cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Pendidikan Kewarganegaraan
ISSN : 23032979.     EISSN : 25408712.     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 327 Documents
ANALISIS PENGARUH STATUS SOSIAL EKONOMI TERHADAP TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM PEMBUATAN AKTA KEMATIAN DI DESA BINCAU KECAMATAN MARTAPURA KOTA KABUPATEN BANJAR Erna Suriyani
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v11i2.12246

Abstract

Pada penelitian ini, penulis ingin mengetahui sejauh mana pengaruh status sosial ekonomi terhadap tingkat partisipasi masyarakat dalam program pembuatan akta kematian di Desa Bincau, Kecamatan Martapura Kota, Kabupaten Banjar. Pendekatan yang digunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian eksplanatori dan data diproleh melalui wawancara terstruktur kepada  responden. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh tingkat pendidikan terhadap partisipasi masyarakat dilihat dari pengetahuan masyarakat  tentang akta kematian dan pelaksanaan pembuatannya, namun tidak ada pengaruh  terhadap partisipasi dilihat dari pemahaman masyarakat  pada proses pembuatannya, cara memproleh Informasi, dan kesadaran masyarakat akan manfaatnya. Penelitian juga membuktikan adanya pengaruh pekerjaan terhadap partisipasi masyarakat dilihat dari pengetahuan masyarakat  tentang akta kematian, pemahaman  proses pembuatannya, kesadaran masyarakat mengenai manfaatnya baik signifikan 1% maupun 5%, dan dari pelaksanaan pembuatannya hanya pada signifikansi 5%, namun tidak ada pada 1%. Disamping itu juga tidak ada pengaruh dilihat dari cara memproleh informasi  pada signifikansi 1% maupun 5%. Untuk pendapatan terbukti ada pengaruh terhadap partisipasi dilihat dari pengetahuan masyarakat tentang akta kematian, namun tidak ada pengaruh pada empat sub indikator lainnya. Dari hasil penelitian tersebut, dianjurkan agar instansi yang berwenang memberikan pengetahuan tentang program pembuatan akta kematian berupa sosialisasi kepada masyarakat, terutama kepada yang berpendidikan rendah dan pekerjaan seperti petani, buruh, dan  tidak bekerja
Efektivitas Penggunaan Buku Ajar Mata Kuliah Hukum Adat Berbasis Kearifan Lokal masyarakat Sumatera Selatan Sri Artati Waluyati; Sulkipani Sulkipani; Dianty Puspa; Gentasury Melati Putri Leonardi Indriani
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v11i2.12251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Buku Ajar Hukum Adat Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Sumatera Selatan yang telah dikembangkan sebelumnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang mencoba untuk menguraikan dan mendeskripsikan nilai angka yang didapatkan dalam sebuah deskripsi.  Adapun metode pengumpulan data yang digunakan berupa tes, yang terdiri atas pre dan post test. Tes diberikan untuk mengetahui peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap materi yang diberikan sehingga dapat dilihat tingkat efektivitasnya. Selanjutnya, data akan dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan analisis nilai gain. Setelah dilakukan penelitian dengan mengacu pada perbandingan nilai pre dan posttest maka didapatkan nilai gain sebesar 0,64 dan masuk dalam kategori sedang dan jika di persentasekan sebesar 64% dan masuk dalam kategori cukup efektif. Berdasarkan data tersebut dapat diketahui bahwa penggunaan Buku Ajar Mata Kuliah Hukum Adat Berbasis kearifan Lokal Masyarakat Sumatera Selatan dalam proses pembelajaran cukum efektif.
PEMBELAJARAN DARING BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER Fransisca Ully Marshinta; Silvana Oktanisa; Ibnu Maja
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 01 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v12i01.12915

