cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS
Published by Universitas Jambi
ISSN : -     EISSN : 25022016     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Online of Physics muncul sebagai wadah publikasi ilmiah dibidang fisika murni dan fisika terapan. Jurnal ini terbit secara online dua kali setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini di terbitkan oleh program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi.
Arjuna Subject : -
Articles 271 Documents
REVIEW NILAI RATA-RATA OPERATOR GAYA POTENSIAL STEP PADA PARTIKEL SATU DIMENSI DALAM TINJAUAN PERSAMAAN SCHRÖDINGER, KLEIN-FOCK-GORDON, DAN DIRAC Gedje Dima, Alfin Saputra; Lalus, Herry Fridolin; Fakhruddin, Fakhruddin
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 9 No. 2 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v9i2.32168

Abstract

Telah dilakukan analisis review untuk menentukan nilai rata-rata operator gaya partikel pada potensial step satu dimensi dalam tinjauan persamaan Schrödinger, Persamaan Klein-Fock-Gordon dan persamaan Dirac. Review ini dimaksudkan untuk memberikan penjelasan secara terperinci dan mudah dipahami. Menentukan operator gaya pada kasus ini digunakan teorema Ehrenfest yang akan dianalisis untuk mencari nilai rata-rata operator gaya itu sendiri dengan menggunakan formula nilai rata-rata suatu operator. Hasil yang diperoleh dari review, memberikan bahwa nilai rata-rata operator gaya memiliki hubungan dengan kerapatan probabilitas dari masing-masing kasus dengan kajian masing-masing persamaan gelombang. Nilai rata-rata operator gaya untuk kasus ini dalam kajian persamaan Schrödinger dan Persamaan Dirac memberikan hasil yang mirip, dikarenakan kerapatan probabilitas masing-masing persamaan gelombang adalah fungsi yang kontinu pada titik batas. Berbeda dengan kasus yang sama dengan kajian persamaan Klein-Fock-Gordon diperoleh bahwa nilai rata-rata operator gaya tidak dapat digunakan formula umum nilai rata-rata, karena kerapatan probabilitasnya merupakan fungsi yang diskontinu. Sehingga diberikan solusi menggunakan persamaan Fescbach-Villars untuk menentukan operator gaya pada kasus ini dalam tinjauan persamaan Klein-Fock-Gordon.
ANALISIS CURAH HUJAN DI PAPUA BARAT MENGGUNAKAN METODE EMPIRICAL ORTHOGONAL FUNTION (EOF) Sayyendra, Amelia Putri; Andriani, Nely; Fitra Ritonga, Ahmad; Ariska, Melly
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 9 No. 3 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 3
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v9i3.32249

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis pola curah hujan di Papua Barat menggunakan metode Empirical Orthogonal Function (EOF). Data curah hujan harian diunduh dari situs web resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) periode 1981-2015 dan dianalisis menggunakan platform Google Colab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Papua Barat memiliki pola curah hujan yang dominan dan variasi spasial yang signifikan dalam hal intensitas curah hujan bulanan. Pola ini menunjukkan bahwa wilayah selatan umumnya memiliki curah hujan yang lebih tinggi dibandingkan dengan wilayah utara. Data curah hujan menunjukkan bahwa terdapat tiga mode utama yang menjelaskan sebagian besar variabilitas data. Mode pertama (PC1) adalah yang paling dominan dengan , diikuti oleh mode (PC2) dan (PC3). Masing-masing mode memiliki pola spasial dan temporal yang khas dan memberikan kontribusi terhadap variabilitas data curah hujan di wilayah Papua Barat. Mode (PC1) adalah yang paling dominan komponen utama pertama adalah sebesar 75,26%, diikuti oleh (PC2) sebesar 9,46% dan (PC3) sebesar 5,61%.
DINAMIKA TREND CURAH HUJAN EKSTREM DI PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG SEBAGAI INDIKASI DAMPAK PEMANASAN GLOBAL Utami, Amanda Kurnia; Akhsan, Hamdi; Andriani, Nely
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 9 No. 2 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v9i2.32511

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dinamika trend curah hujan ektrem di provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai indikasi dari dampak pemanasan global. data  yang digunakan bersumber dari Stasiun Meteorologi Depati Amir dari periode 1981 sampai tahun 2022, yang diperoleh secara resmi dari situs web BMKG online. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Pendidikan Fisika FKIP Universitas Sriwijaya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian data sekunder dengan pendekatan kuantitatif. Analisis data digunakan menggunakan aplikasi RClimDex dengan aturan Expert Team on Climate Change Detection and Indices (ETCCDI) terkait indikator curah hujan. Analisis tren dilakukan dengan uji statistik non parametrik Man-Kendall dan Sens test. Hasil analisis menunjukkan bahwa indeks-indeks curah hujan ekstrem mengalami tren yang bervariasi secara signifikan selama 40 tahun terakhir, yang menunjukkan adanya dampak perubahan iklim sebagai dampak dari pemanasan global.
ANALYSIS OF MACHINE LEARNING ALGORITHM PERFORMANCE IN PREDICTING ULTISOL SOIL NUTRIENTS BASED ON IMPEDANCE VALUES Amanda, Dwi Rahmah; Samsidar, Samsidar; Pebralia, Jesi
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 9 No. 2 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v9i2.32564

