cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
E-Jurnal Medika Udayana
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23031395     EISSN : 25978012     DOI : -
Core Subject : Health,
Majalah ilmiah E-Jurnal Medika Udayana menerima naskah dari mahasiswa PSPD FK UNUD, baik berupa karangan asli atau laporan penelitian, ikhtisar pustaka, laporan kasus, maupun surat-surat untuk redaksi. Naskah yang dikirimkan untuk majalah ilmiah E-Jurnal Medika Udayana adalah naskah belum pernah atau tidak akan dikirim ke majalah lain. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia
Arjuna Subject : -
Articles 1,956 Documents
Hubungan Self-esteem dan Dukungan Suami dengan Body Image Perception pada Ibu Pasca-persalinan Pervaginam Primipara di Praktek Mandiri Bidan Delima Denpasar Bomba, Jagkson
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 4 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i04.P12

Abstract

Persalinan merupakan suatu peristiwa besar yang membahagiakan bagi seorang ibu. Pada ibu pasca-persalinan dapat terjadi perubahan fisik dan perubahan psikis. Dilaporkan bahwa terdapat 50% hingga 70% ibu pasca-persalinan mengalami gangguan psikologis, salah satunya dimana seorang ibu merasa tidak nyaman dengan perubahan body image perseption dimana hal ini dapat berakibat dari perasaan kurangnya dukungan suami. Body image perception sendiri dapat sebab akibat dari perubahan self-esteem pada ibu pasca-persalinan. Tujuan peneltian ini yaitu menganalisis hubungan antara self-esteem dan dukungan suami dengan body image perception antara ibu primipara pasca-persalinan normal. Penelitian ini adalah penelitian bersifat studi analitik observasional dengan pendekatan cross sectional pada pasien pasca-persalinan di Praktek Mandiri Bidan Delima Denpasar. Tehnik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling di Praktek Mandiri Bidan Delima Denpasar dengan instrumen menggunakan kuesioner self-esteem Rosenberg, kuesioner Revised Dyadic Adjustment Scale (R-DAS) dan kuesioner The Multidimensional Body- Self Relations Questinnaire Appearance Scales (MBSRQ-AS). Hasil penelitian dari 30 sampel inklusi didapatkan uji analisis statistik menyatakan hubungan yang bermakna antara self- esteem dengan body image perception primipara (r= 0,591 p= 0,001), hubungan dukungan suami dengan body image perception primipara (r= - 0,570 p= 0,001), hubungan dukungan suami dengan self- esteem primipara (r= 0,464 p= 0,010) pada ibu pasca-persalinan pervaginam di Praktek Mandiri Bidan Delima Denpasar Kata Kunci : Self-esteem, dukungan suami, body image perception, primipara.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BUNGA KAMBOJA PUTIH (Plumeria alba) TERHADAP Streptococcus pyogenes Mardaningrat, Kadek Herdana Vildan; Aman, IGM; Jawi, I Made; Indrayani, Agung Wiwiek
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 4 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i04.P13

