cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan
ISSN : -     EISSN : 2502471X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan (Education Journal: Theory, Research, and Development) is an electronic journal focuses on a scientific article concerning education issues in general published by Graduate School of Universitas Negeri Malang since January 2016.
Arjuna Subject : -
Articles 1,938 Documents
Makna Rendahnya Motivasi Siswa Belajar Geografi Dalam Pendekatan Fenomenologi Farina Amelia; I Nyoman Ruja; Singgih Susilo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.248 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i9.11585

Abstract

Abstract: Schutz perspective phenomenological approach becomes an appropriate alternative to this research because understanding not apart from because motive and in order to motive. Research subjects in this study were students of class XII. Data collection techniques used include observation, interviews, and documentation. The results showed that the meaning of geography learning for students who have low motivation to learn geography is geography is a difficult subject, boring, and less perceived benefits for everyday life but must be studied in order to get a good value.Abstrak: Pendekatan fenomenologi perspektif Schutz menjadi alternatif tepat pada penelitian ini karena pemahaman tidak terlepas dari motif sebab dan motif tujuan. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah siswa kelas XII. Teknik pengumpulan data yang digunakan, meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna pembelajaran geografi bagi siswa yang memiliki motivasi rendah belajar geografi adalah geografi merupakan mata pelajaran yang sulit, membosankan, dan kurang dirasakan manfaatnya bagi kehidupan sehari-hari, namun harus dipelajari supaya bisa mendapatkan nilai yang bagus.
Pengaruh Model Inkuiri Terbimbing Berbasis Lesson Study terhadap Motivasi Belajar Geografi di SMA Anandika Okta Riandanu; Sugeng Utaya; Singgih Susilo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.063 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i9.11576

Abstract

Abstract: The application of active and innovative learning model is an important factor to cultivate student learning motivation. The guided inquiry model based on lesson study is designed to maximize the students' ability to investigate so they can find their own learning materials with confidence. Lack of student confidence in following learning is a problem that occurs in the classroom associated with learning motivation. The purpose of this research is to know the influence of guided inquiry model based on lesson study on student learning motivation. The design of this study used quasi experiments. Data collection uses questionnaires to measure learning motivation. The result of the research shows that there is influence of guided inquiry model based on lesson study on learning motivation.Abstrak: Penerapan model pembelajaran yang aktif dan inovatif merupakan faktor penting untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa. Model inkuiri terbimbing berbasis lesson study dirancang untuk memaksimalkan kemampuan siswa dalam hal menyelidiki sehingga mampu menemukan sendiri materi pembelajaran dengan percaya diri. Kurangnya kepercayaan diri siswa dalam mengikuti pembelajaran merupakan permasalahan yang terjadi di kelas yang berhubungan dengan motivasi belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model inkuiri terbimbing berbasis lesson study terhadap motivasi belajar siswa. Rancangan penelitian ini menggunakan eksperimen semu. Pengambilan data menggunakan angket untuk mengukur motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh model inkuiri terbimbing berbasis lesson study terhadap motivasi belajar.
Adopsi Nilai Budaya Osing dalam Kerangka Objektivitas Meaning of Life Husni Hanafi; Nur Hidayah; Andi Mappiare AT
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.507 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i9.11597

Abstract

Abstract: Meaning of life is the value of life that is necessary to possess and fulfill by person in every part of his life. Meaning of life has three sources of value namely the value of Creative, Experential, and Attitudional which also influenced by the objective component of intersubjectivity of the culture. Osing as one of the cultures in Indonesia has an objective concept in the meaning of life of Osing society. The adoption of the meaning of life of Osing culture was done through content analysis on the interview result to the leader of Osing in Kemiren Village, Banyuwangi. The meaning of life Osing culture has twelve values compiled in accordance with the three sources of meaning of life value.Abstrak: Meaning of life merupakan nilai kehidupan yang perlu untuk dimiliki dan dipenuhi setiap individu dalam setiap bagian kehidupannya. Meaning of life memiliki tiga sumber nilai yakni nilai Creative, Experential, dan Attitudional yang turut dipengaruhi oleh komponen objektif dari intersubjektivitas budaya individu. Osing sebagai salah satu budaya di Indonesia memiliki konsep objektif dalam meaning of life masyarakat Osing. Pengkajian atas adopsi meaning of life budaya Osing dilakukan melalui analisis isi terhadap hasil wawancara kepada ketua Adat Osing di Desa Kemiren, Banyuwangi. Meaning of life budaya Osing memiliki duabelas nilai yang disusun sesuai dengan tiga sumber nilai meaning of life.
Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan pada Siswa SMA Menggunakan Model Countenance Robby Kurniawan; M. E Winarno; Wasis Djoko Dwiyogo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 10: OKTOBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.094 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i10.11599

