cover
Contact Name
Ismarti
Contact Email
ismarti@fkip.unrika.ac.id
Phone
+6281364348485
Journal Mail Official
pythagorasredaksi@gmail.com
Editorial Address
Kampus Universitas Riau Kepulauan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Matematika Jl. Batuaji Baru No.99 Batuaji Batam Kepulauan Riau, Indonesia
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
ISSN : 23015314     EISSN : 26157926     DOI : https://doi.org/10.33373/pythagoras.v10i2
Core Subject : Education,
Phytagoras: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika is a peer review national journal. This journal is publishing high-quality articles in the field of mathematics education, both research and scientific studies. The aim of the journal is to publish and disseminate the current or new findings of the research, and give a significant contribution to the development of mathematic educaton in several topics, but not limited to: - Mathematic education includes media, method and math learning technology - Applied mathematics and statistic
Articles 241 Documents
Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi program linier dengan prosedur Newman Daniel Dikman Simangunsong; Yesi Gusmania; Asmaul Husna
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2021): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.303 KB) | DOI: 10.33373/pythagoras.v10i2.3525

Abstract

Abstrak. Berdasarkan hasil survey di lapangan, siswa masih beranggapan matematika itu abstrak, sulit, dan tidak ada penerapannya dikehidupan sehari-hari. Salah satu materi yang erat kaitannya dalam kehidupan sehari-hari adalah Program linier. Kesulitan siswa dalam materi program linear kurangnya pemahaman dalam memahami konsep program linier, sehingga banyak melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal program linear. Seperti salah membuat model matematikanya, salah dalam menggambarkan grafik penyelesaiannya, dan juga tidak menyelesaikan soal tersebut berdasarkan langkah-langkah yang telah diajarkan oleh guru dalam proses pembelajaran. Penelitian ini dilakukan di SMA Tunas Baru Jin-Seung Batam bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kesalahan dan kesalahan apa yang paling sering dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi program linier berdasarkan prosedur Newman. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang menggunakan metode kualitatif melalui tahapan mengumpulkan data, mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Subjek penelitian yaitu seluruh siswa kelas XI IPS 1 SMA Tunas Baru Jin-Seung Batam yang berjumlah 38 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu instrumen tes yang valid dan reliabel (r = 0,648) dan instrumen wawancara semi-terstruktur. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa siswa kelas XI IPS 1 SMA Tunas Baru Jin-Seung Batam melakukan kesalahan yang meliputi kesalahan keterampilan proses sebesar 68,42%, kesalahan memahami sebesar 60,52%, kesalahan transformasi sebesar 46,05%, kesalahan penulisan jawaban sebesar 28,95%, dan kesalahan membaca sebesar 14,47%. Sehingga siswa diharapkan untuk lebih memahami konsep program linier dan menambah latihan soal dengan variasi yang berbeda. Kata kunci: Kesalahan Siswa, Soal Cerita Matematika, Program Linier, Prosedur Newman Abstract. Students still think math is abstract, difficult, and there is no application to daily life. One of the subject closely related to daily life is the linear programming. However, the students still do not understand the concept of a linear programming that made a mistake in completing. This research was conducted in Senior High School Jin-Seung Batam to describe the types of errors made by students and the type of error that most student make in resolving the math word problems on linier programming materials based on Newman procedures. This research is a descriptive study used a qualitative method cover the phases of data collection, data reduction, data display, and data verification. Research subjects in this study were all the students of class 11th social Senior High School Jin-Seung Batam which numbered 38 students. The instruments used to collect data were valid and reliable (r = 0,648) test instrument and a semi-structured interview instrument. Based on the result obtained, it can be concluded that students in class 11th social Senior High School Jin-Seung Batam made mistakes in resolved math word problems on linier programming materials that includes process skills erorrs by 68,42%, comprehension errors by 60,52%, transformation errors by 46,05%, encoding errors by 28,95%, and reading errors by 14,47%. So students are expected to better understand the concept of the linear programming and add to exercise problems with different variations. Keywords: Students Error, Math Word Problems, Linier Programming, Newman Procedures
Peningkatan Self Efficacy Matematis Siswa Melalui Model Pembelajaran Core dengan Pendekatan Scientific Deswita, Ria
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2020): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.094 KB) | DOI: 10.33373/pythagoras.v9i2.2676

