cover
Contact Name
Sadang Husain
Contact Email
sadanghusain@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalflux@ulm.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Fisika FLUX
ISSN : 1829796X     EISSN : 25411713     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Fisika FLUX is a peer-reviewed, open access journal that publishes original research articles, review articles, as well as short communication in all areas of physics including applied physics, which includes: physics instrumentation and computation, biophysics, geophysics, physics materials, theoretical physics, and physics education. Journal use single peer reviewed to publish. This journal is published by Universitas Lambung Mangkurat Press. ISSN 1829-796X (print) and ISSN 2541-1713 (online) Jurnal Fisika FLUX is published twice a year. Articles will be peer reviewed first. Once ready to be published immediately on the current edition.
Arjuna Subject : -
Articles 555 Documents
Identifikasi sebaran dan Jenis Sesar Berdasarkan Analisis Data Anomali Gravitasi Topex Provinsi Maluku Utara Lembar Pulau Halmahera Utara Bayu Achil Sadjab; I Putu Tedy Indrayana; Kurnia Kurnia; Khafidh Nur Aziz; Adrian Rahmat Nur; Harsen Berg Janis; Hanny F. Sangian
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 2 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2649.965 KB) | DOI: 10.20527/flux.v19i2.9616

Abstract

Provinsi Maluku Utara terutama pulau Halmahera dan sekitarnya merupakan bagian dari kerangka sistem tektonik Indonesia yang kompleks dan memiliki aktifitas tektonik yang tinggi. Daerah ini berada pada zona pertemuan lempeng Eurasia, lempeng Pasifik, lempeng Indo-Australia dan lempeng-lempeng kecil lainnya seperti lempeng Filipina. Sebagai akibat dari geodinamika maka daerah penelitian merupakan daerah dengan aktivitas seismisitas yang cukup tinggi, dimana faktor utamanya karena terdapat banyak struktur geologi berupa antiklin, sinklin, sesar naik, sesar mendatar dan sesar normal akibat aktivitas lempeng di daerah ini. salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengidentifikasikan sesar dan jenisnya adalah metode gravitasi, pada penelitian ini data yang digunakan adalah data observasi gravitasi satelit Topex dengan Luasan area penelitian adalah 3.891,62 km2 dalam bentuk Free Air Anomaly (FAA), yang kemudian dikoreksi bouguer dan koreksi medan menghasilkan Anomali Bouguer lengkap (ABL). Anomali regional dan residual menunjukkan korelasi yang baik dengan peta geologi daerah penelitian dalam mendeliniasi sebaran sesar dengan rentang nilai anomali positif (± 187 mGal) dan anomali negatif (± -14.8 mGal). Analisis anomali SVD menunjukkan sebaran sesar di daerah penelitian adalah jenis sesar turun atau sesar normal.
Pengaruh Penambahan Tepung Umbi Porang dan Variasi Konsentrasi Flavonoid Kulit Nanas dalam Pembuatan Biofoam sutiarno sutiarno; Mega Muryani; Adi Sucipto; Rahmawati Rahmawati; Fegiliani Fegiliani; Agus Riyanto
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 2 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (828.175 KB) | DOI: 10.20527/flux.v19i2.11445

Abstract

Pembuatan biofoam sebagai pengganti styrofoam terus dikembangkan untuk mendapatkan kemasan makanan yang sehat, aman, dan murah bagi masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh pelapisan bioplastik glukomanan dari tepung porang yang divariasikan konsentrasi senyawa flavonoid kulit nanas terhadap gugus fungsi dan sifat antibakteri pada biofoam. Bahan biofoam dalam penelitian ini terdiri dari bahan baku utama dan bahan aditif. Bahan baku utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah pati kulit pisang dan selulosa dari serat kulit durian. Kemudian, bahan aditif yang digunakan  yaitu tepung porang, polimer CMC, dan flavonoid dari kulit nanas. Bahan baku utama dicampur dan diikat oleh polimer pengikat berupa CMC. Campuran dicetak dengan metode thermopressing dengan suhu 170 oC dalam waktu 3 menit. Biofoam hasil cetakan dilapisi bioplastik glukomanan dari tepung porang yang telah divariasikan konsentrasi senyawa flavonoid (1.250, 2.500, 5.000, 10.000) ppm. Metode pelapisan yang digunakan adalah teknik tuang dan dikeringkan pada suhu 80 OC selama 12 jam. Berdasarkan hasil pengujian, daya serap air biofoam berhasil diturunkan dari 55% menjadi 7,8%, 8%, 12%, dan 9%. Hidrofobisitas tersebut diduga berasal dari bioplastik tepung porang sebagai plastizer. Kemudian, hasil uji aktivitivitas antibakteri pada bakteri Bacillus sp dan Escherichia coli terdapat aktivitas zona hambat pada variasi konsentrasi flavonoid 10.000 ppm berturut-turut 8 mm dan 3,34 mm. Semakin tinggi konsentrasi senyawa flavonoid dalam sampel biofoam, terjadi pergeseran gugus fungsi O-H, C-H aromatik alifatik C=C, C=O, dan C-O. Peningkatan konsentrasi flavonoid hanya mempengaruhi sifat antibakteri tetapi tidak mempengaruhi nilai penyerapan air, karena nilainya cenderung tetap
Fabrikasi Alat Terapi Infrared Dengan Tambahan Sensor Jarak Berbasis Microcontroller Henry Prasetyo Prasetyo; Septiana Kurniasari
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 2 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1123.697 KB) | DOI: 10.20527/flux.v19i2.10383