Abstract

Tujuannya penelitian ini untuk mengetahui bagaimana implementasi pembelajaran daring berbasis pendidikan karakter jujur, disiplin, mandiri dan tanggung jawab pada mata pelajaran PPKn. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan metode snowball dan teknik proporsive sampling. Hasil yang didapat dalam penelitian ini menyatakan bahwa dalam pembelajaran daring sekolah atau guru tidak menyediakan lembar aktivitas belajar, tidak ada hukuman bagi peserta didik yang melanggar aturan pembelajaran daring, tidak melakukan kunjungan ke rumah peserta didik bermasalah dalam mengikuti pembelajaran daring selain itu tidak pernah memberikan hadiah bagi peserta didik yang berprestasi selama pembelajaran daring. Namun, upaya menerapkan pendidikan karakter sudah terlihat dari penilaian yang transparan, ketepatan waktu pengumpulan tugas serta bentuk-bentuk soal yang mendidik peserta didik tidak mencontek. Pembelajaran daring berbasis karakter berdaya manfaat apabila dalam pelaksanaannya mengikutsertakan lebih aktif orang tua atau wali dalam proses pembelajaran baik pada saat mulai sampai berakhirnya pembelajaran daring tersebut Kata Kunci: Pembelajaran Daring, Pendidikan Karakter, PPKn
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN BUKU AJAR BERBASIS KONTEKSTUAL PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Sulkipani Sulkipani; Umi Chotimah; Emil El Faisal; Kevin Yehezkiel Juniko
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 01 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v12i01.9273

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah bahan ajar yang tersedia pada Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan di Program Studi PPKn FKIP Unsri masih terbatas pada literature seperti aturan perundang-undangan dan artikel ilmiah, dan belum tersedianya bahan ajar berupa buku yang dikembangkan dalam rangka menunjang perkuliahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan rasional buku ajar pada Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan perlu dikembangkan dalam bentuk analisis kebutuhan. Pendekatan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey eksploratif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 78 orang mahasiswa Semester 3 Program Studi PPKn FKIP Unsri yang sudah menempuh Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Data dikumpulkan menggunakan angket dan dianalisis menggunakan teknik persentasi. Berdasarkan angket yang disebar dapat disimpulkan bahwa : 1) mahasiswa kesulitan dalam memahami materi perkuliahan jika hanya menggunakan sumber rujukan berupa artikel dari internet serta bahan ajar yang belum diperbarui sesuai kebutuhan, dan 2) mahasiswa membutuhkan sumber berupa buku ajar Pendidikan Kewarganegaraan berbasis kontekstual. Selanjutnya hasil analisis kebutuhan ini akan digunakan sebagai dasar dalam mengembangkan buku ajar berbasis kontekstual Kata kunci: Buku Ajar, Kontekstual, Pendidikan Kewarganegaraan
DIFFUSION OF CIVIC ENGAGEMENT LITERATURE WEBSITE INNOVATION FOR SMART AND PARTICIPATORY VILLAGE COMMUNITIES Abdinur Batubara
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 01 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v12i01.12229

Abstract

DIFFUSION OF CIVIC ENGAGEMENT LITERATURE WEBSITE INNOVATION FOR SMART AND PARTICIPATORY VILLAGE COMMUNITIES ABTRACTThis research was conducted to develop a digital-based literacy innovation in an effort to form participatory village citizen engagement literacy. The method used is a qualitative method and a realist ethnographic research design. The population is the people of Tumpatan village, Beringin sub-district, Deli Serdang regency and the sample is people aged 17-36 years. The data analysis used is the Miles and Hubermann model data analysis. Based on the research results obtained, it shows that the existence of a civic engagement literacy website developed by the research team has a positive impact on the Tumpatan village community so that their daily activities in the village support the realization of a participatory village. So that the website project is empowered by the village community to explore their various activities in the fields of politics, education, social, religion, art, etc.Keywords: Civic Engagement, Educational innovation, and citizen participation.
Integrasi Kewarganegaraan Digital dalam Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan untuk Menumbuhkan Etika Berinternet (Netiket) di Kalangan Mahasiswa Meidi Saputra
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 01 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v12i01.13635

