cover
Contact Name
La Rudi
Contact Email
jpkim@uho.ac.id
Phone
+6282367771976
Journal Mail Official
jpkim@uho.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 25034480     EISSN : 27212963     DOI : http://dx.doi.org/10.36709/jpkim%20uho
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Univertsitas Halu Oleo terbit 3 kali setahun yaitu April, Agustus dan Desember setiap tahunnya, dengan menerbitkan artikel ilmiah hasil-hasil penelitian Pendidikan Kimia dan juga Kimia Terapan. Artikel yang akan dimuat dalam pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo harus yang original dan belum pernah dipublikasi di jurnal manapun prosiding dan bebas dari aktivitas plagiarisme. Artikel akan dimuat setelah melalui tahapan review dari reviewer dan dinyatakan bebas dari aktivitas plagiarisme. Focus dan Scope Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo adalah Artikel hasil penelitian pendidikan kimia mencakup: Efektifitas Penerapan model-model pembelajaran Kimia, Penelitian Tindakan kelas, Analisis kesulitan belajar
Articles 80 Documents
ANALISIS KESALAHAN KONSEPTUAL DAN ALGORITMA SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL KIMIA MATERI POKOK HIDROLISIS GARAM PADA KELAS XI IPA1 SMA NEGERI 1 WOLOWA KABUPATEN BUTON abidin, zainal; Rafiuddin, Rafiuddin; Dahlan, Dahlan
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 4, No 1 (2019): Edisi April
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8624.284 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v4i1.8837

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui kesalahan konseptual dan kesalahan algoritmaserta tingkat kesulitan yang dialami siswa dalam menjawab essay tes materi hidrolisis garam. Jenis penelitian ini kualitatif, dengan tekniktriangulasi. Pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi lembar jawaban siswa, angket dan wawancara. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Wolowa Tahun Ajaran 2017/2018 semester genap. Analisis data dilakukan melalui penyajian data, verifikasi, tabulasi, pemilihan cuplikan lembar jawaban siswa dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan kesalahan konseptual yang dilakukan siswa pada soal nomor satu dan dua teridentifikasi pada 5 kategori yaitu 3 orang siswa berkategori sangat tinggi, 1 orang berkategori tinggi, 7 orang dengan kategori sedang, 1 orang kategori rendah dan 8 orang dengan kategori sangat rendah. Kesalahan algoritma yang dilakukan siswa pada soal nomor tiga, empat, lima dan enam teridentifikasi pada 4 kategori yaitu 1 orang kategori tinggi, 7 orang kategori sedang, 9 orang dengan kategori rendah dan 2 orang berkategori sangat rendah. Serta, tingkat kesulitan yang dialami siswa SMA Negeri 1 Wolowa dalam menyelesaikan soal-soal kimia pokok bahasan hidrolisis garam teridentifikasi pada 4 kategori yakni tingkat kesulitan dengan kategori tinggi sebanyak 1 orang dengan persentase 66,7%, kategori sedang sebanyak 7 orang dengan persentase 58,3%, 9 orang kategori rendah dengan persentase 33,4% serta 3 orang kategori sangat rendah dengan persentase 11,5%. Sedangkan tingkat kesulitan kategori sangat tinggi tidak ditemukanWawancara mendalam dilakukan berdasarkan lembar jawaban siswa dengan soal yang sama dan lembar jawaban siswa dengan soal yang berbeda. Kesalahan yang dilakukan pada siswa 01, 02 dan 03 dalam menjawab soal nomor 1 adalah salah dalam menjelaskan pengertian hidrolisis garam dan reaksi hidrolisis dikarenakan tidak paham dengan konsep dasar. Sedangkan pada siswa 04, 05 dan 06 salah dalam menggunakan rumus hidrolisis garam karena kurang paham maksud dari pertanyaan soal dan tidak tahu konsep serta salah dalam menggunakan operasi perhitungan matematika.Kata kunci:Analisis Kesalahan, Kesalahan Konseptual, Kesalahan Algoritma, Tingkat Kesulitan Siswa, Pokok Bahasan Hidrolisis Garam, Penelitian Kualitatif
