cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Terapan Abdimas
ISSN : 25022806     EISSN : 25022784     DOI : https://doi.org/10.25273
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 274 Documents
PENINGKATAN PENDAPATAN UKM PADA HACORD GALLERY DENGAN APLIKASI WEB MARKETPLACE E-COMMERCE Sunarti, Sunarti; Rachmawati, Susan; Handayanna, Frisma
Jurnal Terapan Abdimas Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.614 KB) | DOI: 10.25273/jta.v4i2.4840

Abstract

Abstract. Hacord Gallery is a central shop for souvenirs in Depok. The product that is marketed is the production of the Small and Medium Enterprises (UKM) of Depok city, already has permits, proper packaging, and the best quality products. More than 50 SMEs market their products such as types of fashion, crafts, souvenirs, craft, frozen food, food, beverages, and herbal medicines. The problem is marketing activities using conventional systems. By recording, both sales and purchase transactions in a book, promotion using brochures, financial management using a calculator and the quality of human resources is still low in education. Limited access to information and low competitiveness due to lack of information technology support and expensive internet access. Solutions to deal with problems are built by e-commerce marketplace applications. E-Commerce a website makes Hacord Gallery a center for souvenirs in the city of Depok and known by the public. The method in this service is a learning by doing method, starting from field surveys to evaluating training results. The training was conducted by giving information on the use of e-commerce applications to increase sales and income, mentoring was carried out using the application process while discussions were carried out by the service team and partners. The results of this activity in the form of e-commerce marketplace applications provide goods buying and selling services so as to create business opportunities for SMEs in marketing their products. To ensure the success of this program, an evaluation will be carried out at each stage of program development. Abstrak.Hacord Gallery merupakan toko pusat oleh-oleh kota Depok. Produk yang dipasarkan adalah produksi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) kota Depok, sudah memiliki izin, kemasan layak dan kualitas produk terbaik. Lebih dari 50 UKM memasarkan produknya seperti jenis fashion, kerajinan, souvenir, craft, frozen food, makanan, minuman, dan jamu herbal. Permasalahannya adalah kegiatan pemasaran menggunakan sistem konvensional. Dengan melakukan pencatatan, baik transaksi penjualan ataupun pembelian ke dalam sebuah buku, promosi menggunakan brosur, pengelolaan keuangan menggunakan kalkulator dan kualitas sumber daya manusia masih rendah pendidikannya. Terbatasnya akses informasi dan rendahnya daya saing disebabkan kurangnya dukungan teknologi informasi dan mahal akses internet. Solusi untuk menangani permasalahan maka dibangun aplikasi marketplace e-commerce. E-Commerce sebuah website menjadikan Hacord Gallery sebagai pusat oleh-oleh dikota Depok dan dikenal masyarakat. Metode dalam pengabdian ini adalah metode learning by doing, di mulai dari survei lapangan sampai pada evaluasi hasil pelatihan. Pelatihan dilakukan dengan memberi informasi penggunaan aplikasi e-commerce untuk meningkatkan penjualan dan pendapatan, pendampingan dilakukan proses penggunaan aplikasi sedangkan diskusi dilakukan tim pengabdian dan mitra. Hasil kegiatan ini berupa aplikasi marketplace e-commerce menyediakan layanan jual beli barang sehingga menciptakan peluang bisnis para UKM dalam memasarkan produknya. Untuk menjamin keberhasilan program ini maka akan dilakukan evaluasi pada setiap tahapan perkembangan program.
IbM KEPADA IBU-IBU PKK RT 8 DAN RT 10 DI DESA GROBOGAN KECAMATAN JIWAN MELALUI PEMANFAATAN TAS KRESEK BEKAS MENJADI PRODUK RAJUT SEBAGAI KERAJINAN TANGAN RAMAH Ningsih, Nuri Ati; Waraulia, Asri Musandi
Jurnal Terapan Abdimas Vol 1 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.448 KB) | DOI: 10.25273/jta.v1i1.333

