cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 188 Documents
IMPLEMENTASI METODE KARYAWISATA TERHADAP KECERDASAN NATURALIS ANAK DI TK IT MON KUTA BANDA ACEH Intan Widya Putri; Israwati .; Saptiani .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 2 (2019): Mei
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi metode karyawisata terhadap kecerdasan naturalis anak. Permasalahan yang terjadi di TK IT Mon Kuta Banda Aceh terdapat anak yang tidak menyayangi tumbuhan di lingkungan sekolahnya dan terdapat anak yang mengganggu binatang. Hal tersebut menunjukkan bahwa kecerdasan naturalis anak di TK IT Mon Kuta belum berkembang. Penelitian ini mengangkat masalah bagaimana implementasi metode karyawisata terhadap kecerdasan naturalis anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif menggunakan teknik observasi dan unjuk kerja. Hasil penelitian Implementasi metode karyawisata terhadap kecerdasan naturalis anak terdiri dari tiga tahap, pertama persiapan yaitu menyiapkan surat izin orangtua, menyediakan tanda pengenal, menginformasikan kepada orang tua untuk membawa bekal, menyiapkan kamera, dan menetapkan tata tertib. Kedua pelaksanaan yaitu guru membawa anak ke lokasi karyawisata pertama untuk mengenal flora dan karyawisata kedua untuk mengenal fauna. Ketiga tindak lanjut yaitu penilaian atau evaluasi. Dapat diperoleh hasil bahwa anak sudah mampu mengenal hewan dan tumbuhan, mampu menyayangi hewan dan tumbuhan, dan mampu menjaga kebersihan lingkungan yaitu membuang sampah pada tempatnya. Disarankan kepada pendidik metode yang sesuai untuk mengembangkan kecerdasan naturalis anak adalah metode karyawisata.Kata Kunci: Metode karyawisata, kecerdasan naturalis, anak usia dini.
Pengembangan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Kolase Menggunakan Media Bahan Alam Pasir Berwarna di TK Mon Kuta Banda Aceh Harsila . Taniara; Anizar . Ahmad; Siti Naila Fauzia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 3 (2019): Agustus
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motorik halus anak merupakan salah satu aspek penting yang harus dikembangkan pada anak. Hasil observasi di Kelas A1 TK IT Mon Kuta Banda Aceh, terdapat anak dengan keterampilan motorik halus yang belum berkembang yaitu anak belum mampu mengkoordinasi mata dan tangan untuk melakukan gerakan rumit, melakukan gerakan manipulatif untuk menghasilkan bentuk dengan berbagai media, mengontrol gerakan tangan menggunakan otot halus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan motorik halus anak melalui kegiatan kolase menggunakan media bahan alam pasir berwarna di TK IT Mon Kuta. Penelitian ini tergolong jenis penelitian eksperimen dengan rancangan penelitiannya One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpulan data dengan observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif Subjek penelitian adalah anak usia 4-5 tahun di Kelas A1 TK IT Mon Kuta Banda Aceh, berjumlah 9 orang anak terdiri atas 4 laki-laki dan 5 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan motorik halus anak dapat berkembang sangat baik melalui kegiatan kolase menggunakan media bahan alam pasir berwarna. Hal tersebut berdasarkan hasil pretest, anak belum mampu mengkoordinasi mata dan tangan, melakukan gerakan manipulatif dan mengontrol gerakan tangan. Treatment pertemuan I, 3 orang anak mulai berkembang dalam kegiatan kolase, yaitu anak dapat mencolek, menaruh dan menaburkan pasir pada pola gambar dengan bantuan guru. Treatment pertemuan II, 4 orang anak mulai berkembang sesuai harapan yaitu anak dapat mencolek, manaruh dan menabur pasir pada pola gambar tanpa bantuan dari guru. Treatment pertemuan III, 7 orang  anak berkembang sangat baik yaitu anak mandiri mencolek, manaruh dan menabur pasir dengan baik tanpa bantuan dari guru. Hasil akhir pada posttest, 7 orang anak berkembang sangat baik karena sudah mampu mengkoordinasi mata dan tangan, memanipulasi gerakan, dan mengontrol otot halus dengan baik. Berdasarkan data hasil penelitian melalui kegiatan kolase menggunakan media bahan alam pasir berwarna, anak mampu mengkoordinasi mata dan tangan, memanipulasi gerakan, dan mengontrol otot halus dengan baik.Kata Kunci: Motorik Halus, Media Bahan Alam Pasir Berwarna, Anak Usia Dini
