Articles
228 Documents
Sistem tumpang sari beberapa varietas padi gogo (Oryza sativa L.) dengan tanaman kedelai (Glycine max. L. Merril) serta pemberian biochar
Nurhania Simamora;
Aldy Waridha;
Diapari Siregar
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 2 (2020): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/agr.v8i2.3079
Budidaya tumpang sari dapat meningkatkan produktivitas lahan, artinya pada suatu areal dapat diperoleh produksi beberapa jenis tanaman sekaligus sehingga dapat menjaga kestabilan harga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh beberapa varietas padi gogo, pengaruh pemberian biochar serta mengetahui adanya interaksi antara biochar dengan beberapa varietas padi gogo (Oryza sativa L.) terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai (Glycine max. L. Merril) dengan sistem tumpang sari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi biochar berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman padi, jumlah anakan produktif padi dan tinggi tanaman kedelai. Penggunaan beberapa varietas padi gogo berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman padi, jumlah anakan produktif padi, produksi per plot tanaman padi, bobot 1000 butir padi, tinggi tanaman kedelai, cabang produktif kedelai dan produksi per plot tanaman kedelai.
PENGARUH PEMBERIAN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN PUPUK HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT ( Elaeis guineensis jacq ) DI PRE NUSERY
Saur Ernawati Manik
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 6, No 2 (2017): Agriland Vol. 6 No. 2 Jan-Jun 2017
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/agr.v6i2.3308
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon bibit tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis JACQ) terhadap aplikasi kompos Tandan kosong kelapa sawit dan pupuk hayati. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial tiga ulangan dengan dua faktor perlakuan, yaitu pupuk kompos tandan kosong kelapa sawit (TKS) dan pupuk hayati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk kompos TKS dan pupuk hayati berpengaruh secara mandiri terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit, sedangkan secara interaksi belum memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit. Dosis pupuk kompos TKS terbaik adalah 1.2 kg/polibag dan konsentrasi pupuk hayati terbaik adalah 6 cc/L air.
Peningkatan mutu apem labu kuning melalui metode pengolahan tepung labu kuning dan subtitusi tepung labu kuning dengan tepung terigu
Miranti Miranti
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 2 (2021): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/agr.v9i2.4120
Labu kuning merupakan salah satu jenis buah-buahan yang berasal dari tanaman yang menjalar yang dibudidayakan oleh masyarakat luas, labu kuning memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, seperti menjaga kesehatan mata, mencegah penuaan dini, mengurangi resiko hipertensi, mencegah sembelit, memperkuat tulang, meningkatkan metabolisme dan sebagainya. Labu kuning banyak digunakan sebagai bahan makanan contohnya saja pada kue basah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui metode pengolahan tepung labu kuning dan subtitusi tepung labu kuning dengan tepung terigu terbaik terhadap mutu apem labu kuning. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap faktorial tiga) ulangan dengan metode pengolahan tepung labu kuning dan subtitusi tepung labu kuning dengan tepung terigu (sebagai perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengolahan tepung labu kuning dengan pemarutan dan substitusi tepung labu kuning dengan tepung terigu 125 g : 75 g menghasilkan mutu apem labu kuning terbaik dengan warna dan rasa yang paling disukai.
Pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah (Allium cepa L.) terhadap cekaman kekeringan dan dosis pupuk kendang sapi
Rahmi Dwi Handayani Rambe;
Muhammad Hafizh;
Yenni Asbur
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 1 (2021): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/agr.v9i1.3860
Perubahan iklim akibat pemansan global sekarang ini menjadi kendala dalam kegiatan pertanian termasuk usaha budidaya bawang merah. Upaya untuk meningkatkan produksi bawang merah pada musim kering dapat dilakukan melalui pengelolaan tanaman yang sesuai. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah terhadap cekaman kekeringan dan dosis pupuk kendang sapi. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial tiga ulangan dengan dua faktor perlakuan, yaitu dosis pupuk kendang sapi dan interval penyiraman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kendang sapi dengan dosis 12.5 g/polibeg dan 18.75 g/polibeg mampu meningkatkan pertumbuhan dan produksi bawang merah dibandingkan dengan pemberian pupuk kendang sapi sebesar 6.25 g/polibeg dan tanpa pupuk kendang sapi. Interval penyiraman terbaik untuk pertumbuhan dan produksi bawang merah yang baik adalah interval penyiraman 1 hari 2 kali. Interaksi perlakuan antara dosis pupuk kendang sapi dan interval penyiraman belum mampu mempengaruhi secara nyata pertumbuhan dan produksi bawang merah.