ANALISIS ASPEK-ASPEK LIFE SKILLS YANG MUNCUL PADA PEMBELAJARAN KIMIA POKOK BAHASAN ASAM-BASA SISWA KELAS XI IPA SMAN 1 BATAUGA Ode, Wahyuningsi; Saefuddin, Saefuddin; Tewa, Yuniati
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 4, No 1 (2019): Edisi April
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6982.154 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v4i1.8842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat penguasaan aspek-aspek life skills pada pembelajaran kimia pokok bahasan asam-basa dan untuk mengetahui hubungan life skill dengan prestasi belajar kimia siswa pada kelas XI IPA2 SMA Negeri 1 Batauga. Sampel penelitian ini adalah 9 orang siswa dari kelas XI IPA2 SMA Negeri 1 Batauga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian instrumen penelitian berupa lembar observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan persentase aspek-aspek life skill dalam pembelajaran kimia pokok bahasan asam basa kelas XI IPA2 di SMAN 1 Batauga Tahun Ajaran 2018/2019, antara lain personal skill sebesar 88,29% kategori baik, thinking skill sebesar 77,31% kategori baik, social skill sebesar 70,23% kategori cukup baik, academic skill sebesar 76,23% kategori baik, dan vocational skill sebesar 68,05% kategori cukup baik. Berdasarkan hubungan life skill dengan tingkat prestasi belajar kimia siswa kelas XI IPA2 SMA Negeri 1 Batauga bahwa life skill seseorang berpengaruh besar terhadap prestasi belajarnya.Kata Kunci :Life Skill, Asam-Basa, Prestasi Belajar
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG BERBASIS MULTIMEDIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT XIPA2 SMAN 2 KENDARI Muriadrianti, Muriadrianti; RAHMANPIU, RAHMANPIU; MUSTA, RUSTAM
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 4, No 1 (2019): Edisi April
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7167.895 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v4i1.8838

Abstract

Telah dilakukan  penelitian Efektivitas Model Pembelajaran Langsung  Multimedia Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Pokok Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit Kelas X SMA Negeri 2 Kendari. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Peningkatan hasil belajar siswa pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit sebelum dan setelah pembelajaran dengan menggunakan multimedia, 2) Untuk keefektivan multimedia  terhadap peningkatan  hasil belajar siswa pada materi pokok larutan elektrolit dan nonelektrolit, 3) Mengetahui respon siswa terhadap multimedia untuk meningkatkan hasil belajar siswa materi pokok larutan elektrolit dan nonelektrolit. Sampel dari penelitian ini adalah kelas X IPA2 Sebanyak 30 orang di SMA Negeri 2 Kendari. Teknik pegumpulan data dilakukan dengan pemberian pretest dan posttest dengan instrument penelitian berupa soal pilihan ganda berjumlah 20 butir soal, lembar observasi aktivitas siswa, lembar observasi aktivitas guru , serta lembar angket atau respon siswa terhadap proses pembelajaran. Dari teknik analisis data diperoleh kesimpulan : 1)Hasil belajar kimia siswa yang diajar dengan menggunakan multimedia pada pokok bahasan larutan elektrolit dan nonelektroli tsiswa kelas X Ipa2 SMA Negeri 2 Kendari mencapai nilai rata-rata 75 atau kategori Sedang, 2) Penggunaan multimedia cukup efektif digunakan dalam pembelajaran kimia siswa kelas X SMA Negeri 2 Kendari pada pokok bahasan larutan elektrolit dan nonelektrolit dengan N-gain  sebesar 0.53 atau tergolong Sedang, 3) Respon atau minat siswa terhadap proses pembelajaran dengan menggunakan multimedia berada dalam kategori Baik.Kata Kunci : Efektivitas, Multimedia, Hasil Belajar, Elektrolit. 
