cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 573 Documents
Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Pair Checks Ashadi Arsyad; Syubhan An'nur; Sri Hartini
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i1.805

Abstract

The low social skills of students in class VIII-C of Junior High School 27 Banjarmasin becomes the background of this classroom action research (CAR). The purpose of this research is to examine students' social skills improvement by employing the ‘Pair Checks’ cooperative learning model which are carried out in 3 cycles. Method of data collection uses observation sheet ofapplied lesson plans, students' social skills, achievement test and student questionnaire responses. The technique of Data Analysis used descriptive quantitative and qualitative techniques. The findings of the study are: (1) the ability of teachers to manage Pair Checks cooperative models the first cycle was 86%, while the second cycle resulted in 87%, and 90%  in the third cycle, (2) social skills of students has risen that was 90.6% for the first cycle, 91% for the second cycle and  95.6% for the third cycle, (3) mastery learning outcomes of students was 67% of the first cycle, 83%  for the second cycle and 93% for the third cycle, (4) the response of students to the learning process is good. From the findings above, it can be concluded that the application of Pair Checks cooperative learning model on the subject of light reflection in class VIII C of Junior High School 27 Banjarmasin is effective to improve students' social skills.
Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Melalui Model Inquiry Discovery Learning Terbimbing Pada Pokok Bahasan Fluida Statis Di Kelas XI IPA 4 SMAN 11 Banjarmasin Ulul Hasan Komariah; Muhammad Arifuddin Jamal; Misbah Misbah Misbah
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i3.3876

Abstract

Penerapan model pembelajaran yang kurang sesuai dengan karakteristik materi ajar berdampak terhadap rendahnya keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran fisika. Oleh karena itu, dilakukan penelitian dengan tujuan secara umum untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa melalui model inquiry discovery learning terbimbing pada pokok bahasan fluida statis di kelas XI IPA 4 SMAN 11 Banjarmasin. Adapun tujuan penelitian secara khusus untuk mendeskripsikan: (1) keterlaksanaan rencana pelaksanaan pembelajaran, (2) keterampilan proses sains siswa, dan (3) hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah PTK dengan desain Hopkins. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi dan tes. Hasil instrumen penelitian menunjukkan bahwa: (1) keterlaksanaan RPP secara keseluruhan meningkat dari 77,77% (baik) menjadi 94,16% (sangat baik), (2) keterampilan proses sains siswa meningkat dari 68,75% (tidak tuntas) menjadi 90,57% (tuntas), (3) hasil belajar siswa meningkat dari 71,87% (tidak tuntas) menjadi 84,37% (tuntas). Diperoleh simpulan bahwa dengan menggunakan model inquiry discovery learning terbimbing dapat meningkatkan keterampilan proses sains siswa kelas XI IPA 4 SMAN 11 Banjarmasin.  
Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler Terhadap Hasil Belajar Siswa Dengan Frekuensi Belajar Sebagai Variabel Mediasi Muhammad Akbar Velayati; Mustika Wati; Sri Hartini
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i1.828

