cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
COPING (Community of Publishing in Nursing)
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23031298     EISSN : 27151980     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
COPING (Community of Publishing in Nursing) adalah E-Jurnal Keperawatan yang diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. E-Jurnal keperawatan ini akan menjadi salah satu wahana pengembangan Evidence Based Nursing dalam pengembangan dan update ilmu-ilmu keperawatan dan meningkatkan kualitas asuhan keperawatan pada pasien. Jurnal ini terbit tiga kali setahun dan menerima artikel atau publikasi penelitian-penelitian di bidang keperawatan dari berbagai kalangan yang belum pernah diterbitkan. Naskah dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar atau Bahasa Inggris. Tim Redaksi akan melakukan analisis dan memilih naskah publikasi atau artikel yang akan diterbitkan setelah mendapat hasil evaluasi dari Tim Penyunting. Tim Redaksi berhak menolak, menerima atau meminta penulis melakukan revisi pada naskah yang dikirim
Articles 611 Documents
GAMBARAN PENGETAHUAN PERAWATAN PALIATIF PADA PERAWAT ICU DI RSUD ULIN BANJARMASIN Anissa Anissa; Ifa Hafifah; Tina Handayani Nasution
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 4 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.786 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i04.p06

Abstract

Perawatan paliatif diberikan sejak diagnosis ditegakkan agar masalah fisik, psikososial, serta spiritual dapat diatasi lebih dini. Perawat merupakan salah satu staf tenaga kesehatan yang berperan penting, kurangnya pengetahuan paliatif akan menimbulkan kurangnya kualitas pelayanan perawatan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran pengetahuan perawatan paliatif pada perawat ICU di RSUD Ulin Banjarmasin. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah non probability sampling dengan purposive sampling. Sampel penelitian 32 orang perawat pelaksana di ruangan intensif RSUD Ulin Banjarmasin. Instrumen menggunakan lembar data demografi dan kuesioner PCQN-I. Analisis data menggunakan univariat. Hasil menunjukkan kategori pengetahuan kurang 21 orang (65,6%) dan kategori pengetahuan cukup 11 orang (34,4%). Sebagian besar responden belum pernah mengikuti pelatihan paliatif dan belum memahami konsep umum paliatif.
GAMBARAN SIKAP DAN TINDAKAN IBU DALAM MENCEGAH COVID-19 PADA ANAK BALITA Rezky Rizalti; Arneliwati Arneliwati; Ganis Indriati
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 5 (2022): Oktober 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.32 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i05.p03

Abstract

Coronavirus Disease-2019 (COVID-19) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-COV 2). Penyebaran COVID-19 sangat cepat sehingga mudah menginfeksi anak balita. Ibu memiliki peran penting dalam melindungi anak balitanya dari COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran sikap dan tindakan ibu dalam mencegah COVID-19 pada anak balita. Desain penelitian adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan metode cross sectional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang terdiri dari 17 pernyataan tentang sikap dan tindakan ibu dalam mencegah COVID-19 pada anak balita dan diberikan kepada 173 responden yang memiliki anak balita usia 12 - 59 bulan di Kelurahan Tangkerang Utara, Kota Pekanbaru. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif sederhana yang disajikan dalam tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan sikap ibu berada pada kategori positif dengan jumlah 89 responden (51,4%), dan tindakan ibu berada pada kategori baik dengan jumlah 100 responden (57,8%). Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa ibu dengan anak balita usia 12 - 59 bulan di Kelurahan Tangkerang Utara, Kota Pekanbaru memiliki sikap positif dan tindakan yang baik dalam mencegah COVID-19.
PELAYANAN KESEHATAN PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI TINGKAT PELAYANAN PRIMER: SYSTEMATIC REVIEW Didi Kurniawan; Etty Rekawati; Junaiti Sahar
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 4 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.337 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i04.p11

