALINITAS TERHADAP MIKROALGA Chaetoceros calcitrans (Paulsen. 1968) ningsih, ika rahayu; efendi, eko; Yuliana, Darma
Biospecies Vol. 14 No. 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v14i2.4194

Abstract

Kerang hijau (Perna viridis) merupakan organisme yang memiliki sifat non selective filter feeder yang merupakan pemakan mikroalga di perairan. Mikroalga dapat tumbuh tidak terkontrol akibat banyaknya kandungan nutrien di perairan, hal ini dapat menyebabkan terjadinya kelimpahan mikroalga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji laju filtrasi kerang hijau yang berbeda ukuran pada tingkat salinitas yang berbeda terhadap Chaetoceros calcitrans (Paulsen. 1968). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap faktorial dengan  Sembilan perlakuan dan tiga taraf pengulangan. Masing-masing perlakuan mengkombinasikan salinitas 25‰, 30‰, 35‰ dan ukuran 3, 6 and 8 cm. Kepadatan mikroalga yang diberikan pada tiap perlakuan sebanyak 5 x 106 sel/l. Hasil penelitian menunjukan tidak adanya pengaruh ukuran kerang hijau dan salinitas terhadap laju filtrasi kerang hijau yang diberi pakan Chaetoceros calcitrans.
PERKECAMBAHAN EKSPLAN BIJI KURMA (Phoenix dactylifera L.) CV. KHALAS TERHADAP PENAMBAHAN GIBERELIN (GA3) DAN benzyl amino purine (BAP) SECARA IN VITRO Refolla, Wulan; Novaliza Isda, Mayta
Biospecies Vol. 15 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v15i1.11795

Abstract

Kurma (Phoenix dactylifera L.) merupakan tanaman tahunan yang hidup di wilayah iklim tropis seperti di Negara Timur Tengah dan Afrika Utara. Perluasan budidaya tanaman kurma secara tradisional masih dibatasi oleh kemampuan tanaman untuk menghasilkan bibit baru dalam jumlah banyak, seragam, dan dalam waktu singkat. Perbanyakan pada kurma dapat diproduksi cepat dengan inisiasi biji secara in vitro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan menentukan konsentrasi terbaik GA3 tunggal dan kombinasi GA3+BAP terhadap perkecambahan dari eksplan biji (Phoenix dactilyfera L.) secara in vitro. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Terpadu, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Riau dari bulan Mei–September 2020 dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 10 (sepuluh) perlakuan yaitu kontrol, GA3 tunggal (2,5; 5; 7,5 mg/l) dan dikombinasikan dengan BAP (1 mg/l dan 2 mg/l). Hasil penelitian menunjukkan pemberian GA3 tunggal dan dengan BAP berpengaruh nyata terhadap waktu muncul akar dan panjang akar dari eksplan biji kurma (Phoenix dactilifera L.). Pada perlakuan 2,5 mg/l GA3 adalah konsentrasi terbaik untuk waktu muncul akar tercepat yaitu 5,50 HST. Panjang akar terbaik di antara semua perlakuan pada perlakuan 5 mg/l sebesar 6,36 cm.
KUALITAS FISIKOKIMIA DAN SENSORI PASTA GIGI Anadara granosa YANG DITAMBAHKAN Citrus medica Solang, Margaretha; Tomayahu, Tian; Abdul, Aryati
Biospecies Vol. 14 No. 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v14i2.12333

