cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan
ISSN : -     EISSN : 2502471X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan (Education Journal: Theory, Research, and Development) is an electronic journal focuses on a scientific article concerning education issues in general published by Graduate School of Universitas Negeri Malang since January 2016.
Arjuna Subject : -
Articles 1,938 Documents
PEMANFAATAN METODE SAW PENDUKUNG KEPUTUSAN PENILAIAN EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN Tri Apriyanto Sundara; Restyaliza Dhini Hary
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 5: Mei 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.408 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i5.9188

Abstract

Students who are in junior high school should have been able to read children stories appreciative. However, based on the results of research that has been done, appreciative children's story reading skills in students is still low due to the model applied learning teachers have not been effective. This study is a follow-up that aims to identify effective learning model that can be used by teachers in teaching reading children stories appreciative. The learning model studied is a model of Group Investigation (GI) and Jurisprudential Inquiry (JI) to utilize the Simple Additive Weighting (SAW) method for support decision. The criteria on which the decision is motivation and student learning outcomes. Based on the analysis of data using SAW method, it is known that an effective learning model applied to teachers in teaching reading children's stories are appreciative GI learning model. Siswa yang duduk di bangku SMP selayaknya telah mampu membaca apresiatif cerita anak. Namun, berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, keterampilan membaca apresiatif cerita anak pada siswa masih rendah dikarenakan model pembelajaran yang diterapkan guru belum efektif. Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan yang bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran efektif yang dapat digunakan guru dalam pembelajaran membaca apresiatif cerita anak. Model pembelajaran yang diteliti adalah model Group Investigation (GI) dan Jurisprudential Inquiry (JI) dengan memanfaatkan metode Simple Additive Weighting (SAW) sebagai pendukung keputusan. Adapun kriteria yang menjadi dasar pengambilan keputusan adalah motivasi dan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan metode SAW, dapat diketahui bahwa model pembelajaran yang efektif diterapkan guru dalam pembelajaran membaca apresiatif cerita anak adalah model pembelajaran GI.
INTERNALISASI DAN AKTUALISASI NILAI-NILAI LINGKUNGAN DALAM PERILAKU KONSUMSI (STUDI KASUS DI SMAN BANGIL) Ery Widyastuti; Wahjoedi Wahjoedi; Sunaryanto Sunaryanto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.12, Desember 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.425 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i12.8360

Abstract

This study aims to (1) identifying the environmental values in consumer behavior facilitated school to be internalized in students, (2) know the process of internalization of environmental values in consumption behavior on students, and (3) identifying the values of the environment in consumer behavior have actualization students in everyday behavior, This is a qualitative research method using aproach phenomenology. The results showed that the value of the environmental values in consumer behavior is facilitated by the school to be internalized in students of SMAN 1 Bangil is implementing 3R, applying 5P free, save electricity and energy, saving water, saving paper, plastic use reduction, waste sorting. And the values of the environment in the consumption behavior has been actualized in the daily behavior of students of SMAN 1 Bangil.Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi nilai-nilai lingkungan dalam perilaku konsumsi yang difasilitasi sekolah untuk diinternalisasi dalam diri siswa, (2) mengetahui proses internalisasi nilai lingkungan dalam perilaku konsumsi pada diri siswa, dan (3) mengidentifikasi nilai-nilai lingkungan dalam perilaku konsumsi yang telah diaktualisasi siswa dalam perilaku sehari-hari. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai lingkungan dalam perilaku konsumsi yang difasilitasi oleh sekolah untuk diinternalisasi dalam diri siswa SMAN 1 Bangil adalah menerapkan 3R, menerapkan bebas 5P, hemat listrik dan enersi, hemat air, hemat kertas, pengurangan pemakaian plastik, pemilahan sampah. Nilai-nilai lingkungan dalam perilaku konsumsi tersebut telah teraktualisasi dalam perilaku sehari-hari siswa SMAN 1 Bangil.
Peningkatan Kreativitas Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Geografi melalui Model Blended Learning di Sekolah Menengah Atas Noor Liana Waty; Sumarmi Sumarmi; Singgih Susilo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 1: JANUARI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.943 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i1.10353

