cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 188 Documents
MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK USIA DINI MELALUI METODE BERMAIN PERAN DI PAUD BUNGONG SEURUNE DESA TUNGKOB KABUPATEN ACEH BESAR Desi Amalia Sari; Yuhasriati . .; Dina . Amalia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 3 (2019): Agustus
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan bahasa merupakan salah satu aspek yang harus dikembangkan pada anak usia dini. Dengan berbahasa anak dapat berinteraksi dengan lingkungannya, mengungkapkan perasaan dan bercerita tentang apa yang ia rasakan. Idealnya pada usia 4-6 tahun anak sudah mampu menceritakan kembali cerita yang didengar, namun dilapangan anak-anak masih terdapat belum mampu menceritakan kembali cerita yang telah dibacakan atau didengar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan bahasa anak dengan menggunakan metode bermain peran di PAUD Bungong Seurune, Desa Tungkob, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, dalam setiap siklus mencakup perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian sebanyak 15 anak, terdiri atas 10 orang anak laki-laki dan 5 orang anak perempuan. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan unjuk kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perkembangan dalam kemampuan bahasa anak. Pada siklus I dari 15 orang anak yang memperoleh kriteria Berkembang Sesuai Harapan sebanyak 6 anak dengan persentase 40%. Selanjutnya pada siklus II dari 15 orang anak yang mendapat kriteria Berkembang Sesuai Harapan sebanyak 3 anak dengan persentase 20%, dan Berkembang Sangat Baik sebanyak 12 anak dengan persentase 80%. Disimpulkan bahwa kemampuan bahasa anak berkembang melalui kegiatan bermain peran di PAUD Bungong Serurune Desa Tungkob Kabupaten Aceh Besar.Kata Kunci: Kemampuan Bahasa, Metode Bermain Peran, Anak Usia Dini
POLA PENGASUHAN ANAK DALAM KELUARGA YANG MENIKAH DINI DI DESA MATANG NEUHEUN KABUPATEN ACEH TIMUR Rita Zahara; Anizar Ahmad; Dina Amalia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2020): Mei
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola asuh adalah sistem atau cara yang diterapkan oleh orang tua dalam kehidupan sehari-hari terhadap anak, termasuk pola interaksi antara anak dan orang tua selama dalam pengasuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pengasuhan anak dalam keluarga yang menikah dini di Desa Matang Neuheun, Kabupaten Aceh Timur. Metode penelitian dalam penelitian ini berupa penelitian kualitatif. Subjek penelitiannya adalah empat pasangan yang menikah pada usia dini dengan kriteria menikah pada usia di bawah 25 tahun, maksimum usia pernikahan 5 tahun dan memiliki 1 atau 2 anak. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pengasuhan anak dalam keluarga yang menikah dini di Desa Matang Neuheun, Kabupaten Aceh Timur terdapat perbedaan diantara keempat responden. Pada pola pengasuhan secara otoriter terdapat pada R1 dan R4, dikarenakan responden ini sering menghukum anak dengan hukuman fisik, seperti memukul, mencubit mengurung anak di kamar. Pola pengasuhan secara demokratis selama ini diterapkan oleh R3, dikarenakan responden ini menuruti segala permintaan anaknya dan pola pengasuhan secara permisif diterapkan oleh R2 yaitu memberikan kebebasan pada anak-anaknya, menuruti segala keinginan anaknya dan memberikan pujian apabila anak mendapatkan prestasi. Kesimpulan penelitian ini adalah pola pengasuhan yang diterapkan oleh orangtua yang menikah dini di Desa Matang Neuheun, Kabupaten Aceh Timur bervariasi yaitu otoriter, demokratis, dan permisif.Kata kunci: Pengasuhan Anak, Keluarga yang Menikah Dini
PERKEMBANGAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK MELALUI BERMAIN KLASIFIKASI DI RA PERWANIDA BANDA ACEH Hadana Afidah Karimah; Anizar Ahmad; Yuhasriati .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 2 (2019): Mei
