cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Terapan Abdimas
ISSN : 25022806     EISSN : 25022784     DOI : https://doi.org/10.25273
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2023)" : 19 Documents clear
PENDAMPINGAN PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI PADA USAHA MIKRO MAKANAN RINGAN DI DUSUN KWARASAN, NOGOTIRTO, GAMPING, SLEMAN Hapsari, Yaning Tri; Marfuah, Hasti Hasanati; Kurniawanti, Kurniawanti; Samodro, Guntur; Dwinugroho, Theofilus Bayu
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i1.14080

Abstract

Abstract. Cost of Production (HPP) is an important element to assess the success (performance) of a trading or manufacturing company. Especially in determining the selling price and calculating the profit and loss of each product. Based on observations and interviews with “KREES” Banana Chips and Cheese Stick SME Owners, it is known that there are difficulties in recognizing what cost components must be calculated, thus causing difficulties in determining the optimal selling price to increase profits. The purpose of carrying out PKM activities is to provide assistance in calculating the Cost of Production (HPP) for UKM Banana Chips and Cheese Sticks "KREES".The method used in this dedication is in the form of face-to-face in delivering material, debriefing and discussing the calculation of the cost of production. The result of this mentoring and training is that partners understand enough about the material provided. So far, partners have indirectly carried out simple calculations in determining the cost of production so that the material provided is easily accepted. The impact of this service is an increase in partners' knowledge of the cost components for calculating the cost of production. Partners are helped by the report format for calculating the cost of production made by servants. This format assists partners in detailing the cost components used in calculating the cost of production. Another impact is that the financial records are more orderly and neat so as to increase the accuracy of calculating the cost of production. Abstrak. Harga Pokok Produksi (HPP) merupakan elemen penting untuk menilai keberhasilan (performance) dari perusahaan dagang maupun manufaktur. Terutama dalam penetuan harga jual dan menghitung laba rugi dari setiap produk. Berdasarkan pengamatan dan wawancara dengan Pemilik UKM Keripik Pisang dan Stick Keju “KREESS”, diketahui adanya kesulitan untuk mengenali komponen biaya apa saja yang harus dihitung, sehingga menyebabkan kesulitan dalam menentukan harga jual yang optimal untuk meningkatkan keuntungan. Tujuan dilakukannya kegiatan PKM adalah untuk memberikan pendampingan dalam menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) pada UKM Keripik Pisang dan Stick Keju “KREESS”. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dalam bentuk tatap muka dalam penyampaian materi, tanya jawab serta pembahasan perhitungan harga pokok produksi. Hasil dari pendampingan dan pelatihan ini yaitu mitra cukup paham akan materi yang diberikan. Selama ini mitra secara tidak langsung sudah melakukan perhitungan sederhana dalam menetapkan harga pokok produksi sehingga materi yang diberikan mudah diterima. Dampak pengabdian ini adalah peningkatan pengetahuan mitra tentang komponen biaya untuk perhitungan harga pokok produksi. Mitra terbantu dengan format laporan perhitungan harga pokok produksi yang dibuatkan oleh pengabdi. Format ini membantu mitra dalam merinci komponen biaya yang digunakan dalam perhitungan harga pokok produksi. Dampak lainnya yaitu pencatatan keuangan semakin teratur dan rapi sehingga meningkatkan akurasi HPP. 
PENGEMBANGAN DESA WISATA SIMBATAN-MAGETAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL: POTENSI vs MASALAH Mulyati, Tatik; Rohmatiah, Ahadiati; Hariyani, Anik Tri; Susilo, Hendro
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i1.14050

