cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika
ISSN : -     EISSN : 26141078     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2019): Mei 2019" : 15 Documents clear
Penerapan Pembelajaran Collaborative Teaching terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X MA Insan Qur’ani Tahun 2017/2018 Risa Khairiyah; M Hasbi; Bintang Zaura
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Trigonometri merupakan salah satu materi yang menjadi keluhan siswa pada pembelajaran matematika kelas X keagamaan MA Insan Qur’ani. Sebagian siswa yang tergabung dalam kelas keagamaanmasih memiliki masalah dengan hasil belajarnya. Rendahnya hasil belajar siswa di kelas ini disebabkan karena memang rendahnya minat belajar mereka pada mata pelajaran matematika.Collaborative teaching menjadisalah satu model pembelajaran yang dapat mengatasi permasalahan hasil belajar siswa terutama pada materi ajar matematika. Strategi ini telah diterapkan sejak 2015 di MTs Insan qur’ani da terlihat hasil belajar yang mengalami ketuntasan. Berbeda halnya dengan MA Insan qur’ani yang masih menerapkan sistem konvensional dalam proses belajar mengajarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketuntasan belajar siswa melalui penerapan collaborative teaching di kelas X MA Insan Qur’ani Aceh Besar. Pendekatan penelitian yang digunakan pada panelitian ini berupa pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian pre experimental design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi kelas X terdiri dari dua kelas IPA dan dua kelas keagamaan yang jumlah seluruhnya 90 orang. Sampel diambil secara acak satu kelas keagamaan, diperoleh kelas X keagamaan putri untuk diterapkan collaborative teaching. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan tes. Data diolah dengan uji t satu pihak (pihak kanan) pada taraf signifikan  dengan derajat kebebasan dk=18. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Collaborative teaching pada materi Trigonometri dapat mencapai ketuntasan hasil belajar pada siswa di kelas X MA Insan Qur’ani. Kata Kunci:     collaborative teaching, hasil belajar, penerapan.
Manajemen Kelas dan Keterlibatan Siswa pada Pembelajaran dengan Model Problem Based Learning (PBL) Febri Iswoni Pratama; Cut Morina Zubainur; Cut Khairunnisak
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen kelas dan keterlibatan siswa merupakan hal pembelajaran yang menentukan efektivitas. Namun aspek-aspek tersebut masih jarang mendapatkan perhatian dari guru. Penelitian ini bertujuan untuk melihat manajemen kelas dan keterlibatan siswa menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Manajemen kelas dilihat dari cara guru mengatur kelas, membangun suasana kelas sehingga siswa nyaman dan senang dalam belajar. Sedangkan keterlibatan siswa dilihat dari cara siswa menanggapi pertanyaan guru, bekerja dalam kelompok serta keikutsertaannya dalam mengerjakan tugas yang diberikan guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek dari penelitian ini siswa kelas  SMPN 10 Banda Aceh dengan jumlah 30 orang. Selain itu penelitian ini juga melibatkan seorang guru model yang mengajar topik Bentuk Aljabar dengan menerapkan model problem based learning. Pengumpulan data penelitian dilakukan melalui lembar observasi dan lembar refleksi guru model. Data yang telah didapat dianalisis dengan cara menganalisis lembar observasi dan lembar refleksi guru model. Hasil penelitian menunjukan bahwa manajemen kelas dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran dengan model PBL dapat dikatakan efektif. Manajemen kelas dilihat dari cara guru mengatus dan mengontrol kelas. Keterlibatan siswa dilihat dari cara siswa bekerjasama dalam kelompok. Implikasi penelitian ini perlu diperhatikan manajemen kelas dan keterlibatan siswa sehingga pembelajaran bisa berjalan dengan baik. Kata Kunci:     Manajemen kelas, keterlibatan siswa, Borich, Problem Based Learning.
