cover
Contact Name
Eva Dina Chairunisa
Contact Email
evadinach19@gmail.com
Phone
+6282281267851
Journal Mail Official
jurnalkalpataru@univpgri-palembang.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Palembang Gedung E Lantai 1, Kampus A Jl. Jend A. Yani Lorong Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
KALPATARU: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
ISSN : 24606383     EISSN : 26217058     DOI : 10.31851/kalpataru.v6i1.4646
Core Subject : Education, Social,
Jurnal ini berfokus tentang penelitian dalam pendidikan sejarah, bidang sejarah, sejarah lokal, sejarah nasional dan sejarah global, budaya Indonesia, kearifan lokal dan pendidikan sejarah.
Articles 200 Documents
RUMAH TRADISONAL DI DESA ULAK PANDAN SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN SEJARAH Kusnadi Leo
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 2, No 1 (2016): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v2i1.1316

Abstract

Rumah tradisonal di desa Ulak Pandan kecamatan Semidang Aji Baturaja memiliki nilai sejarah dan nilai budaya yang tinggi. Rumah Aji sebagai rumah adat suku Aji Sub suku Melayu Ogan menjadi saksi perjalanan sejarah selama ratusan tahun. Permasalahan penelitian ini adalah : (1) Bagaimanakah ragam rumah tradisonal di desa Ulak Pandan, (2) Bagaimanakah nilai sejarah dan nilai budaya rumah tradisonal di desa Ulak Pandan. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Deskriptif Kualitatif. Simpulan penelitian: (1) Rumah tradisonal di desa Ulak Pandan merupakan rumah tradisonal yang dibeli langsung dari daerah Iliran dan ada yang dibuat di Uluan. (2) Ragam rumah tradisonal yang ada di desa Ulak Pandan merupakan rumah yang berdiri diatas tiang dan juga batu-batu besar atau dengan kata lain ragam bentuk rumah Uluan semuanya berbentuk rumah panggung, sebagai bentuk kearifan lokal menghindari dari bencana alam.
RAGAM SENI ARCA CANDI BOROBUDUR SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN SEJARAH Rahman Rahman
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 3, No 2 (2017): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v3i2.1630

Abstract

Makna ragam seni arca candi Borobudur pada hakikatnya tak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia yang dibentuk menyerupai manusia, hewan, tumbuhan-tumbuhan. Arca yang berwujudan seorang dewa yang disembah para penganutnya untuk tujuan pemujaan. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah nilai sejarah apakah pada ragam seni arca candi Borobudur yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran sejarah dan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai sejarah ragam arca candi Borobudur yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran sejarah. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penerikan kesimpulan. Berdasarkan hasil pembahasan dapat disampaikan bahwa candi Borobudur merupakan suatu banguan yang termegah di Indonesia dan di temukan sekitar abad ke VIII Masehi, sekaligus peninggalan agama Budha terbesar yang terdapat di pulau Jawa.
SEJARAH PERANG TEBIDAH II DI KERAJAAN SINTANG PADA TAHUN 1890 SEBAGAI BAHAN AJAR DALAM MATERI MASA PENJAJAHAN BANGSA BARAT DI INDONESIA PADA KELAS XI IPA MADRASAH ALIYAH NEGERI SANGGAU Siswandi Siswandi; Hidayatullah Hidayatullah
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 1, No 2 (2015): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v1i2.540

