cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Pendidikan Kewarganegaraan
ISSN : 23032979.     EISSN : 25408712.     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 327 Documents
Sinergitas Peran Pemerintah Daerah dan Masyarakat Adat dalam Menjaga Kearifan Lokal Siti Padia Hijriyana; Ria Yuni Lestari; Ronni Juwandi
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v13i1.15699

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sinergitas peran pemerintah daerah dan masyarakat adat dalam menjaga kearifan lokal. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi serta keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan suatu kearifan lokal di Kampung Adat Urug yang dilihat dari sistem kepercayaan, budaya, tradisi, norma dan mitos masih dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat adat Urug. Terdapat pula sebuah tantangan secara internal dan eksternal yang dihadapi masyarakat adat Urug dalam menjaga kearifan lokal yang ada di lingkungannya yang didorong oleh adanya era digitalisasi. Guna melestarikan kearifan lokal tersebut peranan pemerintah daerah khususnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor sebagai fasilitator, koordinator dan dinamisator dalam melestarikan nilai-nilai kearifan lokal di kampung adat khususnya Kampung Adat Urug tersebut telah ditemukan adanya suatu sinergitas dengan masyarakat adat Urug dalam pelestarian nilai-nilai budaya serta tradisi di Kampung Adat Urug sebagai upaya menjaga kearifan lokal namun dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sinergitas yang ada belum terbangun secara optimal.
Membangun Etika Kewarganegaraan Global Melalui Karakter Moral Pancasila: Analisis Konseptual Irma Irayanti; Kokom Komalasari
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v13i1.15945

Abstract

Pendidikan kewarganegaraan global (Global Citizenship Education/GCE) merupakan bagian dari program berkelanjutan yang diinisiasi oleh UNESCO. Namun, konsep dan praktik GCE masih belum memiliki dasar teoretis yang jelas. Sebagian besar penelitian masih didasarkan pada prinsip kewarganegaraan Barat, sehingga kurang mempertimbangkan sumber-sumber non-Barat yang menawarkan potensi pembenaran etis, wawasan, dan arahan untuk GCE. Artikel ini menyajikan landasan etis untuk GCE yang berasal dari filosofi nilai moral Pancasila, yang terdiri dari lima sila yang memuat aspek ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi dan keadilan. Penelitian ini menggunakan metode analisis konseptual yang digunakan untuk mengkritik konsep GCE yang dianut oleh UNESCO dan mengusulkan Pancasila sebagai tawaran landasan etis GCE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter moral Pancasila dapat menjadi landasan etis yang lebih tepat untuk kewarganegaraan global, dan dapat digunakan untuk mengembangkan konsep GCE yang lebih inklusif dan holistik dengan memasukkan karakter moral Pancasila sebagai landasan etis. Artikel ini memiliki implikasi penting bagi pengembangan kurikulum GCE yang lebih luas dan memperhitungkan perspektif non-Barat dalam konteks pendidikan global. 
Penguatan Kompetensi Civic Disposition dalam Membentuk Sikap Disiplin melalui Kegiatan Pramuka di SMP Negeri 2 Sawit Nurlita Fitriyani; Achmad Muthali'in
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v13i1.15944

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penguatan kompetensi civic disposition dalam membentuk sikap disiplin siswa SMP Negeri 2 Sawit melalui kegiatan Pramuka. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu pembina Pramuka, kesiswaan, dan siswa SMP Negeri 2 Sawit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan kompetensi civic disposition dalam membentuk sikap disiplin di sekolah tidak hanya dapat dilakukan dalam proses pembelajaran di kelas saja, tetapi dapat dilakukan di luar kelas yaitu ekstrakurikuler. Ekstrakurikuler yang mampu menanamkan dan menumbuhkan sikap disiplin yaitu salah satunya kegiatan Pramuka. Kegiatan Pramuka mampu menumbuhkan kedisiplinan siswa SMP Negeri 2 Sawit melalui mentaati dan menjalankan tata tertib yang telah disepakati, serta dapat melalui kegiatan PBB. Dalam mentaati tata tertib yaitu salah satunya semua anggota Pramuka wajib untuk datang tepat waktu, dengan demikian hal tersebut dapat membentuk sikap disiplin pada siswa. Kemudian, dalam kegiatan PBB siswa diharuskan untuk melalukan gerakan serentak yang betujuan untuk menumbuhkan sikap disiplin. Dengan demikian, siswa dalam menjalankan bentuk kegiatan Pramuka tersebut dengan baik mampu menanamkan dan menumbuhkan sikap disiplin pada siswa. 
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Game Tic-Tac-Toe untuk Melatih Keterampilan Kolaborasi Peserta Didik Yunita Dwi Rifani; Damanhuri Damanhuri; Reza Mauldy Raharja
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v13i1.15803