Abstract

This activities conducted   to overcome the problem of rubbish produced by the environment around. In this case, plastics as the main focus to be hadlled in the form of handicraff, such as bag, wallet, pencil case, and handphone case. Some purposes will be gained, they are (1) decreasing the number of rubbish produced by environment, especially plastics bag; (2) helping the housewives to increase their income by making some handicraff from plastics; (3) supporting the envirnment to be a go green area. This activities have been done in a routine workshops attended by some housewives in two group activities. The result of activities are; (1) some products from plastics , (2) positif activities done by some housewives, and (3) clean environtment/go green area.
METAMORFOSIS MEDIA KOMUNIKASI PEMASARAN PRODUK HASIL USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH Christantyawati, Nevrettia; Sufa, Siska Armawati; Susilo, Daniel; Putranto, Teguh Dwi
Jurnal Terapan Abdimas Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.781 KB) | DOI: 10.25273/jta.v3i2.2794

Abstract

Abstract.Determination technology has changed the face of the world in all sectors. Especially industrial sectors and trade that the impact is very large. A technological revolution that touches all economic and social environments strongly forces all business people to switch from conventional to digital technology. Despite a necessity, this internet technology revolution is not necessarily able to push over control. It is still to be considered how the condition of economic community readiness of Small and Medium Enterprises in implementing this digital technology. This article is a series of research results and services to the public on how to get around the marketing communications communication from conventional analog-communication technology and manual industry technology. Some of the focus that will be discussed include the trick of increasing the competitiveness of UMKM Production Center of Aneka Keripik through the implementation of marketing communication technology transfer through modern technology transfer. The direct target is to increase the productivity of the business resulting from the potential cultivation of the plantation sector. The research object base is focused on communication synergy between institutions related to marketing of MSMEs in Tuwiri village, Merakurak sub-district, Tuban regency of East Java, and implementation of marketing communication system conducted by UMKM business actors including assessment of marketing communication mode and product distribution pattern through online and delivery system order.Keywords: Technology transfer, Marketing Communications, SME, Online System Marketing, Delivery Order, Tuwiri Tuban  Abstrak.Determinasi teknologi sudah mengubah wajah dunia di segala sektor. Terutama sector industri dan perdagangan yang imbasnya sangat besar. Revolusi teknologi yang menyentuh segala sendi ekonomi dan sosial sangat memaksa semua pelaku bisnis untuk beralih dari yang konvensional-manual menuju teknologi digital. Kendati suatu keharusan, revolusi teknologi internet ini tidak serta merta bisa merangsek alih kendali. Masih dipertimbangkan bagaimana kondisi kesiapan masyarakat ekonomi Usaha Kecil dan Menengah dalam mengimplementasikan teknologi digital ini.Artikel ini merupakan serangkaian hasil riset dan pelayanan kepada masyarakat mengenai bagaimana menyiasati perubahan komunikasi pemasaran dari teknologi komunikasi analog-konvensional dan teknologi industri yang manual. Beberapa fokus yang akan dibahas antara lainmeliputi trik peningkatan daya saing UMKM Sentra Produksi Aneka Keripik melalui  penerapanalih teknologi komunikasi pemasaran melalui transfer teknologi modern. Sasaran langsung ialah pada peningkatan produktifitas usaha hasil budidaya potensi daerah sektor perkebunan. Adapun basis obyek penelitian difokuskan pada sinergitas komunikasi antar lembaga yang berkaitan dengan pemasaran UMKM di desa Tuwiri kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban Jawa Timurdan penerapan system komunikasi pemasaran yang dilakukan para pelaku bisnis UMKM ini termasuk penjajagan tatacara komunikasi pemasaran dan pola distribusi produk melalui sistem online dan delivery order.Kata kunci :Alih teknologi, Komunikasi Pemasaran, UKM, Online System Marketing, Delivery Order, Tuwiri Tuban
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR FISIKA SMP DAN SMK NUSA BHAKTI SAWANGAN DEPOK MELALUI TEKNOLOGI MEDIA ROBOTIK Setia Asih, Dwi Aprillia; Okyranida, Indica Yona; Aqil, Deden Ibnu
Jurnal Terapan Abdimas Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (773.055 KB) | DOI: 10.25273/jta.v4i2.4797