Abstract

Abstract. The realization of a tourist village is coveted by the residents of Simbatan Village, Nguntoronadi District, Magetan, because it has a lot of potential such as nature, culture, art, culinary and the existence of splashed batik products for people with disabilities. The development is carried out based on the 4 A concept in tourism development, namely planning of amenities, attractions, planning of facilities and infrastructure (accommodation) and increasing the carrying capacity of the community (atmosphere). The activity approach is carried out by surveying tourism potential, focus group discussions (FGD), comparative studies on tourism. Various opportunities and potentials as well as challenges and problems to develop tourism villages including internal and external potentials and problems were analyzed using SWOT analysis (Strength, Weakness, Opportunity, and Threat). The activity partners are the Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Karang Taruna and TP PKK Simbatan Village and the Kelompok Swadaya Masyarakat 'Sambung Roso' as a forum for activities for persons with disabilities. Activities start from March to September 2022. The results of the development show that at first the community did not know the concept of a tourist village, but after receiving an explanation, they were very supportive. The community through the tourism awareness group managed to identify the potential that deserves to be presented in a tourist village from the aspect of natural, cultural, artistic, culinary potential and the existence of splashed batik that is done by persons with disabilities. The community also initiates an organizing model for tourism village managers and has various activities related to attractions and infrastructure. The self-help group “Sambung Roso” which accommodates persons with disabilities also has activities to support the establishment of a tourist village. Community support is quite high in the form of participation and has the hope that the existence of a tourist village can improve the welfare of the Simbatan residents. Abstrak. Terwujudnya desa wisata didambakan oleh penduduk Desa Simbatan, Kecamatan Nguntoronadi, Magetan, karena banyak potensi yang dimiliki seperti alam, budaya, kesenian, kuliner dan keberadaan batik ciprat produk penyandang disabilitas. Pengembangan dilakukan berdasarkan konsep 4 A dalam pengembangan wisata yaitu perencanaan amenitas, atraksi, perencanaan sarana-prasarana (akomodasi) dan peningkatan daya dukung masyarakat (atmosfer). Pendekatan kegiatan dilakukan dengan survei potensi wisata, focus group discussion (FGD), studi banding wisata. Berbagai peluang dan potensi serta tantangan dan permasalahan untuk mengembangkan desa wisata termasuk potensi dan permasalahan internal maupun eksternal dianalisis menggunakan analisis SWOT (Strenght, Weakness, Opportunity, dan Threat). Mitra kegiatan adalah Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Karang Taruna dan TP PKK Desa Simbatan serta Kelompok Swadaya Masyarakat ‘Sambung Roso’ sebagai wadah kegiatan penyandang disabilitas. Kegiatan dimulai sejak Maret hingga September 2022. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa pada awalnya masyarakat belum mengetahui konsep desa wisata, tetapi setelah memperoleh penjelasan, meraka sangat mendukung. Masyarakat melalui kelompok sadar wisata berhasil mengindentifikasi potensi yang layak disajikan dalam desa wisata dari aspek potensi alam, budaya, kesenian, kuliner dan keberadaan batik ciprat yang dikerjakaan oleh penyandang disabilitas. Masyarakat juga memprakarsai model pengorganisasian pengelola desa wisata serta memiliki berbagai kegiatan terkait atraksi dan sarana prasarana. Kelompok swadaya masyarakat “Sambung Roso” yang mewadai penyandang disabilitas juga memiliki kegiatan untuk mendukung terwujudnya desa wisata. Dukungan masyarakat cukup tinggi dalam wujud partisipasi dan memiliki harapan bahwa keberadaan desa wisata dapat meningkatkan kesejahteraan penduduk Simbatan.  
INTEGRASI STEAM-PjBL PADA PEMBELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 3 KARANGMOJO, BANTUL–YOGYAKARTA: PROYEK MIKROSKOP SEDERHANA Supriyatin, Supriyatin; Rahayu, Sri; Suhadi, Anggi Putri; Simarmata, Remli Nelmian
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i1.13909

Abstract

Abstract. Many teachers still have not integrated STEAM-PjBL in learning. Students who are accustomed to conventional learning and have never operated a microscope as a tool in understanding science material. STEAM-PjBL learning is the right solution in facilitating and providing space for students to be able to overcome these problems, STEAM-PjBL is also a place to hone students' abilities and skills to face the demands of the current modernization era. The purpose of this activity is to introduce, implement and integrate STEAM-PjBL in science learning. The population in this activity is all 8th grade students of SMP 3 Karangmojo and the subject of the activity is class 8 B with a total of 30 people. The activity will be held on July 15, 2022. The stages of STEAM-PjBL integration consist of Reflection, Research, Discovery, Application and communication. The activities that have been carried out have given positive results, 80% of students "strongly agree" that learning science with the STEAM-PjBL model on the "simple microscope" project is interesting, fun, fosters enthusiasm, gives its own satisfaction in learning, makes it easier for students to understand the material and demands participation active studentsAbstrak. Banyak guru yang masih belum mengintegrasikan STEAM-PjBL dalam pembelajaran. Siswa yang terbiasa dengan pembelajaran konvensional dan belum pernah mengoperasikan mikroskop sebagai salah satu alat dalam memahami materi IPA. Pembelajaran STEAM-PjBL merupakan solusi tepat dalam memfasilitasi dan memberikan ruang kepada siswa untuk dapat mengatasi masalah tersebut, STEAM-PjBL juga menjadi wadah dalam mengasah kemampuan dan keterampilan siswa untuk menghadapi tuntutan era modernisasi saat ini. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengenalkan, menerapkan dan mengintegrasikan STEAM-PjBL pada pembelajaran IPA.  Populasi pada kegiatan ini adalah seluruh siswa kelas 8 SMP 3 Karangmojo dan subjek kegiatannya adalah kelas 8 B dengan jumlah 30 orang. Kegiatan dilaksanakan pada 15 juli 2022. Tahapan integrasi STEAM-PjBL terdiri atas Reflection, Research, Discovery, Application dan communication. Kegiatan yang telah dilakukan memberikan hasil yang positif, 80% siswa “sangat setuju” bahwa pembelajaran IPA dengan model STEAM-PjBL pada proyek “mikroskop sederhana” menarik, menyenangkan, menumbuhkan semangat, memberikan kepuasan tersendiri dalam belajar, mempermudah siswa memahami materi dan menuntut partisipasi aktif siswa.
PEMBELAJARAN YANG MENYENANGKAN: IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Alfaiz, Alfaiz; Andre, Julius; Fahriza, Irfan; Rachmaniar, Ananda; Dartina, Vina; Kadafi, Asroful
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i1.13990