Abstract

ABSTRAK Streptococcus pyogenes merupakan bakteri gram positif berbentuk kokus yang sering menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan manusia. Pertumbuhan Streptococcus pyogenes dapat dihambat oleh senyawa fitokimia yang berasal dari bahan alam seperti bunga kamboja putih (Plumeria alba). Ekstrak etanol bunga kamboja putih telah diketahui memiliki berbagai jenis senyawa fitokimia yang dapat berperan sebagai agen antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis daya hambat ekstrak bunga kamboja putih pada konsentrasi 25%, 50%, 75%, dan 100% terhadap bakteri Streptococcus pyogenes. Penelitian in vitro ini menggunakan metode true experimental post-test only control group. Sampel penelitian dibagi menjadi enam kelompok, yaitu dua kelompok kontrol terdiri dari kontrol positif yang diberikan klindamisin dan kontrol negatif yang diberikan aquades, serta empat kelompok perlakuan yaitu konsentrasi 25%, 50%, 75%, dan 100%. Metode difusi agar (Kirby-bauer) digunakan sebagai uji antibakteri. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak bunga kamboja putih pada konsentrasi 25%, 50%, 75%, dan 100% mempunyai daya hambat terhadap Streptococcus pyogenes dengan diameter zona hambat sebesar 7.2 mm, 8.8 mm, 9.4 mm, dan 9.6 mm. Kontrol positif yang digunakan adalah klindamisin dengan diameter 38.8 mm. Analisis Kruskal-Wallis menunjukkan hasil 0.000 yang menandakan adanya perbedaan rata-rata luas zona hambat antar kelompok yang signifikan. Dengan demikian, ekstrak etanol bunga kamboja putih pada konsentrasi 25%, 50%, 75%, dan 100% berpotensi dalam menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus pyogenes. Kata kunci: Uji daya hambat, ekstrak, Plumeria alba, Streptococcus pyogenes
PROPORSI DAN PERBEDAAN KARAKTERISTIK KUALITAS TIDUR MAHASISWA PROGRAM STUDI SARJANA KEDOKTERAN Pranitha, Putu Diva; Indrayani, I.A. Sri; Widyadharma, I Putu Eka; Adnyana, I Made Oka
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 4 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i04.P09

Abstract

Tidur dianggap sebagai kebutuhan manusia yang berupa istirahat secara alami yang untuk kesehatan tubuh. Kualitas tidur yang buruk memengaruhi fungsi kognitif, kesehatan fisik, penurunan konsentrasi, serta berbagai masalah lainnya. Kualitas tidur buruk banyak ditemukan pada mahasiswa, disebabkan oleh berbagai hal yang mampu mengganggu kualitas tidur. Penelitian ini tergolong sebagai penelitian deskriptif analitik yang bertujuan agar mengetahui proporsi dan perbedaan karakteristik kualitas tidur mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran berdasarkan pendekatan cross sectional. Sampel melibatkan mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran. Kualitas tidur dinilai dengan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), serta kuesioner berbagai faktor yang memengaruhi kualitas tidur. Data diolah serta dianalisis secara univariat supaya mengetahui distribusi frekuensi, serta analisis chi square untuk melihat perbedaan secara statistik. Total skor PSQI sebanyak 97 sampel dalam rentang 2-16 dengan rata-rata 9,35 yang menunjukkan kualitas tidur buruk. Uji statistik didapatkan bahwa perbedaan kualitas tidur yang signifikan terjadi pada pernyataan olahraga secara teratur (p=0,018), dapat tidur nyenyak walaupun sedang menghadapi masalah (p = 0,008), mengonsumsi kopi sebelum tidur (p=0,015), merokok sebelum tidur (p = 0,001), minum banyak air sebelum tidur (p = 0,030), dan mengonsumsi susu sebelum tidur (p = 0,029). Mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran memiliki kualitas tidur yang buruk, sehingga ditemukan perbedaan kualitas tidur yang signifikan secara statistik di pernyataan-pernyataan tersebut.
PREVALENSI DEPRESI DAN GANGGUAN CEMAS PADA MAHASISWA PREKLINIK FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA TAHUN 2020 DALAM MASA PANDEMI COVID-19 CLAIRINE, SULISTIO IVENA
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 4 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i04.P14

