Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan (Education Journal: Theory, Research, and Development) is an electronic journal focuses on a scientific article concerning education issues in general published by Graduate School of Universitas Negeri Malang since January 2016.
Articles
20 Documents
Search results for
, issue
"Vol.1, No.12, Desember 2016"
:
20 Documents
clear
OPTIMALISASI SUMBER BELAJAR EKONOMI DALAM PEMBELAJARAN EKONOMI DI SMA
Peggy Delita Merida;
Sri Umi Mintarti W;
Mit Witjaksono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.12, Desember 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (417.463 KB)
|
DOI: 10.17977/jp.v1i12.8357
This research is a development that is in optimizing the learning resources inherent in the economy high school students. There are many learning resources that can be used for the students but the students and teacher in particular are not able to maximize the learning economy. This is a problem in this study. This research method using the Design Based Research (DBR), the results obtained are of validator experts, practitioners, and students also declared valid and can be developed. Results are conducted at the high school level is Public Senior High School in Tumpang, Malang. The response of students in learning also showed good results and inspire.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, yaitu dalam mengoptimalisasi sumber belajar ekonomi yang melekat pada siswa di SMA. Terdapat banyak sumber belajar yang dapat digunakan untuk siswa namun siswa dan guru dalam pembelajaran khususnya adalah pembelajaran ekonomi belum dapat memaksimalkan. Hal tersebut menjadi permasalahan dalam penelitian ini. Metode penelitian ini menggunakan metode Design Based Research (DBR), hasil yang didapatkan yaitu dari validator ahli, praktisi, dan siswa menyatakan valid dan dapat dikembangkan. Hasil tersebut dilakukan di tingkat SMA, yaitu SMA Negeri 1 Tumpang, Kabupaten Malang. Tanggapan siswa dalam pembelajaran juga menunjukkan hasil yang baik dan menginspirasi.
IMPLEMENTASI SUPERVISI KLINIS DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR
Ika Nova Margariena;
Achmad Supriyanto;
Burhanuddin Burhanuddin
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.12, Desember 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (497.048 KB)
|
DOI: 10.17977/jp.v1i12.8288
The objective of this paper is to discover the implementation of clinical supervision for improving learning effectiveness towards sport, physical, and health education in SDIT Bumi Darun Najah Lekok District Pasuruan. This study employed descriptive qualitative design. The data were obtained through observation, interview, and documentation. The data, then, were analyzed by using interactive method through data reduction, data exposition, and drawing conclusion. The result of this study showed that the implementation of clinical supervision consists of three stages, teacher in learning process is indicated less effective, and classroom management is still required to be improved. It is indicated that teacher encounters hindrance regarding learning effectiveness, particularly in encouraging students enthusiasim and conditioning students in the field.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi supervisi klinis dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran terhadap mata pelajaran PJOK di SDIT Bumi Darun Najah Kecamatan Lekok Pasuruan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan metode interaktif, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tahapan pelaksanaan supervisi klinis ada tiga tahapan, kurang efektifnya guru dalam pembelajaran, dan pengelolaan kelas yang masih perlu ditingkatkan. Guru mengalami beberapa kesulitan dalam efektivitas mengajar terutama meningkatkan antusiasme peserta didik dan pengondisian peserta didik di lapangan.
PENERAPAN SUPERVISI KLINIS PADA GURU PENJASKES
Erfan Erfan;
Achmad Supriyanto;
Burhanuddin Burhanuddin
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.12, Desember 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (260.167 KB)
|
DOI: 10.17977/jp.v1i12.8226
The purpose of this study was to describe the implementation of the clinical supervision for Physical and Health Education teachers. The method used in this study is qualitative descriptive. The subjects of this study were the headmaster and Physical and Health Education teachers. The data collection methods used were participants observation, detailed interviews, and documentation study. Data analysis methods used in this study were data reduction, data persentation, and conclusion/verification. The result of the study showed that the implementation of the clinical supervisison gave some solutions to the problems that were faced by Physical and Health Education teachers in managing the classroom and the lecture method. The solutions were (1) the seating arrangements group should be more attention, (2) asking a lot of questions more so that the students are motivated to focus on listening, (3) do not be too quick in conveying the concept of learning and explaining that concept need repetition, and (4) provide the opportunity for students to ask and motivate them in doing their assigments.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan supervisi klinis pada guru penjaskes. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru penjaskes. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi partisipan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan supervisi klinis memberikan solusi terhadap permasalahan pembelajaran yang dilakukan guru penjaskes dalam pengelolaan kelas dan metode ceramah, solusinya yaitu (1) pengaturan tempat duduk kelompok harus lebih diperhatikan, (2) lebih banyak bertanya sehingga siswa termotivasi untuk fokus mendengarkan, (3) jangan terlalu cepat dalam menyampaikan konsep pembelajaran dan dalam menanamkan konsep tersebut perlu melakukan pengulangan, dan (4) memberikan kesempatan kepada siswa bertanya, serta memotivasi mereka dalam mengerjakan tugas.
