cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan
ISSN : -     EISSN : 2502471X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan (Education Journal: Theory, Research, and Development) is an electronic journal focuses on a scientific article concerning education issues in general published by Graduate School of Universitas Negeri Malang since January 2016.
Arjuna Subject : -
Articles 1,938 Documents
Bahan Ajar Menulis Artikel Opini dengan Metode Pembelajaran Curah Gagasan Sahrul Romadhon; Dawud Dawud; Imam Agus Basuki
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 2: FEBRUARI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.399 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i2.10520

Abstract

This research and development aims to produce a product of teaching materials to write opinion articles to improve the ability to write opinion articles for students of class XII. In particular, the purpose of this research and development is to develop teaching materials to write opinion articles with Brainstorming method in the class XII students packed in a printed book. To achieve these objectives used the modification of Borg and Gall learning design development. Teaching materials to write opinion articles for students of class XII is a product developed by containing four competencies to write opinion articles. The four competencies are (1) competence in writing facts and opinions, (2) writing reasoning competence, (3) competence of text structure of opinion, and (4) writing text competence and opinion article.Penelitian dan pengembangan ini bertujuan menghasilkan produk bahan ajar menulis artikel opini untuk meningkatkan kemampuan menulis artikel opini bagi siswa kelas XII. Secara khusus, tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah mengembangkan bahan ajar menulis  artikel  opini dengan metode Curah Gagasan pada siswa kelas XII yang dikemas dalam buku cetak. Untuk mencapai tujuan  tersebut digunakan modifikasi pengembangan desain pembelajaran Borg dan Gall. Bahan ajar menulis artikel opini untuk siswa kelas XII merupakan produk yang dikembangkan dengan memuat empat kompetensi menulis artikel opini. Keempat kompetensi tersebut adalah (1) kompetensi penulisan fakta dan opini, (2) kompetensi penulisan penalaran, (3) kompetensi penyusunan struktur teks opini, dan (4) kompetensi penulisan teks serta artikel opini.
PENERAPAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V Asih Kurnia Asih; Edy Bambang Irawan; Cholis Sa’dijah
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 4: April, 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.913 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i4.8787

Abstract

This study aims to improve students' critical thinking abilities of fifth grade through the application of Realistic Mathematics Education (RME). This research is action research with a model Kemmis and Mc Taggart through the planning, implementation and observation, and reflection. The subjects were fifth grade students of SDN Kalitanjung II Cirebon 2015/2016 academic year consisting of 22 students. Instruments used include: observation sheet activities of teacher, student activity sheets observation, critical thinking skills test questions, the questionnaires, and field notes. The results showed the students the ability to think on average reached a critical criterion. In addition, activities of teachers and students very successfully.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V melalui penerapan Realistic Mathematics Education (RME). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan model Kemmis dan Mc Taggart melalui tahap perencanaan, pelaksanaan dan observasi, serta refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Kalitanjung II Kota Cirebon tahun ajaran 2015/2016 yang terdiri dari 22 siswa. Instrumen yang digunakan di antaranya: lembar observasi kegiatan guru, lembar observasi kegiatan siswa, soal tes kemampuan berpikir kritis, lembar wawancara, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan berpikir siswa rata-rata mencapai kriteria kritis. Selain itu, kegiatan guru dan siswa terlaksana dengan sangat baik.
PENGEMBANGAN GAME SEBAGAI MEDIA EVALUASI PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN PERAKITAN KOMPUTER KELAS X JURUSAN MULTIMEDIA Gesta Wahyu Sasongko; Hary Suswanto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 7: JULI 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (928.995 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i7.9737