Abstract

Abstract. In order to increase the interest in learning physics in SMP and SMK Nusa Bhakti Sawangan Depok through robtik media, an introduction was made to the making of robotic media using line follower and robot soccer robots. The method used is to provide information in making robotic media line follower and robot soccer robots. The material provided during the workshop included the creation, management and utilization of learning media in the form of robotic media. After the activity was finished the students were given a questionnaire to determine the response of students' interest in the learning media used. From the results of this activity the results of student responses to learning media used in good categories are seen from the total score of all students, namely 1098 from the total score of 1500, in other words the interest in learning physics increases when learning activities use line follower robots and robot soccer as learning media . Then the students were enthusiastic during the activity, listening and paying attention to the explanation of the community service team and being active and happy during the process of the experimental activities. And teachers can also use robotic media to be an alternative learning media.Abstrak. Dalam rangka meningkatkan minat belajar fisika SMP dan SMK Nusa Bhakti Sawangan Depok melalui media robtik, dilakukan kegiatan pengenalan  pembuatan media robotik menggunakan robot line follower dan robot soccer. Metode yang digunakan adalah memberikan informasi dalam membuat media robotik robot line follower dan robot soccer. Materi yang diberikan saat workshop memuat pembuatan, pengelolaan, dan pemanfaatan media pembelajaran  dalam bentuk media robotik. Setelah kegiatan selesai siswa diberikan angket untuk mengetahui respon minat siswa terhadap media pembelajaran yang digunakan. Dari hasil kegiatan ini didapatkan hasil respon siswa terhadap media pembelajaran yang digunakan dalam kategori baik dilihat dari jumlah skor seluruh siswa yaitu 1098 dari jumlah skor maksimm 1500, dengan kata lain minat belajar fisika meningkat saat kegiatan pembelajaran menggunakan robot line follower dan robot soccer sebagai media pembelajaran. Kemudian Siswa antusias selama kegiatan berlangsung, mendengarkan dan memperhatikan penjelasan tim pengabdian masyarakat serta aktif dan gembira selama proses kegiatan eksperimen. Dan guru juga dapat menggunakan media robotik menjadi salah satu alternatif media pembelajaran.
EFEKTIFITAS PELATIHAN KETERAMPILAN BERUSAHA DAN BANTUAN STIMULAN USAHA EKONOMIS PRODUKTIF TERHADAP PENGENTASAN KEMISKINAN (STUDI KASUS DI KOTA BANJAR) Sulaeman, Maman
Jurnal Terapan Abdimas Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.532 KB) | DOI: 10.25273/jta.v3i1.2164

Abstract

Abstract Poverty is still a big and complex problem caused by social, cultural, political and economic conditions and interactions. Therefore, poverty reduction strategies and programs require an integrated approach, and their implementation is done gradually, planned and sustainable. The specific purpose of this research is to know the effectiveness of business skill training and stimulant aid of productive economic effort in poverty alleviation in Banjar City. This research uses survey method with sample number 94. Partial test result and simultaneous training of effort skill and economic effort productively effective in poverty alleviation.Keywords: poverty, skill, stimulant aid, economical Abstrak Kemiskinan masih merupakan masalah besar dan kompleks yang ditimbulkan oleh kondisi dan interaksi sosial, budaya, politik dan ekonomi. Oleh karenanya strategi dan program penanggulangan kemiskinan memerlukan pendekatan yang terpadu, dan pelaksanaannya dilakukan secara bertahap, terencana dan berkesinambungan. Tujuan khusus penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas pelatihan keterampilan berusaha dan bantuan stimulan usaha ekonomis produktif dalam pengentasan kemiskinan di Kota Banjar. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan jumlah sampel 94. Hasil pengujian secara parsial dan simultan pelatihan keterampilan berusaha dan bantuan usaha ekonomis produktif efektif dalam pengentasan kemiskinan.Kata Kunci: kemiskinan, keterampilan, bantuan stimulan, ekonomi
INTEGRASI PENDIDIKAN BERKARAKTER DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS OCTAVITA, RR. ASTRI INDRIANA; SARASWATI, RIA
Jurnal Terapan Abdimas Vol 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.726 KB) | DOI: 10.25273/jta.v2i0.974

