cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Politeknik Negeri Semarang, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Mesin
ISSN : 14116863     EISSN : 25407678     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Rekayasa Mesin(d/h MANDEGANI) diterbitkan sejak 1997, dengan frekuensi 3 kali setahun. Misi : media komunikasi bagi dosen, praktisi, dan ilmuwan tentang karya ilmiah (scientific article) hasil-hasil penelitian, survei, studi kasus dan telaah pustaka yang erat hubungannya dengan teknik mesin, meliputi topik/tema seperti perancangan mesin, instalasi, perawatan & perbaikan mesin, bahan konstruksi & komponen mesin, teknik pengerjaan logam, pembuatan komponen mesi n, pengujian bahan dan komponen mesin, teknik pengukuran & kontrol kualitas proses/produk industri manufaktur, manajemen & teknik produksi industri manufaktur, pembentukan dan pengembangan desain produk, aplikasi komputer dalam sistem kendali & operasi mesin, mesin-mesin kalor & fluida, sistem pembangkitan energi, mesin pendingin & pengkondisian udara, pembangkitan energi alternatif & terbarukan.
Arjuna Subject : -
Articles 478 Documents
Back Matter Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 18 No. 1 April 2023 Jurnal Rekayasa Mesin
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 18, No 1 (2023): Volume 18, Nomor 1, April 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v1i1.4393

Abstract

Rekayasa Mesin Cutting Sticker Berbasis CNC untuk Meningkatkan Kualitas Hasil Produksi Abdul Syukur Alfauzy; Adhy Purnomo; Bambang Tjahjono; Wahyu Isti Nugroho; Agung N; Ahmad Cholis
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 18, No 1 (2023): Volume 18, Nomor 1, April 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i1.3935

Abstract

Cutting sticker adalah sticker yang diciptakan menggunakan perangkat mesin yang terhubung dengan komputer sebagai media desain, yang dilengkapi pisau untuk memotong. Pola yang dapat diciptakan oleh mesin ini beraneka ragam sesuai dengan desain yang dimasukkan dalam software. Tujuan penelitian  ini adalah merancang dan membuat Mesin Cutting Sticker CNC yang berguna bagi UMKM serta menguji kesesuaian hasil pemotongan sticker menggunakan Mesin Cutting Sticker CNC. Metode  yang digunakan adalah perancangan, pembuatan, pengujian serta melakukan perbaikan sesuai hasil terbaik dari setiap perlakuan. Mesin Cutting Sticker CNC yang kami rancang memiliki kelebihan pada pemotongan yang lebih kompleks dapat menggabungkan berbagai macam desain sesuai warna. Hasil rancangan dan pembuatan  mesin Cutting Sticker CNC dengan  sumber input daya  12 volt, motor stepper nema 17, Artsoft Mach3 sebagai microcontroller, sistem pergerak sumbu X dan Y menggunakan belt – pulley sedangkan sumbu Z menggunakan leadscrew. Dimensi mesin 900 x 640 x 320 (mm), work area 600 x 450 x 30 (mm). Dapat dijalankan dengan PC/laptop melalui software Mach3 dan Vetric Aspire sebagai CAD/ CAM.
Investigasi Permukaan Besi Square Hollow Hasil Pengerollan menggunakan Teknologi Mesin Roller Bending Eko Saputra; Carli Carli; Hartono Hartono; Sunarto Sunarto; Ali Sai'in
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 18, No 1 (2023): Volume 18, Nomor 1, April 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i1.4382

