cover
Contact Name
Sadang Husain
Contact Email
sadanghusain@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalflux@ulm.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Fisika FLUX
ISSN : 1829796X     EISSN : 25411713     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Fisika FLUX is a peer-reviewed, open access journal that publishes original research articles, review articles, as well as short communication in all areas of physics including applied physics, which includes: physics instrumentation and computation, biophysics, geophysics, physics materials, theoretical physics, and physics education. Journal use single peer reviewed to publish. This journal is published by Universitas Lambung Mangkurat Press. ISSN 1829-796X (print) and ISSN 2541-1713 (online) Jurnal Fisika FLUX is published twice a year. Articles will be peer reviewed first. Once ready to be published immediately on the current edition.
Arjuna Subject : -
Articles 555 Documents
Sintesis Nanopartikel Zno/Al2(So4)3 Dengan Metode Mechanical Alloying Sebagai Katalis Limbah Cair Untuk Meningkatkan Ketersediaan Air Vika Sri Anti; Heryanto Heryanto; Dahlang Tahir
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 1 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1198.02 KB) | DOI: 10.20527/flux.v19i1.11825

Abstract

ZnO/Al2(SO4)3 synthesized by mechanical alloying method (1, 10, and 15 hours) was applied as methylene blue (MB) photodegradation. Fourier transform infrared (FTIR), X-Ray Diffraction (XRD), and Uv-Visible (Uv-Vis) were used to characterize the Physico-chemical properties of the composites. The results of XRD and FTIR characterization showed an average crystal size of 50.02 nm and the lowest transmittance value (%) at 10 hours milling, the degradation efficiency was much influenced by crystallinity speed, functional groups, and milling time. In this study, the optimal degradation based on the results of the Uv-Vis was shown by the sample ZnO/Al2(SO4)3 for 10 hours milling with a degradation percentage of 84.87%. Furthermore, it was found a ZnO/Al2(SO4)3 composite with a very short degradation time of 20 minutes. In order to reduce water pollution in environments, composite based on natural material is a promising solution due to their ability to break up pollutant radical compounds bonding.
Simulasi Pengaruh Ketebalan Elektroda Terhadap Potensial Elektrolit dan Molaritas Spesies Vanadium Redox Flow Battery (VRFB) Satria Pamungkas Panji Kumara; Irvan Fajar Hidayah; Silvi Hadila; Ervinka Felindia; Nikita Syaharani; Mauludi Ariesto Pamungkas; Kurriawan Budi Pranata; Alamsyah Mohammad Juwono; Muhammad Ghufron
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 1 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1078.552 KB) | DOI: 10.20527/flux.v19i1.11403

Abstract

Vanadium Redox Flow Battery (VRFB) is a relative new type of secondary battery that has ability as Energy Storage System (ESS) for renewable energy power plants such as solar cell. 2D VRFB single cell was modeled using COMSOL Multiphysics software and simulated numerically by using Nernst-Planck, secondary current distribution, tertiary current distribution and Buttler-Volmer principle. Simulation was conducted at 293,15 K, with electrode thickness variations of 1 mm (L1), 2 mm (L2), 3 mm (L3), 4 mm (L4) and 5 mm (L5). According to the simulation results, it is known that electrolyte potential in negative electrode is higher than positive electrode and the distribution is tend to decrease for all variations.  Surface concentration near collector is dominant during charging compare inlet position and the reverse phenomenon occur during discharging process. VRFB L1 show weak performance and VRFB L2 show the best performance in term of electrolyte potential and species molarity in the electrode surface.
Sistem Monitor Suhu dan Kelembaban Berbasis Cloud pada Lahan Gambut Satrio Yudho Prakoso; Ade Agung Harnawan; Muhammad Itqan Mazdadi; Yoga Pambudi
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 1 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (904.745 KB) | DOI: 10.20527/flux.v19i1.10379

