cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
vidyakarya@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl cemara raya no 28 banjarmasin Utara
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Vidya Karya
ISSN : 02159619     EISSN : 26147149     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education,
Vidya Karya terbit dua kali setahun pada bulan April dan Oktober, berisi artikel hasil penelitian dan kajian analitis krtitis setara dengan hasil penelitian di bidang teori dan atau praktik kependidikan
Articles 276 Documents
IMPLEMENTASI PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN BERBASIS LESSON STUDY MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA FKIP UNLAM Elli Kusumawati
Vidya Karya Vol 31, No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.129 KB) | DOI: 10.20527/jvk.v31i2.3991

Abstract

Abstract. Teaching practice (PPL) is one of the compulsory subjects weighing four credits held for three months at school. In the last two years, mathematics education department of FKIP ULM implement Lesson Study based PPL in six Junior High Schools in Banjarmasin. At this moment, Lesson Study is implemented in schools by teachers in order to foster and develop educator profession. The purpose of implementation of Lesson study based PPL Study is to give student teachers teaching skills and applying them in the classroom. The research method used is descriptive qualitative approach. Data collection used observation, interviews and Forum Group Discusssion. The research sample consisted of 4 mathematics education department students which are taking PPL program . The study was classified as action research-based Lesson Study. Data analysis refers to analysis of notes including lesson plans, observation and reflection. The results showed that the implementation of Lesson Study of four students started from Plan namely planning of lesson plans), Do namely implementation of lesson plan, observations results taking place during learning activities and the results of the reflection which was completed with suggestions for improvement of learning. Keywords: Lesson Study, PPL, plan-do-see Abstrak. Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) adalah salah satu mata kuliah wajib berbobot empat sks yang dilaksanakan selama tiga bulan di sekolah. Pada dua tahun terakhir program studi pendidikan matematika melaksanakan PPL berbasis Lesson Study di enam SMP Negeri di Banjarmasin. Selama ini Lesson Study dilaksanakan di sekolah oleh guru dalam rangka membina dan mengembangkan profesi pendidik. Tujuan diterapkannya PPL berbasis lesson Study salah satunya membekali mahasiswa sebagai calon guru untuk berlatih menerapkannya di kelas. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data berupa pengamatan, wawancara dan Forum Group Discusssion. Sampel penelitian terdiri atas 4 orang mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika yang sedang melaksanakan PPL.  Ditinjau dari pelaksanaan penelitian, maka penelitian ini digolongkan dalam penelitian tindakan berbasis Lesson Study. Teknik analisis data penelitian kualitatif mengacu pada hasil catatan lapangan meliputi RPP dan catatan hasil observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan Lesson Studi empat orang mahasiswa mulai dari Plan yaitu perencanaan membuat RPP, Do yaitu pelaksanaan pembelajaran berupa hasil observasi di kelas selama pembelajaran berlangsung (tahap pembelajaran yaitu kegiatan awal, inti dan kegiatan akhir) dan hasil refleksi dilengkapi dengan saran perbaikan pembelajaran.  Kata Kunci: Lesson Study, PPL, plan-do-see
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI AKADEMIK DI SMP NEGERI 2 CANDI LARAS UTARA Khairudin Khairudin
Vidya Karya Vol 32, No 1 (2017): April 2017
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.996 KB) | DOI: 10.20527/jvk.v32i1.4149