Abstract

Penderita hipertensi terus mengalami peningkatan sejalan dengan meningkatnya usia harapan hidup. Hipertensi sangat berbahaya karena dapat menyebabkan serangan jantung, stroke, gagal ginjal bahkan kematian. Oleh karena itu, pelayanan kesehatan lansia dengan hipertensi perlu mendapat perhatian yang serius dari pemberi pelayanan kesehatan primer. Berdasarkan fakta tersebut maka dilakukan systematic review dengan tujuan memberikan gambaran pelaksanaan pelayanan kesehatan pada lansia dengan hipertensi di tingkat pelayanan primer. Metode yang digunakan yaitu kajian pustaka secara sistematis (systematic review) dari berbagai hasil penelitian yang bersumber pada data elektronik. Pencarian literatur dilakukan secara online dengan menggunakan basis data ScienceDirect, Scopus, Pubmed, ProQuest, Clinicalkey, dan Google Scholar. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian sumber referensi adalah “management hypertension”, “elderly”, dan “primary care” serta dibatasi dalam rentang tahun 2016 hingga 2021. Hasil systematic review ini mengungkap bahwa pelayanan kesehatan di tingkat pelayanan primer telah menggunakan berbagai metode pendekatan seperti peningkatan keterlibatan keluarga, penggunaan SMS, telemonitoring, manajemen diri berbasis telepon selular, dan kunjungan langsung keluarga berupa program Perkesmas PIS-PK. Metode pendekatan tersebut bertujuan meningkatkan kepatuhan lansia penderita hipertensi dalam melaksanakan terapi farmakologi maupun non farmakologi. Kesimpulan bahwa pelayanan primer harus terus dikembangkan seiring kemajuan teknologi informasi tanpa mengesampingkan pelayanan langsung pada pasien dan peningkatan kualitas pemberi pelayanan kesehatan primer.
HUBUNGAN STATUS FISIK ASA DENGAN WAKTU PULIH SADAR PADA PASIEN PASCA ANESTESI UMUM DI RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA Aisyah Nur Azizah; Kalistus Angger Yomanovanka
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 5 (2022): Oktober 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.318 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i05.p08

Abstract

Pembedahan adalah suatu pengobatan secara invasif yang dilakukan dengan membuat sayatan pada bagian tubuh manusia. Pasien yang dilakukan pembedahan diberikan anestesi umum yang merupakan tindakan meniadakan nyeri secara sentral disertai hilangnya kesadaran dan terdapat efek atau komponen hipnotik, analgesik, relaksasi otot yang dikenal dengan trias anestesi. Pasien dengan anestesi umum akan kembali pulih dan sadar. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi lama waktu pulih sadar pasien, salah satunya status fisik ASA. Status fisik ASA merupakan status fisik pasien pasca anestesi umum yang dibagi menjadi 6 klasifikasi menurut ASA (American Society Of Anesthesiologists). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status fisik ASA dengan waktu pulih sadar pada pasien pasca anestesi umum. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, didapatkan 35 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Analisa data menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil dari penelitian ini adalah perbedaan rata - rata waktu pulih sadar pasien dengan pra anestesi umum dengan kriteria ASA I (13 menit), ASA II (24 menit) dan ASA III (34 menit 44 detik). Hasil uji korelasi didapatkan nilai 0,000 (p < 0,05), maka artinya terdapat hubungan signifikan antara status fisik ASA dengan waktu pulih sadar pada pasien pasca anestesi umum.
GAMBARAN PENDAPAT KELUARGA ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ) TENTANG PENYEBAB TERJADINYA GANGGUAN JIWA DAN PENGOBATANNYA PADA MASYARAKAT MELAYU Megawati Megawati; Fathra Annis Nauli; Oswati Hasanah
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 4 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.032 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i04.p03

Abstract

Gangguan jiwa dipengaruhi oleh dua faktor penyebab yaitu faktor predisposisi dan faktor presipitasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pendapat keluarga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) tentang penyebab gangguan jiwa dan pengobatannya pada masyarakat Melayu di Kepulauan Meranti. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif pada 30 responden menggunakan teknik total sampling, dan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Hasil analisis uji univariat mayoritas responden berusia 17-25 tahun (remaja akhir) (26,7%), mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (80%), mayoritas responden berpendidikan SMA (36,7%), mayoritas responden bekerja sebagai IRT (46,7%), faktor predisposisi genetik mayoritas responden tidak ada anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa (86,7%), mayoritas responden memiliki gangguan psikososial penolakan (28,9%), mayoritas responden memiliki riwayat pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan berupa kekerasan fisik (23,5%), berdasarkan jenis pengobatannya sebagian besar responden melakukan pengobatan informal (63,3%). Faktor predisposisi ODGJ disebabkan oleh biologis, psikologis dan sosial budaya, sedangkan pengobatan yang sering digunakan yaitu melakukan pengobatan informal (dukun dan ustad).
HUBUNGAN NORMA SUBJEKTIF DENGAN KEYAKINAN UNTUK DETEKSI DINI KANKER SERVIKS METODE IVA Thasa Azzahra; Sri Utami; Erika Erika
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 5 (2022): Oktober 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.197 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i05.p01