Abstract

Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya self-efficacy. Self-efficacy merupakan salah satu faktor yang penting dalam menentukan prestasi matematika seseorang sehingga self-efficacy yang tinggi sangat penting dimiliki oleh siswa. Namun kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa self-efficacy matematis siswa masih rendah. Hal ini ditunjukkan dari sikap siswa yang merasa kurang yakin pada kemampuan matematika yang ia miliki. Siswa merasa cemas ketika diminta oleh guru untuk bertanya, memberikan tanggapan atas pertanyaan guru, mempresentasikan hasil kerjanya di depan kelas, dan mengerjakan soal di papan tulis. Agar permasalahan tersebut dapat diatasi, diperlukan sebuah model pembelajaran yang dapat membuat pembelajaran menjadi bermakna sehingga dapat meningkatkan self-efficacy matematis siswa. Oleh karena itu, dipilih model pembelajaran Connecting-Organizing-Reflecting-Extending (CORE) dengan pendekatan scientific. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah perbedaan peningkatan self-efficacy matematis antara siswa yang memperoleh pembelajaran model CORE dengan pendekatan scientific dan siswa yang memperoleh pembelajaran biasa. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII pada salah satu SMP Negeri di provinsi Jambi. Sampel terdiri dari dua kelas yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuisioner self-efficacy. Analisis data menggunakan uji proporsi. Berdasarkan analisis data, ditemukan bahwa peningkatan self-efficacy matematis siswa yang memperoleh pembelajaran model CORE dengan pendekatan scientific lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran biasa.Kata kunci: Model pembelajaran CORE, Pendekatan scientific, Self-efficacy Abstract. This research is motivated by the importance of self-efficacy. Self-efficacy is one of the most important factors in determining mathematical achievement so that self-efficacy is very important for students. However, the reality shows that mathematical self-efficacy of students is still low. This is indicated by the attitude of students who feel not confident in their mathematical abilities. Students feel anxious when asked by the teacher to ask questions, respond to teacher questions, present their work in front of the class, and work on questions on the blackboard. In order that this problems can be solved, a learning model that can enhance mathematical self-efficacy of students is required. In this research, CORE model learning with scientific approach was selected. This study aims to analyse the enhancement of mathematical self-efficacy of students. This research was a quasi-experimental with nonequivalent control group design. The population was students at eighth grade in one of junior high schools in Jambi.  The sample consisted of two classes which was selected by purposive sampling. This research used two instruments: self-efficacy questionnaire, and interview guidance. The data were analysed by using proportions test. Based on the data analyse, it is found that: The enhancement self-efficacy of  of students who received the CORE learning model with scientific approach is better than the enhancement of students who received conventional learning.Keywords: CORE model learning, scientific approach, self-efficacy.
Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP Kelas VIII dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Hidayah, Nur; Darmono, Prasetyo Budi; Purwaningsih, Wharyanti Ika
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2020): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.363 KB) | DOI: 10.33373/pythagoras.v9i2.2644

Abstract

Abstrak. Saat ini siswa dituntut untuk lebih kreatif dalam menyelesaikan masalah matematika selama proses pembelajaran. Pemberian tes berpikir kreatif pada pokok bahasan segiempat kepada siswa mampu menerikan kesempatan siswa untuk mencari alternatif jawaban atau cara yang berbeda dari yang diajarkan dan menciptakan ide-ide baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kreatif siswa SMP kelas VIII dalam menyelesaikan masala matematika. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengambilan subjek dalam penelitian ini menggunakan purposive. Subjek dalam penelitian ini yaitu dua orang siswa kelas VIII pada salah satu SMP di Kabupaten Purworejo tahun pelajaran 2019/2020 yang dipilih berdasarkan kemampuan matematika tinggi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes, wawancara, dan catatan lapangan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa siswa dengan kemampuan tinggi mampu memenuhi tiga indikator berpikir kreatif yaitu kelancaran (fluency), fleksibilitas (flexibility), dan kebaruan (novelty) yang termasuk ke dalam TKBK 4 (sangat kreatif). Hal ini ditunjukkan dengan mampu memberikan beberapa alternatif jawaban berupa kemungkinan bentuk segiempat beserta ukurannya dengan lancar dan benar, mampu melihat permasalahan dengan sudut pandang/pendekatan yang berbeda sehingga dapat memberikan lebih dari satu kemungkinan bentuk segiempat berserta ukurannya, mampu memberikan kemungkinan bentuk segiempat berserta ukurannya yang berbeda dari teman lainnya dan bernilai benar.Kata kunci: kemampuan, berpikir kreatif, penyelesaian masalah
Analisis Kemampuan Pemahaman dan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas X Materi Persamaan Pertidaksamaan Nilai Mutlak Septia Nur; Kartini Kartini
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2021): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.761 KB) | DOI: 10.33373/pythagoras.v10i1.2928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemahaman matematis dan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA IT Imam Syafi’i Batam berjumlah 29 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen tes tertulis berbentuk uraian berjumlah 5 soal. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis inferensial untuk mengukur instrumen, serta analisis deskriptif untuk mengetahui kemampuan pemahaman matematis dan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemahaman matematis yang dimiliki siswa siswa lebih baik dibanding kemampuan pemecahan masalah matematis. Rata-rata persentase kemampuan pemahaman matematis siswa kelas X untuk materi persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak adalah 90%, sedangkan rata-rata persentase kamampuan pemecahan masalah siswa hanya 28%. Selanjutnya, ditemukan pula hasil bahwa siswa kesulitan memahami soal permasalahan kontekstual, serta kesulitan menerapkan konsep persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak ke dalam prosedur penyelesaian masalah.
Pengembangan e-modul interaktif berbasis Problem Based Learning (PBL) pada mata kuliah kalkulus Sarwandi Wan Ndi; Meryance Viorentina Siagian
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2021): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.917 KB) | DOI: 10.33373/pythagoras.v10i2.3465