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui perencanaan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran, 2) mengetahui pelaksanaan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran 3) mengetahui evaluasi yang dilakukan oleh guru kepada siswa dalam proses penyampaian pembelajaran 4) mengetahui kendala-kendala guru dalam menyampaikan materi. Manfaat dalam penelitian ini secara teoritis adalah sebagai wadah pengembangan materi sejarah dan menambah khasanah keilmuan sejarah juga sejarah lokal khususnya yang barkaitan dengan konflik yang ada di Kalimantan Barat. Secara praktis adalah: 1) siswa bisa mengenal sejarah lokal 2) meningkatkan kompetensi guru 3) Madrasah Aliyah Negeri Sanggau lebih bisa memanfaatkan fasilitas yang ada, 4) menambah wawasan keilmuan sesuai dengan disiplin ilmu pendidikan bagi peneliti. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian Studi kasus,  dengan data yang diperoleh dari  guru, siswa dan kepala sekolah Madrasah Aliyah Negeri sekaligus sebagai tempat penelitian serta dokumennya berupa perangkat pembelajaran dan foto proses pembelajaran. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik komunikasi langsung, observasi langsung, dan teknik dokumentasi. Alat pengumpul data yang digunakan adalah panduan observasi, panduan wawancara dan analisis dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan bentuk interaktif yang terdiri dari tiga tahap yaitu reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (conclusion drawing). Kata kunci: sejarah perang tebidah II, kerajaan sintang, bahan ajar.
SASTRA TUTUR DESA LEBAK BERIANG KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN SEJARAH Muhamad Idris; Jeki Sepriady
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 3, No 1 (2017): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v3i1.1618

Abstract

Sastra tutur adalah sastra tutur yang disampaikan dari mulut ke mulut. Sastra tutur juga mengandung nilai sejarah dan nilai budaya kelompok masyarakat. Desa Lebak Beriang adalah desa hutan di Kabupaten OKI yang masih menyimpan sastra tutur. Permasalahan penelitian: 1) bagaimana bentuk sastra tutur di desa Lebak Beriang?; 2) Bagaimanakah nilai sejarah dan nilai budaya sastra tutur di desa Lebak Beriang? Tujuan penelitian untuk mengetahui 1) bentuk sastra tutur di desa Lebak Beriang.; 2) nilai sejarah sastra tutur di desa Lebak Beriang. Metodologi penelitian: deskriptif kualitatif dengan pendekatan ilmu bahasa. Sumber data: informan, dokumen, tempat. Teknik pengumpulan data: wawancara mendalam, kajian dokumen, observasi langsung. Teknik cuplikan dilakukan pada beberapa penutur sastra tutur di desa Lebak Beriang, validitas data dengan teknik triangualasi data dan metode. Teknik analisis yang dipergunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian: bentuk sastra tutur di desa Lebak Beriang berupa sejarah desa dan mantra. nilai sejarah sastra tutur desa Lebak Beriang mengungkap informasi migrasi kelompok penduduk desa Selapan ke Lebak Beriang pada perang agresi Belanda ke Selapan pada tahun 1945-1948 untuk mencari perlindungan dari peperangan dan politik bumi hangus yang dilakukan oleh tentara Belanda di kawasan Republik.
PENGARUH PENDEKATAN KONSTEKSTUAL DAN MODEL PEMBELAJARAN KELILING KELOMPOK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU (SEJARAH) DI KELAS VII SMP NEGERI 2 MUARA ENIM TAHUN AJARAN 2017/2018 Fenni Eka Fitriani
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 5, No 1 (2019): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v5i1.2934

Abstract

Permasalahan yang terdapat di penelitian ini adalah ketika dalam kegiatan pembelajaran berlangsung siswa kelihatan pasif atau kurang aktif, ribut, monoton dan akhirnya siswa tidak memperhatikan guru yang sedang mengajar di depan kelas, akibatnya hasil nilai siswa pun rendah. Untuk mengatasi pemasalahan tersebut ini, maka guru harus mencari pendekatan dan model pembelajaran yang bisa membuat siswa aktif dan tidak rebut, salah satunya dengan menggunakan pendekatan konstektual dan model pembelajaran keliling kelompok. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh pendekatan konstekstual dalam model pembelajaran keliling kelompok terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS (Sejarah) di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Muara Enim. Metode yang dipakai pun yaitu metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui, observasi, tes soal dan dokumentasi. Berdasarkan hasil dari penelitian dan analisis data, hal ini biasa dilihat bahwa kelas eksperimen yang diberikan perlakuan pendekatan konstektual dan model keliling kelompok memiliki rata-rata 87,63 lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang diberikan perlakuan dengan menggunakan model ceramah dengan memiliki rata-rata 85,33 dan hasil perhitungan uji-t paired sample t-test yang menggunakan SPSS 22 diperoleh sig. (2-tailed) 0,000 < (α = 0,005) karena 0,000 < 0,005 maka H0 ditolak, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang sangat signifikan pada hasil belajar siswa yang memperoleh pembelajaran pendekatan konstektual dan model keliling kelompok serta siswa yang memperoleh pembelajaran dengan menggunakan model ceramah di kelas VII SMP Negeri 2 Muara Enim.
INTERPRETASI ISI PRASASTI TELAGA BATU SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN SEJARAH Sisna Kurniati
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 6, No 1 (2020): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v6i1.4649

