cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
COPING (Community of Publishing in Nursing)
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23031298     EISSN : 27151980     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
COPING (Community of Publishing in Nursing) adalah E-Jurnal Keperawatan yang diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. E-Jurnal keperawatan ini akan menjadi salah satu wahana pengembangan Evidence Based Nursing dalam pengembangan dan update ilmu-ilmu keperawatan dan meningkatkan kualitas asuhan keperawatan pada pasien. Jurnal ini terbit tiga kali setahun dan menerima artikel atau publikasi penelitian-penelitian di bidang keperawatan dari berbagai kalangan yang belum pernah diterbitkan. Naskah dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar atau Bahasa Inggris. Tim Redaksi akan melakukan analisis dan memilih naskah publikasi atau artikel yang akan diterbitkan setelah mendapat hasil evaluasi dari Tim Penyunting. Tim Redaksi berhak menolak, menerima atau meminta penulis melakukan revisi pada naskah yang dikirim
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 2 (2023): April 2023" : 15 Documents clear
PENGARUH PIJAT OKETANI TERHADAP PEMBENGKAKAN PAYUDARA (BREAST ENGORGEMENT) Azizati Salmas Marsiami
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 2 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i02.p03

Abstract

Pembengkakan payudara merupakan masalah yang sering didapatkan pada ibu menyusui. Dampak lebih lanjut dari pembengkakan payudara yang dialami ibu, yaitu nyeri payudara hebat sehingga ibu menyerah menyusui dan beralih dengan susu formula. Pijat Oketani merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi masalah laktasi seperti pembengkakan payudara, mastitis, serta tidak cukupnya ASI atau nyeri puting. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pijat Oketani terhadap pembengkakan payudara (breast engorgement) pada ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Trimulyo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Randomized Controlled Trial (RCT) post test only control group design. Subjek penelitian ini adalah ibu menyusui hari 1-14 postpartum di Trimulyo yang memenuhi kriteria inklusi dan tidak memenuhi kriteria eksklusi. Subjek dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok 30 kelompok kontrol dan 30 kelompok perlakuan. Kelompok kontrol adalah 30 orang yang diberikan KIE perawatan payudara, sedangkan kelompok perlakuan adalah ibu menyusui hari 1-14 postpartum yang diberikan pijat Oketani. Pengumpulan data menggunakan Visual Analog Scale. Hasil analisis menggunakan T-Test diperoleh p-value 0,000 (? 0,05) yang artinya ada pengaruh pemberian pijat Oketani terhadap penurunan pembengkakan payudara pada ibu menyusui di Puskesmas Trimulyo. Selain itu hasil analisis menggunakan Chi-square test didapatkan nilai p = 0,000, dengan RR 10,3 IK 95%. Artinya kelompok yang tidak diberikan pijat Oketani berisiko 10,3 kali mengalami pembengkakan payudara dibandingkan kelompok perlakuan. Pijat Oketani efektif untuk mengurangi pembengkakan payudara pada ibu menyusui.
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF OLEH IBU BEKERJA DI KOTA DENPASAR Made Ayu Puspa Dewi; Luh Mira Puspita; Ni Luh Putu Eva Yanti
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 2 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i02.p08