Abstract

AbstractThis study is aimed to integrated between character education and teaching of English Language for kindergarten teachers in LPI NUR HIKMAH Kampung Sawah. The Urgent of the theme as an expression that shows to the teachers about how to the implementation of teaching the English Language based on character education. English as an International Language needs to be developed in school learning process, but conventional language learning tends to be centered on the teacher and ignore the existence of learners. Learning English is good not only in developing cognitive abilities but also instill the value of the learners. The values of character education inEnglish subjects are friendly, caring, social, curiosity, democratic, independent, hard work, discipline, and love to read. The values of character education can be embedded in learners with learning English contextually. Constructivism concepts, inquiry, and questioning, are relevant to the values of independence, hard work, and curiosity. Meanwhile, the values of friendship, social care, discipline, love to read, and democracy can be implanted with the concept of modeling reflection and authentic assessment. The values of learning English based on character education are making students construct knowledge of English actively, gain knowledge through experience, discuss in groups and working in groups. In addition, the teacher presents the model as an example of learning, makes the reflection at the end of the meeting, and makes the process of assessment. Therefore, the resulting output is the ability of teachers to implement character education in learning English so that learning English does not tend to be centered on teachers and ignore the existence of learners. The values of character education in English subject are friendly, caring, social, curiosity, democratic, independent, hard work, discipline, and love to read.  Abstrak Tujuan diadakannya pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan penerapan pendidikan berkarakter dalam pembelajaran Bahasa Inggris bagi guru TK LPI NUR HIKMAH Kampung Sawah. Bahasa Inggris sebagai Bahasa International, memang perlu dikembangkan dalam pembelajaran disekolah akan tetapi pembelajaran bahasa yang konvensional cenderung berpusat pada guru dan mengabaikan keberadaan peserta didik. Pembelajaran Bahasa Inggris yang baik tidak hanya mengembangkan kemampuan kognitif namun juga menanamkan nilai pada diri peserta didik. Nilai-nilai pendidikan karakter pada mata pelajaran Bahasa Inggris adalah bersahabat, peduli, soial, rasa ingin tahu, demokratis, mandiri, kerja keras, disiplin, dan senang membaca. Nilai-nilai pendidikan karakter dapat ditanamkan pada diri peserta didik dengan pembelajaran Bahasa Inggris secara kontekstual. Konsep contructivism, inquiry, dan questioning relevan dengan nilai-nilai mandiri, kerja keras, dan rasa ingin tahu. Sedangkan, nilai- nilai bersahabat, peduli sosial, disiplin, gemar membaca, dan demokratis dapat ditanamkan dengan konsep learning community modeling reflection dan authentic assessment. Prosedur pembelajaran Bahasa Inggris yang berkarakter adalah membuat peserta didik mengkonstruksi pengetahuan Bahasa Inggris secara aktif, memperoleh pengetahuan melalui pengalaman, berdiskusi dalam kelompok, dan bekerja dalam kelompok. Di samping itu, guru menghadirkan model sebagai contoh pembelajaran, melakukan refleksi di akhir pertemuan, dan melakukan proses penilaian. Oleh karena itu, luaran yang dihasilkan adalah kemampuan guru dalam menerapkan pendidikan berkarakter di dalam pembelajaran Bahasa Inggris sehingga pembelajaran Bahasa Inggris tidak cenderung berpusat pada guru dan mengabaikan peserta didik.Nilai-nilai pendidikan karakter pada mata pelajaran Bahasa Inggris adalah bersahabat, peduli, sosial, rasa ingin tahu, demokratis, mandiri, kerja keras, disiplin, dan senang membaca.
PENDAMPINGAN TATA KELOLA DAN MANAJEMEN PADA KEGIATAN ABDIMAS MASJID Sriyono, Sriyono; Sari, Dewi Komala; Febriansah, Rizky Eka; Prapanca, Detak
Jurnal Terapan Abdimas Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.785 KB) | DOI: 10.25273/jta.v4i2.4846

