cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan
ISSN : -     EISSN : 2502471X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan (Education Journal: Theory, Research, and Development) is an electronic journal focuses on a scientific article concerning education issues in general published by Graduate School of Universitas Negeri Malang since January 2016.
Arjuna Subject : -
Articles 1,938 Documents
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar IPS melalui Penerapan Model Mind Mapping berbasis Pendekatan SAVI Tita Nur Azizah; Ruminiati Ruminiati; Moh. Zainuddin
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 1: JANUARI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.055 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i1.10400

Abstract

Meaningfulness learning can be achieved by increasing the activity of students. The results of preliminary observation indicate the participation of students less visible on the learning process that impact on the low activity and student learning outcomes. This study aimed to describe the learning through the model-based mind mapping SAVI approach to enhance the activity and student learning outcomes. This research uses qualitative descriptive approach with class action research type through stages planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of the study were grade IV students 8 male students and 12 female students. The results showed that the application of the model-based approach SAVI Mind Mapping can increase the activity and results of social studies class IV SDN Karangsono.Kebermaknaan pembelajaran dapat dicapai dengan meningkatkan aktivitas siswa. Hasil observasi awal menunjukkan partisipasi siswa kurang tampak pada proses pembelajaran yang berdampak pada rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pembelajaran melalui model mind mapping berbasis pendekatan SAVI untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian yaitu siswa kelas IV 8 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Mind Mapping Berbasis Pendekatan SAVI dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS kelas IV SDN Karangsono.
PERILAKU PEMAGANG PENGOBATAN SANGKAL PUTUNG Dias Putri Yuniar; Supriyono Supriyono; Zulkarnain Nasution
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 12: Desember 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.318 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i12.10324

Abstract

One form of local wisdom that is derived through informal education in the form of life skills that is traditional treatment sangkal putung. The research was conducted using qualitative research method with case study approach. Learning stages found in the learning of sangkal putung are stage of tumut (follow), stage njajal (try), stage laku (ritual), stage ngetrapake (application) and stage jumeneng piyambak (independent). While the learning components found are teachers, learners, goals, time, place, methods, materials, media, tools, materials and learning evaluation. Behavior of the denier trader is seen from the motivation which includes attitude and situation, and ability consisting of skill and knowledge.Salah satu bentuk kearifan lokal yang diturunkan melalui pendidikan informal berupa kecakapan hidup (life skill) yaitu pengobatan tradisional sangkal putung. Penelitian dilakukan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Tahapan belajar yang ditemukan dalam pembelajaran sangkal putung adalah tahap tumut (mengikuti), tahap njajal (mencoba), tahap laku (ritual), tahap ngetrapake (penerapan) dan tahap jumeneng piyambak (mandiri). Sedangkan komponen pembelajaran yang ditemukan adalah pengajar, pebelajar, tujuan, waktu, tempat, metode, materi, media, alat, bahan dan evaluasi pembelajaran. Perilaku pemagang sangkal putung dilihat dari motivasi yang meliputi sikap dan situasi, dan kemampuan yang terdiri atas kecakapan dan pengetahuan.
ANALISIS PERUBAHAN KURIKULUM PADA PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SEKOLAH DASAR Slamet Yulianto; Roesdiyanto Roesdiyanto; Sugiharto Sugiharto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.2, No.1, Januari 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.937 KB) | DOI: 10.17977/jp.v2i1.8477

