cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL PENELITIAN
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 376 Documents
PERAN JAM’IYYAH IJTIMA’IYYAH DALAM PEMBENTUKAN TRADISI KEBERAGAMAAN ANSHORI, MUHAMMAD
JURNAL PENELITIAN Vol 8, No 1 (2014): JURNAL PENELITIAN
Publisher : JURNAL PENELITIAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract THE ROLE OF THE JAMIYYAH IJTIMAIYYAH IN THE FORMATION OF TRADITIONS (A study on Jamiyyah NU Subsection Kedung Banteng in the Tradition Change of Mitung Dina in Dukuh Kedung Banteng, Village Wonorejo, Subdistrict Karangayar District of Demak). Nahdlotul Ulama is a religious social organization which follow the ahlus sunnah wal jama’ah, by preserving the society tradition. The Mitung Dina tradition is a tradition of Islam that has been acculturated by indigenous traditions. Mitung dina tradition is a multi colored diversity of NU which has been grown. Technically, the tradition of mitung dina sometimes brings its own burden for the families left behind. Then, it becomes a separate discussion for the jam’iyyah board, to make changes to the tradition became more ease. Based on the results of the research, it can be inferred that the jam’iyyah NU subsection Kedung Banteng has committed changes to the ritual mitung dina or ngajekno in village Kedung Banteng Subdistrict Karangayar Demak regency.Keywords: Jamiyyah NU, mitung dina tradition. AbstrakNahdlotul Ulama merupakan organisasi sosial keagamaan yang berhaluan Islam ahlus sunnah waljamaah, dengan tetap melestarikan tradisi masyarakart. Tradisi mitung dina merupakan tradisi Islam yang telah beralkulturasi dengan tradisi pribumi. Di sini, tradisi mitung dina merupakan tradisi keberagamaan warna NU yang sudah mengakar. Secara teknis, tradisi mitung dina ini terkadang membawa beban tersendiri bagi keluarga yang ditinggalkan. Hal ini kemudian menjadi pembahasan tersendiri bagi pengurus jamiyyah, untuk melakukan perubahan tradisi tersebut menjadi lebih meringankan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa jamiyyah NU ranting kedung banteng telah melakukan perubahan terhadap ritual mitung dina atau ngajekno di dukuh Kedung Banteng Kecamatan Karangayar Kabupaten Demak.Kata Kunci: Jam’iyyah NU, tradisi Mitung Dina
INTEGRITAS ILMU DALAM PERPEKSTIF PENDIDIKAN SETIAWATI, ROKHIS
JURNAL PENELITIAN Vol 9, No 2 (2015): JURNAL PENELITIAN
Publisher : JURNAL PENELITIAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractSCIENCE INTEGRITY IN EDUCATION PERSPECTIVE. The advance of science and technology makes the life increasingly easy and simple for some communities. Academic discourse on character education in Indonesia is getting crowded to discusssince the character education movement launched on May 2, 2010.This discourse emerged and developed related to the development of science and technology that only put forward only its material aspect without balanced with the development and construction of its spiritual aspect.The purpose of this study was to determine the integrity of general science and religious studies in an educational perspective that emphasizes on character education in the world of education that leads to a private establishment that excel in science and technology in accordance with the demands of erabut not lost identity and character, on the basis faith and piety to God Almighty. The emphasis on nation-building and nation-character became one of the priorities of education today, which is based