cover
Contact Name
Eva Dina Chairunisa
Contact Email
evadinach19@gmail.com
Phone
+6282281267851
Journal Mail Official
jurnalkalpataru@univpgri-palembang.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Palembang Gedung E Lantai 1, Kampus A Jl. Jend A. Yani Lorong Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
KALPATARU: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
ISSN : 24606383     EISSN : 26217058     DOI : 10.31851/kalpataru.v6i1.4646
Core Subject : Education, Social,
Jurnal ini berfokus tentang penelitian dalam pendidikan sejarah, bidang sejarah, sejarah lokal, sejarah nasional dan sejarah global, budaya Indonesia, kearifan lokal dan pendidikan sejarah.
Articles 200 Documents
NILAI BUDAYA PINTU GERBANG CANDI KEMBAR BATU DI MUARA JAMBI SEBAGAI SUMBER PEMEBELAJARAN SEJARAH DI KELAS XI SMA NEGERI 1 MUARA SUGIHAN Yunita Sari; aan Suriadi
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 3, No 2 (2017): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v3i2.1621

Abstract

Nilai budaya yang terdapat pada pintu gerbang Candi Kembar Batu merupakan kebudayaan dari agama Budha yang memilki fungsi atau makna sebagai lambang peralihan atau batas antara ruang yang sakral dengan ruang yang profan atau yang dianggap tidak suci. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah nilai budaya apakah yang terdapat pada pintu gerbang Candi Kembar Batu di Muara Jambi yang dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran sejarah di kelas XI SMA Negeri 1 Muara Sugihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai budaya yang terdapat pada pintu gerbang Candi Kembar Batu di Muara Jambi sebagai sumber pembelajaran sejarah. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai budaya pintu gerbang Candi Kembar Batu layak untuk dijadikan sebagai sumber pembelajaran sejarah di kelas XI SMA Negeri 1 Muara Sugihan.
PENINGGALAN CAGAR BUDAYA DI SEBERANG ULU I SEBAGAI SUMBER PENULISAN BUKU SAKU SEJARAH PALEMBANG Turmiati Turmiati; Muhamad Idris; Ahmad Zamhari
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 6, No 1 (2020): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v6i1.4653

Abstract

Palembang adalah kota tertua di Indonesia yang masih banyak menyimpan bukti-bukti sejarah salah satu lokasinya ada di seberang Ulu I. Permasalahan dalam penelitian ini adalah nilai sejarah apakah yang dimiliki benda cagar budaya di Seberang Ulu 1 yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber penulisan buku saku sejarah Palembang? Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peninggalan cagar budaya di Seberang Ulu I Palembang dan tersedianya sumber penulisan buku saku sejarah Seberang Ulu 1 Palembang. Metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu dokumentasi, wawancara dan observasi. Hasil penelitian adalah terdapat banyak data terkumpul yaitu 41 data dengan pengerucutan data penulisan buku saku dibagi menjadi tiga periode sejarah yaitu Kesultanan, Kolonial dan Kotemporer. Nilai-nilai karakter yang dapat diambil pada hasil penelitian adalah karakter toleransi, kreatif, religius, cinta tanah air, semangat kebangsaan, peduli sosial, kerja keras, disiplin, jujur dan mandiri.
EKSISTENSI MUSEUM KONPERENSI ASIA AFRIKA SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN SEJARAH SISWA MENENGAH ATAS Fauzi Rachman
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 1, No 2 (2015): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v1i2.535