PENGEMBANGAN MODUL LATIHAN FORGIVENESS UNTUK SISWA SMA DI KOTA MALANG
Ari Dwi Yudhianto;
Nur Hidayah;
IM Hambali
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.12, Desember 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (504.75 KB)
|
DOI: 10.17977/jp.v1i12.8342
This research aims to develop a training modules forgiveness based on the appraisement of experts (reviewers) and high school student's response to the training modules forgiveness that have been developed. This study adapting the model development of Borg and Gall (1983), while the structure of the writing module refers to the guide preparation of module which prepared by the Director General module PMPTK (2008). The results of this study are drafting a training module forgiveness for senior high school students in Malang. Based appraisement materials experts, media specialists, and linguists classified as good, according to school counselors classified very good and yield response of students classified as good. So, that these modules worthy be used in the awarding of guidance services in schools.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul latihan forgiveness berdasarkan penilaian para ahli (reviewer) dan respon siswa SMA terhadap Modul latihan forgiveness yang telah dikembangkan. Penelitian ini mengadaptasi model pengembangan Borg and gall (1983), sedangkan struktur penulisan modul mengacu pada panduan penyusunan modul yang disusun oleh dirjen PMPTK (2008). Hasil penelitian ini adalah tersusunnya modul latihan forgiveness untuk siswa SMA di Kota Malang yang berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa tergolong baik, menurut konselor sekolah tergolong sangat baik dan hasil respon siswa tergolong baik. sehingga modul ini layak digunakan dalam pemberian layanan bimbingan di sekolah.
MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI LARUTAN BUFFER
Widy Ika Parastuti;
Suharti Suharti;
Suhadi Ibnu
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.12, Desember 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (579.544 KB)
|
DOI: 10.17977/jp.v1i12.8272
Buffer solution is one high school chemistry material found misconceptions on student understanding. Misconceptions identification method by giving some quetion with same type. Misconceptions identified from recurring student answers incorrectly. The study population was the students of class XI IPA at SMAN 1 Malang academic year 2015/2016 with a research subject in class XI MIA 7 number of 32 students. The results obtained by analysis of four kinds of misconceptions. The cause of the misconception is (1) a weak prior knowledge; (2) problems of symbols and mathematical formulas; (3) difficulty understanding the context of the material; (4) problems in generalize.Larutan buffer merupakan salah satu materi kimia SMA yang ditemukan miskonsepsi pada pemahaman siswa. Metode identifikasi miskonsepsi dengan memberikan beberapa soal yang setipe. Miskonsepsi teridentifikasi dari jawaban salah yang berulang siswa. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Malang Tahun ajaran 2015/2016 dengan subjek penelitian kelas XI MIA 7 sejumlah 32 siswa. Hasil analisis diperoleh empat macam miskonsepsi. Penyebab miskonsepsi adalah (1) pengetahuan awal yang lemah; (2) permasalahan simbol dan rumus matematika; (3) kesulitan memahami konteks materi; (4) permasalahan dalam menggeneralisasikan masalah.
