cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan
ISSN : -     EISSN : 2502471X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan (Education Journal: Theory, Research, and Development) is an electronic journal focuses on a scientific article concerning education issues in general published by Graduate School of Universitas Negeri Malang since January 2016.
Arjuna Subject : -
Articles 1,938 Documents
Eksplorasi Penguasaan Konsep Menggunakan Experiential Learning pada Materi Hukum Newton Rifqiyatun Nuriyah; Lia Yuliati; Edi Supriana
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 10: OKTOBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.53 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i10.11608

Abstract

Abstract: The research aims to explore the conceptual understanding of Newtons law using Experiential Learning model. The type of this research is descriptive qualitative. This research was conducted on 32 students of SMAN 1 Kejayan use 3 essay test of conceptual understanding. Data analysis by analyzing the result of pretest-posttest answer of students then categorized at conceptual understanding level. The results of the answer analysis along with the conceptual understanding level of the students 'pretest-posttest concepts show that the conceptual understanding of Newton's students' legal concept increases after using the Experiential Learning.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penguasaan konsep Hukum Newton menggunakan model Experiential Learning. Jenis penelitiannya yaitu deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada 32 siswa SMAN 1 Kejayan menggunakan tiga butir soal esai penguasaan konsep. Analisis data dilakukan dengan menganalisis hasil jawaban pretest-posttest siswa kemudian dikategorikan pada level penguasaan konsep. Hasil analisis jawaban beserta level penguasaan konsep pretest-posttest siswa menunjukkan bahwa penguasaan konsep hukum Newton siswa meningkat setelah menggunakan pembelajaran Experiential Learning. 
Makna Konsep Catur Guru bagi Suku Tengger sebagai Upaya Pendewasaan Usia Perkawinan (Perspektif Fenomenologi) Alfyananda Kunia Putra; Sumarmi Sumarmi; Singgih Susilo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 1: JANUARI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.97 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i1.11668

Abstract

Abstract: The development rate was hampered by high population growth, uneven distribution and the explosion of the young population which one of them caused by early marriage. The effort in maturing the age of marriage to decrease the number of early marriage, need to involving the local wisdom in the society. One of local wisdom in Tengger Tribe to maturing the age of marriage is Catur Guru consept. The purpose of this research is to reveal the meaning of Catur Guru in maturing the age of marriage. The research design is qualitative research with Alfred Schutz phenomenological perspective. The research result revealed that Catur Guru play an important role to maturing the age of marriage in Tengger Ngadisari Tribe, so there is no longer an early marriage happen. Advice from the results of research maturing the age of marrige should not only a policy that issued because certain interest, but also must formulated based on the local wisdom owned by the community.Abstrak: Laju pembangunan terhambat akibat tingginya pertumbuhan penduduk, persebaran yang tidak merata dan ledakan penduduk di usia muda yang salah satunya disebabkan oleh pernikahan dini. Dalam upaya mendewasakan usia perkawinan agar mengurangi pernikahan dini, perlu melibatkan kearifan lokal yang ada di masyarakat. Salah satu kearifan lokal Suku Tengger dalam mendewasakan usia perkawinan yakni konsep Catur Guru. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap makna Catur Guru dalam mendewasakan usia perkawinan. Desain penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan perspektif fenomenologi Alfred Schutz. Hasil penelitian mengungkapkan Catur Guru berperan penting dalam pendewasaan usia perkawinan Suku Tengger Ngadisari, hingga tidak lagi terjadi kasus pernikahan dini. Saran dari hasil penelitian pendewasaan usia pekawinan seharusnya tidak hanya sebuah kebijakan yang dikeluarkan karena kepentingan tertentu, melainkan juga harus dirumuskan berdasarkan kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat.
Pengaruh Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Keterampilan Berpikir Geografi Ariyandi Ajuwan; Sugeng Utaya; I Komang Astina
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 10: OKTOBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.838 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i10.11664