Abstract

Saat ini Corona menjadi pembicaraan yang hangat, di belahan bumi manapun, corona masih mendominasi ruang publik. Beberapa pemerintah daerah menerapkan kebijakan untuk meliburkan mahasiswa dan mulai menerapkan metode belajar menggunakan sistem daring atau online. Sistem pembelajaran daring merupakan sistem pembelajaran tanpa tatap muka secara langsung antara dosen dengan mahasiswa, tetapi semua dilakukan secara online menggunakan jaringan internet. Dosen harus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan meskipun mahasiswa berada di rumah. Dosen dituntut dapat mendesain media pembelajaran sebagai inovasi dengan memanfaatkan media daring, salah satu pemanfaatan media daring yaitu pembuatan media pembelajaran atau bahan ajar elektronik. Permasalahan yang dihadapi mahasiswa dalam pembelajaran kalkulus adalah belum tersedianya bahan ajar yang dapat diakses secara online serta belum mempunyai kemampuan analisis untuk menghubungkan antara kalkulus yang diperoleh dengan permasalahan yang ada lingkungan sekitar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan e-modul interaktif berbasis problem based learning. Metode penelitian yang digunakan di dalam penelitian ini adalah research and development dengan model pengembangan Four-D (4-D) yang terdiri dari 4 tahap, yaitu: define, design, develop, dan disseminate. Di dalam penelitian ini hanya menggunakan 2 tahap saja karena keterbatasan waktu dan biaya. Hasil dari penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan e-modul interaktif berbasis problem based learning yang bisa membantu mahasiswa dalam proses pembelajaran
Analisis kemandirian belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika selama pembelajaran jarak jauh di SMP Betris Maswekan; Dafid Slamet Setiana; Muhammad Irfan
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2022): PYTHAGORAS: JURNAL PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.499 KB) | DOI: 10.33373/pythagoras.v11i1.3987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemandirian belajar peserta didik dan mengetahui faktor penyebab kemandirian belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika selama pembelajaran jarak jauh. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 3 orang siswa. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini yaitu peserta didik yang memiliki kategori tingkat kemandirian belajar tinggi, sedang dan rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara untuk mengukur tingkat kemandirian belajar peserta didik. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kemandirian belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika yang dilihat berdasarkan enam indikator kemandirian belajar dibagi dalam tiga kategori yaitu tinggi, sedang dan rendah. Peserta didik kategori kemandirian belajar tinggi berjumlah 4 orang, peserta didik kategori kemandirian belajar sedang berjumlah 5 orang, dan peserta didik kategori kemandirian belajar rendah berjumlah 2 orang. Dari tiga kategori tersebut secara umum peserta didik kelas VIII SMP di Yogyakarta hanya memenuhi sebagian indikator kemandirian belajar yang diukur dalam penelitian ini. 2) Faktor yang mempengaruhi kemandirian belajar peserta didik yaitu faktor internal berupa motivasi, disiplin, minat, serta faktor eksternal yaitu faktor lingkungan sekolah dan keluarga. Berdasarkan hal tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa kemandirian belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika selama pembelajaran jarak jauh di SMP di Yogyakarta masih perlu untuk ditingkatkan baik dari dalam diri peserta didik maupun dari luar diri agar peserta didik memiliki prestasi belajar matematika yang baik selama pembelajaran jarak jauh.
Analisis kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas VIII SMP BP Tahfidz At-Taubah batam Tahun pelajaran 2020/2021 Desti Rakhmawati; Asmaul Husna; Yesi Gusmania
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.322 KB) | DOI: 10.33373/pythagoras.v11i2.4500