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan integrasi kewarganegaraan digital dalam mata kuliah pendidikan kewarganegaraan sebagai upaya menumbuhkan budaya netiket di kalangan mahasiswa. Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Data penelitian dikumpulkan dengan metode dokumentasi. Sedangkan teknis analisis data menggunakan literatur dan jurnal yang berhubungan dengan tema penelitian. Temuan dalam penelitian ini adalah bahwa mata kuliah pendidikan kewarganegaraan merupakan mata kuliah wajib umum di perguruan tinggi. Mata kuliah ini bertujuan untuk pengembangan kepribadian mahasiswa. Sebagai mata kuliah pengembang kepribadian mahasiswa, mata kuliah pendidikan kewarganegaraan perlu merespon perkembangan teknologi dan informasi dengan mengintegrasikan konsep kewarganegaraan digital. Integrasi konsep kewarganegaraan digital merupakan bagian dari rekayasa pembelajaran sebagai upaya menumbuhkan etika berinternet (netiket) di kalangan mahasiswa. Etika berinternet (netiket) merupakan hasil yang ingin dicapai dari implikasi terintegrasinya kewarganegaraan digital dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan di Perguruan Tinggi. Integrasi kewarganegaraan digital dalam mata kuliah pendidikan kewarganegaraan di perguruan tinggi dapat dilakukan dengan dua cara yakni pembahaaruan perangkat pembelajaran (RPS, SAP dan lain sebagainya) dan pendekatan pelaksanaan perangkat pembelajaran dengan memperhatikan latar belakang keilmuan mahasiswa.
Upaya Guru PPKn Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik Tentang Bhinneka Tunggal Ikan di SMAN 1 Kec.Lareh Sago Halaban Yuhasnil Yuhasnil; Ade Kurnia; Mulia Kusuma Wati
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 01 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v12i01.13907

Abstract

Latar belakang penelitian ini, yaitu guru PPKn, diharapkan akan melahirkan anak didik yang memiliki cakrawala pandangan luas, menghargai perbedaan, penuh toleransi, dan penghargaan terhadap segala bentuk perbedaan dalam pemahaman Bhinneka Tunggal Ika  seperti kebersamaan, kerukunan, dan keadilan harus bisa diinternalisasikan dengan baik kepada peserta didik supaya tercermin dalam kehidupannya sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru PPKn dalam meningkatkan pemahaman peserta didik  tentang Bhinneka Tunggal Ika di SMA N 1 Kecamatan Lareh Sago Halaban Kabupaten Lima Puluh kota.Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Obsevasi, wawancara mendalam, Studi pustaka dan Dokumentasi. Informan penelitian ditentukan secara purposive sampling. Untuk menjamin keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi dan  analisis data dengan menggunakan langkah- langkah reduksi data, penyajian data dan yang terakhir penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukan Upaya guru PPKn dalam meningkatkan pemhaaman mengenai Bhinneka Tunggal Ika yaitu dengan meningkatkan pemahaman melalui  pembelajaran  di kelas dan juga melalui pembelajaran bimbingan belajar SMAN 1 Kec. Lareh Sago Halaban  dan adapun kendala yang di hadapi guru PPKn dalam memberikan materi Bhinneka Tunggal Ika yaitu kurangnya sarana dan prasarana pendukung pembelajaran  dan kurangnya minat peserta didik dalam pembelajaran PPKn. 
MEMBANGUN NASIONALISME PEMUDA MELALUI WISATA SEJARAH Oki Anggara
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 01 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v12i01.13630