Abstract

The Research and Development Center for The Soil and Agricultural Land Resources Office estimates that Indonesia's peatland area is around 14.9 million H. In the dry season, peatlands experience dryness, so they burn easily. More than 99% of the causes of forest and peatland fires are human-made, either deliberately burning or neglecting to use fire. IoT (Internet of Things) technology is used to connect all devices to the internet and enable communication of each other, one reason for which is that digital data stored on cloud storage, then display the data on a website. The website was designed to monitor the peat's condition by considering the peat's air temperature, peat soil temperature, peat soil moisture, and humidity around the peatlands. IoT retrieves and sends data to the cloud, then websites retrieve and display data from the cloud in diagram and table format for easy reading of monitors. Website monitoring systems utilize several components, including domains as addresses, web hosting as web data storage, and the CMS framework CodeIgniter is used as the basis of the application. Sending data from IoT to web hosting requires cloud storage. Without this, it is necessary to transfer data from the IoT to the website manually. The monitor system can read temperature and humidity sensor data, store it in the cloud, then display it on a website so that the data monitoring process runs well.
Integrasi Early Warning System untuk Gempabumi Elfitra Desifatma; Iftitah Rahmi Kadir; Arizal Taufik; Prihandhanu Mukti Pratomo
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 1 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1033.592 KB) | DOI: 10.20527/flux.v19i1.9509

Abstract

Indonesia berada di zona subduksi di mana lempeng samudera menabrak lempeng benua, kondisi geologi yang komplek membuat indonesia juga rentan terhadap bencana khususnya gempabumi, sampai saat ini sistem peringatan dini masih mengandalkan BMKG dan media massa. Kendala akan muncul jika masyarakat dengan akses yang terbatas dan informasi yang kurang cepat tersebar membuat sistem peringatan dini menjadi kurang efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang suatu sistem peringatan dini gempa dan Tsunami yang ekonomis, efektif dan portable sehingga bisa ditempatkan dilokasi yang diinginkan. Penelitian berfokus dalam membuat sebuah perangkat seismometer yang terintegrasi dan adaptif terhadap lingkungan sehingga bisa diterapkan dalam mitigasi bencana gempabumi. Perancangan alat diakomodir dengan menggunakan microcontroller berbasis arduino sistem yang dimodifikasi, modul-modul sensor yang diperlukan dirancang ulang hingga menghasilkan fungsi yang lebih baik dari standar pabrikasinya.  Alat peringatan dini gempabumi dibuat untuk memberikan informasi lebih cepat dengan mengintergrasikan alarm dengan sensor getaran, sensor yang digunakan adalah accelerometer. Sensor ini dipilih karena kekompakan dimensi dan kualitas data yang dihasilkan cukup bagus. Sistem yang dibangun menggunakan komponen yang mudah diperoleh di pasaran Indonesia. Secara sederhana alat yang dibangun akan memberikan informasi berupa alarm jika terjadi getaran dengan amplitudo yang cukup besar yang diidentifikasi sebagai gempabumi.
Pemanfaatan Metode Geolistrik Resistivitas untuk Pendugaan Kondisi Bawah Permukaan Lahan UIN Jakarta di Desa Cikuya, Solear, Tangerang Nunung Isnaini Dwiningsih; Muhammad Nafian
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 1 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.435 KB) | DOI: 10.20527/flux.v19i1.10118