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh volume perasan buah Citrus medica dan ukuran partikel tepung cangkang Anadara granosa terhadap nilai viskositas, daya sebar, pH dan organoleptik pasta gigi. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Jurusan Biologi, FMIPA. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari dua faktor yaitu faktor volume perasan buah Citrus medica (0 mL, 2 mL, 4 mL dan 6 mL) dan faktor ukuran partikel tepung cangkang Anadara granosa (140 mesh dan 200 mesh). Analisis data menggunakan Analisis Varians Two Ways dan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume perasan buah Citrus medica 0 mL, 2 mL, 4 mL dan 6 mL dan ukuran partikel tepung cangkang Anadara granosa 140 mesh dan 200 mesh berpengaruh terhadap nilai viskostas, daya sebar, pH dan organoleptik warna, aroma, tekstur serta rasa pasta gigi. Semua kombinasi perlakuan pada penelitian ini memiliki interaksi yang signifikan (<0,05) terhadap nilai viskositas, pH dan organoleptik warna, tekstur serta rasa pasta gigi, namun tidak memiliki interaksi yang signifikan terhadap nilai daya sebar dan nilai organoleptik aroma pasta gigi. Perlakuan ukuran partikel tepung 140 mesh dengan penambahan volume perasan 6 mL memiliki kualitas fisikokimia pasta gigi sesuai syarat mutu SNI. Kata Kunci: Pasta Gigi, Citrus medica, Cangkang, Anadara granosa
a PHYTOPLANKTON BIODIVERSITY AND POLLUTION BIOINDICATOR IN BOJONEGARA COASTAL WATERS, BANTEN BAY, INDONESIA: Keanekaragaman Fitoplankton dan Bioindikator Pencemaran di Perairan Pesisir Bojonegara, Teluk Banten, Indonesia sulistiono, sulistiono; Ronauli, Eva Cristine; Pertiwi, Niken Tunjung Murti; Effendi, Hefni
Biospecies Vol. 15 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v15i1.12491

Abstract

Coastal waters of Bojonegara in Banten Bay has a lot of pressure from the surrounding environment, including industry and sand mining. The high intensity and limited space encourage reclamation in coastal areas which can trigger changes in water quality. Research was conducted from October to December 2019, aims to analyze the phytoplankton biodiversity and pollution bioindicator of the waters. The phytoplankton was obtained through filtering 50 liters of water at a depth of 30 cm or surface waters. Observations were also made on water quality conditions including transparency, depth, color, temperature, pH, salinity, and dissolved oxygen (in-situ) and turbidity, Total Suspended Solid (TSS), nitrate, nitrite, and total phosphate (ex-situ). Data analysis was performed on abundance, diversity index, eveness and dominance, similarity index, and saprobic index. Based on observations, it is known that the phytoplankton found were in the class Bacillariophyceae, Chlorophyceae, Cyanophyceae, Dinophyceae, and Chrysophyceae. The index values of diversity, eveness, and dominance of phytoplankton each ranged from 0.2223-1.0070; 0,1289-0,5664; and 0.1550-0.8181, respectively. According to these values, the Bojonegara waters were classifeied as mild to moderate ecological pressure. The similar conditions are also indicated by the saprobic index values. The result of Main Component Analysis (PCA) shows the first component with 53.726% variance represented by turbidity parameters, TSS, total phosphate, transparency, depth, temperature, pH, and DO. These parameters have the most influence on the presence of phytoplankton.
KEBIASAAN MAKANAN DAN REPRODUKSI IKAN LUNDU (Macrones gulio) DI PERAIRAN MAJAKERTA, INDRAMAYU, JAWA BARAT, INDONESIA: Food Habit and Reproduction of Long Whisker (Macrones gulio) at Majakerta Waters, Indramayu, West Java, Indonesia sulistiono, sulistiono; A. M. Simanjuntak, Johansen
Biospecies Vol. 15 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v15i1.13720

Abstract

Ikan lundu (Macrones gulio) merupakan salah satu ikan ekonomis penting dan banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan pangan. Kajian mengenai aspek makanan dan reproduksi ikan lundu sebagai dasar dalam pengelolaan ikan tersebut masih sangat minim. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji aspek kebiasaan makanan dan reproduksi ikan lundu yang mencakup jenis makanan, kelimpahan makanan, rasio kelamin, tingkat kematangan gonad, ukuran ikan pertama kali matang gonad, indeks kematangan gonad, fekunditas, dan diameter telur.  Penelitian dilakukan selama tiga bulan, pada Bulan Desember 2014 - Februari 2015. Total ikan contoh yang diamati (n= 201 ekor ikan), terdiri dari 98 ekor ikan jantan dan 103 ekor ikan betina.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan lundu termasuk ikan omnivora yang cenderung karnivora, dengan makanan utama berupa krustasea.  Rasio kelamin ikan jantan dan ikan betina 1:1,1.  Ikan betina lebih dahulu matang gonad dari pada ikan jantan. Fekunditas ikan lundu adalah 3100-24459 butir telur dengan modus penyebaran dua puncak yang mengindikasikan tipe pemijahan secara partial.
PROFIL TITER ANTIBODI Avian influenza (AI) MELALUI UJI Haemaglutination Inhibition (HI) DAN IDENTIFIKASI PENERAPAN BIOSECURITY DI PETERNAKAN AYAM FILIPHINE KOTA GORONTALO Solang, Margaretha; Hamidun, Sabriyanto; Uno, Wirnangsih D
Biospecies Vol. 15 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v15i1.14401