Abstract

Abstract: This study aims to determine the process of implementing physical education learning at the high school level in Banyuwangi Regency by using descriptive analytical methods in the form of formulating objectives, collecting data, comparing data (research results) with standards, making decisions and providing recommendations that refer to countenance evaluation models. The results of the assessment indicate that there are considerations at each stage of physical education learning which are shown not to be in the "Very Good" category.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani pada tingkat SMA di Kabupaten Banyuwangi dengan menggunakan metode deskriptif analitik berupa merumuskan tujuan, mengumpulkan data, membandingkan data hasil penelitian dengan standar, membuat keputusan, dan memberikan rekomendasi yang mengacu model evaluasi countenance. Hasil penilaian menunjukkan bahwa terdapat pertimbangan di setiap tahapan pembelajaran pendidikan jasmani yang ditunjukkan tidak berada dalam kategori "Sangat Baik".
Kompleksitas Kalimat Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV—VI Sekolah Dasar Berlian Pancarrani; Abd. Syukur Ghazali; Nurchasanah Nurchasanah
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.295 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i9.11596

Abstract

Abstract: This study aims to describe the complexity of sentences based on the structure and its elements. This research uses qualitative approach and cross sectional design. Data in this research is in the form of Indonesian sentence from students’ essay seen from element and its structure. The data of this research is written by students of grade IV, V, and VI SDN Kampungdalem 1 and SDN Suwaluh 1. The result of this study shows (1) based on the structure, students have been able to arrange seven basic sentence patterns and compose three varieties of transformation sentences, and (2) based on its elements, students have used different types of word classes including nouns, verbs, adjectives, and pronouns.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompleksitas kalimat berdasarkan struktur dan unsurnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan dengan rancangan cross sectional. Data dalam penelitian ini berupa kalimat bahasa Indonesia dalam karangan siswa dilihat dari unsur dan strukturnya. Sumber data penelitian ini adalah karangan yang ditulis siswa kelas IV, V, dan VI SDN Kampungdalem 1 dan SDN Suwaluh 1. Hasil dari penelitian ini menunjukkan (1) berdasarkan strukturnya siswa telah mampu menyusun tujuh pola kalimat dasar dan menyusun tiga ragam kalimat tranformasi, dan (2) berdasarkan unsurnya siswa telah menggunakan beragam jenis kelas kata, meliputi nomina, verba, ajektiva, dan pronomina.
Efektivitas Media Pembelajaran Geography Critical Game Berbasis Komputer Dalam Pembelajaran Geografi SMA Windya Wahyu Lestari; Sugeng Utaya; Singgih Susilo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 10: OKTOBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.073 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i10.11600

Abstract

Abstract: Geographic learning in Senior High School is less motivating, because there is no proper learning media. The learners need appropriate learning media especially on the material dynamics of population in Indonesia. One of the appropriate learning media is Geography Critical Game learning media based computer. The learning media is needed to study the effectiviness of learning in geography, so that students are motivated to learn geography. This research conducted by product test, then presented in descriptive technique. Based on test result, it can be concluded that Geography Critical Game learning media based computer is effective and able to be used in geographic learning for Senior High School.Abstrak: Pembelajaran geografi di SMA kurang memotivasi, karena belum adanya media pembelajaran yang tepat. Peserta didik membutuhkan media pembelajaran yang tepat, khususnya pada materi dinamika kependudukan di Indonesia. Salah satu media pembelajaran yang tepat digunakan pada materi tersebut ialah media pembelajaran Geography Critical Game berbasis komputer. Media pembelajaran tersebut diperlukan kajian untuk mengetahui keefektifan dalam pembelajaran geografi, sehingga peserta didik termotivasi untuk belajar geografi. Penelitian ini dilakukan dengan uji coba produk, kemudian dipaparkan dengan teknik deskriptif. Berdasarkan hasil uji coba dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Geography Critical Game berbasis komputer ini efektif dan dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran geografi SMA.
Orisinalitas Desain Masalah Matematika Siswa SMP Rizka Zulvana Wardhani; Cholis Sa’dijah; Tjang Daniel Chandra
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 10: OKTOBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.549 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i10.11616