Abstract

ABSTRAKFakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Veteran Bangun Nusantara, September 2015. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Peninggalan-peninggalan Museum Konperensi Asia Afrika yang dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran sejarah SMA. (2) Relevansi antara Museum Konperensi Asia Afrika dengan kurikulum sejarah SMA. Bentuk penelitian ini deskriptif kualitatif, yaitu suatu cara dalam meneliti suatu peristiwa pada masa sekarang dengan menghasilkan data-data deskriptif yang berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang tertentu atau perilaku yang dapat diamati dengan menggunakan langkah-langkah tertentu. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan : (1) Peninggalan-peninggalan Museum Konperensi Asia Afrika yang dapat dijadikan sumber pembelajaran siswa SMA berupa bangunan museum dan koleksi benda-benda peninggalan yang dipamerkan di dalam museum.  Bangunan Museum Konperensi Asia Afrika dibagi menjadi tiga ruangan. Ruangan pertama yaitu pameran tetap, ruangan kedua yaitu perpustakaan, ruangan ketiga yaitu audiovisual. Setiap ruangan di Museum Konperensi Asia Afrika mengandung fungsi untuk mengabadikan dan menyebarkan nilai-nilai sejarah dan kebangsaan serta keteladanan dari peristiwa Konferensi Asia Afrika tahun 1955. Benda-benda yang dapat dijadikan sumber pembelajaran sejarah tersimpan dalam museum di ruangan pameran tetap. (2) Museum Konperensi Asia Afrika mempunyai kaitan erat dengan materi sejarah SMA yang tercantum dalam kurikulum. Kata kunci: kurikulum, sumber pembelajaran, museum konperensi Asia Afrika
NILAI KEAGAMAAN CANDI GEDONG I MUARA JAMBI SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN DI SMA AISYIYAH 1 PALEMBANG Diah Adyama Nareta
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 3, No 1 (2017): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v3i1.1612

Abstract

Candi Gedong I Muara Jambi yang kaya akan peninggalan dan memiliki nilai keagamaan namun belum semua data dan informasi sejarah tersebut dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran sejarah di sekolah. Adapun Fokus Penelitian adalah nilai keagamaan Candi Gedong I Muara Jambi dan yang menjadi Subfokus penelitian ini adalah sumber pembelajaran sejarah di SMA Aisyiyah 1 Palembang. Sedangkan permasalahan dalam penelitian ini adalah: Bagaimanakah nilai keagamaan Candi Gedong I Muara Jambi dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran sejarah di SMA Aisyiyah 1 Palembang? tujuan dari penelitian ini yaitu: untuk mengetahui nilai keagamaan Candi Gedong I Muara Jambi yang dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran sejarah di SMA Aisyiyah 1 Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan Nilai keagamaan Candi Gedong I Muara Jambi merupakan salah satu warisan bersejarah agama Budha yang bernilai sangat tinggi yang dapat dijadikan sumber pembelajaran sejarah di SMA Aisyiyah 1 Palembang. Temuan-temuan yang terdapat di Candi Gedong I Muara Jambi menunjukkan bahwa candi ini menjadi suatu tempat peribadatan agama Budha aliran Mahayana.
JENIS-JENIS PENINGGALAN MEGALIT DI DESA TANJUNG ARO SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN SEJARAH DI KELAS X SMA MUHAMMADIYAH 3 PALEMBANG TAHUN AJARAN 2017/2018 Lita Sepriani
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 4, No 2 (2018): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v4i2.2494

Abstract

Permasalahan penelitian adalah bagaimanakah jenis-jenis peninggalan megalit di desa Tanjung Aro dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran sejarah di SMA Muhammadiyah 3 Palembang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui jenis-jenis peninggalan megalit yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran sejarah di SMA Muhammadiyah 3 Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, observasi dan wawancara. Hasil penelitian dapat disimpulkan: jenis-jenis peninggalan megalit di desa Tanjung Aro yaitu arca manusia dililit ular yang mengandung nilai moral kehidupan manusia, batu dolmen berfungsi untuk meletakkan sesajian kepada roh nenek moyang, kubur batu berfungsi sebagai tempat meletakkan mayat yang telah meninggal, lumpang batu digunakan untuk menumbuk padi-padian dan persebaran batu megalit yang terdapat di tengah persawahan milik warga. Jenis-jenis peninggalan megalit dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran sejarah kelas X di SMA Muhammadiyah 3 Palembang, dalam membantu peserta didik lebih mengenal jenis-jenis peninggalan megalit, sehingga dapat memotivasi memelihara hasil kebudayaan yang ada di Sumatera Selatan khususnya di desa Tanjung Aro.
PENGEMBANGAN MEDIA PETA BENTUK PUZZLE DENGAN MEMANFAATKAN PLASTIK KEMASAN MAKANAN RINGAN PADA MATA PELAJARAN SEJARAH Muhammad Rehan Pradana; Muhamad Idris
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 5, No 2 (2019): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v5i2.4114