Abstract

Abstract. This School Action Research aims to prove scientifically whether continuous academic supervision can improve the ability of Teachers in optimizing learning media. The study was conducted in 3 (three) months from July to September 2011. The action was focused on evaluation sessions with efforts to improve the ability of teachers in optimizing learning media in 2 cycles. Observational data about students’ activity and teacher activity in managing learning using LCD projector as learning media which were analyzed by calculating the mean value of all aspects of several meetings. The result of the research shows the improvement of teacher ability in using LCD projector. Students’ and teachers’ activities in learning using LCD projector as learning media already meet the indicators of success. Responses and perceptions of teachers and students on learning using the media projector is very good, teachers and students agree to apply the learning process using LCD projector media.  Keywords: LCD Projector. Abstrak. Penelitian Tindakan Sekolah ini bertujuan untuk membuktikan secara ilmiah apakah supervisi akademik berkelanjutan dapat meningkatkan kemampuan Guru dalam mengoptimalkan media pembelajaran. Penelitian dilaksanakan dalam 3 (tiga) bulan dari bulan Juli sampai September 2011. Tindakan dipusatkan pada sesi evaluasi dengan upaya meningkatkan kemampuan Guru dalam mengoptimalkan media pembelajaran dalam 2 siklus. Data hasil observasi tentang aktivitas siswa dan aktivitas guru dalam mengelola pembelajaran menggunakan media pembelajaran LCD proyektor dianalisis dengan menghitung nilai rata-rata seluruh aspek dari beberapa kali pertemuan yang dilaksanakan. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan kemampuan guru dalam menggunkan media pembelejaran LCD Proyektor. Aktivitas siswa dan guru dalam pembelajaran menggunakan media pembelajaran LCD proyektor sudah memenuhi indikator keberhasilan. Respon dan persepsi guru dan siswa terhadap pembelajaran menggunakan media proyektor sangat baik, guru dan siswa setuju diterapkannya pembelajaran menggunakan media LCD proyektor.Kata Kunci: LCD Proyektor.
MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA Shella Malisa; Iriani Bakti; Rilia Iriani
Vidya Karya Vol 33, No 1 (2018): April 2018
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (829.556 KB) | DOI: 10.20527/jvk.v33i1.5388

Abstract

Abstract. The ability to think creatively is one of the 21st century skills that students must possess. This ability can be improved by using a learning model that exposes students to problems directly. This research aims to increase teacher activity, student activities, creative thinking skills, and student academic achievement by implementing Creative Problem Solving (CPS) learning model in class XI IPA 2 SMA PGRI 6 Banjarmasin. The research applied classroom action research (CAR) design with 2 cycles. The subjects were 39 eleventh grade students of natural science class. The data were analyzed by percentage and descriptive quantitative technique. The results showed that the teacher's activity in the implementation of the action increased from 70.15% (good) to 85.46% (very good). Student activity in cycle I 67.27% (quite active) to 85% in cycle II (active). Students' creative thinking ability for fluency indicators was originally 59.25% to 77.42%, flexibility which was originally 37.25% to 55.03%, elaboration which was originally 39.75% to 69.75%. Classical cognitive of students with a percentage of 69.23% increased to 87.17%. Students’ affective increased from 53.35% to 70.15% in cycle II and students' psychomotor learning outcomes were originally 59.69% to 69.4% in cycle II.  Keywords: creative thinking ability, academic achievement, creative problem solving                          Abstrak. Kemampuan berpikir kreatif merupakan salah satu dari keterampilan abad 21 yang harus dimiliki siswa. Kemampuan ini dapat ditingkatkan dengan menggunakan model pembelajaran yang menghadapkan siswa pada masalah secara langsung. Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, kemampuan berpikir kreatif, dan hasil belajar siswa di kelas XI IPA 2 SMA PGRI 6 Banjarmasin dengan menerapkan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS). Penelitian menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 2 siklus. Subjek penelitian merupakan siswa kelas XI IPA berjumlah 39 orang. Data dianalisis menggunakan teknik persentase dan deskriptif kuantitatif Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru dalam pelaksanaan tindakan meningkat dari 70,15% (baik) menjadi 85,46% (sangat baik). Aktivitas siswa pada siklus I 67,27% (cukup aktif) menjadi 85% pada siklus II (aktif). Kemampuan berpikir kreatif siswa untuk indikator fluency, semula 59,25% menjadi 77,42%, flexibility yang semula 37,25 % menjadi 55,03%, elaboration yang awalnya 39,75% menjadi 69,75%. Hasil belajar kognitif siswa secara klasikal  dengan persentase 69,23% meningkat menjadi 87,17%. Hasil belajar afektif siswa meningkat dari 53,35% menjadi 70,15% pada siklus II dan hasil belajar psikomotorik siswa yang semula 59,69% menjadi 69,4% pada siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran CPS dapat meningkatkan hasil belajar dan kemampuan berpikir kreatif siswa. Kata kunci: kemampuan berpikir kreatif, hasil belajar, creative problem solving
KAPASITAS VITAL PARU-PARU, PANJANG TUNGKAI, KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN PRESTASI LARI 800 METER Sunarno Basuki
Vidya Karya Vol 31, No 1 (2016): April 2016
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.896 KB) | DOI: 10.20527/jvk.v31i1.3975