Abstract

Seorang individu memiliki kecenderungan untuk mengikuti pandangan orang terhadap perilaku yang akan dilakukannya. Pandangan individu terhadap tindakan ini akan mempengaruhi keyakinan untuk melakukan deteksi dini kanker serviks dengan metode IVA. Penelitian merupakan penelitian deskriptif korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah wanita usia produktif di wilayah kerja Puskesmas Rejosari sebanyak 60 responden berdasarkan kriteria inklusi menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Kuesioner pada penelitian merupakan adopsi dari dari kuesioner yang terdapat pada Theory of Planned Behaviour and Health Behaviour yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas responden memiliki norma subjektif tinggi dengan keyakinan tinggi yaitu sebanyak 63,3%, responden yang memiliki norma subjektif rendah dengan keyakinan tinggi adalah sebanyak 3,3%, dan responden memiliki norma subjektif rendah dengan keyakinan rendah sebanyak 33,3%. Hasil uji statistik didapatkan p value 0,000 artinya ada hubungan antara norma subjektif dengan keyakinan melakukan deteksi dini kanker serviks metode IVA.
PENGARUH TEKNIK RELEASING TERHADAP KECEMASAN PADA LANSIA Sri Setyowati; Parmadi Sigit Purnomo; Bety Agustina Rahayu; Riza Yulina Amry
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 5 (2022): Oktober 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.569 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i05.p13

Abstract

Populasi lansia di Indonesia terus meningkat dengan cepat pada tahun 2021. Munculnya masalah di masa lansia sering dimaknai sebagai masa kemunduran, karena masa ini dianggap sebagai fase akhir dari kehidupan. Kecemasan masih menjadi masalah yang pasti dialami oleh lansia. Ada banyak cara mengatasi kecemasan, salah satunya dengan teknik releasing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik releasing terhadap kecemasan pada lansia. Jenis penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimental dengan rancangan penelitian one group pre-test post-test design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua lansia yang tergabung dalam Posyandu Lansia Melati, Dusun Karet, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, Yogyakarta yaitu sebanyak 19 orang lansia. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Penelitian ini dilakukan pada September 2021. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kecemasan adalah kuesioner Zung Self Rating Anxiety Scale (ZSAS/ZSRAS). Intervensi yang diberikan untuk mengatasi kecemasan adalah teknik releasing untuk melepaskan emosi dengan mengakui emosi yang dirasa saat itu, meminta diangkat emosi saat itu, dan meminta apa yang diharapkan saat itu. Analisis data menggunakan uji analisis paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden sebelum diberikan teknik releasing menunjukkan lansia dengan kecemasan kategori ringan sebanyak 68,4%, sedangkan setelah diberikan intervensi terjadi peningkatan jumlah responden dengan kecemasan ringan sebesar 84,2%. Analisis paired t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (<0,05) sehingga menunjukkan adanya pengaruh antar variabel. Teknik releasing memberikan pengaruh yang positif pada penurunan angka kecemasan pada lansia.
GAMBARAN KUALITAS HIDUP DAN KOPING PADA PASIEN HEMODIALISA Melania Wahyuningsih; Lisweni Aris Astuti
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 4 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.381 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i04.p07

Abstract

Pasien dengan Penyakit Ginjal Kronik (PGK) membutuhkan terapi pengganti ginjal, salah satunya adalah hemodialisa. Terapi hemodialisa membutuhkan waktu yang lama dan biaya yang besar sehingga dapat mempengaruhi kejiwaan, kualitas hidup, dan koping pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas hidup dan koping pasien hemodialisa di RSUD Prambanan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode cross sectional. Jumlah sampel adalah 42 pasien hemodialisa di RSUD Prambanan, dengan menggunakan teknik total sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan distribusi frekuensi persentase. Hasil penelitian mengenai karakteristik responden, didapatkan hasil: sebagian besar responden adalah laki-laki (52,4%), usia lansia akhir (31%), tingkat pendidikan menengah (50%), status bekerja (59,5%), dan telah menjalani hemodialisa selama lebih dari 6 bulan (92,9%). Kualitas hidup responden baik (52,4%) dan koping responden adaptif (97,6%). Kualitas hidup baik dan koping adaptif pada pasien hemodialisa di RSUD Prambanan.
TINGKAT SELF-EFFICACY BERHUBUNGAN DENGAN BURNOUT PADA PERAWAT SELAMA PANDEMI CORONA VIRUS DISEASE 2019 Ni Kadek Konik Damayanti Putri; Komang Menik Sri Krisnawati; Kadek Cahya Utami
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 5 (2022): Oktober 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.601 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i05.p04

