cover
Contact Name
Harina Fitriyani
Contact Email
harina.fitriyani@pmat.uad.ac.id
Phone
+6285726496551
Journal Mail Official
harina.fitriyani@pmat.uad.ac.id
Editorial Address
Kantor Program Studi Pendidikan Matematika, Lantai 7, Kampus 4 UAD, Jl. Ringroad Selatan, Tamanan, Kec. Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55191, Indonesia
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika
Core Subject : Education,
The aim of the Ahmad Dahlan Mathematics Education Students (AdmathEduSt), p-ISSN 2355-8199, e-ISSN 2775-5746, is to provide an academics forum for the sharing, dissemination, and discussion of result research, experience, and perspectives across a wide range of mathematics education, applied Mathematics and Mathematical Sciences. The Journal invites original research articles and not simultaneously submitted to another journal or conference. The whole spectrum of research in mathematics education are welcome, which includes but is not limited to the following topics: ICT, desaign/development reserach, mathematics ability, affective in mathematics education, etc. Research in applied mathematics includes Mathematics Modelling, Numerical Methods, graphs and Combinatorics Statistics, and research in mathematics science are Geometry, Algebra and analysis.
Articles 505 Documents
UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN METODE PEMECAHAN MASALAH (PROBLEM SOLVING) KELAS VIII D SMP MUHAMMADIYAH 9 YOGYAKARTA SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2015/2016 Esa Dini Laraswati; Uus Kusdinar
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 8, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/admathedust.v8i3.23031

Abstract

Pembelajaran yang tidak melibatkan aktivitas siswa akan mempengaruhi kreativitas belajar siswa, terutama pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan kreativitas belajar matematika siswa kelas VIII D SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta semester genap tahun ajaran 2015/2016 dengan menggunakan metode pemecahan masalah (problem solving).Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Tindakan dilakukan dalam 3 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII D SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta semester genap tahun ajaran 2015/2016 yang terdiri dari 21 siswa laki – laki dan 11 siswa putri. Objek penelitian dengan menggunakan pemecahan masalah (problem solving) untuk meningkatkan kreativitas belajar matematika siswa. Pengumpulan data yang digunakan adalah tes kreativitas, wawancara,observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukan bahwa menerapkan pembelajaran matematika dengan menggunakan metode pemecahan masalah (problem solving) dapat meningkatkan kreativitas belajar matematika siswa. Pada Siklus I rata – rata presentase kreativitas belajar kreativitas siswa sebesar 62,67 % dalam kriteria cukup, Siklus II rata – rata kreativitas belajar siswa meningkat sebesar 73,43 % dalam kriteria baik dan siklus III rata – rata presentase kreativitas belajar kreativitas siswa sebesar 80,31 % pada kriteria cukup baik.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MACROMEDIA FLASH 8 MATERI PECAHAN KELAS VII SMP Gilang Rahmawan; Widayati Widayati
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/admathedust.v8i1.23017