on the planting and understanding of the religious science and nationality.Based on the explanation above, the integration efforts of public education with Islamic values cannot be separated from the universality of knowledge that should be applied in the learning process without promoting independence (searching for differences) science. Keywords: Science Integrity, Character Education, Character Building Abstrak Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadikan hidup bagi sebagian masyarakat kita dirasakan  semakin mudah dan sederhana. Wacana akademik mengenai pendidikan karakter di Indonesia semakin ramai dibahas sejak dicanangkannya gerakan pendidikan karakter pada tanggal 2 Mei 2010. Wacana ini muncul dan berkembang terkait dengan perkembangan ilmu dan teknologi yang hanya mengedepankan aspek materialnya saja tanpa diimbangi dengan perkembangan dan pembangunan aspek spiritualnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui integritas ilmu umum dan ilmu agama dalam perspektif pendidikan yang menekankan pada pendidikan karakter dalam dunia pendidikan yang mengarah pada pembentukan pribadi yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai dengan tuntutan jaman tetapi tidak hilang jati diri dan karakternya serta dilandasi dengan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Penekanan pada pembentukan bangsa dan karakter bangsa (nation and character building) menjadi salah satu prioritas pendidikan saat ini, yang dilandasi dengan penanaman dan pemahaman ilmu agama dan kebangsaan. Berdasarkan uraian di atas, upaya terintegrasinya pendidikan umum dengan nilai-nilai islami tidak terlepas dari universalitas keilmuan yang harus diterapkan dalam proses pembelajaran tanpa mengedepankan independensi (mencari-cari perbedaan)  keilmuan.  Kata Kunci: integritas ilmu, pendidikan karakter, Pembangunan Karakter 
KOSMOLOGI DANYANG MASYARAKAT DESA SEKOTO DALAM RITUAL BERSIH DESA Masruri, Muhammad
JURNAL PENELITIAN Vol 7, No 2 (2013): Jurnal Penelitian
Publisher : JURNAL PENELITIAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

THE  DANYANG  COSMOLOGY  OF  COMMUNITY  IN SEKOTO VILLAGE TO THE RITUAL OF BERSIH DESA. Cosmology is the outlook (world view) or a very basic belief  system in humans. Cosmology exists on individuals and communities. Cosmology refers to the perception of the universe and man and the relationship with his Lord. Danyang for most of the Javanese community has an important role in the existence of  people in an area. Bersih Desa as rituals or traditions of Javanese values show the characteristic or typical of Javanese society, namely gotong-royong and tepo-seliro. Further, it has the values of  religiosity for those who believe so that by Bersih Desa, the respect (unggah-ungguh) to Danyang can be realized by always praying for them who are also in the teachings of  Islam, namely “charitable person would be lost unless there is a prayer of  his successor”. Therefore, Bersih Desa should be preserved as cultural heritage of Java and actualization of  the teachings of  Islam. Bersih Desa in Sekoto village is as a manifestation to honor their Danyang who is considered to be the one responsible in the village. Cosmology Danyang is much more related to the Sekoto village community. Therefore, people at that village conduct the ritual of  Bersih Desa every year.Keywords: Cosmology, Danyang, Bersih Desa, Sekoto.Kosmologi merupakan cara pandang (world view) atau sistem keyakinan yang sangat