cover
Contact Name
I G. Made Krisna Erawan
Contact Email
krisnaerawan@unud.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Animal Hospital, Faculty of Veterinary Medecine Building, Udayana University, 2nd Floor, Jalan Raya Sesetan, Gang Markisa No 6, Banjar Gaduh, Sesetan, Denpasar, Bali, Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Veteriner
Published by Universitas Udayana
ISSN : 14118327     EISSN : 24775665     DOI : https://doi.org/10.19087/jveteriner
Core Subject : Health,
Jurnal Veteriner memuat naskah ilmiah dalam bidang kedokteran hewan. Naskah dapat berupa: hasil penelitian, artikel ulas balik (review), dan laporan kasus. Naskah harus asli (belum pernah dipublikasikan) dan ditulis menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris. Naskah ilmiah yang telah diseminarkan dalam pertemuan ilmiah nasional dan internasional, hendaknya disertai dengan catatan kaki
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 1 (2007)" : 7 Documents clear
SEBARAN ANTIAGLUTININ SPERMATOZOA DALAM PLASMA YANG DIKOLEKSI DARI EPIDIDIMIS DAN EJAKULAT DOMBA THE DISTRIBUTION OF SPERM ANTIAGGLUTINI IN PLASMA COLLECTED FROM EPIDIDYMIS AND EJACULATE OF RAM Muhamad Haviz; Srihadi Agungpriyono; Arief Boediono; Mokhamad Fahrudin; M Agus Setiadi
Jurnal Veteriner Vol 8 No 1 (2007)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University and Published in collaboration with the Indonesia Veterinarian Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian untuk mengetahui tingkat aglutinasi antarkepala spermatozoa dan sebaran antiaglutinin dalam plasma asal epididimi dan ejakulat telah dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatannya dalam fertilisasi in vitro. Tingkat aglutinasi dan aktivitas antiaglutinin plasma epididimis dan ejakulat domba dihitung dengan cara menghitung jumlah aglutinasi antarkepala spermatozoa setelah diinkubasikan selama 1, 3, 5, dan 7 jam in vitro dalam media Krebs Ringer- HEPES.
INTENSITAS CEMARAN LARVA NEMATODA GASTROINTESTINAL PADA RUMPUT GEMBALAAN TERNAK DOMBA DI ACEH BESAR Mufti Kamaruddin; Muhammad Hanafiah; Nurdianti -
Jurnal Veteriner Vol 8 No 1 (2007)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University and Published in collaboration with the Indonesia Veterinarian Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang intensitas cemaran larva nematoda dan jenis larva yang dominan pada rumput pengembalaan ternak domba di Aceh Besar. Sampel rumput diambil dari 4 desa, yaitu Meunasah Papeun, Lamreung, Leung Ie dan Cot Leupan. Pengambilan sampel dilakukan dengan membuat plot berbentuk huruf W pada sampel rumput yang akan diperiksa.
NILAI NORMAL ELEKTROKARDIOGRAM, FREKUENSI JANTUNG, RESPIRASI DAN SUHU TUBUH DUGONG DUGON NORMAL VALUES OF ELECTROCARDIOGRAM, HEART RATE, RESPIRATION RATE AND BODY TEMPERATURE OF DUGONG DUGON Agik Suprayogi; Sumitro -; Linda Tjhin; Rika Sudranto; Huda Salahudin Darusman
Jurnal Veteriner Vol 8 No 1 (2007)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University and Published in collaboration with the Indonesia Veterinarian Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dugong dugon yang merupakan mamalia laut, terdaftar sebagai spesies langka yang dilindungi. Sampai saat ini, belum banyak laporan yang tersedia tentang nilai fisiologis normal dari mamalia ini, sehingga menyulitkan dokter hewan dalam memeriksa dan mendiagnosis penyakit pada hewan ini. Oleh karena itu dilakukan studi tentang nilai normal elektrokardiogram (EKG), frekuensi jantung, respirasi, dan suhu tubuh dari seekor Dugong dugon dengan menggunakan alat pemantau pasien (Patient monitor). Parameter yang diukur adalah frekuensi jantung, respirasi, suhu tubuh, dan nilai EKG: gelombang P, komplek QRS, interval PR, interval QT, dan mean electricity axis (MEA). Hasil perekaman menunjukkan bahwa nilai normal frekuensi jantung, respirasi dan suhu tubuh berturut-turut adalah (45,73+4,10) denyut/menit, (10,11+3,44) inspirasi/menit, dan (31,42+0,41)0C. Tidak ada perbedaan yang nyata antara nilai EKG normal pada hantaran I (dada kanan) dan hantaran II. Sementara itu, pada hantaran III menunjukkan nilai voltase yang isoelektris (0 mV). Pada Lead II, gelombang P menunjukkan durasi (0,05+0,02) detik dengan voltase (0,03+0,01) mV, gelombang R menunjukkan voltase (0,07+0,02) mv dengan durasi QRS komplek (0,06+0,01) detik, interval PR (0,26+0,01) detik, interval QT (0,21+0,11) detik, axis jantung (MEA: +90 sampai -135 ) condong ke kanan, dengan irama jantung reguler. Nilai normal Dugong dugon ini menunjukkan karakteristik yang spesifik dibanding nilai normal pada anjing, hal ini mungkin karena adana perbedaan ekologis, struktur anatomi, dan ketebalan dinding thoraks pada kedua hewan tersebut.