Abstract

Telah dilakukan survei geolistrik resistivitas di lahan UIN Jakarta, yang berlokasi di Desa Cikuya, Solear, Tangerang. Tujuan survei untuk mengetahui kondisi bawah permukaan lahan UIN tersebut dan hasilnya dapat menjadi rekomendasi bagi UIN Jakarta dalam pengelolaan lahan lebih lanjut. Metode yang dipilih adalah metode geolistrik resistivitas sounding dan mapping, dengan konfigurasi elektroda Schlumberger dan Dipole-dipole. Alat yang digunakan Iris Syscal Junior dan pengolahan data menggunakan Software IP2Win untuk data sounding dan Software Res2dinv untuk data mapping. Hasil yang diperoleh dari aplikasi metode geolistrik resistivitas memberikan gambaran bawah kondisi permukaan lahan tersebut terdiri atas lapisan alluvium, lempung pasiran, dan batu pasir, dan batuan bedrock. Berdasarkan hasil interpretasi terebut maka lahan tersebut dapat dimanfaatkan di bidang pertanian dengan ditanami dengan tanaman palawija, dapat pula untuk pengembangan wisata dengan ditanami dengan tanaman bunga seperti bunga matahari. Apabila pada lahan tersebut akan didirikan bangunan maka bangunan yang direkomendasikan adalah bangunan maksimal 2-3 lantai. Apabila lahan digunakan untuk hunian maka kebutuhan air dapat dipenuhi dengan keberadaan akuifer atau lapisan pembawa air cukup baik yang ditunjukkan dengan lapisan batu pasir sebagai lapisan pembawa air, dan juga adanya lapisan lempung sebagai lapisan akuifer. Pengadaan air ini dapat dilakukan dengan pengeboran sumur air tanah yang dapat dilakukan pada kedalaman ±> 17meter. Sedangkan untuk keberadaan bahan tambang berupa gamping dan pasir perlu dilakukan kajian ekonomis apabila dieksplorasi lebih lanjut.
Sintesis Komposit ZnO/Ca3(PO4)2 menggunakan metode Sol-gel sebagai Material Fotokatalis Limbah Cair Industri (Metilen Biru) Nurul Fajri R Tang; Dahlang Tahir; Heryanto Heryanto
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 1 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1191.841 KB) | DOI: 10.20527/flux.v19i1.11824

Abstract

This study use composite ZnO/Ca3(PO4)2 material was synthesized by using the sol-gel method. Composite material ZnO/Ca3(PO4)2 is made from beef tailbone which is heated at a temperature of 300  for 10, 90, 120, and 240 minutes. Samples were characterized using X-ray diffraction ( XRD ), Fourier transforms infrared ( FTIR ) dan UV - Visible ( UV-Vis ). Quantitative analysis of XRD spectra showed the lowest crystal size with a diameter of 21.71 nm on heating for 90 m. The results of the FTIR spectrum show the vibration of the PO4 and ZnO bond at wavenumber 1039 cm-1 and 400-500 cm-1. The best percentage of degradation is indicated by small crystal size and high infrared absorption by O-H bonds. The degradation results reached 93.98% in just 5 minutes with an energy gap of 3.84 eV. Based on these results, the ZnO/Ca3(PO4)2 composite is one of the promising and potential catalyst materials to solve the problem of industrial waste pollution, especially methylene blue.
Estimasi Intensitas Radiasi Matahari Berbasis Korelasi Angstrom di Kawasan Karst Maros TN. Bantimurung Bulusaraung Rihan Muhammad Al Ghifari; Muhammad Arsyad; Agus Susanto
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 1 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.568 KB) | DOI: 10.20527/flux.v19i1.12166

Abstract

ABSTRAK- Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil intensitas radiasi matahari dan mengestimasi intensitas radiasi berdasarkan persamaan Angstrom periode 2011-2020 di Kawasan Karst Maros TN Bantimurung Bulusaraung. Analisis profil dilakukan dengan plot grafik berdasarkan deklinasi matahari. Model prediksi dilakukan berdasarkan persamaan Angstrom dengan menggunakan data lama penyinaran matahari, selanjutnya hasil prediksi tersebut dibandingkan dengan data observasi tahun 2011-2020. Pengujian dilakukan menggunakan analisis korelasi Pearson dan Root Mean Square Error (RMSE). Data yang digunakan berupa data sekunder tahun 2011-2020 yang terdiri dari data bulanan intensitas radiasi dan lama penyinaran matahari yang diperoleh dari BMKG Stasiun Iklim Maros. Hasil analisis profil menunjukan bahwa intensitas radiasi menunjukan pola bimodal, koefisien korelasi angstrom diperoleh a= 0.190 dan b = 0.341x. Hasil analisis menunjukan bahwa model prediksi tersebut valid dengan nilai koefisien korelasi sangat kuat 0.9%, dan RMSE 2.50.KATA KUNCI: intensitas Radiasi, lama penyinaran matahari, korelasi angstrom, karst.
Rancang Bangun Lux Meter Real Time Berbasis Internet of Things Indrawata Wardhana; Vandri Ahmad Isnaini; Rahmi Putri Wirman; Novitasari Novitasari; Ogie Indra Gunawan
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 1 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.549 KB) | DOI: 10.20527/flux.v19i1.9428