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan kognitif anak perlu dikembangkan sejak usia dini. Salah satu kemampuan kognitif yang harus dikembangkan adalah kemampuan klasifikasi benda. Kemampuan mengklasifikasikan adalah kemampuan memilih, mengumpulkan, memisahkan, dan mengelompokkan benda-benda ke dalam beberapa kelompok yang serupa atau memiliki kesamaan yaitu, kesamaan warna, bentuk, ukuran, fungsi. Mengembangkan kemampuan klasifikasi anak dapat dilakukan dengan melalui bermain klasifikasi. Permasalahan yang di jumpai di lapangan bahwasanya masih ada anak yang berusia 4-5 tahun di RA Perwanida Banda Aceh belum mampu berfikir logis untuk dapat mengklasifikasi benda berdasarkan warna, bentuk, ukuran, dan fungsi. Tujuan diadakan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan kemampuan kognitif anak dalam hal mengklasifikasikan benda di kelas A di RA Perwanida. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan untuk tiga kali treatment. Dari  data yang dikumpulkan dari hasil observasi akhir setelah ketiga treatment dilakukananak yang berusia 4-5 tahun berjumlah 5 orang. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa melalui bermain klasifikasi dapat mengembangkan perkembangan kemampuan kognitif anak. Perkembangan kognitif anak yang diperoleh yaitu sebanyak 2 orang anak mendapatkan skor 4 dalam klasifikasi benda berdasarkan warna, 2 orang anak mendapatkan skor 4 dalam klasifikasi benda berdsarkan bentuk, 1 orang anak mendapatkan skor 4 dalam klasifikasi benda berdasarkan ukuran, dan 2 orang anak mendapatkan skor 4 dalam klasifikasi benda berdasarkan fungsi. Sehingga 3 dari 5 subjek penelitian mendapat peningkatan dan 2 dari 5 subjek penelitian tidak mengalami peningkatan setelah diberikan treatment.Kata kunci: Kemampuan Kognitif, Bermain,Klasifikasi, PAUD.
MENGEMBANGKAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN KOLASE DENGAN MEDIA SERBUK KAYU DI TK SATU ATAP TANJUNG SELAMAT KABUPATEN ACEH BESAR Putri . Handayani; Anizar . Ahmad; Taat . Kurnita
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 3 (2019): Agustus
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motorik halus merupakan salah satu aspek penting yang perlu dikembangkan pada anak usia dini. Masalah yang terjadi pada TK Satu Atap Tanjung Selamat Kabupaten Aceh Besar, tepatnya dalam proses pembelajaran masih terdapat 6 orang  anak kesulitan melakukan aktivitas motorik halus ketika menulis, menempel,  dan  memegang pensil masih dengan cara menggenggam. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengembangan motorik halus anak melalui kegiatan kolase dengan media serbuk kayu di TK Satu Atap Tanjung Selamat Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan pada 2 siklus, dalam setiap siklusnya dilakukan melalui perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah  anak kelas A yang berjumlah 6 orang anak, terdiri 4 laki-laki dan 2 perempuan. Teknik pengumpulan data dengan  observasi dan unjuk kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pada siklus I pertemuan pertama terdapat 2 orang anak Belum Berkembang (BB), 3 orang anak Mulai Berkembang (MB), 1 orang anak Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Pertemuan kedua 3 orang anak  Mulai Berkembang, dan  3 orang anak Berkembang Sesuai Harapan. Siklus II pertemuan pertama 2 orang anak Mulai Berkembang (MB), 3 orang anak  Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan  1 orang anak Berkembang Sangat Baik (BSB), pertemuan kedua 2 orang anak Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan 4  orang  anak Berkembang Sangat Baik (BSB). Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah melalui kegiatan kolase dengan media serbuk kayu dapat mengembangkan motorik halus anak usia dini di TK Satu Atap Tanjung Selamat Kabupaten Aceh Besar. Disarankan bagi guru agar keterampilan motorik halus anak dapat dikembangkan melalui kegiatan kolase dengan media serbuk kayu, dapat diterapkan pada proses pembelajaran di TK Satu Atap Tanjung Selamat Kabupaten Aceh Besar.Kata Kunci: Motorik Halus, Media Serbuk Kayu