Abstract

Telah melakukan penelitian terkait fabrikasi terapi infrared dengan tambahan sensorjarak berbasis microcontroller. Alat terapi inframerah yang sudah beredar di pasaran mempunyai banyak kekurangan salah satunya yaitu banyak orang awam yang tidak tahu cara penggunaan yang benar. Alat terapi inframerah yang menggunakan kontrol jarak serta dapat menampilkan petunjuk penggunaan dengan benar menurut prosedur akan sangat membantu pengguna. Alat terapi ini dilengkapi dengan sensorjarak dan pengatur waktu sesuai dengan kebutuhan dengan menggunakan arduino. Arduino akan menghidupkan dan mematikan lampu inframerah yang dihubungkan dengan relay dan digunakan sebagai actuator untuk pembacaan dari sensorjarak. Sensorjarak yang digunakan yaitu sensorultrasonic HC-SR04 akan mengukur jarak yang sudah ditetapkan yaitu <35 cm jarak terlalu dekat, 35-45 cm jarak normal, >45 cm jarak yang terlalu jauh. Waktu yang akan dibutuhkan ditentukan dalam bentuk putaran timmer yaitu 0-30 menit. Pada jarak yang terlalu dekat dan terlalu jauh maka lampu inframerah tidak bisa dioperasikan. Sensorjarak dan pengaturan waktu digunakan agar mengurangi tingkat kelalaian dalam pengunaan alat terapi inframerah yang mengakibatkan kulit melepuh.
Seleksi Model pada Peptide-receptor Radionuclide Therapy dengan 177Lu-DOTATATE untuk Dosimetri Ginjal Rahmatul Hanifah; Nur Atikah; M Zaidi Anwari; M Dlorifun Naqiyyun; Ade Riana; Deni Hardiansyah
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 2 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.548 KB) | DOI: 10.20527/flux.v19i2.12153

Abstract

Seleksi model merupakan aspek penting dari analisis data farmakokinetik. Seleksi model dilakukan untuk memperoleh fungsi terbaik yang selanjutnya digunakan dalam perhitungan nilai TIACs pada dosimetri individu. Data yang digunakan pada penelitian ini berupa data biodistribusi radiofarmaka 177Lu-DOTATATE pada organ ginjal dari 8 pasien PRRT. Setiap data pasien difitting dengan menggunakan beberapa fungsi. Pada setiap fungsi yang diterapkan, dilakukan analisa goodness of fit. Pada setiap fungsi yang memenuhi kriteria goodness of fit dilakukan perhitungan nilai AICc dan nilai pembobotan AICc. Fungsi dengan nilai pembobotan AICc terbesar dipilih menjadi fungsi terbaik. Berdasarkan proses seleksi model yang dilakukan, fungsi f2a,1ex  diperoleh sebagai fungsi terbaik untuk pasien 1,3,4,5,6, dan 7. Sementara itu, fungsi f2b,1ex  menjadi model terbaik untuk pasien 2 dan fungsi f1a,1ex untuk pasien 8.
Analisis Debit Limpasan Permukaan dan Pemetaan Tingkat Kerawanan Banjir Berbasis Sistem Informasi Geografis di Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan Muhammad Eksya Pratama Arieffullah; Ichsan Ridwan; Sudarningsih Sudarningsih
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 2 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1684.747 KB) | DOI: 10.20527/flux.v19i2.12163

