cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Pendidikan Kewarganegaraan
ISSN : 23032979.     EISSN : 25408712.     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 327 Documents
Pengaruh Teman Sebaya Mahasiswa Terhadap Moral Individu Di Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang Ganis Nafi Ufadillah Fidyasari; Nurbani Yusuf; Rose Fitria Lutfiana
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v12i2.14950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis lingkup pertemanan mahasiswa diFakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang, (2) menganalisis moral individu mahasiswa di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang, (3) menganalisis pengaruh lingkup pertemanan mahasiswa terhadap moral individu di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan uji korelasi. Populasi yang digunakan adalah 871 mahasiswa angkatan 2018 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Universitas Muhammadiyah Malang dan sampel yang digunakan adalah mahasiswa angkatan 2018 jurusan PPKn di Universitas Muhammadiyah Malang sebanyak 23 orang, dengan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan angket yang telah diuji sebelumnya. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana, uji keberartian serta uji korelasi dengan Product Moment dan hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah (1) pengaruh teman sebaya terhadap mahasiswa di jurusan PPKn Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang termasuk ke dalam kategori cukup tinggi (2) pengaruh moral individu mahasiswa di jurusan PPKn Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang termasuk ke dalam kategori cukup tinggi (3) lingkup teman sebaya mahasiswa mempunyai pengaruh positif terhadap moral individu di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang dengan nilai korelasi 0,795 dan kontribusi yang diberikan sebesar 63,2%.
Joyfull Learning Activities in Open Classroom Climate to Reduce Students Academic Stress Eska Prawisudawati Ulpa; Muhammad Mona Adha
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v12i2.14880

Abstract

Diterima: 27-09-2022 Disetujui: 19-11-2022 Kata kunci: Akademik stress Pembelajaran menyenangkan Keterbukaan Kesejahteraan Pembelajaran yang menyenangkan dan menarik bagi siswa secara tidak langsung dapat menurunkan tingkat stres akademik bagi mereka. Kecemasan siswa yang muncul dalam proses pembelajaran yang dialami siswa di kelas sering muncul dan berdampak pada motivasi belajar. Penelitian kuantitatif ini dilakukan di sekolah-sekolah dengan tingkat aktivitas siswa yang tinggi baik di dalam maupun di luar kelas sehingga menjadi latar belakang penelitian ini untuk melihat tingkat stres akademik dan cara mengatasi masalah tersebut agar siswa kembali belajar dengan senang dan termotivasi. . Pembelajaran yang dibangun dengan melibatkan siswa, komunikasi yang menyenangkan, suasana kelas yang nyaman, dan pola interaksi belajar yang segar dapat mengurangi stres akademik siswa. Situasi pembelajaran yang menarik dapat menarik minat siswa untuk terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran bersama guru dan siswa lainnya. Stres akademik tidak dapat dihindari, kecemasan akibat proses pembelajaran dapat dialami oleh siswa dalam hal nilai, prestasi, kepercayaan diri, proses berpikir dalam konteks tersebut tentunya akan berpengaruh. Artikel ini memberikan kajian yang perlu dipahami oleh guru dan siswa bahwa pola kegiatan yang mendorong antusiasme guru dan siswa dalam berkolaborasi, berkontribusi dalam menciptakan ruang kelas yang meminimalkan stres akademik dan menghilangkan kecemasan
Penanaman Nilai Karakter Pada Siswa Sekolah Dasar Melalui Model Give The Instruction Amberansyah Amberansyah
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v12i2.15195

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena pendidikan karakter yang akhir-akhir ini belum terlaksana dengan optimal. Masih banyak peserta didik yang berteman dalam kelompok-kelompok tertentu, melakukan bulliying atau perkelahian, dan hal negatif lainnya. Hal seperti ini harus mendapat perhatian khusus agar tercipta suasana sekolah yang harmonis. Perkembangan sosial anak usia sekolah dasar sudah bertambah, dari yang awalnya hanya bersosialisasi dengan keluaga dirumah, kemudian berangsur-angsur mengenal orang-orang disekitarnya, sehingga guru memiliki peran penting dalam membentuk dan mengembangkan karakter peserta didik di lingkungan sekolah, terutama dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Pendidikan karakter merupakan penanaman nilai dalam diri siswa dan pembaruan tata kehidupan bersama yang lebih menghargai kebebasan individu. Pembelajaran pendidikan karakter dapat diintegrasikan ke dalam mata pelajaran dan dalam kehidupan sehari-hari. Namun itu saja belum cukup, untuk lebih menanamkan pendidikan karakter diperlukan strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa, dalam hal ini strategi yang digunakan adalah dengan menerapkan model pembelajaran Give The Instruction. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan penanaman nilai karakter pada siswa sekolah dasar melalui model Give The Instruction di SDN Mantuil 2 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Mantuil 2 Banjarmasin dengan jumlah 27 orang peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini adalah: reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai karakter yang terdapat dalam implementasi model Give The Instruction dalam pembelajaraan adalah sikap demokratis, rasa ingin tahu, dan mampu bekerjasama dengan baik. 
Kapitalisasi Politik Dalam Pelaksanaan Pemilu ( Studi Kasus Praktitk Pemilu yang Mencederai Hakekat Nilai Demokrasi Pancasila) Sudirman Sudirman; Ade Kurnia
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v12i2.15196

