cover
Contact Name
Siti Musayaroh
Contact Email
sitimusayaroh17@untirta.ac.id
Phone
+628977491535
Journal Mail Official
plb@untirta.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Kampus 2 Jl. Ciwaru Raya No. 25, Kota Serang, 42117, Indonesia
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Unik: Pendidikan Luar Biasa
ISSN : 24431389     EISSN : 25488031     DOI : http://dx.doi.org/10.30870/unik
Jurnal Unik: Pendidikan Luar Biasa is expected to serve as a publication media for the results of quality scientific research, especially special education. The scope of the Jurnal Unik: Pendidikan Luar Biasa in the field of special education, especially children experiencing barriers to physical, intellectual, and social communication.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2024)" : 8 Documents clear
Keterampilan membuat kerajinan dari resin untuk meningkatkan kreativitas anak tunagrahita Afriyanti, Tri; Mulia, Dedi; Utami, Yuni Tanjung
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v9i1.20526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak tunagrahita melalui pembelajaran keterampilan. Penelitian ini merupakan penelitian Eksperimen dengan pendekatan single subject research (SSR). Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan desain A-B-A. data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan ditampilkan melalui grafik garis. Subjek penelitian ini adalah seorang anak tunagrahita kelas IX dengan inisial A yang bersekolah di SKh Negeri 02 Kota Serang. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa pemberian pembelajaran keterampilan membuat kerajinan dari resin pada anak tunagrahita kelas IX dapat meningkatkan kreativitas anak. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya rata-rata perolehan data pada target behavior  pada penelitian ini. Hasil yang didapatkan pada fase A-1 (baseline-1) adalah 33%, setelah diberikannya perlakuan atau intervensi pada fase B (intervensi) rata-rata perolehan data yang didapatkan meningkat yaitu 57% dan setelah diberikannya perlakuan atau intervensi maka perolehan data pada fase A-2 (baseline-2) yaitu 53%. Dengan demikian maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pemberian pembelajaran keterampilan membuat kerajinan dari resin dapat meningkatkan kreativtias anak tunagrahita pada anak tunagrahita kelas IX di SKh Negeri 02 Kota Serang.
Partisipasi Orang Tua dalam Meningkatkan Prestasi Non-akademik Bidang Seni Siswa Autis Suprihatin, Suprihatin; Erlani, Lalan; Merdeka, Yusuf Bachtiar
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v9i1.23473

Abstract

AbstrakKeterlibatan orang tua dalam mendidik anak sangat membantu tumbuh kembang anak autis, dan tidak jarang ada anak yang mampu meraih prestasi sesuai minat dan bakatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk partisipasi orang tua, faktor pendukung dan faktor penghambat yang memungkinkan orang tua berpartisipasi dalam meningkatkan prestasi non akademik bidang seni siswa autis di SLB Negeri 11 Jakarta. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan model Inkuiri Naratif. Setting penelitian akan dilakukan di sekolah dengan sampel 2 orang pasangan orang tua yang memiliki anak autis kelas 4 SD dan SMA 11 di SLB Negeri 11 Jakarta dan mempunyai prestasi non akademik di bidang seni. Terdapat pula sumber data tambahan berupa dokumen dan wawancara dengan pihak sekolah seperti guru kelas. Data penelitian ini merupakan bentuk partisipasi orang tua terhadap prestasi yang diraih anak autis serta faktor pendukung dan penghambatnya. Prosedur pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Uji validitas yang digunakan adalah membercheck. Analisis data yang digunakan adalah analisis data model Grounded theory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 4 bentuk partisipasi orang tua yaitu dalam memilih sekolah, pembiayaan sekolah, komite sekolah, dan menyelesaikan masalah anak. Selain itu, faktor pendukung yang ditemukan terbagi menjadi dua yaitu internal dan eksternal, sedangkan faktor penghambat hanya berasal dari eksternal. 
Literature review: Meningkatkan Kemampuan Berkomunikasi pada Anak Hambatan Majemuk Aozora, Alya Batari; Arasy, Hafidzah; Devina, Nayla Huda; Annur, Siti Ayu Jahrotun Nisa; Maulidina, Citra Ashri; Taboer, M. Arif
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v9i1.26400

