cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Farmasi Udayana
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23017716     EISSN : 26224607     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Farmasi Udayana merupakan jurnal elektronik yang dikelola oleh jurusan Farmasi FMIPA Udayana. Jurnal ini yang merupakan media publikasi penelitian dan review article pada semua aspek ilmu farmasi yang bersifat inovatif , kreatif, original dan didasarkan pada scientific. Artikel yang dimuat dalam jurnal ini meliputi penemuan obat, sistem penghantaran obat serta pengembangan obat. Jurnal ini memuat bidang khusus di farmasi seperti kimia medisinal, farmakologi, farmakokinetika, farmakodinamika, analisis farmasi, sistem penghantaran obat, teknologi farmasi, bioteknolofi farmasi, obat herbal dan komponen aktif tanaman serta evaluasi klinik obat
Arjuna Subject : -
Articles 322 Documents
ANGKA KEJADIAN PENYAKIT AUTOIMUN PADA PASIEN ANAK DI RSUP SANGLAH DENPASAR Diantin D.M.A.; Ulandari N.L.; Wirandani N.K.N.S.; Niruri R.; Kumara K.D.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 5 No. 2 Tahun 2016
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.758 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui angka kejadian pasien anak dengan penyakit autoimun di RSUP Sanglah Kota Denpasar. Penelitian observasional ini dilakukan di RSUP Sanglah, Denpasar pada periode Maret 2016 sampai Juni 2016. Kriteria subyek penelitian adalah pasien anak dengan penyakit autoimun pada usia 0-18 tahun yang menjalani rawat inap, rawat jalan dan rawat darurat di RSUP Sanglah, Denpasar. Data pasien diperoleh dari rekam medis serta buku registrasi dan sensus semua pasien anak pada periode Januari tahun 2015 sampai Juni 2016. Angka kejadian penyakit autoimun pada anak disajikan secara deskriptif. Pada penelitian ini, terdapat 50 pasien anak dengan penyakit autoimun yang melakukan kontrol pada periode Januari 2015 sampai dengan Juni 2016 yang diperoleh dari 22.881 jumlah anak yang melakukan kunjungan rawat jalan, rawat inap maupun gawat darurat pada periode tahun tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat angka kejadian penyakit autoimun pada periode Januari 2015 sampai Juni 2016 sebesar 0,22% pada anak di RSUP Sanglah Denpasar.
PENETAPAN KADAR PARASETAMOL DAN TRAMADOL DALAM TABLET ANTI NYERI DENGAN Thin Layer Chromatography (TLC)- SPEKTROFOTODENSITOMETRI Suastika, I.G.A.; Laksmiani, N.P.L.; Wirasuta, I.M.A.G.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 3, No. 1, Tahun 2014
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.2 KB)

Abstract

Telah dikembangkan penetapan kadar parasetamol dan tramadol dalam tablet antinyeri secara simultan menggunakan teknik TLC-Spektrofotodensitometri, menggunakan fase gerak kloroform: etanol: asam formiat (7:3:0,05 v/v/v) dan diukur pada panjang gelombang 275 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fase gerak kloroform:etanol;asam formiat 7:3:0,05 memberikan pemisahan terbaik. Tramadol linier pada rentang konsentrasi 500-1000 ng dengan LOD dan LOQ sebesar 23,4 ng dan 78,2 ng. Parasetamol linier pada rentang konsentrasi 5000-10000 ng dengan LOD dan LOQ sebesar 337,9 ng dan 1126,4 ng. Metode penetapan kadar sampel tablet Ultracet memiliki nilai akurasi dan presisi yang cukup baik (tramadol = 91,65%; KV = 1,7% dan parasetamol = 99,35%; KV = 1,1%) namun perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai optimasi metode ekstraksi, jarak penotolan serta jarak pengembangannya.
Uji Aktivitas Mengkelat Logam dari Ekstrak Etanol Bekatul Beras Hitam dengan Metode Ferrous Ion Chelating (FIC) Coky N. W. C.; Diarini A. S.; Adiluhur M. A.; Oka M.; Dewantari A. A. I. S. H; Laksmiani N. P. L.; Leliqia N. P. E; Paramita N. L. P. V.; Wirasuta I. M. A. G.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 3, No. 1, Tahun 2014
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.804 KB)