Abstract

Industri skala kecil menengah saat ini masih banyak dijumpai menggunakan teknologi penunjang produksi secara manual menggunakan tenaga manusia, salah satunya adalah industri pembuat tralis atau rangka. Banyak industri kecil saat ini masih melakukan pengerolan besi dengan metode manual, dengan cara memotong sebagian (menyobek) square hollow. Metode manual ini menghasilkan kualitas pengerolan yang tidak rapi dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Solusi yang dapat dilakukan agar kualitas pengerolan rapi adalah dengan mengeroll menggunakan mesin pengerol. Namun teknologi mesin roller juga memiliki keterbatasan radius pengerolan sehingga produk pengerolan tidak akurat. Indikator kualitas pengerolan adalah muncul tidaknya kerutan pada permukaan besi hasil pengerolan. Beberapa faktor penyebab ketidak akuratan tersebut adalah dimensi profil dan ketebalan besi square hollow yang bervariasi. Semakin kecil dimensi profile besi square hollow maka sulit dilakukan pengerolan. Berdasarkan survey literature, belum ditemukan investigasi pengaruh variasi radius terhadap kerutan pada permukan besi square hollow, padahal kualitas terbaik dari permukaan hasil pengerollan sangat disukai oleh pelanggan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi kualitas besi square hollow akibat variasi radius pengerolan. Pengerolan dilakukan pada besi square hollow ukuran 20×20 mm dan 40×40 mm dengan variasi radius pengerolan yang dilakukan adalah 2000 mm, 1500 mm, 1000 mm, 750 mm, dan 500 mm. Hasil pengujian menggunakan square hollow ukuran 20×20 mm dan 40×40 mm menghasilkan radius pengerolan yang dapat dibuat paling kecil adalah 500 mm, dengan kondisi permukaan pada square hollow 20×20 mm yang masih bagus dan 40×40 mm sudah muncul kerutan.
Front Matter Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 18 No. 1 April 2023 Jurnal Rekayasa Mesin
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 18, No 1 (2023): Volume 18, Nomor 1, April 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i1.4394

Abstract

Desain dan Analisis Elemen Hingga Model Wrist Hand Orthosis Berbasis Metode Pemodelan Reverse Engineering Zakki Fuadi Emzain; Nanang Qosim; AM. Mufarrih; Yusuf Dewantoro Herlambang; Fatahul Arifin
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 18, No 1 (2023): Volume 18, Nomor 1, April 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i1.3936

Abstract

Salah satu treatment untuk spasticity efek pasca stroke, fracture karena kecelakaan, injury karena cedera olahraga, dan musculoskeletal disorders karena pekerjaan kantoran pada pergelangan tangan selain dengan operasi yaitu dengan penggunaan wrist hand orthosis. Umumnya pembuatan medical device tersebut menggunakan metode konvensional yang mempunyai kekurangan. Hadirnya teknologi reverse engineering (RE) dapat diaplikasikan dalam bidang medis seperti pembuatan alat prosthetic atau orthosis. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain wrist hand orthosis berbasis reverse engineering dan menganalisisnya menggunakan metode elemen hingga. Metode penelitian meliputi 3D scanning, CAD modelling, model analysis, dan post processing. Material model yang digunakan adalah ABS dengan variasi ketebalan 5 mm, 6 mm, dan 7 mm, serta besar nilai pembebanan mulai dari 5 N sampai 25 N. Hasil analisis equivalent stress menunjukkan model ketebalan 5 mm mampu menahan load 25 N dengan maximum equivalent stress sebesar 13.52 MPa yang masih tergolong aman dengan nilai safety factor 2.11 dengan area kritis di ujung punggung telapak tangan model antara ibu jari dan jari telunjuk. Hasil equivalent elastic strain dan deformation juga mempunyai tren grafik yang sama dengan nilai maximum pada model ketebalan 5 mm yaitu masing-masing sebesar 0.0057 mm dan 0.616 mm. Dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa model wrist hand orthosis berlubang voronoi yang memiliki bentuk seperti surface tangan manusia dengan ketebalan minimalis 5 mm mampu bekerja dengan baik memfiksasi tangan pasien untuk proses rehabilitasi.
Pengaruh Pitch Pada Screw Conveyor Machine Terhadap Kualitas Penirisan Cacahan Plastik Basah Sri Harmanto; Timotius Anggit Kristiawan; Ahmad Dimas Alisyafa'at; Riles Melvy Wattimena
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 18, No 1 (2023): Volume 18, Nomor 1, April 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i1.3775