Abstract

Abstract. This article aims to provide insight and knowledge to the academic community that a lesson has three aspects that need to be present in learning Logos, Ethos and Pathos, as well as the curriculum context that needs to be present in learning. In the setting of national seminar activities for the academic community, both education practitioners and students. The activity focuses on implementing BK in the independent campus curriculum. This service is carried out using the lecturing socialization method. As a result of this service, participants from this activity gain knowledge and understanding regarding what Logos, Ethos and Pathos are like and understand the implementation of the independent curriculum in a fun learning strategy setting, active participants in discussions and evaluating the results of the conference activities. Abstrak. Artikel ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan pada masyarakat akademik bahwa suatu pembelajaran memiliki tiga aspek yang perlu ada dalam pembelajaran Logos, Etos dan Patos serta konteks kurikulum yang perlu ada dalam pembelajaran. Dalam seting kegiatan seminar nasional pada civitas akademika baik praktisi pendidikan, dan mahasiswa. Bahwasanya kegiatan focus pada menyampaikan bagaimana implementasi BK dalam kurikulum kampus merdeka. Pengabdian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode lecturing socialization. Hasil dari pengabdian ini peserta dari kegiatan pengabdian ini mendapatkan pengetahuan dan pemahaman terkait seperti apa Logos, Etos dan Patos serta memahami pelaksanaan dari kurikulum merdeka dalam seting strategi pembelajaran yang menyenangkan, peserta aktif dalam diskusi dan mengevaluasi hasil dari kegiatan seminar. 
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN DALAM MENUMBUHKAN RASA PERCAYA DIRI MELALUI LATIHAN DASAR KEPEMIPINAN DAN PUBLIC SPEAKING BAGI PENGURUS OSIS SMAN 3 TAMBUN SELATAN, BEKASI Astuti, Hani; Dewi, Nita Komala; S, Sumartono
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i1.14263

Abstract

Abstract. The purpose of the PKM activity is to provide training and knowledge/insights about growing self-confidence with public speaking techniques and basic leadership training for OSIS management members at SMAN 3 Tambun Selatan, Bekasi. The reason the team provides PKM in the form of training and mentoring to partners, where partners experience several problems, namely many of the OSIS management members do not yet have a leadership spirit, especially in organizing and their self-confidence is still lacking when speaking in public. The offer is to provide training to partners for 2 days with the implementation method, namely the preparation stage, implementation stage, and evaluation stage. The three stages were carried out starting from Wednesday – Friday, June 15 – June 17, 2022 in the SMAN 3 Tambun Selatan hall and attended by 30 participants. The presence of an enthusiastic attitude from the participants is one of the targets of the activity. In addition, the results of the PKM are the increased ability of the participants to speak in public and the increased knowledge of participants about organization. Abstrak. Tujuan kegiatan PKM adalah memberikan pelatihan dan ilmu/wawasan mengenai menumbuhkan kepercayaan diri dengan teknik public speaking dan latihan dasar kepemimpinan bagi anggota pengurus OSIS SMAN 3 Tambun Selatan, Bekasi. Alasan tim memberikan PKM dalam bentuk pelatihan dan pendampingan kepada mitra, dimana mitra mengalami beberapa permsalahan yakni banyak dari anggota pengurus OSIS yang belum memiliki jiwa kepemimpinan khususnya dalam beroganisasi dan rasa percaya diri yang dimiliki masih kurang apabila berbicara di depan umum.Untuk itu, solusi yang ditawarkan yakni memberikan pelatihan kepada mitra selama 2 hari dengan metode pelaksanaan yakni tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan, dan tahapan evaluasi. Ketiga tahapan tersebut dilaksanakan mulai dari hari Rabu – Jumat, 15 Juni – 17 Juni 2022 di Aula SMAN 3 Tambun Selatan dan diikuti oleh 30 orang peserta. Adanya sikap antusias dari peserta merupakan salah satu dari target kegaiatan selain itu, hasil dari PKM yakni meningkatnya kemampuan dari peserta untuk berbicara di depan umum dan meningkatnya pengetahuan peserta mengenai keorganisasian.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN AJAK TEMANI MANDIRI (MPATM) BERBASIS AJARAN KETAMANSISWAAN DI SEKOLAH DASAR Nisa, Ana Fitrotun; Nizhomi, Bestiana; Yuniharto, Bonifatius Sigit; Krisnajati, Endah
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i1.14307