Abstract

Pancasila sebagai ideologi negara mengakui dan melindungi baik hak-hak individu maupun hak masyarakat termasuk di bidang politik. Perwujudan hak politik rakyat salah satunya di implementasikan melalui pelaksanaan pemilu yang didasarkan pada nilai nilai Pancasila. Pelaksanaan pemilu yang dijalankan di Indonesia pada dekade terakhir ini mulai terkontaminasi oleh praktek praktek kapitalisasi politik. Padahal demokrasi Pancasila bukanlah demokrasi sebagaimana yang dijalankan oleh negara barat, tetapi demokrasi yang berlandaskan serta berasaskan sila-sila Pancasila, yang berasal dari corak dan budaya masyarakat Indonesia sendiri. Berkaitan dengan hal tersebut, maka perlu menata kembali, bagaimana pesta demokrasi di Indonesia melalui pemilu didesain agar tidak tergerus nilai nilai kapitalisme dan pragmatisme sesaat dalam upaya mewujudkan demokrasi yang beretika dan berkeadaban berdasarkan nilai nilai Pancasila
Pengembangan Bahan Ajar PPKn Bermuatan Nilai Profil Pelajar Pancasila sebagai Penguatan Karakter Kewarganegaraan Siswa Shofia Nurun Alanur; Kaharuddin Nawing; Dwi Septiwiharti; Dahlia Syuaib; Jamaludin Jamaludin
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v12i2.15281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan bahan ajar PPKn yang bermuatan nilai-nilai profil pelajar pancasila yaitu beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakahlak mulia, nilai gotong royong, nilai mandiri, nilai bernalar kritis, dan nilai berkebhinekaan global. Jenis penelitian ini adalah penelitian Research and Development (RnD). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara dan pengisian angket. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Penelitian dilakukan di SMA Al Azhar Mandiri Palu. Informan penelitian berjumlah 34 orang siswa dan 2 orang guru mata pelajaran PPKn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, guru hanya menggunakan satu buku bahan ajar. Kedua, siswa tidak tertarik pada bahan ajar dan kurang aktif memberikan pertanyaan. Ketidaktarikan siswa terhadap bahan ajar karena kurangnya materi yang melibatkan aktivitas siswa. Sehingga pengembangan bahan ajar dilakukan dengan memperbanyak aktivitas siswa yang berkaitan dengan nilai-nilai profil pelajar pancasila. Disamping itu, mendesain bahan ajar dengan berbagai macam ilustrasi gambar dan warna. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar bermuatan nilai-nilai profil pelajar pancasila dapat menguatkan karakter siswa. 
IMPLEMENTASI MODEL JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH DALAM DIKLAT MANAJEMEN PEMBANGUNAN KESEJAHTERAAN SOSIAL Hairullah Hairullah
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 1 (2020): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v10i1.15314

Abstract

Kualitas peserta diklat  perlu dikembangkan beberapa alternatif model pembelajaran diantaranya adalah model Jigsaw. Pembelajaran model jigsaw ini peserta mempunyai banyak kesempatan dalam  mengajukan pendapat, dan memperoleh informasi dalam memperkaya pengalaman peserta diklat dan dapat meningkatkan keterampilan berkomunikasi, peserta diklat yang terbagi dalam anggota kelompok bertanggung jawab atas keberhasilan kelompoknya dan menyelesaikan materi yang dibagi untuk XX  dipelajari, dan dapat menyampaikan kepada kelompoknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta diklat MPKS di BBPPKS Kalimantan Selatan telah memanfaatkan model jigsaw sebagai sumber pembelajaran  secara baik. Berdasarkan hasil observasi, model pembelajaran jigsaw dalam meningkatkan keterampilan pemecahan masalah di BBPPKS Kalimantan Selatan sangat beragam dan tersebar dalam berbagai aspek Pembelajaran. Berbagai pengetahuan model jigsaw tersebut mengandung nilai-nilai  yang dapat digunakan sebagai sumber pembelajaran. Berdasarkan diskusi dengan para teman sejawat disebutkan bahwa salah satu pendekatan yang cocok digunakan dalam mengimplementasikan model jigsaw dalam meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan pemanfaatan sumber belajar dalam pembelajaran adalah pendekatan kontekstual. Kata kunci : Implementasi, Model jiqsaw, dan Keterampilan pemecahan masalah
Penguatan Identitas Nasional Melalui Nilai Kearifan Lokal Upacara Hajat Sasih pada Masyarakat Adat Kampung Naga Trisna Sukmayadi; Lisa Retnasari; Yulia Gesti Merkuri
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v12i2.14904