Abstract

The purpose of this study was to determine changes in the learning process PJOK with the changing demands of the curriculum as teacher professionalism competency. This study uses a qualitative approach to the type of phenomenology to explore nature data of the subject teacher. Data collection is done by the researchers as a key instrument by interview, observation and document analysis to the subject PJOK teachers in elementary school core of Malang. The results showed that, PJOK’s teachers have met the standards teachers professional, PJOK’s teachers is understood the concept of curriculum change and PJOK concept, but the learning process of PJOK was not appropiate infull with the demands of the curriculum change as professional competency teachers.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan proses pembelajaran PJOK yang dilakukan guru seiring dengan tuntutan perubahan kurikulum sebagai kompetensi keprofesionalan guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis fenomenologi untuk menggali data alamiah dari subjek guru PJOK. Pengumpulan data dilakukan oleh peneliti sebagai instrumen kunci dengan teknik wawancara, observasi, dan analisis dokumen kepada subjek guru PJOK di SD inti kota Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, guru PJOK telah memenuhi standar profesi guru, guru PJOK telah memahami konsep perubahan kurikulum dan konsep PJOK, namun proses pembelajaran PJOK tidak maksimal sesuai dengan tuntutan perubahan kurikulum sebagai kompetensi keprofesionalan guru.
BAHAN AJAR MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DALAM BENTUK MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK SISWA KELAS VII Fahmi Arif Ashfahany; Sapto Adi; Eko Hariyanto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.2, No.2, Februari 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.437 KB) | DOI: 10.17977/jp.v2i2.8540

Abstract

Learning resources basically a teaching materials used in teaching and learning process which aims to facilitate the objectives and the learning process. Interactive multimedia a learning materials utilizing advances in technology and used to deliver the message to learn the form of knowledge, skills and attitudes that can stimulate thought patterns, concerns, wishes and feelings of students in the learning process so as intentional learning can occur, control, and aims and can affect learning outcomes. Research steps that can be used in the development of multimedia ie using multimedia development model by Lee & Owen are where there are 5 steps analysis, design, development, implementation, and evaluation. Steps those actions will be concluded decent media developed unused.Sumber belajar pada dasarnya sebuah bahan ajar yang digunakan pada proses belajar dan pembelajaran yang bertujuan untuk mempermudah tujuan dan proses pembelajaran berlangsung. Multimedia interaktif suatu bahan pembelajaran yang memanfaatkan kemajuan teknologi dan digunakan untuk menyalurkan pesan belajar berupa pengetahuan, keterampilan dan sikap yang dapat merangsang pola pikr pikir, perhatian, kemauan dan perasaan peserta didik pada proses belajar sehingga secara disengaja proses belajar dapt terjadi, terkendali, dan bertujuan serta dapt memengaruhi hasil belajar. Langkah-langkah penelitian yang dapat digunakan pada pengembangan multimedia yaitu menggunakan model pengembangan multimedia oleh Lee & Owen yang mana terdapat 5 langkah, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Langkah-langkah tersebut nantinya dapat menyimpulkan media yang dikembangkan layak tidak digunakan.
ISOLASI, KARAKTERISASI, DAN IDENTIFIKASI MIKOFLORA DARI RIZOSFER TANAH PERTANIAN TEBU (SACCHARUM OFFICINARUM L.) SEBAGAI BAHAN AJAR KINGDOM FUNGI UNTUK SISWA KELAS X SMA Yesy Maulina Nadhifah; Utami Sri Hastuti; Istamar Syamsuri
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.10, Oktober 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.726 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i10.7455

Abstract

Agricultural area, particularly in the rhizosfer area there are various species of mold which lives mainly in the soil. The students have known molds which live in nature but they have not recognized mold which lives in the soil. It is required to develop a teaching material in the form of module which is created based on a research result. The results of this study were; (1) it has been discovered 7 species of mold, which are Trichoderma harzianum, Penicillium nalgiovense, Penicillium corylophilum, Penicillium funiculosum, Penicillium camemberti, Aspergillus ochraceus, dan Penicillium citrinum, (2) the most dominant mold species was Trichoderma harzianum with the total number 1,8 x 104 cfu for every gram soil sample, and (3) there has been arranged of the learning module about fungi kingdom for students in high school level.Tanah pertanian, khususnya di daerah rizosfer, merupakan habitat dari berbagai spesies kapang yang hidup di dalamnya. Para siswa telah mengenal kapang yang tumbuh di alam tetapi mereka belum mengenal kapang yang hidup di dalam tanah pertanian. Perlu dikembangkan sebuah bahan ajar berupa modul yang dibuat berdasarkan hasil penelitian. Hasil penelitian ini, meliputi (1) ditemukan 7 spesies kapang, yaitu Trichoderma harzianum, Penicillium nalgiovense, Penicillium corylophilum, Penicillium funiculosum, Penicillium camemberti, Aspergillus ochraceus, dan Penicillium citrinum, (2) spesies kapang yang paling dominan adalah Trichoderma harzianum dengan total jumlah 1,8 x 104 cfu/g sampel tanah, dan (3) telah tersusun bahan ajar Biologi berupa modul Kingdom Fungi para siswa SMA. 
MODEL DIAMOND DALAM PEMBINAAN KARANG TARUNA Yuyum Sistim Ilmi; Zulkarnain Zulkarnain; Umi Dayati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 8: AGUSTUS 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.59 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i8.9820