Abstract

Sunlight data intensity is highly required for Indonesia which is located in the line of the equator. This research builds a real-time sunlight intensity observation system based on the Internet of Things (IoT), in which the data can be easy to access everywhere. This tool is designed using microcontroller NodeMCU and LDR module which has been calibrated by Luxmeter Lx-103. Data is sending using Message Queuing Telemetry Transport protocol Quality of Service 1. The trial was carried out for 12 hours outside. Obtaining research results that linear regression LDR:  y = -2758.289*voltaseADC + 48.981 and = 0.9693, with sunlight intensity maximum that can be counted is 28 VADC, average range light intensity in middle daytime is 4 – 60 VADC. Production data by LDR was proceeded by NodeMCU then showed in LCD with a time delay one second. Data was sent to mqtt server with interval 60 seconds, last steps data stored in database SQLite.
Uji Kinerja Polipropilena Berfotokatalis Semikonduktor TiO2 pada Fotodegradasi Methylene Blue Asifa Asri; Ilham Lazuardy Arief; Hasanuddin Hasanuddin; Irfana Diah Faryuni; Mega Nurhanisa; Wahyu Hidayat
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 2 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.145 KB) | DOI: 10.20527/flux.v19i2.11845

Abstract

Penelitian ini menyelidiki degradasi fotokalitik dari larutan Metilen Biru (MB) yang diberikan pra-perlakuan Polypropylene (PP)/TiO2. PP/TiO2 dibuat dengan proses thermal milling pada suhu 175°C selama 40 menit untuk melapisi permukaan PP dengan TiO2. Hal ini bertujuan untuk melapisi permukaan polipropilena (PP) dengan TiO2 sebagai upaya modifikasi material karena sukarnya pemisahan TiO2 dari limbah. UV-vis digunakan untuk mengkarakterisasi sifat fotokatalitik dari sampel. Sebanyak 84,70 g sampel digunakan untuk mendegradasi 3,12.10-6 M MB (250 ml limbah artifisial). Dengan tata eksperimen yang sama, sampel yang sama digunakan berulang sebanyak delapan kali untuk mempelajari efek penggunaan berulang pada aktvitas fotokatalitik material. Dari penelitian yang telah dilakukan, ditemukan bahwa hampir 90% (rata-rata) MB tereduksi oleh PP/TiO2 selama tiga hari percobaan dan 8 kali pengulangan. Yang lebih penting, komposit PP/TiO2 berpotensi untuk dapat digunakan berulang (lebih dari 8 kali) dengan sedikit penurunan kemampuan fotodegradasi.
Analisis Reduksi Spektrum Sinar Biru Berbasis Papercraft Spectrometer pada Layar Ponsel Pintar Berjenis LED Mochamad Yusuf Santoso; Galih Anindita; Mades Darul Khairiansyah; Joko Endrasmono; Edy Setiawan
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 2 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.73 KB) | DOI: 10.20527/flux.v19i2.12129