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN (DISCOVERY LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK LAJU REAKSI Supiana, Supiana; Saefuddin, Saefuddin; Maysara, Maysara
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 4, No 1 (2019): Edisi April
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7962.37 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v4i1.8843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kimia siswa kelas XI MIA 1 sebelum dan setelah diajar menggunakan model pembelajaran penemuan, dan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran penemuan dalam meningkatkan hasil belajar siswa, serta untuk mengetahui respon siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran penemuan pada materi pokok Laju Reaksi. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil Tahun Ajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan Pra-Eksperimen dengan One group Pretest Postest. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 24 orang siswa kelas XI MIA 1 MA Pesantren Ummushabri Kendari. Instrumen penelitian berupa soal pilihan ganda berjumlah 20 butir soal dan angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa kelas XI MIA 1 sebelum dan setelah penerapan pembelajaran penemuan berturut-turut 31,25 dan 78,54. Penerapan model pembelajaran penemuan dalam proses pembelajan cukup efektif dengan nilai rata-rata N-gain sebesar 0,69 masuk dalam kategori sedang. Dengan respon siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran penemuan tergolong dalam kategori baik sebesar 74,94. Keterlaksanaan pembelajaran terhadap guru dan siswa selama proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran penemuan tergolong baik dan mengalami peningkatan.  Kata Kunci : Pembelajaran Penemuan, Laju Reaksi, Hasil Belajar.
FITOKIMIA DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN KOMBINASI IMBANG KULIT BATANG KAYU JAWA (Lannea coromandelica) DAN RIMPANG JAHE EMPRIT (Zingiber officinale var. Rubrum) Fitriyanti, Fitriyanti; Nasrudin, Nasrudin; Rudi, La
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 4, No 2 (2019): Edisi Agustus
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.178 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v4i2.11303

Abstract

Telah dilakukan penelitian Fitokimia dan Aktivitas Antioksidan Kombinasi Imbang Kulit Batang Kayu Jawa (L. coromandelica) (KBKJ) dan Rimpang Jahe Emprit (Z. officinale var. Rubrum) (RJE). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kandungan metabolit sekunder kombinasi imbang KBKJ dan RJE pada sampel segar, serbuk dan hasil seduhan serbuk dan mengetahui perbandingan kombinasi imbang seduhan serbuk KBKJ dan RJE yang menunjukkan aktivitas antioksidan paling tinggi. Kandungan metabolit sekunder ditentukan dengan metode fitokimia dan uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH. Hasil fitokimia kombinasi imbang KBKJ dan RJE pada sampel segar mengandung senyawa golongan alkaloid, flavonoid, fenolik, tanin, dan terpenoid. Sampel serbuk dan sampel seduhan serbuk mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, fenolik, tanin, dan terpenoid. Kombinasi imbang seduhan serbuk KBKJ dan RJE yang menunjukkan aktivitas antioksidan paling tinggi terdapat pada perbandingan 1IC50:1IC50 dengan penghambatan terhadap aktivitas radikal DPPH sebesar 59%.
ANALISIS MANAJEMEN LABORATOTIUM KIMIA DALAM MENUNJANG PEMBELAJARAN KIMIA SMA NEGERI DI KOTA KENDARI Fitriyani, Fitriyani; Marhadi, Muh. Ali; Rudi, La
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 4, No 2 (2019): Edisi Agustus
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.164 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v4i2.11323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis manajemen laboratorium kimia dengan sub fokus (1) Perencanaan laboratorium kimia SMA Negeri di Kota Kendari; (2) Pengorganisasian laboratorium kimia SMA Negeri di Kota Kendari; (3) Pelaksanaan program kerja laboratorium kimia SMA Negeri di Kota Kendari; (4) Pengawasan dan evaluasi program kerja di laboratorium kimia SMA Negeri di Kota Kendari. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan lokasi SMA Negeri 4 Kendari, SMA Negeri 7 Kendari dan SMA Negeri 8 Kendari. Sumber data penelitian ini diperoleh dari Kepala Sekolah, Guru kimia dan Kepala Laboratorium, Metode pengumpulan data menggunakan angket, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) perencanaan program kerja laboratorium kimia sebanyak 3 sekolah yaitu SMA Negeri 4 Kendari sebesar (92,92%), SMA Negeri 7 Kendari sebesar (88,31) dan SMA Negeri 8 Kendari sebesar (87,69%) dikategorikan sangat baik (2) pengorganisasian laboratorium kimia sebanyak 3 sekolah,yaitu SMA Negeri 4 Kendari dan SMA Negeri 7 sebesar (90,00%) dan SMA Negeri 8 Kendari sebesar (86,92%) dikategorikan sangat baik, (3) pelaksanaan program kerja laboratorium kimia sebanyak 3 sekolah yaitu SMA Negeri 4 Kendari sebesar (90,42%), SMA Negeri 7 Kendari sebesar (83,1%) dan SMAN 8 Kendari sebesar (90,14%) dikategorikan sangat baik (4) pengawasan dan evaluasi program kerja laboratorium kimia SMA Negeri 4 Kendari sebesar (81,95%) dan SMA Negeri 8 Kendari (83,41%) dikategorikan sangat baik dan SMA Negeri 7 Kendari sebesar (74,15%) dikategorikan baik.
