cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Buletin Udayana Mengabdi
Published by Universitas Udayana
ISSN : 14120925     EISSN : 25498304     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Udayana Mengabdi (JUM) diterbitkan sebagai media komunikasi, informasi, edukasi dan pembahasan masalah-masalah pembangunan, utamanya hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan hasil-hasil penelitian dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuannya adalah untuk menyebarluaskan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan penelitian, tidak saja kepada masyarakat ilmiah, tetapi juga masyarakat umum. serta meningkatkan kecerdasan penulis dan pembaca.
Arjuna Subject : -
Articles 979 Documents
INTRODUKSI PENGOLAHAN UBI JALAR UNGU (IPOMEA BATATAS POIRET) MENJADI BAKPIA DI DESA NEGARI KECAMATAN BANJARANGKAN KABUPATEN KLUNGKUNG N.N Puspawati; I.M Sugitha; N.W Wisaniyasa; I.P Suparthana
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 2 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.745 KB)

Abstract

Desa Negari merupakan satu desa yang terletak di Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung. Salahsatu komoditas pertanian yang dihasilkan di daerah ini adalah ubi jalar ungu. Selama ini penggunaan ubi jalarsebagai bahan pangan masih terbatas dalam bentuk makanan tradisional, seperti ubi rebus, ubi goreng, kolak,dan keripik, sehingga citranya rendah. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memperkenalkanteknologi pengolahan ubi jalar ungu menjadi bakpia yang merupakan makanan pendamping yang bergizikarena kandungan karbohidrat, vitamin, mineralnya dan antosianin, sehingga dapat meningkatkan nilaiekonomis ubi jalar ungu. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Balai Desa Negari dengan jumlah pesertasebanyak 20 orang yang terdiri dari petani, ibu PKK, ibu rumah tangga, kelompok usaha makanan dan tokohmasyarakat di desa Negari. Bentuk kegiatan dilakukan dengan memberikan pelatihan dan praktek langsungpembuatan bakpia ubi ungu. Hasil dari kegiatan ini adalah para peserta sangat antusias untuk mengikutipelatihan. Hal ini ditunjukkan dengan terjadinya diskusi 2 arah selama pelatihan dan peran aktif pesertaselama praktek selain itu juga ditunjukkan dari kemampuan peserta berhasil membuat bakpia ubi ungudengan citarasa dan penampakan yang sangat menarik. Oleh karena itu kegiatan pengabdian ini sangatbermanfaat dan perlu ditingkatkan lagi kualitasnya.
BUDIDAYA IKAN BAWAL DI DESA PLOSO KUNING A. Armadyah; T. Susanto; H. Palguna
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (945.595 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat pada petani ikan bawal dan wisata ikan arapaima di desa Plosokuning. Kegiatan ini secara umum diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi mitra dan secara khusus dapat meningkatkan kesejahteraan mitra dengan penggunaan teknologi informasi untuk pemasaran maupun kebutuhan operasional.Metode kegiatan yang digunakan adalah observasi, interview, pelatihan dan evaluasi. Pengabdian ini akan menggunakan metode atau pendekatan deskriptif kualitatif, yang kemudian akan dilakukan penterjemahan kebutuhan dari hasil evaluasi tersebut, sesuai kebutuhan pengguna ke dalam spesifikasi kebutuhan sistem. Kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan tentang penerapan Ipteks dalam membantu pemasaran kedua mitra dan pelatihan dalam penggunaan Ipteks baik teknik pemasaran menggunakan sarana website, pendampingan dan evaluasi kegiatan pengabdian masyarakat. Luaran dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan dan pemahaman cara pembibitan budidaya ikan bawal dan penerapan sistem informasi promosi (electronic commerce) serta peningakatan dalam penggunaan sistem tersebu.
Pemberdayaan Petani Jagung melalui Pengembangan Usaha Diversifikasi Produk Olahan Jagung di Labuapi Kabupaten Lombok Barat Yeti Kurniasih; Citra Ayu Dewi
Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 3 (2019): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.922 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2019.v18.i03.p08