Abstract

Komunikasi adalah aspek terpenting pada kehidupan manusia untuk memperoleh dan bertukar informasi, anak dengan hambatan majemuk sering kali mengalami masalah atau kesulitan dalam berkomunikasi dengan lingkungan sekitarnya. Mereka membutuhkan program atau layanan khusus untuk mengembangkan kemampuan dalam berkomunikasi. Adapun pentingnya meningkatkan kemampuan berkomunikasi yang baik bagi mereka agar dapat berinteraksi dan bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Dibuatnya artikel ini bertujuan untuk mengetahui cara, metode, dan layanan yang dapat membantu perkembangan komunikasi pada anak hambatan majemuk dengan hambatan intelektual ringan dan hambatan pendengaran. Penggunaan metode dalam artikel ini adalah literature review yang dilakukan dengan mengumpulkan beberapa jurnal dan artikel ilmiah yang berkaitan dengan komunikasi anak dengan hambatan intelektual ringan dan hambatan pendengaran.
Penerapan Model Pembelajaran Mastery Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Vokasional Membuat Lilin Aromaterapi Pada Anak Dengan Hambatan Intelektual Ringan Kelas XI Rohmawati, Ulfaeni; Sidik, Sistriadini Alamsyah; Pratama, Toni Yudha
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v9i1.23820

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kegiatan pembelajaran keterampilan vokasional di Skh Negeri 02 Lebak yang masih kurang dalam inovasi terbaru sehingga anak cenderung mengalami kebosanan dalam melaksanakan pembelajaran keterampilan yang sama. Penelitian ini menggunakan metode penelitian subjek tunggal (Single Subjek Research) dengan desain penelitian A-B-A. Penelitian ini menggunakan strategi mastery learning sebagai metode pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah strategi mastery learning efektif digunakan dalam meningkatkan keterampilan vokasional membuat lilin aromaterapi pada anak dengan hambatan intelektual ringan kelas XI di SKH Negeri 02 Lebak. Data dikumpulkan melalui tes dan data yang diolah disajikan dalam bentuk statistik deskriptif sederhana melalui grafik dan nilai persentase. Sehingga hasil yang diperoleh pada fase baseline 1 (A1) nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 0%. Pada intervensi(B) nilai rata-rata yang diperoleh meningkat menjadi 63% sedangkan pada fase baseline 2 (A2) nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 50%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran mastery learning dapat meningkatkan keterampilan vokasional membuat lilin aromaterapi pada anak dengan hambatan intelektual ringan di SKH Negeri 02 Lebak.
Pola Komunikasi Siswa dengan Hambatan Majemuk Maulidina, Citra Ashri; Taboer, Mohammad Arif; Zalfalia, Eryka; Amani, Dwi Aisyah; Jaya, Indra
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v9i1.26628

Abstract

Komunikasi merupakan suatu kemampuan fundamental yang perlu dimiliki oleh setiap anak untuk dapat memahami dan mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi. Hal ini menjadikan kemampuan komunikasi harus dikembangkan pada setiap anak, termasuk anak dengan hambatan majemuk. Anak dengan hambatan majemuk sering kali memiliki masalah dalam berkomunikasi yang membuat mereka sulit terhubung dengan lingkungan sekitar. Oleh karena itu, anak dengan hambatan majemuk perlu mendapatkan stimulasi lebih dalam mengembangkan kemampuan komunikasi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi anak dengan hambatan majemuk di lapangan dengan pola komunikasi yang seharusnya serta bagaimana kemampuan komunikasi tersebut dapat distimulasi dengan tepat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat anak dengan hambatan majemuk yang memiliki kemampuan komunikasi jauh di bawah kemampuan yang seharusnya dan perlu mendapatkan program untuk menstimulasi kemampuan komunikasi mereka.
Studi pemahaman masyarakat terhadap aksesibilitas guiding block bagi tunanetra Sellina, Rahmida; Mulia, Dedi; Sidik, Sistriadini Alamsyah; Asmiati, Neti
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v9i1.19844

Abstract

Pemahaman merupakan kemampuan seseorang untuk memahami dan mengerti sesuatu sehingga dapat menjelaskan secara rinci mengenai sesuatu yang ditemukan maupun dipelajari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman masyarakat terhadap aksesibilitas guiding block bagi tunanetra di Jalan KH. Sochari,Kecamatan Serang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian ini adalah masyarakat Kecamatan Serang yang berjumlah 15 orang. Data dikumpulkan melalui hasil observasi,wawancara, dokumentasi dan catatan lapangan. Hasil penelitian diperoleh bahwa pemahaman masyarakat terhadap aksesiblitas guiding block bagi tunanetra di Jalan KH.Sochari, Kecamatan Serang belum dapat dikatakan paham seutuhnya. Apabila ditinjau berdasarkan 7 indikator pemahaman, masyarakat sudah tahu dan memahami sedikit apa itu guiding block, namun masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa guiding block ini sama saja dengan pavling block biasa yang tersedia di trotoar yang hanya dicat warna kuning, selain itu beberapa masyarakat beranggapan bahwa guiding block ini hanya diperuntukkan untuk pejalan kaki biasa tanpa adanya fungsi yang khusus yakni sebagai jalur pemandu bagi tunanetra.
Pengaruh Penggunaan Media Ludo Kata dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Dengan Hambatan Pendengaran Kelas II SD Anty, Gita Ayu; Utami, Yuni Tanjung; Abadi, Reza Febri
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v9i1.22479