mendasar pada manusia. Kosmologi ada pada tiap individu dan komunitas. Kosmologi mengacu pada persepsi tentang alam semesta dan manusia serta relasi dengan Tuhannya. Danyang bagi sebagian masyarakat Jawa memiliki peran penting dalam keberadaan masyarakat di sebuah daerah. Bersih Desa sebagai ritual atau tradisi Jawa memiliki nilai-nilai sebagai karakteristik atau ciri khas masyarakat Jawa, yaitu gotong-royong dan tepo-seliro. Juga memiliki nilai-nilai religiositas bagi yang meyakini, sehingga melalui Bersih Desa, rasa hormat (unggah- ungguh) kepada Danyang dapat direalisasikan dengan selalu mendoakan mereka yang juga merupakan ajaran dalam Islam, yaitu “amal seseorang akan hilang kecuali ada doa dari penerusnya”. Karenanya, Bersih Desa harus dilestarikan sebagai warisan budaya Jawa dan aktualisasi ajaran Islam. Bersih Desa di Desa Sekoto sebagai manifestasi untuk menghormati adanya Danyang yang selama ini dianggap orang yang berjasa di desa tersebut. Kosmologi Danyang sangat kental dalam masyarakat Desa Sekoto. Karenanya, di Desa Sekoto setiap tahun dilaksanakan ritual Bersih Desa.Kata Kunci: Kosmologi, Danyang, Bersih Desa
MENDAMBAKAN PARADIGMA KESETARAAN DALAM PERNIKAHAN (TELAAH KRITIS TERHADAP KITAB UQU>D AL-LUJJAIN) Fatah, Ahmad
JURNAL PENELITIAN Vol 8, No 2 (2014): JURNAL PENELITIAN
Publisher : JURNAL PENELITIAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CRAVING THE PARADIGM EQUALITY IN MARRIAGE (CRITICAL ANALYSIS OF Uqu>d al-Lujjain BOOK).Based on simple study to Uqu>d al-Lujjain book, it is known that in the Uqu>d al-Lujjain book there are a variety of  texts that emphasizes the superiority of  men in the marital relationship. It is much influenced by socio-cultural settings at that time, besides the hadith references which aren’t all saheeh and hasan, but there is a weak. The discussion in this research reveal the fundamental problem in understanding the rights and responsibilities of  husband and wife who can be classified into four things, namely the problem of  husband and wife relationship in tradition, the problem of  space in the marital relationship, situation and condition problems, as well as the problem in understanding the text of al-Qur`an and Hadith. Thus, in this paper the authors offer is continued criticism conceptually contained in Uqu>d al Lujjain with criticism of  reality in household which is particularly problematic in a relationship of husband and wife.keywords: Equality, Marriage, Family.Berdasarkan kajian yang sederhana terhadap kitab Uqu>d al-Lujjain, dapat diketahui bahwa dalam kitab Uqu>d al-Lujjain terdapat berbagai teks yang mengedepankan superioritas laki-laki dalam hubungan suami istri. Hal ini banyak diwarnai oleh setting sosial budaya pada saat itu, disamping rujukan hadis-hadis yang tidak semuanya shahih dan hasan, tetapi ada yang dhaif. Bahasan dalam peneltian ini mengungkap problem yang mendasar dalam memahami hak dan kewajiban suami istri yang dapat diklsifikasikan menjadi empat hal, yaitu problem relasi suami istri dalam tradisi, problem ruang gerak dalam hubungan suami istri, problem situasi dan kondisi, serta problem pemahaman terhadap teks al Qur`an maupun Hadis. Dengan demikian, dalam penelitian ini yang penulis tawarkan adalah melanjutkan kritik secara konseptual yang terdapat dalam Uqu>d al- Lujjain  dengan kritik terhadap realitas dalam rumah tangga yang sangat problematik dalam menjalin hubungan suami istri.kata kunci: Kesetaraan, Pernikahan,  Keluarga.
