cover
Contact Name
Chairil Faif Pasani
Contact Email
chfaifp@ulm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
edu.mat@ulm.ac.id
Editorial Address
Ruang Prodi Pendidikan Matematika Gedung FKIP ULM Banjarmasin Jalan Brigjen H. Hasan Basri, Kayu Tangi, Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 23382759     EISSN : 25979051     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education,
EDU-MAT adalah jurnal yang didirikan pada tahun 2013 di Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat. EDU-MAT merupakan kumpulan artikel hasil penelitian maupun kajian dosen, peneliti, guru, maupun mahasiswa di bidang pendidikan matematika yang belum pernah dimuat/diterbitkan di media lain. EDU-MAT diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat yang terbit 2 kali dalam setahun, yaitu pada bulan April dan Oktober
Arjuna Subject : -
Articles 391 Documents
Efektivitas Model Pembelajaran Word Square dengan Bantuan Alat Peraga pada Materi Geometri Sri Wina Noviana; Akmil Fuadi Rahman
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v1i1.578

Abstract

Matematika sering kali dianggap pelajaran yang susah oleh siswa karena pada beberapa materi dalam pelajaran matematika, siswa sering dituntut untuk berimajinasi, sehingga diperlukan model pembelajaran word square untuk mengatasi kesulitan tersebut. Penggunaan model pembelajaran word squareakan maksimal jika berdampingan dengan alat peraga, agar hasil belajar siswa sesuai dengan harapan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran word square dengan bantuan alat peraga. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 9 Banjarmasin.Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purpossive random sampling, yaitu memilih kelas VIIF dan VIIG sebagai sampel penelitian dengan pertimbangan tertentu.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan alat bantu SPSS 18.Berdasarkan uji statistik hasil belajar matematika siswa di kelas yang menggunakan model pembelajaran word square dengan bantuan alat peraga efektif untuk diterapkan pada materi geometri di kelas VII SMP Negeri 9 Banjarmasin. Kata kunci :             efektivitas, model pembelajaran word square, alat peraga
Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Peserta Didik Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together Maisyarah Maisyarah
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v2i2.615

Abstract

Motivasi belajar peserta didik di kelas XA MAN 1 Banjarmasin dalam mengikuti pembelajaran matematika masih sangat rendah. Salah satu alternatif untuk memperbaiki, meningkatkan, dan melakukan perubahan dalam proses pembelajaran adalah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipeNumbered Head Together(NHT). Tipe NHT menekankan adanya ketergantungan positif di setiap anggota tim yang heterogen. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar, mengetahui hasil belajar, danmengetahui respon peserta didik terhadap pembelajaran matematika pada materiBentuk Akar dan Logaritma melalui model pembelajaran kooperatif tipe NHT di Kelas XA MAN 1 Banjarmasin Tahun Pelajaran 2013–2014. Penelitian ini dirancang menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 3 siklus. Keseluruhan pertemuan berjumlah 11 kali. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XA MAN 1 Banjarmasin Tahun Pelajaran 2013–2014 yang berjumlah 38 peserta didik.Faktor yang diamati adalah faktor peserta didik yang berupa motivasi belajar, hasil belajar, dan respon peserta didik, dan faktor guru yang berupa kegiatan mengajar guru dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, hasil tes/evaluasi, observasi, dan angket.Teknik analisis data menggunakan statistika deskriptif dan deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik. Hal demikian dapat dicermati dari nilai rata-rata hasil belajar peserta didik, ketuntasan belajar, dan tingkat kualifikasinya. Tingkat kualifikasi guru dalam pembelajaran adalah Baik pada Siklus I dan Siklus II, serta Sangat Baik pada Siklus III. Respon belajar matematika peserta didik berada pada kualifikasi Sangat Baik. Kata Kunci: motivasi, hasil belajar, respon peserta didik, kooperatif tipe NHT
Meningkatkan Kemampuan Guru dalam Memanfaatkan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar Melalui Diskusi Kelompok Ropingi Ropingi
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v3i2.640