Abstract

Abstract: This research aimed at describing originality of mathematics problem design. Data were obtained from Desain Masalah Matematika who posed by 25 students. Research subjects were taken based on students who could develop their ideas through the task sheet. Furthermore, data is analyzed into three levels of originality (LO), that is high (modification of information, problem content is same/different, and mathematics concept is different), moderate (modification of information, problem content is different, and mathematics concept is same), and low (modification of information, problem content is same, and mathematics concept is same). The result is 9 students including high LO, 12 students including moderate LO, and 4 students including low LO.Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan orisinalitas desain masalah matematika. Data diperoleh dari Desain Masalah Matematika yang diajukan 25 siswa. Subjek penelitian diambil berdasarkan siswa yang dapat mengembangkan ide-idenya melalui lembar tugas. Selanjutnya, data dianalisis menjadi tiga level orisinalitas (LO), yaitu level tinggi (modifikasi informasi, isi masalahnya sama/berbeda, dan konsep matematikanya berbeda), level sedang (modifikasi informasi, isi masalahnya berbeda, dan konsep matematikanya sama), dan level rendah (modifikasi informasi, isi masalahnya sama, dan konsep matematikanya sama). Hasilnya yaitu 9 siswa termasuk LO tinggi, 12 siswa termasuk LO sedang, dan 4 siswa termasuk LO rendah.
Deskripsi Pemahaman Konsep Mahasiswa dalam Menganalisis Usaha, Kalor, dan Energi Internal pada Proses Termodinamika Agista Sintia Dewi Adila; Sutopo Sutopo; Wartono Wartono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 10: OKTOBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.192 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i10.11629

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to describe students understanding related to work, heat and internal energy that is represented in P-V diagrams. Subjects consisted of 103 students who are undergraduate physics education, undergraduate physics and graduate physics education students at State University of Malang. The results show that students tend to interpret work as the state quantities and interpret internal energy and heat as process quantities.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemahaman mahasiswa yang telah mengerjakan soal berkaitan dengan usaha, kalor, dan energi internal yang direpresentasikan dalam bentuk diagram P-V. Subjek penelitian terdiri dari 103 mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan S1 Pendidikan Fisika, S1 Fisika, dan S2 Pendidikan Fisika di Universitas Negeri Malang. Hasil yang didapat menunjukkan mahasiswa cenderung memaknai usaha sebagai besaran keadaan serta energi internal dan kalor sebagai besaran proses.
Kemampuan Pemecahan Masalah dan Model Mental Siswa pada Materi Fluida Statis Ida Purnamasari; Lia Yuliati; Markus Diantoro
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 10: OKTOBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.905 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i10.11644

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to know the relationship of problem solving ability of student and student mental model on static fluid material. Different student problem solving skills can be seen from the way students represent problem solving. The mental model represents the knowledge created during cognitive activity. This research uses embedded mixed design. The subjects of this study consisted of 30 students of grade XI SMA Muhammadiyah 3 Batu. During the learning of students given the treatment of experiential learning model of Learning. Result of analysis shows Chi-Square test value obtained by 216,500a with Asymp value (2-tailed) equal to 0,041 indicating that there is correlation between problem solving ability and mental model of student.Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan kemampuan pemecahan masalah siswa dan model mental siswa pada materi fluida statis. Kemampuan pemecahan masalah siswa yang berbeda dapat dilihat dari cara siswa merepresentasikan penyelesaian masalah. Model mental merepresentasikan pengetahuan yang diciptakan selama kegiatan kognitif. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian embedded mixed method design. Subjek penelitian ini terdiri atas 30 siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 3 Batu. Selama pembelajaran siswa diberikan perlakuan berupa model pembelajaran Experiential Learning. Hasil analisis menunjukkan nilai uji Chi-Square diperoleh 216,500a dengan nilai Asymp (2-tailed) sebesar 0,041 yang menunjukkan bahwa ada hubungan antara kemampuan pemecahan masalah dan model mental siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Muatan IPA di Kelas IV Sarah Nurhabibah; Arif Hidayat; Alif Mudiono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 10: OKTOBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.996 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i10.11625

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effect of guided inquiry learning model on the science process skills and cognitive learning outcomes of natural science in 4th grade of elementary school. Quasi experiments were used in the study with a pretest-posttest design control group. Science process skills hypothesis test and cognitive learning outcomes of natural science using ANACOVA. The results showed that (1) there is the effect of application of guided inquiry learning model on Keterampilan Proses Sains with sig <0.05 and (2) there is the effect of application of guided inquiry learning model on cognitive learning outcomes of natural science with sig <0.05.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif muatan IPA di kelas IV SD. Kuasi eksperimen digunakan dalam penelitian dengan rancangan control group pretest-posttest design. Uji hipotesis Keterampilan Proses Sains dan hasil belajar kognitif muatan IPA menggunakan ANACOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap Keterampilan Proses Sains siswa kelas IV SD dengan nilai sig <0,05 dan (2) terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar kognitif muatan IPA kelas IV SD dengan nilai sig <0,05.