PENERAPAN PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING BERBANTUAN PETA KONSEP UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI
Hera Adiwijaya;
Endang Suarsini;
Betty Lukiati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.12, Desember 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (501.201 KB)
|
DOI: 10.17977/jp.v1i12.8359
This research aims to determine the influence of reciprocal teaching learning aided concept maps to students critical thinking skills in learning biology. The design of the study is a quasi-experimental design with research subjects in class X student of Agricultural Product Processing Technology (TPHP) and class X student of Fishery Products Processing Technology (TPHPi). Differences of the students critical thinking skills in the both class analyzed by using Anacova test. The results showed that there is an positive effect of reciprocal teaching learning aided concept maps to the critical thinking ability of students. The critical thinking of students’ in the experimental class (average percentage of critical thinking skills of students 73,36%) was higher than the control group (average percentage of students' critical thinking skills 53,20%). From the results of the study it can be concluded that the application of reciprocal teaching learning aided concept maps can enhance students’ critical thinking skills in learning biology.Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pembelajaran reciprocal teaching berbantuan peta konsep terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran biologi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan eksperimen semu dengan subjek penelitian siswa pada kelas X Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP) dan siswa kelas X Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan (TPHPi). Perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa pada kedua kelas dianalisis menggunakan uji Anacova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh positif pembelajaran reciprocal teaching berbantuan peta konsep terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen (rata-rata persentase kemampuan berpikir kritis siswa 73,36%) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (rata-rata persentase kemampuan berpikir kritis siswa 53,20%). Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran reciprocal teaching berbantuan peta konsep dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Biologi.
KUALITAS PEMBELAJARAN EKONOMI DI SMAN DAN MAN MALANG RAYA
Rahma Sandhi Prahara;
Hari Wahyono;
Sugeng Hadi Utomo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.12, Desember 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (512.503 KB)
|
DOI: 10.17977/jp.v1i12.8225
Learning readiness of economy according to the needs of the students be a challenge for learners in formal education. The quality of a study can be seen if the purpose of learning itself achieved well. It is necessary for mapping the quality of learning to know how qualified learning is. Mapping quality using the input, process and output of education. The input aspect consists of teachers, students, and facilities and infrastructure. The process aspect consists of a syllabus, lesson plans, implementation, and assessment. The output aspect to be evaluated at the end of an activity to determine how far the understanding that has been achieved by the students.Kesiapan pembelajaran ekonomi yang sesuai dengan kebutuhan siswa menjadi tantangan tersendiri bagi pembelajar pada pendidikan formal. Kualitas sebuah pembelajaran dapat terlihat jika tujuan dari pembelajaran itu sendiri tercapai dengan baik. Untuk itu diperlukan pemetaan kualitas pembelajaran untuk mengetahui seberapa berkualitasnya pembelajaran dalam suatu instansi. Pemetaan kualitas menggunakan input, proses, dan output pendidikan. Segi input terdiri dari guru, siswa, serta sarana dan prasarana belajar. Segi proses terdiri dari silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, pelaksanaan dan penilaian. Segi output dilakukan evaluasi pada akhir suatu kegiatan untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman yang telah dicapai oleh siswa terhadap tujuan yang ditetapkan dalam suatu pembelajaran.
