cover
Contact Name
Fuji Rahmawati
Contact Email
fujirahmawati@fk.unsri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
antariniidriansari@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Sriwijaya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 23555459     EISSN : 26849712     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Sriwijaya berisi artikel-artikel ilmiah yang berupa hasil penelitian maupun hasil studi pustaka meliputi ranah keilmuan, ilmu keperawatan dasar (konsep dasar keperawatan, teknik-teknik dan metodologi asuhan keperawatan, teknik komunikasi dan pendekatan budaya dalam asuhan keperawatan), ilmu dasar keperawatan (anatomi, fisiologi, fisika kedokteran, biokimia, patologi klinis, patologi anatomi, kimia medik,gizi klinik), keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan medikal bedah, keperawatan gawat darurat, keperawatan komunitas (komunitas, keluarga, lansia, kesehatan kerja), serta keperawatan paliatif.
Articles 318 Documents
PENGALAMAN PERUBAHAN KONSEP DIRI PADA ANAK JALANAN DI PANTI SOSIAL REHABILITASI GELANDANGAN, PENGEMIS, DAN TERLANTAR DI SUMATERA SELATAN TAHUN 2016 Suzanna Suzanna
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Untuk mengetahui pengalaman perubahan konsep diri pada anak jalanan dipanti sosial rehabilitasi, pengemis dan terlantar tahun 2016. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan Deskriptif fenomenologi. Hasil: Hasil analisis data didapatkan 7 tema yaitu penerimaan diri yang positif, penyebab anak turun kejalanan, bekerja sebagai pengamen adalah pekerjaan anak jalanan, kehidupan anak jalanan sebagai pengamen, harapan anak jalanan mendapatkan kehidupan lebih baik, kenyamanan menjadi anak jalanan dan perasaan anak jalanan yang terabaikan. Simpulan: Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konsep diri pada anak jalanan merupakan konsep diri yang positif. Saran: Peneliti menyarankan bagi peneliti selanjutnya untuk menggali lebih dalam mengenai berbagai permasalahan yang ada dalam kehidupan anak-anak jalanan terutama pada konsep diri dengan menggunakan dua pendeketan kuantitatif dan kualitatif.
PENGARUH SINAR ULTRAVIOLET TERHADAP KADAR VITAMIN D DAN TEKANAN DARAH PADA PEREMPUAN DI PESANTREN DI KOTA PALU Fitria Masulili; Zainul Zainul; Junaidi Junaidi
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian: Penduduk Indonesia masih berisiko mengalami kekurangan vitamin D, salah satunya yaitu perempuan menggunakan pakaian tertutup yang menghalangi paparan sinar matahari langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sinar ultraviolet terhadap kadar vitamin D dan tekanan darah pada perempuan. Metode: Desain penelitian  pra eksperimen dengan pra-pasca tes dalam satu kelompok.  Sampel yaitu  perempuan berhijab sebanyak 11 responden. Intervensi yaitu penyinaran sinar ultraviolet matahari pagi pada wajah, lengan dan kaki selama 3 minggu. Analisis data dengan uji t dependen. Hasil: Hasil analisis  ditemukan tidak ada perbedaan rerata  kadar vitamin D perempuan setelah intervensi (p value = 0,744),  tidak ada perbedaan rerata tekanan darah sistolik (p value = 0,756) dan diastolik setelah intervensi (p value = 0,724). Simpulan: Bahwa tidak ada pengaruh sinar ultraviolet terhadap kadar vitamin D dan tekanan darah pada perempuan. Berdasarkan hasil penelitian ini, pemenuhan vitamin D dapat melalui paparan sinar matahar pagi,  disertai asupan  sesuai kebutuhan. Kata kunci: Sinar ultraviolet, vitamin D dan tekanan darah
EFEKTIFITAS PEMBERIAN TERAPI OKUPASI DALAMMENINGKATKANKEMANDIRIAN MAKAN PADA ANAK USIA SEKOLAH DENGAN DOWN SYNDROME Iqbal Raffi; Ganis Indriati; Sri Utami