Abstract

Berdasarkan pengamatan awal di SMP Negeri 1 Kusan Hulu,  semua guru mata pelajaran jarang dan bahkan tidak pernah memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar, hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman dan kemampuan guru untuk memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru  dalam  memanfaatkan  lingkungan  sekolah sebagai sumber  belajar melalui diskusi kelompok. Penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah terhadap guru yang ada di SMP Negeri 1 Kusan Hulu pada tahun pelajaran 2014/2015. Dari 11 orang guru yang terlibat, 2 orang guru mendapat skor dengan kategori baik sekali, 3 orang guru sudah mendapat skor dengan katagori baik, sedangkan 6 orang dengan katagori cukup. Oleh karena itu dilanjutkan dengan tindakan siklus II yang hasilnya secara umum ada peningkatan ke arah yang lebih baik yaitu 2 orang guru mendapat skor dengan kategori baik sekali, 6 orang guru sudah mendapat skor dengan katagori baik, sedangkan 3 orang dengan katagori cukup. Secara rinci perolehan nilai rata-rata peningkatan kemampuan guru memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar yaitu nilai rata-rata observasi hasil kegiatan diskusi 79,00 di siklus I menjadi 85,3 di siklus II, jadi ada peningkatan rata-rata kemampuan guru sebesar 6,3. Kegiatan  penyusunan skenario  pembelajaran nilai rata-rata 79,5 di siklus I menjadi 83,2 di siklus II, jadi ada peningkatan nilai rata-rata sebesar 3,7. Kegiatan pembelajaran atau dalam proses belajar mengajar nilai rata-rata 78,2 di siklus I menjadi 82,1 di siklus II, terjadi ada peningkatan nilai rata-rata sebesar 3,9. Hal ini sudah sesuai dengan kriteria keberhasilan yang ditetapkan. Kata kunci : kemampuan guru, lingkungan, sumber belajar, diskusi kelompok
Penerapan Model Kooperatif Tipe NHT untuk Mengembangkan Karakter Mandiri Siswa dalam Pembelajaran Matematika di Kelas VII SMP Sumartono Sumartono; Ida Zubaidah
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v4i1.2294

Abstract

Kemampuan siswa dalam hal memahami kembali  materi yang telah diberikan oleh guru belum maksimal, siswa selalu bergantung pada penjelasan guru dalam proses pembelajaran sehingga belum terbiasa mengerjakan tugasnya sendiri. Oleh karena itu perlu adanya pengoptimalan pengembangan karakter di sekolah sebagai alternatif untuk mengatasi masalah tersebut. Dengan menggunakan model kooperatif dan menerapkan nilai-nilai karakter di dalamnya diharapkan proses pembelajaran dapat mengembangkan nilai karakter mandiri siswa. Mandiri adalah sikap dan perilaku dalam menyelesaikan tugas dengan kemampuan sendiri tanpa selalu bergantung pada orang lain. Mengembangkan karakter mandiri siswa dapat dilakukan pada pembelajaran matematika dengan menggunakan model kooperatif tipe Number Head Together (NHT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model kooperatif tipe Number Head Together dapat mengembangkan karakter mandiri siswa dan mengetahui hasil belajar siswa setelah menggunakan model kooperatif tipe Number Head Together, serta apakah terdapat hubungan antara nilai kemandirian siswa dengan hasil belajarnya. Metode penelitian ini menggunakan eksperimen semu dengan pendekatan pre-test and post-test one group design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII A SMPN 27 Banjarmasin yang berjumlah 35 siswa, sedangkan objeknya adalah karakter mandiri siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik persentase dan rata-rata lalu dilanjutkan dengan analisis regresi. Hasil penelitian menyatakan bahwa karakter mandiri siswa berkembang melalui pembelajaran matematika dengan menggunakan model kooperatif tipe Number Head Together dan hasil belajar siswa setelah menggunakan model kooperatif tipe Number Head Together berada pada kualifikasi baik, serta ada hubungan yang positif dan signifikan sebesar 0,627 antara nilai kemandirian siswa dengan hasil belajarnya. Adapun persamaan regresinya diperoleh Y = -9,939 + 1,201X dengan X menyatakan nilai kemandirian siswa dan Y menyatakan hasil belajar siswa.
DEVELOPING LEARNING MATERIALS WITH SEARCH-SOLVE-CREATE-SHARE STRATEGY TO ENCHANCE PRE-SERVICE TEACHERS’ BASIC SKILLS OF TEACHING MATHEMATICS Diar Veni Rahayu; Yaya S. Kusumah; Darhim Darhim
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v5i1.3818