Abstract

Screw conveyor merupakan suatau alat yang memiliki bentuk poros berupa ulir (screw) untuk mengangkut dan/atau mengangkat partikulat  pada tingkat yang terkendali dan stabil. Berdasarkan jarak pitch, screw memiliki beberapa jenis dan fungsi masing-masing. Pada perancangan screw conveyor, penentuan jenis pitch perlu diperhatikan untuk mendapatkan fungsi mesin yang diharapkan. Berdasarkan latar belakang di atas maka pada penelitian ini akan membahas pengaruh jenis pitch pada rancang bangun standard sectional flight screw conveyor machine. Tujuan penelitian ini adalah menentukan jenis pitch yang tepat untuk rancang bangun standard sectional flight screw conveyor machine dalam proses penirisan sekaligus pemindahan cacahan plastik basah. Metodologi dalam penelitian ini adalah keseluruhan proses dalam rancang bangun standard sectional flight screw conveyor machine. Proses rancang bangun penelitian ini meliputi identifikasi masalah, perumusan masalah, proses perancangan, proses pembuatan mesin, pengujian, analisa data dan pembahasan serta laporan hasil. Hasil dari penelitian ini adalah rancang bangun standard sectional flight screw conveyor machine dengan menggunakan  jenis short pitch  menghasilkan output penirisan paling baik dibandingkan jenis pitch yang lain. Berdasarkan analisa yang dilakukan rancang bangun standard sectional flight screw conveyor machine ini memiliki kepasitas masimum sebesar 182 kg/menit yang di gerakkan oleh motor listrik 3phase dengan daya 3Hp dan kecepatan maksimum 95 rpm.
Pengaruh Kadar dan Waktu Perendaman Serat Bambu Betung Pada Larutan Kalium Permanganat Terhadap Kekuatan Tarik dan Kekuatan Bending Bermatriks Epoksi Zaid Sulaiman; Fabrobi Fazlur Ridha; Dodi Iwan Sumarno
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 18, No 1 (2023): Volume 18, Nomor 1, April 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i1.4004

Abstract

Banyak komposit serat alam yang sering dipelajari di era ini karena sifat ramah lingkungan dari bahan yang dimiliki. Salah satu serat alam yang memiliki kekuatan tinggi adalah Bambu Betung (Dendrocalamus esper). Bahan ini berlimpah di wilayah Indonesia dan sifat materialnya dapat ditingkatkan dengan memodifikasinya dengan perlakuan kimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan kimia KMnO4 terhadap pembuatan komposit Bambu Betung. Metode pembuatan yang digunakan adalah metode hand lay-up dengan pengujian yang dilakukan menggunakan pengujian tarik, pengujian bending, pengujian densitas dan pengamatan makrostruktur. Dari hasil densitas didapatkan densitas tertinggi terjadi pada kadar KMnO4 7% yaitu 1,1526 gr/cm3 dan 1,1501 gr/cm3 pada waktu perendaman 30 menit. Dari hasil uji tarik, konsentrasi 5% menghasilkan kuat tarik dan modulus tertinggi yaitu 30,86 MPa dan 2,42 GPa, sedangkan untuk variabel waktu perendaman kekuatan tarik relatif sama antara waktu perendaman 15 menit dan 30 menit. Modulus tertinggi diperoleh KMnO4 dari proses perendaman selama 15 menit. Dari hasil pengujian lentur, kekuatan lentur dan modulus tertinggi diperoleh pada kadar KMnO4 5% dan lama perendaman 15 menit yaitu 67,27 MPa, dan 2595 MPa. Berdasarkan pengamatan makrostruktur, ditemukan bahwa sesar yang terjadi dengan perlakuan KMnO4 mengalami oberload, sedangkan yang tanpa perlakuan mengalami patahan fiber pull-out.
Modifikasi Sistem Andon Pada Mesin Spot Welding 35 KVA untuk Peningkatan Return On Investment Aji Gilang Romadhon; Seta Samsiana; Annisa Firasanti
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 18, No 1 (2023): Volume 18, Nomor 1, April 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i1.4327