Abstract

Abstract. This study intends to study the relationship between the vital lung capacity, leg length, and leg muscle strength to describe the 800m run achievement of SMP 2 Banjarbaru South Kalimantan students.  The purpose of this study was to determine: 1) The relationship between the vital capacity of the lungs and the run achievement of 800m. 2) The relationship between the leg length and the run achievements of 800m. 3) The relationship between leg muscle strength and the run achievements of 800m. 4) The relationship between leg muscle strength, leg length,  together with vital lung capacity and the run achievement of 800m. The method used in this study is correlational while the data collected by using tests and measurements. The population in this study were 8th grade students of SMP Negeri 2 Banjarbaru consisting of 315 students. Of 32 students were selected being the samples determined by purposive. Data analysis was conducted by using product moment correlation technique. The study showed that: 1) There is no relationship between the vital capacity of the lungs and the run achievement of 800m. 2) There is no relationship between the length of the leg and the run achievements of 800m. 3) There is a relationship between leg muscle strength and the run achievements of 800m. 4) There is a relationship between the vital lung capacity, leg length together with leg muscle strength and the run achievements of 800m. Keywords:  relationship, vital lung capacity, the lengths of the leg,  leg muscle strength, the run achievements of 800m. Abstrak. Penelitian ini bermaksud mempelajari hubungan antara faktor kapasitas vital paru-paru, panjang tungkai, dan kekuatan otot tungkai untuk menggambarkan prestasi lari 800 meter siswa SMP Negeri 2 Banjarbaru Kalimantan Selatan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: 1) hubungan antara kapasitas vital paru-paru dengan prestasi lari 800 meter, 2) hubungan antara panjang tungkai dengan prestasi lari 800 meter, 3)   hubungan antara kekuatan otot tungkai dengan prestasi lari 800 meter, 4) hubungan antara kekuatan otot tungkai, panjang tungkai dan kapasitas vital paru-paru dengan prestasi lari 800 meter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional dengan teknik pengambilan data melalui tes dan pengukuran. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik SMP Negeri 2 Banjarbaru kelas 8 berjumlah 315 orang dengan sampel penelitian berjumlah sampel 32 orang yang ditetapkan secara purposive. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik  korelasi produk moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Tidak ada hubungan antara kapasitas vital paru-paru  dengan prestasi lari 800 meter. 2) Tidak ada hubungan antara panjang tungkai  dengan prestasi lari 800 meter. 3) Ada hubungan antara kekuatan otot tungkai  dengan prestasi lari 800 meter. 4) Ada hubungan antara kapasitas vital paru-paru, panjang tungkai dan kekuatan otot tungkai  dengan prestasi lari 800 meter. Kata kunci:  Hubungan, kapasitas vital paru, panjang tungkai, kekuatan otot tungkai, prestasi lari 800 meter
THE EFFECTIVENESS OF LOCAL COMMUNITY-BASED EMPOWERMENT LEARNING IN IMPROVING STUDENTS’ CRITICAL AND CREATIVE THINKING: A CASE STUDY IN SMAN 2 CIANJUR Fani Julia Putri
Vidya Karya Vol 32, No 1 (2017): April 2017
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.276 KB) | DOI: 10.20527/jvk.v32i1.4157