Abstract

The process of developing the activity and creativity of learners can be achieved through various learning interactions. This research aims to improve students' learning creativity through blended learning model. The method used in this research is classroom action research. Instrument of data collection using observation sheet to 30 students of class XI IPS 2. Technique of data analysis using descriptive quantitative. The results showed the average response of creativity in the first cycle of 54.58% and in the second cycle of 76%. Based on these results can be concluded that learning geography using blended learning model can improve students' learning creativity.Proses mengembangkan aktivitas dan kreativitas peserta didik dapat dicapai melalui berbagai interaksi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas belajar peserta didik melalui model blended learning. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi terhadap 30 orang peserta didik kelas XI IPS 2. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan respon rata-rata kreativitas pada siklus I sebesar 54,85% dan pada siklus II sebesar 75,95%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran geografi menggunakan model blended learning dapat meningkatkan kreativitas belajar peserta didik.
MISKONSEPSI PADA PENYELESAIAN SOAL ALJABAR SISWA KELAS VIII BERDASARKAN PROSES BERPIKIR MASON Karolin Natalia T; Subanji Subanji; I Made Sulandra
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.10, Oktober 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.472 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i10.6942

Abstract

Misconception is one of the common problem in understanding the concepts of mathematics and answering questions test of mathematics. Misconseption must be minimalized because the conceptual knowledge is one aspects knowledge within the competency of students of junior high school. Each students has different thinking process in answering questions test of mathematics. There are three stages of thinking process stated by mason whereas entry phase, attack, and review. Thus, this study was aimed to describe misconception in answering algebra question of eightth grade student based on masons' thinking process. The subjects of this research were two students of grade eight chosen based on the result of test of understanding concept completed by CRI. The result of this study shown that based on the thinking process stated by mason, students experinced misconception only at phase attack when equalling the denominator, algebra manipulation and operational of equal tribe.Kesalahan konsep (Miskonsepsi) adalah salah satu jenis kesalahan dalam memahami konsep-konsep matematika dan dalam menyelesaikan soal matematika. Miskonsepsi harus diminimalisir karena pengetahuan konseptual adalah salah satu aspek pengetahuan yang ada dalam kompetensi siswa tingkat SMP/MTs/SMPLB dan sederajat. Setiap siswa memiliki proses berpikir yang berbeda-beda dalam menyelesaikan soal matematika. Ada 3 fase proses berpikir yang dikemukakan oleh Mason, yaitu fase entry, fase attack, dan fase review. Oleh karena itu, tulisan ini bertujuan mendeskripsikan miskonsepsi pada penyelesaian soal aljabar siswa kelas VIII berdasarkan proses berpikir Mason. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 siswa kelas VIII yang dipilih berdasarkan hasil tes pemahaman konsep yang dilengkapi dengan CRI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 3 tahap proses berpikir mason, siswa mengalami miskonsepsi hanya pada tahap attack, yaitu pada saat menyamakan penyebut, manipulasi aljabar, dan mengoperasikan suku sejenis.
ANATOMI DAUN FICUS RACEMOSA L. (BIRAENG) DAN POTENSINYA DI TAMAN NASIONAL BANTIMURUNG BULUSARAUNG Magfirah Rasyid; Mimien Henie Irawati; Murni Saptasari
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 6: Juni 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.024 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i6.9548

Abstract

Ficus racemosa L., is a species of Ficus who found in National Parks Bantimurung Bulusaraung Kab. Maros. Ficus racemosa L., and belongs to the family Moraceae. This research present an anatomical study concerning the leaf structure of Ficus racemosa L., and the potential contained in these plants. In this research showed that Ficus racemosa L., have stomata with diasitik type contained on the lower side of leaves (hipostomata) and trichomes shaped non-glandular unicellular, it found on both sides of the leaves (adaksial and abaksial). Anatomical structures of Ficus racemosa L., there litosit cells that characterizes of family Moracea, it has a rounded shape and it’s found upper of epidermis cells. Ficus racemosa L., has the potential to treat diabetes, antioxidants, anti-inflamantory, hpatopro-tective, anti-diuretic, and it contained phytochemicals.Ficus racemosa L., merupakan salah satu jenis Ficus yang ditemukan di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Kab. Maros, termasuk dalam famili Moraceae. Penelitian ini bertujuan mengamati struktur anatomi daun Ficus racemosa L., serta potensi yang dikandungnya. Ficus racemosa memiliki tipe stomata diasitik, terdapat di permukaan bawah daun (hipostomata) dan trikoma yang berbentuk non-glandular bersel satu yang ditemukan pada kedua permukaan daun (adaksial dan abaksial). Pada struktur anatomi daun Ficus racemosa L., terdapat sel litosit yang menjadi ciri khas pada famili Moracea, berbentuk membulat dan terdapat pada deretan sel epidermis bawah. Ficus racemosa L., berpotensi mengobati penyakit diabetes, antioksidan, serta mengandung fitokimia.    
PENGEMBANGAN MEDIA AJAR PERAWATAN DAN PERBAIKAN SISTEM AUDIO PADA MATAKULIAH WORKSHOP AUDIO VIDEO UNTUK MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS NEGERI MALANG Suwasono Suwasono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.2, No.2, Februari 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.953 KB) | DOI: 10.17977/jp.v2i2.8522