Abstract

Pandemi COVID-19 berdampak pada kesehatan mental mahasiswa kedokteran. Perubahan pembelajaran dari offline ke online menimbulkan permasalahan akademis pada mahasiswa. Banyaknya tugas mahasiswa kedokteran bersamaan dengan kekhawatiran terinfeksi COVID-19, keadaan sosial yang terbatas, dan informasi COVID-19 yang tak terbatas dapat memicu kejadian depresi dan cemas pada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi depresi dan gangguan cemas pada mahasiswa preklinik fakultas kedokteran Universitas Udayana selama pandemi COVID-19. Penelitian ini berupa penelitian observasional dengan desain cross-sectional. Alat penelitian menggunakan kuesioner online dan disebarkan menggunakan google form kepada mahasiswa kedokteran semester I hingga VII. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi depresi pada mahasiswa kedokteran 17,3% dan gangguan cemas 53,8%. Prevalensi depresi dan gangguan cemas ditemukan lebih tinggi pada mahasiswa semester I, perempuan, tinggal bersama orang tua, mengakses berita COVID-19 >1jam/hari, riwayat keluarga positif COVID-19 dan memiliki problem akademis. Dapat disimpulkan bahwa prevalensi depresi pada mahasiswa kedokteran selama pandemi COVID-19 rendah sedangkan tinggi untuk gangguan cemas.
KARAKTERISTIK PENDERITA NODUL TIROID DI RSUP SANGLAH DENPASAR PERIODE JANUARI 2019 – DESEMBER 2019 Parastan, Rovie Hikari; Dwipayana, I Made Pande; Saraswati, Made Ratna; Gotera, Wira
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 4 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i04.P10

Abstract

ABSTRAK Nodul tiroid ditandai dengan pertumbuhan sel tiroid secara abnormal yang membentuk benjolan pada kelenjar tiroid. Nodul tiroid dapat berupa tumor jinak atau ganas. Data statistik mengenai nodul tiroid di Indonesia masih sangat minim dibahas, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteritik kasus nodul tiroid di Rumah Sakit Sanglah Denpasar periode Januari sampai Desember tahun 2019. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif menggunakan studi potong lintang dengan sampel yang sesuai dari populasi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data kemudian dianalisis menggunakan software SPSS versi 20 untuk mendapatkan karakteristik kasus nodul tiroid berdasarkan usia, jenis kelamin, fungsi tiroid, dan jenis kanker. Hasil penelitian menunjukkan kasus nodul tiroid di RSUP Sanglah Denpasar tahun 2019 terbanyak terjadi pada rentang usia 41 – 50 tahun sebesar 37,6% dan didominasi oleh perempuan (82,3%) dengan fungsi tiroid yang lebih banyak normal/ eutiroid sebanyak 82,3%. Selain itu, mayoritas kasus nodul tiroid berupa nodul jinak sebanyak 51,1% dan dilanjutkan dengan karsinoma papilar sebanyak 39,7%. Temuan ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai gambaran karakteristik nodul tiroid di RSUP Sanglah Denpasar tahun 2019. Sarannya perlu dilakukan penelitian lebih lanjut serta data registri yang lebih lengkap untuk mencari hubungan antara variabel karakteristik. Kata kunci : Nodul Tiroid, Karakteristik, Histopatologi.
Hubungan Aktivitas Fisik Terhadap Kebugaran Jasmani Mahasiswa Laki-Laki Program Studi Sarjana Kedokteran dan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Tahun 2019/2020 Pramartha, I Made Dwi Adi; Sucipta Putri, Wayan Citra Wulan; Weta, I Wayan; Indraguna Pinatih, Gde Ngurah
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 4 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i04.P17