Abstract

Abstract: The formulations of the problems and the purposes of this research were about the learning process of empowerment of local communities and the impact of learning about local community in improving critical and creative thinking of students at SMAN 2 Cianjur. Data and information collection techniques used were the interview, observation, and record of the experience. The findings of this study were: (1) The students of SMAN 2 Cianjur conducted three stages of empowerment, namely the planning stage by dividing the class into nine groups of experts along with their respective duties, the implementation stage consisting of the presentation and demonstration of the student’s innovations, and the last one, that is, the assessment stage carried out by various assessors. (2) local community-based empowerment was considered to be appropriate to increase students' critical and creative thinking. Then, the publication by students was also as a concrete action that through the use of electronics we can improve the productivity and the marketing of the local communities in order to remain sustainable and adaptive in accordance with the current developments. Keywords: critical and creative thinking, empowerment,  local community  Abstrak. Rumusan masalah dan tujuan penelitian ini adalah tentang proses pembelajaran pemberdayaan masyarakat lokal dan dampak pembelajaran masyarakat lokal dalam meningkatkan berpikir kritis dan kreatif siswa SMAN 2 Cianjur. Teknik pengumpulan data dan informasi menggunakan wawancara, observasi, dan catatan pengalaman. Temuan penelitian ini adalah: (1) Siswa SMAN 2 Cianjur melaksanakan tiga tahap proses pemberdayaan masyarakat,  yaitu tahap perencanaan dengan membagi kelas menjadi sembilan kelompok ahli beserta tugasnya masing-masing, tahap pelaksanaan yang terdiri dari presentasi dan demonstrasi inovasi siswa, dan yang terakhir, yaitu tahap penilaian yang dilakukan oleh berbagai penilai. (2) Pemberdayaan masyarakat berbasis lokal dianggap tepat untuk meningkatkan pemikiran kritis dan kreatif siswa. Selain itu, publikasi yang dilakukan oleh siswa juga merupakan tindakan nyata,  di mana melalui penggunaan media elektronik produktivitas dan pengenalan terhadap masyarakat lokal dapat ditingkatkan untuk menjaga agar tetap lestari dan adaptif sesuai dengan perkembangan saat ini. Kata Kunci: berpikir kritis dan kreatif, pemberdayaan,  masyarakat lokal
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA SMA MELALUI METODE SIMULASI BERBANTUAN MEDIA BONGKAR PASANG KARTU DOMINO PADA MATERI RUMUS KIMIA DAN TATA NAMA SENYAWA Ana Ariyani
Vidya Karya Vol 32, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.968 KB) | DOI: 10.20527/jvk.v32i2.5234

Abstract

Abstract : The ability of teachers in choosing methods and media matching with the chemical formula and nomenclature of abstract compounds topic are still low,  consequently the level of understanding and student learning outcomes is low as well. This problem is solved by using the simulation method assisted of Card Domino unloading media. This study is a classroom action research consisting of two cycles. Research subjects were 20 students of class X MIA 1 MAN 1 Amuntai. The research data was obtained by using student achievement test and observation sheet. The results were analyzed descriptively qualitative. The result of the research shows that the simulation method assisted of Card Domino unloading media improves student activity from enough to be very good, student's social skill from good to be very good and increase teacher activity from enough to be very good. The students' mastery level increased from 34.40% in the initial test, to 81.65% in the cycle 2. The classical completeness rate increased from 70% to 100% in cycle II Keywords : activity,  learning achievement,  social skill, domino card media,  simulation method Abstrak. Kemampuan guru dalam memilih metode dan media yang cocok dengan materi rumus kimia dan tata nama senyawa yang bersifat abstrak masih rendah, akibatnya tingkat pemahaman dan hasil belajar siswa juga rendah. Permasalahan ini diatasi dengan mengunakan metode simulasi berbantuan media bongkar pasang Card Domino. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Subyek penelitian adalah 20 orang siswa kelas X MIA 1 MAN 1 Amuntai. Data penelitian diperoleh menggunakan tes penguasaan materi dan lembar observasi.  Hasil penelitian dianalisis menggunakan teknik persentase dan dideskripsikan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa metode simulasi berbantuan media bongkar pasang card domino dapat meningkatkan aktivitas siswa dari cukup aktif menjadi sangat aktif, keterampilan sosial siswa dari baik menjadi sangat baik serta meningkatkan aktivitas guru dari cukup menjadi sangat baik. Tingkat penguasaan siswa meningkat dari 34,40% pada tes awal, menjadi 81,65% pada siklus 2. Tingkat ketuntasan klasikal meningkat dari 70% menjadi 100% pada siklus II. Kata Kunci: aktivitas, hasil belajar, keterampilan sosial, media kartu domino, metode simulasi
PENGGUNAAN APLIKASI CROCODILE UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI LISTRIK DINAMIS Sunardi Sunardi
Vidya Karya Vol 33, No 1 (2018): April 2018
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.479 KB) | DOI: 10.20527/jvk.v33i1.5396

