cover
Contact Name
Siti Musayaroh
Contact Email
sitimusayaroh17@untirta.ac.id
Phone
+628977491535
Journal Mail Official
plb@untirta.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Kampus 2 Jl. Ciwaru Raya No. 25, Kota Serang, 42117, Indonesia
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Unik: Pendidikan Luar Biasa
ISSN : 24431389     EISSN : 25488031     DOI : http://dx.doi.org/10.30870/unik
Jurnal Unik: Pendidikan Luar Biasa is expected to serve as a publication media for the results of quality scientific research, especially special education. The scope of the Jurnal Unik: Pendidikan Luar Biasa in the field of special education, especially children experiencing barriers to physical, intellectual, and social communication.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2025)" : 8 Documents clear
Inovasi Teknologi Asistif Deteksi Arah, Jarak, Bahaya, Gmaps Berbasis Universal Design For Learning (UDL) Untuk Orientasi Mobilitas Tunanetra Maslahah, Sayidatul; Fatkhurrohman, Mohammad; Fajriyah, Meyrizka; Atsari, Atsir Al
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v10i1.32072

Abstract

Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu adalah untuk mengetahui rancangan, cara kerja, tingkat kelayakan dan keunggulan dari produk. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R & D) menggunakan model ADDIE. Adapun lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian ini dilaksanakan di PERTUNI (Persatuan Tunanetra Indonesia) Kota Serang dan 2 Sekolah Khusus/ Sekolah Luar Biasa di Kota Serang Provinsi Banten dengan subjek penelitian adalah siswa tunanetra. Tahap analisis kebutuhan yang dilakukan menyatakan bahwa masih belum ada teknologi asistif yang sesuai untuk orientasi dan mobilitas. Selain itu, guru juga masih mengalami kesulitan dalam mengajarkan OM karena kurikulumnya masih memodifikasi dari kurikulum reguler. Oleh sebab itu, dibutuhkan produk yang efektif untuk OM. Penilaian kepada ahli media, ahli materi, dan uji coba kepada guru untuk mengetahui hasil dan kelayakan untuk digunakan di sekolah. Adapun aspek-aspek yang dinilai di antaranya adalah aspek materi/ isi, aspek penyajian, aspek kebahasaan, dan aspek kegrafikan. sebagai upaya untuk membantu disabilitas tunanetra dalam menjalankan aktifitas di luar ruangan agar tetap aman dalam aktifitas sehari-hari. Peneliti mengembangkan produk ini dengan bahasa pengoperasian khusus anak tunanetra seperti pada aplikasi Talkback. Output yang dihasilkan berupa audio. Alat tersebut dilengkapi dengan vitur penjelasan orientasi arah, GPS, dan sensor untuk mendeteksi suatu benda yang biasa ditemukan di sekitarnya. Pengembangan alat tersebut bertujuan untuk memudahkan tunanetra dalam  mendeteksi  jarak dalam masa pandemi. Tujuan utamanya yakni untuk meningkatkan kemandirian dan kepercaya diri penyandang tuananetra dalam beraktivitas sehari-hari.
Modifikasi Permainan Tradisional Dengkleng dalam Peningkatan Pemahaman Seksual Anak Tunagrahita Paramartha, Wayan Eka; Apsarendra Putra, I Putu Aprika
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v10i1.31002

Abstract

Pendidikan seksual merupakan elemen penting dalam mendukung perkembangan anak, termasuk anak tunagrahita. Namun, edukasi seksual bagi anak tunagrahita menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan kognitif dan kurangnya metode pembelajaran yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas permainan tradisional Dengkleng yang dimodifikasi menjadi Edukleng dalam meningkatkan pemahaman seksual anak tunagrahita. Metode yang digunakan meliputi pelatihan guru dan pendampingan intensif selama enam minggu. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman anak dari kategori kurang (42) menjadi sangat baik (91), serta peningkatan kompetensi guru dalam menggunakan media edukasi ini. Implikasi dari temuan ini adalah bahwa Edukleng dapat menjadi pendekatan inovatif yang efektif dalam pendidikan seksual anak tunagrahita, memberikan solusi praktis untuk tantangan yang dihadapi dalam proses belajar mereka. Saran untuk pengajar di sekolah luar biasa atau sekolah inklusi adalah untuk mengadaptasi metode pembelajaran yang lebih kreatif dan sesuai dengan kebutuhan anak tunagrahita, seperti Edukleng, yang mengintegrasikan permainan tradisional dengan tujuan pendidikan seksual.
Optimization of Development in Children with Special Needs through a Holistic Approach (A Study on Schools, Families, and Communities) Ningsih, Kholifatul Novita; Sholihah, Lintang Al-mar’atus; Hardiani, Wahyu; Meggy, Hendriano
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v10i1.31440