Abstract

This research and development is based on unavailability of media learning evaluation. Most students feel nervous when carrying out a learning evaluation because the absence of interesting and fun media to support the learning evaluation. This research employed ADDIE development model. There are important five stages in ADDIE model, namely (1) Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, (5) Evaluation. This media game evaluation provides quiz features and comes with games that can be used as a refreshing media during the learning process. The validation of game media for learning evaluation was conducted by media experts, subject matter experts, small-scale test, and wide-scale test. The average media validation result by media experts and material experts obtained 95.24%, the average value of small-scale test media validation obtained 92.8%, and the wide-scale test obtained 91.60%. From the results obtained, it shows that the game media for learning evaluation developed is valid as a medium in the process of learning evaluation. The operational field test was conducted in class X MM 2 SMKN 5 Malang for four meetings with learning process using game media for learning evaluation. In the students' learning outcomes. it showed an increase in the average value from pre test to post test by 36 students, with the average value of pre test was 33.15 and the average post test was 78,31. This shows that the game media developed is efficient to be utilized as learning evaluation of Computer Assembling subject.Penelitian dan pengembangan ini didasari oleh belum tersedianya sarana media evaluasi pembelajaran. Kebanyakan siswa merasa gugup saat melaksanakan evaluasi pembelajaran dikarenakan tidak adanya media yang menarik dan menyenangkan untuk menunjang evaluasi pembelajaran mengakibatkan evaluasi menjadi hal yang ditakuti atau membuat siswa menjadi gugup. Model pengembangan sistem mengadopsi model ADDIE. Terdapat lima tahapan penting dalam model ADDIE, yaitu (1) Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, (5) Evaluation. Media Game Evaluasi ini menyediakan fitur kuis dan dilengkapi dengan permainan yang dapat digunakan sebagai penyegaran saat proses pembelajaran. Validasi media game evaluasi pembelajaran dilakukan oleh ahli media, ahli materi, uji skala kecil, dan uji skala luas. Hasil nilai rata-rata validasi media oleh ahli media dan ahli materi sebesar 95,24%, nilai rata-rata validasi media uji skala kecil sebesar 92,8%, dan uji skala luas sebesar 91,60%. Dari hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa media game evaluasi pembelajaran yang dikembangkan valid dan layak digunakan sebagai media dalam proses evaluasi pembelajaran. Uji lapangan operasional dilakukan di kelas X MM 2 SMKN 5 Malang selama empat kali pertemuan dengan proses belajar menggunakan media pembelajaran game evaluasi. Pada hasil belajar siswa menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari pre test ke post test oleh 36 siswa, dengan nilai rata-rata pre test adalah 33,15 dan nilai rata-rata post test adalah 78,31. Hal ini menunjukkan bahwa media game evaluasi pembelajaran yang dikembangkan efisien digunakan dalam proses pembelajaran dan evaluasi Perakitan Komputer.
PERAN KONSELOR DALAM MENGEMBANGKAN BUDAYA SEKOLAH BERBASIS KARAKTER Lintang Waskita Puri; Siti Nurkholipah; Rahmatika Nur Aisyah Windra Putri
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 5: Mei 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.278 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i5.9040

Abstract

Generation needs to be prepared in order to have the character as stated in the national education objectives. Basically characters are formed when is done repeatedly on a regular basis until it becomes a habit that will become a character, but without a good school culture it be difficult to do character education. Cultures in schools such as ceremonies to students  have been applied for a long time and require innovation. This encourages counselors to help develop the school culture by equipping students knowledge and understanding through information services. Hope, counselors can shape character of students by developing a culture.Generasi muda perlu disiapkan agar memiliki karakter seperti yang tertuang dalam tujuan pendidikan nasional. Pada dasarnya karakter terbentuk bila aktivitas dilakukan berulang-ulang secara rutin hingga menjadi suatu kebiasan yang akan menjadi sebuah karakter. Pemerintah berbicara mengenai pentingnya membentuk karakter, tetapi tanpa budaya sekolah yang bagus akan sulit melakukan pendidikan karakter. Budaya yang ada di sekolah, seperti upacara dan pemberian penghargaan pada siswa umumnya sudah diterapkan sejak lama dan memerlukan inovasi. Hal ini mendorong konselor berperan membantu mengembangkan budaya sekolah dengan membekali siswa pengetahuan dan pemahaman melalui layanan informasi. Harapannya, konselor dapat membentuk karakter siswa dengan cara mengembangkan budaya.
Implementasi Strategi Outdoor Learning Variasi Outbound untuk Meningkatkan Kreativitas dan Kerjasama Siswa Sekolah Dasar Akhmad Riandy Agusta; Punaji Setyosari; Cholis Sa’dijah
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 4: APRIL 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.35 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i4.10745

