cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Terapan Abdimas
ISSN : 25022806     EISSN : 25022784     DOI : https://doi.org/10.25273
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2022)" : 19 Documents clear
PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI TEKNOLOGI UNTUK USAHA PENGANGKUTAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA BERACUN PT. BINA ENVIRO NUSA Susanty, Meredita; Setiawan, Erwin; Irawan, Ade; Fermana, Randi
Jurnal Terapan Abdimas Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v7i2.12495

Abstract

Abstract. The COVID-19 pandemic in 2020 caused an increase in infectious waste from personal protective equipment (PPE) used by the medical team. Infectious waste as hazardous and toxic waste (B3) must be appropriately and correctly handled following applicable laws so that it does not cause soil, water and air pollution. In managing B3 waste, hospitals as waste producers will cooperate with other parties such as B3 waste transport and waste management companies. The increase in the amount of B3 waste that must be transported every two days also increases the volume of work for each party. Monitoring the waste transportation process is critical because several potential problems can occur at this stage. For example, B3 waste disposal is not dumped in proper locations and loss of waste or transportation of waste that does not reach its destination. Various violation cases trigger waste producers to choose established B3 waste carriers rather than the new, small or medium-scale B3 waste carriers. Through this community service activity, Pertamina University collaborates with Small and Medium Enterprises (SMEs) B3 waste carriers in building real-time vehicle location tracking to increase the trust of waste producers toward new SME waste carriers. Thus, it will boost the competitiveness of these SMEs. With this tracking application, waste generators and transporters can check the route taken by transporting vehicles until they arrive at certified waste treatment facilities and monitor vehicle speed so that B3 waste remains safe during the trip.  Abstrak. Pandemik COVID-19 di tahun 2020 menyebabkan peningkatan limbah infeksius dari alat perlindungan diri (APD) yang digunakan tim medis. Limbah infeksius termasuk dalam golongan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang proses pengelolaannya harus dilakukan dengan baik dan benar sesuai dengan Undang - Undang yang berlaku, agar tidak menimbulkan pencemaran tanah, air, dan udara. Dalam pengelolaan limbah B3, rumah sakit sebagai penghasil limbah akan bekerjasama dengan pihak-pihak lain seperti perusahaan pengangkut dan/atau pengelola limbah B3. Peningkatan jumlah limbah B3 yang harus diangkut setiap dua hari sekali juga menambah volume pekerjaan setiap pihak. Monitoring pengangkutan limbah B3 merupakan aktivitas yang sangat penting untuk dilakukan, karena adanya potensi masalah yang dapat terjadi misalnya pembuangan limbah B3 tidak di lokasi yang semestinya, hilangnya limbah atau pengangkutan limbah yang tidak sampai ke tujuan. Berbagai temuan dalam pengangkutan limbah mengakibatkan rendahnya kepercayaan penghasil limbah terhadap pengangkut limbah B3 berskala kecil dan menengah, atau yang relatif baru. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, Universitas Pertamina bekerjasama dengan pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) pengangkutan limbah B3 membangun aplikasi pelacak keberadaan kendaraan pengangkut, untuk meningkatkan kepercayaan penghasil limbah untuk menggunakan jasa pengangkut limbah berskala kecil dan menengah sehingga meningkatkan daya saing UKM tersebut. Dengan adanya aplikasi pelacakan ini, pihak penghasil dan pengangkut limbah dapat memeriksa rute yang dilalui kendaraan pengangkut hingga sampai ke tempat pengolahan yang legal, serta memantau kecepatan kendaraan agar limbah B3 tetap aman selama perjalanan.  
PENERAPAN HASIL PENELITIAN APLIKASI GAME LISTENING BAHASA INGGRIS BAGI SISWA SMA MARDISISWA SEMARANG Astuti, Yani Parti; Subhiyakto, Egia Rosi; Umaroh, Liya
Jurnal Terapan Abdimas Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v7i2.10945