Abstract

Abstract. The objective in this Abdimas is to provide governance assistance and the implementation of management functions at each mosque activity. The implementation method is to choose partners who have problems with the management and implementation of mosque management, being our initial partner is the Salahuddin mosque which is in the Puri Suryajaya residential complex area of Sidoarjo, while the second partner of this abimas is the Sido Nur An Nur mosque. This partner was chosen because the Salahudin mosque and An Nur Sidoarjo mosque had problems both in the governance of the mosque and in its financial management. In addition, the two mosques are quite active in organizing religious activities and relatively large amounts of funds are collected, but the difficulties in managing them. We strive to overcome the problem by offering several solutions as follows: (1) Developing professional organizational structures and clear Job Disks in the mosque organization. (2) Making a strategic plan for activities for mosques in the future (3) Making SOPs for each type of activity. Output targets for this activity are (1) Creation of good mosque governance and organizational structure and Job Desk (2) Creation of clear SOP activities (3) Creation of Strategic Plan for mosque activities within the next 5 years. In the next stage the workshop or training followed by 10 mosques was attended by the chairman of takmir and treasurer of the mosque. Providing assistance and guidance in the field until the partners are truly able to carry out administrative and financial reporting activities.Abstrak. Tujuan dalam Abdimas ini adalah melakukan pendampingan Tata Kelola dan pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen pada setiap kegiatan masjid. Metode pelaksanaanya adalah memilih mitra yang mempunyai masalah terhadap tata kelola dan pelaksanaan manajemen masjid, menjadi mitra awal kami adalah masjid Salahuddin yang berada di kawasan komplek perumahan Puri Suryajaya Sidoarjo, sedangkan mitra ke-2 dari abimas ini adalah masjid An Nur Sidoarjo. Dipilihnya mitra ini karena masjid Salahudin dan masjid An Nur Sidoarjo mempunyai masalah baik dalam tata kelola masjidnya maupun dalam pengelolaan keuangannya. Selain itu kedua masjid ini cukup aktif dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan dan dari kegiatan tersebut terhimpun dana yang relatif besar, namun kesulitan dalam pengelolaannya. Kami berusaha untuk mengatasi permasalahan dengan menawarkan beberapa solusi sebagai berikut: (1) Menyusun Struktur Organisasi yang professional serta Job Disk yang jelas pada organisasi masjid tersebut. (2) Membuatkan Rencana Strategis kegiatan untuk masjid di masa depan (3) Membuatkan SOP untuk setiap jenis kegiatan. Target luaran kegiatan ini adalah (1)Terciptanya tata kelola masjid yang baik beserta struktur organisasi dan Job Desk (2)Terciptanya SOP kegiatan yang jelas (3) Terciptanya Renstra kegiatan Masjid dalam waktu 5 tahun ke depan. Pada tahap berikutnya workshop atau pelatihan yang diikuti oleh 10 masjid masing-masing dihadiri oleh ketua takmir dan bendahara masjid. Melakukan pendampingan serta pembinaan dilapangan sampai mitra benar-benar mampu melaksanakan kegiatan administrasi dan pelaporan keuangan. 
PEMBERDAYAAN DESA MELALUI PELATIHAN PENGOPERASIAN MICROSOFT EXCEL DALAM ADMINISTRASI DATA MATEMATIS DESA Andari, Tri; Lusiana, Restu
Jurnal Terapan Abdimas Vol 1 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.469 KB) | DOI: 10.25273/jta.v1i1.338