PENGEMBANGAN KECERDASAN SPIRITUAL SANTRI (STUDI TERHADAP KEGIATAN KEAGAMAAN DI RUMAH TAHFIDZQU DERESAN PUTRI YOGYAKARTA) RAHMAWATI, ULFAH
JURNAL PENELITIAN Vol 10, No 1 (2016): JURNAL PENELITIAN
Publisher : JURNAL PENELITIAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 The important thing is develop spiritual intelligence, this is the intelligence supreme that guide people find the meaning of life disembogue into God. This research aims to know the religious activities carried out in the TahfidzQu House Putri Deresan. This is field research in the form of qualitative research that is descriptive analytically with pedagogy’s approach. The results of the study showed that the activities carried out in the TahfidzQu House Putri Deresan based on religious activities. The data obtained that the implementation of the activities in the TahfidzQu House Putri Deresan is classified according to the first three sections namely daily activities which include memorize The Qur’an, early time of prayers and invocation, salah rawatib, salah duha, fasting, voluntary charity, remembrance and diniyah. The second, weekly activities, which include; read al-Kahf Surah, read the al-Waqiah Surah, study of the Hadith, muhadoroh and tasmi , third, monthly activities namely Talim For Kids. Key Words: Spiritual, Intelligence, religious activities, Tahfidz House Abstrak Pentingnya melakukan upaya pengembangan dalam rangka menumbuhkembangkan kecerdasan spiritual dikarenakan kecerdasan ini merupakan kecerdasan tertinggi yang dapat membimbing manusia menemukan makna hidup dengan bermuara pada Tuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di Rumah TahfidzQu Deresan Putri. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Research) berupa penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan pedagogis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan di Rumah TahfidzQu Deresan Putri adalah berbasis kegiatan keagamaan. Berdasarkan data yang diperoleh bahwa pelaksanaan kegiatan di Rumah TahfidzQu Deresan Putri dapat peneliti klasifikasikan menurut waktu pelakasanaannya menjadi dalam tiga bagian, pertama yaitu kegiatan harian yang meliputi menghafal al-quran, salat berjamaah diawal waktu, salat tahajud, salat rawatib, salat duha, puasa sunah, sedekah, zikir dan diniyah. Kedua, kegiatan mingguan, yang meliputi; membaca surah al-Kahfi, membaca surah al-Waqi’ah, Kajian Hadis, muhadoroh dan tasmi’, ketiga, kegiatan bulanan yaitu Ta’lim For Kids.Kata Kunci: Kecerdasan Spiritual, Kegiatan Keagamaan, Rumah Tahfidz
PERBENTURAN ANTAR DALIL HUKUM (TA‘A>RUD} AL-ADILLAH) Nisa, Khoirun
JURNAL PENELITIAN Vol 8, No 2 (2014): JURNAL PENELITIAN
Publisher : JURNAL PENELITIAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 THE THEOREMA CLASHES (TA‘A>RUD} AL- ADILLAH). This study is discuss the argument of the law (ta‘a>rud} al-adillah) clashing problem. This study was started by some cases the argument of  the law that looks clashed. In this case, there are two opinions of  ulama, namely: (1) qat}‘i> may not clashing, because every argument that qat}‘i>  requires the existence of  the law (madlu>l); (2) Ulama allows the two qat}‘i>  mutual clashing argument, where each argument was held by ulama as a qat}‘i> proof. The solution face two arguments of  the law which clashed is: (1) tawfi>q or compromise , namely facing two arguments who clash so that no visible again the existence of clashing; (2) takhs}i>s} or the setting aside, if two arguments clashing, one of  them is general special other, then the way out with special argument practiced to set a specific things according to its specialties, while the general public is practiced according to it’s general; (3) if it still contrary, then undertook to at least one of whom practiced, another is leaving, by doing nasakh-mansu>kh, tarji>h}, takhyi>r; (4) if the dispute cannot be avoided, then both the argument that choose, not practiced , namely by way of tawa>quf   dan tasaqut}. Important points from this review is that there is no contradiction between arguments of the law. If there is a conflict it is in outer side only, not the essential.keywords: Ta‘a>rud} al-Adillah, Tawfi>q, Takhs}i>s}, Tarji>h}, Tawa>quf.Tulisan ini membahas masalah perbenturan antar dalil hukum (ta‘ar> ud} al-adillah). Kajian ini diawali oleh beberapa kasus