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU SD MELALUI SUPERVISI KLINIS
Lukman Lukman;
Achmad Supriyanto;
Burhanuddin Burhanuddin
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.12, Desember 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (406.736 KB)
|
DOI: 10.17977/jp.v1i12.8350
This study aimed to investigate the improvement of the teachers’ ability and find out the barriers and solutions in clinical supervision activities. The study used the descriptive qualitative approach with a single data analysis. The collection of data through observation, interviews, and documentation. The instruments used in the form of interview guidelines and checklist. The results showed (1) The improvement could be seen in the ability of the teachers in lesson planning; (2) Clinical Supervision ran with three stages, an initial meeting, observations and gathering feedback; (3) The obstacle was not maximal in the use of media and classroom management in the learning process and for the solutions, teachers should use media that attract and manage students’ class in the form of small groups. Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan kemampuan guru dan mengetahui hambatan serta solusi dalam kegiatan supervisi klinis. Penelitian menggunakan pendekatan kutatif deskriptif dengan ansis data tunggal. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan berupa pedoman wawancara dan chek-list. Hasilnya menunjukkan (1) peningkatan kemampuan guru terasa dalam perencanaan pembelajaran; (2) supervisi klinis berjalan dengan tiga tahap, pertemuan awal, observasi, dan pertemuan balikan; (3) hambatannya adalah belum maksimalnya penggunaan media dan pengelolaan kelas dalam proses pembelajaran serta solusinya, guru mesti menggunakan media yang menarik dan mengelola kelas siswa dalam bentuk kelompok kecil.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN CITIZEN JOURNALISM: MELATIH KETERAMPILAN MAHASIWA DALAM BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF
Masnurul Hidayat;
Hari Wahyono;
Dwi Wulandari
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.12, Desember 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (510.476 KB)
|
DOI: 10.17977/jp.v1i12.8283
Citizen journalism learning model is a learning model which directs a learner to analyze and make scientific article related to current economic phenomenon. This learning model is developed and conducted through Research and Development design (R&D). Before the research was conducted, validity examination was conducted. Validity examination result showed that this product is qualified to be implemented with revision. After that, effectiveness of leraning model was tested using experiment class. The experiment class was a student of offering D-D dan DD-DD Economic Development Department, Faculty of Economic, Universitas Negeri Malang. The result is seen from mastery learning of students in experiment class. The result is 69% and was higher than control class, while control class is 56%. The attractiveness of this model is 77,58% (good) and the material understanding is 77,59% (good).Model pembelajaran Citizen Journalism merupakan model pembelajaran yang mengarahkan peserta didik untuk menganalisis dan membuat sebuah artikel ilmiah terkait fenomena ekonomi yang sedang terjadi. Model Pembelajaran ini dikembangkan dan dilakukan penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D). Sebelum dilakukan penelitian, terlebih dahulu dilakukan uji validitas. Halis uji validitas produk menghasilkan kualifikasi layak digunakan dengan revisi. Setelah itu dilakukan uji efektivitas model menggunakan eksperimen kelas dengan objek penelitian mahasiswa offering D-D dan DD-DD jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Hasil uji efektivitas model dilihat pada hasil ketuntasan belajar kelas eksperimen yang lebih tinggi dari kelas kontrol yaitu sebanyak 69%, sedangkan kelas kontrol 56%. Daya tarik dari model ini mencapai tingkat keberhasilan 77.58% (baik) dan kemampuan memahami materi 77.69% (baik).
INTERNALISASI DAN AKTUALISASI NILAI-NILAI LINGKUNGAN DALAM PERILAKU KONSUMSI (STUDI KASUS DI SMAN BANGIL)
Ery Widyastuti;
Wahjoedi Wahjoedi;
Sunaryanto Sunaryanto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.12, Desember 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (550.425 KB)
|
DOI: 10.17977/jp.v1i12.8360
This study aims to (1) identifying the environmental values in consumer behavior facilitated school to be internalized in students, (2) know the process of internalization of environmental values in consumption behavior on students, and (3) identifying the values of the environment in consumer behavior have actualization students in everyday behavior, This is a qualitative research method using aproach phenomenology. The results showed that the value of the environmental values in consumer behavior is facilitated by the school to be internalized in students of SMAN 1 Bangil is implementing 3R, applying 5P free, save electricity and energy, saving water, saving paper, plastic use reduction, waste sorting. And the values of the environment in the consumption behavior has been actualized in the daily behavior of students of SMAN 1 Bangil.Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi nilai-nilai lingkungan dalam perilaku konsumsi yang difasilitasi sekolah untuk diinternalisasi dalam diri siswa, (2) mengetahui proses internalisasi nilai lingkungan dalam perilaku konsumsi pada diri siswa, dan (3) mengidentifikasi nilai-nilai lingkungan dalam perilaku konsumsi yang telah diaktualisasi siswa dalam perilaku sehari-hari. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai lingkungan dalam perilaku konsumsi yang difasilitasi oleh sekolah untuk diinternalisasi dalam diri siswa SMAN 1 Bangil adalah menerapkan 3R, menerapkan bebas 5P, hemat listrik dan enersi, hemat air, hemat kertas, pengurangan pemakaian plastik, pemilahan sampah. Nilai-nilai lingkungan dalam perilaku konsumsi tersebut telah teraktualisasi dalam perilaku sehari-hari siswa SMAN 1 Bangil.