Abstract

Penyajian materi masih kurang bervariasi dalam penggunaan media pembelajaran, sehingga kurang menarik minat siswa. Siswa mengalami kesulitan memahami materi bilangan bulat dan pecahan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan multimedia pembelajaran menggunakan Macromedia Flash 8 dalam pembelajaran matematika di SMP pada pokok bahasan pecahan.             Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan Research and Development yaitu Potensi dan masalah, Pengumpulan data, Desain Produk, Validasi desain, Uji coba pemakaian, Revisi produk, Uji coba produk, Revisi desain, Revisi Produk, Produk masal. Subjek penelitian pengembangan media pembelajaran ini adalah ahli media, ahli materi, siswa kelas 7 SMP Muhammadiyah 8 Yogyakarta dan SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta. Uji coba media tersebut dilakukan terhadap kelas kecil dan kelas besar. Kemudian, mengevaluasi hasil respon siswa dari penelitian uji coba kelas besar. Uji instrumen penelitan dilakukan dengan cara validasi oleh validator. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan mengubah data kualitatif menjadi data kuantitatif, kemudian dihitung nilai rata-rata dari data tersebut dan dicocokan dengan tabel kriteria.            Hasil penelitian pengembangan media pembelajaran matematika berbasis multimedia interaktif berdasarkan kualitas tiap aspek media pembelajaran dari segi ahli materi diperoleh skor rata-rata 61,00 dengan kategori baik, dari segi ahli media diperoleh skor rata-rata 90,67 dengan kategori baik, dan respon siswa diperoleh skor rata-rata 59,765 dengan kategori sangat baik. Berdasarkan penilaian tersebut, maka media pembelajaran matematika berbasis multimedia interaktif ini layak digunakan.
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING DAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SEMESTER GANJIL SMP MUHAMMADIYAH PAKEM Yulianis Dwi Nuraini; Sunaryo Sunaryo
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 9, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/admathedust.v9i3.25345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan antara model pembelajaran penemuan terbimbing dan problem based learning terhadap hasil belajar matematika pada pokok bahasan himpunan serta mengetahui manakah yang lebih efektif model pembelajaran penemuan terbimbing dibandingkan pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar matematika.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Muhammadiyah Pakem tahun ajaran 2018/2019 yang terdiri dari 4 kelas yaitu: VIIA,VIIB, VIIC, VIID. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling terhadap kelas, dimana pengambilan anggota sampel dari populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi. Sehingga sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIIA yang diberikan perlakuan dengan problem based learning dan VIID diberikan perlakuan dengan penemuan terbimbing. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui tes dengan jenis tes yang digunakan yaitu pilihan ganda. Pengujian instrument dengan menggunakan uji validitas, daya pembeda dan reliabilitas. Teknik analisis data melalui uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas dan uji homogenitas, serta uji hipotesis satu pihak dan uji hipotesis dua pihak.Berdasarkan hasil penelitian pada taraf signifikan 5% dan derajat kebebasan 73 diperoleh kesimpulan bahwa nilai tes hasil uji-t dua pihak diperoleh thitung = -0,1848 dan ttabel = 1,6660 yang berarti H0 diterima dan H1 ditolak sehingga tidak ada perbedaan signifikan pembelajaran matematika yang menggunakan model pembelajaran penemuan terbimbing dan problem based learning pada siswa SMP Muhammadiyah Pakem Kabupaten Sleman Tahun Ajaran 2018/2019, serta model pembelajaran penemuan terbimbing dan problem based learning memiliki tingkat efektif yang sama terhadap kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2. 
ETHNOMATEMATICS ON CABBAGE CULTIVATION PATTERN Hana Puspita Eka Firdaus; Yoga Dwi Windy Kusuma Ningtyas
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/admathedust.v9i1.21514

Abstract

In the people of South Jember, especially in Wuluhan District, activities that cannot be separated from mathematics are buying and selling, farming and building houses. One of the interesting activities that also use mathematics in the field of agriculture, namely the determination of cabbage planting patterns. Based on the results of interviews with cabbage farmers in Wuluhan District, the cabbage planting pattern is regulated by pay attention of sunlight, irrigation, and ease of maintenance. So that there is a size and distance that must be regulated on the land when planting cabbage. This type of research is qualitative. Data collection technique used are observation, interviews, and documentation. This study was analyzed using the Nasution Circular model namely by reducing data, displaying data, and drawing conclusions. The results of this study are (1) the line spacing used is at least 60 cm; (2) the minimum distance between cabbage is 50 cm; (3) the cabbage planting hallway at least 80 cm; and (4) the distance of the cabbage plant from the edge of the land at least 60 cm. The distance is determined and is used by farmers as a condition for the cabbage plant can grow optimally. The size is determined by considering irrigation factors, ease of maintenance, and maximization of fertilizer absorption.
DEVELOPING VISUAL LEARNING MEDIA BASED ON MACROMEDIA FLASH 8 FOR LINEAR PROGRAM MATERIAL FOR GRADE XI STUDENTS OF SENIOR HIGH SCHOOL Nita Wulansari; Widayati Widayati
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 8, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/admathedust.v8i4.25359