Abstract

Didalam produk yang berkualitas baik pasti terdapat sebuah sistem yang mengontrol prosesnya sehingga terciptanya produk dengan kualitas terbaik. Kemudian dalam proses produksi yang ada pada mesin spot welding juga memerlukan sistem yang baik untuk mendapatkan kualitas produk sesuai dengan customer requirement. Sehingga didalam mesin spot welding tersebut digunakanlah sistem yang biasa disebut dengan sistem Andon cycle time. Saat ini sudah ada sistem yang diinstal di mesin tersebut namun dirasa masih banyak kekurangan sehingga kurang efektif untuk mendapatkan sebuah  sistem yang dapat memberikan keuntungan investasi Return On Investment (ROI) yang maksimal. Karena itu perlu dilakukan sebuah penelitian untuk meningkatkan   sistem Andon yang efektif dan efisien baik soal waktu dan dapat meningkatkan nilai ROI. Penelitian dilakukan dengan cara memodifikasi sistem Andon yang  ada saat ini dengan menggunakan PLC di gantikan dengan Arduino UNO untuk dapat mencapai keakurasian  waktu yang lebih baik dan peningkatan nilai ROI. Setelah melakukan penelitian dengan memodifikasi sistem Andon, maka di dapatkan hasil 422%. Nilai ROI tersebut mengalami peningkatan yang mencapai 309% dibandingkan dengan menggunakan sistem Andon sebelum di modifikasi yaitu 113%. Selain itu setelah dilakukan modifikasi terhadap sistem Andon yag saat ini sudah ada, keakurasian data Cycle Time menggunakan sistem setelah di modifikasi didapatkan hasil yang lebih akurat mencapai 0,741 % dibandingkan dengan sistem sebelum di modifikasi.
Metode Praktis Perancangan Panjang Pipa Evaporator pada Mini Freezer Bertemperatur Rendah Menggunakan Refrigeran R404A Kasni Sumeru; Markus Markus; Nanda Fauzan Pratama; Rizki Muliawan; Yudi Prana Hikmat
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 18, No 1 (2023): Volume 18, Nomor 1, April 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i1.3878

Abstract

Mini freezer yang terdapat di pasaran umumnya memiliki temperatur kabin hanya sampai -20oC. Penelitian ini bertujuan menampilkan metode perhitungan panjang pipa evaporator sehingga dapat mencapai temperatur kabin hingga -40oC dengan menggunakan refrigeran R404A. Refrigeran R404A selain relatif lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan R22, juga memiliki temperatur Normal Boiling Point (NBP) lebih rendah dari R22. Kapasitas kompresor yang digunakan adalah 250 W yang khusus dirancang untuk refrigeran R404A. Berdasarkan pengujian didapatkan bahwa temperatur kabin dapat mencapai -40oC setelah 120 menit mesin pendingin dioperasikan. Selama beroperasi, tekanan kerja, yaitu tekanan suction dan discharge kompresor, mini freezer hampir sama dengan hasil perhitungan. Ini artinya metode yang digunakan pada penelitian ini dengan desain dan pengembangan (R&D). Namun untuk mendapatkan freezing time yang lebih singkat masih diperlukan optimasi panjang pipa evaporator masih diperlukan, supaya temperatur kabin -40oC dapat dicapai lebih singkat. Perbedaan hasil perancangan, yaitu: tekanan suction, tekanan discharge dan temperatur discharge, dengan hasil pengujian tidak lebih dari 10%.
Optimalisasi Komposit Matriks UPRS Ramah Lingkungan Berpenguat Cocofiber Dengan Penambahan Clay Xander Salahudin; Sri Hastuti; Nani Mulyaningsih; Isro Nurul Hadi; Tegar Armanto
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 18, No 1 (2023): Volume 18, Nomor 1, April 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i1.3983