Abstract

A study comparing the performance of machine learning algorithms to predict soil nutrient values based on soil impedance has been conducted. The algorithm models used include Linear Model, K-Nearest Neighbors (K-NN) with n-neighbors 3, 18, 21, 24, 27, and 30, Decision Tree with max depth 3, and Random Forest with n-estimators 6 and 21. During the training phase, 10 model variations with the best performance were found, including Linear Model, K-NN (n-neighbors), Decision Tree (max depth 3), and Random Forest (n-estimators 6 and 21). In the testing phase, Random Forest (n-estimator 21) showed the best performance with MAE = 0.15%, MSE = 0.09%, RMSE = 0.31%, and accuracy = 99.85%. Regression analysis indicated an R-squared value of 0.924, indicating that most of the variations in soil impedance values can be explained by variations in soil nutrient values. A regression value approaching 1 indicates that the regression model used has a very good ability to explain the variations observed in the data. This indicates that most of the variations in the dependent variable (the variable being predicted, which is the nutrient values) can be explained by the independent variable (the predictor variable, which is the soil impedance values) in the model. Correlation analysis resulted in a strong negative correlation between impedance and Al, Fe, K, Ca, Zn, Ni, Ta, V, Cr, and Mn (values -0.81 to -0.99), while a positive correlation occurred with Mg, Si, S, Cl, Ti, Zr, and Ga (values 0.65 to 0.99). This indicates that an increase in impedance values is generally followed by an increase in nutrient values.
CLASSIFICATION OF LUNG DISEASE ON X-RAY IMAGES BASED ON GRAY LEVEL CO-OCCURRENCE MATRIX (GLCM) FEATURE EXTRACTION AND BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK USING PYTHON GUI Rani, Debby Mustika; Deswardani, Frastica; Fendriani, Yoza
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 9 No. 2 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v9i2.32806

Abstract

This research aims to develop an automated diagnostic system for classifying lung diseases in X-ray images based on feature extraction using the Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) with a Backpropagation Artificial Neural Network employing a Python GUI. In this study, 200 lung image data were utilized, divided into four classes with 50 data points each. The four categories of image classes are normal lungs, Pneumonia, Tuberculosis, and Covid-19. The training and testing data were split in a 92:8 ratio, resulting in 184 training data and 16 testing data. The parameters include four input layers, eight hidden layers, two output layers, alpha 0.8, 2000 iteration, and target error = 0.0001. Then, it continued with feature extraction using the GLCM to obtain texture characteristics in lung images. In the training stage, the best results were obtained in iteration 2000 with a Mean Squared Error of 0.005% and a calculated time of 167.319 seconds. At the testing stage, a reasonably high accuracy was obtained, 93.75%, with a calculated time of 0.014 seconds. This result indicates that the method can prove lung images.
MENENTUKAN ENERGI GAP (Eg) PADA KULIT BAWANG MERAH (ALLIUM CEPA L) MENGGUNAKAN METODE SPEKTRUM GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK Tinsia, Tinsia; Masthura, Masthura; Miftahul, Husnah
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 9 No. 2 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v9i2.32853

Abstract

Kulit bawang merah mengandung senyawa aktif yaitu flavonoid, antioksidan, allisin, pektin, dan fitosterol, bahan-bahan tersebut dapat digunakan dalam proses kombinasi nanomaterial. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan energi gap (Eg), intensitas, pendaran warna, dan hasil c-dots yang dihasilkan menggunakan kulit bawang merah yang disintesis menggunakan metode spektrum gelombang elektromagnetik. Pengujian ini mencampurkan 10g dan 20 g kulit bawang merah masing-masing dengan 300 ml aquades, kemudian disintesis menggunakan alat microwave dengan variasi waktu 10 menit, 15 menit dan 20 menit. Spektrofotometri UV-Vis menghasilkan frekuensi, puncak absorbansi dan mengetahui energi gap (Eg). C-dots A1 menghasilkan energi gap (Eg) sebesar 2,7380 eV, C-dots A2 menghasilkan energi gap (Eg) sebesar 2,5721 eV, C-dots A3 menghasilkan energi gap (Eg) sebesar 2,4671 eV, kemudian C-dots B1 menghasilkan energi gap (Eg) sebesar 2,2116 eV, C-dots B2 menghasilkan energi gap (Eg) sebesar 2,2091 eV, C-dots B3 menghasilkan energi gap (Eg) sebesar 2,2071 eV. Hasil Pl menunjukan kisaran puncak nilai intensitas terbesar pada frekuensi 520 nm dengan nilai intensitas 620 a.u. Uji pendarandengan menggunakan ultra violet (uv) menghasilkan pendaran berwarna hijau.
ANALISIS KARAKTERISTIK LAPISAN TANAH DI DAERAH PATAHAN LOKAL BERDASARKAN DATA MIKROTREMOR DI KABUPATEN PESAWARAN Hesti, Hesti; Mulyasari, Rahmi; Hidayatika, Akroma; Haerudin, Nandi; Nurlaili, Jesica
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 9 No. 3 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 3
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v9i3.33599

