cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL AGRILAND
ISSN : 20895844     EISSN : 25991361     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agriland adalah wadah informasi bidang Ilmu Pertanian berupa hasil penelitian atau review maupun tulisan ilmiah terkait.
Arjuna Subject : -
Articles 228 Documents
Strategi ketahanan usaha bale hidroponik Cristina Apriana; Lasmono Tri Sunaryanto
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 2 (2021): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v9i2.4109

Abstract

Tujuan dari penelitian ini 1) Mengetahui dan menganalisis strategi yang tepat dalam mempertahankan usaha Bale Hidroponik. 2) Mengetahui dan menganalisis factor-faktor internal maupun eksternal yang dapat berperan dalam usaha Bale Hidroponik. 3) Mengetahui ketahanan usaha Bale Hidroponik di masa pandemi. Penelitian ini dilakukan di Bale Hidroponik yang berada di Jl. Mutiara No. 35, Bugel, Kota Salatiga, Jawa Tengah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan teknik penentuan partisipan menggunakan purposive sampel dengan partisipan sebanyak tiga orang yaitu Key Informan, karyawan dan konsumen. Metode analisis yang digunakan adalah analisis SWOT, Matrik IFAS dan EFAS, Matrik IE, dan analisis QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). Untuk uji validitas data menggunakan triangulasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan posisi Bale Hidroponik berada di sel IV sehingga strategi terbaik adalah tumbuh dan membangun. Prioritas dalam ketahanan usaha Bale Hidroponik yaitu, yang pertama pengembangan produk dengan TAS 5.091, penetrasi pasar dengan TAS 4.785, pengembangan pasar dengan TAS 4.57
Aplikasi POC Keong Mas dan Vermikompos terhadap P-tersedia, dan Hasil Kacang Hijau (Vigna radiata L.) pada Andisol Chairani Siregar; Mindalisma Mindalisma; Farrel Irvin Daulay
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 2 (2021): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v9i2.4290

Abstract

Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan tanaman pangan yang memiliki peranan penting bagi kehidupan dikarenakan sumber protein nabati yang sangat dibutuhkan oleh manusia. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi POC dan dosis vermikompos terbaik terhadap P-tersedia, dan pertumbuhan kacang hijau pada Andisol. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial yang terdiri dari tiga ulangan dan dua faktor perlakuan, yaitu konsentrasi POC keong mas dan dosis pupuk vermikompos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Secara mandiri konsentrasi POC keong mas 150 mL/L air/polibeg dan dosis pupuk vermikompos 45 g/polibeg mampu meningkatkan P-tersedia tanah dan hasil tanaman kacang hijau. Namun secara interaksi, perlakuan konsentrasi POC keong mas dan dosis pupuk vermikompos belum mampu mempengaruhi P-tersedia tanah dan hasil tanaman kacang hijau.
Kajian ekstrak umbi bawang putih (Allium sativum) terhadap hama bahan simpan Sitophilus zeamais (Coleoptera: Curculionidae) pada biji jagung Asmanizar, Asmanizar
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 1 (2021): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v9i1.3902

Abstract

Sitophilus zeamais merupakan hama penting pada biji jagung yang disimpan karena dapat menimbulkan kerugian secara kualitas dan kuantitas. Pengendalian dengan menggunakan bahan tanaman merupakan alternatif pengendalian kimia.  Pada penelitian ini dilakukan ekstraksi umbi bawang putih dengan pelarut air (aquadest) dan diaplikasikan pada 100 g biji jagung dengan konsentrasi 1; 2; 3; 4 dan 5%. Data yang diamati adalah mortalitas S. zeamais, progeni, susut berat dan kerusakan biji jagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kasar umbi bawang putih A.sativum mempengaruhi mortalitas S. zeamais, jumlah progeni, susut berat biji jagung dan persentase kerusakannya. Konsentrasi 5% ekstrak kasar umbi bawang putih A. sativum menunjukkan efek pengendalian yang baik.
Strategi pemasaran komoditi kopi di kios Bu Sus di Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang Satria Dwi Tama; Bayu Nuswantara
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 2 (2021): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v9i2.4117