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Down Syndrome merupakan suatu sindrome genetik yang sering dijumpai dan mudah untuk dikenali pada anak. Down syndrome menyebabkan penderita mengalami keterlambatan dalam pertumbuhan, kecacatan, kelemahan fisik sehingga mempunyai tingkat kemandirian yang relatif rendah. Salah satu kemandirian yang harus dicapai seorang anak adalah kemandirian makan. Untuk meningkatkan kemandirian makan pada anak down syndrome diperlukan sebuah terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian terapi okupasi dalam meningkatkan kemandirian makan pada anak usia sekolah dengan down syndrome.   Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain quasy experiment dengan rancangan non equivalent control group. Penelitian dilakukan diSLB Negeri Pembina dan SLB Sri Mujinab Pekanbaru. Jumlah sampel sebanyak 30 responden yang diambil sesuai kritetria inklusi dan menggunakan teknik purposive sampling, dibagi menjadi 15 reponden kelompok eksperimen dan 15 responden kelompok kontrol.   Hasil: Penelitian menemukan bahwa karakteristik responden paling banyak berada pada rentang umur 9-13 tahun (66,6%) dan jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki (56,6%). Hasil uji statistik didapatkan bahwa mean kelompok eksperimen sebelum diberikan terapi okupasi adalah 8,67 dan pada kelompok kontrol 8,07. Setelah diberikan terapi okupasi pada kelompok eksperimen terdapat peningkatan mean menjadi 10,13. Hasil uji t independent diperoleh nilai p value 0,042 (? = 0,05), sehingga terapi okupasi efektif dalam meningkatkan kemandirian makan pada anak down syndrome. Hasil uji t dependent pada kelompok eksperimen sebelum dan setelah diberikan terapi okupasi didapatkan p value 0,000 (? = 0,05). Hal ini bermakna adanya peningkatan kemandirian makan, yaitu sebesar 6,00 setelah selama 3 hari diberikan terapi okupasi.   Simpulan:pemberian terapi okupasi pada anak usia sekolah dengan down syndrome efektif dalam meningkatkan kemandirian makan pada anak down syndromep value< ?.  
GAMBARAN RADIOLOGIS CALCANEUS PADA PENGAYUH BECAK Tri Suciati; Indri Seta Septadina
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Penggunaan otot rangka yang berlebihan pada pengayuh becak dapat menyebabkan gangguan pada  tendon Achilles yang menerima tekanan yang cukup besar dalam waktu yang cukup lama sehingga dapat menyebabkan perubahan pada kartilago pada tualng calcaneus di kaki.   Metode : Penelitian yang dilakukan merupakan observasional dengan pendekatan potong lintang (cross sectional) pada pengayuh becak di Kotamadya Palembang.  Subjek penelitian adalah tiga puluh orang  pengayuh becak yang telah menjalani profesinya lebih dari lima  tahun. Pemeriksaan radiologis  dilakukan di BBLK Palembang.    Hasil : Pengayuh becak dengan gambaran calcaneus spur sebanyak 19 orang (63,3%). Pengayuh becak yang mengalami calcaneus spur yang mengalami nyeri kaki sebanyak 11 orang (73,3%) dari 15 responden sedangkan responden yang tidak mengalami nyeri kaki sebanyak 8 orang (53,3%) dari 15 responden. Hasil uji statistik dengan menggunakan chi square didapatkan p value = 0,449.   Simpulan : Sebagian besar pengayuh becak memiliki gambaran calcaneus spur. Namun tidak ada hubungan antara nyeri kaki  dengan calcaneus spur.  Kata kunci : calcaneus, pengayuh becak
KEBUTUHAN LAYANAN KESEHATAN TENTANG SOFT SKILLS LULUSAN DIPLOMA TIGA KEPERAWATAN DI INDONESIA Ekatrina Wijayanti; Yulia Wardani; Sri Hari Ujiningtyas
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran soft skill yang dibutuhkan oleh unit pelayanan kesehatan. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif berupa  survey, dengan populasi adalah pimpinan rumah sakit seluruh Indonesia berdasarkan data depkes tahun 2009 berjumlah 1114. Sampel diambil dengan cara quota sampling, setiap provinsi diambil 30% dari jumlah rumah sakit yang ada dengan katagori rumah sakit pemerintah, rumah sakit swasta serta rumah sakit khusus (rumah sakit jiwa, rumah sakit bersalin, rumah sakit mata). Selanjutnya dilanjutkan dengan simple random sampling didapatkan jumlah sampel 334 rumah sakit dengan total sampel 50. Hasil: Hasil penelitian ini mengidentifikasikan bahwa soft skills yang dibutuhkan oleh pimpinan rumah sakit dalam konteks kemampuan komunikasi adalah kemampuan menyampaikan informasi dengan jelas. Soft skills yang dibutuhkan dalam konteks sikap yaitu kejujuran, loyalitas dan pengetahuan bidang keperawatan. Soft skills yang dibutuhkan dalam konteks ketrampilan adalah bisa menjamin keselamatan pasien, kemampuan mengidentifikasi masalah dan kemampuan merencanakan pekerjaan dengan baik. Simpulan: Penelitian ini memberikan informasi bagi institusi pendidikan keperawatan dalam menyiapkan soft skillslulusannya dengan meningkatkan kemampuan memberikan informasi, menumbuhkembangkan sikap jujur, loyal dan kompeten juga terampil dalam keselamatan pasien, mengidentifikasi masalah dan merencanakan pekerjaan dengan baik. Kata Kunci: soft skills, pelayanan kesehatan