Abstract

Kabupaten Pesawaran merupakan wilayah yang rawan terhadap gempabumi karena dekat dengan Patahan Semangko Segmen Lampung dan keberadaan Patahan lokal yaitu Patahan Menanga yang melewati Gunung Pesawaran di Kabupaten Pesawaran. Keberadaan Patahan di suatu wilayah harus diwaspadai karena pergerakannya dapat menyebabkan gempabumi, ditambah dengan kondisi lapisan tanah yang tebal dan lunak dapat menyebabkan efek guncangan dipermukaan bumi yang lebih kuat. Oleh karena itu sangat penting dilakukan penelitian mengenai karakteristik tanah pada wilayah ini sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana gempabumi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik lapisan tanah di daerah sekitar Patahan Menanga. Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode geofisika mikrotremor dan analisis pendekatan geologi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa daerah penelitian memiliki nilai frekuensi dominan tanah yang bervariasi yaitu 1 – 11,8 Hz yang menunjukkan kondisi geologi permukaan yang bervariasi yaitu terdiri dari batuan tersier yang cenderung tipis dan batuan alluvial yang cenderung tebal. Daerah penelitian memiliki nilai amplifikasi tanah yang bervariasi yaitu antara 1 – 3,6 kali yang menunjukkan daerah penelitian memiliki resiko rendah hingga sedang terhadap guncangan gempabumi.
SURVEI SEBARAN POTENSI AQUIFER MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI SCLUMBERGER DI DESA BUNGKU KECAMATAN BAJUBANG KABUPATEN BATANGHARI Dinata, Irfan perastya; Januardi, Januardi; Nursafitri, Dian; Akbar, Taufik; Farhan Fatoni, Ahmad; Arliano Satya Ongko, Jason; Kusuma Dewi, Ira; Sucitra Amin, Sarwo
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 9 No. 3 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 3
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v9i3.34060

Abstract

Di Desa Bungku sulit mendapatkan sumber air bersih untuk kelangsungan aktivitas masyarakat di desa yang menggunakan air permukaan (sungai), namun ketika musim kemarau tiba, air sungai mengering sehingga tidak mampu menyediakan air bersih. cadangan air. Tak hanya kuantitas, kualitas air juga mengalami perubahan. Kualitas air dilaporkan telah menurun secara signifikan selama dekade terakhir. Di Desa Bungku juga banyak terdapat ladang minyak, salah satunya adalah ladang minyak milik Pertamina. Keberadaan ladang minyak ini sedikit banyak berdampak pada kualitas air tanah, salah satunya air yang berasal dari sumur warga berbau dan berminyak. Menggunakan metode geolistrik dengan konfigurasi Schlumberger. Berdasarkan hasil interpretasi daerah penelitian, lapisan akuifer yang teridentifikasi pada lapisan batupasir berada pada kedalaman 56,8 m – 101 m. Litologi daerah penelitian terdiri atas tanah pucuk, batulempung, batulempung berpasir, batulanau, dan batupasir. Lapisan akuifer terdapat pada lapisan batupasir, dengan kedalaman 56,8 m – 101m dengan tipe akuifer semi tertekan. Pengukuran dilakukan di sepanjang pemukiman masyarakat Desa Bungku dengan sebaran akuifer relatif sama, yaitu pola akuifer semakin menipis dari timur ke barat.Top of Form  
IDENTIFIKASI STRUKTUR PATAHAN DI KABUPATEN PANGANDARAN DAN SEKITARNYA BERDASARKAN DATA ANOMALI MAGNETIK Adiltha, Fatina; Muhardi, Muhardi; Perdhana, Radhitya
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 9 No. 3 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 3
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v9i3.34121