Abstract

Abstract: The purpose of research is to know the effect of learning model problem based learning to students' geography thinking skill. The research method used is quasi experiment design with the form of none quivalent control groups design. Subjects in this study were students of class X IPS SMA Negeri 1 Batu. Data collection techniques use geographic thinking skills tests on basic mapping knowledge materials. The analysis technique used is Independent Samples t-Test with the help of SPSS 16.0 for Windows program. The results showed that there is a significant effect of learning problem based learning model on geography thinking skill with sig (2-tailed) 0.000 <0,05 value.Abstrak: Tujuan dalam penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap keterampilan berpikir geografi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan bentuk none quivalent control groups design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPS SMA Negeri 1 Batu. Teknik pengumpulan data menggunakan tes keterampilan berpikir geografi pada materi pengetahuan dasar pemetaan. Teknik analisis yang digunakan adalah Independent Samples t-Test dengan bantuan program SPSS 16.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran problem based learning terhadap keterampilan berpikir geografi dengan nilai sig (2-tailed) 0,000 < 0,05.
TOC TOC, TOC
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 10: OKTOBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.547 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i10.11672

Abstract

Scaffolding untuk Mengatasi Hambatan Berpikir Siswa Dalam Menyelesaikan Masalah Sudut pada Dimensi Tiga Dwita Tyasti Asri; Toto Nusantara; Hery Susanto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 10: OKTOBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.5 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i10.11651

Abstract

Abstract: The pupose of this research is to describe the thinking barriers of high school students in solving angle problems in the three dimensions. This research is a qualitative descriptive study. Data obtained from student tes result in solving problems, interviews and scaffolding. Subjects in this study are high school students who have learned abaut the angle between the line with the plane in the three dimensions. The results showed that subjects 1 (S1) and subject 2 (S2) experienced obstacles in solving angle problems in the three dimensions. High-ability student thinking barriers occur at the stage of devising a plan implementing a carrying out plan and looking back due to lack of initial knowledge, lack of student analogy skills, and lack of connection ability students. While the low-ability student thinking impediment occurs in the stage of drafting a devising plan which continues in the step of carrying out the plan and looking back.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hambatan berpikir siswa SMA dalam menyelesaikan masalah sudut pada dimensi tiga. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari hasil pekerjaan siswa dalam menyelesaikan masalah, wawancara, dan scaffolding. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMA yang telah memperoleh materi sudut antara garis dengan bidang pada dimensi tiga. Hasil penelitian menunjukkan subjek 1 (S1) dan subjek 2 (S2) mengalami hambatan dalam menyelesaikan masalah sudut pada dimensi tiga. Hambatan berpikir siswa kemampuan tinggi (S1) terjadi pada tahap menyusun rencana penyelesaian,  melaksanakan rencana penyelesaian, dan memeriksa kembali yang dikarenakan kurangnya pengetahuan awal, kurangnya kemampuan analogi siswa, dan kurangnya kemampuan koneksi siswa. Hambatan berpikir siswa kemampuan rendah (S2) terjadi pada tahap menyusun rencana penyelesaian yang berlanjut pada langkah melaksanakan rencana penyelesaian dan memeriksa kembali
Penguatan Kesetiakawanan Sosial Peserta Didik melalui Nilai Budaya Perayaan Maudu Lompoa Hendra Hendra; Budijanto Budijanto; I Nyoman Ruja
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 10: OKTOBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.723 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i10.11667