Abstract

Ibu yang aktif bekerja sebagian besar mengalami hambatan dalam menyusui bayinya. Beberapa hambatan dalam pemberian ASI oleh ibu bekerja yaitu durasi bekerja yang terlalu lama, kesempatan memerah ASI di tempat kerja yang minim akibat tidak tersedianya fasilitas menyusui seperti bilik laktasi, serta pengetahuan ibu bekerja yang kurang mengenai manajemen laktasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif oleh ibu bekerja di Kota Denpasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif korelatif dengan rancangan cross sectional dan teknik purposive sampling. Pengambilan data dilakukan pada 97 responden yang berkunjung di Puskesmas 1 Denpasar Utara, Puskesmas 1 Denpasar Timur, Puskesmas 2 Denpasar Barat, dan Puskesmas 2 Denpasar Selatan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan, ketersediaan fasilitas laktasi di tempat kerja, dan dukungan suami. Analisis data menggunakan uji eta dan coefficient contingency. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan usia (p=0,08), jumlah paritas (p=0,132), jenis kelamin bayi (p=0,501), status sosial ekonomi (p=0,111), jenis pekerjaan ibu (p=0,70), pengetahuan (p=0,338), ketersediaan fasilitas laktasi (p=0,3), dukungan suami (0,180) dengan pemberian ASI eksklusif. Sedangkan jarak (0,019) dan durasi kerja (0,044) berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif (p<0,05). Kesimpulannya terdapat hubungan antara jarak dan durasi bekerja dengan pemberian ASI eksklusif oleh ibu bekerja di Kota Denpasar. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan ibu bekerja mengenai manajemen ASI perah sehingga pemberian ASI eksklusif berhasil dicapai.
GAMBARAN RESILIENSI PADA MAHASISWA TAHUN PERTAMA DI STIKES SANTA ELISABETH MEDAN Vina Yolanda Sari Sigalingging; Rotua Elvina Pakpahan; Ratna Juli Syas Kristin Laia
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 2 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i02.p04

Abstract

Mahasiswa tahun pertama tentu saja akan mengalami masalah maupun kesulitan, yang dapat menyebabkan stres. Mahasiswa awal membutuhkan suatu kemampuan untuk dapat beradaptasi, bertahan, mengatasi dan berkembang di tengah kesulitan agar dapat berfungsi secara normal di berbagai tekanan dan faktor penyebab stres yang disebut resiliensi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran resiliensi pada mahasiswa tahun pertama di STIKes Santa Elisabeth Medan. Rancangan penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa tahun pertama dengan teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan sampel sebanyak 193 responden. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan membagikan kuesioner Connor Davidson Resilience Scale dengan 25 pernyataan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada mahasiswa tahun pertama di STIKes Santa Elisabeth Medan, ditemukan tingkat resiliensi mahasiswa tahun pertama berada pada kategori resiliensi sedang yaitu sebanyak 110 responden (57%), sedangkan yang paling sedikit berada pada kategori rendah sebanyak 13 responden (6,7%). Resiliensi pada perempuan lebih tinggi dibandingan laki-laki dan mahasiswa yang berusia >20 tahun cenderung memiliki resiliensi yang tinggi. Pada aspek resiliensi jika dilihat dari skor tinggi paling banyak adalah aspek menerima perubahan secara positif dan paling sedikit aspek pengendalian diri. Hal ini menunjukkan, mahasiswa tahun pertama di STIKes Santa Elisabeth Medan mampu mengatasi stres maupun beradaptasi, namun masih belum optimal.
HUBUNGAN PENGETAHUAN WUS TENTANG KANKER PAYUDARA DENGAN PERILAKU SADARI Nisfi Laeli Auliana; Tin Utami; Siti Haniyah
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 2 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i02.p09

Abstract

Kanker payudara termasuk keganasan yang ditemukan di jaringan payudara pada sel-sel yang asalnya dari komponen kelenjar yaitu lobulus serta epitelnya serta komponen selain bagian kelenjar yaitu persyarafan jaringan payudara, pembuluh darah, serta jaringan lemak. Menurut WHO, pada tahun 2020 secara global terdapat 2,3 juta perempuan yang didiagnosa mengidap kanker payudara serta 685.000 kematian. Suatu usaha pencegahan serta pengendalian kanker payudara yaitu dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan WUS tentang kanker payudara dengan perilaku SADARI di Desa Karangpucung. Metode penelitian ini ialah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional dengan teknik purposive sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 97 responden. Analisis data menggunakan uji Spearman-Rank. Data diambil dengan menggunakan kuesioner pengetahuan kanker payudara serta perilaku SADARI. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan WUS mengenai kanker payudara dengan perilaku SADARI dengan p-value = 0,000 (p<0,05) serta nilai koefisien korelasi = 0,574.
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN KECEMASAN AKADEMIK SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS DALAM MENJALANI PEMBELAJARAN DARING Ayu Wahyuni; Ririn Muthia Zukhra; Erwin Erwin
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 2 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i02.p05