Abstract

Abstract. Curriculum development is an important step for the government in improving human resources in Indonesia. The independent curriculum policy changed the perspective of educational actors, especially school principals and teachers. Educational actors are the vanguard in the successful implementation of the independent curriculum, but they have limited references in implementing their curriculum. These complaints were then answered by the service team through community service activities by providing training related to the implementation of the self-accompanied learning model (MPATM) based on Tamansiswa teachings. The objectives of this activity include being able to increase teacher understanding regarding Tamansiswa teachings which are implemented through MPATM and being able to increase innovation and competence of elementary school teachers in implementing the independent curriculum in learning. Community service activities are carried out on August 9-10 2022 with the target of SD teachers at Jetis using the offline method, namely through the stages of socialization, development, implementation and evaluation. Through this activity, school principals and elementary school teachers at Jetis gained additional new knowledge related to learning innovations with MPATM which are integrated with the independent curriculum. Teachers are also able to innovate in learning tools and implemented in the learning process. The results of the evaluation showed that with this activity the tutors (teachers and principals) were more enthusiastic about carrying out learning activities based on Tamansiswa teachings and at the same time as an effort to re-ground Tamansiswa teachings in the independent curriculum so that meaningful learning was created.Abstrak. Pengembangan kurikulum menjadi langkah penting pemerintah dalam memperbaiki sumber daya manusia di Indonesia. Kebijakan kurikulum merdeka mengubah cara pandang para pelaku pendidikan khususnya kepala sekolah dan guru. Pelaku pendidikan sebagai garda depan dalam mensukseskan implementasi kurikulum merdeka, namun mereka memiliki keterbatasan referensi dalam mengimplementasikan kurikulum meredeka. Keluhan tersebut kemudian dijawab oleh tim pengabdi melalui kegiatan pengabdian masyarakat dengan memberikan pelatihan terkait implementasi model pembelajaran ajak temani mandiri (MPATM) berbasis ajaran tamansiswa. Tujuan kegiatan ini diantaranya adalah mampu meningkatkan pemahaman guru terkait ajaran tamansiswa yang diimplementasikan melalui MPATM dan mampu meningkatkan inovasi serta kompetensi guru SD dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka dalam pembelajaran. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada tanggal 9-10 Agustus 2022 dengan sasaran Guru SD di Jetis dengan metode luring yaitu melalui tahapan sosialisasi, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Melalui kegiatan ini, kepala sekolah dan guru SD di Jetis memperoleh tambahan ilmu baru terkait inovasi pembelajaran dengan MPATM yang terintegrasi dengan kurikulum merdeka. Guru juga mampu menginovasikannya dalam perangkat pembelajaran dan diimplementasikan dalam proses pembelajaran. Hasil evaluasi yang dilakukan menunjukkan bahwa dengan kegiatan ini pamong (guru dan kepala sekolah) semakin bersemangat melakukan kegiatan pembelajaran yang berbasis ajaran tamansiswa dan sekaligus sebagai upaya membumikan kembali ajaran tamansiswa dalam kurikulum merdeka sehingga tercipta pembelajaran yang bermakna. 
PELATIHAN MODEL EVALUASI PENILAIAN UNJUK KERJA BERBASIS NUMERASI BAGI GURU MATEMATIKA SMP MUHAMMADIYAH 1 KARTASURA Sumardi, Sumardi; Nurcahyo, Adi; Toyib, Muhamad; Rukmi, Kartika
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i1.13916