INTERAKSI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN TERHADAP RADIKAL DPPH KOMBINASI SEDUHAN KULIT BATANG KAYU JAWA (Lannea coromandelica) YANG SEMAKIN MENINGKAT DAN JAHE EMPRIT (Zingiber officinale var. Rubrum) Arman, Arman; Nasrudin, Nasrudin; Rudi, La
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 4, No 3 (2019): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.278 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v4i3.11712

Abstract

Kayu jawa dan jahe emprit adalah dua jenis tanaman yang telah lama dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Namun, kombinasi hasil seduhan serbuk kulit batang kayu jawa yang semakin meningkat dan jahe emprit dari kedua jenis tanaman ini belum pernah dilaporkan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kombinasi antara seduhan kulit batang kayu jawa (KBKJ) dan rimpang jahe emprit (RJE) yang menunjukkan aktivitas antioksidan paling tinggi. Pengujian aktivitas antioksidan kombinasi menggunakan metode DPPH dengan berbagai seri konsentrasi masing-masing sampel pada perbandingan KBKJ : RJE yaitu 1/8 IC50  : 1/4 IC50, 1/8 IC50  : 1/2 IC50, 1/8 IC50  : 1 IC50, 1/8 IC50  :      2 IC50, 1/8 IC50 : 4 IC50, 1/4 IC50  : 1/2 IC50, 1/4 IC50  : 1 IC50, 1/4 IC50  : 2 IC50, 1/4 IC50  : 4 IC50, 1/2 IC50 : 1 IC50, 1/2 IC50  :  2 IC50, 1 IC50  : 2 IC50, 1 IC50  : 4 IC50, 2 IC50  : 4 IC50. Hasil penelitian pada perbandingan KBKJ : RJE 1/2 IC50 : 1/4 IC50 menunjukkan aktivitas antioksidan paling tinggi sebesar 62,38%.
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI KESETIMBANGAN KIMIA MENGGUNAKAN TES DIAGNOSTIK TWO TIER MULTIPLE CHOICE Usu, Novianti; Rahmanpiu, Rahmanpiu; Marhadi, Muh. Alim
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 4, No 3 (2019): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.235 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v4i3.11738

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi siswa pada materi kesetimbangan kimia dengan menggunakan tes diagnostik two tier multiple choice dan mengetahui persentase siswa yang mengalami miskonsepsi pada konsep kesetimbangan kimia dikelas XI MIA SMA Negeri  7 Kendari. Sampel penelitian ini adalah 63 siswa dari tiga kelas XI MIA SMA Negeri 7 Kendari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data untuk menganalisis miskonsepsi siswa menggunakan tes diagnostik berupa tes two-tier multiple Choice, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami miskonsepsi konsep kesetimbangan kimia. Miskonsepsi yang dialami siswa terjadi pada subkonsep kesetimbangan dinamis (26,9%), subkonsep pergeseran kesetimbangan kimia (40%), subkonsep tetapan kesetimbangan kimia (49,3%) dan subkonsep kesetimbangan kimia dalam suatu industri (31,6%). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa miskonsepsi tertinggi pada subkonsep tetapan kesetimbangan kimia, sedangkan untuk persentase terendah pada subkonsep kesetimbangan dinamis. Miskonsepsi teridentifikasi disetiap sub konsep pada konsep kesetimbangan kimia dengan rata-rata sebesar 37%.