Abstract

Abstract. The national education system has set lessons that must be followed by all students. Like English lessons. Indonesian is a compulsory subject from Junior High School (SMP) to Higher Education. Listening is a new skill in high school because in junior high school listening skills are not yet known. Because listening is a new thing at the high school level, students find it difficult to learn listening. This is because the voice actors who listen can come from within or outside the country who have different pronunciations. For this reason, this service will apply the results of the research in the form of English listening games. This application is very flexible to use because it can be accessed on Android smartphones. The use of foreign android smartphones for students today. So they can easily use it and understand it and can be used at any time. This listening game application will be applied to high school students who are the goal of this service. Students who will become partners are students of SMA Mardisiswa Banyumanik Semarang. This Mardisiswa High School has a problem that its students are not familiar with listening material. This is because there has been a pandemic, while listening material is material in the high school curriculum. For this reason, in order to be faster in delivering, in this service an application about listening is made. With this application, this application has filled in several forms of listening questions. However, for students' abilities, 29 listening questions will be given. Each question is given a weight of 3. And the results obtained are still unsatisfactory because the highest student points are 54. This can open up students' abilities to a maximum of only 62%. Abstrak. Dalam sistem pendidikan nasional telah menetapkan pelajaran – pelajaran yang wajib diikuti oleh semua peserta didik. Seperti halnya pelajaran Bahasa Inggris. Bahasa Inggris merupakan mata pelajaran wajib dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) sampai dengan Pendidikan Tinggi. Listening merupakan ketrampilan yang baru di SMA karena saat SMP belum dikenalkan ketrampilan listening. Karena listening adalah hal yang baru pada jenjang SMA, maka siswa – siswa merasa kesulitan untuk belajar listening. Hal ini dikarenakan pengisi suara listening bisa berasal dari dalam maupun luar negeri yang mempunyai lafal yang berbeda – beda. Untuk itu pengabdian ini akan menerapkan hasil dari penelitian berupa aplikasi game listening Bahasa Inggris. Aplikasi ini sangat fleksibel digunakan karena bisa diakses di smartphone android. Penggunaan smartphone android tidaklah asing bagi peserta didik saat ini. Sehingga mereka bisa dengan mudah menggunakannya dan memahaminya serta bisa digunakan sewaktu waktu. Aplikasi game listening ini akan diterapkan pada siswa SMA yang menjadi tujuan dari pengabdian ini. Siswa yang akan menjadi mitra adalah siswa SMA Mardisiswa Banyumanik Semarang. SMA Mardisiswa ini mempunyai kendala bahwa siswa – siswanya belum pernah mengenal materi listening Hal ini disebabkan karena adanya pandemic, sementara materi listening merupakan materi yang ada di kurikulum SMA. Untuk itu, agar lebih cepat dalam pengyampain, maka dalam pengabdian ini dibuat aplikasi tentang listening. Dengan aplikasi ini, Pada aplikasi ini telah diisikan beberapa bentuk soal listening. Namun untuk mengevaluasi kemampuan siswa akan diberikan 29 soal listening. Masing – masing soal diberi bobot nilai 3. Dan hasil yang didapat adalah masih kurang memuaskan karena poin tertinggi siswa adalah 54. Hal ini dapat disimpulkan kemampuan siswa maksimal hanya 62%.
PELATIHAN KOMPUTERISASI AKUNTANSI DENGAN APLIKASI SISKEUDES DALAM UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU Yustrianthe, Rahmawati Hanny; Darmawan, Yanto; Jati, Budhi Purwantoro; Kuntoro, Agus
Jurnal Terapan Abdimas Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v7i2.12946