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pemuda dan nasionalisme yang difokuskan pada wisatawan domestik muda di wilayah Jabodetabek. Penelitian ini menganalisis hubungan antara kegiatan wisata sejarah dengan nasionalisme pemuda. Masalah utama dari penelitian yang dilakukan yaitu, bagaimana hubungan wisata sejarah dengan nasionalisme pemuda? Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran. Survei dan wawancara berbasis kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data. Sebanyak 104 responden wisatawan domestik Indonesia di wilayah Jabodetabek, Indonesia dikumpulkan, dengan empat informan, dua pengelola wisata sejarah, dan dua sejarawan. Analisis korelasi digunakan untuk menganalisis data kuantitatif, dan analisis isi digunakan untuk data kualitatif. Teknik korelasi yang digunakan adalah korelasi Rank Spearman dengan software SPSS v.22. Hasil survei menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara wisata sejarah dengan nasionalisme pemuda. Selain itu, hasil wawancara menunjukkan bahwa transformasi digital dapat mendukung nasionalisme bagi kaum muda. Implikasi dari penelitian ini adalah ketahanan nasional khususnya mengenai Astra Gatra yaitu nasionalisme sebagai penguatan ketahanan nasional di dalam negeri khususnya di bidang sosial dan politik.
PERAN KELUARGA DALAM MENUMBUHKAN JIWA NASONALISME GENERASI MUDA Irma Irayanti; Umar Yasin; Mila Afrilistiani; Rizky Nur Indraswari
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 01 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v12i01.12212

Abstract

Penelitian ini akan mengungkap bagaimana peran keluarga dalam menciptakan generasi muda nasionalis di masa berkembangpesatnya arus globalisasi dan kesibukan orang tua dalam membentuk jiwa Nasionalisme generasi muda. Penelitian dilakukan di tiga desa di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara yakni desa Napoosi, desa Lalousu dan desa Rumbia dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian ini melaporkan keterlibatan dan peran keluarga khususnya orang tua sangatlah penting dalam menciptakan generasi muda nasionalis di tengah arus globalisasi yang dikhawatirkan dapat menggerus Nasionalisme generasi muda dengan masuknya berbagai budaya asing yang tidak sesuai dengan budaya dan nilai luhur bangsa Indonesia. Kehadiran dan pendampingan orang tua dan keluarga sebagai teladan dan pengarah didapati sangat penting untuk menjadi patron integritas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara generasi muda dalam mewujudkan cita-cita dan mengembangkan nasionalismenya. Generasi muda haruslah diberikan ruang mengeksplorasi kemampuannya dalam masyarakat secara positif dengan mengarahkan mereka untuk aktif berorganisasi untuk membekali pengetahuan, keterampilan dan karakter yang mengembangkan sikap positif generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat.
PROBLEMATIKA PENILAIAN SIKAP SISWA PADA PEMBELAJARAN BERBASIS ONLINE Fatimah Fatimah; Rabiatul Adawiah
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 01 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v12i01.13938

Abstract

Sejak bulan Maret 2020, Pemerintah melalui Mendikbud telah menetapkan kebijakan untuk melaksanaan pembelajaran secara online atau secara jarak jauh untuk semua jenjang pendidikan. Kebijakan ini tentu  tidak luput dari berbagai kendala baik bagi guru maupun bagi siswa. Salah satu kendala yang dihadapi guru adalah dalam melaksanakan penilaian, khususnya  pada aspek sikap. Untuk mengetahui kendala tersebut, perlu dilakukan penelitian yang mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman dengan tahapan pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semua guru mengatakan bahwa penilaian  sikap merupakan penilaian yang sangat penting untuk dilakukan. Oleh karena itu walaupun pembelajaran dilaksanakan secara on line,namun semua responden tetap melaksanakannya. Kendala yang dihadapi guru dalam melaksanakan penilaian sikap saat pembelajaran on line adalah: terbatasnya waktu untuk melaksanakan penilaian, jumlah siswa yang banyak, komponen yang dinilai banyak dan terbatasnya sarana teknologi informasi yang dimiliki siswa.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 14, No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 14, No 1 (2024): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13, No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 01 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 01 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 1 (2020): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 9, No 1 (2019): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8, No 2 (2018): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2017): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2017): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 11 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 11 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 2 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 2 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 10 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 10 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 9 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 9 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 8 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 8 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 7 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 7 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan More Issue