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis game Tic-Tac-Toe dan mengetahui kelayakan serta respon peserta didik terhadap media pembelajaran berbasis game Tic-Tac-Toe untuk melatih keterampilan kolaborasi peserta didik pada mata pelajaran PPKn kelas XI materi Hakikat Demokrasi. Metode yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan atau R&D dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation). Media pembelajaran berbasis game Tic-Tac-Toe yang sudah dikembangkan memperoleh hasil “sangat layak” yang didapat dari 3 validator yakni validasi materi 90,52%, validasi media 93,04% dan validasi pendidik 96,92%. Selanjutnya respon peserta didik terhadap media pembelajaran berbasis game Tic-Tac-Toe yang dilakukan dengan uji coba terbatas kepada peserta didik kelas XI SMA Negeri 2 Kota Serang memperoleh hasil “sangat baik” sebesar 86,04%  dan uji coba lapangan kepada peserta didik kelas XI SMA Negeri 6 Kota Serang memperoleh hasil “sangat baik” sebesar 85,68%. Dengan ini dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis game Tic-Tac-Toe sangat layak digunakan untuk melatih keterampilan kolaborasi peserta didik pada pembelajaran PPKn.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Analisis dan Hasil Belajar Siswa dengan Model PBL (Problem Based Larning) dalam Mata Pelajaran PPKn Endang Latifa Rahma; Agnes Herlina Dwi Hadiyanti; Yohanes Bruri Kriswanto
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v13i1.15964

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan berpikir analisis dan hasil belajar siswa SD Kanisius Demangan Baru 1 pada pembelajaran PPKn. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Siswa kelas III SD Kanisius Demangan Baru 1 menjadi subjek dalam penelitian ini, dengan jumlah 17 siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir analisis dan hasil belajar siswa pada setiap siklusnya. Rerata kemampuan siswa dalam berpikir analisis pra siklus sebesar 43,79 % masuk dalam tingkatan sedang, pada siklus I meningkat menjadi sebesar 61,44 % masuk dalam tingkatan sedang dan pada siklus II meningkat sebesar 75,16 % termasuk daam tingkatan tinggi. Skor rerata nilai evaluasi belajar siswa pra siklus sebesar 73,82, siklus I meningkat menjadi 83,28 dan pada siklus II meningkat menjadi 88,23. Kesimpulan berdasarkan penelitian tersebut yaitu pembelajaran dengan model problem based learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir analisis serta hasil belajar siswa di kelas IIISD Kanisius Demangan Baru 1 pada mata pelajaran PPKn.Kata kunci: Berpikir analisis, Hasil Belajar, Problem Based Learning
Analisis Implementasi Nilai-nilai Pancasila Dalam Konten Akun Instagram @OMK Indonesia Himawan sulaksono; Lukas Ana Lolorian; Carolus Borromeus Mulyatno; Rian Antony
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v13i1.16211

Abstract

Media sosial merupakan sarana komunikasi yang umum dipakai oleh semua orang di era digital saat ini. Bagi kaum muda, media sosial telah menjadi sebuah sarana untuk mengaktualisasikan dirinya. Salah satu jenis media sosial yang banyak dipakai oleh kaum muda adalah Instagram. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan data-data tentang bentuk-bentuk implementasi nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam konten-konten akun Instagram @OMK Indonesia. OMK Indonesia merupakan akun Instagram yang banyak diikuti oleh kelompok orang muda Katolik di seluruh Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi. Peneliti kualitatif ini menganalisis isi satu per satu konten-konten yang terdapat pada akun Instagram @OMK Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa postingan-postingan Instagram @OMK Indonesia mengandung nilai-nilai Pancasila. Nilai-nilai Pancasila tersebut antara lain nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai kesatuan, nilai kerakyatan dan nilai keadilan sosial. Nilai-nilai ini terwujud dalam aksi solidaritas, saling berbagi, pendalaman iman, perjumpaan dan dialog bersama. Penulis juga merekomendasikan kepada akun ini untuk lebih meningkatkan postingan-postingan tentang implementasi nilai-nilai Pancasila bagi kaum muda. Dengan demikian akun ini tidak melulu berisi tentang ajaran-ajaran agama, namun akun ini juga dapat menjadi sarana menyajikan berbagai praktik implementasi nilai-nilai Pancasila sehingga orang muda mendapatkan edukasi berliterasi digital yang berkualitas. Penerapan nilai-nilai Pancasila tersebut menjadi literasi digital untuk mengangkat kembali nilai-nilai luhur bangsa yang mulai memudar karena arus globalisasi dan sikap hidup yang individualistis. 
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Inquiry Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Dina Alya Khoirudin; Ujang Jamaludin; Febrian Alwan Bahrudin
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v13i1.15155

