cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Spektran
Published by Universitas Udayana
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Spektran merupakan berkala ilmah online yang dikelola oleh Program Magister Teknik Sipil, Program Pascasarjana Universitas Udayana. Terbit pertama kali pada bulan Januari 2013 dan selanjutnya diterbitkan 2 kali setahun setiap bulan Januari dan Juli. Jurnal Spektran mempublikasikan hasil penelitian dan kajian dari mahasiswa, akademisi, praktisi dan pengamat masalah ketekniksipilan.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 1 (2024)" : 7 Documents clear
OPTIMASI WAKTU RENCANA PELAKSANAAN PROYEK DENGAN METODE PEMBAYARAN BULANAN (STUDI KASUS: PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG RUANG KELAS BARU MTsN 2 JEMBRANA) Suputra, I Gusti Ngurah Oka; Wiranata, Anak Agung; Swandana, Wayan Wisnu
JURNAL SPEKTRAN Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2024.v12.i01.p03

Abstract

Sebuah kegiatan proyek jika tidak direncanakan secara maksimal akan mengakibatkan terjadinya arus kas negatif. Permasalahan ini menyebabkan timbulnya beban bunga pinjaman yang digunakan untuk memperbaiki arus kas, sehingga perencanaan pembangunan proyek sangat penting khususnya dalam perencanaan waktu, biaya dan mutu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui optimasi waktu rencana pelaksanaan Proyek Pembangunan Gedung Ruang Kelas Baru MTsN 2 Jembrana. Nilai kontrak pembayaran bulanan pada pembangunan gedung adalah sebesar Rp2.318.854.000 dengan uang muka sebesar 20%. Proyek ini dikerjakan mulai tanggal 9 Juli 2021 dan seharusnya selesai pada 20 November 2021. Selama pelaksanaan kontrak (awal) sempat terjadi aliran kas negatif sebanyak 9 kali pada bulan September hingga November 2021. Penelitian ini menggunakan aplikasi Microsoft Project 2016. Hasil penelitan menunjukkan bahwa masalah arus kas negatif tersebut dapat diatasi setelah dilakukan 4 kali trial and error, dengan waktu pelaksanaan proyek selama 180 hari. Besarnya efisiensi didapatkan dari nilai total selisih bunga pinjaman bank pada kondisi time schedule awal dan akhir yaitu sebesar Rp10.259.685. Nilai ini merupakan selisih antara kondisi awal dan akhir proses trial and error dari penjadwalan proyek pembangunan Gedung Ruang Kelas Baru MTsN 2 Jembrana. Durasi total tetap sama seperti jadwal pelaksanaan kontrak awal, namun terdapat perbedaan waktu pelaksanaan beberapa item pekerjaan untuk menghindari aliran kas yang negatif.
EVALUASI DAMPAK KERUSAKAN JALAN DENGAN PENDEKATAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX PADA RUAS JALAN TGK BAKURMA – COT IRI KABUPATEN ACEH BESAR Azka, Cut Nawalul; Hidayat, Rifki; Amin, Jurisman; Fitriani, Mega
JURNAL SPEKTRAN Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2024.v12.i01.p04