Page 76 of 194 | Total Record : 1938


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 8: AUGUST 2025 VOL 10, NO 7: JULY 2025 Vol 10, No 4: APRIL 2025 Vol 10, No 3: MARCH 2025 Vol 10, No 2: FEBRUARY 2025 Vol 10, No 1: JANUARY 2025 Vol 9, No 12: DECEMBER 2024 Vol 9, No 11: NOVEMBER 2024 Vol 9, No 10: OCTOBER 2024 Vol 9, No 9: SEPTEMBER 2024 Vol 9, No 8: AUGUST 2024 Vol 9, No 7: JULY 2024 Vol 9, No 6: JUNE 2024 Vol 9, No 5: MAY 2024 Vol 9, No 4: APRIL 2024 Vol 9, No 3: MARCH 2024 Vol 9, No 2: FEBRUARY 2024 Vol 9, No 1: JANUARY 2024 Vol 8, No 10: OCTOBER 2023 Vol 8, No 9: SEPTEMBER 2023 Vol 8, No 8: AUGUST 2023 Vol 8, No 7: JULY 2023 Vol 8, No 6: JUNE 2023 Vol 8, No 5: MAY 2023 Vol 8, No 4: APRIL 2023 Vol 8, No 3: MARCH 2023 Vol 8, No 2: FEBRUARY 2023 Vol 8, No 1: JANUARI 2023 Vol 7, No 12: DECEMBER 2022 Vol 7, No 11: NOVEMBER 2022 Vol 7, No 10: OKTOBER 2022 Vol 7, No 9: SEPTEMBER 2022 Vol 7, No 8: AGUSTUS 2022 Vol 7, No 7: JULI 2022 Vol 7, No 6: JUNI 2022 Vol 7, No 5: MAY 2022 Vol 7, No 4: APRIL 2022 Vol 7, No 3: MARET 2022 Vol 7, No 2: FEBRUARI 2022 Vol 7, No 1: JANUARI 2022 Vol 6, No 12: DESEMBER 2021 Vol 6, No 11: NOVEMBER 2021 Vol 6, No 10: OKTOBER 2021 Vol 6, No 9: SEPTEMBER 2021 Vol 6, No 8: AGUSTUS 2021 Vol 6, No 7: JULI 2021 Vol 6, No 6: JUNI 2021 Vol 6, No 5: MEI 2021 Vol 6, No 4: APRIL 2021 Vol 6, No 3: MARET 2021 Vol 6, No 2: FEBRUARI 2021 Vol 6, No 1: JANUARI 2021 Vol 5, No 12: DESEMBER 2020 Vol 5, No 11: NOVEMBER 2020 Vol 5, No 10: OKTOBER 2020 Vol 5, No 9: SEPTEMBER 2020 Vol 5, No 8: AGUSTUS 2020 Vol 5, No 7: JULI 2020 Vol 5, No 6: JUNI 2020 Vol 5, No 5: MEI 2020 Vol 5, No 4: APRIL 2020 Vol 5, No 3: MARET 2020 Vol 5, No 2: FEBRUARI 2020 Vol 5, No 1: JANUARI 2020 Vol 4, No 12: DESEMBER 2019 Vol 4, No 11: NOVEMBER 2019 Vol 4, No 10: Oktober 2019 Vol 4, No 9: SEPTEMBER 2019 Vol 4, No 8: AGUSTUS 2019 Vol 4, No 7: JULI 2019 Vol 4, No 6: JUNI 2019 Vol 4, No 5: MEI 2019 Vol 4, No 4: APRIL 2019 Vol 4, No 3: MARET 2019 Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019 Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019 Vol 4, No 1: JANUARI 2019 Vol 3, No 12: DESEMBER 2018 Vol 3, No 12: DESEMBER 2018 Vol 3, No 11: NOVEMBER 2018 Vol 3, No 10: OKTOBER 2018 Vol 3, No 10: OKTOBER 2018 Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018 Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018 Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018 Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018 Vol 3, No 7: JULI 2018 Vol 3, No 6: JUNI 2018 Vol 3, No 5: MEI 2018 Vol 3, No 4: APRIL 2018 Vol 3, No 3: MARET 2018 Vol 3, No 2: FEBRUARI 2018 Vol 3, No 1: JANUARI 2018 Vol 3, No 1: JANUARI 2018 Vol 2, No 12: Desember 2017 Vol 2, No 11: November 2017 Vol 2, No 10: Oktober 2017 Vol 2, No 9: September 2017 Vol 2, No 8: AGUSTUS 2017 Vol 2, No 7: JULI 2017 Vol 2, No 6: Juni 2017 Vol 2, No 5: Mei 2017 Vol 2, No 4: April, 2017 Vol.2, No.3, Maret 2017 Vol.2, No.2, Februari 2017 Vol.2, No.1, Januari 2017 Vol.1, No.12, Desember 2016 Vol.1, No.11, Nopember 2016 Vol.1, No.10, Oktober 2016 Vol.1, No.9, September 2016 Vol.1, No.8, Agustus 2016 Vol.1, No.7, Juli 2016 Vol.1, No.6, Juni 2016 Vol.1, No.5, Mei 2016 Vol.1, No.4, April 2016 Vol.1, No.3, Maret 2016 Vol.1, No.2, Februari 2016 Vol.1, No.1, Januari 2016 More Issue