Abstract

This researh aims to produce a model solution for pembinaan karang taruna. solve existing problems in karang taruna, these problems can result in programs to develop the potential and produce guidebooks which includes the coaching model for karang taruna with the aim to change the mindset. The research method was designed as a research & development, through the early studies and literature studies, planning, product development, validation expert, manual validation test, the revised model, and reporting. Methods used in the implementation of the model solutions that focus grop discussion. The results of product development is a guidebook that are contained within the model and guide to coaching karang taruna. Subject field trials is limited to the karang taruna that Dusun Dawuhan, validation is done to see the validity of products, validation is performed once by skilled and expert field PLS models. Results from a limited user test states that this guide fit for use for karang taruna who need a change of mindset.Penelitian ini bertujuan menghasilkan model solusi untuk pembinaan karang taruna, memecahkan masalah yang ada di karang taruna, dari masalah tersebut dapat menghasilkan program untuk mengembangkan potensi dan menghasilkan buku panduan yang didalamnya memuat model pembinaan untuk karang taruna dengan tujuan mengubah mindset. Metode penelitian di desain sebagai penelitian pengembangan melalui studi awal dan studi literatur, perencanaan, pengembangan produk, validasi ahli, uji validasi pengguna, revisi model, dan pelaporan. Motode yang digunakan dalam implementasi model solusi yakni focus grop discussion. Hasil pengembangan produk adalah sebuah buku panduan yang didalamnya memuat model dan panduan untuk pembinaan karang taruna. Subjek uji coba lapangan dilakukan secara terbatas yakni kepada karang taruna Dusun Dawuhan, validasi dilakukan untuk melihat tingkat validitas produk, validasi dilakukan sekali oleh ahli bidang PLS dan ahli model. Hasil dari uji pengguna terbatas menyatakan bahwa buku panduan ini layak digunakan untuk karang taruna yang memerlukan perubahan mindset.
Pengaruh Strategi Pembelajaran Inkuiri Berbasis Keterampilan Multiliterasi terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Julianda Julianda; Utami Widiati; Ery Tri Djatmika
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 4: APRIL 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.301 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i4.10746

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to know the difference of critical thinking ability of experiment class students using inquiry strategy based multiliteracies skills with control class using conventional learning. This research was conducted in SMP Negeri 1 Meulaboh. The subjects of the study were the students of class VIII with the sample of class VIII-A and VIII-B which amounted to 54 students. This type of research is quasi experimental with nonequivalent control group design. The result of the research showed (1) the improvement of students 'critical thinking ability with moderate qualification after receiving treatment with multiliteration skills based inquiry strategy, (2) there is a significant difference of students' critical thinking ability in the experimental class and control class. Based on the results of the research that has been proposed, the inquiry strategy based multiliteracies skills is recommended for the use of IPS teachers in improving students' critical thinking ability.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen yang menggunakan strategi pembelajaran inkuiri berbasis keterampilan multiliterasi dengan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Meulaboh. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII dengan sampel kelas VIII-A dan VIII-B yang berjumlah 54 siswa. Jenis penelitian adalah quasi experimental dengan rancangan nonequivalent control group design. Hasil penelitian menunjukkan (1) terjadinya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dengan kualifikasi sedang setelah menerima treatment dengan strategi pembelajan inkuiri berbasis keterampilan multiliterasi, (2) terdapat perbedaan secara signifikan kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dikemukakan, maka strategi pembelajaran inkuiri berbasis keterampilan multiliterasi direkomendasikan untuk digunakan guru IPS dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
KARAKTERISTIK SPORA TUMBUHAN PAKU ASPLENIUM KAWASAN HUTAN RAYA R. SOERJO Herdina Sukma Pranita; Susriyati Mahanal; Murni Sapta Sari
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 4: April, 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.085 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i4.8751