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to determine the strengthening of social solidarity of learners through the cultural values of celebration maudu lompoa. The research was conducted by qualitative descriptive method. The results revealed that the culture of maudu lompoa celebration contains six aspects, namely as follows (1) as the basis for building togetherness of family feeling, (2) as the basis for building mutual help with mutual cooperation, (3) as a basis to build mutual understanding of the condition of the desire to share, (4) as a basis to build attitude feel the same from the taste solidarity, (5) as the basis for building the sensitivity to others of compassion, and (6) as a basis for building an attitude of perseverance from the work ethic. Cultural celebration maudu lompoa very appropriate as a source of learning in strengthening social solidarity learners.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penguatan kesetiakawanan sosial peserta didik melalui nilai budaya perayaan maudu lompoa. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa budaya perayaan maudu lompoa mengandung enam aspek, yaitu (1) sebagai dasar membangun kebersamaan dari rasa kekeluargaan, (2) sebagai dasar membangun sikap saling membantu dengan gotong royong, (3) sebagai dasar membangun sikap saling mengerti keadaan dari keinginan untuk berbagi, (4) sebagai dasar membangun sikap merasakan hal yang sama dari rasa solidaritas, (5) sebagai dasar membangun sikap kepekaan kepada orang lain dari rasa cinta kasih, dan (6) sebagai dasar membangun sikap ketekunan dari etos kerja. Budaya perayaan maudu lompoa sangat tepat dijadikan sebagai sumber pembelajaran dalam menguatkan kesetiakawanan sosial peserta didik.
Pengaruh Scaffolding Konseptual dalam Problem Based Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah A. A. Sg Noviana Aryani Pucangan; Supriyono Koes Handayanto; Hari Wisodo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 10: OKTOBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.566 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i10.11661

Abstract

Abstract: This study aims to find out the effect of conceptual scaffolding on Problem Based Learning toward problem solving skills. This research uses nonequivalent control group design with 32 students experimental class and 30 students control class. The test used consisted of a pretest of 13 multiple choice questions with a reliability value of 0.827 and a posttest of 10 essay questions with a reliability value of 0.615. The research hypothesis was tested using ANCOVA and indicate that conceptual scaffolding on PBL given effect to problem solving skills of 67,1% and experimental class average higher than control class. This indicate that there’s effect of conceptual scaffolding on PBL toward problem solving skills. So it’s recommended that conceptual scaffolding on PBL be applied to other physics concepts.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh scaffolding konseptual dalam Problem Based Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah. Penelitian ini menggunakan nonequivalent control group design dengan sampel sebanyak 32 siswa kelas eksperimen dan 30 siswa kelas kontrol. Tes yang digunakan terdiri dari pretest berupa 13 soal pilihan ganda dengan nilai reliabilitas sebesar 0,827 dan posttest berupa 10 soal esai dengan nilai reliabilitas sebesar 0,615. Hipotesis penelitian diuji menggunakan ANCOVA dan menunjukkan bahwa scaffolding konseptual dalam Problem Based Learning memengaruhi kemampuan pemecahan masalah sebesar 67,1% dan nilai rerata kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Ini menunjukkan adanya pengaruh scaffolding konseptual dalam problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah. Jadi, disarankan agar scaffolding konseptual dalam problem based learning diterapkan pada konsep fisika lainnya.
Evaluasi Kebutuhan Modul Bioteknologi Berbasis Problem Based Learning untuk Mahasiswa Jurusan Biologi Novia Sigma Amalina; Mohamad Amin; Betty Lukiati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 10: OKTOBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.129 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i10.11669

Abstract

Abstract: This study aims to evaluate the needs of module based Biotechnology with Problem Based Learning for students majoring in Biology Universitas Negeri Malang. Data collection techniques using a questionnaire aimed at 60 students of Biology Department FMIPA UM who have taken the course of Biotechnology with cluster sampling design. Questionnaires are used to evaluate the curriculum, learning process, teaching materials, bioinformatics knowledge, and the need for PBL-based teaching materials. The questionnaire results show that the development of PBL-based biotechnology modules for students in biotechnology courses is essential.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebutuhan modul Bioteknologi berbasis Problem Based Learning untuk mahasiswa jurusan Biologi Universitas Negeri Malang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang ditujukan untuk 60 mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA UM yang telah menempuh matakuliah Bioteknologi dengan desain cluster sampling. Angket digunakan untuk mengevaluasi kurikulum, proses pembelajaran, bahan ajar, pengetahuan bioinformatika, dan kebutuhan bahan ajar berbasis Problem Based Learning Hasil angket menunjukkan bahwa pengembangan modul bioteknologi berbasis Problem Based Learning untuk mahasiswa pada matakuliah bioteknologi sangat diperlukan.
Potensi Pembelajaran RICOSRE pada Peningkatan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas XI Ika Dewi Sumiati; Susriyati Mahanal; Siti Zubaidah
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 10: OKTOBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.686 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i10.11662