Abstract

Abstract: This research describe about how the application of outdoor learning strategy outbound variation to improve the creativity and cooperation. This study uses a classroom action research design. The subjects are 5th-graders students of SDN Sungai Miai 7 Banjarmasin. The instrument used in this research is the observation sheet of creativity and student cooperation in the learning process. The result show that aplication outdoor learning strategy outbound variation is carried out with good criteria. Application of the solution in this study can improve creativity and cooperation in phases until more than 70% of students get very good creativity criteria and very good cooperation creativity on the last cycle.Abstrak: Penelitian ini mendeskripsikan penerapan strategi outdoor learning divariasi dengan outbound untuk meningkatkan kreativitas dan kerjasama siswa. Jenis penelitian yang dipilih adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian siswa kelas 5 SDN Sungai Miai 7 Banjarmasin. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi kreativitas dan kerjasama siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran menggunakan strategi outdoor learning variasi outbound terlaksana dengan maksimal dengan kriteria sangat baik. Penerapan solusi dalam penelitian ini mampu meningkatkan kreativitas dan kerjasama siswa secara bertahap hingga lebih dari 70% siswa memperoleh kriteria kreativitas sangat baik dan kerjasama sangat baik pada akhir siklus penelitian.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN MEDIA KOKAMI TERHADAP HASIL BELAJAR IPS Syilvi Indrayani; I Nyoman Sudana Degeng; Sumarmi Sumarmi
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 10: Oktober 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.859 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i10.10065

Abstract

This research aimed to determine the effectiveness of Teams Games Tournament model aided by Kokami media toward achievement of social studies on Economic Activity material. This is a quasiexperimental research which is using nonequivalent control group design. Subjects of this research were 181 students, with 26 students as experimental group and 26 students as control group. Collected data analized using Independent Sample T-test to test the hypothesis significance of this research. The result showed significance value is 0,001, which means significance value (p) < 0,05 hence Ha accepted. Therefore it can be concluded there were significant achievement of social studies differences between learning that use Teams Games Tournament learning model with Kokami and conventional model.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Teams Games Tournament berbantuan media Kokami terhadap hasil belajar IPS pada materi Kegiatan Ekonomi. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental dengan desain Nonequivalent Control Group. Subjek pada penelitian ini berjumlah 181 orang siswa,  dengan 26 orang siswa sebagai kelas eksperimen, dan 27 orang siswa sebagai kelas kontrol. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Independent Sample T-test untuk menguji signifikansi hipotesis penelitian. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001, yang artinya signifikansi (p) < 0,05 sehingga Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara model pembelajaran Teams Games Tournament berbantuan media Kokami dengan model pembelajaran konvensional.
TINGKAT LITERASI SAINS SISWA SMP MELALUI PEMBELAJARAN INQUIRY LESSON BERBANTUAN PETA KONSEP Anik Astari; Lia Yuliati; Hadi Suwono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 12: Desember 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.377 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i12.10325

Abstract

Science Literacy   has an important role in the teaching and learning process of science to apply and link the concepts. The study was conducted to describe the level of students' science literacy as well as to describe the changes after the implementation of  Inquiry Lesson learning aided by concept map. This research used embedded mixed method of experimental design model. The research instrument used was the instrument of intervention and measurement. Intervention Instrument consisted of a set of  learning  Instruction on Inquiry  Lesson aided by concept map while the measurement instruments include items on science literacy and  quiz items. The result of the study showed that the level of science literacy after the implementation of inquiry lesson aided by concept map reached Multidimensional category but mostly it reached Functional category. There is a marked difference in the science literacy of the students before and after the implementation of Inquiry  Lesson aided by concept map.Literasi sains memiliki peranan penting dalam pembelajaran IPA untuk menerapkan dan mengaitkan konsep-konsep. Penelitian dilakukan untuk mendeskripsikan tingkat literasi sains siswa serta perubahannya setelah pembelajaran Inquiry Lesson berbantuan peta konsep. Penelitian ini menggunakan rancangan mixed methods dengan embedded experimental design. Instrumen penelitian yang digunakan adalah instrumen intervensi dan pengukuran. Instrumen intervensi terdiri dari perangkat pembelajaran Inquiry Lesson berbantuan peta konsep. Instrumen pengukuran mencakup butir soal literasi sains dan butir soal kuis. Hasil tingkat literasi sains setelah pembelajaran Inquiry Lesson berbantuan peta konsep mencapai kategori Multidimensional namun paling banyak mencapai kategori Functional. Ada perbedaan yang nyata literasi sains siswa sebelum dan sesudah pembelajaran Inquiry Lesson berbantuan peta konsep.
HUBUNGAN KEMAMPUAN PENYESUAIAN DIRI DAN POLA BERPIKIR DENGAN KEMANDIRIAN BELAJAR SERTA DAMPAKNYA PADA PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA Muhamad Arifin; Ahmad Dardiri; Anik Nur Handayani
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.10, Oktober 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.178 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i10.7105