Abstract

Definisi sehat ialah suatu keadaan sehat yang baik, baik fisik, mental maupun sosial dan bukan sekadar tidak adanya penyakit. Tujuan dari WHO ialah tercapainya tingkat kesehatan yang paling tinggi oleh semua orang. Salah satu faktor yang berhubungan dengan kesehatan adalah tingkat kebugaran jasmani. Kebugaran jasmani menurut Sutarman, adalah aspek fisik dari kebugaran yang menyeluruh (total fitness), yang memberikan kesanggupan kepada seseorang untuk menjalankan hidup yang produktif dan dapat menyesuaikan diri pada tiap-tiap pembebanan fisik (physical stress) yang layak. Kebugaran jasmani dipengaruhi oleh aktifitas fisik yang dilakukan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian menggunakan metode studi analitik dengan pendekatan cross-sectional menggunakan data primer. Responden merupakan Mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran dan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Tahun Ajaran 2019/2020. Sampel diambil dengan convenience sampling, dan terkumpul sebanyak 40 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Pada penelitian ini, responden dengan usia 21 tahun sebesar 18 mahasiswa (45%), tingkat aktivitas fisik dalam kategori rendah sampai sedang sebesar 38 mahasiswa (82,5%), tingkat kebugaran jasmani jasmani dalam kategori kurang sampai sedang sebanyak 33 mahasiswa (82,5%). Berdasarkan hasil analisis secara bivariat dari 40 responden, didapatkan p= 0.357, r=0.131. Simpulan dari penelitian ini ialah tidak ditemukan hubungan signifikan antara aktivitas fisik dengan kebugaran jasmani. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan dasar untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai hubungan antara akvitas fisik dengan kebugaran jasmani. Kata kunci: aktivitas fisik, kebugaran jasmani, mahasiswa fakultas kedokteran, harvard step test, PAQ-A
PENGARUH METODE VIDEO EDUKASI MENGGUNAKAN PANGGUNGBONEKA TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK-ANAK RUMAH PELANGI SANT EGIDIO Wulansari, Ni Wayan Ari; Puspita Kandarini, Nyoman Rizki; Sintya Anggreni, Ni Kadek; Bangkit Susilo, Mohamad Fajar; Rejeki, Putri
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 5 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i05.P04

Abstract

Penyakit gigi dan mulut merupakan Non-Communicable Disease (NCDs) yang paling sering terjadi. Di Indonesia, anak-anak yang tidak menamatkan pendidikan SD/MI dan yang tidak bersekolah, memiliki proporsi masalah gigi dan mulut paling tinggi. Sementara itu pada tahun 2021, sebanyak 3,81% anak Indonesia usia 5-17 tahun putus sekolah dan 13,04% tidak dapat bersekolah. Tingkat pendidikan berpengaruh pada kemampuan seseorang dalam menjaga kesehatan gigi dan mulutnya. Edukasi tentang kesehatan gigi dan mulut dapat menunjang perilaku dalam memelihara kebersihan mulut yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada anak-anak Rumah Pelangi Sant Egidio sebelum dan sesudah diberikan video edukasi menggunakan panggung boneka. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen kuasi dengan rancangan one-group pre-test post-test design. Responden penelitian ini adalah anak-anak Rumah Pelangi Sant Egidio berusia 6-14 tahun sebanyak 37 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner pre dan post-test. Instrumen penelitian berupa video edukasi terkait kesehatan gigi dan mulut dengan panggung boneka. Penelitian ini menunjukkan tingkat pengetahuan responden saat dilakukan pre-test berada pada kategori baik (83,8%) dan setelah post-test menghasilkan kategori baik (100%), dengan perbedaan yang signifikan (p<0,011). Simpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini yaitu terdapat perbedaan yang signifikan pada tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut anak-anak Rumah Pelangi Sant Egidio sebelum dan sesudah pemberian video edukasi menggunakan panggung boneka.
Gambaran Kejadian Struma di RSU Negara Tahun 2019-2020 Bharata, Bagus Sastra
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 4 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i04.P18