Abstract

Pemeliharaan jalan merupakan aspek krusial dalam memastikan infrastruktur transportasi yang aman dan efisien. Ruas jalan Tgk Bakurma Desa Cot Iri, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar sepanjang 3 km, menjadi fokus penelitian karena mengalami tantangan kerusakan yang perlu dievaluasi secara mendalam. Dengan menggunakan pendekatan metode Pavement Condition Index (PCI), penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak kerusakan jalan dengan menerapkan metode Pavement Condition Index. Evaluasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif tentang kondisi jalan dan memberikan dasar untuk pemeliharaan yang lebih efektif. Metode penelitian melibatkan survei lapangan dengan menggunakan teknik pengamatan langsung untuk mengidentifikasi kerusakan jalan, serta menghitung PCI sebagai parameter evaluasi kondisi pavement. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik untuk mendapatkan gambaran yang akurat tentang tingkat kerusakan dan kondisi jalan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya kerusakan signifikan pada ruas jalan yaitu Segmen 1 sebesar 73,3 m2 (17%), Segmen 2 sebesar 270 m2 (62%), dan Segmen 3 sebesar 93,14 m2 (21%), dengan nilai Corrected Deduct Value (CDV) rata-rata sebesar 83,34. Setelah didapatkan nilai CDV maka kemudian didapatkan nilai PCI sebesar 16,67 sehingga dikategorikan sebagai kondisi jalan buruk sesuai dengan kategori kondisi jalan buruk yang berada pada range 11–25. Faktor tertentu seperti beban lalu lintas dan kondisi cuaca telah berkontribusi pada penurunan kondisi pavement. Berdasarkan hasil evaluasi, dapat disimpulkan bahwa ruas jalan tersebut memerlukan tindakan pemeliharaan yang mendesak. Pendekatan PCI dapat digunakan sebagai alat yang efektif untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi dampak kerusakan jalan. Kesimpulan ini memberikan dasar untuk perencanaan pemeliharaan yang lebih efisien dan berkelanjutan demi memastikan keberlanjutan infrastruktur.
KUAT TEKAN BETON GEOPOLIMER MENGGUNAKAN ABU SEKAM PADI Lestari, Ni Made Dewi; Salain, I Made Alit Karyawan; Widiarsa, Ida Bagus Rai
JURNAL SPEKTRAN Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2024.v12.i01.p05

Abstract

Perkembangan pembangunan infrastruktur guna meningkatkan daya saing nasional terus mengalami peningkatan. Beton umumnya digunakan sebagai material utama dalam pembangunan infrastruktur. Semen merupakan material utama dalam proses produksi beton. Di mana produksi semen ini memiliki dampak seperti menghasilkan gas karbondioksida. Beton Geopolimer adalah jenis beton alternatif baru yang tidak menggunakan bahan semen sebagai bahan dasar dalam pembuatannya. Abu Sekam Padi (ASP) akan digunakan sebagai prekursor dan NaOH : Na2SiO3 akan digunakan sebagai aktivator. Dalam penelitian ini dibuat 3 campuran dengan memvariasikan persentase ASP dan aktivator yang digunakan. Variasi yang dibuat yaitu B1 (80%:20%) , B2 (70%:30%) , dan B3 (60%:40%). Larutan NaOH digunakan 14 M dengan perbandingan NaOH dan Na2SiO3 adalah 1:1,5. Kubus digunakan sebagai cetakan benda uji dalam penelitian ini dengan ukuran cetakan 15cm x 15cm x 15cm. Berdasarkan hasil yang diperoleh pada pengujian kuat tekan, kuat tekan tertinggi diperoleh pada variasi B2 dengan hasil sebesar 24,81 MPa pada umur benda uji 28 hari. Hal ini menunjukkan bahwa pengurangan jumlah prekursor dan penambahan aktivator sangat mempengaruhi workabilitas pada beton geopolimer.
ANALISIS TARIF DASAR ANGKUTAN PENYEBERANGAN LAUT RUTE DERMAGA SANUR – NUSA LEMBONGAN BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN Yoga, I Wayan Gede Darma; Saraswati, Ni Putu Delima Yogeswari; Wirasutama, Cokorda Putra; Wiryadi, I Gede Gegiranang
JURNAL SPEKTRAN Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2024.v12.i01.p01

Abstract

Bali merupakan salah satu destinasi wisata yang sudah terkenal di dunia yang terdiri dari 8 kabupaten dan 1 kota yaitu Kota Denpasar. Nusa Penida dan Nusa Lembongan yang terletak di Kabupaten Klungkung belakangan ini muncul sebagai tujuan wisata baru dengan menawarkan keindahan wisata alam dan wisata religinya. Nusa Lembongan terkenal dengan pemandangan lautnya yang indah, pantai pasir putih yang bersih serta pemandangan sunset yang indah yang bisa dinikmati dari bar maupun restaurant di sekitar pantai. Dengan adanya kebutuhan yang semakin meningkat terhadap sarana penyeberangan di Bali khususnya rute Sanur – Nusa Lembongan maka perlu dilakukan peningkatan kualitas pelayanan dan tarif yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dalam penelitian ini dilakukan perhitungan tarif berdasarkan biaya operasional kendaraan angkutan penyeberangan laut. Dari hasil analisis diperoleh besar biaya operasional kendaraan sebesar Rp3.941.567.721 per tahun. Selanjutnya dilakukan analisis tarif berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan PM No. 66 tahun 2019 dengan tingkat load factor 60% sehingga diperoleh besarnya tarif dasar ditambah pajak penghasilan sebesar 1,2% ialah sebesar Rp71.949. Dalam hal ini biaya bahan bakar minyak menyumbang nilai terbesar komponen biaya operasional kendaraan, yaitu mencapai 61%, sehingga bagi para pelaku penyeberangan biaya ini sangat perlu dikendalikan.
ANALISIS PENERAPAN REKAYASA NILAI (VALUE ENGINEERING) PADA PROYEK PEMBANGUNAN VILLA HOLLY PECATU Dewi, A.A. Diah Parami; Jaya, Nyoman Martha; Trisnayanthy, Ni Putu Emy
JURNAL SPEKTRAN Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2024.v12.i01.p06