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk berupa media peta bentuk puzzle dengan memanfaatkan plastik kemasan makanan pada mata pelajaran sejarah. Pada penelitian ini mengadaptasi model penelitian oleh Borg dan Gall adalah (1) penelitian dan pengumpulan informasi (research and information colletction), (2) perencanaan (planing), (3) pengembangan produk awal (develop preliminary from of product), (4) pengujian lapangan awal (preliminary field testing), (5) merevisi hasil produk awal (main product revision), (6) uji coba lapangan pertama (main field testing), (7) perbaikan dan penyempurnaan produk (operasional product revision). Subjek uji coba penelitian ini adalah kelas X sosial 1 pada SMA Insan Cendikia Sriwijaya degan melibatkan 7 siswa sebagai sempel dengan hasil semua rekapan penilaian siswa yaitu berjumlah 210 yang kemudian di persentasekan menjadi 75% jadi media peta bentuk puzzle ini dapat dikatan layak sebagai media pembelajaran
PERANAN SUNGAI MUSI DALAM BIDANG PERDAGANGAN PADA MASA KESULTANAN PALEMBANG DARUSSALAM (1643-1821) BAGI PERKEMBANGAN MASYARAKAT DI KOTA PALEMBANG Eni Ardila; Sukardi Sukardi; Ahmad Zamhari
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 1, No 1 (2015): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v1i1.526

Abstract

ABSTRAK Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah peranan Sungai Musi dalam bidang perdagangan pada Masa Kesultanan Palembang bagi perkembangan masyarakat di Kota Palembang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui letak geografis Sungai Musi dan untuk mengetahui perdagangan di Sungai Musi Sumatera Selatan pada masa Kesultanan Palembang Darussalam (1643-1821).Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah teknik kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif yang dilakukan dengan empat tahap, yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sungai Musi mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap pertumbuhan penduduk pedalaman yang akan melakukan perdagangan dengan pendatang dari luar Sumatera Selatan karena masyarakat pedalaman yang akan melakukan perdagangan dengan pendatang dari luar Sumatera dilakukan di pinggiran sungai. Adapun sungai yang sering dilayari oleh para pedagang adalah Sungai Musi. Pada masa pemerintahan Sultan Bahauddin, perdagangan lada juga memasuki perdagangan bebas dan daerah pemasarannya di Riau. Pada waktu itu perdagangan di Riau masih di bawah kontrol saudagar-saudagar Bugis yang belum dijangkau oleh VOC. Kapal-kapal Riau dan juga kapal-kapal Palembang berlayar menuju Riau dengan muatan lada Palembang.  Kata kunci: Sungai Musi, perdagangan, Kesultanan Palembang Darussalam
KISAH RELIEF FAUNA PADA CANDI BOROBUDUR Riky Febrianto; Muhamad Idris
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 2, No 2 (2016): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v2i2.1596