Abstract

ABSTRACT Introduction: A goiter, also called a goiter, is a swelling of the neck due to enlargement of the thyroid gland due to thyroid gland disorders, which can be in the form of dysfunction or changes in the arrangement of the gland and its morphology can be in the form of diffuse or nodus Based on the results of research conducted, it is estimated that around 200 million people worldwide suffer from goiter. The results of research on goiter in Indonesia, show the prevalence of the total goiter rate (TGR) from 9.8% in 1998 to 11.1% in 2003. is still a public health problem in Indonesia and data on the incidence of goiters in Indonesia is still minimal. This study aims to obtain a description of the goiter based on age, gender, type of therapy. Method: This study used a retrospective descriptive study, the sample used was the State Hospital patient with goiter who met the criteria, the sample collection method used medical records which were then processed using the SPSS program, then presented in a table form. Result: Female patients were the most suffering from goiter (68.3%) in this study. The highest incidence of goiters in this study was the type of toxic goiter, namely 25 people (61%). Conclusion: The highest incidence of goiter in the type of toxic goiter, female sex, age 45-54 years, and most types of operative therapy. Keyword: Struma, Struma Nodusa, Goiter
PERSEPSI KEBISINGAN SEBAGAI PREDIKTOR PAJANAN KEBISINGAN PADA PEKERJA INDUSTRI PULP DI SUMETERA SELATAN, INDONESIA Alrasyid, Harun; Tejamaya, Mila
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 5 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i05.P05

Abstract

Noise Induced Hearing Loss (NIHL) adalah penyakit akibat kerja yang paling umum di dunia. Diperkirakan 1,3 miliar orang menderita gangguan pendengaran akibat paparan kebisingan. Industri pulp merupakan industri manufaktur yang memiliki karakteristik dengan tingkat paparan kebisingan yang sangat tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat paparan kebisingan pada pekerja industri pulp di Indonesia dengan membandingkan metode subjektif dan objektif dan menentukan kehandalan metode subjektif dalam melakukan prediksi pajanan sebenarnya. Sebuah studi cross-sectional dilakukan untuk menentukan tingkat pajanan kebisingan pekerja, mengukur persepsi kebisingan, mengevaluasi status pendengaran pekerja dari hasil MCU, dan menentukan hubungan antara tingkat paparan kebisingan, persepsi pendengaran dan status pendengaran. Penelitian ini melibatkan 138 pekerja dari berbagai Similar Exposure Groups (SEG). Tingkat kebisingan di area industri pulp diukur dengan integrated SLM, data persepsi pendengaran dikumpulkan melalui kuesioner dan status pendengaran diambil dari hasil Medical Check Up tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan kadar Leq1-minute berkisar antara 63,2 dBA hingga 100,65 dBA. Sekitar 19,6% pekerja menunjukkan audiogram abnormal dari hasil MCU. Terdapat hubungan yang signifikan antara status pendengaran dan tingkat paparan kebisingan pekerja dan terdapat hubungan signifikan antara persepsi kebisingan terhadap nilai Leq pajanan kebisingan. Persepsi kebisingan dapat digunakan sebagai alat ukur dalam screening menilai pajanan kebisingan.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERSEPSI MASYARAKAT DENGAN TINDAKAN VAKSINASI COVID-19 DI KOTA PADANG Mailani, Fitri; Ariany Maisa, Esthika; Zikri, Rahmi
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 5 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i05.P01

Abstract

COVID-19 Vaccination is the most effective way to prevent and retard the spread of COVID-19. However, there are still many people who are unwilling to COVID- 19 vaccination. as evidenced by the provide of West Sumatra,it is provide position of sumatra province witch is 7th lowest province to the COVID-19 vaccine in Indonesia. The low coverage of COVID-19 vaccine knowledge is influenced by several factors, including level of knowledge, attitudes and perceptions. The purpose of this study was to determine the correlation between the level of knowledge, attitudes and public perceptions toward the COVID-19 vaccination measures in Kalumbuk Village, Padang City in 2021. The research design used cross sectional study method with a sample of 182 respondents using accidental sampling technique, with community respondents represented by each family head Data processing was done by computerization and analysis using the Chi-Square method. The results of this study show that regarding COVID-19 vaccination in Kalumbuk Village, Padang City, most have a sufficient level of knowledge (61%), positive attitudes (61.5%), positive perceptions (62,6%) and good measuring (53,3%). There is a significant correlation between the level of knowledge and measures of COVID-19 vaccination (p=0,000), attitudes and measures of COVID-19 vaccination (p=0,007), perceptions and measures of COVID-19 vaccination (p=0,000). There is a corellation between the level of knowledge, attitudes and perceptions of the community toward the COVID-19 vaccination measures in Kalumbuk Village, Padang City in 2021. This research can be input for nursing service institutions to increase the knowledge of people who have sufficient and less knowledge levels by providing counseling by media information and education related to COVID-19 vaccination.