Abstract

Abstract. Village funds provided by the central government aim to encourage the productivity of rural communities. For this reason, the use of village funds must be planned, implemented and reported to assess the level of success of the village fund program as stated in Law Number 6 concerning Villages of 2014 and Ministerial Regulation Number 113. This attracts the attention of all parties, including the world of education, considering that the central government funds disbursed to villages reaches 10% of the total state budget. Therefore, a clear, transparent and easy accountability system is needed for village financial management. In this regard, BPKP in collaboration with the Ministry of Home Affairs has developed the SISKEUDES application which is expected to fulfill these objectives. The world of education, especially at the vocational level, tries to follow up on this need by incorporating digital-based village accounting materials into its curriculum so that it is able to provide the necessary skilled workers. In order to bridge the needs and make the success of the above government program a success, community service activities are carried out to improve and strengthen the competence of accounting teachers at SMK DIY and Central Java towards the village financial system and the operation of the siskeudes application system. The service team from the YKPN Polytechnic will hold community service in 2021 with the theme: "Computerized Accounting Training with the Siskeudes Application in the Context of Improving Teacher Competence". The method used in this activity is the lecture method, tutorial, practice and discussion of training and teaching theory and application of the village financial system. The training was attended by 46 teachers which was carried out offline at the YKPN Yogyakarta Polytechnic Building. The result of this service is that accounting teachers at MGMP Accounting DIY and Central Java are increasingly competent in teaching computerized village accounting. This can be seen from the smooth implementation as planned and the enthusiasm of the participants in completing the material in the village accounting computer module. In addition, it can also be seen from the feedback given by the vocational teachers who participated in the training who expressed satisfaction, felt the benefits of the training to increase their knowledge and skills related to the SISKEUDES application. After this service activity, it is hoped that what has been obtained by the teacher can be implemented in their SMKs so that they can produce students who are competent and able to play a major role as operators in operating the siskeudes application. The teachers also hope that similar training can be carried out again with a wider audience, and with other topics. Abstrak. Dana desa yang diberikan oleh pemerintah pusat bertujuan untuk mendorong produktivitas masyarakat desa. Untuk itu penggunaan dana desa harus direncanakan, dilaksanakan dan dilaporkan untuk menilai tingkat keberhasilan program dana desa sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 6 tentang Desa Tahun 2014 dan Peraturan Menteri Nomor 113. Hal ini menarik perhatian semua pihak. , termasuk dunia pendidikan, mengingat dana pemerintah pusat yang dikucurkan ke desa mencapai 10% dari total APBN. Oleh karena itu, diperlukan sistem pertanggungjawaban yang jelas, transparan dan mudah dalam pengelolaan keuangan desa. Berkaitan dengan hal tersebut, BPKP bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri telah mengembangkan aplikasi SISKEUDES yang diharapkan dapat memenuhi tujuan tersebut. Dunia pendidikan khususnya pada tingkat vokasi mencoba menindaklanjuti kebutuhan tersebut dengan memasukkan materi akuntansi desa berbasis digital ke dalam kurikulumnya sehingga mampu menyediakan tenaga terampil yang diperlukan. Dalam rangka menjembatani kebutuhan dan menyukseskan program pemerintah di atas, maka dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan dan memperkuat kompetensi guru akuntansi di SMK DIY dan Jawa Tengah terhadap sistem keuangan desa dan operasionalisasi siskeudes. sistem aplikasi. Tim pengabdian dari Politeknik YKPN akan mengadakan pengabdian masyarakat pada tahun 2021 dengan tema : “Pelatihan Akuntansi Komputerisasi dengan Aplikasi Siskeudes Dalam Rangka Peningkatan Kompetensi Guru”. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah, tutorial, praktek dan diskusi teori pelatihan dan pengajaran serta penerapan sistem keuangan desa. Pelatihan diikuti oleh 46 guru yang dilaksanakan secara offline di Gedung Politeknik YKPN Yogyakarta. Hasil dari pengabdian ini guru akuntansi di MGMP Akuntansi DIY dan Jawa Tengah semakin kompeten dalam mengajar akuntansi desa yang terkomputerisasi. Hal ini terlihat dari kelancaran pelaksanaan sesuai rencana dan semangat peserta dalam menyelesaikan materi pada modul komputer akuntansi desa. Selain itu juga dapat dilihat dari feedback yang diberikan oleh para guru SMK peserta pelatihan yang menyatakan puas, merasakan manfaat dari pelatihan tersebut untuk menambah pengetahuan dan keterampilannya terkait dengan penerapan SISKEUDES. Setelah kegiatan pengabdian ini diharapkan apa yang telah diperoleh guru dapat diimplementasikan di SMK-nya sehingga dapat menghasilkan siswa yang berkompeten dan mampu berperan utama sebagai operator dalam mengoperasikan aplikasi siskeudes. Para guru juga berharap agar pelatihan serupa dapat dilakukan kembali dengan audiens yang lebih luas, dan dengan topik lain.
PENDAMPINGAN PENDESAINAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PMRI BAGI GURU KABUPATEN MUSI RAWAS UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI PESERTA DIDIK Zulkardi, Zulkardi; Putri, Ratu Ilma Indra; Somakim, Somakim; Kurniadi, Elika; Sukmaningthias, Novika; Simarmata, Ruth Helen
Jurnal Terapan Abdimas Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v7i2.11376