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penguatan identitas nasional melalui nilai kearifan lokal upacara hajat sasih pada masyarakat adat Kampung Naga. Metode penelitian yang digunakan berdasarkan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi kepustakaan. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman yaitu dengan cara mengumpulkan data, mereduksi data dan menyajikan data. Selanjutnya diadakan triangulasi untuk menunjukan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertama, upacara hajat sasih bertujuan untuk mendapatkan keselamatan dan keberkahan, serta sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa. Upacara dilaksanakan sebanyak enam kali dalam setahun, melalui proses pembuatan olahan tumpeng oleh pihak perempuan, pihak laki-laki yang terpilih melakukan ziarah dari bumi ageung ke makam leluhur menggunakan pakaian adat berwarna putih, berdoa bersama di masjid. Kedua, nilai yang terkandung dalam upacara hajat sasih adalah tanggung jawab, religius, dan peduli sosial, yang tercermin dari proses, alat, dan media upacara. Ketiga, penguatan identitas nasional tercermin dalam proses upacara dan nilai yang terkandung didalamnya. Dapat disimpulkan bahwa upacara hajat sasih dapat menguatkan identitas nasional.
EKSISTENSI BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) BERBASIS NILAI SOSIAL Hairullah Hairullah
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v11i2.15712

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan badan usaha yang dibentuk oleh pemerintah yang bertujuan untuk peningkatan kesejahteran ekonomi warga desa melalui pengembangan usaha ekonomi mereka. Saat ini BUMDes telah didirikan hampir di seluruh Desa yang ada diIndonesia. BUMDes adalah kelembagaan di desa yang dibentuk oleh pemerintah untuk mendorong terciptanya peningkatan ekonomi desa. nilai merupakan sesuatu yang berharga. Nilai yang dimaksud disini adalah seperangkat keyakinan atau prinsip perilaku yang telah mempribadi dalam diri seseorang atau kelompok masyarakat tertentu yang terungkap ketika berpikir atau bertindak. Umumnya, nilai diperlajari sebagai hasil dari pergaulan atau komunikasi antarindividu dala kelompok seperti keluarga, himpunan kagamaan, kelompok masyarakat atau persatuan dari orang-orang yang satu tujuan. Nilai yang ada dimasyarakat sangat bervariasi sesuai dnegan tingkat keberagaman kelompok masyarakat. Agar ada kejelasan dalam mengkaji nilai di masyarakat, maka nilai dapat dibedakan atas nilai substantid dan nilai procedural.
KONTRIBUSI ORANISASI SOSIAL DALAM PEMBANGUNAN KESEJAHTERAAN SOSIAL Hairullah Hairullah
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 01 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v12i01.15713

Abstract

Organisasi sosial merupakan perkumpulan sosial yang dibentuk oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum, yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa dan negara. Untuk meningkatkan kontribusi Organisasi sosial dalam pembangunan kesejahteraan sosial, pemerintah daerah mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk memberikan pelatihan teknis operasional (pekerjaan sosial, keterampilan) terhadap tenaga atau SDM Organisasi sosial dan meningkatkan dana untuk kegiatan/pelayanan Organisasi sosial. Komitmen pemerintah, baik pusat maupun pemerintah daerah tercermin dari berbagai fasilitas yang diberikan dalam bentuk pengembangan SDM pengelola Organisasi sosial, seperti pelatihan tentang manajemen Organisasi Sosial dan pekerjaan sosial, pelatihan pemantapan Orsos dalam bidang agribisnis dan pengembangan usaha ekonomi produktif.
Pengaruh Metode Bermain Peran terhadap Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Dian Agus Ruchliyadi; Hibatullah Millen Aminoto Putra; Rabiatul Adawiah; Mariatul Kiptiah
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v12i2.15769

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bermain peran terhadap motivasi belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di SMP Negeri 1 Muara Uya Kabupaten Tabalong. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan The Posttest-Only Control-Group Desain. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh kelas SMP Negeri 1 Muara Uya, yaitu 192 orang. Sampel penelitian adalah kelas VIII dengan jumlah 50 orang siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji t.  Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan motivasi belajar siswa antara kelas yang menggunakan metode bermain peran dan kelas yang menggunakan metode konvensional. Dengan kata lain, penerapan metode bermain peran berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di kelas VIII SMP Negeri 1 Muara Uya Kabupaten Tabalong.  

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 14, No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 14, No 1 (2024): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13, No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 01 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 01 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 1 (2020): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 9, No 1 (2019): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8, No 2 (2018): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2017): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2017): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 11 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 11 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 2 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 2 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 10 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 10 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 9 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 9 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 8 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 8 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 7 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 7 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan More Issue