Abstract

Kecemasan akademik dapat berdampak buruk terhadap kualitas belajar siswa. Salah satu hal yang mempengaruhi kualitas belajar siswa adalah efikasi dirinya sendiri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan efikasi diri dengan kecemasan akademik siswa sekolah menengah atas dalam menjalani pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatif dan pendekatan cross sectional. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang berisi pertanyaan tentang efikasi diri dan kecemasan akademik yang telah valid dan reliabel. Sampel penelitian adalah 208 siswa SMA Negeri 8 Pekanbaru. Pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling, yaitu stratified non-random sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar siswa dengan efikasi diri sangat tinggi yaitu sebanyak 111 orang (53,4%) dan siswa yang memiliki kecemasan akademik sedang sebanyak 139 orang (66,8%). Secara statistik terdapat hubungan antara efikasi diri dengan kecemasan akademik siswa sekolah menengah atas dalam menjalani pembelajaran daring dengan p value (0, 000) < ? (0,05).
GAMBARAN MEKANISME KOPING DAN BURNOUT PADA ORANG TUA SISWA SEKOLAH DASAR DI MASA PANDEMI COVID-19 Ni Gusti Ayu Putu Intan Sofiyantari; Ni Luh Putu Shinta Devi; Putu Oka Yuli Nurhesti
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 2 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i02.p01

Abstract

Perubahan situasi di masa pandemi Covid-19 menjadi tantangan bagi orang tua siswa dalam mengasuh anak. Peran orang tua di masa pandemi dapat memicu terjadinya burnout yang mengakibatkan masalah emosional sehingga berisiko perilaku kekerasan pada anak. Mekanisme koping diperlukan orang tua untuk beradaptasi dengan situasi sulit di masa pandemi yang menekan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran mekanisme koping dan burnout pada orang tua siswa sekolah dasar di masa pandemi Covid-19. Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel yang digunakan adalah 261 orang tua siswa dari SDK ST. Maria Immaculata Tabanan dan SD Negeri 1 Sembung Gede yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan orang tua siswa sekolah dasar mayoritas berada pada kategori usia dewasa akhir dengan nilai tengah usia 39 tahun. Sebagian besar orang tua dalam penelitian ini berjenis kelamin perempuan, berpendidikan perguruan tinggi, berstatus menikah, mempunyai dua anak, dan masih bekerja. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa sebanyak 52,9% orang tua menggunakan mekanisme koping adaptif dan sebanyak 47,1% orang tua menggunakan mekanisme koping maladaptif. Hasil analisis tingkat burnout orang tua berada dalam kategori rendah sebanyak 25,7%, burnout kategori sedang sebanyak 49,4% dan burnout kategori tinggi sebanyak 24,9%. Disimpulkan bahwa sebagian besar orang tua siswa sekolah dasar dalam penelitian ini menggunakan mekanisme koping yang adaptif dan memiliki tingkat burnout kategori sedang di masa pandemi Covid-19.
GAMBARAN INTENSI MAHASISWA KEPERAWATAN DALAM MEMBERIKAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN LALU LINTAS Dewa Ayu Dwi Yaswari Temala; I Made Suindrayasa; Kadek Saputra
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 2 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i02.p06