Abstract

Abstract: The aim of this research is to determine the influence of learning model RICOSRE (Reading, Identifying Problem, Constructing Solution, Solving Problem, Reviewing Problem Solving, and Extending Problem Solving) toward XIth grade students’ Biology cognitive learning outcomes in SMAN 4 and SMAN 10 Malang. This research type is a quasi-experimental research with non-equivalent pretest posttest control group design. The sample used is the students in two classes each schools. Data collected in the form of pretest score and postes score. Data analysis using ancova technique and continued with LSD test that showed RICOSRE learning model significantly influenced the XIth grade students' learning outcomes with a corrected average of cognitive learning outcomes achievement is 26.9%.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran RICOSRE (Reading, Identfying problem, Constructing Solution, Solving Problem, Reviewing Problem Solving, and Extending Problem Solving) terhadap hasil belajar kognitif Biologi siswa kelas XI di SMAN 4 dan SMAN 10 Malang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu dengan desain non-equivalent pretest posttest control group. Sampel yang digunakan ialah siswa pada masing-masing dua kelas di setiap sekolah. Data yang dikumpulkan berupa skor pretes dan skor postes. Analisis data menggunakan teknik anakova dan dilanjutkan dengan uji lanjut LSD yang menunjukkan hasil model pembelajaran RICOSRE berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar Biologi siswa kelas XI dengan peningkatan rerata terkoreksi hasil belajar kognitif sebesar 26,9%.
Proses Berpikir Kritis Siswa Reflektif dalam Menyelesaikan Masalah Matematika pada Materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel Christiyanto, Dana Yuli; Sulandra, I Made; Rahardi, Rustanto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 10: OKTOBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.547 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i10.11670

Abstract

Abstract: This study aims to describe the reflective students' critical thinking process in solving the problem of two-variable linear equation system. Instruments used to know the critical thinking process of the subject is a problem-solving test and interview. Through tests and interviews, we can analyze the critical thinking process of the subject based on six criteria focus, reason, inference, situation, clarity, and overview. The results showed that both subjects only met the criteria of focus, and experienced errors in making mathematical models, so that both are not able to solve the problem.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir kritis siswa reflektif dalam menyelesaikan masalah sistem persamaan linier dua variabel. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui proses berpikir kritis subjek adalah tes pemecahan masalah dan wawancara. Melalui tes dan wawancara, dapat dianalisis proses berpikir kritis subjek berdasarkan enam kriteria, yaitu focus, reason, inference, situation, clarity, dan overview. Hasil penelitian menunjukkan kedua subjek hanya memenuhi kriteria focus, serta mengalami kesalahan dalam membuat model matematika sehingga keduanya tidak mampu menyelesaikan masalah.