Abstract

Secara umum masalah dan kendala utama yang dihadapi Petani Jagung di daerah Labuapi adalah belum adanya upaya dan pengembangan yang baik dalam usaha diversifikasi produk olahan jagung yang berdaya jual tinggi dan bernilai ekonomis. Kondisi ini dikarenakan masyarakat petani daerah Labuapi belum mengenal teknologi pengolahan tersebut. Selain itu, minat masyarakat terhadap pangan berbasis jagung masih rendah. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan sebagian masyarakat tentang nilai gizi jagung, tampilan produk pangan dari jagung yang kurang menarik, dan adanya anggapan bahwa jagung hanya dikonsumsi oleh masyarakat berekonomi lemah. Kegiatan KKN-PPM yang telah dilakukan ini bertujuan untuk meningkatkan keanekaragaman produk olahan jagung melalui penerapan teknologi pengembangan diversifikasi produk olahan jagung yang murah dan mudah diaplikasikan oleh petani jagung. Kegiatan KKN-PPM telah dilakukan selama 3 bulan pada semester genap tahun akademik 2016. Adapun kegiatan yang telah dilakukan meliputi: pembekalan KKN-PPM pada mahasiswa, pelatihan dan pendampingan secara langsung pada petani jagung dalam menghasilkan produk berupa diversifikasi olahan jagung seperti susu jagung, mie jagung, dodol jagung dan tempe jagung. Berdasarkan hasil pelatihan yang telah dilakukan didapatkan tingkat pemahaman dan keterampilan masyarakat (petani jagung) di Desa telagawaru memuaskan, sedangkan kualitas produk olahan jagung yang dihasilkan berhasil baik atau maksimal. Kata Kunci: Diversifikasi, Produk Olahan Jagung.
APLIKASI DAN PELATIHAN MESIN PEMBERSIH BATOK KELAPA DI BANJAR MENASA DESA SINABUN, KECAMATAN SAWAN KABUPATEN BULELENG K. Astawa; I.P. Lokantara; H. Wijaksana; I.K.G. Sugita
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.91 KB)

Abstract

Kelapa dalam bahasa Latin disebut Cocos nucifera merupakan tanaman yang termasuk dalam jenis tanaman palma dengan buah yang berukuran cukup besar dibanding dengan tanaman jenis palma yang lain. Di Bali buah kelapa sering digunakan dalam pelaksanaan upacara keagamaan khususnya umat Hindu. Namun saat ini batok kelapa yang awalnya dianggap sebagai sampah yang mengotori lingkungan diubah menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai jual tinggi, tetapi untuk membersihkan serabut yang ada dibatok tersebut sulit karena memerlukan waktu yang banyak namun hasilnya tidak maksimal dan tidak efisien. Dilain pihak ada pengerajin yang memerlukan batok kelapa yang sudah bersih dengan kwalitas yang baik dan kapasitas yang banyak. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah alat atau mesin yang mampu mengatasi masalah ini, sehingga pekerjaannya akan lebih efektif dan efisien dan dapat meningkatkan penghasilan atau pendapatan masyarakat.Metode kegiatan yang dilakukan untuk tercapainya tujuan kegiatan pengabdian ini adalah yang pertama survey ke lingkungan Desa Sinabun. Selanjutnya menyiapkan rancangan gambar alat dan setelah terwujud alat pembersih batok kelapa ini dilanjutkan dengan uji coba alat.Dari hasil pengujian dapat dihasilkan efisiensi waktu antara penggunaan mesin dibandingkan cara konvensional adalah 10 : 2 menit untuk pembersihan setiap satu butir kelapa dan kwalitas hasilnya juga lebih baik dibandingkan dengan cara manual.
PENGEMBANGAN POTENSI DESA KEDISAN TEGALLALANG MELALUI PENERAPAN ALAT TEKNOLOGI TEPAT GUNA I.M.D.B. Penindra; D.M.P. Wedagama
Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 2 (2018): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.425 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2018.v17.i02.p06

Abstract

Desa Kedisan merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar. Lokasi Desa Kedisan berdekatan dengan Sungai Petanu di sebelah timur serta panorama Ceking di sebelah barat. KKN PPM di Desa Kedisan telah terlaksana dengan baik berkat kerjasama dari masyarakat, mahasiswa dan dukungan penuh dari pejabat Desa Kedisan. Adapun program yang telah dijalankan selama kegiatan adalah Penyuluhan intensif tentang peningkatan kualitas dan kuantitas hasil produksi kerajinan serta pembuatan mesin pengering dan pembuatan Art Shop di “WARTA SHOP”, penyuluhan mengenai penyakit tanaman padi dan pemanfaatan kotoran hewan ternak untuk pupuk organik dan pembuatan biogas pada kelompok tani ternak, penyuluhan tentang pemanfaatan kotoran babi melalui pembuatan biogas di tempek Manik Sawang, penyuluhan intensif DBD serta pelatihan Self Jumantik di wilayah desa, pemberdayaan lansia melalui latihan senam lansia serta pemeriksaan kesehatan tulang gratis bekerjasama antara mahasiswa, pemerintah kabupaten Gianyar dan PERWATUSI, penyuluhan cuci tangan dan tanaman obat keluarga obat keluarga (TOGA), pemberdayaan karang taruna melalui pelatihan tari bali bagi anak-anak dan karang taruna, pembersihan dan pemberian buku untuk perpustakaan di SD, mengadakan pelatihan bahasa asing, pelajaran dasar, penyuluhan AIDS, narkotika dan psikotropika, penanaman pohon cempaka, albesia, dan Intaran di sekitar lingkungan Desa Kedisan, pembuatan program kependudukan untuk Desa Kedisan, pengadaan tong sampah dan gotong royong rutin serta pembuatan papan nama Desa, objek wisata serta rambu-rambu jalan yang penting di wilayah Desa Kedisan, Kabupaten Gianyar.
APLIKASI TRICHODERMA UNTUK MENCEGAH PENYAKIT LAYU PADA TANAMAN CABAI ORGANIK DI DESA PERING KECAMATAN BLAHBATUH, KABUPATEN GIANYAR B.R.T. Putri; N.L.G. Sumardani; I.D.P. Singarsa; N.N. Yastini
Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 1 (2019): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.269 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2019.v18.i01.p03