Abstract

Kerajaan Sriwijaya menyimpan data mengenai peninggalan-peninggalannya seperti prasasti Telaga Batu . Data kesejarahan tersebut belum dimanfaatkan dalam pembelajaran sejarah. Permasalahan penelitian: Nilai sejarah apa sajakah yang terdapat pada prasasti Telaga Batu untuk dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran sejarah. Tujuan penelitian: 1. Untuk mengetahui nilai sejarah prasasti Telaga Batu Kerajaan Sriwijaya untuk dijadikan sumber pembelajaran sejarah di SMA negeri 4 Prabumulih. Metode penelitian deskriptif kualitatif.Teknik pengumpulan data: Dokumentasi, observasi lapangan, wawancara mendalam, dengan menggunakan teknik triangulasi data dan sumber. Jadi kerajaan Sriwijaya merekam data mengenai peninggalan prasasti Telaga Batu pada abad 9 Masehi.
KAFILAH DAGANG MUSLIM DAN PERANAN MARITIM KERAJAAN SRIWIJAYA DI PALEMBANG PADA ABAD VII-IX MASEHI Kabib Sholeh
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 1, No 1 (2015): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v1i1.531

Abstract

ABSTRAK Kekuasaan maritim Sriwijaya berhasil menguasai seluruh jalur pelayaran perdagangan internasinal yang dilewati para kafilah dagang Muslim dari Arab, sehingga para pedagang tersebut singgah dan berdagang ke pusat Kerajaan Sriwijaya di Palembang. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sejarah perkembangan kekuasaan maritim Sriwijaya, menganalisis jalur pelayaran perdagangan serta hubungan Sriwijaya dengan Negeri luar, dan menganalisis peranan kekuasaan maritim Sriwijaya terhadap masuknya kafilah dagang Muslim di Palembang pada abad VII-IX Masehi. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan model penelitian pustaka (library research), dengan menela’ah secara teliti berbagai literatur-literatur yang relevan. Pendekatan penelitian ini menggunakan penedekatan metode sejarah yaitu heuristik, verifikasi, interpretasi dan historiografi dan pendekatan keilmuan politikologis dan ekonomologis. Sedangkan sumber datanya adalah sumber primer dan skunder. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik heuristik dan verifiksi (kritik sumber). Teknik analisis data yang digunakan yaitu interpretasi. Setelah dilakukan interpretasi, selanjutnya dilakukan kegiatan terakhir yaitu historiografi atau penulisan sejarah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sejarah perkembangan muculnya Sriwijaya sebagai penguasa maritim terbesar di Nusantara, didukung dengan kekuatan tentaranya yang besar dan manajemen seorang pemimpin yang tegas dan disegani. Kondisi Jalur pelayaran yang awalnya menakutkan bagi para pedagang Muslim, karena banyaknya perompak, setelah berhasil dikendalikan oleh kekuatan maritim Sriwijaya, maka menjadi aman dan nyaman untuk dilaluinya. Selain itu, Sriwijaya melakukan hubungan kerja sama dengan Arab, India, Cina sebagai pengakuan kedaulatan dan menambah kuatnya kekuasan maritim Sriwijaya di jalur pelayaran perdagangan. Masuknya para kafilah dagang Muslim di Palembang, sekaligus ia menetap sementara sambil menyebarkan ajaran Islam walaupun proses Islamisasi pada abad ke-7 sampai ke-9 Masehi tersebut belum mengalami perkembagan yang signifikan.   Kata kunci: peranan, Kerajaan Maritim, dan Kafilah Dagang, Muslim.
CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH Jeki Sepriady
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 2, No 2 (2016): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v2i2.1603