UPAYA IBU MUDA DALAM MERANGSANG PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI DI DESA SIMPANG ANTARA KECAMATAN WIH PESAM KABUPATEN BENER MERIAH Diana . Ovitaliyandari; Bahrun . .; Rosmiati . .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 3 (2019): Agustus
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya ibu muda dalam merangsang pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini merupakan usaha yang dilakoni oleh seorang ibu muda khususnya melalui rangsangan yang diberikan untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan anak usia ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya ibu muda dalam merangsang pertumbuhan dan perkembangan anak. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Lokasi tempat penelitian ini yaitu di Desa Simpang Antara, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah. Subjek dalam penelitian ini adalah ibu muda yang menikah di usia 18 dan 15 tahun, dan objek penelitian ini adalah pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini dengan usia 3 tahun 6 bulan dan 1 tahun 8 bulan, yang berdomisili di Desa Simpang Antara Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan analisis dokumen. Teknik analisis data dilakukan dengan 3 langkah yaitu, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan upaya ibu muda dalam merangsang pertumbuhan anak usia dini dengan memberikan sehat dan membawa anak keposyandu untuk melakukan pengecekan berat badan dan tinggi badan anak, selanjutnya dalam merangsang perkembangan anak usia dini menyangkut dengan 6 aspek perkembangan anak melalui melalui pembiasaan-pembiasaan yang dilakukan pada setiap hari berupa mengajarkan doa sehari-hari, menjawab pertanyaan yang diajukan anak, mengajak anak untuk bermain bersama teman dan berbaur dengan lingkungan, berkomunikasi dengan anak, dan menyanyikan lagu anak-anak dan sholawat. Saran guna meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan anak bagi ibu muda diharapkan membaca buku parenting dan konsultasi konsultasi kepada bidan desa dan kader posyandu.Kata Kunci: Ibu Muda, Merangsang, Pertumbuhan dan Perkembangan, Anak Usia Dini.
POLA PENGASUHAN ANAK DI PANTI ASUHAN SOS CHILDREN’S VILLAGE DESA LAMREUNG KECAMATAN DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR Lisa Kisma Hayati; Anizar Ahmad; Dina Amalia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2020): Mei
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak-anak yang tinggal di Panti Asuhan SOS Children’s Village adalah anak yang tidak memiliki orangtua salah satu atau keduanya dan anak yang hilang pengasuhan. Anak yang diasuh di Panti Asuhan SOS Children’s Village memiliki latar belakang yang berbeda-beda, diantaranya anak yang ditelantarkan, berasal dari keluarga yang bercerai, hilang pengasuhan, keluarga miskin dan masih banyak kasus lagi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pola pengasuhan anak di Panti Asuhan SOS Children’s Village. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah 3 orang ibu asuh yang mengasuh anak usia 3-6 tahun. Objek dalam penelitian ini adalah 3 orang anak usia 3-6 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan Observasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang digunakan di Panti Asuhan SOS Children’s Village cenderung mengarah kepada pola asuh demokratis dan permisif. Disarankan sebaiknya pengasuhan di Panti Asuhan SOS Children’s Village dapat melibatkan sosok ayah walaupun tidak menetap.Kata Kunci: Pola Asuh, Panti Asuhan
Perkembangan Kemampuan Anak Mengenal Huruf Hijayyah melalui Penerapan Media Spoon Puppet di TPA Darul Falah Gampong Pineung Banda Aceh Ayu Riska Amalia; Fakhriah . .; Saptiani . .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 2 (2019): Mei