Abstract

This research addresses jobsheet and trainer learning media development for maintenance and repairment of Audio System in Audio Video Workshop Course (PTEL65) for Electrical Engineering Education student Universitas Negeri Malang. This development research was refered to Development Model suggested by Sugiyono. The result of this research were jobsheet and trainer for maintenance and repairment of Audio System supplemented with test point to measure and determine input and output of signal forms in each audio systme diagram block. The product then were set on trial within Electrical Engineering Education students Universitas Negeri Malang who have enrolled Audio Video Workshop Course year 2012/2013 and 2013/2014. The result of product trial accomplished 88.30% and categorized as appropriate. Validity examination was also cinducted. The results were 92.80% from material expertise, 91.60% from media expertise. Hence, jobsheet and trainer learning media development for maintenance and repairment of Audio System in Audio Video Workshop Course (PTEL65) is appropriate to be used in Electrical Engineering Education Department Universitas Negeri Malang=Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media ajar berupa jobsheet dan trainer perawatan dan perbaikan Sistem Audio pada matakuliah Workshop Audio Video (PTEL665) untuk mahasiswa program studi Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang. Penelitian pengembangan ini mengacu model pengembangan Sugiyono. Hasil pengembangan media ajar berupa jobsheet dan trainer perawatan dan perbaikan Sistem Audio, yang dilengkapi dengan test point untuk mengukur dan mengetahui bentuk sinyal input dan output pada masing-masing blok diagram Sistem Audio dan saklar kesalahan untuk mengetahui kesalahan, dan menentukan langkah perbaikan Sistem Audio. Produk diujicobakan pada mahasiswa Pendidikan Teknik Elektro yang sudah menempuh matakuliah Workshop Audio Video angkatan 2012/2013 dan 2013/2014. Hasil uji coba pada mahasiswa PTE Jurusan Teknik Elektro memperoleh hasil sebesar 88,30% dengan kriteria sangat layak. Validasi materi dari ahli materi memperoleh hasil 92,80%, validasi media dari ahli media memperoleh hasil 91,06%. Sehingga produk yang dikembangkan berupa jobsheet dan trainer perawatan dan perbaikan Audio pada Matakuliah Workshop Audio Video (PTEL665) di Jurusan Teknik Elektro layak dan dapat digunakan pada Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang.
Authentic Texts Used by EFL Vocational Teachers in Listening Classes: Are They Suitable with Learners’ Needs? Hairudin Rahman; Nunung Suryati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 5: MEI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.197 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i5.10994