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TENTANG CARA PERAWATAN HIPERTENSI DENGAN MENGGUNAKAN MANAJEMEN STRESS DI DESA CIGANJENG DAN KARANGSARI KECAMATAN PADAHERANG KABUPATEN PANGANDARAN Titin Sutini; Etika Emaliyawati
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Dr. Hans Selye membagi respon terhadap stress dalam tiga tingkatan yaitu alarm (alarm), perlawanan (resitance) dan peredaan (exhaustation), Ada beberapa penyakit yang dimulai dari stress, seperti hipertensi. Hipertensi di desa Ciganjeng dan Karangsari, angka kejadian hipertensinya cukup tinggi, untuk dikarangsari ada sekitar 43orang, di ciganjeng ada sekitar 54orang, data didapat dari bidan desa ciganjeng dan karangsari. Menurut petugas kesehatan di kedua desa tersebut baru ada penanganan dalam bentuk pemberian obat hipertensi saja, itupun tidak semua pasien berobat rutin. kami menganggap perlu melakukan pemberdayaan masyarakat tentang cara perawatan hipertensi dengan manajemen stress di desa ciganjeng dan karangsari kecamatan Padaherang kabupaten Pangandaran.   Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif serta analisa data dilakukan dengan mencari nilai rata-rata pada data pre-test dan post-test. Tehnik sampel yang digunakan adalah total sampling, yaitu sampel yang terkumpul adalah 59 untuk desa Ciganjeng dan 51 untuk Desa Karangsari. Kuesioner yang digunakan adalah 10 item pertanyaan pilihan tunggal. Intervensi yang dilakukan untuk pemberdayaan masyarakat desa Karang sari dan Desa Ciganjeng Kecamatan Padaherang adalah dengan cara melakukan penyuluhan tentang managemen stress dan juga hipertensi, karena sesuai dengan teori yang akan diambil adalah theory self care, yaitu dengan mamandirikan masyarakat dan memberdayakan masyarakat untuk meningkatkan derajat kesehatannya. terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat desa Ciganjeng tentang masalah psikososial dan hipertensi.   Hasil: Perubahan penilaian pengetahuan pre dan post lebih dari 100% peningkatannya, hal ini membuktikan bahwa masyarakat desa Ciganjeng memiliki kemampuan untuk dibina dalam membuat desa siaga, sehingga masyarakat desa Ciganjeng akan menjadi masyarakat atau desa siaga.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN SYSTEMIC INFLAMMATORY RESPONSE SYNDROME DI RUANG ICU RSUD LAHAT Burman Hedi; Eka Yulia Fitri; Hikayati Hikayati
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan: Systemic Inflammatory Response Syndrome (SIRS) merupakan respon inflamasi sistemik yang diakibatkan adanya insults atau stimulus yang berbahaya bagi tubuh. Deteksi sedini mungkin adanya tanda SIRS merupakan upaya penting yang bertujuan menurunkan tingginya angka mortalitas pasien kritis di ruang ICU. SIRS  yang tidak segera ditangani akan mengakibatkan  sepsis, sepsis berat, syok septik dan Multiple Organ Dysfuntion Syndrome (MODS),  Multiple Oran Failure (MOF) hingga menyebabkan kematian.Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik korelasi menggunakan metode observasional dan pendekatan cross sectional  untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian SIRS meliputi usia, jenis kelamin, kasus infeksi, kasus non infeksi serta kasus bedah dan kasus non bedah. Populasi penelitian adalah pasien yang dirawat di ICU, pengambilan sampling menggunakan metode consecutive sampling berjumlah 47 responden. Hasil: Hasil penelitian didapat kejadian SIRS sebanyak 66%, usia dewasa akhir ? 61 tahun sebanyak 57,4%, jenis kelamin laki-laki 63%, kasus infeksi 51,1% dan kasus bedah 61,7%. Hasil anasisis  menggunakan uji chi square pada tingkat kepercayaan 95% (p value = 0,05)  menunjukkan adanya hubungan bermakna antara usia dengan kejadian SIRS (p value = 0,009), jenis kelamin dengan kejadian SIRS (p value = 0,007), kasus infeksi dengan kejadian SIRS (p value = 0,010) dan kasus bedah dengan kejadian SIRS (p value = 0,014).Simpulan: Faktor usia, jenis kelamin, kasus infeksi serta kasus bedah perlu dipertimbangkan untuk identifikasi SIRS sebagai deteksi dini sepsis.Kata kunci: Systemic Inflammatory Response Syndrome (SIRS), usia, jenis kelamin, kasus infeksi dan non infeksi, kasus bedah dan non bedah