Abstract

One of skills which must be achieved by mathematics pre-service teachers is the basic skills of teaching mathematics. By having these skills, the pre-service teachers are expected to be able to become qualified teachers of the field they are going to have. However, there are still many mathematics pre-service teachers and mathematics teachers who haven’t achieved good basic skills of teaching mathematics. This was one of many factors that cause students’ low achievement in math. This study aims at solving the problem by developing learning materials with Search-Solve-Create-Share strategy to enhance the pre-service teachers’ basic skills of teaching mathematics. The research method used in this study is modified research and development method. In a nutshell, this study provides a significant contribution towards research in the mathematics education field particularly in producing suitable learning materials to enhance the pre-service teachers’ basic skills of teaching mathematics. Keywords: Basic Skills of Teaching Mathematics, Learning Material, Search-Solve-Create-Share
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL RECIPROCAL TEACHING DI SMA NEGERI 1 RANTAU Karim Karim; Desy Rahmalia
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v5i2.4643

Abstract

Kemampuan berpikir kritis sangat diperlukan sebagai bekal untuk men­jalani kehidupan untuk di masa sekarang maupun di masa yang akan datang. Berda­sarkan hasil wawancara bersama guru matematika dan siswa kelas X di SMA Negeri 1 Rantau, didapat informasi bahwa kemampuan berpikir kritis siswa belum pernah terukur, kemampuan siswa dalam mengemukakan ide dan pendapat akan pokok per­ma­salahan matematika masih dalam golongan rendah, hal ini terlihat dari tidak adanya siswa yang bertanya atau berpendapat setelah guru menjelaskan, masih ada siswa yang kesulitan dalam perhitungan dan penghapalan rumus akibat selalu me­nung­gu dan mengandalkan penjelasan yang diberikan oleh guru kemudian menyalin kembali apa yang guru tuliskan di papan tulis. Setiap ada pertanyaan, siswa cen­de­rung menunggu jawaban dari guru karena kurang percaya diri untuk mengung­kapkan ide hasil pemikirannya sendiri. Siswa juga kurang paham dalam pemecahan masalah, dalam hal ini siswa tidak tahu tujuan dari soal yang diberikan karena malu untuk bertanya sehingga sulit dalam penggunaan konsep yang telah dipelajari. Tujuan pada penelitian yang dilakukan adalah untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan model reciprocal teach­ing di SMA Negeri 1 Rantau. Metode yang digunakan dalam peneli­tian ini ada­lah metode deskriptif dengan populasi seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Rantau tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 265 siswa. Teknik sampel meng­gunakan pur­posive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan ada­lah tes, observasi, serta wawancara. Teknik analisis data menggunakan rata-rata. Ha­sil penelitian me­nun­jukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa kelas X IPA 1 di SMA Negeri 1 Rantau termasuk ke dalam klasifikasi sedang pada pertemuan per­tama, kedua, ke­tiga, dan keempat, dan tinggi pada pertemuan kelima dan keenam.Kata kunci: kemampuan berpikir kritis, reciprocal teaching
Kemampuan Komunikasi Matematis dan Karakter Tanggung Jawab Siswa dalam Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Quick on The Draw di Kelas VIII R. Ati Sukmawati; Nesvihani Nesvihani
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v6i1.5120

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi mate­matis dan karakter tanggung siswa kelas VIII dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Quick on The Draw, serta menganalisis ada atau tidaknya hubungan antara karakter tanggung jawab dengan kemampuan komunikasi matematis siswa dalam implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Quick on The Draw di kelas VIII. Penelitian menggunakan metode pree­­ksperimen, dengan populasi siswa kelas VIII, sedangkan sampelnya siswa kelas VIII-B.Teknik mengumpulan data memakai tes, dokumentasi serta observasi. Ana­lisis data memakai persentase, rata-rata, dan uji korelasi. Hasil penelitian mem­perlihatkan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Quick on The Draw  memiliki kemampuan komunikasi matematis dalam kualifikasi cukup, sedangkan karakter tanggung jawabnya berada dalam kualifikasi sudah ber­kembang. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan antara karakter tanggung jawab dan kemampuan komunikasi matematis siswa.Kata kunci: model pembelajaran kooperatif tipe Quick on The Draw, kemampuan komunikasi matematis, karakter tanggung jawab
Optimalisasi Pembelajaran Matematika Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dan Snowball Throwing Maisyarah Maisyarah
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v3i2.646