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan mengenal huruf hijayyah merupakan salah satu aspek penting yang harus dikembangkan pada anak. Hasil observasi di Kelas Ibnu Haitham TPA Darul Falah Gampong Pineung Banda Aceh, terdapat anak yang belum mampu mengenal dan membedakan huruf hijayyah dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kemampuan anak mengenal huruf hijayyah melalui penerapan media Spoon Puppet di TPA Darul Falah Gampong Pineung Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan rancangan penelitiannya One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian adalah anak usia 5-6 tahun di Kelas Ibnu Haitham TPA Darul Falah Gampong Pineung Banda Aceh, berjumlah 7 orang anak laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kemampuan anak mengenal huruf hijayyah dapat berkembang sangat baik melalui penerapan media Spoon Puppet. Hal tersebut berdasarkan hasil pretest, rata-rata anak hanya mampu menyebutkan huruf (ع-ا) dan (ش-س). Treatment pertemuan I, 4 orang anak mulai berkembang (MB) dan sudah mampu menyebutkan huruf (ع-ا), (ش-س), (ث-س), (ز-ذ),   (خ-ح) dan (س-ص). Treatment pertemuan II, 4 orang anak mulai berkembang (MB) dan mampu menyebutkan huruf  (ع-ا), (ش-س), (ث-س), (ز-ذ), (خ-ح), dan (س-ص). Treatment pertemuan III, 5 orang anak berkembang sesuai harapan (BSH) dan mampu menyebutkan huruf (ع-ا), (ش-س), (ث-س), (ز-ذ), (خ-ح), (س-ص), (غ-خ), (ﻫ-ح), (خ-ق), (ذ-ظ) dan (ظ-ض) tetapi masih perlu bimbingan. Hasil akhir pada posttest, 5 orang anak berkembang sangat baik (BSB) dan mampu menyebutkan semua huruf hijayyah yang terdapat pada media Spoon Puppet dengan benar yaitu huruf (ع-ا), (ش-س), (ث-س), (ز-ذ), (خ-ح), (س-ص), (غ-خ), (ﻫ-ح), (خ-ق), (ذ-ظ) dan (ظ-ض). Berdasarkan data hasil penelitian melalui penerapan media Spoon Puppet, anak mampu mengenal dan membedakan huruf hijayyah baik yang bentuknya hampir sama tetapi bunyinya berbeda maupun bentuknya berbeda tetapi bunyinya hampir sama.Kata Kunci: Kemampuan Mengenal Huruf Hijayyah, Media Spoon Pupet, Anak Usia Dini.
MENGEMBANGKAN KECERDASAN INTRAPERSONAL ANAK MELALUI BERMAIN PUZZLE DI PAUD QUR’ANI NURUL ILMI GAMPONG REUDEUP KECAMATAN MONTASIK ACEH BESAR Fadhliana . Zahra; Fakhriah . .; Yuhasriati . .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 1 (2019): Februari
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecerdasan intrapersonal adalah kemampuan seseorang dalam memahami dirinya sendiri. Kecerdasan intrapersonal dapat dikembangkan melalui bermain puzzle. Puzzle adalah permainan yang terdiri atas kepingan-kepingan dari satu gambar tertentu. kecerdasan intrapersonal yang dikembangkan melalui bermain puzzle yaitu kemampuan dalam bertanggung jawab dan kemampuan dalam mentaati peraturan. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah apakah kecerdasan intrapersonal anak dapat berkembang melalui kegiatan bermain puzzle di PAUD Qur’ani Nurul Ilmi Gampong Reudeup Kecamatan Montasik Aceh Besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan kecerdasan intrapersonal anak melalui bermain puzzle di PAUD Qur’ani Nurul Ilmi Gampong Reudeup Kecamatan Montasik Aceh Besar. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Subjek penelitian ini berjumlah 5 orang anak berusia 4-5 tahun, yang keseluruhannya berjenis kelamin laki-laki. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi awal (pretest) dan Observasi akhir (posttest). Observasi awal dilaksanakan sebelum diberikannya perlakuan (treatment) dengan menggunakan media puzzle dan observasi akhir dilaksanakan setelah diberikannya perlakuan (treatment). Hasil dari penelitian menunjukkan 4 dari 5 orang subjek kemampuan dalam bertanggung jawab, dan kemampuan dalam mentaati peraturan mencapai nilai 3 dari 4 nilai yaitu dengan keterangan BSH (Berkembang Sesuai Harapan). Dengan demikian kecerdasan intrapersonal anak usia 4-5 tahun di PAUD Qur’ani Nurul Ilmi Gampong Reudeup Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar dapat berkembang melalui bermain puzzle. Kata Kunci: Kemampuan, Interpersonal, Bermain, Puzzle
PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN KINESTETIK ANAK USIA DINI DI PAUD IT-HAFIZUL ‘ILMI KABUPATEN ACEH BESAR Marisa . Sardi; Bahrun . .; Rahmi . .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 3 (2019): Agustus