Abstract

Abstrak. Berpikir kreatif sangatlah penting untuk siswa, berpikir kreatif dibutuhkan siswa ketika mendapatkan sebuah masalah yang belum pernah dihadapi sebelumnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas VIII dalam menyelesaikan soal persamaan linear dua variabel. Adapun indikator kemampuan berpikir kreatif matematis yang diukur meliputi kelancaran, keluwesan, keaslian dan elaborasi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VIII C SMP BP Tahfidz At-Taubah Batam yang berjumlah 18 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan wawancara. Data yang terkumpul dianalisis dengan prosedur menurut Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Tes berupa soal uraian kemampuan berpikir kreatif matematis yang berjumlah 4 soal dengan reliabilitas sebesar 0,67. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh 77,78 % subjek yang memenuhi  indikator kelancaran, 16,67 % subjek yang memenuhi indikator keluwesan, 72,22 % subjek memenuhi pada indikator elaborasi dan 83,33 %  subjek yang memenuhi indikator keaslian. Dari hasil yang sudah dipaparkan masih perlu ditingkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa pada indikator keluwesan.Kata kunci: Berpikir Kreatif Matematis, Kemampuan Berpikir, Persamaan Linear Dua Variabel  Abstract. Creative thinking is very important for students, creative thinking is needed when students get a problem that has never been faced before. The purpose of this study was to describe the mathematical creative thinking ability of class VIII students in solving linear equations of two variables. The indicators of mathematical creative thinking skills measured include fluency, flexibility, originality and elaboration. This research is a type of descriptive qualitative research with the research subjects are students of class VIII C SMP BP Tahfidz At-Taubah Batam, totaling 18 students. Data collection techniques using tests and interviews. The data collected were analyzed by Miles and Huberman's procedures which include data reduction, data presentation and drawing conclusions. The test is in the form of a description of mathematical creative thinking skills, totaling 4 questions with a reliability of 0.67. Based on the results of the analysis, obtained 77.78% of the subjects who met the fluency indicator, 16.67% of the subjects who met the flexibility indicator, 72.22% of the subjects met the elaboration indicator and 83.33% of the subjects who met the authenticity indicator. From the results that have been presented, it is still necessary to improve students' creative thinking skills on the indicators of flexibility.Keywords: Mathematical Creative Thinking, Thinking Ability, Two Variable Linear Equations 
Analisis kebutuhan bahan ajar matematika berupa video pembelajaran dengan pendekatan kontekstual pada pembelajaran daring Yuliani Fitri Fitri; Prima Yudhi Yudhi; Rosmiyati Rosmiyati Rosmiyati
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2022): PYTHAGORAS: JURNAL PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.262 KB) | DOI: 10.33373/pythagoras.v11i1.3614

Abstract

Bahan ajar cetak yang digunakan siswa selama pembelajaran daring kurang efektif digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan bahan ajar berupa video pembelajaran matematika dengan pendekatan kontekstual pada pembelajaran daring. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskripsi kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Padang. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model Miles dan Hubberman yang terdiri dari empat aktivitas yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Semua materi pada bahan ajar sudah sesuai dengan KI dan KD (2) Siswa masih belum sepenuhnya memahami materi yang ada di bahan ajar cetak , (3) Guru dan siswa tertarik pada bahan ajar yang berpendekatan kontekstual (4) Guru dan siswa membutuhkan bahan ajar melalui video pembelajaran matematika dengan pendekatan kontekstual, karena berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, bahan ajar berupa video pembelajaran dengan pendekatan konstekstual  diperlukan pada pembelajaran matematika
Analisis Kesalahan Konstruksi Konsep Siswa Kelas X pada Materi Operasi Bentuk Akar Moh. Rikza Muqtada; Dita Aldila Krisma; Paskalia Pradanti
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.92 KB) | DOI: 10.33373/pythagoras.v11i2.4470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kesalahan yang dilakukan siswa saat menyelesaikan soal operasi bentuk akar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subyek penelitian ini adalah lima siswa kelas X SMK Al-Amin Gresik. Kesimpulan yang diperoleh berdasarkan analisis data yang dilakukan adalah: 1) terjadi kesalahan mis-analogical construction sebanyak 42% karena karena siswa menganalogikan operasi bentuk akar dengan operasi bilangan rasional; (2) terjadi kesalahan pseudo construction sebanyak 36% ketika siswa seolah-olah tahu hasil operasi, namun setelah ditelusuri ternyata tidak sesuai dengan konsep; (3) terjadi kesalahan mis-logical construction sebanyak 16% saat siswa menganggap bahwa pembuktian suatu kebenaran bisa dilakukan dari konklusi ke hipotesa; dan (4) terjadi kesalahan lubang konstruksi sebanyak 6% saat siswa membangun konsep penjumlahan akar sebagai suatu penjumlahan benda konkret.
Pengaruh media pembelajaran berbasis multimedia terhadap minat dan hasil belajar matematika siswa Kelas X SMK Al-Azhar Batam Yunniarti Yunniarti; Yesi Gusmania; Nina Agustyaningrum
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2022): PYTHAGORAS: JURNAL PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.033 KB) | DOI: 10.33373/pythagoras.v11i1.3972