KARAKTERISTIK DAN PROFIL PENGUASAAN KONSEP MATERI POKOK ASAM BASA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI KELAS XI MIA1 SMA NEGERI 1 BESULUTU Misna, Misna; Rafiuddin, Rafiuddin; Dahlan, Dahlan
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 4, No 2 (2019): Edisi Agustus
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.331 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v4i2.11311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan profil penguasaan konsep materi pokok asam basa  menggunakan model pembelajaran inkuiri, profil persepsi siswa terkait dengan konsep dalam materi asam basa, peningkatan penguasaan konsep sebelum dan sesudah diajar menggunakan  model pembelajaran inkuiri, perbedaan peningkatan penguasaan konsep siswa antara kelompok kemampuan dalam penerapan model pembelajaran inkuiri pada materi pokok asam basa, serta perbedaan persepsi terkait dengan konsep dalam materi pokok asam basa antara kelompok kemampuan siswa dalam penerapan model pembelajaran inkuiri. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 17 label konsep pada materi pokok Asam Basa, terdiri dari 35,29% konsep yang menyatakan prinsip dan konsep yang menyatakan proses dan 29,41%  konsep yang menyatakan ukuran atribut. Persentase skor posttest tertinggi pada label konsep persamaan reaksi asam basa Arrhenius berkaitan dengan penentuan spesi-spesi larutan yang terbentuk sebesar 96% dan persentase skor posstest terendah pada label konsep derajat ionisasi berkaitan dengan perhitungan derajat ionisasi basa jika diketahui pH basa sebesar 64,3%. Persentase persepsi siswa skor tertinggi untuk satu kelas sebesar 89,4% serta kelompok kemampuan siswa tinggi 100%, sedang 91,6% dan rendah 75% terdapat pada kategori kurang, Penerapan model pembelajaran inkuiri menunjukkan tidak ada perbedaan persepsi terkait dengan konsep dalam materi asam basa  yang signifikan antar kelompok kemampuan siswa berdasarkan skor angket yaitu antara kelompok siswa berkemampuan tinggi dengan sedang, kelompok siswa berkemampuan tinggi dengan rendah, dan kelompok siswa berkemampuan sedang dengan rendah dengan demikian model pembelajaran inkuiri efektif digunakan pada ketiga kelompok kemampuan siswa.
UJI AKTIVITAS EKSTRAK METANOL DAUN GAMAL (Gliricidia sepium L.) TERHADAP KUTU BERAS (Sitophylus oryzae L.) Suroto, La; Dali, Arniah; Nurlansi, Nurlansi
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 4, No 2 (2019): Edisi Agustus
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.402 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v4i2.11326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder yang terdapat pada ekstrak metanol daun gamal (G. sepium L.) dan untuk mengetahui aktivitas ekstrak metanol daun gamal (G. sepium L.) terhadap kutu beras (S. Oryzae L.). Sebanyak 300 gram daun gamal di maserasi dengan methanol teknis selama 6ï‚´24 jam. Rendemen ekstrak yang di peroleh sebanyak 25,8 %. Ekstrak kemudian diskrining fitokimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun gamal (G. sepium L.) mengandung senyawa metabolit sekunder alkaloid, flavonoid, steroid, saponin dan tannin. Persentase kematian kutu beras setelah pemberian ekstrak daun gamal pada konsentrasi 1000 ppm, 800 ppm, 600 ppm, 400 ppm, 200 ppm, 100 ppm dan 10 ppm secara berturut-turut adalah 54,54 %, 24,56 %, 9,21 %, 3,03 %, 0 %, 0 % dan 0 % serta kelompok kontrol 0 %. Pada konsentrasi 1000 ppm menunjukkan pengaruh yang besar terhadap kutu beras dengan persentase kematian sebesar 54,54 %. Persentase kematian kutu beras dihitung setelah pengamatan 72 jam, menggunakan persamaan Mc Laughlin sehingga dapat diketahui nilai LC50 dari sampel yang di uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun gamal memiliki aktivitas dengan LC50 sebesar 901,57 ppm, bersifat toksik terhadap kutu beras (Sitophylus oryzae L.)