Abstract

Asplenium is one genus ferns aspleniaceae tribal members. Identification of the classification of the species can be determined by one of the morphological characteristics of the spores. Spore morphological characteristics include the shape, size, and type aperture ornamentation. The purpose of this study is to describe and analyze the species based on morphological characters spores. The method used is descriptive explorative to explore ferns Asplenium. The research found that five types of Asplenium is Asplenium nidus, Asplenium robustum, Asplenium salignum, Asplenium tenerum, and Asplenium unilaterale. The difference of 5 species Asplenium lies in the type of ornamentation characteristic morphology and size of the spores, whereas the equation is the shape, size and type categories aperture spores.Asplenium merupakan salah satu marga tumbuhan paku anggota suku Aspleniaceae. Identifikasi penggolongan spesies dapat ditentukan melalui salah satu karakteristik morfologi spora. Karakteristik morfologi spora meliputi bentuk, ukuran, apertura dan tipe ornamentasi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis karakter spesies berdasarkan morfologi spora. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif eksploratif untuk mengeksplorasi tumbuhan paku Asplenium. Hasil penelitian ditemukan 5 jenis dari Asplenium yaitu Asplenium nidus, Asplenium robustum, Asplenium salignum, Asplenium tenerum, dan Asplenium unilaterale. Perbedaan dari 5 jenis spesies Asplenium terletak pada ciri morfologi tipe ornamentasi dan ukuran spora, sedangkan persamaan terletak pada bentuk, kategori ukuran dan tipe apertura spora.
Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Keputusan Pembelian Pelanggan di Kober Bar Malang Bernadeta Wahyu Astri Pratita; Heri Pratikto; Sutrisno Sutrisno
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 4: APRIL 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.149 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i4.10809

Abstract

Abstract: Purchasing decision are influenced by many factors. In this research, there are 11 factors namely motivation, value, social environment, family, social classe, culture, sub-culture, product, price, place and promotion. This research aims to explore the factors affecting the purchase decision, and to know the dominant factor affecting the purchase decision. This research used a quantitative approach, purposive sampling techniques with total 110 respondents and used exploratory factor analysis. Results showed that of the 11 factors used in this study, formed six factors namely product factor, cultural factor, employee service factor, sub-cultural factor, psychology factor, and price factor. The dominant factor which influence the customers’ purchase decision in Kober Bar Malang is a product factors. Abstrak: Keputusan pembelian dipengaruhi oleh banyak faktor. Dalam penelitian ini terdapat 11 faktor, yaitu motivasi, nilai, lingkungan sosial sekitar, keluarga, kelas sosial, budaya, sub budaya, produk, harga, tempat, dan promosi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian pelanggan di Kober Bar Malang, dan untuk mengetahui faktor dominan yang memengaruhi keputusan pembelian pelanggan di Kober Bar Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan teknik purposive sampling dengan jumlah 110 responden dan menggunakan analisis faktor ekspolatori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 11 faktor yang digunakan dalam penelitian, terbentuk enam faktor yaitu faktor produk, faktor budaya, faktor layanan karyawan, faktor sub budaya, faktor psikologis, dan faktor harga. Faktor dominan yang memengaruhi keputusan pembelian pelanggan di Kober Bar Malang adalah faktor produk.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KINERJA DALAM MENYUSUN LAPORAN SISWA SMA Ratna Ningsih; Andi Ichrar Asbar; Muh. Amir Masruhim
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.11, Nopember 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.036 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i11.8047