Abstract

Kalimantan Selatan dalam sinyal kuning status Siaga Darurat Bencana Banjir. Seluruh kabupaten/kota dilanda banjir yang tak hanya menggenangi rumah penduduk, tetapi menerjang dan menghancurkan infrastruktur jalan dan jembatan hingga memutuskan akses lalu lintas umum. Pada 12 Januari – 14 Januari 2021 terjadi cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang yang berdampak banjir di sebagian besar wilayah Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, Balangan, dan Tabalong. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis debit limpasan permukaan dan memetakan tingkat kerawanan banjir di Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan menggunakan data citra SPOT 6 Kota Banjarbaru. Debit limpasan menggunakan metode rasional dan diperoleh nilai sebesar 229.568,57 m3 hari-1 dengan luas DTA sebesar 3.251.946,40 m2. Kemudian peta tingkat kerawanan banjir memiliki nilai sebesar 1,9 – 2,3 dengan klasifikasi aman banjir seluas 78.067,49 m2, 2,3 – 2,7 dengan klasifikasi tidak rawan banjir seluas 900.029,45 m2, 2,7 – 3,1 dengan klasifikasi rawan banjir seluas 1.459.619,99 m2, dan 3,1 – 3,5 dengan klasifikasi sangat rawan banjir seluas 817.421,39 m2.
Sistem Pakar Fuzzy dengan Metode Sugeno Untuk Diagnosa Penyakit Diabetes Mellitus Humaidillah Kurniadi Wardana; Imamatul Ummah; Lina Arifah Fitriyah
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 2 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1308.416 KB) | DOI: 10.20527/flux.v19i2.9607

Abstract

Telah berhasil dibuat sistem pakar fuzzy metode Sugeno  untuk mendeteksi penyakit diabetes mellitus atau tidak. Tujuan dibuatnya sistem pakar  ini untuk membantu membuat suatu keputusan dengan cepat dalam mendiagnosa penyakit diabetes mellitus.Variabel 7 inputan pada himpunan fuzzy berasal dari laboratorium RSUD Jombang yaitu tekanan darah sistol, tekanan darah diastol, glukosa sewaktu, kolestrol total, kadar HDL, kadar LDL, dan trigliserida. Sedangkan variabel output untuk mendiagnosa penyakit diabetes mellitus meliputi normal, pre diabetes, dan diabetes. Hasil dari pengujian dengan rule 129 dan tingkat keakuaratan sistem ini sebesar 68%.
Identifikasi Zona Akuifer Air Tanah Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Wenner dan Schlumberger di Megal Kabupaten Blora Riko Fadla; Muhamad Syaugi Arif Nugraha; Erni Erni; Gunawan Gunawan
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 2 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1002.347 KB) | DOI: 10.20527/flux.v19i2.12187

Abstract

Telah dilakukan penelitian geolistrik di Megal, Kabupaten Blora dengan metode geolistrik tahanan jenis konfigurasi Wenner dan Schlumberger. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk menyediakan informasi mengenai lapisan di bawah permukaan sebagai titik potensi pengeboran air tanah yang mempunyai mempunyai variasi litologi batuan. Metode geolistrik bekerja dengan memanfaatkan penjalaran arus listrik yang terletak di bawah permukaan sehingga didapatkan data yang diolah menggunakan software Res2dinv dengan metode inversi, dan diinterpretasikan untuk mengidentifikasi zona akuifer air tanah di Megal, Kabupaten Blora. Hasil konfigurasi wenner menunjukkan hingga kedalaman 17,2 meter namun pada data tidak ditemukan sumber air tanah. Sedangkan hasil konfigurasi schlumberger menunjukkan hingga kedalaman 31,5 meter dan ditemukan adanya anomali sehingga dilakukannya pengeboran untuk mendapatkan data-data lapisan tanah.
Tingkat Pencemaran Lindi Pada Air Tanah Dangkal Di Sekitar TPA Kebon Kongok Menggunakan Parameter Fisika dan Kimia Amalia Syuzita; Lalu Ahmad Didik Meiliyadi; Bahtiar Bahtiar
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 2 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (963.266 KB) | DOI: 10.20527/flux.v19i2.13030

Abstract

Research has been conducted on the level of pollution caused by Leachate in shallow groundwater around Kebon Kongok landfill, Gerung, West Lombok. This research was conducted considering that water has many benefits in daily life, so it is important to know the quality of the water consumed. The research used experimental methods by analyzing physical parameters (Temperature, conductivity, pH and TDS) and chemical parameters in the form of heavy metal content (Pb, Fe, Cu and Mn). The results of physical parameter tests mostly show that the quality of shallow groundwater is still within the safe quality standard, there is 1 shallow groundwater point that is polluted due to the close proximity to the leachate. Chemical parameters indicate that the content of heavy metals is mostly well below the quality standard, except Cu metal is detected at 0.029 mg / l and Mn metal 1,457 mg / l at a distance of 50 m.KEYWORDS : Leachate; Shallow Water; Physics Parameters; Chemical Parameters
Entanglement Entropy Analysis in Dicke's Model Quantum System Rohma Yuliani; I Wayan Sudiarta; Lily Maysari Angraini
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 3 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1305.26 KB) | DOI: 10.20527/flux.v19i3.11265