Abstract

The purpose of this training is that trainees are able to master the operation of Microsoft Excel for data processing mathematical administration in the village. Operation of Microsoft Excel training activities carried out in two village in the district Panekan partners namely in the village and the village Milangasri Wates. Training activities conducted using survey methods, lectures, practical training and consultation discussions. In this community service activities we undertake the operation of Microsoft Excel training for administrative data processing mathematically in the village. To know the indicators of achievement of the control operation of Microsoft Excel training participants we conducted a series of evaluations at each stage of activity. From the results of the evaluation carried out, showing that the operation of Microsoft Excel training is effective, it can be seen from the enthusiasm of the participants in the training. Given that most of the data processing mathematical administration in the village do with Microsoft Excel so by mastering how to operate the program, the data can be documented village easier, faster, and more complete. It is an indicator of the importance of improving the quality of village administration services and related processes performed by the village. The enthusiasm and activeness of the participants showed that this training is required by the Village.
KAMPUNG ORGANIK SEBAGAI MODEL PENDIDIKAN LINGKUNGAN BERBASIS MASYARAKAT BAGI ANAK USIA DINI DI KOTA SEMARANG Sukirman, Sukirman; Kusumandari, Rafika Bayu
Jurnal Terapan Abdimas Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.809 KB) | DOI: 10.25273/jta.v3i2.2804

Abstract

Abstract. Organic village is the designation for the urban / rural are developing environmental management where whole communities to manage the environment by planting organic crops. Even they develop dengue mosquito eradication in a way that is natural to plant crops that are not favored by mosquitoes. Referring to the objectives to be achieved, the research program was designed with a "Research and Development", meaning that a program of research followed by development program for repair or improvements. To produce a prototype Organic Village Environmental Education As Model For Community-Based Early Childhood, taken systematic steps in the form of the process of action, reflection, evaluation and innovation by applying qualitative research methods, descriptive, development, experimentation and evaluation. This study aims to gain in-depth overview of the Organic Village Environmental Education As Model For Community-Based Early Childhood. Village of Krobokan becoming a pilot village for urban areas for environmental regulation. Every citizen of organic crops and other useful plants such as mosquito repellent plants, fruit trees, etc. In addition, it is promoting recycling bins, especially organic waste that leaves of trees that have fallen. The leaves are processed into compost, but before it becomes compost. These leaves, crushed in advance by using a grinding machine garbage. It is intended to order the leaves into small pieces, so that when inserted into the barrel composer of the leaf pieces faster into fertilizer. The finished compost directly used to fertilize plants that live in stalls in the village Krobokan. For environmental education in early childhood, conducted in three schools namely TK Pembina State Semarang, Semarang Lab School kindergarten and kindergarten An Nur Semarang. The third school to apply the concept of habituation and role models as well as cooperation with parents.Keywords: Organic Village, Environmental Education, Early Childhood  Abstrak. Desa organik adalah sebutan untuk perkotaan / pedesaan sedang mengembangkan manajemen lingkungan di mana seluruh masyarakat untuk mengelola lingkungan dengan menanam tanaman organik. Bahkan mereka mengembangkan pemberantasan nyamuk dengue dengan cara alami untuk menanam tanaman yang tidak disukai oleh nyamuk. Mengacu pada tujuan yang ingin dicapai, program penelitian dirancang dengan "Penelitian dan Pengembangan", yang berarti bahwa program penelitian diikuti oleh program pengembangan untuk perbaikan atau perbaikan. Untuk menghasilkan prototipe Pendidikan Lingkungan Desa Organik Sebagai Model Untuk Anak Berbasis Anak Usia Dini, diambil langkah sistematis dalam bentuk proses tindakan, refleksi, evaluasi dan inovasi dengan menerapkan metode penelitian kualitatif, deskriptif, pengembangan, eksperimen dan evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mendalam tentang Pendidikan Lingkungan Desa Organik Sebagai Model Untuk Anak Usia Dini Berbasis Komunitas. Desa Krobokan menjadi desa percontohan untuk daerah perkotaan untuk pengaturan lingkungan. Setiap warga negara dari tanaman organik dan tanaman berguna lainnya seperti tanaman pengusir nyamuk, pohon buah-buahan, dll. Selain itu, mempromosikan sampah daur ulang, terutama sampah organik yang meninggalkan pohon yang telah jatuh. Daunnya diolah menjadi kompos, tetapi sebelum menjadi kompos. Daun-daun ini, dihancurkan terlebih dahulu dengan menggunakan mesin penggilingan sampah. Hal ini dimaksudkan untuk memesan daun menjadi potongan-potongan kecil, sehingga ketika dimasukkan ke dalam komposer barrel dari potongan daun lebih cepat menjadi pupuk. Kompos yang sudah jadi langsung digunakan untuk menyuburkan tanaman yang hidup di warung-warung di desa Krobokan. Untuk pendidikan lingkungan pada anak usia dini, dilakukan di tiga sekolah yaitu TK Pembina Negeri Semarang, TK Taman Kanak-Kanak Semarang dan TK An Nur Semarang. Sekolah ketiga menerapkan konsep habituasi dan model peran serta kerja sama dengan orang tua.Kata Kunci: Desa Organik, Pendidikan Lingkungan, Anak Usia Dini
PELATIHAN REGULASI EMOSI UNTUK REMAJA HARAPAN MULYA KEMAYORAN Putra, Johan Satria; Nursanti, Ade; Karimulloh, Karimulloh
Jurnal Terapan Abdimas Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (780.05 KB) | DOI: 10.25273/jta.v4i2.4802