Abstract

Perkembangan budidaya kopi, perdagangan komoditas kopi dan industri pengolahannya saat ini sangat bagus, dengan semakin dikenalnya kopi Indonesia di pasaran dalam negeri serta di manca negara. Kabupaten Temanggung dan kabupaten Semarang merupakan wilayah sentra penghasil kopi di wilayah Provinsi Jawa Tengah. Perdagangan kopi dan hasil bumi lainnya di Kabupaten Semarang juga berkembang dengan pesat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran komoditi kopi yang dilakukan Kios  Bu Sus dan untuk menganalisis peran strategi pemasaran komoditi kopi dalam menjalankan bauran pemasaran di Kios Bu Sus. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, menggunakan tehnik trianggulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi generik pemasaran kopi yang digunakan di Kios Bu SUS adalah strategi Fokus dengan menerapkan keunggulan biaya rendah dan deferensiasi pada segmen terbatas tersebut. Kios Bu SUS juga menetapkan harga yang rendah dan bersaing dengan tetap menjaga kualitas kopi biji untuk pembeli kopi yang telah menjadi pelanggan yang didapat dari petani kopi dan pengepul desa di sekitar Sumowono dan menjual kopi ke produsen kopi bubuk dan pemilik kafe kopi. Memasarkan kopi dengan penjualan langsung ke pembeli. Kios Bu SUS, memilih lokasi di sekitar pasar tradisional Sumowono untuk memudahkan: penanganan produk, distribusi dan pergudangan, dan  proses pemesanan produk kopi.
Isolasi dan karakterisasi bakteri pada tanah organik dan anorganik di Kec.Kopeng dan Kec.Magelang Fransiskus Tri Nugroho; Andree Wijaya Setiawan
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 1 (2021): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v9i1.3931

Abstract

Mikroorganisme tanah merupakan bagian penting dari ekosistem tanah dalam pemulihan dan keberlanjutan ekosistem. Jumlah dan keanekaragaman mikroorganisme tanah dipengaruhi oleh status kesuburan tanah, termasuk pemupukan. Penggunaan pupuk organik atau anorganik secara langsung dapat mempengaruhi mikroorganisme tanah, menyuplai unsur hara dan secara tidak langsung mengubah nilai pH tanah. Penggunaan pupuk organik dapat memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Sementara itu, pertanian anorganik dapat menyebabkan penurunan yang signifikan dalam komunitas bakteri dan keanekaragaman hayati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman jumlah bakteri dari budidaya tanah organik dan anorganik. Sampel tanah diambil menggunakan ring tanah pada bagian rizosfer dengan kedalaman ± 20 cm, lalu diisolati menggunakan metode T-Streak untuk memperoleh koloni bakteri, kemudian diidentifikasi berdasarkan uji mikrobiologis dan uji biokimiawi. Dari 6 sampel tanah yang terdiri dari 3 sampel tanah organik dan 3 sampel tanah anorganik, didapat 21 koloni bakteri pada sampel tanah organik  yang diberi kode TO pakcoy, TO selada, TO sawi putih dan sampel tanah anorganik didapat 44 koloni bakteri yang diberi kode TA pakcoy, TA selada, TA sawi putih. Berdasarkan hasil identifikasi secara fenotipik, dari seluruh isolat terpilih, hasilnya lebih dominan pada anggota kelompok bakteri Gram positif dengan bentuk dominan basil, ada yang bersifat motil dan nonmotil, dengan hasil uji katalase yang dominan positif, hasil uji indol yang dominan negatif dan uji fermentasi glukosa melalui pembentukan gas dan asam dominan bersifa negatif.
Pengaruh Jenis Ragi Dan Lama Perendaman Terhadap Mutu Biji Kakao Rahmi Dwi Handayani Rambe; Mindalisma Mindalisma
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 1 (2021): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v9i1.4507