Abstract

Entanglement is a property of interacting particles in a quantum system. The measure of the interaction can be known by looking for the entanglement entropy value in the system. The quantum system used in this study is the Dicke model quantum system which consists of a single-mode electromagnetic radiation field and a two-level N-atom. This study aims to determine the influence of the coupling constant on entanglement entropy and system dynamics. Simulation of system dynamics is carried out with the Quantum Toolbox in Python (QuTiP) module. The simulation results show that the coupling constant has a significant effect on the entanglement entropy value. The greater the value of the coupling constant used, the entanglement entropy value increases. In addition, there is a maximum entanglement entropy value for N greater than one. The coupling constant also affects the dynamics of the system, that is, the greater the value of the coupling constant, the more quantum states can be accessed by atoms.
Analysis of Caffeine Content in Roasting Temperature Variation of Robusta Luwak Coffee from Garahan Jember Plantation using UV-Vis Spectrophotometry Method Bowo Eko Cahyono; Winda Arif Febrayanti; Misto Misto
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 3 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (995.716 KB) | DOI: 10.20527/flux.v19i3.13593

Abstract

ABSTRACT- The increasing demand for high-quality coffee has led to making various tests to guarantee the quality of coffee to be accepted in the market. This study aimed to know the caffeine content in Robusta Luwak coffee roasted at different temperatures. The coffee used in this study is pure and mixed with rice. This study was conducted using various roasting temperatures, namely 190⁰C and 240⁰C. The additional material combined with the coffee is rice with mass fractions of 10%, 20%, 30%, 40%, and 50%. The absorbance value of caffeine in the sample is measured in the wavelength of the maximum absorbance of pure caffeine solution, 273 nm. The results showed that pure Robusta Luwak coffee with roasting temperatures of 190⁰C and 240⁰C had caffeine content of 1.10% and 0.94%, respectively. In mixed Robusta Luwak coffee, the highest caffeine content was at 190⁰C with a caffeine content of 0.89% in the composite material mass fraction of 10%, and the lowest caffeine content was at 240˚C with a mass fraction of 50% mixed material that had a caffeine content of 0.31%. In the serving dose, those two samples showed that the caffeine content was laid in the safe interval according to SNI and FDA standards.KEYWORDS: caffeine; robusta Luwak coffee; temperature; wavelength.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 22, No 1 (2025): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 21, No 3 (2024): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 21, No 2 (2024): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 21, No 1 (2024): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 20, No 3 (2023): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 20, No 2 (2023): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 20, No 1 (2023): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 3 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 2 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 1 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 18, No 2 (2021): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 18, No 1 (2021): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 17, No 2 (2020): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 17, No 1 (2020): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Fisika Flux Edisi Khusus Januari 2019 Vol 16, No 2 (2019): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 16, No 1 (2019): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 15, No 1 (2018): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2018 Vol 15, No 2 (2018): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 15, No 1 (2018): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 14, No 2 (2017): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2017 Vol 14, No 1 (2017): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2017 Vol 14, No 2 (2017): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 14, No 1 (2017): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 13, No 2 (2016): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2016 Vol 13, No 2 (2016): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2016 Vol 13, No 1 (2016): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2016 Vol 13, No 1 (2016): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2016 Vol 12, No 2 (2015): Jurnal Fisika FLUX edisi Agustus 2015 Vol 12, No 2 (2015): Jurnal Fisika FLUX edisi Agustus 2015 Vol 12, No 1 (2015): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2015 Vol 12, No 1 (2015): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2015 Vol 11, No 2 (2014): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2014 Vol 11, No 2 (2014): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2014 Vol 11, No 1 (2014): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2014 Vol 11, No 1 (2014): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2014 Vol 10, No 2 (2013): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2013 Vol 10, No 2 (2013): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2013 Vol 10, No 1 (2013): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2013 Vol 10, No 1 (2013): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2013 Vol 9, No 2 (2012): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2012 Vol 9, No 1 (2012): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2012 Vol 9, No 1 (2012): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2012 Vol 8, No 2 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2011 Vol 8, No 2 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2011 Vol 8, No 1 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2011 Vol 8, No 1 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2011 Vol 7, No 2 (2010): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2010 Vol 7, No 2 (2010): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2010 Vol 7, No 1 (2010): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2010 Vol 7, No 1 (2010): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2010 Vol 6, No 2 (2009): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2009 Vol 6, No 2 (2009): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2009 Vol 6, No 1 (2009): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2009 Vol 6, No 1 (2009): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2009 Vol 5, No 2 (2008): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2008 Vol 5, No 2 (2008): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2008 More Issue