Abstract

Intensi merupakan salah satu faktor penting dalam memprediksi perilaku menolong pada kecelakaan lalu lintas. Kecelakaan lalu lintas adalah salah satu jenis kecelakaan yang banyak terjadi dan mengakibatkan kerugian dari segi mortalitas dan morbiditas. Keberadaan first responder yang mengetahui tahapan pertolongan pertama, serta mampu dan mau menolong korban sangat dibutuhkan. Salah satu responder potensial adalah mahasiswa keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran intensi mahasiswa keperawatan dalam memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif melalui pendekatan observasional. Responden penelitian ini adalah 111 orang mahasiswa aktif Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners Fakultas Kedokteran Universitas Udayana yang telah lulus dalam mata kuliah keperawatan gawat darurat. Penelitian ini menggunakan total sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner Measure of Intention to Help Road Accident Victim (MIHRAV) yang telah diterjemahkan dan dimodifikasi. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden merupakan angkatan 2019 (59,5%), mayoritas responden berusia 22 tahun (47,7%), berjenis kelamin perempuan (90,9%), pernah mengikuti pendidikan dan pelatihan terkait pertolongan pertama pada kecelakaan (81,1%), pernah melihat kecelakaan lalu lintas secara langsung (85,6%), dan mayoritas tidak pernah menolong korban kecelakaan lalu lintas (55,9%). Mayoritas responden memiliki intensi yang tinggi untuk memberikan pertolongan pertama pada korban kecelakaan lalu lintas (53,2%).
HUBUNGAN RESILIENSI DENGAN WELL-BEING MAHASISWA KEPERAWATAN FK UNUD SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Ni Kadek Sri Darmayanti; Made Rini Damayanti S; I Gusti Ngurah Juniartha
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 2 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i02.p02

Abstract

Mahasiswa keperawatan merupakan salah satu kelompok mahasiswa yang ditemukan paling rentan mengalami masalah kesehatan mental seperti stres, terlebih lagi di masa pandemi Covid-19 saat ini. Stres yang dialami oleh mahasiswa sangat berdampak buruk pada kesejahteraan atau well-being mahasiswa itu sendiri. Untuk dapat mencapai well-being yang optimal selama masa pendidikannya, mahasiswa keperawatan memerlukan yang namanya resiliensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara resiliensi dengan well-being pada mahasiswa Keperawatan FK Unud selama masa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan rancangan cross sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sejumlah 194 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Hasil dalam penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat resiliensi dengan kategori sedang (74,7%) dan well-being dengan kategori sedang (71,6%). Analisis data dengan uji korelasi Spearman Rank dalam penelitian ini menunjukkan hasil p value = 0,000 (<0,05) dan nilai r = 0,616. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara resiliensi dan well-being dengan kekuatan hubungan yang kuat serta arah hubungan yang positif. Hal tersebut berarti semakin tinggi tingkat resiliensi maka tingkat well-being pun akan semakin tinggi. Simpulan penelitian ini yaitu resiliensi dapat mempengaruhi well-being pada populasi penelitian.
GAMBARAN PERAN STRUKTURAL KELUARGA PADA REMAJA SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Lintang Puspita Prabarini; Janes Jainurakhma
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 2 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i02.p07

Abstract

Perkembangan psikososial remaja di masa pandemi COVID-19 menjadi terganggu. Pembatasan interaksi sosial akibat lock down berdampak pada tugas perkembangan remaja, yang dominan berlangsung hanya di lingkungan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran peran keluarga secara struktural pada kesejahteraan remaja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observatif. Pengambilan sampel dilakukan secara screened sampling. Hasil penelitian menunjukkan 82,2% tingkat pengaruh faktor internal peran keluarga pada penelitian ini bersifat sedang, menggambarkan terkait kondisi keluarga, berupa komposisi keluarga, adanya pengaruh jenis kelamin terhadap keyakinan dan peran perawatan, elemen eksternal tinggi sebesar 54,3% menggambarkan tentang adanya pengaruh keluarga besar, dan kontak sosial keluarga, dengan lingkungan; dan faktor kontekstual keluarga pada penelitian ini bersifat sedang (59,7%) yang menggambarkan terkait etnisitas, pengaruh budaya, kelas sosial, agama dan kepercayaan. Peraturan lock down pada masa pandemi membuat remaja lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dibandingkan bersosialisasi dengan teman sebaya. Dukungan dan peran keluarga berperan penting pada kesehatan dan tugas perkembangan keluarga selama menjalani masa pandemi COVID-19.
PENGARUH TERAPI MUSIK PANTING TERHADAP KECEMASAN PASIEN DI RUANG ICCU RSUD ULIN BANJARMASIN Imam Setyawan; Tina Handayani Nasution; Endang Pertiwiwati; Ifa Hafifah
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 2 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i02.p10