Abstract

Abstract. One of the common social problems in Jakarta is a people chaos and brawl between societies. Some cases that often occured in the Central Jakarta area, most of the motives of residents who participated in the brawl were not certain, and also from which communities or regions they came from. Most of the brawlers are teenagers. Teenagers are in a period of an unstable emotional conditions so that easily provoked to follow brawls without knowing the root of the problem and its consequences. Brawl is a form of mass aggression. One of the factors of drives aggression is the regulation of emotions which are not good and right. Therefore, the intervention model that will be applied to adolescents in community service is group emotional regulation training. This training program is carried out for a full day, including induction and release of negative emotions, sharing knowledge about emotions and regulation, and stimulating positive emotions. The training was given to 17 teenagers from the Harapan Mulya village neighborhood, especially from Forum Remaja (Local Youth Forum). Measurement of emotional changes and the level of aggressiveness is examined by giving pre and post-test before and after training, using the scale of Aggression and VAS. The results of statistical analysis show that the average score of aggressiveness decreased after being given training. It means that the emotion regulation training was effectively reduce the aggressiveness of the adolescence.  Abstrak. Salah satu permasalahan sosial yang jamak terjadi di daerah Jakarta adalah tawuran antar warga. Seperti kasus yang sering muncul di daerah Jakarta Pusat, kebanyakan dari warga yang mengikuti tawuran tersebut tidak diketahui secara pasti motifnya dan dari kelompok atau wilayah mana yang bersangkutan berasal. Sebagian besar pelaku tawuran tersebut adalah remaja. Remaja berada pada masa kondisi emosi yang labil sehingga  mudah terprovokasi untuk mengikuti tawuran tanpa mengetahui akar masalah dan konsekuensinya. Tawuran merupakan bentuk agresi massa, di mana salah satu faktor yang mendorong agresi adalah regulasi emosi yang kurang baik dan tepat. Oleh karena itu, model intervensi yang akan diterapkan pada para remaja dalam pengabdian pada masyarakat ini adalah pelatihan regulasi emosi kelompok. Program pelatihan ini dilaksanakan selama sehari penuh, meliputi induksi dan pelepasan emosi negatif, pemberian materi tentang emosi dan regulasinya, serta stimulasi emosi positif. Pelatihan diberikan kepada 17 orang remaja dari lingkugan kelurahan Harapan Mulya, khususnya Forum Remaja setempat. Pengukuran perubahan emosi dan tingkat agresivitas dilakukan dengan memberikan pre dan post-test sebelum dan sesudah pelatihan, menggunakan skala Agresi dan VAS. Hasil analisis statistik dengan melihat perubahan rata-rata skor antara pre dan post-test menunjukkan penurunan tingkat agresivitas setelah diberikan pelatihan.

Page 7 of 28 | Total Record : 274