Abstract

Proses pengolahan biji kakao sangat menentukan mutu akhir dari biji kakao tersebut. Proses pengolahan biji kakao akan menentukan cita rasa khas dari kakao dan mengurangi atau menghilangkan cita rasa yang tidak baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis ragi dan lama perendaman terhadap mutu biji kakao. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial, yang terdiri dari dua faktor dengan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biji kakao yang banyak disukai oleh panelis dari segi rasa dan aroma adalah biji kakao yang diberi perlakuan jenis ragi roti, namun kadar rendemen, kadar air dan kadar lemak biji kako tertinggi diperoleh pada perlakuan kontrol. Lama perendaman terbaik untuk mutu biji kakao dengan pH, kadar lemak dan rasa yang disukai panelis diperoleh pada perlakuan lama perendaman 1 jam, sedangkan untuk aroma biji kakao yang disukai panelis adalah lama perendaman 4 jam.
Pengaruh ekstrak kasar biji sirsak (Annona muricata L.) terhadap hama penggulung daun (Lamprosema indicata F.) (Lepidoptera: Pyralidae) pada tanaman kedelai (Glycine max L. Merr.) di rumah kasa Aldywaridha Aldywaridha; Asmanizar Asmanizar; Edi Sumantri; Rendi Irmawan Dhika
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 2 (2020): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v8i2.4397

Abstract

Lamprosema indicata merupakan hama penting pada tanaman kedelai yang menyerang daun dan dapat menurunkan produksi biji. Pengendalian dengan insektisida botani merupakan alternatif untuk menghindari efek negatif penggunaan insektisida kimia sintetik yang biasa digunakan petani untuk mengatasi hama ini. Tujuan penelitan ini untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak kasar biji sirsak (Annona muricata) terhadap mortalitas ulat penggulung daun kedelai (L. indicata), intensitas kerusakan daun dan produksi kedelai. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial dengan perlakuan konsentrasi ekstrak kasar biji sirsak yang diperoleh dengan Soxhlet Extractor dan diaplikasikan dengan empat taraf perlakuan yaitu Kontrol (air), konsentrasi 0.0125; 0.25 dan 0.5% dengan ulangan enam kali.  Data yang diamati adalah mortalitas larva, intensitas kerusakan daun dan produksi kedelai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak kasar biji A. muricata mempengaruhi mortalitas larva L. indicata, intensitas kerusakan daun dan produksi biji. Semua konsentrasi yang diuji menunjukkan mortalitas larva L. indicata, intensitas kerusakan daun dan produksi biji yang berbeda nyata dengan kontrol. Mortalitas pada konsenrasi 0.5; 0.25 dan 0.125% adalah masing-masing 100; 85 dan 58.33% pada 3 hari setelah aplikasi, sedangkan intensitas kerusakan daun adalah 6.33; 11.33 dan 24%, produksi biji adalah 13.3; 11.25 dan 6.62 g/tanaman. Ekstrak kasar biji  A.  muricata  mempunyai potensi untuk mengendalikan L. indicata pada tanaman kedelai
Peningkatan Produksi Biji Kedelai (Glycine max L. Merril) dengan Pemberian Dolomit dan Pupuk Fosfor pada Ultisol di Simalingkar Parlindungan Lumbanraja; Samse Pandiangan; Fernando L.H Manalu
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 1 (2021): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v9i1.4379