Keragaan pertumbuhan jahe (Zingiber officinale) pada aplikasi berbagai pupuk organik: Kajian Pustaka
Emilda Emilda
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 1 (2021): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/agr.v9i1.4026
meningkat sebagai suplemen kesehatan. Namun ditengah peningkatan permintaan, produksi di daerah sentra mengalami penyusutan diantaranya karena produktifitas lahan yang menurun. Pupuk organik diketahui sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanah, juga memperbaiki struktur tanah dan aman bagi manusia dan lingkungan. Sejumlah penelitian membuktikan bahwa pengaplikasian pupuk organik baik dari kotoran ternak, limbah pertanian dan pupuk hasil fermentasi dapat meningkatkan keragaan pertumbuhan jahe. Hal ini terlihat pada sejumlah variabel pertumbuhan yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, diameter batang serta berat segar dan kering rimpang. Namun karena kadar hara pada setiap bahan tidak sama, perlu mengkombinasikan sumber bahan pupuk yang digunakan. Salah satu solusi untuk menyediakan berbagai bahan baku pupuk yang beragam adalah dengan mengembangkan sistem pertanian terpadu. Dan untuk penerapan secara meluas kepada petani perlu dukungan penuh dari pemerintah.
Analisis Pengembangan Usaha Ubi Jalar pada Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Mandiri Jaya Bogor
Safira Fathin;
Ratri Nindya Hapsari
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 2 (2021): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/agr.v9i2.4215
Ubi jalar merupakan salah satu komoditas tanaman pangan yang dapat dikonsumsi secara langsung maupun diolah terlebih dahulu. Gapoktan Mandiri Jaya merupakan perusahaan agribisnis tanaman pangan yang berlokasi di Jawa Barat tepatnya di Desa Cikarawang Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Pandemi Covid-19 memberikan dampak negatif terhadap jumlah penjualan pada Gapoktan Mandiri Jaya. Jumlah permintaan menurun hingga 25%, baik untuk komoditas primer maupun olahan yang menyebabkan terjadinya penumpukan komoditas, sehingga terjadi kelebihan produksi. Penumpukan hasil panen yang belum dimanfaatkan dapat mengakibatkan pembusukan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan potensi pengembangan usaha komoditas ubi jalar di Gapoktan Mandiri Jaya, serta diharapkan dapat menghasilkan beberapa rekomendasi untuk strategi pengembangan usaha ubi jalar pada Gapoktan Mandiri Jaya. Metode yang digunakan adalah analisis internal, analisis eksternal, dan matriks IE. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara langsung kepada pengurus Gapoktan dan anggota petani. Analisis data yang digunakan yaitu analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Total bobot tertimbang IFE sebesar 2.82 dan total bobot tertimbang EFE sebesar 3.27. Hasil matriks menunjukkan bahwa Gapoktan Mandiri Jaya berada pada posisi sel IV yaitu growth and build.
Sistem pertanian terpadu tanaman ternak untuk peningkatan produktivitas lahan: A Review
Sri Utami;
Khairunnisa Rangkuti
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 1 (2021): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/agr.v9i1.3855
Sistem usahatani terpadu tanaman dan ternak merupakan salah satu dari teknologi yang saat ini banyak dikembangkan dalam rangka keberlanjutan sistem produksi dan peningkatan pendapatan petani. Sistem pertanian terpadu merupakan sistem yang menggabungkan kegiatan pertanian, peternakan, dan kegiatan lain yang terkait dengan pertanian dalam satu lahan, sehingga diharapkan dapat berperan sebagai salah satu solusi untuk peningkatan produktivitas lahan, dan konservasi lingkungan. Penerapan integrasi tanaman ternak dalam pemanfaatan sumberdaya lokal melalui penggunaan jerami sebagai pakan ternak dan kotoran sapi sebagai pupuk organik, dapat meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya produksi dan meningkatkan pendapatan petani. Keterpaduan usahatani ternak dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan ditandai dengan adanya reduksi hasil usaha, sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan rumah tangga petani..