Abstract

Pembelajaran inquiry terhadap keterampilan berfikir kritis dalam membangun proses pembelajaran dibutuhkan siswa. Penelitian dilakukan untuk mengetahui: 1. Bagaimana pengaruh penerapan model pelajaran inquiry mengenai keterampilan berfikir kritis terhadap mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 2. Apakah terdapat perbedaan pengaruh penerapan model pelajaran inquiry mengenai keterampilan berfikir kritis mengenai mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif serta memakai metode “Quasi Eksperimen” yang berdesign “Nonequivalent Control Group Design”. Pada populasi penelitian ialah VIII SMP Negeri 10 Kota Tangerang dengan jumlah 348, sampel terdapat dua kelas yakni VIII A kelas eksperimen, VIII B kelas kontrol dalam satu kelas berjumlah 34 sampel, dengan jumlah total sampel antara kedua kelas yaitu 68 sampel. Teknik pengambilan data dipakai berupa soal uraian. Hasil penelitian ini memperlihatkan suatu model pembelajaran inquiry pada keterampilan berfikir siswa terhadap pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan terdapat perbedaan dalam keterampilan berfikir kritis siswa. Hasil pretest menunjukkan  >  7,657 > 1,692 dan Signifikannya <0,05 yaitu 0,000 kelas eksperimen dan hasil posttest menunjukkan nilai  yaitu 3,118 >  yakni 1,689 dan Signifikannya sebanyak 0,004 < 0,05 maka bahwa disimpulkan memiliki pengaruh signifikan dan 5,661< 5,365 memiliki perbedaan signifikan terhadap keterampilan berfikir kritis kelas eksperimental dan kontrol.
Pengaruh Pengangguran dan Pengeluaran Terhadap Perceraian pada Masyarakat di Provinsi Jambi Halimatu Sa&#039;diah; Irzal Anderson; Kuswanto Kuswanto; Nurmalia Dewi
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v13i1.15863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengangguran dan pengeluaran terhadap perceraian pada masyarakat Provinsi Jambi. Analisis data menggunakan regresi data panel, metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan ex-post facto. Penelitian ini merupakan penelitian populasi yang diambil 10 Kabupaten/Kota Provinsi Jambi diantaranya :Kabupaten Merangin, Sarolangun, Batang Hari, Tebo, Muaro Jambi, Bungo, Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat, Kota Jambi dan Kota Sungai Penuh yang merupakan data cross section. Pada penelitian ini data time series terdiri dari periode 2018 hingga 2021. Jenis data yaitu data sekunder, Sumber data dalam penelitian ini didapatkan dari Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi. hasil penelitian menunjukan bahwa variabel pengangguran (X1) berpengaruh secara parsial terhadap perceraian (Y) pada nilai probabilitas sebesar 0,0030 < 0,05 pada variabel pengeluaran (X2) juga berpengaruh secara parsial terhadap perceraian (Y) pada nilai probabilitas sebesar 0,0006 < 0,05. Secara simultan variabel pengangguran (X1) dan pengeluaran (X2) berpengaruh signifikan terhadap perceraian (Y) pada masyarakat di Provinsi Jambi pada nilai Probabilitas (F-statistics) sebesar 0,001821 <0,05. Hal tersebut dapat dilihat dari kemampuan variabel independen bahwa nilai yang diperoleh R-Square sebesar 0.288 yang berarti variabel independen mempengaruhi perceraian memberikan kontribusi yaitu sebesar 28,8% selebihnya 71,2% perceraian di pengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. 
Regulasi pemukiman masyarakat di bantaran sungai Kota Banjarmasin yang berbasis pelestarian sungai Harpani Matnuh; Muhammad Yasir; Andy Yukafi Rizqi
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v11i2.17121