Abstract

This study aims to analyze the validity, practicality and effectifity of the development of  learning tools through the test of control class, test of treatment class  and the effectivity test in order to produce biology learning tools based PBL (problem based learning) that valid, practical and effective to improve performance in prepared a report to 11th grade of high school students. The development of the learning tools refers to a Borg and Gall development model. Data was collected using observation sheets, validation sheet, questionnaire, and test. Methods of data analysis done by quantitative descriptive analysis of the needs analysis, the validity and practicality of the learning tools. The effectifity of the learning is done by pretest posttest. Effectifity of learning tools analyzed by paired t-test. Results showed that the learning tools otherwise (1) very valid with a percentage of 98.91%, (2) practical with a percentage of 84,68%, and (3) effective with Tvalue amounting to 3,51 (Tvalue> Ttable) at significance level of 5%. Based on the results of this study concluded that the PBL Based Learning has met the criteria perfectly valid, prractical, and effective way to improve performance in preparing the reports of students through learning biology in high school, so it can be used in a broader scope.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan guru, kelayakan, kepraktisan dan keefektifan dalam pengembangan perangkat pembelajaran berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan kinerja dalam menyusun laporan siswa SMA kelas XI Tahun Pembelajaran 2016/2017. Pengembangan perangkat pembelajaran mengacu pada model pengembangan Borg and Gall. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi, lembar validasi, angket, dan tes. Metode analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kuantitatif terhadap analisis kebutuhan, validitas dan kelayakan perangkat pembelajaran. Efektivitas perangkat pembelajaran dilakukan dengan pretest posttest. Efektivitas perangkat pembelajaran dianalisis dengan uji t-paired. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran dinyatakan (1) sangat valid dengan persentase sebesar 98,91%, (2) praktis dengan persentase sebesar 83,02%, dan (3) efektif untuk meningkatkan kinerja dalam menyusun laporan siswa dengan Thit sebesar 3,51 (Thit> Ttab) pada taraf signifikan 5%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dari analisis kebutuhan guru didapatkan hasil bahwa dibutuhkan pengembangan perangkat pembelajaran berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan kinerja dalam menyusun laporan siswa SMA kelas XI. Perangkat pembelajaran yang telah dikembangkan telah memenuhi kriteria sangat layak, praktis dan efektif untuk meningkatkan kinerja dalam menyusun laporan siswa melalui pembelajaran biologi di SMA, sehingga dapat digunakan dalam lingkup yang lebih luas. 