Abstract

Pasien ICCU sering mengalami masalah kejiwaan, salah satunya adalah kecemasan. Kecemasan pada pasien ICCU mengakibatkan perubahan pola koping terhadap penyakit jantung yang dideritanya. Salah satu upaya untuk mengurangi kecemasan adalah terapi musik panting yang dapat memberikan efek relaksasi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh terapi musik panting terhadap kecemasan pasien di ruang ICCU RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian ini merupakan jenis kuantitatif dengan metode quasi eksperiment dengan design one group pre-posttest. Sampel penelitian adalah 30 pasien ICCU yang dipilih dengan teknik non-probability yaitu consecutive sampling. Pengaruh terapi musik panting dengan kecemasan pasien dianalisis menggunakan Wilcoxon test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pre-test responden mayoritas mengalami kecemasan ringan 18 (60%) orang dan hasil post-test responden mayoritas tidak mengalami kecemasan 15 (50%) orang. Uji Wilcoxon menunjukkan hasil p-value yaitu 0,000 dengan tingkat kesalahan 5%. Kesimpulan pada penelitian ini terdapat pengaruh terapi musik panting terhadap kecemasan pasien pada ruang ICCU RSUD Ulin Banjarmasin. Musik panting memiliki irama yang slow sehingga memberikan rasa rileks dan membuat gejala kecemasan pada pasien menjadi berkurang.

Page 1 of 2 | Total Record : 15


Filter by Year

2023 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2024): April 2024 Vol 12 No 1 (2024): Februari 2024 Vol 11 No 6 (2023): Desember 2023 Vol 11 No 5 (2023): Oktober 2023 Vol 11 No 4 (2023): Agustus 2023 Vol 11 No 3 (2023): Juni 2023 Vol 11 No 2 (2023): April 2023 Vol 11 No 1 (2023): Februari 2023 Vol 10 No 6 (2022): Desember 2022 Vol 10 No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 10 No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 10 No 3 (2022): Juni 2022 Vol 10 No 2 (2022): April 2022 Vol 10 No 1 (2022): Februari 2022 Vol 9 No 6 (2021): Desember 2021 Vol 9 No 5 (2021): Oktober 2021 Vol 9 No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 9 No 3 (2021): Juni 2021 Vol 9 No 2 (2021): April 2021 Vol 9 No 1 (2021): Februari 2021 Vol 8 No 4 (2020): Desember 2020 Vol 8 No 3 (2020): Oktober 2020 Vol 8 No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 8 No 1 (2020): April 2020 Vol 7 No 3 (2019): Desember 2019 Vol 7 No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 7 No 1 (2019): April 2019 Vol 6 No 3 (2018): Desember 2018 Vol 6 No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 6 No 1 (2018): April 2018 Vol 5 No 3 (2017): Desember 2017 Vol 5 No 2 (2017): Agustus 2017 Vol 5 No 1 (2017): April 2017 Vol 4 No 3 (2016): Desember 2016 Vol 4 No 2 (2016): Agustus 2016 Vol 4 No 1 (2016): APRIL 2016 Vol 3 No 3 (2015): JURNAL EDISI SEPTEMBER-DESEMBER 2015 Vol 3 No 2 (2015): JURNAL EDISI MEI-AGUSTUS 2015 Vol 3 No 1 (2015): JURNAL EDISI JANUARI-APRIL 2015 Vol 2 No 3 (2014): JURNAL EDISI SEPTEMBER-DESEMBER 2014 Vol 2 No 2 (2014): JURNAL EDISI MEI-AGUSTUS 2014 Vol 2 No 1 (2014): JURNAL EDISI JANUARI-APRIL 2014 Vol 1 No 2 (2013): JURNAL EDISI JULI-DESEMBER 2013 Vol 1 No 1 (2013): JURNAL EDISI JANUARI-JUNI 2013 More Issue