Abstract

Bekatul beras hitam merupakan salah satu bahan tanaman yang kaya akan flavonoid berupa antosianin. Senyawa flavonoid memiliki kemampuan yang baik dalam mengkelat logam Fe2+. Besi, tembaga dan logam transisi lainnya berperan dalam reaksi fenton yang menghasilkan radikal bebas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi yang dimiliki bekatul beras hitam dalam mengkelat logam. Uji kemampuan mengkelat logam dari ekstrak etanol bekatul beras hitam dilakukan dengan Ferrous Ion Chelating (FIC). Metode ini mengukur kemampuan suatu senyawa untuk bersaing dengan ferrozine dalam mengkelat ion besi. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol bekatul beras hitam pada konsentrasi 18,33-50 ppm memberikan nilai kemampuan mengkelat logam yang lemah sebesar 32,962-39,726 %.
PENGEMBANGAN METODE REFLUKS UNTUK EKSTRAKSI ANDROGRAFOLID DARI HERBA SAMBILOTO (Andrographis paniculata (Burm.f.) Nees) Laksmiani, N. P. L.; Susanti, N.M.P.; Widjaja, I. N. K.; Rismayanti, A. A. M. I.; Wirasuta IM.A.G.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 4, No. 2, Tahun 2015
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.543 KB)

Abstract

Refluks merupakan metode ekstraksi dengan bantuan pemanasan. Faktor yang mempengaruhi proses ekstraksi diantaranya jumlah pelarut dan waktu ekstraksi. Penelitian ini bertujuan mengetahui jumlah pelarut dan waktu ekstraksi andrografolid yang optimum menggunakan metode refluks. Optimasi jumlah pelarut dalam ekstraksi andrografolid menggunakan metode refluks dengan perbandingan jumlah pelarut etanol 96% sebanyak 1:2, 1:3, 1:4, 1:5 dan 1:6. Optimasi waktu ekstraksi dengan variasi waktu 3, 6, 9 dan 12 jam. Penentuan jumlah pelarut dan waktu ekstraksi optimum dilakukan dengan perhitungan kadar andrografolid menggunakan metode KLT-spektrofotodensitometri yang tervalidasi. Fase diam plat silika gel 60 GF254 dielusi dengan campuran pelarut kloroform dan metanol (9:1) v/v kemudian dipindai menggunakan TLC Scanner 3 (CAMAG). Seluruh parameter telah memenuhi persyaratan validasi yaitu rata-rata perolehan kembali 85,68% (80-110%); rentang linieritas dengan r = 0,9938 (r > 0,95); nilai LOD 133,273 ng/µL; nilai LOQ 444,122 ng/µL; presisi <2%; spesifisitas dengan kemurnian puncak >0,99 dan nilai Rs >1,5. Jumlah pelarut optimum yaitu pada perbandingan 1:3 dan waktu ekstraksi optimum yaitu 6 jam.
POLA KUMAN DAN SENSITIVITAS ANTIBIOTIKA PADA ANAK DENGAN LEUKEMIA LIMFOBLASTIK AKUT YANG MENGALAMI DEMAM NEUTROPENIA Utami, A.A.I.A.Y.T; Niruri, R; Ariawati, K.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 2, No. 3, Tahun 2013
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.29 KB)

Abstract

Demam neutropenia pada anak dengan Leukemia Limfoblastik Akut (LLA) dapat terjadi berkaitan dengan efek samping pengobatan kemoterapi ataupun perjalanan penyakitnya. Penyebab utama yang teridentifikasi sebagai penyebab munculnya demam neutropenia adalah infeksi oleh bakteri. Terjadinya perubahan pola kuman dari waktu ke waktu menyebabkan perlunya dilakukan pemantauan terhadap pola kuman terbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola kuman penyebab munculnya demam neutropenia pada pasien LLA serta sensitivitasnya terhadap antibiotika yang digunakan dalam terapi. Metode: penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif observasional dengan jenis penelitian cross sectional retrospektif. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar, dengan data pasien yang diambil selama periode Maret 2012-April 2013. Hasil: didapat 20 kejadian demam neutropenia yang memenuhi kriteria inklusi dan tidak memenuhi kriteria eksklusi. Dari 20 kejadian demam neutropenia tersebut, terdapat 5 kejadian menunjukkan hasil yang positif adanya infeksi bakteri pada pemeriksaan kultur yang dilakukan dan 15 kejadian menunjukkan hasil yang negatif. Dari pemeriksaan kultur tersebut, bakteri yang terisolasi adalah: Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, dan Enterobacter gergoviae. Hasil uji sensitivitas antibiotika menunjukkan bahwa Enterobacter gergoviae sensitif terhadap cefotaxime, ceftazidime, dan amikasin; Pseudomonas aeruginosa sensitif terhadap ceftazidime dan amikasin; dan Escherichia coli hanya sensitif terhadap amikasin. Kesimpulan: bakteri gram negatif merupakan bakteri yang menyebabkan munculnya demam neutropenia pada pasien LLA dengan sensitivitas tertinggi adalah terhadap amikasin dan ceftazidime.
Molecular Docking Sianidin dan Peonidin sebagai Antiinflamasi pada Aterosklerosis Secara In Silico Diajeng Putri Dwinda Saputra; N. M. P. Susanti
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 7, No. 1, Tahun 2018
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.908 KB) | DOI: 10.24843/JFU.2018.v07.i01.p04