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecerdasan kinestetik adalah kecerdasan dalam mengolah tubuh untuk melakukan sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan tubuh. Pencapaian perkembangan motorik kasar anak usia 5-6 tahun adalah anak sudah mampu melakukan gerakan tubuh secara terkoordinir, melakukan koordinasi mata, kaki, tangan, kepala dalam menirukan tarian atau senam, melakukan permainan fisik dengan aturan, terampil menggunakan tangan kanan dan kiri, dan melakukan kegiatan pembersihan diri. Kenyataan di lapangan ada beberapa anak yang tidak dapat mengikuti senam sehingga fisik motorik anak tidak berkembang dengan baik, pada saat inilah terlihat rendahnya kecerdasan kinestetik anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permainan tradisional dapat mengembangkan kecerdasan kinestetik anak di PAUD IT-Hafizul ‘Ilmi Kabupaten Aceh Besar. Permainan tradisional yang dimaksud dalam penelitian ini adalah permainan tradisional bentengan yang dimainkan oleh 4-8 orang anak. Penelitian ini tergolong dalam jenis penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan metode eksperimen. Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun yang berjumlah 8 orang anak. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan unjuk kerja melalui kegiatan bermain permainan tradisional. Hasil penelitian menunjukkan pada pertemuan pertama anak belum mampu menjaga keseimbangan, pada pertemuan kedua anak mulai mampu menjaga keseimbangan berlarinya, dan pada pertemuan ketiga anak sudah mampu menjaga keseimbangan tubuh saat berlari dengan cepat. Permainan tradisional bentengan selain dapat mengembangkan kecerdasan kinestetik, juga dapat mengembangkan beberapa aspek perkembangan lainnya seperti nilai agama dan moral, sosial emosional, kognitif dan bahasa anak. Disimpulkan bahwa melalui penerapan permainan tradisional bentengan dapat mengembangkan kecerdasan kinestetik anak usia dini di PAUD IT-Hafizul ‘Ilmi Kabupaten Aceh Besar.Kata Kunci: Permainan Tradisional, Kecerdasan Kinestetik, Anak Usia Dini
PENGEMBANGAN BAG BOOK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Kholida Munasti; Fakhriah .; Saptiani .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2020): Mei
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terkikisnya nilai karakter peduli lingkungan pada generasi saat ini merupakan hal yang  memprihatinkan. Kerusakan lingkungan sangat nyata terlihat, bahkan diskriminasi terhadap hewan juga sering dilakukan. Hal ini terjadi karena kurangnya sikap peduli dan mencintai lingkungan yang dikenalkan sejak dini. Oleh sebab itu, sangat penting untuk menanamkan nilai karakter pada anak salah satunya dengan memfasilitasi media pembelajaran terkait perkembangan karakter peduli lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Bag Book sebagai media pembelajaran pendidikan karakter peduli lingkungan pada anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) oleh Thiagarajan dengan 4 tahapan, yaitu pendefinisian, perancangan, pegembangan dan penyebaran. Penelitian ini menggunakan penelitian level 1 yaitu melakukan penelitian tetapi tidak dilanjutkan dengan membuat produk dan tidak melakukan pengujian lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, studi literatur, serta validasi ahli media dan ahli materi. Hasil validasi oleh ahli media memperoleh skor 100% dengan kategori sangat layak yang ditentukan oleh pengisian lembar instrumen yang menilai aspek edukatif, teknis, dan estetika, sedangkan oleh ahli materi memperoleh skor 96% dengan kategori sangat layak yang ditentukan oleh pengisian lembar instrumen yang menilai kesesuaian isi materi dengan media yang dibuat. Berdasarkan hasil validasi, maka dapat disimpulkan bahwa Bag Book yang dikembangkan sangat layak untuk dijadikan media pembelajaran dalam mengenalkan nilai karakter peduli lingkungan untuk anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini hanya dilakukan sampai tahap validasi media, untuk tahap uji coba produk dan penyebaran akan dilakukan pada jenjang pendidikan berikutnya.Kata Kunci: Media Pembelajaran, Bag Book, Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan

Page 10 of 19 | Total Record : 188