Abstract

Seperti yang sudah kita alami bersama, ponsel pintar saat ini sudah menjadi bagian hidup sehari-hari. Pengguna ponsel pintar di Indonesia pada tahun 2021 diperkirakan mencapai 191,6 juta orang (70,1% populasi). Durasi penggunaan yang cenderung lama akan memberikan efek yang pada tubuh. Hal ini berhubungan dengan paparan radiasi sinar biru yang dihasilkan layar ponsel pintar. Penggunaan teknologi Light Emitting Diode (LED) menjadi semakin terkenal luas pada layar ponsel pintar. Walaupun terlihat berwarna putih, namun cahaya yang dipancarkan dari layar ponsel pintar memiliki panjang gelombang 400 – 490 nm, yang tergolong dalam kategori sinar biru. Dua saran umum yang dapat dilakukan untuk mengurangi paparan radiasi sinar biru yaitu pengurangan cahaya tingkat tinggi yang tidak perlu di malam hari dan redaman komponen panjang gelombang pendek dari spektrum. Namun, masih banyak pengguna yang tidak menyadari bahwa ponsel pintar mereka memiliki fitur filter sinar biru. Spektrum sinar biru dari layar ponsel dapat diamati menggunakan spektrometer. Saat ini, spektrometer sangat murah telah dikembangkan untuk dapat dirakit sendiri, misalnya papercraft spectrometer dari Public Lab. Artikel ini akan berfokus pada analisis reduksi sinar biru dari layar ponsel pintar berjenis LED. Terdapat tiga ponsel pintar yang diamati, yaitu masing-masing satu unit ponsel berjenis layar AMOLED, OLED dan Super AMOLED. Pengamatan dilakukan ketika fitur filter sinar biru bawaan ponsel diaktifkan atau tidak. Hasil analisis spektrum menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai intensitas ketika filter sinar biru tidak diaktifkan dan diaktifkan. Ketika filter sinar biru bawaan dari ponsel diaktifkan, maka intensitas yang dihasilkan dari layar lebih rendah dibandingkan tanpa mengaktifkan filter. Berdasarkan perhitungan reduksi intensitas sinar biru, didapatkan bahwa rata-rata filter dari ketiga ponsel yang diamati mampu mereduksi sinar biru antara 52,79% - 68,78%. Ponsel pintar dengan layar Super AMOLED memiliki performansi reduksi spektrum sinar biru lebih baik dibandingkan dengan ponsel dengan layar OLED dan AMOLED.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 22, No 1 (2025): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 21, No 3 (2024): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 21, No 2 (2024): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 21, No 1 (2024): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 20, No 3 (2023): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 20, No 2 (2023): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 20, No 1 (2023): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 3 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 2 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 1 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 18, No 2 (2021): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 18, No 1 (2021): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 17, No 2 (2020): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 17, No 1 (2020): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Fisika Flux Edisi Khusus Januari 2019 Vol 16, No 2 (2019): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 16, No 1 (2019): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 15, No 1 (2018): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2018 Vol 15, No 2 (2018): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 15, No 1 (2018): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 14, No 2 (2017): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2017 Vol 14, No 1 (2017): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2017 Vol 14, No 2 (2017): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 14, No 1 (2017): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 13, No 2 (2016): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2016 Vol 13, No 2 (2016): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2016 Vol 13, No 1 (2016): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2016 Vol 13, No 1 (2016): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2016 Vol 12, No 2 (2015): Jurnal Fisika FLUX edisi Agustus 2015 Vol 12, No 2 (2015): Jurnal Fisika FLUX edisi Agustus 2015 Vol 12, No 1 (2015): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2015 Vol 12, No 1 (2015): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2015 Vol 11, No 2 (2014): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2014 Vol 11, No 2 (2014): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2014 Vol 11, No 1 (2014): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2014 Vol 11, No 1 (2014): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2014 Vol 10, No 2 (2013): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2013 Vol 10, No 2 (2013): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2013 Vol 10, No 1 (2013): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2013 Vol 10, No 1 (2013): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2013 Vol 9, No 2 (2012): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2012 Vol 9, No 1 (2012): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2012 Vol 9, No 1 (2012): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2012 Vol 8, No 2 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2011 Vol 8, No 2 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2011 Vol 8, No 1 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2011 Vol 8, No 1 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2011 Vol 7, No 2 (2010): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2010 Vol 7, No 2 (2010): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2010 Vol 7, No 1 (2010): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2010 Vol 7, No 1 (2010): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2010 Vol 6, No 2 (2009): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2009 Vol 6, No 2 (2009): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2009 Vol 6, No 1 (2009): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2009 Vol 6, No 1 (2009): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2009 Vol 5, No 2 (2008): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2008 Vol 5, No 2 (2008): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2008 More Issue