Abstract

Abstract. In preparing the learning process in the classroom, teachers must prepare learning tools. Learning tools consist of a syllabus, lesson plans, student worksheets, and assessments in the form of tests and non-tests. This service activity aims to provide training and the application of research related to the development of learning tools for middle school mathematics MGMP teachers, and to find out the response of high school Mathematics MGMP teachers to the assistance in developing learning tools provided. This community service implementation model is a mentoring model to improve teacher professionalism in preparing teaching and learning activities, especially in preparing learning tools, the need for basic understanding of theory, and its application. The number of participants who attended this activity was 33 mathematics teachers from Musi Rawas district. Overall, the implementation of this service activity went smoothly without any significant obstacles, only some participants were left from the Zoom meeting when the activity was carried out in sync due to signal interference. The results of the satisfaction response questionnaire analysis get positive results Abstrak. Dalam mempersiapkan proses pembelajaran di kelas, para guru harus menyiapkan perangkat pembelajaran. Perangkat pembelajaran terdiri dari silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran, lembar kerja peserta didik, serta lembar penilaian baik berupa tes maupun non tes. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan penerapan penelitian yang berkaitan dengan pengembangan perangkat pembelajaran bagi guru – guru MGMP matematika sekolah menengah, dan mengetahui respon guru -guru MGMP Matematika sekolah menengah terhadap pendampingan pengembangan perangkat pembelajaran yang diberikan. Model pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah model pendampingan untuk meningkatkan profesionalisme guru dalam mempersiapkan kegiatan belajar mengajar, terutama dalam menyusun perangkat pembelajaran, di mana diperlukan pemahaman dasar teori serta pengaplikasiannya. Jumlah peserta yang menghadiri kegiatan ini sebanyak 33 orang guru matematika dari kabupaten Musi Rawas. Secara keseluruhan, pelaksanaan kegiatan pengabdian ini berjalan lancar tanpa ada hambatan yang berarti, hanya saja terdapat beberapa peserta yang terkeluar dari Zoom meeting saat pelaksanaan kegiatan berlangsung secara synchronous dikarenakan gangguan signal. Hasil analisis angket respon kepuasan mendapatkan hasil yang positif  
MEMBANGKITKAN SELF AWARENESS IN MARRIAGE MELALUI LAYANAN INFORMASI DENGAN PENDEKATAN PSIKOLOGI PERKAWINAN Hasneli, Hasneli; Aulia, Rahmadianti; Alfaiz, Alfaiz
Jurnal Terapan Abdimas Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v7i2.11136

Abstract

Abstract. Providing information services on the psychology of marriage to course participants as prospective brides in the KUA District of Lubuk Kilangan Padang City, this is based on the phenomenon of a fairly high marriage rate, namely 40 pairs per month, and indications of divorce each year reaching 100 cases. Therefore, it is important to be given provision regarding the psychology of marriage to the prospective bride and groom. The purpose of this service is to raise awareness of the nature of the prospective bride and groom and foster an understanding of a Sakinah, mawadah and merciful household from a psychological perspective. The method used is divided into 3 phases, namely Seminar and Discussion, Pocket Book on Marriage Psychology and Creating Whatsapp group and providing counseling to the group. The total number of participants was 44 people / 22 couples. The result of this service is that service participant members gain knowledge, understanding, and skills in dealing with and undergoing the marriage process and fostering their household. Abstrak. Pemberian layanan informasi psikologi perkawinan kepada peserta kursus sebagai calon pengantin di KUA Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang, hal ini didasari oleh fenomena angka perkawinan yang cukup tinggi yaitu 40 pasang per bulan, dan indikasi perceraian setiap tahunnya mencapai 100 kasus. Oleh karena itu, penting untuk diberikan bekal mengenai psikologi pernikahan kepada calon pengantin. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran akan fitrah calon pengantin dan menumbuhkan pemahaman tentang rumah tangga yang sakinah, mawadah dan rahmah dari segi psikologis. Metode yang digunakan terbagi menjadi 3 tahap yaitu Seminar dan Diskusi, Buku Saku Psikologi Perkawinan dan Membuat grup Whatsapp serta memberikan penyuluhan kepada kelompok tersebut. Jumlah peserta sebanyak 44 orang/22 pasangan. Hasil dari pengabdian ini adalah peserta pengabdian memperoleh pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan dalam menghadapi dan menjalani proses perkawinan dan membina rumah tangganya.
PERAN E-COMMERCE DALAM MENGEMBANGKAN USAHA SANDAL SPON DI DESA KARANGREJO KECAMATAN GEMPOL KABUPATEN PASURUAN Azizah, Zahrotul; Fitrianah, Listin; Purnama, Agus Rachmad
Jurnal Terapan Abdimas Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v7i2.12579