Abstract

Abstract. This classroom action research aimed to increase teacher activities, students’s activities and interests in science learning on Dynamic Electrical materials using Crocodile application program. The research was conducted in SMPN 1 Banjarmasin, academic year 2016-2017. The subjects of the study were Science Teachers and students of SMPN 1 Banjarmasin. The object of the research are teacher’s activities, students’ activities, and students’ interest in learning science on Dynamic Electric materials. This study consisted of 2 cycles, each cycle consists of two learning activities sections. The data was collected using an observation sheet, a questionnaire, and an achievement test. The data was analyzed using percentage and qualitatively descripted. The research showed that there are increasing in teacher and student activities which was marked by less time to prepare experiment. There was also an increasing in students’ interest showed by 28.57% of students are fun with the science learning and 22,73% of students are interested in learning science. Based on the result, it can be concluded that science learning on Dynamic Electrical material by using Crocodile application program can increase teacher activities, student activities, and student's interest in IX F grade SMP Negeri 1 Banjarmasin in 1st semester of  academic year 2016-2017. Keywords: Crocodile Applications, teacher activities, student activities, Interest in learning Abstrak. Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatan aktivitas guru, serta aktivitas  dan minat peserta didik dalam pembelajaran IPA pada materi Listrik Dinamis menggunakan program aplikasi Crocodile. Penelitian dilakukan SMP Negeri 1 Banjarmasin, Tahun Pelajaran 2016-2017. Subjek penelitian adalah Guru IPA SMP Negeri 1 Banjarmasin dan ….orang peserta didik kelas IXF. Objek penelitian adalah aktivitas guru, aktivitas peserta didik, dan minat belajar peserta didik pada pembelajaran materi Listrik Dinamis. Penelitian terdiri dari 2 siklus, masing-masing terdiri atas dua kali tatap muka. Instrumen penelitian menggunakan lembar observas, angket dan tes hasil belajar. Data dianalisis menggunakan Teknik persentase dan dideskripsikan secara kualitatif. Hasil Penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas guru dan peserta didik yang ditandai dengan berkurangnya waktu penyiapan praktikum. Terjadi juga peningkatan minat peserta didik di mana 28,57% peserta didik senang dengan pembelajaran IPA dan 22,73% peserta didik tertarik dengan pembelajaran IPA. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPA pada materi Listrik Dinamis dengan menggunakan program aplikasi Crocodile dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas peserta didik, dan minat peserta didik di kelas IX F SMP Negeri 1 Banjarmasin.  Kata kunci: program aplikasi Crocodile, aktivitas guru, aktivitas peserta didik, minat belajar
NILAI-NILAI GOTONG ROYONG PADA TRADISI BAHAUL DALAM MASYARAKAT BANJAR DI DESA ANDHIKA SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN IPS Bambang Subiyakto; Syaharuddin Syaharuddin; Gazali Rahman
Vidya Karya Vol 31, No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.181 KB) | DOI: 10.20527/jvk.v31i2.3993

Abstract

Abstract:  The purpose of this research is to describe the values of gotong royong in Banjarese society in Andhika village that has “a bahaul” tradition. Thus, the values of gotong royong have significance to social studies education as the learning source. This research used the qualitative approach, which the data collection were through interview, observation, and document study. The data was analized by using data reduction, display the data and verification or conclusions. The data verification is through these following steps, namely, extended observation, triangulation, and discussion with the colleagues. The results of the study show the values of Gotong royong in bahaul tradition are seen in these activities; taturukan, pangayuan, pangawahan, and lalawatan. The activities have a significant impact in Social Studies Education. The significant impact could be seen on the values in “bahaul” such as solidarity, tolerance and caring to a society. Thus, this study is able to enrich the source of Social Studies Education in the school. Keywords:      Gotong royong, bahaul tradition, banjarese society, social studies education. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai gotong royong dalam masyarakat Banjar di desa Andhika pada acara bahaul dan signifikansinya dalam pembelajaran IPS di sekolah sebagai sumber belajar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumen. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data dan  verifikasi/kesimpulan. Keabsahan data melalui perpanjangan waktu pengamatan,  triangulasi, dan cek-cek anggota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gotong royong dalam bahaul tampak pada aktivitas taturukan, pangayuan, pangawahan dan lalawatan. Aktivitas tersebut memiliki signifikansi dalam pendidikan IPS karena aktivitas bahaul memiliki nilai solidaritas, toleransi, dan peduli sosial sehingga memperkaya sumber belajar IPS di sekolah. Kata-kata Kunci: gotong royong, bahaul, masyarakat Banjar dan Pendidikan IPS
PENGEMBANGAN MODEL BLENDED LEARNING MENGGUNAKAN BLOGGER R. Ati Sukmawati; Harja Santana Purba; Nuruddin Wiranda
Vidya Karya Vol 32, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.35 KB) | DOI: 10.20527/jvk.v32i2.5229