UJI BERBAGAI TERAPI KOMPLEMENTER TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI Herliawati Herliawati; Bina Melvia Girsang
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Dampak yang ditimbulkan baik jangka pendek maupun jangka panjang dari penyakit hipertensi membutuhkan penanggulangan yang menyeluruh dan terpadu. Hipertensi menimbulkan angka morbiditas (kesakitan) dan mortalitas (kematian) yang tinggi. Beberapa terapi komplementer dapat di lakukan untuk menurunakan tekanan darah pada penderita hipertensi seperti; terapi tertawa, terapi masase kaki menggunakan minyak esensial lavender, terapi meditrasi, terapi musik klasik. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Pembina Palembang dengan tujuan untuk mengetahui terapi komplementer yang paling efektif dalam menurunkan tekanan darah penderita hipertensi. Metode: Jumlah sampel yang digunakan adalah  40 orang masing-masing 10 orang untuk 1 perlakuan terapi komplementer yang dilakukan selama 3 hari berturut-turut. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terapi komplementer tersebut diatas efektif dalam menurunkan tekanan darah responden baik  tekanan darah sistolik dan diatolik dengan rata-rata penurunan tekanan darah sistolik terbesar adalah setelah dilakukan terapi masase kaki menggunkan minyak esensial lavender (11,40 mmHg) sedangkan penurunan tekanan darah diastolik yang terbesar setelah dilakukan terapi ralaksasi meditasi (5,50 mmHg). Kata Kunci: terapi,  komplementer, hipertensi
ANALISIS PERSEPSI MASYARAKAT LINGKUNGAN INDUSTRI KARET REMAH DI KOTA PALEMBANG Adis Ferosandi
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan:Tujuan penelitian untuk menganalisis persepsi masyarakat khususnya terkait kesehatan masyarakat terdekat lokasi industri karet remah-X di Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati Kota Palembang.    Metode:Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2017. Sampel 100 KK dengan cara random sampling merupakan masyarakat yang bermukim pada Ring-I industri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan desain cross sectional. Teknik pengumpulan data berupa kuesioner berdasarkan konsep health belief model, wawancara dan observasi, data dianalisis dengan regresi logistik ganda   Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat (67%) tentang industri terkait kesehatan masyarakat dikategorikan kurang baik. Analisis confounding menunjukkan bahwa variabel pengetahuan  (Prevalence Ratio = 0,8) mempengaruhi persepsi masyarakat. Hasil uji regresi logistik ganda menunjukkan bahwa variabel kondisi kesehatan masyarakat (Prevalence Ratio = 3,7) memperngaruhi persepsi masyarakat terhadap industri karet remah .   Simpulan: Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh kondisi kesehatan terhadap persepsi masyarakat.  
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MOTIVASI BERHENTI MEROKOK PADA SOPIR ANGKUTAN UMUM Indah Oktarita; Antarini Idriansari; Putri Widita Muharyani
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Merokok dilakukan oleh sebagian besar sopir angkutan umum. Pada sopir angkutan umum ini ingin mengakhiri perilaku merokok namun sering mengalami kekambuhan (relapse). Motivasi menjadi faktor penting dalam berhenti merokok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan motivasi berhenti merokok pada sopir angkutan umum. Metode: Desain yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah non probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 80 orang yang pernah mencoba berhenti merokok. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner dan uji yang digunakan adalah chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki motivasi berhenti merokok yang rendah sebanyak 48 orang (60%) dengan hasil analisis yaitu terdapat hubungan antara nilai dan persepsi (p value= 0,004), fasilitas (p value= 0,023), lingkungan (p value= 0,043) dan ekonomi (p value=0,028) dengan motivasi berhenti merokok. Tidak terdapat hubungan antara usia, pendidikan, pengalaman dan pengetahuan dengan motivasi berhenti merokok. Simpulan: Meningkatkan motivasi diri untuk berhenti merokok dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk seseorang berhenti merokok. Kata kunci: Motivasi Berhenti Merokok, Sopir angkutan Umum

Page 4 of 32 | Total Record : 318