Abstract

Relief candi Borobudur menyimpan data keanekaragaman fauna dalam kebudayaan Mataram kuno. Data kesejarahan tersebut belum dimanfaatkan dalam pembelajaran sejarah. Permasalahan penelitian: nilai sejarah apakah dari relief fauna di candi Borobudur yang dapat dijadikan sumber pembelajaran sejarah?. Tujuan penelitian: 1) Mengetahui nilai sejarah dan nilai moral relief fauna di candi Borobudur; 2) Mengetahui pemanfaatan relief fauna sebagai sumber pembelajaran sejarah. Metode penelitian yang digunakan metode deskriptif kualitatif. Jenis data: dokumen, observasi, wawancara. Teknik pengumpulan data: dokumentasi, observasi lapangan, wawancara mendalam, dengan menggunakan teknik triangulasi data dan sumber. Teknik analisis data model interaktif. Pembahasan relief fauna pada dinding candi Borobudur merekam data keanekaragaman hayati fauna Indonesia dan India yang ada dalam kebudayaan Jawa pada abad 9-11 Masehi. Ditemukan 24 jenis fauna yang diabadikan pada relief candi Borobudur. Relief fauna di dinding candi Borobudur mengandung nilai sejarah, nilai budaya, dan juga nilai moral dalam kehidupan sehari-hari yang bisa diterapkan dalam kehidupan sekarang ini.
SEJARAH PENGOBATAN TRADISIONAL DI DESA SIMPANG TAIS SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN SEJARAH Yunaini Yunaini; Kabib Sholeh
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 4, No 1 (2018): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v4i1.2449

Abstract

Mantra pengobatan tradisional di desa Simpang Tais hingga saat ini masih dipercayai dan diterapkan oleh masyarakat setempat khususnya dalam pengobatan suatu penyakit. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah nilai sejarah mantra pengobatan tradisional di desa Simpang Tais apasajakah yang dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran sejarah. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai sejarah mantra pengobatan tradisional di desa Simpang Tais yang dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran sejarah. Metode penelitian adalah metode deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mantra pengobatan tradisional di desa Simpang Tais bagian dari kebudayaan masyarakat Indonesia dalam bentuk karya satra lama yang sangat penting dalam sejarah  daerah desa Simpang Tais kecamatan Talang Ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir. Nilai-nilai  sejarah mantra pengobatan tradisional di desa Simpang Tais: nilai religius dan kekeluargaan. Dengan dijadikannya mantra pengobatan tradisional sebagai sumber pembelajaran sejarah, maka dapat membantu siswa mengetahui sejarah lokal, sehingga dapat menumbuhkan rasa nasionalisme dalam diri siswa.
NILAI SEJARAH GEREJA SILOAM DALAM PENYEBARAN AGAMA KRISTEN DI KOTA PALEMBANG SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN SEJARAH Otty Nindi Kesuma; Kabib Sholeh
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 5, No 1 (2019): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v5i1.2944

Abstract

Gereja Kristen Sumatera Bagian Selatan (GKSBS) Palembang “Siloam” pertama kali berdiri di Palembang pada tahun 1933 oleh Belanda. Gereja Siloam salah satu bentuk perkembanganya agama Kristen di Palembang, hingga sekarang Gereja ini masih digunakan sebagai tempah beribadah bagi agama Kristen. Permasalahan dalam penelitian ini adalah nilai sejarah apakah pada Gereja Kristen Sumatera Bagian Selatan Palembang “Siloam” yang dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran sejarah di sekolah menengah atas? Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai sejarah Gereja Kristen Sumatera Bagian Selatan Palembang “Siloam” yang dapat dimanfaatkkan sebagai sumber pembelajaran sejarah di sekolah menengah atas. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, observasi, dan wawancara. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Gereja Siloam didirikan pada tahun 1933 di kawasan jalan Talang Semut yang memiliki nama Belanda Gereja Gereformeerd. Gereja ini merupakan hasil dari peninggalan kolonialisme dari bangsa Belanda, Gereja ini juga memiliki peran besar dalam perkembangan agama Kristen di kota Palembang. Dengan dijadikanya nilai sejarah Gereja Siloam dalam penyebaran agama Kristen di kota Palembang sebagai sumber pembelajaran sejarah di SMA Negeri 2 Palembang, maka dapat membantu siswa mengetahui dan belajar hasil bangunan yang ditinggalkan para penjajah dari Belanda di kota Palembang sehingga dapat menumbuhkan rasa nasionalisme dalam diri siswa.

Page 6 of 20 | Total Record : 200


Filter by Year

2015 2024