Abstract

 Kegiatan ekstakurikuler berpengaruh terhadap frekuensi belajar sehingga  berdampak terhadap hasil belajar siswa dibidang IPA. Oleh karena itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung kegiatan ekstrakurikuler terhadap hasil belajar IPA yang dimediasi oleh variabel frekuensi belajar. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMP Negeri 1 Kelumpang Hilir yang berjumlah 588 siswa dengan sampel sebanyak 100 siswa. Teknik pengambilan data melalui wawancara, dokumentasi, observasi, dan angket. Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif korelasional dengan metode analisis yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji prasyarat analisis, uji koefisien determinasi, uji-F, dan uji-t. Penelitian ini didesain menggunakan teknik regresi linier berganda yang menggunakan variabel mediasi. Hasil penelitian menemukan bahwa nilai thitung pengaruh langsung kegiatan ekstrakurikuler terhadap hasil belajar IPA lebih kecil dari nilai t­tabel yang ditentukan, dan nilai thitung pengaruh tidak langsung kegiatan ekstrakurikuler terhadap hasil belajar IPA lebih besar dari nilai t­tabel yang ditentukan. Simpulan penelitian ini menyatakan bahwa kegiatan ekstrakurikuler SMP Negeri 1 Kelumpang Hilir tidak berdampak langsung terhadap hasil belajar IPA, tetapi kegiatan ekstrakurikuler dapat berpengaruh positif secara tidak langsung terhadap hasil belajar IPA siswa dengan dimediasi variabel frekuensi belajar.  
Motivasi Belajar Mahasiswa Prodi Tadris Fisika UIN Antasari Banjarmasin Pada Perkuliahan Fisika Dasar 1 Dalam Setting Strategi Motivasi ARCS Lutfiyanti Fitriah
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v6i2.4917

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi belajar mahasiswa pada perkuliahan fisika dasar melalui penerapan strategi motivasi ARCS. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian ini dipilih dengan cara purposive sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 18 orang mahasiswa Prodi Tadris Fisika FTK UIN Antasari Banjarmasin, yang mengikuti matakuliah Fisika Dasar 1 tahun akademik 2017/2018. Instrumen penelitian ini adalah angket ARCS dan lembar observasi. Data dianalisis kuantitatif dengan menggunakan statistik tendensi sentral mean. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa mahasiswa Prodi Tadris Fisika FTK UIN Antasari Banjarmasin memiliki rata-rata skor motivasi belajar sebesar 4,06 dengan kriteria baik. The purpose of this study was to determine the learning motivation of students in basic physics lectures through the implementation of ARCS motivational strategies. This research is quantitative descriptive. This research sample selected by purposive sampling. The sample of this study was to 18 students of Tadris Physics FTK UIN Antasari Banjarmasin, who followed the Basic Physics course 1 academic year 2017/2018. The instruments of this study were the ARCS questionnaire and the observation sheet. Data were analyzed quantitatively using mean central tendency statistics. Based on the results of data analysis shows that the students of Tadris Physics FTK UIN Antasari Banjarmasin have an average score of motivation to learn 4.06 with good criteria.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pokok Bahasan Pemuaian Zat Melalui Penerapan Model Quantum Teaching Juita Intania Hertanti; Zainuddin Zainuddin; Suyidno Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v1i2.877

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa disebabkan kurangnya minat siswa terhadap pembelajaran fisika yang diterapkan guru, dilakukan penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan model quantum teaching dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan khusus penelitian untuk mendeskripsikan keterlaksanaan RPP, hasil belajar siswa, aktivitas siswa, dan respon siswa. Penelitian ini menggunakan alur penelitian tindakan kelasyang  meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data diperoleh melalui observasi, tes, angket, dan dokumentasi.Data dianalisis secara deskriptif, kualitatif dan kuantitafif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan: (1) keterlaksanaan RPP pada siklus pertama 85%, siklus kedua 95% ,siklus ketiga 98% dengan kategori sangat baik. (2) ketuntasanhasil belajar siswa siklus pertama 67% (belum tuntas), siklus kedua 90% (tuntas), siklus ketiga 97% (tuntas). (3) aktivitas siswa meliputi membaca materi, mengajukan pertanyaan kepada guru, menyampaikan  pendapat  pada siklus pertama secara umum aktif, pada siklus kedua dan ketiga sangat aktif. (4) respon motivasi siswa terhadap quantum teaching pada aspek attention, relevance, confidence, dan satisfaction dengan kategori baik. Diperoleh simpulan bahwa keefektifan penerapan model quantum teaching dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi ajar pemuaian zat berkategori aktif. 
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII C SMP Negeri 31 Banjarmasin Pada Pokok Bahasan Getaran Dan Gelombang Melalui Penerapan Pembelajaran Generatif Siti Nurkhayani; Zainuddin Zainuddin; Syubhan An'nur
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v1i2.870