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran multimedia terhadap minat dan hasil belajar Matematika siswa kelas X SMK Al-Azhar Batam. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi-experimental dengan non-equivalent post-trial control design only. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMK Al-Azhar Batam. Objek penelitian ini adalah siswa dari kelas X RPL dengan 17 siswa sebagai kelas eksperimen dan dari kelas X AKT dengan 17 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan alat kuesioner dengan 20 item, dan tes berjumlah 3 item yang sudah diperiksa validitas dan reliabilitasnya. Uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis meliputi uji one sampel t-test dan independen sampel t-test. Berdasarkan hasil analisis data, terlihat adanya pengaruh yang signifikan dari media pembelajaran multimedia terhadap minat dan hasil belajar siswa pada matematika. Hal ini didasarkan pada perhitungan uji t-test  minat matematika, memperoleh nilai Sig . (2tailed) (0,002)  (0,05) berdasarkan kriteria pengambilan keputusan, maka H0 dihilangkan dan Ha diterima. Sedangkan berdasarkan perhitungan uji-t untuk hasil belajar matematika, nilai Sig. (2tailed) (0,000)  (0,05) berdasarkan kriteria keputusan, maka H0 di tolak dan Ha diterima.Kata kunci: Media Pembelajaran, Multimedia, Minat Belajar Matematika, Hasil Belajar Matematika                                                                                                                                          Abstract. This study aims to determine the impact of the use of multimedia-based learning media toward the interest and learning result of mathematics in class X SMK Al-Azhar Batam. This type of study is a quasi-experimental study with the nonequivalent posttest only control design. The population in this study were all students of SMK Al-Azhar Batam. The subjects in this study were students of class X RPL totaling 17 students as the experimental class and class X AKT totaling 17 students as the control class. The sampling technique was carried out by purposive sampling technique. Data was obtained with a questionnaire instrument with 20 statement items and a test of 3 descriptions items which has been tested for its validity and realibility (. The data analysis techniques used were normality test, homogeneity test and hypothesis test which included one sample t-test and independent sample t-Test. Based on the results of data analysis shows that there is a significant influence of multimedia-based learning media on students' interest and learning result in mathematics. This is based on the calculation of the t-Test for interest in learning mathematics, the value of Sig. (2-tailed)(0,002)(0,05) based on the decision-making criteria, then H0 is rejected and Ha accepted. Meanwhile, based on the calculation of the t-test for mathematics learning result, the value of Sig. (2-tailed)(0,000) (0,05) based on the decision-making criteria, then H0 is rejected and Ha accepted.Keywords: Learning Media, Multimedia, Mathematics Learning Interest, Mathematics Learning Result, education, mathematics

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 2 (2025): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 1 (2025): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2024): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2024): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2022): PYTHAGORAS: JURNAL PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 10, No 2 (2021): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2021): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2020): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2020): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2019): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2019): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2018): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2018): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2017): PYTHAGORAS Vol 6, No 2 (2017): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2017): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2016): PYTHAGORAS Vol 5, No 2 (2016): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2016): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2016): PYTHAGORAS JOURNAL Vol 4, No 2 (2015): PYTHAGORAS JOURNAL Vol 4, No 2 (2015): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2015): PYTHAGORAS Vol 4, No 1 (2015): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2015): PYTHAGORAS Vol 3, No 2 (2014): PYTHAGORAS Vol 3, No 2 (2014): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2014): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika More Issue