Abstract

The holistic approach aims to create a supportive environment physically, emotionally, socially, and intellectually. In schools, individualized learning strategies, curriculum adaptation, and teacher involvement are important elements. Individualized Learning Programs (PPI) are designed to meet each child's unique needs, while curriculum adaptation helps to create an inclusive learning environment. The role of the family is no less important, especially in providing emotional and psychological support and building effective communication with the school. Family involvement in children's education, such as establishing routines and providing simple directions, has been shown to increase the independence and confidence of children with special needs. In addition, the community also plays a role in creating an inclusive environment through awareness campaigns, disability-friendly facilities, and social programs. The support from this community not only helps reduce the stigma against but also improves their quality of life. This study uses qualitative methods with interview, observation, and case study techniques to explore the practice of a holistic approach to children with special needs. The results show that collaboration between schools, families, and communities is very important to optimize the development of children with special needs. This integrated approach allows to reach their maximum potential, increase independence, and contribute to society. 
Masalah Perilaku dan Strategi Guru dalam Memodifikasi Perilaku Anak Autis di SLB X Bandar Lampung Azzahra, Olivia Dwi Ayu; Wardany, Ossy Firstanti; Herlina, Heni
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v10i1.30803

Abstract

Anak autis sering mengalami masalah perilaku sehingga memerlukan penanganan khusus, salah satunya dengan menerapkan modifikasi perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan modifikasi perilaku pada anak autis di SLB X Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei, yang melibatkan 7 guru sebagai responden. Data yang dikumpulkan melalui kuesioner Google Form berisi 43 pertanyaan yang mencakup latar belakang responden, masalah perilaku, asesmen perilaku, penerapan dan strategi modifikasi perilaku, serta evaluasi program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku dominan pada anak autis adalah repetitif dan agresif (masing-masing 85,7%), guru mengungkapkan bahwa masalah perilaku yang sulit untuk di intervensi yaitu perilaku echolalia. Semua guru (100%) melakukan asesmen perilaku untuk menyusun program modifikasi. Pada implementasinya, guru menerapkan strategi seperti treatment yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa, teknik pengalihan, dan aktivitas variatif. Evaluasi program dilakukan secara berkala, dengan mayoritas guru (71,4%) melaporkan program berjalan efektif dan jarang gagal. Dapat disimpulkan bahwa strategi yang diterapkan guru terbukti efektif dalam memodifikasi perilaku anak autis.
Penerapan Metode Applied Behavior Analysis (ABA) Melalui Teknik Discrete Trial Training (DTT) Dalam Meningkatkan Kemampuan Kontak Mata Pada Anak Autis Kelas I SD Di SKH Elok Asri Ishmah, Neza; Abadi, Reza Febri; Asmiati, Neti
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v10i1.28996

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini yaitu mengkaji bagaimana penggunaan Teknik Discrete Trial Training (DTT)untuk menerapkan Metode Applied Behavior Analysis (ABA) di kelas I SKH Elok Asri dapat membantu anakautis meningkatkan kontak mata mereka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jeniseksperimental. Variabel pada penelitian ini terbagi menjadi variabel bebas (Penggunaan metode ABA dan DTT)dan variabel terikat (Peningkatan kemampuan anak autis). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas satu autis diSekolah Dasar SKH Elok Asri. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara, rekaman, danobservasi. Setelah perolehan data maka akan dilakukan analisis dengan beberapa tahap di antaranya TahapBaseline 1 (A1), Tahap Intervensi (B), Tahap Baseline 2 (A2), dan Analisis Data. Berdasarkan analisis data ditemukanhasil bahwa perbandingan data pada setiap fase dengan mean level menunjukkan dari fase baseline 1 (A1) yaitu14,35 detik, fase intervensi (B) yaitu 21,88 detik, dan fase Baseline 2 (A2) yaitu 17,55 detik. Terapi inimeningkatkan perubahan level data pada analisis fase baseline 1 dengan level perubahan yaitu (+0,7), faseintervensi level perubahan dalam kondisi meningkat yaitu (+6,6), fase baseline 2 dengan level perubahan dalamkondisi membaik yaitu (+0,2). Meskipun adanya penurunan dari fase intervensi ke fase baseline 2 tetapi hasil difase baseline 2 menunjukkan bahwa adanya peningkatan dari fase baseline 1. Sehingga dapat disimpulkan bahwapenerapan Metode Applied Behavior Analysis (ABA) Melalui Teknik Discrete Trial Training (DTT) terbuktidapat meningkatkan kontak mata pada siswa autis.
Penerapan Delapan Fungsi Keluarga Oleh Orang Tua Anak Autis Di Provinsi Lampung Oktari, Sela Syapira; Wardany, Ossy Firstanti; Sani, Yulvia
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v10i1.31170