Abstract

Material komposit ramah lingkungan dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan industri, seperti pada industri otomotif, penerbangan dan konstruksi. Pengembangan material komposit mengarah pada penggunaan material yang biodegradable, seperti sabut kelapa. Sabut kelapa merupakan material ramah lingkungan yang terdiri dari serbuk sabut kelapa dan serat sabut kelapa (cocofiber). Komposisi sabut kelapa memiliki potensi untuk dijadikan sebagai bahan komposit. Keuntungan menggunakan komposit antara lain material ringan, tahan korosi, tahan terhadap air, dan tanpa proses permesinan. Selain itu, terdapat material geopolimer seperti genteng sokka/lempung yang memiliki potensi sebagai material alternatif komposit berpenguat hybrid, yang dapat digunakan untuk meningkatkan sifat mekanik material komposit. Komposit berpenguat serat alam memiliki kekuatan 40% lebih kuat dan lebih ringan dari pada komposit serat gelas. Oleh karena itu, material komposit serat alam dapat diproyeksikan menjadi material alternatif pengganti komposit serat sintetis. Penelitian dilakukan pada komposit dengan matriks UPRs berpenguat serat sabut kelapa dan penambahan clay particle. Clay particle diperoleh dari genteng sokka yang dijadikan serbuk halus dengan ukuran mesh 200. Perlakuan serat sabut kelapa yaitu perendaman 15% NaOH selama 5 jam. Variasi komposisi komposit dengan perbandingan Matriks UPRs: clay particle: cocofiber yaitu 60%: 0 % : 40%, 60%: 10 % : 30%, 60%: 20 % : 20%, dan 60%: 30 % : 10%. Pengujian mekanik yang dilakukan pada spesimen komposit yaitu uji impak. Pembuatan spesimen mengacu pada standar ASTM D6110. Hasil penelitian didapatkan energi serap tertinggi dan nilai ketangguhan impak tertinggi pada komposit dengan perbandingan fraksi volume matriks : clay : cocofiber sebesar 60%: 0%: 40%, dengan energi serap rata-rata 2,42 Joule dan nilai ketangguhan impak rata-rata 0,0235 J/mm2. Hasil ini dikuatkan dengan pengamatan penampang patahan uji impak, dimana terlihat jumlah serat yang dominan dibanding variasi yang lain dan cukup dominan serat pada kondisi putus (fiber break).Kata kunci : cocofiber; geopolimer; impak; komposit.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 20 No. 3 (2025): Volume 20, Nomor 3, Desember 2025 Vol. 20 No. 2 (2025): Volume 20, Nomor 2, Agustus 2025 Vol. 20 No. 1 (2025): Volume 20, Nomor 1, April 2025 Vol. 19 No. 3 (2024): Volume 19, Nomor 3, Desember 2024 Vol. 19 No. 2 (2024): Volume 19, Nomor 2, Agustus 2024 Vol. 19 No. 1 (2024): Volume 19, Nomor 1, April 2024 Vol. 18 No. 3 (2023): Volume 18, Nomor 3, Desember 2023 Vol 18, No 2 (2023): Volume 18, Nomor 2, Agustus 2023 Vol 18, No 1 (2023): Volume 18, Nomor 1, April 2023 Vol 17, No 3 (2022): Volume 17, Nomor 3, Desember 2022 Vol 17, No 2 (2022): Volume 17, Nomor 2, Agustus 2022 Vol 17, No 1 (2022): Volume 17, Nomor 1, April 2022 Vol 16, No 3 (2021): Volume 16, Nomor 3, Desember 2021 Vol 16, No 2 (2021): Volume 16, Nomor 2, Agustus 2021 Vol 16, No 1 (2021): Volume 16, Nomor 1, April 2021 Vol 15, No 3 (2020): Volume 15, Nomor 3, Desember 2020 Vol 15, No 2 (2020): Volume 15, Nomor 2, Agustus 2020 Vol 15, No 1 (2020): Volume 15, Nomor 1, April 2020 Vol 14, No 3 (2019): Volume 14, Nomor 3, Desember 2019 Vol 14, No 2 (2019): Volume 14, Nomor 2, Agustus 2019 Vol 14, No 1 (2019): Volume 14, Nomor 1, April 2019 Vol 13, No 3 (2018): Volume 13, Nomor 3, Desember 2018 Vol 13, No 2 (2018): Volume 13, Nomor 2, Agustus 2018 Vol 13, No 1 (2018): Volume 13, Nomor 1, April 2018 Vol 12, No 3 (2017): Volume 12, Nomor 3, Desember 2017 Vol 12, No 2 (2017): Volume 12, Nomor 2, Agustus 2017 Vol 12, No 1 (2017): Volume 12, Nomor 1, April 2017 Vol 12, No 2 (2017): Agustus 2017 Vol 11, No 3 (2016): Volume 11, Nomor 3, Desember 2016 Vol 11, No 2 (2016): Volume 11, Nomor 2, Agustus 2016 Vol 11, No 1 (2016): Volume 11, Nomor 1, April 2016 Vol 10, No 3 (2015): Volume 10, Nomor 3, Desember 2015 Vol 10, No 2 (2015): Volume 10, Nomor 2, Agustus 2015 Vol 10, No 1 (2015): Volume 10, Nomor 1, April 2015 Vol 10, No 1 (2015) Vol 9, No 3 (2014): Volume 9, Nomor 3, Desember 2014 Vol 9, No 2 (2014): Volume 9, Nomor 2, Agustus 2014 Vol 9, No 1 (2014): Volume 9, Nomor 1, April 2014 Vol 8, No 2 (2013): Volume 8, Nomor 2, Agustus 2013 Vol 8, No 1 (2013): Volume 8, Nomor 1, April 2013 Vol 7, No 3 (2012): Volume 7, Nomor 3, Desember 2012 More Issue