Abstract

Abstract. Performance appraisal is an assessment that asks students to do an actual task that applies the required knowledge and skills. Performance appraisal is not only designed as an activity but also designed to achieve the expected competencies. So that in making a performance instrument it must contain several things: 1) authentic and interesting, and involve students in the situation; 2) allows individual assessment; and 3) contain clear instructions. The purpose of the training activity is to provide insight and knowledge as well as experience for mathematics teachers at SMP Muhammadiyah 1 Kartasura to compile numeration-based performance assessment questions. The method used uses a participatory method with the stages of analyzing partner problems regarding the needs of the materials used in the training, preparation of activities related to the materials and their needs, implementation of activities in the form of delivering performance assessment materials, collecting projects from the results of questions compiled by the teacher, and evaluation of activities based on the training activities carried out. The results of the training activities are math questions that use numeration-based performance assessments compiled by math teachers at SMP Muhammadiyah 1 Kartasura. As many as 5 teachers understand the preparation of performance appraisal. In addition, as many as 4 teachers will also apply performance assessment in the learning carried out. The conclusions from the training activities include that the activities run smoothly and in an orderly manner and the teachers gain insight and additional knowledge about the preparation of performance assessment questions based on mathematical literacy or numeracy..  Abstrak. Penilaian unjuk kerja merupakan suatu penilaian yang meminta siswa untuk melakukan suatu tugas yang sesungguhnya yang mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan. Penilaian unjuk kerja tidak hanya dirancang sebagai suatu kegiatan saja, tetapi juga didesain untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Sehingga dalam membuat instrumen unjuk kerja harus memuat beberapa hal: 1) autentik dan menarik, serta melibatkan siswa kedalam situasi tersebut; 2) memungkinkan penilaian individu; dan 3) memuat petunjuk yang jelas. Tujuan dari kegiatan pelatihan yaitu memberikan wawasan dan pengetahuan sekaligus pengalaman bagi guru-guru matematika SMP Muhammadiyah 1 Kartasura untuk menyusun soal-soal penilaian unjuk kerja berbasis numerasi. Metode yang digunakan menggunakan metode partisipatif dengan tahapan menganalisis permasalahan mitra mengenai kebutuhan materi yang digunakan dalam pelatihan, persiapan kegiatan berkaitan dengan materi dan kebutuhannya, pelaksanaan kegiatan yang berupa penyampaian materi penilaian unjuk kerja, pengumpulan proyek dari hasil soal-soal yang disusun oleh guru, dan evaluasi kegiatan berdasarkan kegiatan pelatihan yang dilakukan. Hasil dari kegiatan pelatihan yaitu soal-soal matematika yang menggunakan penilaian unjuk kerja dengan berbasis numerasi yang disusun oleh guru-guru matematika SMP Muhammadiyah 1 Kartasura. Sebanyak 5 orang guru memahami penyusunan penilaian unjuk kerja. Selain itu, sebanyak 4 guru juga akan menerapkan penilaian unjuk kerja dalam pembelajaran yang dilakukan. Kesimpulan dari kegiatan pelatihan diantaranya kegiatan berlangsung lancar dan tertib serta guru-guru mendapatkan wawasan serta tambahan ilmu pengetahuan tentang penyusunan soal penilaian unjuk kerja berbasis literasi matematika atau numerasi. 
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI MASJID (SIMAS) PADA MASJID ASH-SHOBIRIN RUNGKUT SURABAYA Salman, Kautsar Riza; Ilham, Romi; Djunaedi, Arif Zeinfiki; Suparno, Suparno; Sa’diyah, Halimatus
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i1.14429