Page 77 of 194 | Total Record : 1938


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 8: AUGUST 2025 VOL 10, NO 7: JULY 2025 Vol 10, No 4: APRIL 2025 Vol 10, No 3: MARCH 2025 Vol 10, No 2: FEBRUARY 2025 Vol 10, No 1: JANUARY 2025 Vol 9, No 12: DECEMBER 2024 Vol 9, No 11: NOVEMBER 2024 Vol 9, No 10: OCTOBER 2024 Vol 9, No 9: SEPTEMBER 2024 Vol 9, No 8: AUGUST 2024 Vol 9, No 7: JULY 2024 Vol 9, No 6: JUNE 2024 Vol 9, No 5: MAY 2024 Vol 9, No 4: APRIL 2024 Vol 9, No 3: MARCH 2024 Vol 9, No 2: FEBRUARY 2024 Vol 9, No 1: JANUARY 2024 Vol 8, No 10: OCTOBER 2023 Vol 8, No 9: SEPTEMBER 2023 Vol 8, No 8: AUGUST 2023 Vol 8, No 7: JULY 2023 Vol 8, No 6: JUNE 2023 Vol 8, No 5: MAY 2023 Vol 8, No 4: APRIL 2023 Vol 8, No 3: MARCH 2023 Vol 8, No 2: FEBRUARY 2023 Vol 8, No 1: JANUARI 2023 Vol 7, No 12: DECEMBER 2022 Vol 7, No 11: NOVEMBER 2022 Vol 7, No 10: OKTOBER 2022 Vol 7, No 9: SEPTEMBER 2022 Vol 7, No 8: AGUSTUS 2022 Vol 7, No 7: JULI 2022 Vol 7, No 6: JUNI 2022 Vol 7, No 5: MAY 2022 Vol 7, No 4: APRIL 2022 Vol 7, No 3: MARET 2022 Vol 7, No 2: FEBRUARI 2022 Vol 7, No 1: JANUARI 2022 Vol 6, No 12: DESEMBER 2021 Vol 6, No 11: NOVEMBER 2021 Vol 6, No 10: OKTOBER 2021 Vol 6, No 9: SEPTEMBER 2021 Vol 6, No 8: AGUSTUS 2021 Vol 6, No 7: JULI 2021 Vol 6, No 6: JUNI 2021 Vol 6, No 5: MEI 2021 Vol 6, No 4: APRIL 2021 Vol 6, No 3: MARET 2021 Vol 6, No 2: FEBRUARI 2021 Vol 6, No 1: JANUARI 2021 Vol 5, No 12: DESEMBER 2020 Vol 5, No 11: NOVEMBER 2020 Vol 5, No 10: OKTOBER 2020 Vol 5, No 9: SEPTEMBER 2020 Vol 5, No 8: AGUSTUS 2020 Vol 5, No 7: JULI 2020 Vol 5, No 6: JUNI 2020 Vol 5, No 5: MEI 2020 Vol 5, No 4: APRIL 2020 Vol 5, No 3: MARET 2020 Vol 5, No 2: FEBRUARI 2020 Vol 5, No 1: JANUARI 2020 Vol 4, No 12: DESEMBER 2019 Vol 4, No 11: NOVEMBER 2019 Vol 4, No 10: Oktober 2019 Vol 4, No 9: SEPTEMBER 2019 Vol 4, No 8: AGUSTUS 2019 Vol 4, No 7: JULI 2019 Vol 4, No 6: JUNI 2019 Vol 4, No 5: MEI 2019 Vol 4, No 4: APRIL 2019 Vol 4, No 3: MARET 2019 Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019 Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019 Vol 4, No 1: JANUARI 2019 Vol 3, No 12: DESEMBER 2018 Vol 3, No 12: DESEMBER 2018 Vol 3, No 11: NOVEMBER 2018 Vol 3, No 10: OKTOBER 2018 Vol 3, No 10: OKTOBER 2018 Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018 Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018 Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018 Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018 Vol 3, No 7: JULI 2018 Vol 3, No 6: JUNI 2018 Vol 3, No 5: MEI 2018 Vol 3, No 4: APRIL 2018 Vol 3, No 3: MARET 2018 Vol 3, No 2: FEBRUARI 2018 Vol 3, No 1: JANUARI 2018 Vol 3, No 1: JANUARI 2018 Vol 2, No 12: Desember 2017 Vol 2, No 11: November 2017 Vol 2, No 10: Oktober 2017 Vol 2, No 9: September 2017 Vol 2, No 8: AGUSTUS 2017 Vol 2, No 7: JULI 2017 Vol 2, No 6: Juni 2017 Vol 2, No 5: Mei 2017 Vol 2, No 4: April, 2017 Vol.2, No.3, Maret 2017 Vol.2, No.2, Februari 2017 Vol.2, No.1, Januari 2017 Vol.1, No.12, Desember 2016 Vol.1, No.11, Nopember 2016 Vol.1, No.10, Oktober 2016 Vol.1, No.9, September 2016 Vol.1, No.8, Agustus 2016 Vol.1, No.7, Juli 2016 Vol.1, No.6, Juni 2016 Vol.1, No.5, Mei 2016 Vol.1, No.4, April 2016 Vol.1, No.3, Maret 2016 Vol.1, No.2, Februari 2016 Vol.1, No.1, Januari 2016 More Issue