dalil hukum yang tampak berbenturan. Dalam hal ini, ada dua pendapat ulama, yaitu: (1) pendapat yang menyatakan bahwa dua dalil yang qat}‘i> tidak mungkin bertentangan, karena setiap dalil yang qat}‘i> mengharuskan adanya hukum (madlu>l); (2) ada ulama yang memungkinkan bertemunya dua dalil qat}‘i> yang saling berbenturan, di mana masing- masing dalil tersebut dipegang oleh ulama yang memandangnya sebagai dalil qat}‘i>. Solusi menghadapi dua dalil hukum yang berbenturan adalah: (1) tawfi>q atau kompromi, yaitu mempertemukan kedua dalil yang berbenturan sehingga tidak terlihat lagi adanya perbenturan; (2) takhs}i>s} atau pengkhususan, yaitu jika dua dalil tersebut berbenturan, satu di antaranya bersifat umum, yang lainnya khusus, maka jalan keluarnya dengan melakukan pengkhususan sehingga dalil khusus diamalkan untuk mengatur hal yang khusus menurut kekhususannya, sedangkan yang umum diamalkan menurut keumumannya; (3) jika masih bertentangan, maka diusahakan setidaknya satu di antaranya diamalkan, yang satu lagi ditinggalkan, yaitu dengan melakukan nasakh-mansu>kh,  tarji>h},  takhyi>r;  (4)  jika  pertentangan  tersebut tidak dapat dielakkan, maka kedua dalil itu ditinggalkan, tidak diamalkan, yaitu dengan jalan tawa>quf  dan tasaqut}. Poin penting dari kajian ini adalah bahwa tidak ada pertentangan di antara dalil- dalil hukum. Kalaupun ada, hal itu hanyalah bersifat lahiriah, secara substansial tidak bertentangan.kata kunci: Ta‘a>rud} al-Adillah, Tawfi>q, Takhs}i>s}, Tarji>h}, Tawa>quf.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR AQIDAH AHKLAK DI MADRASAH IBTIDAIYAH ERNING, FITRI
JURNAL PENELITIAN Vol 9, No 2 (2015): JURNAL PENELITIAN
Publisher : JURNAL PENELITIAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstraks DEVELOPING AKIDAH AKHLAK TEACHING MATERIAL AT MADRASAH IBTIDAIYAH. Teacher has a strategic role in the learning process, can be said that to realize the learning success is teacher responsibility. The learning successit was not yet enough if only measured by how many students who can pass and get a good score, especially in teaching AkidahAkhlakstudent must actualize the Islamic values in their real life. This article tried togive the impression how provide the purpose of the AkidahAkhlaklearning process, by developing AkidahAkhlakteaching materials at the elementary level, without deny the principlesthat must be fulfilled in developing teaching materials. Key words: Teaching Materials, Akidah Akhlak, Madrasah Ibtidaiyah AbstrakSeorang guru mempunyai peran yang strategis dalam proses pembelajaran, boleh dikata berhasil tidaknya proses pembelajaranmerupakan tanggung jawab penuh seorang guru untuk mewujudkannya. Keberhasilan proses pembelajaran belum cukup jika hanya diukur dari berapa banyak siswa yang bisa lulus dan mendapatkan nilai yang baik, terutama dalam pembelajaran Aqidah Akhlak siswa diharapkan dapat mengaktualisasikan nilai-nilai Islam yang didapatnya dari pembelajaran dalam kehidupan nyata. Tulisan ini mencoba memberi gambaran bagaiamana mewujudkan tujuan dari proses pembelajaran Aqidah Akhlak, dengan cara mengembangkan bahan ajar  terkhusus pembelajaran Aqidah Akhlak di tingkat dasar, tanpa menyampingkan prinsip-prinsip yang harus dipenuhi dalam pengembangan bahan ajar.Kata Kunci: Bahan Ajar, Aqidah Akhlak, Madrasah Ibtidaiyah
MODEL PENAFSIRAN HASSAN HANAFI Prasetya, Marzuqi Agung
JURNAL PENELITIAN Vol 7, No 2 (2013): Jurnal Penelitian
Publisher : JURNAL PENELITIAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

THE INTERPRETATION MODEL OF HASAN HANAFI. The Qur’an speaks the language of  the world in order to be understood by everyone and there is no way for wthem to have a reason that the language of  the Qur’an is not true and the foreign literature for humans in order to understand the content and the content of  the Koran required by the study of  tafsir.The study of  the interpretation methodology is still relatively new in the intellectual treasures of  Muslims. He had made the object of  a separate study further after growing rapidly the interpretation (tafsir). It is therefore not surprising that the methodology of  the study interpretations is far behind that interpretation itself. The metodology of  interpretation can be defined as knowledge of  ways to go in reviewing and studying the Qur’an. Historically