Abstract

The purpose of this study to uncover the relationship between (1) the ability of adjustment (X1) with academic achievement (Z); (2) patterns of thinking (X2) with academic achievement (Z); (3) regulated learning (Y) with academic achievement (Z); (4) ability of adjustment (X1) with regulated learning (Y); and (5) patterns of thinking (X2) with independent learning (Y). The design of this study using a quantitative approach to look at the relationships of independent variables on the dependent variable and causal relationships. Model analysis of patterns of relationships between variables using path analysis (path analysis). The study population was a graduate student to continue studying in vocational courses Higher Education on ICT. Determining the number of samples using the formula Slovin and sampling techniques using proportional random sampling. The collection of data variables (X1), (X2), and (Y) using the enclosed questionnaire and variables (Z) using the documentation. Prerequisite test analysis of this study has been qualified. To reveal the direct relationship between X1, X2, and Y to Z using multiple regression analysis with the help of SPSS software. The conclusion of this study were (1) there is a positive and significant correlation between (X1) with (Z); (2) there is a positive and significant correlation between (X2) and (Z); (3) there is a positive and significant correlation between (Y) and (Z); (4) there is a positive and significant correlation between (X1) with (Y); and (5) there is a positive and significant correlation between (X2) and (Y).Tujuan dari penelitian ini untuk mengungkap hubungan antara (1) kemampuan penyesuaian diri (X1) dengan prestasi akademik (Z); (2) pola berpikir (X2) dengan prestasi akademik (Z); (3) kemandirian belajar (Y) dengan prestasi akademik (Z); (4) kemampuan penyesuaian diri (X1) dengan kemandirian belajar (Y); (5) pola berpikir (X2) dengan kemandirian belajar (Y). Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk melihat hubungan variabel bebas terhadap variabel terikat maupun hubungan kausal. Model analisa pola hubungan antar variabel menggunakan analisis jalur (path analysis). Populasi penelitian adalah mahasiswa lulusan SMK yang melanjutkan kuliah di PerguruanTinggi pada program studi TIK. Jumlah penentuan sampel menggunakan rumus Slovin dan teknik sampling menggunakan proposional random sampling. Pengumpulan data variabel (X1), (X2), dan (Y) menggunakan angket tertutup dan variabel (Z) menggunakan dokumentasi. Uji prasyarat analisis penelitian ini telah memenuhi syarat. Untuk mengungkap hubungan secara langsung antara X1, dan X2, serta Y terhadap Z menggunakan analisis regresi ganda dengan bantuan software SPSS. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) ada hubungan yang positif dan signifikan antara (X1) dengan (Z); (2) ada hubungan yang positif dan signifikan antara (X2) dengan (Z); (3) ada hubungan yang positif dan signifikan antara (Y) dengan (Z); (4) ada hubungan yang positif dan signifikan antara (X1) dengan (Y); (5) ada hubungan yang positif dan signifikan antara (X2) dengan (Y).
KONTRIBUSI BAKAT MEKANIK DAN KUALIFIKASI TEMPAT PRAKERIN TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA SMK PAKET KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI KOTA MALANG Bayu Satria Vinandita; Marji Marji; R.M. Sugandi
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.2, No.1, Januari 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.157 KB) | DOI: 10.17977/jp.v2i1.8478