Abstract

Abstract: This study aimed to reveal the suitability of the authentic listening texts which were used by English teachers to their EFL vocational learners in listening classes. Previous studies have found out that EFL learners will more readily go deeply into the listening activities if EFL teachers provide authentic materials (henceforth AMs) rather than using artificial materials. To gain an insight on the use of authentic listening materials, this study applied a descriptive qualitative design. The study took place at in a public vocational school (SMK Negeri) in Malang. Three out of those seven EFL teachers were purposively selected as participants who have degrees as magister of English language teaching. The data were collected through observation checklists and documents analysis. Based on the three classroom observations which were conducted and also from the documents analysis, authentic listening texts used in pre-activity were for introducing topic, learning objective, pre-teaching some vocabulary and activating schemata or learners’ background knowledge. In whilst-activity, they tended to use AMs for engaging their learners to listen and also equip them some tasks to comprehend the texts, whereas in post-activity, it was a follow-up stage to utilize the knowledge gained from the whilst-activity through classroom discussions. However, several inconsistencies on the use of AMs in EFL listening classes were revealed in regarding to the learning objectives and cognitive demand, suitability of the content, exploitability, and variety.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kesesuaian teks otentik menyimak yang digunakan guru kejuruan bahasa Inggris pada siswa SMK yang belajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL) di kelas menyimak. Penelitian sebelumnya menemukan bahwa siswa akan lebih mudah terlibat aktif dalam kegiatan mendengarkan jika guru memberikan materi otentik (selanjutnya AMs) daripada menggunakan teks non-otentik. Untuk meneliti penggunaan teks otentik menyimak tersebut, desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertempat pada salah satu SMKN Negeri di Malang. Tiga dari tujuh guru EFL dipilih secara purpusif sebagai partisipan yang merupakan lulusan magister pengajaran bahasa Inggris. Data dikumpulkan melalui checklist observasi dan analisis dokumen. Berdasarkan tiga pengamatan kelas dan analisis dokumen, teks otentik menyimak yang digunakan dalam pra-aktivitas adalah untuk memperkenalkan topik, tujuan pembelajaran, pra-pengajaran beberapa kosakata dan mengaktifkan schemata atau pengetahuan latar belakang peserta. Dalam kegiatan menyimak, mereka menggunakan materi otentik untuk melibatkan siswa dalam kegiatan menyimak dan juga membekali mereka dengan beberapa tugas untuk memahami teks, sedangkan di pasca-kegiatan, tahapan ini merupakan tindak lanjut untuk memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan menyimak yaitu melalui diskusi kelas. Namun, beberapa ketidaksesuaian pada penggunaan materi otentik di kelas juga ditemukan terkait dengan tujuan pembelajaran, kebutuhan kognitif, kesesuaian isi, eksploitasi, dan variasi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TSTS (TWO STAY TWO STRAY) DIPADU PICTURE & PICTURE UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATERI JARINGAN HEWAN PADA SISWA KELAS XI SMA Qorry Aulya Rohmana; Nur Widodo; Listijo Kapti
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.10, Oktober 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.717 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i10.7662

Abstract

This research aims to enhance the activity and cognitive achievement of students through learning models Two Stay Two Stray (TSTS) combined with Picture and Picture. Subjects were students of class XI IPA SMAN 4 Malang. This research is a classroom action research. Collecting data using observation, testing and documentation sheets. Data were analyzed using descriptive analysis. Results of the study are (1) there is increased activity of students through TSTS combined with Picture and Picture with an average score of the first cycle to the second cycle by 1.18%. (2) there is improving student learning outcomes through combined TSTS Picture and Picture with an average score of the first cycle to the second cycle of 4.22%.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar kognitif siswa melalui model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) dipadu dengan Picture and Picture. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 4 Kota Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Pengumpulan data menggunakan observasi, lembar tes dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian, yaitu (1) terdapat peningkatan keaktifan siswa melalui TSTS dipadu Picture and Picture dengan skor rata-rata siklus I ke siklus II sebesar 1,18% dan (2) terdapat peningkatan hasil belajar siswa melalui TSTS dipadu Picture and Picture dengan skor rata-rata siklus I ke siklus II sebesar 4,22%.
Modul Membaca Kritis Teks Laporan Hasil Observasi untuk Siswa Kelas VII Sutriono Hariadi; Muakibatul Hasanah; Wahyudi Siswanto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 3: MARET 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.145 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i3.10645