Produksi mentimun jepang (Cucumis sativus L.) dengan pemberian nutrisi organik cair AB mix dan media tanam secara hidroponik dengan metode sistem Wick
Hardiansyah Hardiansyah;
Arif Anwar;
Saur Ernawati Manik
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 1 (2021): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/agr.v9i1.4044
Di Indonesia, prospek budidaya tanaman mentimun sangat baik karena mentimun banyak digemari oleh masyarakat. Umumnya mentimun dikonsumsi dalam bentuk olahan segar seperti acar, asinan, salad dan lalap. Selain untuk tujuan konsumsi mentimun juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan kosmetik dan pengobatan. Sistem hidroponik dapat memberikan suatu lingkungan pertumbuhan yang lebih terkontrol. Dengan pengembangan teknologi, kombinasi sistem hidroponik dengan membran mampu mendayagunakan air, nutrisi, pestisida secara nyata lebih efisien (minimalis sistem) dibandingkan dengan kultur tanah (terutama untuk tanaman berumur pendek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh nutrisi organik cair AB-mix dan media tanam terhadap produksi tanaman mentimun jepang. Penelitian ini mengunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial tiga ulangan dengan konsentrasi NOC AB-mix dan media tanam sebagai perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian NOC AB-mix dengan konsentrasi 10 mL/L air dan 12.5 mL/L air serta media tanam kompos dan hidroton pada tanaman mentimun jepang yang ditanam secara hidroponik menggunakan metode sistem Wick mampu menghasilkan produksi mentimun jepang terbaik, sedangkan interaksi perlakuan antara konsentrasi NOC AB-mix dengan media tanam belum memberikan pengaruh nyata terhadap produksi mentimun jepang yang ditanam secara hidroponik menggunakan metode sistem Wick.
Pengujian Efikasi Alelopati Cyperus rotundus L. Terhadap Gulma Asystasia gangetica (L.) T. Anderson di Perkebunan
Aldywaridha Aldywaridha;
Usman Nasution;
Asmanizar Asmanizar;
Edy Sumantri;
Arif Anwar;
Teuku Alfajri Dwi Irfa
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 2 (2021): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/agr.v9i2.4257
Teki (Cyperus rotundus L.) merupakan gulma penting di dunia yang tersebar luas di daerah tropis dan sub tropis yang dapat menimbulkan kerugian besar karena kemampuannya menekan pertumbuhan tanaman secara signifikan dan sulit dikendalikan. Namun, C. rotundus mengandung senyawa alelopati yang dapat menghambat pertumbuhan dari tanaman padi ataupun gulma Asystasia gangetica dan gulma lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efek alelopati C. rotundus terhadap perkecambahan biji A. gangetica di perkebunan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap Non-Faktorial tiga ulangan dengan bentuk alelopati C. rotundus sebagai perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa C. rotundus menimbulkan efek alelopati terhadap perkecambahan dan pertumbuhan gulma A. gangetica, sehingga mengakibatkan penurunan daya kecambah gulma A. gangetica, menyebabkan abnormalitas kecambah, serta menekan pertumbuhan gulma A. gangetica. C. rotundus juga berpotensi untuk dikembangkan dan dimanfaatkan sebagai pestisida nabati dalam pengendalian gulma A. gangetica di perkebunan.
Peningkatan kualitas cincau hijau dengan pemberian jenis dan jumlah asam
Miranti Miranti
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 1 (2021): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/agr.v9i1.3956
Pangan fungsional merupakan makanan atau minuman yang mempunyai efek fisiologis bagi tubuh, meningkatkan kondisi tubuh, mengurangi resiko terhadap suatu penyakit, bahkan dapat digunakan untuk menyembuhkan beberapa penyakit. Salah satu produk olahan pangan yang digemari masyarakat adalah cincau hijau. Cincau hijau dapat diolah dari tanaman cincau hijau rambat (Cyclea Barbata), cincau perdu (Premna serratifolia atau Premna Integritifolia L.). Cincau hijau dibuat dengan cara mengekstrak daun dengan menggunakan pelarut dari air yang merupakan pelarut terbaik dalam ekstraksi daun cincau hijau. Dalam pembuatan cincau asm organik dapat mempercepat terbentuknya gel cincau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan jumlah asam terbaik yang dapat meningkatkan kualitas cincau hijau sebagai minuman fungsional. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian UISU. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dengan tiga ulangan. Dengan jenis asam dan jumlah asam sebagai perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu cincau hijau terbaik dengan pemberian asam sitat dengan jumlah asam 2%.