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 07 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 9 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 8 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 6 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 5 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 4 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 3 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 2 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 1 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 12 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 11 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 10 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 9 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 8 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 7 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 6 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 5 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 4 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 3 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 2 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 1 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 6 (2022): Vol 11 No 06(2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 12 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 11 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 10 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 9 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 8 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 7 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 6 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 5 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 4 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 3 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 2 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 1 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 12 (2021): Vol 10 No 12(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 11 (2021): Vol 10 No 11(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 10 (2021): Vol 10 No 10(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 9 (2021): Vol 10 No 09(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 8 (2021): Vol 10 No 08(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 7 (2021): Vol 10 No 07(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 6 (2021): Vol 10 No 06(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 5 (2021): Vol 10 No 05(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 4 (2021): Vol 10 No 04(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 3 (2021): Vol 10 No 03(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 2 (2021): Vol 10 No 02(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 1 (2021): Vol 10 No 01(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 12 (2020): Vol 9 No 12(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 11 (2020): Vol 9 No 11(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 10 (2020): Vol 9 No 10(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 9 (2020): Vol 9 No 09(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 8 (2020): Vol 9 No 08(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 7 (2020): Vol 9 No 07(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 6 (2020): Vol 9 No 06(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 5 (2020): Vol 9 No 05(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 4 (2020): Vol 9 No 04(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 3 (2020): Vol 9 No 03(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 2 (2020): Vol 9 No 02(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 1 (2020): Vol 9 No 01(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 5 (2019): Vol 8 No 5 (2019): Vol 8 No 5 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 4 (2019): Vol 8 No 4 (2019): Vol 8 No 4 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 12 (2019): Vol 8 No 12 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 11 (2019): Vol 8 No 11 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 10 (2019): Vol 8 No 10 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 9 (2019): Vol 8 No 9 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 8 (2019): Vol 8 No 8 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 7 (2019): Vol 8 No 7 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 6 (2019): Vol 8 No 6 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 3 (2019): Vol 8 No 3 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 2 (2019): Vol 8 No 2 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 1 (2019): Vol 8 No 1 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 12 (2018): Vol 7 No 12 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 11 (2018): vol 7 no11 2018 E-jurnal medika udayana Vol 7 No 10 (2018): Vol 7 No 10 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 9 (2018): Vol 7 No 9 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 8 (2018): Vol 7 No 8 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 7 (2018): Vol 7 No 7 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 6 (2018): Vol 7 No 6 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 5 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 4 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 3 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 2 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 1 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 12 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 11 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 10 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 9 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 8 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 7 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 6 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 5 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 6 No 4 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 6 No 3 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 6 No 2 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 6 No 1 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 5, No 12 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5, No 11 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 10 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 9 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 8 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 7 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 6 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 5 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 4 (2016): E-jurnal medika udayana vol 5 no 3(2016):e-jurnal medika udayana vol 5 no 2(2016):e-jurnal medika udayana vol 5 no 1(2016):e-jurnal medika udayana vol 4 no 12(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 11(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 10(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 9(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 8(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 7(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 6(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 5(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 4(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 3 (2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 2 (2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 1 (2015):e-jurnal medika udayana vol 3 no 12(2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 11(2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 10(2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 9 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 8 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 7 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 6 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 5 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 4 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 3 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 2 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 1 (2014):e-jurnal medika udayana vol 2 no 12 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 11 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 10 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 9 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 8 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 7 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no6(2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no5(2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no4 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no3 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no2 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no1 (2013):e-jurnal medika udayana Vol 1 No 1 (2012): e-jurnal Medika Udayana More Issue