Abstract

In general, this study aims to produce a critical reading module for grade VII students. Specifically, this study aims to (1) produce a critical reading module of observational report text for grade VII students and (2) test the effectiveness of the module to improve students' critical reading skills. The development procedure used refers to the 4D Model consisting of four stages of development. First, the defining phase includes initial analysis, student and teacher analysis, theoretical study by conducting reference studies, and objective analysis by formulating indicators of critical reading skill aspects developed. Second, the design stage is the collection of text, text processing, presenting the material in accordance with the established structure, and making supporting illustrations. Third, the development stage is done module improvement with product test, revision, and test of effectiveness in the field. Fourth, the dissemination stage is done module printing and sharing of research results in the MGMP forum. Expert and practitioner test results indicate that the product is suitable for use as a critical reading model of LHO text from content, presentation, language, and graffiti aspects. Field test results indicate the product is effective to improve students' critical reading ability.Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul membaca kritis untuk siswa kelas VII. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan modul membaca kritis teks laporan hasil observasi untuk siswa kelas VII dan (2) menguji keefektifan modul tersebut untuk meningkatkan keterampilan membaca kritis siswa. Prosedur pengembangan yang digunakan mengacu Model 4D yang terdiri atas empat tahap pengembangan. Pertama, tahap pendefinisian mencakup analisis awal, analisis siswa dan guru, telaah teori dengan melakukan kajian referensi, dan analisis tujuan dengan merumuskan indikator aspek keterampilan membaca kritis yang dikembangkan. Kedua, tahap perancangan dilakukan pengumpulan teks, pengolahan teks, penyajian materi sesuai struktur yang telah ditetapkan, dan pembuatan ilustrasi pendukung. Ketiga, tahap pengembangan dilakukan penyempurnaan modul dengan uji produk, revisi, dan uji keefektifan di lapangan. Keempat, tahap penyebarluasan dilakukan pencetakan modul dan berbagi hasil penelitian dalam forum MGMP. Hasil uji ahli dan praktisi menyatakan produk tersebut layak digunakan sebagai model membaca kritis teks LHO baik dari aspek isi, penyajian, bahasa, dan kegrafikaan. Hasil uji lapangan menyatakan produk tersebut efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca kritis siswa.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS INKUIRI TERBIMBING BERSUMBER BELAJAR LINGKUNGAN LOKAL PESISIR PANTAI BAJOE Maulidin Alwi; Ibrohim Ibrohim; Dahlia Dahlia
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 8: AGUSTUS 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.511 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i8.9884

Abstract

This research aimed to develop guided inquiry-based learning instruments on environment change material that was based on local coast learning resources that could improve students’ scientific skill and achievement. The learning instruments developed were a syllabus, lesson plans, assessment instruments, and student worksheets. This research employed Borg and Gall’s development model. Expert validation and readability test showed that the products were valid and did not need any revision. The students’ achievement on scientific skill belonged to the categories of good and very good, and their completion achievements were above 75%. Their response belonged to the categories of positive and very positive. As the result, it could be concluded that the learning instruments developed in this research were able to improve the students’ scientific skill and achievement.Penelitian pengembangan ini bertujuan menghasilkan perangkat pembelajaran materi perubahan lingkungan berbasis inkuiri terbimbing bersumber belajar lingkungan lokal pesisir pantai yang dapat meningkatkan keterampilan ilmiah dan hasil belajar siswa. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan terdiri dari silabus, RPP, instrumen penilaian, dan LKS. Model pengembangan yang digunakan mengadaptasi model Borg and Gall. Hasil validasi ahli dan uji coba keterbacaan mencapai kategori sangat valid sehingga tidak perlu direvisi. Pencapaian nilai untuk keterampilan ilmiah siswa pada kategori baik dan sangat baik dan hasil belajar siswa tuntas diatas 75%. Respon siswa pada kategori positif dan sangat positif. Hal ini menunjukkan perangkat pembelajaran yang dikembangkan dapat meningkatkan keterampilan ilmiah dan hasil belajar siswa.