Abstract

Anak autis memerlukan perhatian khusus terkait kesulitan dalam komunikasi, sosialisasi, dan perilaku berulang. Keluarga berperan penting dalam mendukung perkembangan anak autis melalui penerapan delapan fungsi keluarga, termasuk agama, kasih sayang, perlindungan, dan pendidikan, yang harus disesuaikan dengan kebutuhan unik setiap anak. Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif kuantitatif untuk mengumpulkan data dari orang tua anak autis di Provinsi Lampung. Kuesioner tertutup digunakan untuk mengukur persepsi dan pandangan responden, menghasilkan data yang dapat dianalisis secara statistik. Hasil menunjukkan bahwa seluruh responden telah menerapkan delapan fungsi keluarga, dengan peran ibu mendominasi (86%) dalam fungsi cinta kasih, lingkungan, dan pendidikan, sementara peran ayah memberikan kontribusi 84% terutama dalam fungsi agama, sosial budaya, dan ekonomi. Fungsi Agama menjadi paling dominan dengan rata-rata kontribusi 79.7%, sedangkan Fungsi Ekonomi paling sedikit diterapkan (63.3%). Penelitian ini memberikan gambaran mengenai pengalaman dan tantangan yang dihadapi oleh orang tua anak autis di Lampung.
Barriers to Inclusion: Exploring the Root Causes of Inclusive Education Challenges in Indonesia Isnawati, Dian; Zakaria, Rinny Apriliany; Pratomo, Laurensia Claudia
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v10i1.32033

Abstract

This study aims to identify the inhibiting factors in the implementation of inclusive education in Indonesia. Using a qualitative approach through literature review and supported by interviews, the research reveals five key barriers affecting the effectiveness of inclusive education: (1) limited teacher competence and educational personnel, (2) insufficient infrastructure and support facilities, (3) social stigma and negative public attitudes towards children with special needs (CWSN), (4) institutional unpreparedness, and (5) socioeconomic inequality and uneven distribution of inclusive schools. The findings highlight that the success of inclusive education depends on synergy between policies, institutional readiness, and societal attitude shifts. The study recommends continuous teacher training, improved educational infrastructure, and public awareness campaigns to support a more inclusive education system in the future.
Kompetensi Guru dalam Identifikasi dan Asesmen PDBK di Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat Hapsari, Kurnia Mega; Lestari, Patricia; Sonya, Martha; Tobing, Renata Margareth
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v10i1.31689

Abstract

Provinsi DKI Jakarta telah ditetapkan sebagai Provinsi Pendidikan Inklusif oleh Kemendikbudristek sejak tanggal 23 November 2013. Dalam pelaksanaannya, DKI Jakarta menunjuk sekolah penyelenggara pendidikan inklusif melalui Surat Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta yang semakin bertambah dari tahun ke tahun hingga dikeluarkannya Surat Edaran Nomor 119/SE/2016 Tentang Sekolah Penyelenggara Inklusi yang mengamanatkan bahwa seluruh satuan pendidikan jenjang TK sampai SMA merupakan satuan pendidikan penyelenggara pendidikan inklusif dan tidak diperkenankan menolak peserta didik berkebutuhan khusus sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam alur pelaksanaan pendidikan inklusif, identifikasi dan asesmen PDBK menjadi salah satu tahapan penting yang ada dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif. Guru di sekolah penyelenggara pendidikan inklusif diharapkan memiliki kompetensi dalam melakukan identifikasi dan asesmen PDBK yang merupakan salah satu tahapan penting dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif di sekolah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui seberapa banyak guru yang sudah memiliki kompetensi dalam melakukan identifikasi dan asesmen pada peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah TK dan SD khususnya di Jakarta Pusat setelah 10 tahun berlalu DKI Jakarta dideklarasikan sebagai provinsi pendidikan inklusif.

Page 1 of 1 | Total Record : 8