Abstract

One use of technology in education is to make mathematics learning media based on computer applications. The media can be equipped with animation so that it is more interesting and helps visualize the concept of the material. Such media can be applied to linear program material related to visual elements such as graphic images. This study aims to develop a visual learning media based on Macromedia Flash 8 for linear program material for grade XI students of senior high school and find out the level of eligibility of the media.This research development using the ADDIE model namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The subjects of this study were material experts, media experts, and students of SMA Negeri 2 Bantul and SMA Negeri 3 Bantul. Data collection techniques are observation, interviews and questionnaires. The data analysis technique uses qualitative data which is converted into quantitative data using a Likert scale and ideal evaluation criteria table.The product of this research is the visual learning media based on Macromedia Flash 8 for linear program material. The results of the eligibility of learning media based on the calculation of the average score of each aspect of the material, media, and student responses are 4.11, 4.16, and 4.24. So the average score of the three aspects is 4.17 in the good category. Thus, this learning media is appropriate for students. 
PENGEMBANGAN MODUL MATEMATIKA BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN OSBORN-PARNE PADA POKOK BAHASAN SEGITIGA DAN SEGIEMPAT UNTUK SISWA SMP/MTs KELAS VII Bunga Putri Syafina; Suparman Suparman
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/admathedust.v8i2.23024

Abstract

Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah mengembangkan modul matematika berbasis model pembelajaran osborn-parne pada pokok bahasan segitiga dan segiempat untuk siswa smp/mts kelas vii yang dapat meningkatkan berpikir kritis dengan soal Higher Order Thinking Skill (HOTS). Metode penelitian adalah pengembangan yang berupa modul matematika berbasis model pembelajaran osborn-parne. Model pembelajaran osborn-parne yang meliputi 6 tahap, yaitu penemuan tujuan, penemuan fakta, pemecahan masalah, penemuan gagasan, penemuan solusi, dan penerimaan. Peneliti dan pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi 5 tahap, yaitu analisis (Analysis), Perancangan (Design), Pengembangan (Development), Implementasi (Implementation), dan Evaluasi (Evaluation). Subjek penelitian ini adalah ahli materi, ahli media, dan siswa SMP Negeri 1 Kalasan dan MTs Muhammadiyah 1 Berbah. Mengetahui kelayakan modul berdasarkan saran dan penilaian dari ahli materi, ahli media, dan respon siswa. Hasil penelitian dan pengembangan ini menunjukan bahwa modul matematika yang dikembangkan dengan model pembelajaran osborn-parne berdasarkan angket penilaian oleh ahli materi dengan skor rata-rata 109; ahli media dengan skor rata-rata 106; dan angket respon siswa dengan skor rata-rata 100,1 termasuk dalam kategori sangat baik dan  layak digunakan dalam proses pembelajaran.
PENGARUH STRATEGI PEER INSTRUCTION DAN SCAFFOLDING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS X SMA Suharmita Suharmita
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 9, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/admathedust.v9i4.25268

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui adanya pengaruh strategi pembelajaran peer instruction dan scaffolding terhadap pemahaman konsep peserta didik pada pembelajaran matematika serta untuk mengetahui adanya interaksi antara strategi peer instruction dan scaffolding terhadap pemahaman konsep peserta didik pada pembelajaran matematika. populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPA SMA Negeri 1 Bilah Hulu tahun ajaran 2020/2021. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen (quasy experimental) dengan rancangan post-test only control group design. Pada penelitian ini menggunakan dua kelas yaitu satu kelas sebagai kelas eksperimen satu dan satu kelas sebagai kelas eksperimen dua. Berdasarkan hasil penelitian yang diuji dengan ANOVA pemahaman konsep dari kelas eksperimen satu dan kelas eksperimen dua disimpukan bahwa: 1) memperoleh signifikan sebesar 0,233, signifikan > 0,05 yang artinya diterima atau tidak terdapat pengaruh dari salah satu strategi yang digunakan. Hasil uji tidak berpengaruh dikarenakan kedua strategi mengahasilkan nilai pemahaman konsep yang baik untuk masing-masing kelas eksperimen. 2) memperoleh signifikan sebesar 0,610 > 0,05 artinya diterima atau tidak terdapat interaksi antara strategi pembelajaran peer instruction dan scaffolding dengan kemampuan pemahaman konsep tinggi dan rendah terhadap pemahaman konsep peserta didik..
MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING PADA KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA KELAS XI SMA Peggi Melati sukma Dewi; Masri Masri; Mardiah Syofiana
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 9, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/admathedust.v9i3.24644