Page 65 of 194 | Total Record : 1938


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 8: AUGUST 2025 VOL 10, NO 7: JULY 2025 Vol 10, No 4: APRIL 2025 Vol 10, No 3: MARCH 2025 Vol 10, No 2: FEBRUARY 2025 Vol 10, No 1: JANUARY 2025 Vol 9, No 12: DECEMBER 2024 Vol 9, No 11: NOVEMBER 2024 Vol 9, No 10: OCTOBER 2024 Vol 9, No 9: SEPTEMBER 2024 Vol 9, No 8: AUGUST 2024 Vol 9, No 7: JULY 2024 Vol 9, No 6: JUNE 2024 Vol 9, No 5: MAY 2024 Vol 9, No 4: APRIL 2024 Vol 9, No 3: MARCH 2024 Vol 9, No 2: FEBRUARY 2024 Vol 9, No 1: JANUARY 2024 Vol 8, No 10: OCTOBER 2023 Vol 8, No 9: SEPTEMBER 2023 Vol 8, No 8: AUGUST 2023 Vol 8, No 7: JULY 2023 Vol 8, No 6: JUNE 2023 Vol 8, No 5: MAY 2023 Vol 8, No 4: APRIL 2023 Vol 8, No 3: MARCH 2023 Vol 8, No 2: FEBRUARY 2023 Vol 8, No 1: JANUARI 2023 Vol 7, No 12: DECEMBER 2022 Vol 7, No 11: NOVEMBER 2022 Vol 7, No 10: OKTOBER 2022 Vol 7, No 9: SEPTEMBER 2022 Vol 7, No 8: AGUSTUS 2022 Vol 7, No 7: JULI 2022 Vol 7, No 6: JUNI 2022 Vol 7, No 5: MAY 2022 Vol 7, No 4: APRIL 2022 Vol 7, No 3: MARET 2022 Vol 7, No 2: FEBRUARI 2022 Vol 7, No 1: JANUARI 2022 Vol 6, No 12: DESEMBER 2021 Vol 6, No 11: NOVEMBER 2021 Vol 6, No 10: OKTOBER 2021 Vol 6, No 9: SEPTEMBER 2021 Vol 6, No 8: AGUSTUS 2021 Vol 6, No 7: JULI 2021 Vol 6, No 6: JUNI 2021 Vol 6, No 5: MEI 2021 Vol 6, No 4: APRIL 2021 Vol 6, No 3: MARET 2021 Vol 6, No 2: FEBRUARI 2021 Vol 6, No 1: JANUARI 2021 Vol 5, No 12: DESEMBER 2020 Vol 5, No 11: NOVEMBER 2020 Vol 5, No 10: OKTOBER 2020 Vol 5, No 9: SEPTEMBER 2020 Vol 5, No 8: AGUSTUS 2020 Vol 5, No 7: JULI 2020 Vol 5, No 6: JUNI 2020 Vol 5, No 5: MEI 2020 Vol 5, No 4: APRIL 2020 Vol 5, No 3: MARET 2020 Vol 5, No 2: FEBRUARI 2020 Vol 5, No 1: JANUARI 2020 Vol 4, No 12: DESEMBER 2019 Vol 4, No 11: NOVEMBER 2019 Vol 4, No 10: Oktober 2019 Vol 4, No 9: SEPTEMBER 2019 Vol 4, No 8: AGUSTUS 2019 Vol 4, No 7: JULI 2019 Vol 4, No 6: JUNI 2019 Vol 4, No 5: MEI 2019 Vol 4, No 4: APRIL 2019 Vol 4, No 3: MARET 2019 Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019 Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019 Vol 4, No 1: JANUARI 2019 Vol 3, No 12: DESEMBER 2018 Vol 3, No 12: DESEMBER 2018 Vol 3, No 11: NOVEMBER 2018 Vol 3, No 10: OKTOBER 2018 Vol 3, No 10: OKTOBER 2018 Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018 Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018 Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018 Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018 Vol 3, No 7: JULI 2018 Vol 3, No 6: JUNI 2018 Vol 3, No 5: MEI 2018 Vol 3, No 4: APRIL 2018 Vol 3, No 3: MARET 2018 Vol 3, No 2: FEBRUARI 2018 Vol 3, No 1: JANUARI 2018 Vol 3, No 1: JANUARI 2018 Vol 2, No 12: Desember 2017 Vol 2, No 11: November 2017 Vol 2, No 10: Oktober 2017 Vol 2, No 9: September 2017 Vol 2, No 8: AGUSTUS 2017 Vol 2, No 7: JULI 2017 Vol 2, No 6: Juni 2017 Vol 2, No 5: Mei 2017 Vol 2, No 4: April, 2017 Vol.2, No.3, Maret 2017 Vol.2, No.2, Februari 2017 Vol.2, No.1, Januari 2017 Vol.1, No.12, Desember 2016 Vol.1, No.11, Nopember 2016 Vol.1, No.10, Oktober 2016 Vol.1, No.9, September 2016 Vol.1, No.8, Agustus 2016 Vol.1, No.7, Juli 2016 Vol.1, No.6, Juni 2016 Vol.1, No.5, Mei 2016 Vol.1, No.4, April 2016 Vol.1, No.3, Maret 2016 Vol.1, No.2, Februari 2016 Vol.1, No.1, Januari 2016 More Issue