each interpretation has been using one or more method of the Kor’an interpretation. Among the interpreter is Hassan Hanafi with special type, that is Qur’anic “empirical” hermeneutics, that cpmes from humanity “empirical” reality to the formulation for social transformation necessity.Keywords: Thematic Interpretation, Hassan Hanafi, Al-Qur’an.Al-Qur’an berbicara dengan bahasa dunia supaya dapat dipahami oleh semua orang dan tidak ada jalan bagi mereka untuk beralasan bahwa bahasa Al-Qur’an adalah tidak benar dan literaturnya asing bagi  manusia. Guna memahami isi dan kandungan Al-Qur’an, dibutuhkan ilmu tafsir. Studi tentang metodologi tafsir masih terbilang baru dalam khazanah intelektual umat Islam. Metodologi tafsir baru dijadikan sebagai objek kajian tersendiri jauh setelah tafsir berkembang pesat. Oleh karena itu, tidaklah mengherankan jika metodologi tafsir tertinggal jauh dari kajian tafsir itu sendiri. Metodologi tafsir dapat diartikan sebagai pengetahuan mengenai cara yang ditempuh dalam mengkaji dan menelaah Al-Qur’an. Secara historis, setiap penafsiran telah menggunakan satu atau lebih metode penafsiran Al-Qur’an. Di antara penafsir tersebut adalah Hassan Hanafi yang menampilkan corak penafsiran yang khas, yaitu hermeneutika “empiris” Al- Qur’an, yang berangkat dari realitas “empiris” kemanusiaan sampai pada perumusan untuk kepentingan transformasi sosial.Kata Kunci: Penafsiran Tematik, Hassan Hanafi, Al-Qur’an.
KEBERBAKATAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SDLB PURWOSARI KUDUS M. RAHMAN, MUZDALIFAH
JURNAL PENELITIAN Vol 9, No 2 (2015): JURNAL PENELITIAN
Publisher : JURNAL PENELITIAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractCHILDREN WITH SPECIAL NEEDS TALENTED AT SDLB PURWOSARI KUDUS. Research on “Children with Special Needs Talented in SDLB Purwosari Kudus” aimed to know about the situation of children with special needs talented in SDLB Purwosari Kudus. The research method used is a qualitative method. A collection of data that used is an interview (interview guide), observation, and documentation. The subjects in this research is students, teachers, and students parents in SDLB Purwosari Kudus. Data analysis using the three pattern that raised by Miles and Huberman, the reduction data and conclusion, the data that was undertaken on these days before, during and after the process or in the field. Results of research found that: First, in the form of talented in SDLB Purwosari Kudus student are drawing, dancing, singing, and made a kite; Second, a psychological aspects that are found in children with special needs is the lack of cognitive ability, stable of emotional, and the good in social ability; Third, physically factors is delayed the developing of children with special needs, lack of motivation, and lack of parent acceptance; Fourth, the supporting factors in talented improvement is competence and patience class teacher, competence extracurricular teacher, school facility, and BOS fund. Keyword: Children with Special Needs, Talented, SDLB. AbstrakPenelitian tentang “Keberbakatan Anak Berkebutuhan Khusus di SDLB Purwosari Kudus” bertujuan untuk mengetahui tentang keadaan keberbakatan anak berkebutuhan khusus di SDLB Purwosari Kudus. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara (interview guide), observasi, dan dokumentasi. Adapun subjek sumber data adalah siswa, guru, dan wali murid SDLB Purwosari Kudus. Analisis data menggunakan tiga pola yang diajukan oleh Miles dan Huberman, yakni reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan yang dilakukan sebelum, selama, dan sesudah proses penelitian di lapangan. Hasil penelitian ditemukan bahwa: Pertama, bentuk keberbakatan yang dimiliki siswa SDLB Purwosari Kudus antara lain: menggambar, menari, menyanyi, dan membuat layangan; Kedua, aspek psikologis yang ditemukan pada anak berkebutuhan khusus adalah kurangnya kemampuan kognitif, emosinya stabil, dan kemampuan sosialnya baik; Ketiga, faktor yang menghambat berkembangnya keberbakatan adalah hambatan fisik, kurangnya motivasi anak, dan kurangnya penerimaan dari orang tua; Keempat, faktor yang mendukung berkembangnya keberbakatan adalah guru kelas yang kompeten dan sabar, guru ekstra yang kompeten, fasilitas sekolah, dan dana BOS. Kata Kunci: Anak Berkebutuhan Khusus, Keberbakatan, SDLB.