Abstract

Many vocational graduates are not absorbed in the world of work so that it will increase the number of unemployed. Mechanical aptitude tests should be held before students go to prakerin, in order to place students on a department that they like. Besides other factors that may affect job readiness is a prakerin. Prakerin with adequate facilities, is expected to vocational students would be able to develop science and technology. This study uses a quantitative approach to the type of cross-sectional research ex-post facto. The population in this study were students of SMK Lightweight Vehicle Engineering Expertise in Malang academic year 2015/2016 which has been carrying out prakerin is class XI. The number of population, namely (1) SMK Negeri 6 Malang; (2) SMK Negeri 10 Malang; (3) SMK Negeri 11 Malang; and (4) SMK Negeri 12 Malang as many as 406 students and 200 students obtained by calculation Slovin. The results of the simultaneous contribution is 10.9%. While the calculation of the partial between mechanical aptitude towards work readiness of 1.9% and a qualifying place prakerin against 8.3% job readiness.Lulusan SMK banyak yang tidak terserap pada dunia kerja sehingga akan menambah jumlah pengangguran. Hendaknya dilakukan tes bakat mekanik sebelum siswa penempatan di dunia industri supaya siswa prakerin di bidang yang ia sukai. Selain itu faktor lain yang dapat memengaruhi kesiapan kerja yaitu tempat prakerin. Dengan fasilitas prakerin yang memadai, diharapkan siswa SMK akan mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian cross sectional ex-post facto. Populasi pada penelitian ini adalah siswa SMK Paket Keahlian Teknik Kendaraan Ringan di Kota Malang tahun ajaran 2015/2016 yang telah melaksanakan prakerin yaitu kelas XI. Adapun jumlah populasi yaitu: (1) SMK Negeri 6 Malang; (2) SMK Negeri 10 Malang; (3) SMK Negeri 11 Malang; dan (4) SMK Negeri 12 Malang sebanyak 406 siswa dan diperoleh 200 siswa denganperhitungan Slovin. Hasil kontribusi simultan yaitu 10,9 %. Sedangkan dariperhitungan parsial antara bakat mekanik terhadap kesiapan kerja yaitu 1,9% dan kualifikasi tempat prakerin terhadap kesiapan kerja 8,3%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 7E UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Partini Partini; Budijanto Budijanto; Syamsul Bachri
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.2, No.2, Februari 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.885 KB) | DOI: 10.17977/jp.v2i2.8541

Abstract

This study aims to improve students' critical thinking skills through learning cycle 7E learning model on geography subjects. This study uses classroom action research design. This research was conducted in the SMA. The subject of the research is students of class X which consist of 14 students. The implementation of the cycles is done through four phases: planning, acting, observing and reflecting. The data used in the study are the result of observation and students’ test scores. Data are analyzed by simple statistics namely percentage. The results shows that the critical thinking ability of students in the first cycle is 69.92%, while in the second cyclethe percentage then increases to 76.71%, so there is a 7.71% increase between the first cycle and the second cycle.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui model pembelajaran learning cycle 7E mata pelajaran Geografi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan di SMA. Subjek penelitian siswa kelas X yang berjumlah 14 siswa. Pelaksanaan siklus melalui 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data yang digunakan dalam penelitian adalah hasil observasi dan nilai tes siswa, data dianalisis dengan statistika sederhana,  yaitu persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa pada siklus I sebesar 69,92%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 76,71%, sehingga ada peningkatan sebesar 7,71% antar siklus I dengan siklus II.