Abstract

ASTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan mengenai kemampuan membaca dini, dan kurangnya pemahaman pada anak tunarungu dan anak yang masih belum mampu membaca kata. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca dini pada anak tunarungu dengan sasaran behavior yaitu kemampuan membaca dini. Subyek penelitian ini adalah anak tunarungu kelas 2 SD di SKh Bina Citra Anak. Metode yang digunakan adalah Single Subject Research dengan desain penelitian ABA. Perkembangannya dapat dilihat pada fase baseline-1 (A1), fase intervensi (B) dan fase baseline-2 (A2). Data yang diolah disajikan dalam bentuk statistik deskriptif sederhana melalui grafik dan nilai persentase. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan membaca pemula subjek penelitian menggunakan media LUDO KATA dengan bukti yang diperolehnya nilai rata-rata tingkat komunikasi pada target behavior kemampuan membaca awal fase baseline-1 (A1) mendapatkan skor rata-rata sebesar 33%, fase intervensi (B ) mendapatkan skor rata-rata 64,8% dan fase baseline-2 (A2) mendapatkan skor rata-rata 62%. Sehingga penggunaan media LUDO KATA dapat memberikan efek dalam meningkatkan kemampuan membaca dini pada anak tunarungu.Kata Kunci : Anak Tunarungu, Media LUDO KATA, Kemampuan Membaca Dini, SSRABSTRAKPenelitian ini berdasarkan adanya permasalahan mengenai kemampuan membaca permulaan, dan minimnya kosa kata pada anak dengan gangguan pendengaran serta anak yang masih belum mampu dalam membaca kata. Tujuan penelitian untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak dengan gangguan pendengaran dengan target behavior, yaitu kemampuan membaca permulaan. Subyek penelitian ini adalah anak dengan hambatan pendengaran kelas 2 SD di SKh Bina Citra Anak. Metode yang digunakan adalah Single Subject Research dengan desain penelitian ABA. Perkembangan dapat dilihat pada fase baseline- 1 (A1), fase intervensi (B) dan fase baseline- 2 (A2). Data yang diolah disajikan dalam bentuk statistik deskriptif sederhana melalui grafik dan nilai persentase. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kemampuan membaca permulaan subyek penelitian menggunakan media LUDO KATA dengan dibuktikannya perolehan nilai rata-rata komunikasi pada perilaku target kemampuan membaca permulaan, fase baseline- 1 (A1) mendapatkan nilai rata-rata sebesar 33%, fase intervensi ( B ) mendapatkan nilai rata-rata sebesar 64,8% dan fase baseline- 2 (A2) mendapatkan nilai rata-rata sebesar 62%. Maka penggunaan media LUDO KATA berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak dengan gangguan pendengaran.Kata kunci : Anak dengan Hambatan Pendengaran, Media LUDO KATA, Kemampuan Membaca Permulaan, SSR  
ASSISTANCE IN THE DEVELOPMENT OF ASSESSMENT INSTRUMENTS FOR DIFFERENTIATED LEARNING IN THE MERDEKA CURRICULUM FOR SPECIAL EDUCATION TEACHERS IN BANTEN PROVINCE Abadi, Reza Febri
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v9i1.31241

Abstract

Four issues have been identified as requiring solutions, Teachers encounter difficulties in developing disability assessment instruments for differentiated learning in the Merdeka Curriculum. There is a lack of understanding of how to assess disabilities for differentiated learning in the independent curriculum. Teachers lack the necessary competence to carry out assessment procedures for students with disabilities. There is a lack of cooperation between teachers and other institutions. Prior to the provision of assistance, observations were conducted to ascertain the requisite needs, thereby enabling the design of an efficacious programme. Furthermore, an Assessment Instrument Book for Students with Disabilities was devised as a technical guidance material. The mentoring process is conducted intensively with teachers in the construction of assessment instruments for students with disabilities. The results obtained subsequent to the implementation of technical guidance encompass a multitude of aspects, including augmented knowledge and practical skills amongst the participants.

Page 1 of 1 | Total Record : 8