Abstract

Eksperimen ini akan membandingkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa antara kelas eksperimen yang diberi perlakuan pembelajaran model problem posing dengan kelas kontrol yang diberi perlakuan pembelajaran kovensional. Eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui model manakah yang lebih baik untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Populasi pada eksperimen ini yaitu siswa kelas XI semester ganjil SMA Negeri 09 Kota Bengkulu. Sampel eksperimen ini adalah kelas populasi yang dipilih secara acak(sample random sampling). Data eksperimen diperoleh melalui pre-test dan post-test. Analisis data eksperimen ini menggunakan uji hipotesis dan uji lanjutan. Hasil eksperimen ini menunjukan bahwa model problem posing mampu menumbuhkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa lebih baik dibandingkan model kovensional.
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR, KEMANDIRIAN BELAJAR DAN FASILITAS BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI MA MUHAMMADIYAH 1 YOGYAKARTA SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2017/2018 Jaimah Jaimah; Nur Arina Hidayati
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 8, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/admathedust.v8i3.23033

Abstract

Hasil belajar siswa yang rendah berhubungan dengan banyak faktor. Motivasi belajar, kemandirian belajar dan fasilitas belajar adalah tiga faktor yang diduga berhubungan dengan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak adanya hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi belajar, kemandirian belajar dan fasilitas belajar dengan hasil belajar matematika pada siswa kelas XI MA Muhammadiyah 1 Yogyakarta semester genap tahun ajaran 2017/2018.Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa XI MA Muhammadiyah 1 Yogyakarta tahun ajaran 2017/2018 terdiri dari 3 kelas. Kelas sampel yaitu kelas XI B dengan menggunakan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan tes. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket motivasi belajar, angket kemandirian belajar, angket fasilitas belajar, dan tes hasil belajar. Uji instrumen penelitian menggunakan uji validitas, uji daya beda, dan uji reliabilitas. Uji prasyarat analisis meliputi uji normalitas, uji linieritas, dan uji independen. Analisis data untuk pengujian hipotesis menggunakan analisis korelasi sederhana dan analisis regresi ganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi belajar, kemandirian belajar dan fasilitas belajar dengan hasil belajar matematika. Pada taraf signifikan 5%  dan ,  dengan koefisien korelasi ganda R = 0,879 dan koefesien determinan ganda 9 dengan persamaan regresi ganda tiga variabel yaitu . Besar  , , , dengan koefisien determinan gandanya 0,739 dan %,  .
HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN GAWAI DAN POLA INTERAKSI SOSIAL DENGAN AKTIVITAS BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS X TEKNIK PERMESINAN (TP) SMK MUHAMMADIYAH 1 BANTUL SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2017/2018 An Nisa Anabila; Siti Nur Rohmah
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/admathedust.v8i1.23019

Abstract

Aktivitas belajar matematika peserta didik yang kurang baik berhubungan dengan banyak faktor. Penggunaan gawai dan pola interaksi sosial merupakan beberapa faktor yang diduga berhubungan dengan aktivitas belajar matematika peserta didik. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara penggunaan gawai dan pola interaksi sosial dengan aktivitas belajar matematika peserta didik kelas X Teknik Permesinan (TP) SMK Muhammadiyah 1 Bantul Semester Genap Tahun Ajaran 2017/2018. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas X TP SMK Muhammadiyah 1 Bantul semester genap tahun ajaran 2017/2018 yang terdiri dari 2 kelas dengan jumlah populasi sebanyak 63 peserta didik. Sampelnya kelas X TP 2 yang terdiri dari 32 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode angket untuk memperoleh data  penggunaan gawai dan pola interaksi sosial, serta metode observasi untuk memperoleh data aktivitas belajar matematika kepada peserta didik. Uji Instrumen penelitian dilakukan dengan uji reliabilitas. Teknik analisis data, untuk uji prasyarat meliputi uji normalitas, uji linieritas dan uji indepedensi. Sedangkan untuk uji hipotesis, menggunakan uji analisis regresi linier sederhana dan uji analisis regresi linier ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang positif dan signifikan antara penggunaan gawai dan pola interaksi sosial dengan aktivitas belajar matematika peserta didik kelas X TP SMK Muhammadiyah 1 Bantul Semester Genap Tahun Ajaran 2017/2018. Hal ini ditunjukkan oleh Fhitung > Ftabel dengan R = 0,4848 dan R2 = 0,2351 dengan , dengan SR X1 = 64,91%, dan SR X2 = 35,09%, SE X1 = 15,26% dan SE X2 = 8,25%.