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis pengaturan rumah yang berada di bantaran sungai Kota Banjarmasin, dan pemberdayaan masyarakat di bantaran sungai kota Banjarmasin yang berbasis pelestarian sungai.Metode penelitian ini adalah penelitian hukum normatif, yaitu meneliti regulasi tentang sungai dan pemukiman, dengan pendekatan undang-undang dan pendekatan konseptual. Data yang digunakan adalah data sekunder dan dianalisis secara kualitatif.Hasil penelitian ditemukan bahwa 1) Terdapat sejumlah regulasi melarang pendirian rumah di bantaran sungai, namun larangan tersebut dilemahkan pula oleh sejumlah regulasi, termasuk PERDA Kota Banjarmasin Nomor 31 Tahun 2012 Tentang Penetapan, Pengaturan Pemamfaatan Sungai dan Bekas Sungai, yang menentukan   rumah yang terlanjur didirikan dalam sempadan sungai temasuk yang berada di atas bantaran sungai tetap dipertahankan, namun tidak boleh mengubah, menambah ataupun memperbaikinya, dan secara bertahap harus ditertibkan untuk  fungsi sempadan sungai. Bahkan PERDA Kota Banjarmasin Nomor 2 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Sungai, dapat menjadi dasar diberikannya hak milik atas tanah di bantaran atau sempedan sungai. 2)  Pemberdayaan masyarakat yang bermukim di bantaran sungai Kota Banjarmasin dalam menata rumahnya  dan perlindungan sungai perlu dibuat PERDA Kota Banjarmasin sebagai dasar hukumnya.
Kepastian Hukum Hak Atas Rumah Yang Berada Di Bantaran Sungai Kota Banjarmasin Harpani Matnuh; Muhammad Yasir
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v12i2.17122

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dasar hukum dan pertimbangan Kantor Pertanahan Kota Banjarmasin dalam memberikan sertipikat hak atas tanah dan rumah di bantaran sungai, serta upaya yustisi DPR dan Pemerintah dalam mengatasi masalah penerbitan sertifikat hak milik atas tanah dan rumah di bantaran sungai Kota Banjarmasin. Metode penelitian ini adalah penelitian hukum normatif yaitu meneliti pengaturan sungai, perumahan dan pendaftaran tanah yang didukung dengan penelitian hukum sosiologis. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menemukan bahwa: 1. Dasar hukum Kantor Pertanahan Kota Banjarmasin memberikan sertifikat hak milik atas tanah dan rumah yang terletak di bantaran sungai kota Banjarmasin yaitu a) memenuhi persyaratan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dan b) adanya Peraturan Daerah Kota Banjarmasin tentang Rencana Tata Ruang Kota Banjarmasin, yang mengatur bahwa beberapa bantaran sungai dan bantaran sungai digunakan sebagai kawasan pemukiman, dengan pertimbangan sebagai berikut: bantaran sungai dalam waktu yang lama, mau menaati peraturan dan mampu menjalankan kewajibannya, kawasannya cocok untuk perumahan, lokasinya bisa lebih produktif dalam menghasilkan PAD dan sebagai tempat atau daya tarik wisata. 2) Upaya yuridis yang dilakukan DPR dan Pemerintah untuk mengatasi permasalahan penyimpangan penerbitan sertifikat hak milik atas tanah dan rumah yang berdiri di bantaran sungai Kota Banjarmasin yaitu: a) mengakomodasi kearifan lokal dalam menentukan perbatasan dan sempadan sungai baik dalam Peraturan Pemerintah dan Peraturan Daerah, b) perlindungan hukum bagi pemilik tanah yang disertifikasi dalam Peraturan Pemerintah tentang pendaftaran tanah, dan c) Pemberdayaan masyarakat bantaran sungai melalui pembentukan Perda Kota Banjarmasin tentang Pemberdayaan Masyarakat Banjarmasin.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 14, No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 14, No 1 (2024): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13, No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 01 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 01 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 1 (2020): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 9, No 1 (2019): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8, No 2 (2018): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2017): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2017): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 11 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 11 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 2 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 2 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 10 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 10 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 9 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 9 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 8 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 8 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 7 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 7 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan More Issue