Abstract

Tanah ultisol juga memiliki reaksi pH yang sangat rendah berkisar antara 3-5 dan kandungan Al yang tinggi. Dolomit efisien digunakan untuk meperbaiki tanah ultisol sehingga sesuai penggunaannya untuk tiap komoditi pertanian. Fosfor sangat berperan dalam mendapatkan hasil optimal produksi biji kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis optimal dolomit dan pupuk fosfor dalam meningkatkan produksi biji kedelai pada ultisol di Simalingkar. Penelitian dilaksanakan di Desa Simalingkar B, pada ketinggian tempat sekitar ± 33 mdpl dari April sampai Juli 2019. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial tiga ulangan dengan perlakuan Dolomit 3 taraf dan Pupuk Fosfor 4 taraf. Parameter yang diamati adalah: produksi biji kedelai per hektar, dan bobot 100 butir biji kering jemur. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian dolomit dengan dosis 18.075 ton/ha mampu meningkatkan produksi biji kedelai pada ultisol di Simalingkar, sedangkan pemberian dosis pupuk fosfor belum mampu meningkatkan produksi biji kedelai.
Kajian ekstrak umbi bawang putih (Allium sativum) terhadap hama bahan simpan Sitophilus zeamais (Coleoptera: Curculionidae) pada biji jagung Asmanizar Asmanizar
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 1 (2021): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v9i1.4395

Abstract

Sitophilus zeamais merupakan hama penting pada biji jagung yang disimpan karena dapat menimbulkan kerugian secara kualitas dan kuantitas. Pengendalian dengan menggunakan bahan tanaman merupakan alternatif pengendalian kimia. Proses ekstraksi umbi bawang putih menggunakan pelarut air (aquadest) dan diaplikasikan pada 100 g biji jagung dengan konsentrasi 1; 2; 3; 4 dan 5%. Data yang diamati adalah mortalitas S. zeamais, progeni, susut berat dan kerusakan biji jagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kasar umbi bawang putih A. sativum mempengaruhi mortalitas S. zeamais, jumlah progeni, susut berat biji jagung dan persentase kerusakannya. Konsentrasi 5% ekstrak kasar umbi bawang putih A. sativum menunjukkan efek pengendalian yang baik.
Pengaruh ekstrak kasar biji sirsak (Annona muricata L.) terhadap hama kepik penghisap polong (Nezara viridula L.) (Hemiptera: Pentatomidae) pada tanaman kedelai (Glycine max L. Merr.) Asmanizar Asmanizar; Diapari Siregar; Abdi Abdillah Manullang
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 1 (2020): AGRILAND: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v8i1.4398

Abstract

Kepik penghisap polong Nezara viridula (Hemiptera: Pentatomidae) merupakan hama yang sering menyerang polong tanaman kedelai. Penggunaan insektisida kimia sintetis dalam usaha pengendalian kepik hijau dapat menimbulkan dampak negatif terhadap makhluk non-target dan lingkungan. Ekstrak bahan tanaman merupakan alternatif pengendalian N. viridula.   Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak kasar biji sirsak terhadap hama kepik penghisap polong kedelai. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Non-Faktorial dengan 4 perlakuan yaitu kontrol, konsentrasi 0.125; 0.25 dan 0.5% dan enam ulangan yang dilaksanakan di rumah kasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak kasar biji sirsak mempengaruhi mortalitas kepik, persentase polong terserang, persentase polong hampa, persentase biji terserang dan produksi biji. Konsentrasi ekstrak biji sirsak 0.5% dan 0.25% mampu menyebabkan mortalitas kepik pada tanaman kedelai berturut-turut 100% dan 76.7% pada 3 hari setelah aplikasi. Persentase polong terserang dan biji terserang pada konsentrasi 0.5% menunjukkan hasil terbaik (2.52 dan 3.35%) berbanding kontrol (16.45 dan 32.68%). Sedangkan persentase polong hampa, perlakuan konsentrasi ekstrak kasar 0.25 dan 0.5% menunjukkan efek yang tidak berbeda nyata (22.95 dan 21.84%). Hal yang sama terjadi pada produksi yaitu 9.49 dan 10.05 g/tanaman. Ekstrak kasar sirsak potensial untuk mengendalikan kepik N. viridula pada tanaman kedelai

Page 10 of 23 | Total Record : 228