Abstract

Minimnya hasil belajar siswa dalam proses belajar mengajar di kelas VIII C SMP Negeri 31 Banjarmasin mendorong peneliti untuk melakukan penelitian.  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan RPP, hasil belajar, mengatasi miskonsepsi, dan respon siswa terhadap pembelajaran generatif.  Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas model hopkins sebanyak 3 siklus. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa persentase keterlaksanaan RPP meningkat setiap siklus dari 82,29%, 87,49% dan, 98,60%, ini berarti secara keseluruhan untuk pengelolaan kelas tergolong baik. Ketuntasan hasil belajar siswa meningkat setiap siklus dari 45,45, 75,76% dan, 93,94%. Kemampuan siswa dalam mengatasi miskonsepsi selama proses pembelajaran mengalami penurunan pada setiap siklus dari 23,61%, 10,42%, dan 1,39%. Respon siswa terhadap pembelajaran berkategorikan baik. Diperoleh simpulan bahwa model pembelajaran generatif efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII C SMP Negeri 31 Banjarmasin. 
The Effect of POGIL Model Toward Science Process Skills and Physics Acquisition of Student Elfrida Toyo; Sudi Dul Aji; Chandra Sundaygara
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 7, No 3 (2019): OKTOBER 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v7i3.6309

Abstract

This research aims to determine the differences in the Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) model toward science process skills and physics acquisition of students. The method used in this study was a quasi-experimental research design with posttest-only involving 64 students as samples. The research sample was chosen based on a purposive sampling technique. Instruments for measuring science process skills in the way of process skills assessment sheets and physics concept acquisition in the form of multiple-choice tests. Data analysis used is two-way ANOVA. The results showed that there were differences in science process skills between students who learned using the POGIL model and students who learned using the direct instruction model with a value of F=10.207 (p>0.05). There were differences in the mastery of concepts between students learning using the POGIL model and students who learned using a direct instruction model with F=17.771 (p>0.05) There is an interaction between the POGIL model and science process skills towards mastery of concepts with a value of F= 5.660 (p>0.05).
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair-Share(TPS) Bratanata Sanjaya; Mustika Wati; Syubhan An'nur
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 3 (2013): Oktober 2013
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v1i3.887

Abstract

 The low student’s achievement in physics is supposed because of the lack of variation in teacher learning model used. It has an impact on students' social skills. Their skills are lower and  the students tend to be passive. For that reasons the writer conducts this research and aims to improve student learning result through cooperative learning type TPS on the subject of elasticity and Hooke's law. The data analysis was used through descriptive, qualitative, and quantitative. The results of this research were: (1) teachers' skills in cycle I, II and III respectively 80,11%, 88,07%, and 96,59% are very good category (2) increase student's social skills each cycle in good category, (3) completeness student learning results in the classical also increased each cycle respectively 47,06%, 76,47%, and 97,06%, (4) student responses during the learning process is good categorized, for interest of 3,86 while the motivation by 3,94. It appears on result average for every statement in the good category. According to the results, it can be concluded that the student learning result of grade XI IPA 3 MAN 2 Model Banjarmasin at elasticity and Hooke's law subject are increasing after the application of cooperative learning model type TPS. 
Pengembangan Bahan Ajar IPA Fisika Berorientasi Keterampilan Generik Sains Menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing DI SMP Negeri 13 Banjarmasin Yuniar Fikriani Amalia; Zainuddin Zainuddin; Misbah Misbah
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 3 (2016): OKTOBER 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i3.1005