Abstract

Abstract. Teaching and learning activities are generally implemented using conventional learning method that is face to face between learners with educators in the same place and time. Conventional learning facilitates communication between learners and educators, but less time for discussion and limited space. Overcoming it then required a model that can make learning without time and space limited. Blended learning is a learning model that combines the conventional learning model with online digital media learning model that allows students to discuss unlimited time and place. The research is to develop blended learning model using blogger which is expected to be an additional media to support teaching and learning activities. Keywords: blended learning; kelas virtual; blogger Abstrak. Kegiatan belajar mengajar secara umum dilaksanakan menggunakan metode pembelajaran konvensional yaitu tatap muka antara peserta didik dengan pendidik di tempat dan waktu yang sama. Pembelajaran  konvensional memudahkan komunikasi antar peserta didik dan pendidik, tetapi waktu untuk berdiskusi tidak banyak dan tempat yang digunakan terbatas. Mengatasi hal tersebut maka diperlukan sebuah  model yang dapat membuat pembelajaran tanpa terbatas waktu dan tempat. Blended learning merupakan model pembelajaran yang memadukan antara model pembelajaran konvensional dengan model pembelajaran media  digital online yang memungkinkan siswa dapat berdiskusi tanpa terbatas waktu dan tempat. Penelitian yang dilakukan adalah mengembangkan model  blended learning menggunakan blogger yang diharapkan dapat menjadi media tambahan pendukung kegiatan belajar mengajar. Kata kunci: blended learning, kelas virtual, blogger
BLUE-PRINT PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS KONTROVERSI Daya Negri Wijaya
Vidya Karya Vol 31, No 1 (2016): April 2016
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.723 KB) | DOI: 10.20527/jvk.v31i1.3970

Abstract

Abstract: History teachers often avoid the controversial material in history learning. This phenomenon did not happen by accident but constructed by some perspectives in writing the past. One of the topics which are full of controversy is that of the era of England colonization in Nusantara. This controversy was raised due to the degradation of the sense of history among educators. Educators actually should be able to dig the historical resources independently and explain the various perspectives clearly. The author, by the help of re-enactment theory, offerred a way in understanding a controversial material through the topic of England colonization. The author hopes that the students will be able to imagine and understand the various controversy in history learning especially in the era of England colonization. Keywords:  England colonization, re-enactment, and controversy Abstrak: Materi sejarah yang sarat akan kontroversi seringkali dihindari oleh guru. Kecenderungan ini bukan suatu kebetulan akan tetapi dikonstruksi oleh berbagai perspektif dalam menuliskan masa lalu. Salah satu materi sejarah yang sarat akan kontroversi adalah masa penjajahan Inggris di Nusantara. Kontroversi tersebut muncul karena degradasi sense of history pendidik. Mereka seyogyanya menggali sumber-sumber sejarah secara mandiri dan mampu menjelaskan perbedaan perspektif tersebut dengan baik. Dengan bantuan teori re-enactment, penulis menawarkan cara dalam memahami materi kontroversial dengan contoh kasus materi kolonialisme Inggris. Penulis berharap siswa akan dapat membayangkan dan memahami beragam kontroversi pada materi sejarah terutama masa penjajahan Inggris. Kata-kata kunci:  kolonialisme Inggris, re-enactment, dan kontroversi