PERKEMBANGAN KREATIVITAS ANAK MELALUI KEGIATAN MEMBENTUK DI TK BUNGONG SEULEUPOEK BANDA ACEH Rina . Pamilia; Yuhasriati . .; Rosmiati . .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 3 (2019): Agustus
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kreativitas merupakan kemampuan dalam menghasilkan sesuatu yang baru atau ide-ide baru. Pencapaian perkembangan kreativitas anak usia 5-6 tahun adalah mampu membuat karya seperti bentuk sesungguhnya dengan berbagai bahan (kertas, plastisin, balok, tanah liat, dll) tetapi kenyataan di lapangan dari 10 orang anak hanya 2 orang anak yang sudah mampu dalam membentuk, dilihat dari kreasi bentuk, kerapian bentuk dan menciptakan bentuk bentuk baru serta tidak meminta bantuan kepada guru, sedangkan anak lainya masih dibimbing oleh guru dan dilihat dari hasilnya sudah memiliki kreasi bentuk dan kerapian bentuk, tetapi belum mampu menciptakan bentuk baru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan kreativitas anak melalui kegiatan membentuk menggunakan tanah liat pada anak kelompok B di TK Bungong Seuleupoek Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen bersifat kualitatif deskriptif, dengan menggunakan rancangan one group design dimana diadakan pre-test dan post-test yang dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan (treatment). Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B yang berjumlah 10 orang anak terdiri dari 5 anak perempuan dan 5 anak laki-laki. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan perkembangan kreativitas anak melalui kegiatan membentuk menggunakan tanah liat pada anak di TK Bungong Seuleupoek Banda Aceh berkembang sesuai harapan. Pada saat observasi awal anak-anak belum mampu membentuk dengan menggunakan tanah liat kemudian pada saat perlakuan pertama dan kedua anak-anak sudah mulai mampu membentuk dengan menggunakan tanah liat meskipun perlu bimbingan guru dan pada saat observasi akhir anak-anak sudah dapat membentuk dengan baik dan benar tanpa perlu bantuan dari guru lagi.Kata Kunci: kreativitas, kegiatan membentuk, tanah liat, anak usia dini.
MENGEMBANGKAN KEAKSARAAN ANAK MELALUI MEDIA BOLA HURUF DI TK TEUKU NYAK ARIEF KABUPATEN ACEH BESAR Afrina Andriana FA; Bahrun .; Saptiani .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2020): Mei
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aksara adalah sistem yang mencakup aturan menulis, urutan abjad (misalnya dalam abjad latin dimulai dari a hingga z) dan cara melafalkan abjad. Terdapat 7 anak di TK Teuku Nyak Arief masih belum mampu menyebutkan simbol-simbol huruf yang seharusnya sudah bisa disebutkan anak sesuai dengan usianya dikarenakan media yang digunakan kurang membantu mengembangkan keaksaraan anak di sekolah tersebut sehingga proses pembelajaran menjadi kurang menarik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen one shot case study yaitu hanya menggunakan satu sampel tanpa sampel pembanding dengan memberikan perlakuan terhadap sampel tersebut di lapangan. Subjek penelitian ini adalah anak kelas B yang berjumlah 7 orang anak, yang terdiri 4 anak laki-laki dan 3 anak perempuan. Teknik pengumpulan data berupa observasi yang dilakukan melalui model pembelajaran kelompok. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terjadinya peningkatan dalam mengembangkan keaksaraan anak melalui media bola huruf, pada pertemuan I diperoleh kriteria kurang baik dengan persentase rata-rata 34,41%, pada pertemuan II diperoleh kriteria baik dengan persentase rata-rata 57,08%, pada pertemuan III diperoleh kriteria sangat baik dengan persentase rata-rata 85,66%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan media bola huruf dapat meningkatkan kemampuan keaksaraan anak dan dapat mengembangkan inovasi strategi pembelajaran terutama dalam hal mengembangkan keaksaraan anak. Saran dari hasil penelitian ini adalah guru diharapkan melakukan review agar mengetahui kesalahan yang terjadi dan mengatasi kegagalan dalam proses pembelajaran dan juga guru diharapkan lebih aktif dan sering mengikuti pelatihan yang dibuat oleh pemerintah, agar guru dapat mengevaluasi serta bertukar pikiran tentang masalah yang ada di sekolahnya masing-masing.Kata Kunci: Keaksaraan, Bola Huruf
PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL SANDAL BATOK KELAPA DI PAUD IT HAFIZUL ‘ILMI Rahmayani .; Yuhasriati .; Hijriati .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 2 (2019): Mei
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan sosial emosional anak merupakan salah satu aspek perkembangan yang harus dikembangkan  sejak usia dini. Perkembangan sosial emosional anak usia dini adalah suatu proses belajar menyesuaikan diri untuk memahami keadaan dan perasaan ketika berinteraksi dengan orang-orang yang berada di lingkungannya baik orangtua, saudara, teman sebaya ataupun orang-orang dewasa lainnya. Salah satu permainan yang memungkinkan dilakukan supaya perkembangan sosial emosional anak berkembang adalah dengan permainan tradisional sandal batok kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan sosial emosional anak melalui permainan tradisional sandal batok kelapa. Sandal batok kelapa merupakan salah satu permainan tradisional di Indonesia khususnya di Aceh yang terbuat dari batok kelapa dan seutas tali. Permainan ini dimainkan dengan cara kaki diletakkan di atas masing-masing batok kelapa, kemudian kaki kanan diangkat sementara kaki kiri bertumpu pada batok lain layaknya orang berjalan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Pengumpulan data dilakukan dengan tehnik observasi dan unjuk kerja. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan. Secara keseluruhan perkembangan sosial emosional anak sudah menunjukkan sikap cenderung memiliki sikap gigih (tidak mudah menyerah), menghargai keunggulan orang lain, menunjukkan antusiasme dalam permainan kompetitif secara positif, dan menaati aturan yang berlaku dalam suatu permainan. Kesimpulan dari hasil penelitian ini yaitu, perkembangan sosial emosional anak melalui permainan tradisional sandal batok kelapa di PAUD IT Hafizul ‘Ilmi berkembang secara signifikan.Kata Kunci: Sosial Emosional, Permainan Tradisional Sandal Batok Kelapa, Anak Usia Dini.
MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK USIA DINI MELALUI PENGGUNAAN MEDIA PAPAN FLANEL DI TK JASA BUNDA KABUPATEN ACEH BESAR Ernawati . .; Bahrun . .; Fakhriah . .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 3 (2019): Agustus
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul “Mengembangkan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini melalui Penggunaan Media Papan Flanel di TK Jasa Bunda Kabupaten Aceh Besar”. Penelitian ini mengangkat masalah bagaimana mengembangkan kemampuan bahasa anak melalui penggunaan media papan flanel dan bagaimana aktifitas penggunaan media papan flanel dapat mengembangkan bahasa anak. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui perkembangan kemampuan bahasa anak melalui penggunaan media papan flanel dan untuk mengetahui aktifitas anak dalam menggunakan media papan flanel untuk mengembangkan bahasa anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus. Setiap siklus di lakukan melalui tahapan, perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah anak TK Jasa Bunda berjumlah 9 orang anak dimana 4 orang anak laki-laki dan 5 orang anak perempuan. teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi dan unjuk kerja. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik deksriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada prasiklus diketahui bahwa anak dalam kriteria (BB) 5 anak, dan (MB) 4 anak karena mereka belum mampu mengajukan pertanyaan, menjawab pertanyaan dan mengungkapkan pendapat. Kemampuan Bahasa anak siklus I pertemuan I kriteria (BB) sebanyak 4 anak; (MB) 5 anak karena mulai mampu mengajukan pertanyaan, menjawab pertanyaan dan mengungkapkan pendapat dan pertemuan II kriteria (MB) sebanyak 5 anak; (BSH) sebanyak 4 anak karena mampu mengajukan pertanyaan, menjawab pertanyaan dan mengungkapkan pendapat dengan bantuan. Selanjutnya perkembangan kemampuan bahasa anak siklus II  pertemuan I kriteria anak (MB) sebanyak 2 anak; (BSH) sebanyak 5 anak karena mampu mengajukan pertanyaan, menjawab pertanyaan dan mengungkapkan pendapat dengan bantuan; (BSB) sebanyak 2 anak; dan pertemuan II (BSH) sebanyak 7 anak karena mampu mengajukan pertanyaan, menjawab pertanyaan dan mengungkapkan pendapat dengan bantuan; (BSB) sebanyak 2 anak dalam mengajukan pertanyaan, menjawab pertanyaan dan mengungkapkan pendapat. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan bahasa anak usia dini di TK Jasa Bunda dapat berkembang melalui penggunaan media papan flanel.Kata Kunci: Kemampuan berbicara, Media Papan Flanel
PENGEMBANGAN KARAKTER MANDIRI ANAK USIA DINI DI TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL BATOH BANDA ACEH Melda Sari; Anizar Ahmad; Rahmi .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2020): Mei
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakter mandiri merupakan perilaku yang sangat penting dikembangkan di usia dini dengan memiliki sikap yang tidak mudah bergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan karakter mandiri anak usia dini. Penelitian ini merupakan jenis deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian 4 orang anak yang berusia 4-5 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Batoh Banda Aceh. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak memiliki sikap dan perilaku yang tidak mudah bergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas yaitu anak sudah mandiri meletakkan sepatu di rak,  anak sudah mandiri membuang sampah pada tempatnya dan anak sudah mandiri membereskan alat main yang digunakan setelah bermain. Kesimpulan dalam penelitian menunjukkan bahwa pengembangan karakter mandiri anak usia 4-5 tahun di kelas A TK Aisyiyah Bustanul Athfal Batoh Banda Aceh sudah optimal yang ditunjukkan dari aktivitas kegiatan anak dalam meletakkan sepatu di rak, membuang sampah dan membereskan alat main yang digunakan setelah bermain. Penulis menyarankan agar guru lebih kreatif dalam pengembangan karakter mandiri pada anak.Kata Kunci: karakter, kemandirian, anak usia dini
MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK MELALUI PERMAINAN PUZZLE LANTAI DI PAUD NURUL HIDAYAH DESA LAMPUUK KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR Dina . Fitri; Amsal . Amri; Dina . Amalia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 1 (2019): Februari
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan Kognitif adalah kemampuan anak mengenal berbagai macam lambang bilangan 1-10 dan merepresentasikan berbagai macam benda dalam bentuk gambar atau tulisan, sesuai kegiatan yang  ingin disampaikan pada hari itu melalui permainan menyusun puzzle lantai. Permainan puzzle lantai adalah permainan bongkar pasang yang terbuat dari sponge eva, memiliki bentuk dan kepingan yang sama dan memiliki motif dan warna yang berbeda-beda dan akan disusun menjadi bentuk sempurna. Permasalahan yang dijumpai di PAUD Nurul Hidayah yaitu anak belum mampu menghubungkan suatu media pembelajaran dengan benda-benda di sekitar baik melalui gambar maupun tulisan serta sulit menyebutkan lambang bilangan 1-10. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kemampuan kognitif anak melalui permainan puzzle lantai di PAUD Nurul Hidayah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas, dilakukan dalam 2 siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B usia 5-6 berjumlah 10 anak, 5 laki-laki dan 5 perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan unjuk kerja. Puzzle lantai dalam penelitian ini dengan cara mengenal, menyebutkan, menggunakan konsep bilangan, serta merepresentasikan berbagai benda dan imajinasinya dalam bentuk gambar dengan menyusun media permainan puzzle lantai. Dari Siklus I tindakan I  anak yang mendapat bintang (***) dan bintang (****) belum ada. Pada Siklus I tindakan II anak  mendapat bintang (***) 6 orang, bintang (****) belum ada. Siklus II bintang (***) 3, dan bintang (****) 7 orang. Hasil yang diperoleh perkembangan kognitif anak sudah berkembang sesuai dengan indikator pencapaian anak.Kata Kunci: Kemampuan Kognitif, Permainan Puzzle Lantai
PERKEMBANGAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN PADA ANAK MELALUI METODE PROYEK DI TK IT MON KUTA BANDA ACEH Melda Lisa; Yuhasriati .; Rosmiati .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 2 (2019): Mei
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakter peduli lingkungan pada anak merupakan suatu sikap yang ditunjukkan melalui tindakan menjaga dan tidak merusak lingkungan. Metode proyek merupakan salah satu metode yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perkembangan karakter peduli lingkungan pada anak usia 5-6 tahun di TK IT Mon Kuta. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi. Subjek penelitian adalah 10 orang anak di TK IT Mon Kuta. Analisis data dilakukan dengan memilah data yang berkaitan dengan nilai karakter peduli lingkungan, kemudian dideskripsikan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pada pertemuan pertama anak dalam kriteria belum berkembang sebanyak 6 anak, mulai berkembang 4 anak. Pertemuan kedua diperoleh hasil dalam kriteria belum berkembang mengalami penurunan hingga tersisa 1 anak, mulai berkembang 3 anak, berkembang sesuai harapan 3 anak dan yang berkembang sangat baik 3 anak. Pertemuan ketiga tersisa 2 anak dalam kriteria mulai berkembang, 3 anak dalam kriteria berkembang sesuai harapan, 5 anak dalam kriteria berkembang sangat baik. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perkembangan karakter peduli lingkungan pada anak usia dini mengalami peningkatan setelah dilakukan metode proyek menanam kacang panjang. Peneliti merekomendasikan adanya penelitian lanjutan yang sejalan dengan penelitian ini untuk mengetahui perkembangan nilai karakter peduli lingkungan.Kata Kunci: Karakter Peduli Lingkungan, Metode Proyek, dan Anak Usia Dini.
MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK MELALUI METODE BERMAIN PERAN DI TK SITALALE KABUPATEN SIMEULUE Eki . Febriani; Israwati . .; Yuhasriati . .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 4 (2019): November
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan sosial emosional merupakan kemampuan yang diperoleh anak melalui interaksi dengan orang lain di lingkungannya  yaitu berempati, bekerjasama, bertanggung jawab, antusias dalam permainan, menghargai teman sebaya, dan mengikuti aturan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan sosial emosional anak melalui metode bermain peran di TK Sitalale, Kecamatan Teupah, Barat Kabupaten Simeulue. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah anak usia 4-5 tahun yang berjumlah 10 orang terdiri dari 5 laki-laki dan 5 perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi dan unjuk kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I anak yang belum berkembang terdapat 3 orang anak; dan anak yang mulai berkembang terdapat 5 orang anak. Anak yang berkembang sesuai harapan terdapat 2 orang anak; anak yang berkembang sangat baik belum ada. Hasil penelitian di siklus II menunjukkan bahwa kemampuan sosial emosional anak melalui metode bermain peran usia anak 4-5 tahun  berkembang sangat baik. Disarankan bagi guru dalam mengembangkan kemampuan sosial emosonal anak usia dini dapat dilakukan melalui metode bermain peran agar anak lebih terbiasa bersikap antusias serta menunjukkan sikap empati, menghargai orang lain dan mengikuti aturan-aturan yang berlaku.Kata Kunci: Kemampuan,  Sosial Emosional, Bermain Peran.

Page 11 of 19 | Total Record : 188