Abstract

Kabupaten Pangandaran dan sekitarnya berada di Provinsi Jawa Barat bagian selatan, dan merupakan daerah rawan gempa bumi. Hal ini disebabkan karena daerah tersebut terdapat banyak patahan (sesar) dan berada di atas formasi geologi yang relatif muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi struktur patahan di Kabupaten Pangandaran dan sekitarnya berdasarkan data anomali magnetik. Data yang digunakan dalam penelitian diperoleh dari hasil digitasi lembar anomali magnetik yang berasal dari Pusat Survei Geologi, Bandung. Keberadaan sesar diidentifikasi menggunakan dua filter analisis derivatif, yaitu First Horizontal Derivative (FHD) dan Second Vertical Derivative (SVD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa anomali magnetik reduksi ke kutub sebesar -646,3 nT hingga 780,1 nT dan anomali magnetik residual sebesar -723,3 nT hingga 542,4 nT. Hasil interpretasi menunjukkan struktur geologi bawah permukaan pada sayatan A-A’ terdapat dua sesar normal dan struktur lipatan antiklin, pada sayatan B-B’ terdapat empat sesar normal dan satu sesar naik, pada sayatan C-C’ terdapat tiga sesar normal dan satu sesar naik, dan pada sayatan D-D’ terdapat dua sesar normal, tiga sesar naik, serta struktur lipatan berupa antiklin dan sinklin.
ANALISIS SEBARAN ANOMALI GRAVITASI UNTUK OBSERVASI STRUKTUR GEOLOGI ZONA MINERALISASI DI DAERAH CIARINEM DAN SEKITARNYA Harsita, Sri; Muhardi, Muhardi; Perdhana, Radhitya
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 9 No. 3 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 3
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v9i3.34172

Abstract

Daerah Ciarinem dan sekitarnya merupakan daerah yang memiliki potensi kandungan endapan emas yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan observasi struktur geologi zona mineralisasi di daerah Ciarinem dan sekitarnya berdasarkan sebaran anomali gravitasi. Peta anomali Bougeur yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari Pusat Survei Geologi, Bandung. Proses digitasi dilakukan untuk mengubah peta analog menjadi peta digital. Anomali regional diperoleh dari anomali Bouguer lengkap dengan transformasi kontinuasi ke atas, sedangkan anomali residual diperoleh dari pengurangan anomali Bougeur lengkap dengan anomali regional. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa nilai anomali regional sebesar 513,7 mGal hingga 1235,7 mGal, sedangkan anomali residual sebesar -51,3 mGal hingga 47,1 mGal. Hasil pemodelan 2D menunjukkan lapisan bawah permukaan terdapat batuan intrusi dan didominasi batuan gunungapi dan batuan sedimen. Struktur geologi pada sayatan A-A’ terdapat empat sesar normal, sayatan B-B’ terdapat dua sesar normal, dan sayatan C-C’ terdapat enam sesar normal dan membentuk graben. Keberadaan struktur geologi bawah permukaan berupa sesar dan graben dapat diasumsikan sebagai struktur yang membentuk zona mineralisasi di daerah Ciarinem dan sekitarnya, dengan tipe mineralisasi epitermal.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 1 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 11 No 1 Vol. 10 No. 3 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 3 Vol. 10 No. 2 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 2 Vol. 10 No. 1 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 1 Vol. 9 No. 3 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 3 Vol. 9 No. 2 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 2 Vol. 9 No. 1 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 1 Vol. 8 No. 3 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 3 Vol. 8 No. 2 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 2 Vol. 8 No. 1 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 1 Vol. 7 No. 2 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 7 No 2 Vol. 7 No. 1 (2021): JOP (Journal Online of Physics) Vol 7 No 1 Vol. 6 No. 2 (2021): JOP (Journal Online of Physics) Vol 6 No 2 Vol. 6 No. 1 (2020): JOP (Journal Online of Physics) Vol 6 No 1 Vol. 5 No. 2 (2020): JOP (Journal Online of Physics) Vol 5 No 2 Vol. 5 No. 1 (2019): JOP (Journal Online of Physics) Vol 5 No 1 Vol. 4 No. 2 (2019): JOP (Journal Online of Physics) Vol 4 No 2 Vol. 4 No. 1 (2018): JOP (Journal Online of Physics) Vol 4 No 1 Vol. 3 No. 2 (2018): JOP (Journal Online of Physics) Vol 3 No 2 Vol. 3 No. 1 (2017): JOP (Journal Online of Physics) Vol 3 No 1 Vol. 2 No. 2 (2017): JOP (Journal Online of Physics) Vol 2 No 2 Vol. 2 No. 1 (2016): JOP (Journal Online of Physics) Vol 2 No 1 Vol. 1 No. 2 (2016): JOP (Journal Online of Physics) Vol 1 No 2 Vol. 1 No. 1 (2015): JOP (Journal Online of Physics) Vol 1 No 1 Vol 1, No 1 (2015): JoP More Issue