Penerapan Model Kooperatif Tipe Think Pair and Share Berbantuan Geogebra pada Materi Himpunan di Kelas VII MTsN 7 Aceh Besar M Rozulul Ihsan; M Ikhsan; Mukhlis Hidayat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika adalah ilmu yang wajib dipelajari pada setiap jenjang sekolah. Indikator keberhasilan mempelajari matematika ditetapkan pada standar kompetensi lulusan. Berdasarkan tingkat daya serap, hasil belajar siswa di beberapa sekolah belum mencapaai KKM, salah satunya MTsN 7 Aceh Besar pada materi himpunan yang menjadi indikator proses belajar-mengajar di sekolah tersebut belum maksimal. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah dengan menerapkan model kooperatif tipe think pair and share berbantuan geogebra. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan terdapat pengaruh yang cukup signifikan dari penerapan model kooperatif tipe TPS berbantuan geogebra terhadap hasil belajar siswa pada materi himpunan di kelas VII MTsN 7 Aceh Besar. Pendekatan dan jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif berjenis true experimental design yaitu pretest-posttest control gruup desaign. Populasi pada penelitian meliputi seluruh siswa kelas VII MTsN 7 Aceh Besar, kemudian sampel penelitian dipilih dua kelas dari populasi dengan menggunakan teknik pengambilan sampel acak sederhana, satu kelas dijadikan sebagai kelas eksperimen dan yang lain dijadikan sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen kemudian diajarkan melalui penerapan model kooperatif tipe TPS berbantuan geogebra sedangkan kelas kontrol diajarkan melalui penerapan model kooperatif tipe TPS. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes yang terdiri dari 5 soal berbentuk esai dari materi himpunan yang diberikan saat pre-test dan post-test. Untuk mengetahui perbedaan perlakuan kedua kelas digunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwahasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan model kooperatif tipe TPS berbantuan geogebra lebih baik daripada hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model kooperatif tipe TPS pada materi himpunan di kelas VII MTsN 7 Aceh Besar. Kata Kunci:     Kooperatif TPS, Geogebra, Hasil belajar.
Penerapan Model Quantum Teaching dalam Pembelajaran Himpunan di Kelas VII SMP Inshafuddin Banda Aceh Rika Oktaviana Ahmadi; Anwar Anwar; Yuhasriati Yuhasriati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Quantum teaching merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat difasilitasi guru pada pembelajaran matematika, misalnya materi himpunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa melalui penerapan model quantum teaching pada materi himpunan di kelas VII SMP Inshafuddin Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen dengan jenis penelitian rancangan One Group Post-test Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP Inshafuddin Banda Aceh yang terdiri dari 2 kelas. Sampel dipilih secara random sampling atau acak, dan terpilih kelas VII-A yang terdiri 30 siswa. Eksperimen dilaksanakan sebanyak 4 kali yaitu pembelajaran materi himpunan. Penelitian berupa 10 soal essay materi himpunan yang diberikan pada akhir pertemuan. Hipotesis penelitian adalah hasil belajar siswa melalui penerapan model quantum teaching dalam pembelajaran himpunan di kelas VII SMP Inshafuddin Banda Aceh dapat melebihi KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal = 75). Untuk menguji hipotesis penelitian ini digunakan uji-t pihak kanan. Hasil analisis data di peroleh yaitu hasil belajar siswa pada materi himpunan dengan menggunakan model quantum teaching dapat melebihi KKM. Dengan demikian, guru diharapkan dapat menerapkan model quantum teaching pada mata pelajaran matematika khususnya pada materi himpunan sehingga pembelajaran dapat tercapai dengan baik dan siswa lebih termotivasi untuk belajar. Kata Kunci:     Hasil Belajar, Model Quantum Teaching, Materi Himpunan.
Hasil Belajar Matematika dan Pengaruhnya terhadap Kecerdasan Spiritual Siswa MA Insan Qurani Aceh Besar Fasihul Lisan; R. M. Bambang S; Suhartati Suhartati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pendidikan nasional yang disebutkan dalam UU RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab II Pasal 3 mengenai fungsi dan tujuan pendidikan diantaraya adalah bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Sehingga kurikulum 2013 yang berlaku dalam sistem pendidikan di Indonesia saat ini, khususnya pada pelajaran matematika, mengembangkan proses pembelajaran tidak langsung yang berkaitan dengan pengembangan nilai dan sikap siswa tercantum dalam kompetensi inti yang pertama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hasil belajar matematika terhadap kecerdasan spiritual siswa MA Insan Qurani Aceh Besar. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan teknik analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel yang diambil dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang berjumlah 44 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan skala psikologi dan tes. Skala psikologi yang digunakan yaitu skala sikap dari Likert yang berjumlah 60 pernyataan dengan pilihan 4 alternatif jawaban. Setelah diujicobakan, jumlah item yang valid pada skala ini adalah 32 pernyataan dengan nilai reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach sebesar 0,81. Materi tes yang digunakan yaitu materi Matriks terdiri atas 5 soal esai. Hasil penelitian ini setelah dilakukan uji-t menunjukkan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar matematika terhadap kecerdasan spiritual siswa yang signifikan dengan besarnya kontribusi yang diberikan sebesar  Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar matematika memberi pengaruh yang baik terhadap kecerdasan spiritual siswa sesuai dengan tujuan pendidikan nasional, khususnya terkait dengan pengembangan sikap spiritual. Kata Kunci:     pengaruh, hasil belajar matematika, kecerdasan spiritual. 
Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa dalam Memecahkan Masalah Kelas XI SMA Negeri 12 Banda Aceh Hasanul Basri; Suhartati Suhartati; Tuti Zubaidah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tujuan mata pelajaran matematika adalah untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir kreatif. Pengembangan kemampuan berpikir kreatif memang perlu dilakukan karena kemampuan ini merupakan salah satu kemampuan yang dikehendaki dunia kerja. Penelitian yang berjudul “Level Berpikir Kreatif Siswa dalam Memecahkan Masalah terkait Materi Peluang Kelas XI SMA Negeri 12 Banda Aceh” ini merumuskan masalah berada pada level berpikir kreatif berapakah siswa kelas XI SMA Negeri 12 Banda Aceh dalam memecahkan masalah terkait materi peluang. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif siswa. Data penelitian ini berupa data level berpikir kreatif siswa yang dianalisis secara deskriptif. Oleh karena itu, metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang dirancang untuk memberikan pengalaman senyata-nyatanya dan menangkap makna sebagaimana yang tercipta di lapangan penelitian melalui interaksi langsung antara peneliti dan yang diteliti. Subjek penelitian ini adalah satu kelas siswa kelas XI SMA Negeri 12 Banda Aceh, yaitu kelas XI IS3 yang berjumlah 18 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan wawancara. Pengolahan data dilakukan dengan mengelompokkan siswa dalam beberapa level berpikir kreatif. Berdasarkan hasil analisis data level berpikir kreatif serta hasil wawancara beberapa siswa, menunjukkan bahwa 11 siswa Kelas XI IS3 SMA Negeri 12 Banda Aceh berada pada level level pertama dari lima level berpikir kreatif. Berdasarkan kategori level berpikir kreatif yang menjadi acuan penelitian ini, siswa berada pada kategori kurang kreatif. Dengan demikian, kemampuan rata-rata siswa kelas XI IS3 SMA Negeri 12 Banda Aceh dalam memecahkan masalah terkait materi peluang berdasarkan hasil penelitian ini tergolong kurang kreatif. Kata Kunci:         Berpikir kreatif, Berpikir kreatif matematis.
Kemampuan Representasi Matematis Siswa pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel melalui Model Problem Based Learning di MTsN 4 Banda Aceh Nurul Fitri; Yuhasriati Yuhasriati; Bainuddin Yani S
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk melihat kemampuan representasi matematis siswa yang diterapkan dengan model Problem Based Learning dan pembelajaran konvensional dengan materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel kelas VIII di MTsN 4 Banda Aceh. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas delapan MTsN 4 Banda Aceh yang terdiri dari 5 kelas. Pengambilan sampel dikerjakan secara random dan diperoleh kelas VIII-2 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-5 sebagai kelas kontrol, masing-masing kelas sebanyak 30 siswa. Data penelitian ini berupa hasil uji kemampuan representasi matematis siswa yang dikumpulkan atas seperangkat soal esai yang terdiri dari 4 soal. Hasil tes kemampuan representasi matematis siswa pada kelas eksperimen didapat rata-rata 62 dan pada kelas kontrol 48. Analisis data dengan uji-t pada taraf signifikan α = 0,05 di mana derajat kebebasan dk = 58, dapat kita simpulkan bahwa kemampuan representasi matematis siswa yang diajarkan dengan model Problem Based Learning lebih baik dari pada pembelajaran konvensional pada materi sistem persamaan linear dua variabel di MTsN 4 Banda Aceh. Kata Kunci:     kemampuan representasi, model problem based learning.
Pembelajaran Matematika Berdasarkan K-12 Basic Education Curriculum di Technological Institute of the Philippines Senior High School Quezon City, Philippines Ayu Mastura; M. Ikhsan; R. M. Bambang S
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran pada hakikatnya merupakan operasionalisasi dari kurikulum yang memuat rancangan pembelajaran. Pembelajaran mengandung makna perencanaan atau perancangan (desain) yang bertujuan untuk membelajarkan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembelajaran matematika di T.I.P Senior High School Quezon City, Philippines berdasarkan K-12 Basic Education Curriculum baik dari segi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan penilaian hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi (pengamatan), teknik dokumentasi dan wawancara. Data yang diperoleh berupa silabus K-12 Basic Education Curriculum, Daily Lesson Log, foto dan video hasil pengamatan serta petikan wawancara dengan guru matematika. Teknik analisis data yang digunakan berupa teknik analisis data Miles dan Hubermen yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya, diterapkannya teknik triangulasi dengan teknik triangulasi teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Guru matematika di T.I.P Senior High School Quezon City, Philippines membuat perangkat pembelajaran sebelum melaksanakan pembelajaran, namun perangkat pembelajran yang dibuat guru berupa Daily Lesson Log belum termasuk dalam kategori baik, akan tetapi persiapan guru sebelum melaksanakan pembelajaran sudah termasuk dalam kategori baik.. (2) Guru matematika mampu menciptakan kondisi belajar yang menyenangkan dengan menerapkan berbagai prinsip-prinsip belajar dengan baik serta strategi belajar yang bervariasi dan penggunaan media yang relevan dengan materi ajar. (3) Sistem penilaian yang digunakan guru berdasarkan K-12 Basic Education Curriculum yaitu dengan perhitungan: (a) 25% written works (kuis, penugasan dan seatwork; (b) 50% performance task (aktifitas-aktifitas siswa selama pembelajaran dan project); serta (c) 25% hasil ujian berkala. Dengan demikian, untuk menciptakan pembelajaran matematika yang menyenangkan, guru harus mampu memahami dan menerapkan berbagai prinsip-prinsip belajar dalam merencanakan dan melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Kata Kunci:     Perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penilaian.