Abstract

Salah satu komoditas pertanian yang memiliki potensi pasar yang sangat baik adalah tanaman cabai, terutama cabai organik. Terdapat berbagai kendala dalam budidaya cabai organik seperti serangan hama, dan penyakit tanaman. Diantara sekian banyak jenis penyakit tanaman cabai, penyakit layu fusarium menjadi salah satu ancaman serius bagi petani, karena sangat mudah menular sehingga mengakibatkan penuruan produksi bahkan dapat mengakibatkan kegagalan panen. Layu fusarium disebabkan oleh cendawan patogen yaitu cendawan Fusarium oxysporum yang menyerang tanaman inang, sehingga mengakibatkan tanaman menjadi layu dan mati. Trichoderma sp merupakan fungsida alami yang mampu melawan cendawan patogen. Pada tanggal 2 Juli 2018, telah dilakukan demplot aplikasi Trichoderma sp pada tanaman cabai organik telah dilakukan di Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. Kegiatan diawali dengan penyuluhan tentang maanfaat dan cara kerja Trichoderma sp untuk mencegah penyakit layu pada tanaman cabai, yang dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan pupuk dasar, aplikasi Trichoderma sp, dan pendampingan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa aplikasi Trichoderma sp pada demplot cabai organik di Desa Pering, Kecamatan Blahhbatuh, Kabupaten Gianyar telah berjalan dengan baik, dan mampu mencegah penyakit layu pada cabai. Kata kunci : cabai organik, penyakit layu, fusarium oxysporum, trchoderma sp, desa pering
PENATAAN JALUR TRACKING DAN PENGEMASAN PAKET WISATA PERDESAAN DESA ADAT PINGE-TUA KECAMATAN MARGA KABUPATEN TABANAN ARIANI. N. M.,; I W. SUARDANA
Buletin Udayana Mengabdi Vol 8 No 1 (2009): Volume 8 No.1 – April 2009
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.374 KB)

Abstract

ABSTRACT Activity of settlement of band of tracking in Pinge tourism village have succeeded to arrange band of tracking as long as 1 km widely road 1,5 m. Besides, this band also has competence to be passed by purposely. From result of discussion with elite figures, travel agent and government hence in earning some potency being competent to be sold in the effort of supporting tourism village. Besides, arranging band of tracking owned by Pinge ancient customary village, this activity have succeeded to make package tour and also establish institute of tourism village to control the activity of tourism. The activity of Yoga at Gate of Beji , moreover, becomes a promising package as well as the tourism village. Gate Hill of Cemeng – a traditional village with artistic activity as the example..
APLIKASI MESIN PEMERAS KELAPA TENAGA HIDROULIS UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS MINYAK KELAPA MURNI PADA KELOMPOK TANI DESA NGIS - KARANGASEM I G. N. Priambadi; I K.G. Sugita; I M. Sudarma; A.A.I.K. Dewi; I M. Suartika; N. W. S. Aryani
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 1 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.734 KB)

Abstract

Based on existing resources appear creativity for some people such as the manufacture of virgin coconut oil (virgin coconut oil) to raise additional income for the family. The existence of the activity of artisans in the use of coconut to increase the value for primarily in the manufacture of virgin coconut oil is still small. This is due to the manufacturing process requires a lot of time and patience, making it less attractive to the public. Proses pembuatan minyak kelapa yang merupakan kendala terbesar adalah pemerasan parutan kelapa. During this time the people who have the activity of oil makers are still using hand strength to squeeze the grated coconut. Observations have been done on the field this stage it is a constraint, so this activity is less attractive to the public. Existence of this business actually has the potential to be developed, especially lately a lot of information about the benefits of virgin coconut oil (virgin coconut oil). Based on clinical trials conducted on this commodity turns VCO beneficial for health.
PENGEMBANGAN MAKANAN KHAS BALI SEBAGAI WISATA KULINER (CULINARY TOURISM) DI DESA SEBATU KECAMATAN TEGALALANG GIANYAR I. A. Trisna Eka Putri; A. Sri Sulistyawati; F. Maharani Suark; N. M. Ariani
Buletin Udayana Mengabdi Vol 12 No 1 (2013): Volume 12 No.1 – April 2013
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.309 KB)