Abstract

Pandemi Corona Virus Disease 2019 mengharuskan masyarakat, khususnya perawat beradaptasi dengan berbagai perubahan yang dapat menimbulkan stres. Stres yang tidak terkontrol dapat menyebabkan burnout. Burnout dapat diminimalkan dengan memiliki keyakinan diri untuk mampu mencapai hasil yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara tingkat self-efficacy dengan burnout pada perawat di Instalasi Gawat Darurat Unit Pelaksana Teknis Rumah Sakit Umum Daerah Bali Mandara selama pandemi Corona Virus Disease 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif korelasi dengan rancangan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 35 perawat menggunakan teknik total sampling. Analisis hasil penelitian menggunakan uji Pearson Product Moment. Sebagian besar responden dalam penelitian ini memiliki self-efficacy sedang (74,3%) dan burnout sedang (97,1%). Hasil penelitian didapatkan nilai p sebesar 0,000 (p ? 0,05). Nilai coefficient correlation didapat sebesar -0,587 menunjukkan korelasi negatif dengan kekuatan korelasi kuat. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat self-efficacy dengan burnout pada perawat RSUD Bali Mandara.
GAMBARAN PENGETAHUAN PENGEMUDI OJEK ONLINE TENTANG PERTOLONGAN PERTAMA PADA KONDISI KEGAWATDARURATAN DI KOTA DENPASAR Putu Gede Wiyata Dharma Putra; I Kadek Saputra; Meril Valentine Manangkot
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 4 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.735 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i04.p12

Abstract

Kondisi kegawatdaruratan dapat terjadi secara tiba-tiba dan dimana saja termasuk di jalan raya. Ojek online merupakan profesi yang dituntut bekerja lebih banyak di jalan sehingga berpotensi menghadapi kondisi kegawatdaruratan. Pengetahuan pertolongan pertama sangat penting dimiliki oleh ojek online untuk menghadapi situasi kegawatdaruratan agar dapat meminimalisir jumlah korban dan kecacatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan pengemudi ojek online tentang pertolongan pertama pada kondisi kegawatdaruratan di Kota Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 96 orang pengemudi ojek online dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data pengetahuan menggunakan kuesioner pertolongan pertama yang dibagikan berupa google form kepada responden. Analisis data yang digunakan adalah univariat yang disajikan ke dalam bentuk tabel frekuensi. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil mayoritas responden memiliki pengetahuan cukup sebanyak 73 orang (76%).

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2024): April 2024 Vol 12 No 1 (2024): Februari 2024 Vol 11 No 6 (2023): Desember 2023 Vol 11 No 5 (2023): Oktober 2023 Vol 11 No 4 (2023): Agustus 2023 Vol 11 No 3 (2023): Juni 2023 Vol 11 No 2 (2023): April 2023 Vol 11 No 1 (2023): Februari 2023 Vol 10 No 6 (2022): Desember 2022 Vol 10 No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 10 No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 10 No 3 (2022): Juni 2022 Vol 10 No 2 (2022): April 2022 Vol 10 No 1 (2022): Februari 2022 Vol 9 No 6 (2021): Desember 2021 Vol 9 No 5 (2021): Oktober 2021 Vol 9 No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 9 No 3 (2021): Juni 2021 Vol 9 No 2 (2021): April 2021 Vol 9 No 1 (2021): Februari 2021 Vol 8 No 4 (2020): Desember 2020 Vol 8 No 3 (2020): Oktober 2020 Vol 8 No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 8 No 1 (2020): April 2020 Vol 7 No 3 (2019): Desember 2019 Vol 7 No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 7 No 1 (2019): April 2019 Vol 6 No 3 (2018): Desember 2018 Vol 6 No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 6 No 1 (2018): April 2018 Vol 5 No 3 (2017): Desember 2017 Vol 5 No 2 (2017): Agustus 2017 Vol 5 No 1 (2017): April 2017 Vol 4 No 3 (2016): Desember 2016 Vol 4 No 2 (2016): Agustus 2016 Vol 4 No 1 (2016): APRIL 2016 Vol 3 No 3 (2015): JURNAL EDISI SEPTEMBER-DESEMBER 2015 Vol 3 No 2 (2015): JURNAL EDISI MEI-AGUSTUS 2015 Vol 3 No 1 (2015): JURNAL EDISI JANUARI-APRIL 2015 Vol 2 No 3 (2014): JURNAL EDISI SEPTEMBER-DESEMBER 2014 Vol 2 No 2 (2014): JURNAL EDISI MEI-AGUSTUS 2014 Vol 2 No 1 (2014): JURNAL EDISI JANUARI-APRIL 2014 Vol 1 No 2 (2013): JURNAL EDISI JULI-DESEMBER 2013 Vol 1 No 1 (2013): JURNAL EDISI JANUARI-JUNI 2013 More Issue