Abstract

Abstract. Electronic Commerce (E-Commerce) is a marketing system using electronic media. E-commerce is an alternative choice for buyers during the pandemic because apart from being easy to use, buyers and sellers do not need to make direct contact. Aldiva Sponge Slippers UMKM located in Karangrejo Village, Gempol District, Pasuruan Regency is one of the UMKM that has not used E-Commerce. Partners have limitations in the marketing sector, namely they still do not have Human Resources (HR) in charge of marketing. Partners also do not have specific marketing media, especially online media, so sales are not maximized. The implementation of the service aims to overcome the problems faced by partners in details, namely the team developing e-commerce websites for partners, holding training on the operation of e-commerce websites, filling out e-commerce website content, and continuing with assistance. The implementation method used during the training was that the team invited all employees of the Aldiva Sponge Sandal SMEs and local village officials to take part in the training delivered by competent speakers in the field of digital marketing. The result of the activity is that the training participants benefit from the training held and are motivated to explore e-commerce. Partners already have new media for sales so that turnover increases. Abstrak. Electronic Commerce (E-Commerce) adalah sistem pemasaran menggunakan media elekronik. E-commerce menjadi alternatif pilihan pembeli di masa pandemi karena selain penggunaannya yang mudah, pembeli dan penjual tidak perlu melakukan kontak langsung. UMKM sandal spon Aldiva yang berlokasi di Desa Karangrejo Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan merupakan salah satu UMKM yang belum menggunakan E-Commerce. Mitra memiliki keterbatasan pada sektor pemasaran yaitu masih belum memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang bertugas di bidang pemasaran. Mitra juga belum memiliki media pemasaran yang spesifik khususnya media online sehingga penjualan belum maksimal. Pelaksanaan pengabdian bertujuan untuk mengatasi masalah yang dihadapi mitra dengan rincian yaitu tim membuatkan website e-commerce untuk mitra, mengadakan pelatihan tentang pengoperasian website e-commerce, melakukan pengisian konten website e-commerce, dan dilanjutkan dengan pendampingan. Metode pelaksanaan yang digunakan selama pelatihan adalah tim mengundang seluruh karyawan UMKM sandal Spon Aldiva dan perangkat desa setempat untuk mengikuti pelatihan yang disampaikan oleh pemateri yang kompeten dibidang pemasaran digital. Hasil dari kegiatan yaitu peserta pelatihan memperoleh manfaat dari pelatihan yang diadakan dan termotivasi mendalami e-commerce. Mitra sudah mempunyai media baru untuk penjualan sehingga omset meningkat.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PROGRAM PENGEMBANGAN DIRI DENGAN TEKNIK KETERAMPILAN DALAM BERKOMUNIKASI Dharmanto, Agus; Astuti, Hani; Dewi, Nita Komala
Jurnal Terapan Abdimas Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v7i2.13176