Abstract

Atherosclerosis is a chronic inflammatory disease that begins with endothelial dysfunction resulting in plaque growth in the inner walls of the arteries. Endothelial dysfunction causes endothelial activates NF-?B resulting in a transcription of proinflammatory gene supporting the growth of atherosclerotic plaque. The purple sweet potato anthocyanin is a compound known to have activity inhibiting the inflammatory process. The major anthocyanins contained in purple sweetpotato are cyanidine and peonidine. The cyanidine and peonidin activity test was performed as antiinflammatory at atherosclerosis based on their interaction on NF-?B protein using molecular docking method in silico. The stages of this research are preparation of protein structure database of NF-?B, protein preparation using Chimera1.10.1 application, preparation and optimization of cyanidin and peonidin 3D structure using HyperChem8 application, and validation of molecular docking and docking method of cyanidin and peonidin on NF-?B protein using application Autodock4.2. The results showed that cyanidine and peonidine had affinity and formed a hydrogen bond with the NF-?B protein. The bond energy between cyanidine and peonidine with the NF-?B protein is -7.92 kcal/mol and -7.86 kcal/mol which together form the hydrogen bond with the LEU472 amino acid on the binding site equal to the native ligand. Cyanidin and peonidine have the potential of activity as antiatherosklerosis because it has an affinity with the NF-?B protein so that it prevents the inflammatory process in the formation of atherosclerotic plaque.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL KULIT KACANG TANAH DENGAN METODE MASERASI TERHADAP PROFIL LIPID PADA TIKUS SPRAGUE DAWLEY DIET LEMAK TINGGI Junior, I.K.P.; Swastini, D.A.; Leliqia, N.P.E.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 4, No. 1, Tahun 2015
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.305 KB)

Abstract

Kandungan kimia kulit kacang tanah seperti serat, saponin dan senyawa fenol diduga memiliki pengaruh terhadap profil lipid tikus Sprague Dawley yang diberi diet lemak tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol kulit kacang tanah (Arachis hypogaea) dengan metode maserasi terhadap profil lipid tikus Sprague Dawleyyang diberi diet lemak tinggi. Penelitian diawali dengan melakukan skrining fitokimia ekstrak etanol 70% kulit kacang tanah. Pengukuran profil lipid dilakukan dengan membagi tikus menjadi 5 kelompok, yaitu kelompok kontrol  negatif (CMC-Na 1  ml), kelompok kontrol positif (Simvastatin 0,9% mg/BB) dan tiga kelompok perlakuan (ekstrak etanol kulit kacang tanah 300 mg/kgBB,600 mg/kgBB dan 1200 mg/kgBB). Semua  perlakuan diberikan secara oral sekali sehari selama 14 hari, mulai hari ke 14 setelah induksi lemak tinggi sampai hari ke 28. Kadar kolesterol total dan kadar HDL diukur secara enzimatis dengan spektrofometer pada panjang gelombang 500 nm. Data dianalisis menggunakan paired T-test dan anova one-way dilanjutkan dengan bonferroni pos hoct pada p<0,05. Hasil pengujian skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol 70% kulit kacang tanah mengandung serat, saponin dan senyawa fenol. Ekstrak etanol 70% kulit kacang tanah pada dosis 300mg/kgBB, 600mg/kgBB dan 1200mg/kgBB memiliki kemampuan untuk menurunkan kadar kolesterol total dan meningkatkan HDL.
Analisa Kesukaan Produk Balsem Aroma Bunga NK Warditiani; CIS Arisanti; DA Swastini; IMAG Wirasuta
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 9, No. 1, Tahun 2020
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.035 KB) | DOI: 10.24843/JFU.2020.v09.i01.p09