Page 57 of 194 | Total Record : 1938


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 8: AUGUST 2025 VOL 10, NO 7: JULY 2025 Vol 10, No 4: APRIL 2025 Vol 10, No 3: MARCH 2025 Vol 10, No 2: FEBRUARY 2025 Vol 10, No 1: JANUARY 2025 Vol 9, No 12: DECEMBER 2024 Vol 9, No 11: NOVEMBER 2024 Vol 9, No 10: OCTOBER 2024 Vol 9, No 9: SEPTEMBER 2024 Vol 9, No 8: AUGUST 2024 Vol 9, No 7: JULY 2024 Vol 9, No 6: JUNE 2024 Vol 9, No 5: MAY 2024 Vol 9, No 4: APRIL 2024 Vol 9, No 3: MARCH 2024 Vol 9, No 2: FEBRUARY 2024 Vol 9, No 1: JANUARY 2024 Vol 8, No 10: OCTOBER 2023 Vol 8, No 9: SEPTEMBER 2023 Vol 8, No 8: AUGUST 2023 Vol 8, No 7: JULY 2023 Vol 8, No 6: JUNE 2023 Vol 8, No 5: MAY 2023 Vol 8, No 4: APRIL 2023 Vol 8, No 3: MARCH 2023 Vol 8, No 2: FEBRUARY 2023 Vol 8, No 1: JANUARI 2023 Vol 7, No 12: DECEMBER 2022 Vol 7, No 11: NOVEMBER 2022 Vol 7, No 10: OKTOBER 2022 Vol 7, No 9: SEPTEMBER 2022 Vol 7, No 8: AGUSTUS 2022 Vol 7, No 7: JULI 2022 Vol 7, No 6: JUNI 2022 Vol 7, No 5: MAY 2022 Vol 7, No 4: APRIL 2022 Vol 7, No 3: MARET 2022 Vol 7, No 2: FEBRUARI 2022 Vol 7, No 1: JANUARI 2022 Vol 6, No 12: DESEMBER 2021 Vol 6, No 11: NOVEMBER 2021 Vol 6, No 10: OKTOBER 2021 Vol 6, No 9: SEPTEMBER 2021 Vol 6, No 8: AGUSTUS 2021 Vol 6, No 7: JULI 2021 Vol 6, No 6: JUNI 2021 Vol 6, No 5: MEI 2021 Vol 6, No 4: APRIL 2021 Vol 6, No 3: MARET 2021 Vol 6, No 2: FEBRUARI 2021 Vol 6, No 1: JANUARI 2021 Vol 5, No 12: DESEMBER 2020 Vol 5, No 11: NOVEMBER 2020 Vol 5, No 10: OKTOBER 2020 Vol 5, No 9: SEPTEMBER 2020 Vol 5, No 8: AGUSTUS 2020 Vol 5, No 7: JULI 2020 Vol 5, No 6: JUNI 2020 Vol 5, No 5: MEI 2020 Vol 5, No 4: APRIL 2020 Vol 5, No 3: MARET 2020 Vol 5, No 2: FEBRUARI 2020 Vol 5, No 1: JANUARI 2020 Vol 4, No 12: DESEMBER 2019 Vol 4, No 11: NOVEMBER 2019 Vol 4, No 10: Oktober 2019 Vol 4, No 9: SEPTEMBER 2019 Vol 4, No 8: AGUSTUS 2019 Vol 4, No 7: JULI 2019 Vol 4, No 6: JUNI 2019 Vol 4, No 5: MEI 2019 Vol 4, No 4: APRIL 2019 Vol 4, No 3: MARET 2019 Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019 Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019 Vol 4, No 1: JANUARI 2019 Vol 3, No 12: DESEMBER 2018 Vol 3, No 12: DESEMBER 2018 Vol 3, No 11: NOVEMBER 2018 Vol 3, No 10: OKTOBER 2018 Vol 3, No 10: OKTOBER 2018 Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018 Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018 Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018 Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018 Vol 3, No 7: JULI 2018 Vol 3, No 6: JUNI 2018 Vol 3, No 5: MEI 2018 Vol 3, No 4: APRIL 2018 Vol 3, No 3: MARET 2018 Vol 3, No 2: FEBRUARI 2018 Vol 3, No 1: JANUARI 2018 Vol 3, No 1: JANUARI 2018 Vol 2, No 12: Desember 2017 Vol 2, No 11: November 2017 Vol 2, No 10: Oktober 2017 Vol 2, No 9: September 2017 Vol 2, No 8: AGUSTUS 2017 Vol 2, No 7: JULI 2017 Vol 2, No 6: Juni 2017 Vol 2, No 5: Mei 2017 Vol 2, No 4: April, 2017 Vol.2, No.3, Maret 2017 Vol.2, No.2, Februari 2017 Vol.2, No.1, Januari 2017 Vol.1, No.12, Desember 2016 Vol.1, No.11, Nopember 2016 Vol.1, No.10, Oktober 2016 Vol.1, No.9, September 2016 Vol.1, No.8, Agustus 2016 Vol.1, No.7, Juli 2016 Vol.1, No.6, Juni 2016 Vol.1, No.5, Mei 2016 Vol.1, No.4, April 2016 Vol.1, No.3, Maret 2016 Vol.1, No.2, Februari 2016 Vol.1, No.1, Januari 2016 More Issue