Abstract

Salah satu masalah yang dihadapi dunia pendidikan di Indonesia adalah  lemahnya proses pembelajaran. Hal demikian terjadi pula pada pembelajaran matematika di kelas XI IPA 3 MAN 1 Banjarmasin. Alternatif usaha yang dilakukanuntuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan Snowball Throwing. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar, hasil belajar dan mengetahui respon siswa.  Penelitian ini dirancang menggunakan Penelitian Tindakan Kelas sebanyak 3 siklusdengan 9 kali tindakan kelas. Dilaksanakan pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2014-2015. Teknik pengumpulan data adalah dokumentasi, hasil tes/evaluasi, observasi dan angket.Teknik analisis data menggunakan statistika deskriptif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan Snowball Throwing dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa. Peningkatan dari segi aktivitas belajar matematika siswa dapat dicermati dari aktivitas antar kelompok dan tingkat kualifikasi. Peningkatan dari segi hasil belajar siswa dapat di lihat dari nilai rata-rata, persentase ketuntasan, tingkat kualifikasi dan penghargaan kelompok kooperatif.Kualifikasi mengajar  guru terus meningkat dan respon siswa adalah sangat baik. Kata Kunci: kooperatif tipe STAD, Snowball Throwing, aktivitas, hasil, respon.
PENGEMBANGAN BUKU AJAR SISWA DAN BUKU GURU BERBASIS MATEMATIKA REALISTIK UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN KETERAMPILAN MATEMATIKA SISWA KELAS VIISMPAL KARIM KOTA BENGKULU Fina Nurmita
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v5i1.3825

Abstract

The research aims to produce a student’s text book and a teachers’ guide book with realistic mathematic as the fundamentals. The objectives are to increase knowledge, attitude, and mathematical aptitude of students’ of SMP Al Karim Bengkulu. The Research was an experimental research seeking to produce students’ text book and teachers’ guide book in order to help reader better comprehends the concept of two-dimensional figure, rectangle, and triangle. In order to develop the design, there were four steps of the research: defining, designing, developing, and disseminating. The research object was VII class students if SMP Alkarim Bengkulu academic year of 2014/2015 that comprised of 17 students, consisted of 8 male and 9 female. The current findings have several conclusions regarding the ideal criteria of better students’ text book and teachers’ guide book with realistic mathematic as the fundamental: 1) It should be able to help students constructing the knowledge instead of merely receiving the knowledge; 2) in order to be able to improve student’s attitude, the book should be designed to provoke curiosity and students class participations; 3) in order to be able to increase mathematical aptitude, it should be able to increase students’ mathematical skill as well as observation skill,  and using the formulation that has previously given. The Research findings have indicated that the book with aforementioned criteria was able to help the students reaching better score with average of 80.02 and 76 percent of students in the class were able to reach higher score above the pre-determined standard (KKM). Findings from the observation sheets have also shown that students were able to reach 4.1 score or in other words the students were highly active and involve during the study process. Findings from the mathematical aptitude sheets have concluded that the students were able to reach 4.03 score or in other words were highly creative. Keywords: Developing Students’ Text Book and Teachers’ Guide, realistic mathematic, mathematical knowledge, attitude, mathematical aptitude.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Scramble dalam Pembelajaran Matematika untuk Membina Karakter Kreatif dan Tanggung Jawab Siswa Normakiyah Normakiyah; Chairil Faif Pasani; Kamaliyah Kamaliyah
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v6i1.5096

Abstract

Pendidikan karakter perlu diterapkan di sekolah khususnya karakter kreatif dan tanggung jawab. Model Pembelajaran kooperatif tipe scramble merupakan salah satu model yang dapat membina karakter kreatif dan tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk membina karakter kreatif dan tanggung jawab serta mendeskrip­sikan hasil belajar dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Scramble. Metode penelitiannya adalah quasi eksperimen dengan desain equivalent time series. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII I SMPN 1 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data menggunakan  observasi dan tes. Sedangkan teknik analisis data menggunakan statistika deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe scramble dapat membina karakter kreatif dan tanggung jawab serta dapat mengubah hasil belajar menjadi lebih baik dan terdapat hubungan antara karakter kreatif dan tanggung jawab dengan hasil belajar.Kata kunci: scramble; kreatif; tanggung jawab