Abstract

Abstract. Self-development education activities in schools have begun to be included in the learning curriculum to explore and develop students' interests and talents so that they grow according to their abilities. Due to several problems experienced by Taman Harapan School, Bekasi, students are still unable to determine the interests, interests, desires that suit themselves, especially when going to college or the world of work. In connection with these problems, abdimas activities aim to help students to be able to develop themselves with skilled techniques in communication so that they can determine interests, interests, desires that suit themselves. The method is carried out by giving lectures, training, and mentoring students on how to develop self-potential and communication skills which was carried out for 3 (days) from 11 to 13 June 2022 at the Taman Harapan School Hall attended by 30 students. The results of this activity where participants' understanding increased and their communication skills also increased, as seen from the results of the pre-test and pors-test, namely 19%. The conclusion is that this training received good appreciation from the participants and the school and the obstacles faced were the lack of time where this training activity required intense time so that students could better understand their potential and communicate well. Abstrak. Kegiatan pendidikan pengembangan diri di sekolah sudah mulai masuk dalam kurikulum pembelajaran guna menggali dan mengembangkan minat dan bakat siswa agar tumbuh sesuai dengan bakat yang dimiliki. Dikarenakan adanya beberapa permasalahan yang dialami Sekolah Taman Harapan, Bekasi yakni siswa masih belum dapat menentukan ketertarikan, minat, keinginan yang sesuai dengan diri khususnya saat akan melanjutkan ke Perguruan Tinggi atau dunia kerja. Berkaitan dengan permasalahan tersebut maka kegiatan abdimas bertujuan membantu siswa untuk bisa mengembangkan dirinya dengan teknik terampil dalam berkomunikasi sehingga dapat menentukan ketertarikan, minat, keinginan yang sesuai dengan dirinya. Metode yang dilakukan dengan memberikan ceramah, pelatihan, dan pendampingan kepada siswa mengenai cara mengembangkan potensi diri dan keterampilan dalam berkomunikasi yang dilaksanakan selama 3 (hari) mulai dari tanggal 11 sampai 13 Juni 2022 di Aula Sekolah Taman Harapan dihadiri oleh 30 orang siswa. Hasil kegiatan ini dimana pemahaman peserta mengalami peningkatan dan kemampuan dalam berkomunikasi juga meningkat terlihat dari hasil pre-test dan pors-test yakni 19%. Kesimpulannya bahwa pelatihan ini mendapatkan apresiasi yang baik dari peserta maupun sekolah dan kendala yang dihadapi yakni waktu yang kurang dimana kegiatan pelatihan ini membutuhkan waktu yang intens agar siswa dapat lebih memahami mengenai potensi diri dan berkomunikasi yang baik. 
PELATIHAN WEBSITE E-COMMERCE UNTUK PENINGKATAN PENDAPATAN BUDIDAYA AGLONEMA PADA HEND'Z FLORIST AGLONEMA SAWANGAN DEPOK Sunarti, Sunarti; Wulandari, Dewi Ayu Nur; Kuspriyono, Taat; Salvana, Alsa Diva; Nisa, Navira Aura; Anwar, Syafina; Fatiha, Syalysia Luna; Rahmawati, Winda
Jurnal Terapan Abdimas Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v7i2.13098