Abstract

This research aimed to determine the percentage of protective antibody titers of Avian influenza (AI) and the application of biosecurity in Filipino chicken farms in Gorontalo City. This research used direct observation of the application of biosecurity on farms, and data on Avian influenza antibody titers were obtained based on the results of tests conducted during the intership at Class II Agricultural Quarantine Center of Gorontalo. Data analysis was carried out ini a qualitative descriptive manner. The results showed that the percentage of protective antibody titers for Avian influenza (AI) in the 3 Filipino chicken farms was 3.22% in farm ZD, 0% in farm MCY, and 0% in farm AT. The percentage obtained shows that the presence and spread of Avian influenza in the 3 Filipino chicken farms in Gorontalo City is still low. The application of biosecurity on farms shows that the 3 Filipino chicken farms in Gorontalo City were focused on isolation and sanitation, although the implementation was still lacking in detail and comprehensiveness. The focus of biosecurity on isolation and sanitation components causes weaknesses in traffic control components. Keyword: Avian influenza antibody titer, protective antibody, application of biosecurity, Filipino chicken
STRUKTUR DAN KOMPOSISI TUMBUHAN INVASIF DI HUTAN LINDUNG GAMBUT SUNGAI BULUH KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR Ihsan, Mahya; Suprayogi, Dawam; Prima Nugraha, Anggit
Biospecies Vol. 15 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v15i1.14830

Abstract

The Study of structure and compotition of invasive species in protected peat forest area of ​​the Sungai Buluh, Tanjung Jabung Timur was conducted from April to September 2020. This research was conducted in open space area. Data were collected with systematic sampling method in 2 x 2 m plot in tree long transects 500 m. Every transect has 5 plots with the same distance of 100 m, so that the total plots are 25 plots. The data obtained were analyzed to determine the importance value indeks of plant species, diversity indeks and Eveness index of plants in the location. Based on the identification results, were found 31 invasive spesies in Protected Peat Forest Sungai Buluh. Cynodon dactylon was found high Important Value Index 28.60%. Diversity index was found 2,65 and the value of the evenness index 0,77 in research location.
KEANEKARAGAMAN AMFIBI (ORDO ANURA) DI HUTAN LINDUNG GAMBUT LONDERANG TANJUNG JABUNG TIMUR Azhari, Asri; Sukmono, Tedjo; Prima Nugraha, Anggit; Ihsan, Mahya; Suprayogi, Dawam
Biospecies Vol. 15 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v15i1.14833

Abstract

Hutan gambut merupakan hutan tropis dan menjadi sumber daya alam yang unik yang dapat mendukung keanekaragaman flora dan fauna termasuk amfibi. Hutan gambut sering mengalami kebakaran pada saat musim kemarau. Kebakaran dapat mengancam kelangsungan hidup sejumlah flora dan fauna tak terkecuali amfibi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan komposisi amfibi serta untuk mengetahui indeks keanekaragaman dan kemerataan amfibi di Hutan Lindung Gambut (HLG) Tanjung Jabung Timur. Penelitian ini menggunakan metode Visual Encounter Survey (VES) yang dikombinasikan dengan transek. Transek merupakan transek akuatik yang dibuat sepanjang 500m. Data yang telah diperoleh dianalisis dengan menggunakan Indeks Shannon Wiener dan dengan menghitung kemerataan jenis. Hasil penelitian yaitu jenis amfibi yang didapat ada 4 jenis (Fejervarya limnocharis, Fejervarya cancrivora, Hylarana erythraea dan Pulchrana baramica). Nilai keanekaragaman tergolong sedang dengan nilai H’= 1, 03. Hal ini menunjukkan secara ekologis kondisi habitat di HLG Londerang mampu untuk mendukung keberadaan jenis amfibi. Nilai kemerataan jenis amfibi menunjukkan nilai E= 0,74 yang berarti pensebaran amfibi tergolong cukup merata.
PEMANFAATAN TANAMAN PENINGKAT DAYA TAHAN TUBUH PADA MASYARAKAT DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT SELAMA PANDEMI COVID-19 Awaliyah, Nurdianti; Qurbaniah, Mahwar
Biospecies Vol. 14 No. 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v14i2.16584