Abstract

Villa Holly Pecatu direncanakan memiliki luas bangunan total sebesar 267,72 m2 terdiri dari dua buah kamar tidur, satu tempat tidur mezzanine, tiga buah kamar mandi, dapur, ruang tamu, kolam renang, parkir area, dan kolam jaqusi. Dengan fasilitas yang dijelaskan tadi, proyek Villa Holly ini memiliki nilai total proyek sebesar Rp1.233.514.686. Nilai RAB yang dikeluarkan oleh kontraktor ini tidak sejalan dengan budget yang disiapkan oleh owner, sehingga owner meminta kepada pihak kontraktor untuk melakukan analisis kembali agar biaya yang didapat tidak melebihi budget yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kembali biaya untuk mendapatkan penghematan harga namun tetap menjaga mutu. Metode Rekayasa nilai (Value Engineering) adalah suatu usaha yang dilakukan oleh kontraktor atau konsultan Value Engineering untuk melakukan analisa harga kembali, menghilangkan pekerjaan yang tidak diperlukan guna mendapatkan harga yng lebih efisien dengan alternatif pengganti yang memiliki mutu yang sama. Cara dalam Value Engineering dilakukan dengan dengan menggunakan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP), selaian itu juga dengan cara mengumpulkan beberapa data dengan melakukan metode brainstroming atau bertukar pikiran dengan orang-orang yang terlibat di lapangan langsung, khususnya yang ahli pada bidangnya masing–masing, juga melakukan penyebaran kuisioner terhadap beberapa responden yang terlibat dilapangan. Sebelum melakukan analisis Value Engineering harus dilakukan perangkingan nilai terlebih dahulu. Hasil perangkingan akan menunjukkan pekerjaan yang akan dilakukan rekayasa nilai yaitu item pekerjaan finishing pada dinding, pekerjaan struktur atap, pintu dan jendela, dan finishing penutup lantai. Setelah diuji dengan lima tahapan Value Engineering, didapat alternatif material pengganti untuk desain awal yaitu pekerjaan dinding dengan bata ringan, pekerjaan struktur atap dengan struktur kayu meranti, pekerjaan pintu dan jendela menggunakan kayu meranti, dan pekerjaan penutup lantai dengan finishing semen polish. Analisis Value Engineering pada penelitian ini menghasilkan penghematan sebesar 51,10% dari nilai RAB sebesar Rp1.233.514.686. Dari hasil Value Engineering dengan menerapkan lima tahapan di atas maka dapat disimpulkan bahwa Value Engineering atau rekayasa nilai membuat harga lebih efisien tanpa mengurangi mutu yang sudah ditetapkan dengan menerapkan lima metode Value Engineering.
MANAJEMEN RISIKO PADA PROYEK PEMBANGUNAN PENYEDIAAN AIR MINUM DI KECAMATAN NUSA PENIDA Purnami, Ni Made Ririn; Dharmayanti, Gusti Ayu Putu Candra; Dewi, Anak Agung Diah Parami
JURNAL SPEKTRAN Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2024.v12.i01.p02