Abstract

Abstract. The purpose of community service is to design mosque books and accounts based on the Interpretation of Financial Accounting Standards (ISAK) 35. Community service activities focus on developing a mosque accounting information system that is designed regarding applicable accounting standards and is relevant to mosque entities. Mosque entities are classified as non-profit-oriented entities, so the accounting information system developed refers to accounting standards governing accounting for non-profit-oriented entities. namely SAK ETAP and ISAK 35. The implementation method in community service activities is currently carried out through discussion forums, training, and mentoring. Discussion forums were held with mosque administrators in the context of compiling a chart of accounts and initial trial balance. Training and mentoring are carried out concerning the input of daily transactions to prepare financial statements. The results of community service activities are software called the mosque accounting information system (SIMAS) and mosque financial statements.Abstrak. Tujuan pengabdian masyarakat adalah merancang pembukuan dan pembukuan masjid berdasarkan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) 35. Kegiatan pengabdian masyarakat fokus pada pengembangan sistem informasi akuntansi masjid yang dirancang sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku dan relevan dengan entitas masjid. Entitas masjid tergolong entitas non profit oriented, sehingga sistem informasi akuntansi yang dikembangkan mengacu pada standar akuntansi yang mengatur akuntansi untuk entitas non profit oriented. yaitu SAK ETAP dan ISAK 35. Metode pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat saat ini dilakukan melalui forum diskusi, pelatihan, dan pendampingan. Forum diskusi dengan pengurus masjid dilakukan dalam rangka penyusunan chart of account dan neraca saldo awal. Pelatihan dan pendampingan dilakukan mengenai input transaksi harian untuk menyusun laporan keuangan. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa perangkat lunak yang disebut sistem informasi akuntansi masjid (SIMAS) dan laporan keuangan masjid.    
PELATIHAN PEMBUATAN GOOGLE SITES SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEBSITE BAGI GURU SMK CENDEKIA MADIUN Susanti, Pratiwi; Jayadi, Puguh; Hidayati, Nasrul Rofiah; Riyanto, Slamet; Kiswardianta, R. Bekti
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i1.14022

Abstract

Abstract. Learning in the current era has implemented ICT-based learning. Therefore, teachers are required to master technology in the teaching and learning process. The importance of increasing the competence and skills of teachers in utilizing and maximizing ICT-based learning media so that it is necessary to hold training in creating and using ICT-based learning media for teachers. The training carried out carrying the title "Accelerating the Digitization of Learning and School Management Through the Use of Google Sites" was applied to Cendekia Vocational Schools located at Jl. Letkol Samsudin No. 22-24 Kel Kanigoro, Kec. Kartoharjo, on June 20, 2022 with a total of 16 participants, namely Mr. / Scholar High School teacher. This training was held to improve the competence of teachers in implementing digitalization of learning. This training is carried out in 2 stages, namely the delivery of material and direct practice of making a google site website. The methods used during the training were lectures, question and answer with participants and experiments. At the end of the training session, an evaluation of questions about the material and practice that has been done is given. The results of the evaluation showed that on average only 90% of participants were able to answer questions correctly about the material presented. The results of this training program are expected that in the future teachers can compile and develop learning media with better quality and it is hoped that the quality will follow the standards  Abstrak. Pembelajaran di era saat ini telah menerapkan pembelajaran berbasis ICT. Oleh karena itu guru dituntut untuk menguasi teknologi pada proses belajar-mengajar. Pentingnya menambah kompetensi dan keterampilan guru dalam memanfaatkan dan memaksimalkan media pembelajaran berbasis ICT sehingga perlu diadakannya pelatihan dalam membuat dan menggunakan media pembelajaran berbasis ICT kepada guru. Pelatihan yang dilaksanakan mengusung judul “Percepatan Digitalisasi Pembelajaran dan Manajemen Sekolah Melalui Pemanfaatan Google Sites” diterapkan pada SMK Cendekia yang berlokasi di jl Letkol Samsudin No 22-24 Kel Kanigoro Kec Kartoharjo, pada tanggal 20 Juni 2022 dengan jumlah peserta sebanyak 16 peserta yaitu bpk/ibu guru SMK Cendekia. Pelatihan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan digitalisasi pembelajaran supaya menciptakan suasana belajar yang kolaboratif dan sebagai wujud transformasi layanan pendidikan dalam mewujudkan merdeka belajar. Pelatihan ini dilakukan dengan 2 tahapan yaitu penyampaian materi dan praktek langsung membuat website google site. Metode yang digunakan selama pelatihan berlangsung adalah ceramah, tanya-jawab dengan peserta dan eksperimen. Diakhir sesi pelatihan diberikan evaluasi pertanyaan seputar materi dan praktek yang telah dikerjakan. Hasil dari evaluasi diperoleh bahwa rata-rata hanya 90% peserta yang mampu menjawab pertanyaan dengan benar seputar materi yang disampaikan. Hasil dari program pelatihan ini diharapkan kedepannya guru dapat menyusun dan mengembangkan media pembelajaran dengan kualitas yang lebih baik dan diharapkan kualitas tersebut sudah mengikuti standar  

Page 2 of 2 | Total Record : 19