Abstract

Selama pandemi Covid-19, masyarakat disarankan untuk mengkonsumsi makanan dan minuman yang dapat menjaga ataupun meningkatkan daya tahan tubuh. Di Indonesia, banyak terdapat tanaman obat keluarga (TOGA) yang dapat menjaga atau meningkatkan daya tahan tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tanaman obat apa saja yang dimanfaatkan oleh masyarakat di Provinsi Kalimantan Barat untuk meningkatkan daya tahan tubuh selama pandemi Covid-19. Metode penelitian dilakukan dengan metode survei dengan 60 responden yang diambil dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian yang dibutuhkan adalah angket dan literatur-literatur lainnya yang mendukung. Dari hasil kajian literasi sebelumnya ada sekitar 19 tanaman obat yang dapat menjaga ataupun meningkatkan daya tahan tubuh yang kemudian disurvei kepada responden. Hasil penelitian menunjukkan tanaman untuk menjaga daya tahan tubuh yang dimanfaatkan oleh masyarakat Provinsi Kalimantan Barat dengan rincian jahe 100 %, jahe merah 72 %, temu lawak 77 %, temu manga 40 %, kunyit 98 %, kencur 91 %, lengkuas 91%, cengkeh 75 %, jintan hitam 54 %, bawang putih 95 %, cabe merah 80 %, pegagan 56 %, meniran 23 %, sambiloto 28 %, kelor 54 %, mengkudu 72 %, kantong semar 23 %, kelapa 100 % dan jambu biji 100%
PEMANFAATAN KOMPOS AMPAS TEBU PADA TANAMAN SORGUM (Shorgum bicolor (L.) Moench) DI LAHAN KERING : OPTIMALISASI PEMANFAATAN LAHAN KERING DI PROVINSI JAMBI Soverda, Nerty; Evita, Evita
Biospecies Vol. 15 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v15i1.16606

Abstract

Sorghum is one type of cereal plant that has great potential to be developed in Indonesia because it has a wide adaptation area. Sorghum has been known and cultivated for a long time in several regions in Indonesia. The opportunity to increase production through increasing productivity is still very large because up to now the productivity that has been achieved is only 60% of the potential yield of each new variety that has a potential yield of 6 tons / ha. One of the causes of low sorghum production is due to minimum fertilization and nutrient-poor soil. Efforts that can be made to keep crop production balanced will require innovation in the supply of environmentally friendly plant nutrients, one of which is by utilizing bagasse waste into organic fertilizer. The study was conducted at the Experimental Garden of the Faculty of Agriculture, Jambi University, Mendalo Indah Village, Jambi Luar Kota District, Muaro Jambi Regency which was located at an altitude of 35 m above sea level and Ultisol soil type. The study aimed to determine the effect of bagasse compost on the growth and yield of sorghum and to obtain a dose of bagasse compost that can provide the best growth and yield of sorghum. This study was conducted using a randomized block design (RBD) with one factor, namely the dose of organic bagasse organic fertilizer consisting of 4 levels of treatment. The treatment used in this study was (P0) administration of inorganic fertilizers, (P1) administration of 5 tons / ha bagasse organic fertilizer, (P2) giving 10 tons / ha bagasse organic fertilizer, (P3) giving bagasse organic fertilizer 15 ton / ha. The variables observed were plant height, number of leaves, age of flowering, root dry weight, plant dry weight, panicle length, seed weight per plant, weight of 1000 seeds, and yield per hectare. The results showed that bagasse compost treatment had a significant effect on plant height. However, there was no significant effect on the number of leaves, age of flowering, root dry weight, dry weight of plants, panicle length, weight of 1000 seeds and dry seed weight of planting and harvest index

Page 8 of 25 | Total Record : 250