INJEKSI SPERMATOZOA DOMBA HASIL PENGERINGBEKUAN KE DALAM SEL TELUR MENGGUNAKAN TEKNIK INTRACYTOPLASMIC SPERM INJECTION (ICSI) INJECTION OF FREEZE-DRIED RAM SPERMATOZOA INTO OOCYTES USING INTRACYTOPLASMIC SPERM INJECTION, ICSI Takdir Saili; Mohamad Agus Setiadi; Srihadi Agungpriyono; Arief Boediono
Jurnal Veteriner Vol 8 No 1 (2007)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University and Published in collaboration with the Indonesia Veterinarian Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini dikaji kemampuan spermatozoa domba hasil pengeringbekuan untuk melakukan dekondensasi dan membentuk pronukleus setelah diinjeksikan ke dalam oosit dengan menggunakan teknik intracytoplasmic sperm injection (ICSI). Metode pewarnaan aceto lacmoid digunakan untuk mengevaluasi kejadian dekondensasi dan pembentukan pronukleus pada oosit setelah ICSI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spermatozoa hasil pengeringbekuan dapat melakukan dekondensasi (2%) dan mendukung pembentukan 1PN (34%) tetapi belum mampu mendukung pembentukan 2PN setelah diinjeksikan ke dalam oosit. Sedangkan injeksi dengan menggunakan spermatozoa segar mampu mendukung pembentukan 2PN (30%) dan 1PN (40%). Sebagai kesimpulan dapat dikemukakan bahwa spermatozoa hasil pengeringbekuan mampu melakukan dekondensasi dan mendukung pembentukan 1PN setelah ICSI
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI ESCHERICHIA COLI O157:H7 PADA DAGING SAPI DI KABUPATEN BADUNG PROVINSI BALI. ISOLATION AND IDENTIFICATION ESCHERICHIA COLI O157:H7 ON BEEF AT BADUNG REGENCY PROVINCE OF BALI I Wayan Suardana; Bambang Sumiarto; Denny Widaya Lukman
Jurnal Veteriner Vol 8 No 1 (2007)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University and Published in collaboration with the Indonesia Veterinarian Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keamanan bahan pangan merupakan masalah yang amat penting bagi konsumen dan industri pangan. Cemaran bakteri Escherichia coli dan Coliform dianggap sebagai indikator sanitasi dalam proses pengolahan bahan pangan. Pelacakan bakteri patogen dalam pangan juga telah dilakukan secara rutin, termasuk yang bersifat zoonosis seperti Escherichia coli O157:H7. Bakteri ini menghasilkan toksin yang dikenal dengan Shiga toxin. Toksin ini dapat menimbulkan diare berdarah, colitis haemorrhagi dan hemolytic uremic syndrome (HUS) pada manusia. Dalam penelitian ini dipelajari hubungan antara tingkat cemaran dan insidensi Coliform, E.coli, E.coli O157 dan E.coli O157:H7 pada daging sapi. Bakteri pertama ditumbuhkan pada media EMBA, selanjutnya dipupuk pada media SMAC dan diakhiri dengan uji aglutinasi lateks untuk memastikan keberadaan bakteri E.coli O157 dan uji antiserum H7 untuk memastikan isolat yang diisolasi merupakan isolat E.coli O157:H7. Hasil isolasi dan identifikasi terhadap 89 sampel daging sapi diperoleh hasil rata-rata tingkat cemran coliform dan E.coli sebesar 93,01+ 2,64x103 cfu/g dan
DAYA REDUKSI CENDAWAN DUDDINGTONIA FLAGRANS DAN SACCHAROMYCES CEREVISIAE TERHADAP LARVA CACING HAEMONCHUS CONTORTUS PADA DOMBA Riza Zainuddin Ahmad; Fadjar Satrija; Nampiah Sukarno; Fachrian Hasmi Pasaribu
Jurnal Veteriner Vol 8 No 1 (2007)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University and Published in collaboration with the Indonesia Veterinarian Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu masalah pada ternak domba adalah cacingan (haemonchosis) yang disebabkan oleh nematoda Haemonchus contortus
SEL PENGHASIL LISOZIM TERDETEKSI PADA KELENJAR LUDAH SAPI DENGAN TEKNIK IMUNOHISTOKIMIA LYZOZYME PRODUCING CELLS ARE DETECTED IN THE BOVINE SALIVARY GLAND BY IMMUNOHISTOCHEMICAL TECHNIQUE I Ketut Mudite Adnyane; Savitri Novelina; Tutik Wresdiyati; Adi Winarto; Srihadi Agungpriyono
Jurnal Veteriner Vol 8 No 1 (2007)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University and Published in collaboration with the Indonesia Veterinarian Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lisozim bersifat bakteriolotik dengan cara merusak ikatan glikosida pada dinding bakteri sehingga pelacakan sel penghasil lisozim pada kelenjar ludah sapi perlu dilakukan. Dalam penelitian ini, sel penghasil lisozim diperiksa menggunakan teknik pewarnaan histologi dan imunohistokimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelenjar parotis sapi bersifat serous murni. Kelenjar submandibularis bagian asinarnya terdiri atas sel-sel serous dan sel-sel mukous. Sel-sel asinar mukous terlihat lebih dominan jika dibandingkan dengan sel-sel asinar serous. Sel-sel asinar kelenjar parotis sapi bereaksi positif dengan intensitas sedang (++) terhadap pewarnaan imunohistokimia. Sel-sel epitel duktus kelenjar bereaksi sedang (++) sampai dengan kuat (+++). Pola sebaran lisozim yang terdeteksi pada penelitian ini menunjukkan kemiripan dengan hewan mamalia pada umumnya. Sel-sel asinar serous pada kelenjar submandibularis memberikan reaksi positif dengan intensitas rendah (+) sampai dengan sedang (++) dan sel-sel epitel duktus kelenjar dengan intensitas kuat (+++). Lisozim ditemukan pada bagian sel-sel asinar serous dan sel-sel epitel duktus kelenjar parotis dan submandibularis.

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2007 2007