Abstract

Pembelajaran sejarah dipengaruhi oleh perkembangan hasil-hasil teknologi, lingkungan, situs, benda cagar budaya yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber, media, materi. Siswa diposisikan sebagai subjek belajar yang memegang peranan yang utama, sehingga dalam setting proses belajar mengajar siswa dituntut beraktivitas secara penuh, bahkan secara individual mempelajarai bahan pelajaran. Dengan demikian, kalau dalam istilah “mengajar (pengajaran)” atau “teaching” menempatkan guru sebagai “pemeran utama” memberikan informasi, maka dalam “instruction” guru lebih banyak berperan sebagai fasilitator. Mengangkat tema contextual teaching and learning dalam pembelajaran sejarah. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh contextual teaching and learning dalam pembelajaran sejarah. Pada bagian akhir dari Penelitian ini penulis memberikan simpulannya pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) merupakan suatu konsep belajar dimana guru menghadirkan situasi dunia nyata ke dalam kelas dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat.
NILAI SEJARAH TOPONIM DI KECAMATAN BUKIT KECIL KOTA PALEMBANG SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMP NEGERI 33 PALEMBANG Dedi Berianto
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 4, No 2 (2018): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v4i2.2490

Abstract

Toponim merupakan sebuah ilmu yang berkaitan dengan penamaan suatu wilayah yang berguna memberikan informasi kepada masyarakat tentang asal usul penamaan suatu tempat. Pemberian nama oleh manusia mempermudah dalam mengindentifikasi suatu tempat tinggalnya, pemberian nama ini tidak asal diberikan karena manusia memberikan nama suatu tempat atau kawasan berdasarkan letak geografis, sejarah dan fenomena alam yang terjadi di tempat itu. Rumusan masalah penelitian ini adalah nilai sejarah apa saja yang terdapat pada toponim kecamatan Bukit Kecil sehingga dapat dijadikan sumber pembelajaran sejarah?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai sejarah apa saja yang terdapat pada toponim kecamatan Bukit Kecil sehingga dapat dijadikan sumber pembelajaran sejarah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, pengumpulan data dari wawancara, dokumentasi, dan observasi lapangan. Analisis data mulai dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian dan pembahasan bahwa toponim yang ada di kecamatan Bukit Kecil terdapat nilai religius dan nilai persatuan yang dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran sejarah (Ilmu Pengetahuan Sosial) di Sekolah Menengah Pertama Negeri 33 Palembang.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH DENGAN DOODLE ART PADA MATERI SEJARAH LOKAL SEMENDE Ahmad Robbin; Aan Suriadi
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 5, No 2 (2019): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v5i2.3551

Abstract

Pengembangan media pembelajaran sejarah dengan doodle art pada materi sejarah lokal Semende adalah pengembangan media dengan gambar doodle art dengan materi sejarah lokal Semende. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil pengembangan media pembelajaran sejarah dengan doodle art pada materi sejarah lokal Semende. Metode penelitian yang digunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Hasil pengembangan yang diperoleh adalah media pembelajaran sejarah dengan doodle art pada materi sejarah lokal semende untuk kelas X sekolah menengah atas. Media pembelajaran doodle art tersebut dikategorikan baik karena telah memenuhi tiga kriteria, yaitu valid, ratarata nilai validasi sebesar 78,3 % yang menunjukan bahwa media doodle art yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat layak. Hal ini menandakan bahwa media pembelajaran yang dikembangakan ini layak untuk digunakan dalam pembelajaran sejarah pada materi sejarah lokal Semende. Praktis, diperoleh dari hasil analisis angket pendapat siswa tentang doodle art yang menunjukan bahwa presentase siswa yang memberikan respon positif adalah 96,29% dari siswa secara keseluruhan. Hal ini menunjukan bahwa siswa merasa senang dan mudah untuk belajar dengan menggunakan media doodle art. Efektif, diperoleh dari hasil analisis aktifitas siswa. Presentase aktifitas siswa pada saat belajar menggunakan media pembelajaran ini sebesar 98,2% yang menunjukkan kategori sangat tinggi.

Page 7 of 20 | Total Record : 200


Filter by Year

2015 2024