Penerapan Model Think Talk Write Berbantuan Mind Mapping untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Himpunan di Kelas VII SMP Negeri 6 Banda Aceh Renni Yusdardilla Putri; M Ikhsan; Yuhasriati Yuhasriati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model Think Talk Write berbantuan Mind Mapping merupakan salah satu model yang dapat diterapkan dalam pembelajaran agar siswa mau bekerja sama sehingga dapat meningkatkan hasil belajar. Dengan model ini siswa diberikan kesempatan untuk berinteraksi dan berkolaborasi sesama anggota kelompoknya dalam mendiskusikan masalah kemudian mencatat hasil diskusi tersebut. Proses mencatat hasil diskusi menggunakan metode Mind Mapping. Rendahnya hasil belajar siswa salah satunya disebabkan karena siswa mengalami kesulitan dalam mengingat dan memahami konsep pembelajaran matematika karena metode pembelajaran yang tidak sesuai dengan siswa. Selain itu rata-rata siswa tidak terlalu menyukai menyelesaikan pekerjaan dengan cara berkelompok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model Think Talk Write berbantuan Mind Mapping pada materi himpunan di kelas VII SMP Negeri 6 Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan ialah pendekatan eksperimen dengan True Experimental Design menggunakan control group pre-test post-test design. Populasi penelitan ini yaitu seluruh siswa kelas VII di SMP Negeri 6 Banda Aceh yang terdiri dari 8 kelas sedangkan sampelnya dipilih secara random dan terpilih dua kelas yaitu siswa kelas VII-3 sebagai kelas eksperimen dan VII-4 sebagai kelas kontrol. Data diperoleh melalui hasil pre-test dan post-test hasil belajar siswa selama pelaksanaan penelitian. Analisis data dilakukan dengan statistik uji-t satu pihak yaitu pihak kanan pada taraf signifikan α = 0,05 dan dk = 58 sehingga diperoleh nilat thitung = 3,92 dan ttabel = 1,672 sehingga thitung ttabel atau 3,92 1,672, hal ini berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan model Think Talk Write berbantuan Mind Mapping lebih baik dari pada yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional. Kata Kunci:     Think Talk Write, Mind Mapping, Hasil Belajar.
Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Melalui Model Problem Solving Berbantuan Microsoft Excel pada Materi Statistika di SMPIT Al-Azhar Runi Sukhami; Ellianti Ellianti; Erni Maidiyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematika siswa di Indonesia tergolong rendah, maka permasalahan yang muncul adalah bagaimana guru dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan menggunakan strategi yang tepat. Oleh kaena itu diterapkan model pembelajaran Problem Solving, dimana pada awal pembelajaran disajikan masalah yang ada dalam kehidupan nyata. Seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat, maka diperlukan berbagai inovasi dalam proses pembelajaran matematika. Dengan Microsoft Excel yang digunakan, siswa dapat terbantu saat mencari mean, median dan modus pada materi Statistika. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah setelah melaksanakan pembelajaran terhadap penerapan model pembelajaran Problem Solving berbantuan Microsoft Excel pada materi statistika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek yang digunakan adalah siswa kelas VIII-1 SMPIT Al-Azhar Banda Aceh sebanyak 23 siswa. Objek pada penelitian ini adalah kemampuan siswa untuk memecahkan masalah pada pembelajaran matematika dengan model Problem Solving berbantuan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Dari empat aspek kemampuan untuk menyelesaikan masalah yang dikemukakan oleh Polya, siswa kurang mengerti pada aspek memahami masalah dan menafsirkan solusi, bagi mereka menuliskan diketahui dan kesimpulan itu tidaklah penting. Selain itu, dari soal ada item yang tidak perlu dicari, tetapi karena kurang ketelitian menyebabkan mereka membutuhkan waktu untuk menyelesaikannya. Secara keseluruhan, kemampuan pemecahan masalah siswa sangat baik, dari 23 siswa 12 diantaranya mendapatkan peringkat sangat ideal, 10 siswa berperingkat ideal, dan 1 siswa memperoleh peringkat yang sedang. Kata Kunci:     Kemampuan Pemecahan Masalah, Problem Solving, Microsoft Excel, Statistika.

Page 1 of 2 | Total Record : 15