Abstract

Abstract. Aglonema is an ornamental plant that currently has a lot of fans. Aglonema has economic value. There are so many aglonemas in Hend'z Florist Aglonema Sawangan Depok. There are problems faced by Hend'z Florist Aglonema in his cultivation in marketing using only social media such as youtube and conventional word of mouth. Answering the problems of the service team making information technology based on e-commerce websites. The purpose of this activity is to utilize science and technology (IPTEK) for aglonema cultivation business strategy for the creation of welfare based on e-commerce websites. The stages of implementing this service are carried out by providing socialization, training, mentoring, evaluation, simulation, monitoring, and sustainability. The method used is learning by doing, for this method begins with a direct field review to monitor and evaluate the results of the training that has been carried out. The mentoring process in this service includes socialization, training, evaluation, simulation, monitoring, and evaluation. From the results of the assistance carried out by partners, they were able to apply the use of technology by 88%, helping to increase knowledge and skills in the field of digital marketing by 85% and being able to increase the partners' income. To ensure the success of the implementation of community service, the evaluation stage will be carried out at each stage of program development. Abstrak. Aglonema merupakan tanaman hias saat ini banyak sekali peminatnya. Aglonema memiliki value ekonomis. Banyak sekali aglonema ada pada Hend'z Florist Aglonema Sawangan Depok. Ada permasalahan yang dihadapi Hend'z Florist Aglonema pada budidayanya dalam pemasaran hanya menggunakan media sosial seperti youtube dan konvensiaonal dari mulut ke mulut. Menjawab permasalahan tim pengabdi membuat teknologi informasi berbasis website e-commerce. Tujuan kegiatan ini memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) untuk strategi bisnis budidaya aglonema demi terciptanya kesejahteraan berbasis website e-commerce. Tahapan-tahapan terlaksananya pengabdian ini dilakukan dengan pemberian sosialisasi, pelatihan, pendampingan, evaluasi, simulasi, monitoring dan berkelanjutan. Metode yang digunakan ialah learning by doing, untuk metode ini diawali peninjauan langsung kelapangan hingga monitoring dan evaluasi dari hasil pelatihan yang sudah terlaksana. Proses pendampingan dalam pengabdian ini seperti sosialisasi, pelatihan, evaluasi, simulasi, monitoring dan evaluasi. Dari hasil pendampingan yang dilakukan mitra mampu menerapkan penggunaan teknologi sebesar 88%, membantu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dibidang digital marketing sebesar 85% dan dapat menaikkan pendapatan mitra tersebut. Untuk memastikan keberhasilan pelaksanaan pengabdian masyarakat, maka tahapan evaluasi akan dilakukan pada setiap tahap pengembangan program.     
PEMANFAATAN IKAN Chanos chanos SEBAGAI PRODUK ENTREPRENEUR DI KECAMATAN BALONGAN Lissa, Lissa; Hamidah, Idah; Nurazizah, Eva; Lutfiat, Nina; Antika, Rindi
Jurnal Terapan Abdimas Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v7i2.13162

Abstract

Abstract. The purpose of this service is to optimize the potential of natural and human resources so that they have better economic value. In this case, Milkfish in Balongan District. Balongan District is located in Indramayu Regency, West Java. Balongan is a coastal area with the majority of its people's livelihood as fishermen, Milkfish is an abundant commodity, especially when the harvest comes, this makes milkfish have a low selling price. The implementation method uses PRA (Participatory Rural Appraisal) with the object of activity being the community while lecturers and students as facilitators, while the stages of the activities are 1) potential analysis, 2) preparation of activity plans, 3) inauguration, 4) training, and 5) evaluation and follow-up. The entrepreneur product as a result of this service activity is shredded milkfish (BonDeng), the product is made on a small scale then tested organolepticn, After that, together with the Balongan fishing community, the product is made on a medium scale and marketed. The resulting product is still one type and more varied products are needed. Evaluation of Shredded Milkfish (BonDeng) still needs to improve the quality of oil drying and packaging so that a better product will be obtained. Abstrak. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengoptimalkan potensi Sumber Daya Alam dan manusia sehingga memiliki nilai ekonomi yang lebih baik. Dalam hal ini Ikan Bandeng di Kecamatan Balongan. Kecamatan Balongan terletak di Kabupaten Indramayu, Jawa barat. Balongan merupakan daerah pesisir dengan mayoritas pencaharian masyarakatnya sebagai nelayan, ikan bandeng merupakan komoditi yang melimpah apalagi saat panen datang, hal ini menjadikan ikan bandeng memiliki harga jual yang rendah. Metode pelaksanaan menggunakan PRA (Participatori Rural Appraisal) dengan pelaku utama atau objek kegiatan adalah masyarakat sedangkan dosen dan mahasiswa sebagai fasilitator, adapun tahapan kegiatannya yaitu 1) analisa potensi, 2) penyusunan perencanaan kegiatan, 3) penyukuhan, 4) pelatihan, dan 5) evaluasi dan tindak lanjut. Produk enterpreneur hasil kegiatan pengabdian ini adalah abon ikan bandeng (BonDeng), produk dibuat dalam skala kecil kemudian diuji organoleptik, setelah itu bersama dengan komunitas nelayan Balongan produk dibuat dalam skala menengah dan dipasarkan. Produk yang dihasilkan masih satu jenis dan dibutuhkan produk yang lebih variatif. Evaluasi abon Bandeng (BonDeng) masih perlu ditingkatkan kualitas pengeringan minyak dan pengemasan sehingga akan didapatkan produk yang lebih baik.

Page 2 of 2 | Total Record : 19