Abstract

Bahan Ajar IPA fisika yang digunakan dalam proses pembelajaran di sekolah dianggap belum  mampu mengembangkan keterampilan generik sains siswa. Hal ini berimplikasi pada rendahnya hasil belajar kognitif siswa. Untuk itu, dilakukan penelitian pengembangan bahan ajar yang memiliki tujuan khusus mendeskripsikan: (1) validitas bahan ajar, (2) kepraktisan bahan ajar ditinjau dari keterlaksanaan RPP,  (3) efektivitas bahan ajar ditinjau dari hasil belajar kognitif siswa, dan (4) pencapaian keterampilan generik sains siswa. Pengembangan bahan ajar ini mengacu pada model pengembangan ADDIE. Instrumen yang dikembangkan berupa RPP, LKS, THB dan Materi ajar.  Data yang diperoleh berupa validasi bahan ajar, pengamatan keterlaksanaan RPP, pengamatan keterampilan generik sains siswa, dan tes hasil belajar. Data di analisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) bahan ajar berkategori valid, (2) kepraktisan bahan ajar dinilai terlaksana sangat baik (3) efektivitas bahan ajar dinilai efektif, dan (4) pencapaian keterampilan generik sains dinilai berkategori sangat baik. Diperoleh simpulan bahwa bahan ajar IPA fisika menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berorientasi Pemahaman Konsep Pada Materi Energi dan Perubahannya Menggunakan Model Direct Intruction (DI) Di SMP Negeri 27 Banjarmasin Lestari Indra Sari Z.; Zainuddin Zainuddin; Abdul Salam M.
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 3 (2016): OKTOBER 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i3.1021

Abstract

Perangkat pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran di sekolah dinilai masih kurang layak. Hal ini berpengaruh kepada rendahnya hasil belajar kognitif siswa. Untuk itu dilakukan pengembangan perangkat pembelajaran dengan menggunakan model direct instruction yang memiliki tujuan khusus: (1) Mendeskripsikan validitas perangkat pembelajaran, (2) Mendeskripsikan kepraktisan perangkat pembelajaran ditinjau dari keterlaksanaan RPP, dan (3) Mendeskripsikan efektivitas perangkat pembelajaran ditinjau dari hasil belajar kognitif siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan Dick and Carey. Instrumen yang dikembangkan berupa RPP, LKS, THB dan Materi ajar. Teknik analisis data berupa validasi perangkat pembelajaran, pengamatan keterlaksanaan RPP dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid dengan katagori sangat baik (2) Kepraktisan perangkat pembelajaran dinilai terlaksana sangat baik, dan (3) Efektivitas perangkat pembelajaran berkategori sedang. Diperoleh simpulan bahwa perangkat pembelajaran menggunakan model direct instruction berorientasi pemahaman konsep yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2025) Vol 12, No 3 (2024) Vol 12, No 2 (2024) Vol 12, No 1 (2024) Vol 11, No 3 (2023) Vol 11, No 2 (2023) Vol 11, No 1 (2023) Vol 10, No 3 (2022): OCTOBER 2022 Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): October 2020 Vol 8, No 2 (2020): JUNI 2020 Vol 8, No 1 (2020): FEBRUARI 2020 Vol 7, No 3 (2019): OKTOBER 2019 Vol 7, No 2 (2019): JUNI 2019 Vol 7, No 1 (2019): FEBRUARI 2019 Vol 6, No 3 (2018): OKTOBER 2018 Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018 Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018 Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018 Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018 Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017 Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017 Vol 5, No 2 (2017): JUNI 2017 Vol 5, No 2 (2017): JUNI 2017 Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017 Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): OKTOBER 2016 Vol 4, No 3 (2016): OKTOBER 2016 Vol 4, No 2 (2016): JUNI 2016 Vol 4, No 2 (2016): JUNI 2016 Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016 Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016 Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015 Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015 Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 3, No 1 (2015): Februari 2015 Vol 3, No 1 (2015): Februari 2015 Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014 Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014 Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014 Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014 Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014 Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014 Vol 1, No 3 (2013): Oktober 2013 Vol 1, No 3 (2013): Oktober 2013 Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013 Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013 Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013 Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013 More Issue