Abstract

Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida memprogramkan kegiatan Pembangunan Penyediaan Air Minum di Kecamatan Nusa Penida. Pelaksanaan Pembangunan ini akan berdampak pada aktivitas masyarakat setempat yang berada pada objek wisata Pantai Cristal Bay dengan daerah yang berbukit-bukit. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengidentifikasikan risiko, memberikan penilaian serta memutuskan penerimaan risiko, memutuskan risiko utama serta melakukan mitigasi serta kepemilikan risiko pada risiko utama tersebut mempergunakan analisis kualitatif. Data dikumpulkan mempergunakan metode brainstorming serta kuesioner yang dibagikan ke 40 responden yang berpartisipasi langsung dalam pelaksanaan proyek serta ditunjuk secara purposive sampling. Hasil analisis memperlihatkan risiko utama pada adanya ketidakpuasan masyarakat terhadap biaya kompensasi dan ganti rugi, mengakibatkan pembengkakan biaya proyek, akses ke lokasi yang sulit berakibat pengukuran elevasi serta kontur tanah salah, banyaknya wisatawan yang berkunjung pada saat survei berlangsung mengakibatkan keterlambatan pendataan informasi pekerjaan. Mitigasi risiko dilakukan melalui sosialisasi di kantor desa kepada masyarakat setempat terkait adanya proyek dan menjelaskan dampak dari proyek kepada masyarakat sebelum proyek dimulai, mengutus tim pengukur ahli yang pernah melalui medan yang sulit untuk melaksanakan pengukuran di lokasi pekerjaan proyek, melaksanakan koordinasi dengan pihak terkait, di antaranya pemrakarsa pekerjaan, penyedia jasa, dan perangkat desa atau kecamatan untuk mendapatkan data informasi pekerjaan lebih awal dengan rencana kerja survei yang sudah disusun sebelumnya. Kontraktor mempunyai kepemilikan risiko tertinggi karena risiko yang diindetifikasi berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan proyek Pembangunan Penyediaan Air Minum di Kecamatan Nusa Penida.
MANAJEMEN RISIKO PADA PELAKSANAAN PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG PARKIR PURA BESAKIH Suputra, I Putu Kresna; Sudarsana, Dewa Ketut; Aribudiman, I Nyoman
JURNAL SPEKTRAN Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2024.v12.i01.p07

Abstract

Pembangunan Gedung Parkir Pura Besakih merupakan salah satu penyediaan infrastruktur yang perlu dibangun pada penataan Kawasan Suci Pura Besakih demi menunjang kenyamanan para pengunjung. Kegiatan pembangunan gedung parkir ini sangat berhubungan dengan lokasi Pura Besakih yang kerap ramai dikunjungi dan dapat memunculkan risiko-risiko yang terjadi pada masa konstruksi. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengidentifikasi risiko, menganalisis risiko dominan, merumuskan tindakan mitigasi risiko, menentukan kepemilikan risiko serta menganalisis besar dampak peningkatan biaya dan waktu. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Risiko yang teridentifikasi adalah sebanyak 121 risiko yang di dalamnya terdapat 57 risiko dominan dengan 20 risiko termasuk ke dalam kategori unacceptable dan 37 risiko termasuk ke dalam kategori undesireable. Tindakan mitigasi yang dilakukan terhadap risiko unacceptable dan undesireable adalah dengan 1 jenis tindakan mitigasi, yaitu dengan cara mengurangi risiko (risk reduction). Risiko dominan unacceptable adalah pekerjaan tidak dapat dilakukan pada zona tertentu karena terhambat pembebasan lahan. Berkoordinasi dengan pemerintah atau pihak yang berwenang untuk menyelesaikan proses pembebasan lahan milik warga sehingga pekerjaan konstruksi bisa segera dimulai menjadi tindakan mitigasi yang harus dilakukan pada risiko tersebut. Alokasi kepemilikan risiko terbanyak dimiliki oleh pihak kontraktor yaitu sebanyak 40 risiko. Pekerjaan pembangunan gedung parkir ini memiliki risiko dominan yang berdampak terhadap biaya dan waktu, dengan risiko dominan paling banyak terjadi adalah pada aspek teknis dan proyek. Total jumlah potensi peningkatan biaya adalah sebesar Rp.367.991.000 dengan potensi terjadi keterlambatan waktu selama 99 hari pada proyek.

Page 1 of 1 | Total Record : 7