Page 66 of 194 | Total Record : 1938


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 8: AUGUST 2025 VOL 10, NO 7: JULY 2025 Vol 10, No 4: APRIL 2025 Vol 10, No 3: MARCH 2025 Vol 10, No 2: FEBRUARY 2025 Vol 10, No 1: JANUARY 2025 Vol 9, No 12: DECEMBER 2024 Vol 9, No 11: NOVEMBER 2024 Vol 9, No 10: OCTOBER 2024 Vol 9, No 9: SEPTEMBER 2024 Vol 9, No 8: AUGUST 2024 Vol 9, No 7: JULY 2024 Vol 9, No 6: JUNE 2024 Vol 9, No 5: MAY 2024 Vol 9, No 4: APRIL 2024 Vol 9, No 3: MARCH 2024 Vol 9, No 2: FEBRUARY 2024 Vol 9, No 1: JANUARY 2024 Vol 8, No 10: OCTOBER 2023 Vol 8, No 9: SEPTEMBER 2023 Vol 8, No 8: AUGUST 2023 Vol 8, No 7: JULY 2023 Vol 8, No 6: JUNE 2023 Vol 8, No 5: MAY 2023 Vol 8, No 4: APRIL 2023 Vol 8, No 3: MARCH 2023 Vol 8, No 2: FEBRUARY 2023 Vol 8, No 1: JANUARI 2023 Vol 7, No 12: DECEMBER 2022 Vol 7, No 11: NOVEMBER 2022 Vol 7, No 10: OKTOBER 2022 Vol 7, No 9: SEPTEMBER 2022 Vol 7, No 8: AGUSTUS 2022 Vol 7, No 7: JULI 2022 Vol 7, No 6: JUNI 2022 Vol 7, No 5: MAY 2022 Vol 7, No 4: APRIL 2022 Vol 7, No 3: MARET 2022 Vol 7, No 2: FEBRUARI 2022 Vol 7, No 1: JANUARI 2022 Vol 6, No 12: DESEMBER 2021 Vol 6, No 11: NOVEMBER 2021 Vol 6, No 10: OKTOBER 2021 Vol 6, No 9: SEPTEMBER 2021 Vol 6, No 8: AGUSTUS 2021 Vol 6, No 7: JULI 2021 Vol 6, No 6: JUNI 2021 Vol 6, No 5: MEI 2021 Vol 6, No 4: APRIL 2021 Vol 6, No 3: MARET 2021 Vol 6, No 2: FEBRUARI 2021 Vol 6, No 1: JANUARI 2021 Vol 5, No 12: DESEMBER 2020 Vol 5, No 11: NOVEMBER 2020 Vol 5, No 10: OKTOBER 2020 Vol 5, No 9: SEPTEMBER 2020 Vol 5, No 8: AGUSTUS 2020 Vol 5, No 7: JULI 2020 Vol 5, No 6: JUNI 2020 Vol 5, No 5: MEI 2020 Vol 5, No 4: APRIL 2020 Vol 5, No 3: MARET 2020 Vol 5, No 2: FEBRUARI 2020 Vol 5, No 1: JANUARI 2020 Vol 4, No 12: DESEMBER 2019 Vol 4, No 11: NOVEMBER 2019 Vol 4, No 10: Oktober 2019 Vol 4, No 9: SEPTEMBER 2019 Vol 4, No 8: AGUSTUS 2019 Vol 4, No 7: JULI 2019 Vol 4, No 6: JUNI 2019 Vol 4, No 5: MEI 2019 Vol 4, No 4: APRIL 2019 Vol 4, No 3: MARET 2019 Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019 Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019 Vol 4, No 1: JANUARI 2019 Vol 3, No 12: DESEMBER 2018 Vol 3, No 12: DESEMBER 2018 Vol 3, No 11: NOVEMBER 2018 Vol 3, No 10: OKTOBER 2018 Vol 3, No 10: OKTOBER 2018 Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018 Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018 Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018 Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018 Vol 3, No 7: JULI 2018 Vol 3, No 6: JUNI 2018 Vol 3, No 5: MEI 2018 Vol 3, No 4: APRIL 2018 Vol 3, No 3: MARET 2018 Vol 3, No 2: FEBRUARI 2018 Vol 3, No 1: JANUARI 2018 Vol 3, No 1: JANUARI 2018 Vol 2, No 12: Desember 2017 Vol 2, No 11: November 2017 Vol 2, No 10: Oktober 2017 Vol 2, No 9: September 2017 Vol 2, No 8: AGUSTUS 2017 Vol 2, No 7: JULI 2017 Vol 2, No 6: Juni 2017 Vol 2, No 5: Mei 2017 Vol 2, No 4: April, 2017 Vol.2, No.3, Maret 2017 Vol.2, No.2, Februari 2017 Vol.2, No.1, Januari 2017 Vol.1, No.12, Desember 2016 Vol.1, No.11, Nopember 2016 Vol.1, No.10, Oktober 2016 Vol.1, No.9, September 2016 Vol.1, No.8, Agustus 2016 Vol.1, No.7, Juli 2016 Vol.1, No.6, Juni 2016 Vol.1, No.5, Mei 2016 Vol.1, No.4, April 2016 Vol.1, No.3, Maret 2016 Vol.1, No.2, Februari 2016 Vol.1, No.1, Januari 2016 More Issue