Abstract

Balm is a thick oil containing resin oil and essential oils, feels hot. Balm is applied by rubbing and rubbing on the skin. The balm has the benefit of reducing muscle aches, which are caused by the burning sensation of the balm. Essential oils can cause a refreshing and soothing sensation after the use it. This balm can calm consumers who experience muscle pain. The aim of this study is to find out the best formula preferred by consumers aged 20 to 60 years. The method of this study is a qualitative analysis, based on the answers of questionnaires by respondent. Four balm formula was tested, namely Balm no 1, Balm no 2, Balm no 3, Balm no 4. The parameter assessed is aroma, texture, color and warm sensation. The results show that the description of male consumers (54.5%), women (45.5%), ages 20-30 years (45.5%), ages 31-40 years (27.3%), ages 41-50 years (18.2%), aged 51 years and over (9%). The results showed that most respondent liked Balm No. 4, both in terms of aroma, texture, color and warm sensation. It is expected that this warm feeling will be able to reduce the aches in the muscles of respondent.
Evaluasi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Tifoid Rawat Inap di Salah Satu Rumah Sakit Pemerintah Provinsi Bali dengan Metode Gyssens dan ATC/DDD I Gusti Ayu Nyoman Dyah Sukmawati; Made Krisna Adi Jaya; Dewa Ayu Swastini
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 9, No. 1, Tahun 2020
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.879 KB) | DOI: 10.24843/JFU.2020.v09.i01.p06

Abstract

Tifoid merupakan permasalahan kesehatan global terutama di negara berkembang, salah satunya di Indonesia. Kejadian resistensi penggunaan antibiotik pada terapi tifoid dapat terjadi akibat penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan antibiotik serta kualitas dan kuantitas penggunaan antibiotik pada terapi tifoid di salah satu rumah sakit pemerintah Provinsi Bali. Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang dilakukan secara retrospektif yang dianalisis menggunakan metode Gyssens dan ATC/DDD. Data penelitian diambil dari rekam medis pasien periode Januari-Desember 2019 yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 40 total peresepan antibiotik, seftriakson merupakan antibiotik yang paling banyak digunakan untuk terapi tifoid. Kualitas penggunaan antibiotik sebanyak 40% dinyatakan rasional (kategori 0), sedangkan 60% lainnya tidak rasional (kategori I-VI) yang meliputi penggunaan antibiotik tidak tepat interval pemberian (IIB; 5%), penggunaan antibiotik yang terlalu lama (IIIA; 40%), penggunaan antibiotik yang terlalu singkat (IIIB; 5%), terdapat antibiotik lain yang lebih efektif (IVA; 5%), dan terdapat antibiotik lain yang kurang toksik/lebih aman (IVB; 5%). Kuantitas penggunaan antibiotik dinyatakan melebihi standar WHO yaitu pada penggunaan seftriakson sebesar 83,80 DDD/100 patient days; levofloxacin sebesar 27,47 DDD/100 patient days; dan azitromisin sebesar 3,52 DDD/100 patient days. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi pihak rumah sakit sebagai bahan evaluasi dan perbaikan dalam rangka meningkatkan rasionalitas penggunaan antibiotik.
Ligan SV2A sebagai Terapi Epilepsi Lindae Novianae; Sumarno Sumarno
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 9, No. 1, Tahun 2020
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.051 KB) | DOI: 10.24843/JFU.2020.v09.i01.p01

Abstract

Epilepsi described a condition in which a person has recurrent seizures due to a chronic, underlying process. Seizure is a transient occurrence of sign or symptoms due to abnormal excessive or synchronous neuronal activity in the brain. Seizure are a result of a shift in the normal balance of excitation and inhibition within the CNS. The ILAE has released a 2017 version of seizure-type classification, basic and expanded version. Seizure classification is an important element in designing the treatment plan, because some epileptic drugs have different activities against various seizure types. Antiepileptic drugs to act primaryli by blocking the initiation or spread of seizures through a variety of mechanism. The newer mechanism of antiepileptic drugs is binding to the glycoprotein SV2A. This paper discuss SV2A ligand Levetiracetam and brivaracetam for the treatment of epilepsy. Discussed include aspect pharmacology, some clinical studies about efficasy, safety, and tolerability, so it can provide information related to the new drug SV2A ligand in determining drug choices for the treatment of epilepsy. Keywords: epilepsy, brivaracetam, levetiracetam, seizure, SV2A ligands