Abstract

Sebatu village has its special characteristics of traditional foods and beverages which can be developed as culinarytourism. Besides the taste and form of the foods , the cooking process from the ingredients until become theready food, and the presentation of the foods can be the interesting attraction to offer. Organizing the traditionalfood and beverages of Sebatu Village which is the part of the daily life in this village need to be developed as theinteraction tools and media among the local community and the tourist. The activities form such as; eating andenjoy the food together ( for lunch or dinner, etc ), organizing the restaurant, coffee shop, or cafe in the strategiclocation surrounding the village, cooking courses for the women organization and the other programs. Theseprograms of course need the education, training exercise and also the workshop how to make good presentation,improve the quality according to international standard, and also the sanitation and hygiene. Since Sebatu Villagedevelopes to become a Tourism Village as one of the destination, the organized traditional food and beveragesbusiness can be developed as the culinary tourism so that the local community can interacte directly with thetourists in Gianyar. The type of culinary to be developed in Sebatu such as : Jukut Ares as a appetizer. Nasi Sela,Tipat Cantok, Betutu, Be Guling, Lawar Gedang, Jukut Urab as the main course. Tape Ketan and Jaje Uli,,Jaje Dadar, Jaje Timus, Kolak Biu/Sela as the dessert. All of these culinary can be adapted to the internationalgastronomy from the form, purpose and essence so that it can be presented and offered to the tourists
PENDIDIKAN MELALUI PENDEKATAN PERILAKU: SIKAP RAMAH LINGKUNGAN ANAK SEKOLAH DASAR DESA BEDULU, DALAM MENAGANGGULANGI PERMASALAHAN SAMPAH G. A. M. Suartika
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.934 KB)

Abstract

Paper ini merupakan dokumentasi dari aktivitas pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh penulisdi tahun 2015. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Hibah Udayana Mengabdi yang pembiayaannyaberasal dari pendapatan negara bebas pajak (PNBP) dari Universitas Udayana untuk tahun anggaran 2015.Tulisan ini mengulas tentang proses pendidikan yang mengimplementasikan pendekatan tingkah laku ramahlingkungan bagi dua kelompok siswa sekolah di Desa Bedulu, Gianyar Bali. Adapun fokus yang diambil adalahpembangunan tingkah laku yang mengurangi produksi, pengumpulan dan mengelolaan sampah sebagai produkbuangan. Melalui pelaksanaan kegiatan ini telah ditemukan jika, tingah laku 'ramah sampah' yang telahdibangun di sekolah digagalkan oleh anggota masyarakat di luar sekolah yang menunjukan pola perilaku yangsebaliknya.

Filter by Year

2006 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 5 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 4 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 3 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 2 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 1 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 4 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 3 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 2 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 1 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 4 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 3 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 2 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 1 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 4 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 3 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 2 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 1 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 4 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 3 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 2 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 1 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 4 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 3 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 2 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 1 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 4 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 3 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 2 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 1 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017) Vol 16 No 2 (2017) Vol 16 No 1 (2017) Vol 15 No 3 (2016) Vol 15 No 2 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 15 No 1 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 14 No 1 (2015): April 2015 Vol 13 No 2 (2014): Vol 13, No. 2 (2014) Vol 13 No 1 (2014): Vol 13, No 1, April 2014 Vol 12 No 2 (2013): Volume 12 No.2 – September 2013 Vol 12 No 1 (2013): Volume 12 No.1 – April 2013 Vol 11 No 2 (2012): Volume 11 No.2 – September 2012 Vol 11 No 1 (2012): Volume 11 No.1 – April 2012 Vol 10 No 2 (2011): Volume 10 No.2 – September 2011 Vol 10 No 1 (2011): Volume 10 No.1 – April 2011 Vol 9 No 2 (2010): Volume 9 No.2 – September 2010 Vol 9 No 1 (2010): Volume 9 No.1 – April 2010 Vol 8 No 1 (2009): Volume 8 No.1 – April 2009 Vol 7 No 2 (2008): Volume 7 No.2 – September 2008 Vol 7 No 1 (2008): Volume 7 No.1 – April 2008 Vol 6 No 2 (2007): Volume 6 No.2 - September 2007 Vol 6 No 1 (2007): Volume 6 No.1 - April 2007 Vol 5 No 1 (2006): Volume 5 No.1 – April 2006 More Issue