JIHAD AKADEMIK KALANGAN PERGURUAN TINGGI ISLAM MELAWAN KORUPSI (PEMAKNAAN AKADEMISI ATAS KERANCUAN FIQIH DAN BUDAYA TERHADAP KORUPSI) Khamdan, Muh.
JURNAL PENELITIAN Vol 8, No 2 (2014): JURNAL PENELITIAN
Publisher : JURNAL PENELITIAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ACADEMIC  JIHAD  OF  ISLAMIC  COLLEGE CIVITAS ACADEMICA TO AGAINST CORRUPTION: ACADEMICS THOUGHT ON ‘FIQH’ AND CULTURAL CONFUSION TOWARD CORRUPTION. Paradox reality in Indonesia shows the rise of  social diversity, but the achievements of corruption also increased. It shows that the diversity of  social patterns is still in the theoretical-formalistic stage. This paper intends to conduct discourse criticism studies toward doctrin with thinking “jihad” to shift the thinking sacret ‘fiqh’ which is formalized. In promoting the eradication of corruption, Islam can play a role in various forms. Moral values taught at least provide answers about the spread of  corruption with interpretation radicalization toward Islamic moral values. This new social ethic can encourage people to prevent, monitor, report and fix a number of social sanctions mechanisms in the community in the form of anti-corruption ‘fiqh’. This anti-corruption ‘fiqh’ becomes a kind of corruption prevention efforts in the form of Islamic study.keywords: Paradox, The Criticism Of  Discourse, Social Ethics, Anti-Corruption ‘Fiqh’Realitas paradoks dalam kehidupan bangsa Indonesia menunjukkan bahwa keberagamaan masyarakat meningkat, namun prestasi korupsi juga meningkat. Hal ini menunjukkan pola keberagamaan masyarakat masih dalam tahap teoritik-formalistik. Tulisan ini bermaksud melakukan kajian kritik wacana terhadap doktrin dengan “jihad” pemikiran untuk menggeser sakralitas doktrin dalam fiqih yang terformalkan. Dalam menggalakkan pemberantasan korupsi, Islam dapat berperan dalam beragam bentuk. Nilai-nilai moralitas yang diajarkan setidaknya memberikan jawaban semakin menyebarnya praktik korupsi dengan radikalisasi interpretasi terhadap nilai moralitas Islam. Etika social baru ini dapat mendorong masyarakat untuk senantiasa mencegah, mengawasi, melaporkan dan memperbaiki sejumlah mekanisme sanksi sosial yang hidup di masyarakat dalam wujud fiqih anti korupsi. Fiqih anti-korupsi menjadi semacam upaya pencegahan korupsi dalam melalui kajian keagamaan.kata kunci: Paradoks, Kritik Wacana, Etika Sosial, Fiqih Anti-Korupsi.

Page 3 of 38 | Total Record : 376